27 C
Medan
Friday, January 30, 2026
Home Blog Page 13886

Sakit, Sekdako Madina Batal Diperiksa

MEDAN- Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerinta Kota Mandailing Natal (Madina)  M Daud Batubara, mangkir memenuhi panggilan penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu, untuk dimintai keterangan dengan alasan sakit, Rabu (1/2).
Mantan Kabag Tapem Pemko Padangsidimpuan itu, akan dimintai keterangannya terkait dugaan korupsi pengadaan lahan kuburan di Pemerintahan Kota (Pemko) Padangsidempuan Tahun 2007.

“Pejabat yang bersangkutan, tidak jadi diperiksa dan ia tidak datang memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit,” ujar Kasi Pidsus Kejatisu  Kejatisu, Jufri Nasution SH.

Lebih lanjut dikatakan Jufri, ketidak hadiran M Daud Batubara, memenuhi panggilan penyidik karena yang bersangkutan sedang dalam perawatan di RSU Peyambungan Mandailing Natal. “Yang bersangkutan tidak jadi diperiksa.Karena dalam surat keterangan yang kita terima dari pihak rumah sakit, ia sedang menjalani perawatan di RSU Penyambungan Madina. Surat pemberitahuan itu langsung ditandatangani Dr Mulkarnain Nasution,” ujar Jufri.
Jufri mengatakan, pemeriksaan terhadap Daud Batubara, masih tahap penyelidikan.

Pejabat Pidsus ini juga mengatakan, indikasi korupsi yang mereka lidik masih belum dapat disimpulkan dan masih tahap pendalaman dengan pulbaket.
Kejatisu saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti awal dan mempelajarinya, apakah sudah ada rekanan atau pejabat terkait yang juga diperiksa kasus ini.(rud)

Dra Hj Rosmawati Harahap Pimpin BKMT Sumut

MEDAN-Musyawarah Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim Sumatera Utara (Muswil BKMT Sumut) memutuskan Dra Hj Rosmawati Harahap (PSi) sebagai ketua terpilih periode 2011-2016. Keputusan itu disampaikan setelah adanya pemilihan ketua melalui dua tahapan.

Pelaksanaan Muswil BKMT Sumut yang digelar satu hari penuh, Sabtu (28/1) di ruang Rajawali Hotel Garuda Citra Medan (Lantai IV). Dalam pelaksanaannya, Muswil BKMT dihadiri 18 Pengurus Daerah (PD) BKMT dari masing-masing kabupaten/kota se-Sumut.

Ketua Panitia Muswil ke-II BKMT Sumut, Hj Lelawati Syahrial menyampaikan, bahwa pelaksanaan pemilihan Ketua BKMT Sumut periode 2011-2016 dilakukan dengan sistem dua tahap. Pada tahap pertama, ada empat orang calon ketua yang dipilih, di antaranya Dra Hj Siti Nurliah, Dra Hj Rosmawati Harahap (PSi), Hj Lelawaty Syahrial dan Hj Siti Aminah.

Tata cara pemilihannya, paparnya, setiap PD BKMT memiliki 2 hak suara, sedangkan PW BKMT memiliki hak 3 suara, sehingga total suara yang memilih calon ketua sebanyak 39 suara. Dari pemilihan tahap pertama, Dra Hj Rosmawati Harahap (PSi) memperoleh 19  suara, Hj Lelawaty Syahrial mendapatkan 15 suara, Hj Siti Aminah mengumpulkan sebanyak 4 suara dan Dra Hj Siti Nurliah mendapatkan satu suara.

Setelah melaksanakan pemilihan tahap pertama yang berjalan lancar, dilanjutkan pemilihan tahap kedua, sistemnya diambil dua nama calon ketua yang memperoleh suara tertinggi. Sehingga, pemilihan tahap kedua yang berhak maju, Dra Hj Rosmawati Harahap (PSi) dan Hj Lelawaty Syahrial.
Dalam pemilihan tahap kedua atau Pemilihan Ketua Umum Pengurus Wilayah, Dra Hj Rosnwati Harahap kembali unggul dengan memperoleh sebanyak 23 suara, sedangkan Hj Lelawaty Syahrial mendapatkan 16 suara. Dari hasil pemilihan itu, peserta MUSWIL- II BKMT secara mufakat  menetapkan Dra Hj Rosmawati Harahap sebagai Ketua Umum  Terpilih Periode 2011-2016.

