Home Blog Page 13916

Untuk Mandi Saja Harus Beli Air Galon

Penyaluran Air PDAM Tirtanadi Macet

Pelanggan air bersih PDAM Tirtanadi di Kota Medan bagian Utara mengeluhkan akibat tak lancarnya pasokan air ke rumah warga mereka sejak sebulan terakhir. Padahal, pasokan air bersih paling dibutuhkan warga.

Seperti diutarakan seorang pelanggar air bersih, Mutia (30) warga Lingkungan II Kelurahan Martubung, Medan Labuhan, Jumat (10/2) siang. Dia  menyampaikan, air PDAM Tirtanadi terkadang mengalir, bahkan  terkadang tidak. Namun, yang lebih membuat pelanggan geram setiap bulan harus tetap membayar tagihan rekening air.

“Hampir setiap hari kondisi air disini mati, padahal kewajiban kami membayar setiap bulannya selalu dipenuhi,” katanya kesal.

Dia mengatakan, tidak lacarnya pasokan air bersih dari PDAM Tirtanadi tanpa ada pemberitahuan, bahkan matinya air PDAM Tirtanadi tak tentu terkadang matinya mulai pagi hingga sore hari. “Seperti kemarin air mati dari jam 12.00 WIB hingga menjelang pukul 19.00 WIB. Kejadian ini sudah sebulan kami alami,” ungkapnya.

Akibat kondisi air yang tidak lancar itu, wanita pengelola salon di Jalan KL Yos Sudarso Km 16 Medan Labuhan ini mengaku berdampak terhadap terganggunya  pelanggan tempat usahanya. “Aku sangat kecewa atas pelayanan PDAM Tirtanadi karena dampaknya jelas merugikan bagi aku dan warga lainnya,” ucapnya.

Keluhan serupa juga diutarakan, Ningsih (31) warga Lorong Kesenian Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan. Menurut ibu dua anak ini, akibat dari tidak mengalirnya pasokan air bersih membuat warga di sekitar tempat tinggalnya kesulitan mencari air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Untuk memenuhi kebutuhan masak, minum dan MCK terpaksa beli air galon itupun terpaksa antre,” ungkapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Humas PDAM Tirtanadi Medan, Jumirin mengaku, ketidak lancaran pasokan air bersih ke ke pelanggan karena PDAM Tirtanadi tengah melakukan perbaikan instalasi di kawasan Deli Tua, Medan yang mengalami kebocoran.

Meski demikian keluhan para pelanggan akan ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan di lokasi. “Kami tetap respon keluhan para pelanggan, dan petugas teknik akan melakukan pengecekan ke lapangan nantinya,” cetusnya. (mag-17)

Rebut Kebanggaan Tersisa

Mali v Ghana

MALABO- Kekalahan dari Zambia di semifinal membuat Ghana gagal mencapai final Piala Afrika 2012. Final ideal antara Ghana versus Pantai Gading pun gagal tercipta. Kekecawaan besar buat tim berjuluk The Black Stars itu.

Hanya, petualangan mereka di Piala Afrika 2012 belum berakhir. Masih ada satu pertandingan tersisa. Mereka harus bertarung dengan Mali pada perebutan peringkat ketiga di Nuevo Estadio de Malabo, Malabo, dini hari nanti.

“Kami harus mengerahkan semuanya untuk mendapatkan sesuatu. Sungguh tidak beruntung kami gagal meraih trofi, tetapi saya yakin kami harus melakukan sesuatu agar tidak pulang dengan tangan kosong demi kebanggaan bangsa,” kata Samuel Inkoom, bek Ghana, seperti dikutip AFP.

“Itu mungkin hanya perebutan tempat ketiga, tapi itu pertandingan lain yang harus kami menangkan. Kami harus bangkit dan menuju ke pertandingan itu. Kami harus mengerahkan kemampuan terbaik dan pulang dengan kepala terangkat,” lanjut Inkoom.

Tentu tidak akan mudah bagi mereka mengatasi Mali yang pada semifinal kalah 0-1 dari Pantai Gading. Sekalipun ketika bersua di grup G, Ghana mampu mengalahkan Mali 2-0. Ghana lolos sebagai juara grup dan Mali sebagai runner up.