Sebelumnya acara pembukaan Muswil BKMT Sumut dihadiri Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Dalam kata sambutannya, Gatot mengharapkan BKMT Sumut sebagai wadah organisasi kemasyarakatan muslimah dapat mengakomodasi seluruh potensi muslimah di Sumut.

Kemudian, bisa berperan aktif mendukung pembangunan Sumut, serta bisa berperan dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera bagi seluruh umat. Kehadiran Plt Gubsu pada Muswil II ini sendiri membuat para peserta Muswil merasa silaturahmi Gubsu dan pesan serta arahannya menjadi kewajiban atau amanah yang harus ditindaklanjuti oleh Ketua Terpilih beserta Jajaran pengurus Periode 2011-2016.

Setelah acara pembukaan, kegiatan Muswil BKMT Sumut diisi dengan kegiatan ceramah ilmiah tentang peningkatan peran wanita muslimah di era globalisasi. Ceramah tersebut disampaikan Prof Hj Sri Sulistyawati, SH, MSi, PhD. (*/ril)

Manajer Karaoke Jet Plane Dirampok

MEDAN- Perampokan kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini yang jadi korban adalah Awi (38) warga Jalan Kapten Muslim Sei Sekambing, manajer karaoke Jet Plane, Rabu (1/2) sekira pukul 16.00 WIB.

Awi dirampok setelah kaca mobilnya dipecah oleh pelaku di Jalan Gagak Hitam Ringroad.
Kejadian ini berawal ketika Awi pergi dari rumahnya guna berkunjung ke rumah salah seorang anggota keluarganya dikawasan Jalan Gagak Hitam Ringroad.

Namun setibanya Awi di rumah keluarganya itu, dia memarkirkan mobil Toyota Yaris Silver miliknya di pinggir jalan, tiba-tiba saja pengendara sepeda motor jenis bebek memecahkan kaca mobil sebelah kanan milik Awi dan mengambil tas miliknya yang ada di dalam mobil tersebut. Ketika itu Awi sedang asik ngobrol dan berada tak jauh dari lokasi mobilnya diparkirkan.

Sontak, Awi merasa terkejut dan berteriak seketika begitu melihat pelaku memecahkan kaca mobilnya. Warga sekitar dan pengendara yang kebetulan ada disana tidak sempat melakukan pengejaran karena pelaku keburu kabur.

Akibat kejadian itu, Awi harus kehilangan tas miliknya, namun isi yang ada di dalam tas itu hanya dokumen dan buku tabungan saja, karena dompet serta handphone Awi tidak berada di dalam tas.

Atas kejadian itu, dia langsung mendatangi Mapolsekta Sunggal untuk melaporkan kejadian tersebut. Dihadapan kepolisian, Awi mengaku, pelaku ada dua orang memecahkan kaca mobilnya.(cr-3/smg)

Karakterdes Golkar Sergai Berikan Santunan

Sergai- Kader Penggerak Teretorial Desa (Karakterdes) angkatan ke III serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar, Kabupaten Serdang Bedagai, menyerahkan santunan kepada mualaf, ahli waris pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) Berasuransi kepada belasan pelajar yang kurang mampu, bilal mayit dan nazir mesjid. Kegiatan ini sekaligus penyerahan KTA di Desan Pekan Tanjung Beringin Sergai Selasa (31/1).

Mualaf penerima santunan di antara, Aisiyah Br pasaribu (45) dan Nurhayati Br Simanjuntak (35), keduanya warga Dusun VIII, Desa Pekan Tanjung Beringin.

Sedangkan penerima KTA bersantunan ahli waris suami Alm Maisaroh (30) Ahmad Farido (31) warga Dusun V, Desa Pekan Tanjung Beringin.
Karakterdes dihadiri Ketua DPD II Partai Golkar Sergai Ir HT Erry Nuradi yang juga Bupati Sergai, Wakil Ketua DPD II Drs H Irfan EL fuadi Lubis, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sergai H M Fuadi Pasaribu, Kadis Pendidikan Kab Sergai Drs H Rifai Bakri Tanjung yang juga Wakil Ketua Depicap Soksi Sergai dan lainnya.

Ketua DPD II Partai Golkar Sergai Ir HT Erry Nuradi mengatakan, semua partai pada prinsipnya mempunyai tujuan sama, yakni bagaimana bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak, termasuk partai Golkar.

“Anggaplah berpartai ini sebagai ibadah, sehingga jangan dahulu berpikir ketika berpartai akan menjadi anggota DPR atau Bupati, tetapi yang paling utama itu niat ibadah tersebut. Saya menyambut baik kegiatan ini,” papar HT Erry Nuradi. (mag-16)

PT Intan Perkasa Karya Beri Member Sepeda Motor

Medan-PT Intan Perkasa Karya, perusahaan pembiayaan kenderaan bermotor menyerahkan 2 sepeda motor pada membernya.
Penyerahan hadiah itu diberikan oleh Direktur PT Intan Permata Karya, Rocky kepada Muhammad Fadli dan Neli Darmawati di kantornya, Rabu (1/2).
Dalam sambutannya, Rocky mengatakan, perusahannya siap membantu para membernya untuk mendapatkan kendaraan bermotor dan mobil secara terjangkau.

Muhammad Fadli mengatakan,  ini merupakan bukti kepedulian perusahaan pada membernya dengan memberikan bantuan sepeda motor. (*/her)
“Ini bukti bahwa kerja keras akan membuahkan hasil yang membahagiakan,” kata Fadli. (her/*)

Torres Bikin Kesal, Terry Segera Sidang

KUBU Chelsea bermasalah dengan skuadnya. Selain Fernando Torres yang tak kunjung tajam, sang kapten John Terry juga sedang terbagi konsentrasinya lantaran bakal disidang dalam kasus rasisnya.

Khusus Torres, Andre Villas Boas kabarnya sudah kesal. Kesempatan unjuk gigi baginya sudah habis, karena Didier Drogba sudah pulih dan bakal diberi kesempatan rutin untuk tampil.

Torres kembali gagal bikin gol saat Chelsea dipaksa bermain imbang 1-1 saat melawat ke Swansea. Catatan tersebut membuat striker internasional Spanyol itu sudah 1.074 menit tak menjebol gawang lawan, setelah yang terakhir saat menghadapi Genk di 19 Oktober pada ajang Liga Champions. Padahal saingannya di lini depan, Anelka sudah hengkang, pun Drogba sedang tampil di Piala Afrika. Tapi kesempatan itu tak dibayar dengan kepercayaan.

“Dua pemain berkompetisi untuk merebut posisi triker dan kita semua tahu seberapa signifikannya Didier untuk tim ini dan catatan yang sudah dia buat. Kami akan melihat kondisi fisiknya saat dia kembali, tapi tak ada yang meragukan ambisinya untuk memenangi trofi bersama kami musim ini,” sahut Villas-Boas di The Sun.

Drogba diperkirakan akan kembali dari Piala Afrika pada 13 Februari mendatang. Dan seperti dikatakan Villas-Boas, jika kondisi fisiknya memungkinkan striker Pantai Gading itu akan bisa langsung jadi pilihan utama lagi.

“Bersama Torres, situasinya tidak berubah. Kami tetap percaya pada para pemain, tapi dia terus menggunakan waktu yang dia miliki,” tuntas pria asal Portugal itu.

Sementara John Terry bakal menghadapi sidang atas kasus tuduhan rasisnya kepada bek QPR, Anton Ferdinand mulai hari ini.
Pada bulan Desember tahun lalu, Jaksa penuntut di Inggris Crown Prosecution Service (CPS), menyatakan bahwa Terry bersalah karena mengeluarkan kata-kata rasis kepada Ferdinand di lapangan pada pertandingan yang kemudian dimenangkan QPR dengan skor tipis 0-1.
Jika terbukti bersalah, Terry bisa dikenai sanksi hingga senilai 2.500 Poundsterling (atau setara Rp35,5 juta). Putusan bersalah itu dapat berdampak dari pihak sponsor  dan juga berpengaruh pada hubungan dengan rekan setim.(bbs/jpnn)

Rindu Menang

PSMS VS Persegres

MEDAN- PSMS kembali mentas di panggung Indonesian Super League (ISL). Kali ini  menjamu Persegres Gresik di Stadion Teladan, Kamis (2/2) malam. Kemenangan hal wajib yang mesti diamankan Raja Isa, sebab tekanan dari fans mulai bermunculan.