“Saya yakin, kali ini tidak akan mudah. Mereka akan datang dengan ambisi membalas dendam. Makanya, kami harus mengerahkan tenaga maksimal untuk mengatasinya. Sedikit saja lengah kami bisa menyesal,” kata Inkoom.(ham/jpnn)

Baru 33,5 Persen Terlayani

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan Darussalam Pohan melaporkan, hingga 5 Februari 2012 warga Medan yang sudah terlayani e-KTP sebanyak 727.668 orang dari total wajib e-KTP sebanyak 2.170.400 setara 33,5 persen.

Dia menyebutkan, beberapa kecamatan yang sudah mendekati capaian 50 persen adalah Kecamatan Medan Barat, Medan Tuntungan dan Medan Maimun.
Darussalam membeberkan, lambatnya proses pelayanan e- KTP dikarenakan minimnya alat yang ada. Hingga kin, alat yang bisa dioperasikan hanya 80 unit.

“Ke depan dimaksimalkan lagi dan kami akan melakukan pendataan di kecamatan untuk menjelaskan data warga yang tidak jelas. Jadi, kalau ada data warga yang tidak jelas akan kami konfirmasi ke pusat. Jika ternyata ganda maka akan dihapus dari database,” terangnya.

Dia mengakui, pihaknya masih berupaya memaksimalkan pelayanan dengan peralatan yang ada agar bisa menuntaskannya program ini sebelum 30 April. “Memang rata-rata saat ini masih di bawah 50 persen yang sudah terlayani,” akuinya.

Adapun peralatan yang dapat beroperasi sebanyak 148 unit, dari jumlah itu hanya 80 set yang dapat beroperasi. Kemudian, dari 106 set tambahan, hanya 51 set yang dapat dioperasikan, sedangkan 51 set pinjaman hanya 13 set tidak bisa dioperasikan.

Dia menjelakan, untuk kecamatan rata-rata tersedia 4 set peralatan, namun di dalam operasinya masih terkenadala dengan kerusakan yang ada serta kurangnya operator. “Makanya, kepada kecamatan yang tinggal sedikit proses perekamannya dapat meminjamkan peralatan ke kecamatan yang masih banyak proses perekamannya,” katanya.

Menurut dia, masalah sisa jumlah yang belum terekam, selain warga masih menunggu giliran juga ada warga wajib KTP yang tidak berada di tempat, tidak jelas keberadaannya, pindah ke alamat lain, punya Kartu Keluarga (KK), tapi tidak masuk data base, lama tinggal di Kota Medan tapi tidak memiliki KK, meninggal dan lain sebagainya.

“Kami minta kepada camat agar mendata dan menginventarisasi data warga di luar yang sedang menunggu perekaman e-KTP untuk segera dimasukkan ke data base dan dikirim ke pusat,” ujarnya.(adl)

Lurah dan Kepling Harus Mendukung

Camat Medan Helvetia, Muhammad Reza Hanafi berharap adanya dukungan penuh dari seluruh lurah dan kepala lingkungan (Kepling) di Medan Helvetia agar bisa membantu sosialisasi e-KTP kepada seluruh masyarakat yang bermukim di Kecamatan Medan Helvetia.

“Kini Kecamatan Medan Helvetiasudah menerima perangkat e-KTP dari pihak Pemerintah dalam hal ini Depdagri sebagai bagian dari program yang telah dicanangkan. Untuk e-KTP, kiranya seluruh lurah hingga Kepling dapat membantu penuh untuk melakukan sosialisasi e-KTP kepada masyarakat secara luas,” katanya.

Dirinya mengatakan, dengan adanya dukungan penuh perangkat kelurahan hingga Kepling, maka program e-KTP dapat diketahui masyarakat secara luas. Dihadapan seluruh lurah dan Kepling Reza memaparkan, bahwa e-KTP sebuah identitas bagi warga masyarakat, tapi dapat terkoneksi secara nasional.
“e-KTP ini merupakan identitas dengan teknologi canggih karena sebagai bagian identitas masyarakat secara nasional. e-KTP sudah dilengkapi oleh sidik jari, retina mata yang semuanya langsung terkonesi dan menjadi satu identitas tunggal,” paparnya.