Bagaimana tidak, dari tujuh laga yang sudah digelar, PSMS baru satu kali menang. Itupun tipis 1-0 ketika menjungkalkan Persisam di kandang sendiri. Selebihnya, tiga laga kandang PSMS berakhir imbang. 1-1 kontra Mitra Kukar, 1-1 kontra Persiwa, dan 0-0 melawan Persipura. Jangan tanya partai tandang, karena PSMS sudah dua kali kalah ketika melawan Persib (3-1) dan Arema Indonesia (2-1). Tapi ketika dijamu Pelita Jaya, PSMS bisa menahan imbang 2-2.

Hasil itu lantas membuat PSMS terseret ke papan bawah klasemen sementara tepatnya di peringkat 15 dengan raihan tujuh angka dari tujuh laga. Sementara bakal lawan, Persegres berada tepat di atas PSMS, di posisi 14. Kalau menang, PSMS bisa naik ke peringkat 13. Dan satu-satunya keuntungan PSMS, mereka baru melakoni tujuh laga. Sementara tim lainnya rata-rata sudah memainkan 8-10 laga.

Pada laga kedelapan ini,  Raja Isa ingin meraih poin penuh dengan memaksimalkan materi yang ada. “Kita berharap pemain bisa bertanding sebaik mungkin besok (Hari ini, Red),” ungkapnya saat jumpa pers, Rabu (1/2).

Eks pelatih Persipura Jayapura ini juga mengaku mengerti tentang tuntutan masyarakat Kota Medan yang ingin tim sepak bola kesayangannya meraih poin penuh di kandang. “Karena itu, skuad sangat perlu dukungan dari masyarakat dan para fans fanatiknya. Bukan hanya mengenai motivasi tapi juga spirit bertanding bagi pemain. Hal ini sangat mempengaruhi baik-buruknya penampilan mereka,” terangnya.

Menurut pelatih berkebangsaan Malaysia ini, jika diteliti dengan seksama, selama tujuh pertandingan yang sudah dilakoni PSMS baik kandang maupun tandang, sedikitnya ada 30 peluang yang gagal dimaksimalkan menjadi sebuah gol. “Ini menjadi evaluasi serius di skuad. Dan kita harap ke depan hal ini tak terjadi lagi,” tuturnya.

Di Persegres saat ini bercokol nama-nama yang pernah populer di PSMS. Antara lain pelatih Freddy Muli, dan pemain macam Gustavo Chena, James Koko Lomell, dan Gaston Castano.

Dari kubu Persegres lewat asisten pelatih, Mursyid Effendi diketahui mereka hanya memboyong 18 pemain potensialnya. “Yang terkena cedera atau akumulasi kartu tak diikutsertakan,” katanya.

Secara taktis dan strategi, menurut Mursyid, pelatih Persegres Freddy Mulli sudah tahu  gaya main PSMS. “Kami sudah memiliki peta kekuatan lawan. Dan kami siap memberikan perlawanan sengit,” tuturnya. Namun begitu, ia tak mau muluk-muluk soal  target. Hasil imbang saja tampaknya sudah bagus. (saz)

DJ Ammy Chow Hibur Clubbers Medan

Kelincahan tangan Female Disc Jokie (FDJ) Ammy Chow yang baru pertama sekali tampil di Kota Medan memainkan piringan hitam, mampu menghibur para clubbers di Kota Medan untuk bergoyang dilantai dansa mengikuti irama music beraliran beat progressive, Techno, house dan disco itu.
Selain DJ Illabell alias Amy yang tampil di Tobasa Club Hotel Danau Toba International Jalan Imam Bonjol, Medan yang bekerjasama dengan Clas Mild, Sabtu (28/1) kemarin malam. Juga diramaikan dengan Resident DJ , antara lain DJ Donald (Beatdisc), DJ Larisman (Beatdisc), DJ Gugun (Beatdisc),  MC Ahne (Beatdisc) dan TC Dancer Wannbe dalam event yang bertajuk ‘Party Line’ itu.

“Ini penampilan saya yang pertama di Kota Medan, jadi saya akan menghibur seluruh clubber yang hadir untuk bergoyang bersama di lantai dansa untuk bisa menikmati alunan music yang kita suguhkan,” kata wanita kelahiran Kota Semarang itu.

Dijelaskannya, sejak tahun 2003 sudah bermain dengan vinil Hip Hop di sejumlah klub di seluruh Negara Sydney. Tahun 2004, Amy mendalami jenis music Macromantics.

“Selama itu, saya juga telah mendukung beberapa pertunjukan tingkat Internasional yang menakjubkan, seperti di Sage Francis, Atmosfer (mc siput) Jean Grae, Eternia,” ujar Ammy yang sudah tampil di berbagai festival.

Sementara, Branch Manager Class Mild Sulianto  didampingi Edi Agustin selaku Sales dan Promotion Supervisor menjelaskan kalau event Night Live yang selalu diadakan Clas Mild merupakan target.

“Ini adalah bagian dari target kami, yakni  kalangan usia 18 tahun keatas yang  mengerti dan menyenangi  dunia  entertaint  khususnya dunia Night Live. Tentunya, kami juga akan menghadirkan artis- artis dan DJ berkelas dari ibukota. Clas Mild Menthol dengan tag line ‘Cool n Smooth’  akan terus memberikan yang terbaik bagi para clasers kota Medan,” ucap Sulianto. (adl)

Raja Isa Buang Rap-Rap

SEJAK lama, PSMS dikenal dengan gaya main rap-rap. Maka itu, rap-rap itu identik PSMS, begitu juga sebaliknya. Di bawah kendali Raja Isa, rap-rap ternyata tak lagi menarik. Pelatih dari Malaysia itu berniat membuang rap-rap jauh-jauh.

Tentu saja, pernyataannya itu ditentang berbagai pihak. Mulai dari mantan pemain PSMS, hingga fans. Raja Isa berkilah, sepak bola saat ini sudah berkembang. Maka gaya rap-rap tak lagi layak dipakai oleh PSMS. Rap-rap sendiri identik dengan permainan keras dan cepat. Tapi Raja Isa tak mau itu dipakai skuadnya. “Rap-rap tak lagi jadi tren, karena sepak bola sudah berubah. Maka, gaya permainan juga harus berubah. Yang terpenting adalah bagaimana pemain bisa bertanding sebaik mungkin,” kata Raja Isa.

Mantan pemain PSMS, Ismail Ruslan salah satu yang menolak rap-rap dihilangkan. “Bermain keras sudah menjadi ciri khas. Kita bermain keras namun, orientasinya bukan untuk mencederai lawan, tapi untuk mendapatkan bola,” katanya.

Sementara, Ketua PSMS Fans Club Rahmat Nur Lubis menuturkan, gaya rap-rap dijadikan idiom agar PSMS tetap semangat berlaga. “Jadikan rap-rap itu sebagai gertakan kepada calon lawan,” tandas Rahmat. (saz)

Aqi ‘Alexa’ Lepas Masa Lajang

Kabar bahagia datang dari keluarga besar band Alexa. Sang vokalis Aqi, Rabu (1/2)  pagi  menggelar akad nikah sederhana di kediamannya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.

Keduanya tampak serasi mengenakan kebaya dan setelan warna putih. Kopiah dan sarung hitam mewarnai penampilan Aqi. Audrey tampak ayu dengan riasan tipis dan sanggul sederhana.

Acara akad berjalan sangat lancar dan hikmat. Hanya keluarga dan kerabat dekat saja yang menghadiri acara tersebut.
“Resepsinya belum ada. Tapi hanya akad sederhana saja. Yang penting sah secara agama,” ujar manajer Alexa Jodi .

Hingga kini Aqi dan Audrey belum bisa memastikan kapan akan menggelar resepsi. Acara akad pun dilakukan di tengah padatnya jadwal konse Alexa.
“Memang jadwalnya lagi padat, besok aja Alexa udah keluar kota lagi. Tadi kita hanya panggil penghulu aja, makan-makan, bikin suasana kayak di masjid aja,” jelas Jodi.

Sebelum melangkah ke pelaminan, Aqi dan Audrey telah menjalin asmara selama sekitar 2 tahun. (yla/mmu/dtc)