Reza mengimbau agar masyarakat di Kecamatan Medan Helvetia tidak membuang KTP manual yang dimiliki karena masih bisa digunakan sebagai identitas diri.

“Pembuatan e-KTP nantinya memakan waktu, sehingga saya tekankan kepada Kepling agar mengingatkan masyarakat agar tak membuang KTP manualnya,” ucapnya.(adl)

Peserta Dapat Diskon Sportswear 20 Persen

Bagi peserta Honda DBL 2012, jangan lupa untuk selalu menjaga baik-baik ID Card peserta yang kalian miliki. Sebab, ID Card tersebut tidak hanya akan menjadi tanda bahwa seseorang adalah peserta kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia ini.

“ID Card itu juga berlaku untuk mendapatkan diskon spesial dari League,” jelas Yuantara Cahyadi selaku Sport Marketing League Jakarta,  saat memberikan materi League Shoe Clinic di technical meeting Honda DBL 2012 North Sumatera Series Jumat (10/2) kemarin.

Diskon yang diberikan adalah 20 persen. “Diskon ini berlaku untuk seluruh basketball apparel League. Selain itu, ada diskon 10 persen untuk penonton. Caranya mudah, hanya dengan menunjukkan potongan tanda masuk,” sambung Yuantara.

League dan DBL Indonesia telah bekerjasama sejak 2008. Ketika itu, League mensponsori berbagai kebutuhan sportswear tim DBL Indonesia All-Star yang diberangkatkan ke Perth, Australia untuk belajar dan bertanding di sana.

Sejak 2009, League kemudian menjadi DBL Official Sportswear. Brand ini juga membuat seri sportswear khusus untuk DBL. Mulai dari sepatu, t-shirt, topi, tas, dan masih banyak lagi. Seri-seri khusus itu dilengkapi dengan logo DBL. Ada pula sejumlah seri khusus Commissioner DBL, Azrul Ananda.

Selain bisa dimanfaatkan sebagai diskon League, ID Card tersebut juga akan memudahkan akses peserta untuk menyaksikan pertandingan-pertandingan Honda DBL. (jul/ful)

Jangan Cengeng

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Syaiful Bahri meminta kepada seluruh camat jangan cengeng dan tetap bekerja keras agar target yang ditentukan dapat tercapai.

Camat harus segera berkoordinasi bila menemukan berbagai masalah yang dihadapi, sehingga bisa dicarikan jalan keluar.
“Saya minta camat memiliki niat yang tulus dan jangang cengeng menghadapi masalah,” ujarnya. Lebih lanjut, dia menegaskan camat harus punya prinsip, ciptakan inisiatif dan cari solusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Kota Medan adalah barometer. Untuk itu, mari layani masyarakat kota ini dengan baik, dan semoga batas waktu yang diberikan oleh pusat dapat dilaksanakan.

Dari hasil evaluasi, Syaiful menyebutkan, kendala yang dihadapi masih seputar minimnya peralatan. Sebab, dari 148 unit alat e-KTP, yang dijanjikan oleh Pemerintah Pusat, hingga saat ini baru ada 93 unit.
“Itu pun yang bisa digunakan hanya 80 unit. Sedangkan 13 unit alatnya rusak dan tidak bisa digunakan. Inilah salah satu kendala bagi kita untuk mempercepat proses pelayanan e-KTP di Medan,” terangnya.

Dia memaparkan Pemko Medan berupaya mengatasi persoalan itu dengan mengoptimalkan peralatan yang ada. Misalnya, jika di kecamatan tertentu sudah selesai, maka alat yang ada di kantor kecamatan dikirimkan ke kecamatan lain.

“Kami tadi sudah meminta komitmen dari masing-masing camat untuk mengoptimalkan dan melakukan inisiatif dalam mempercepat proses pelayanan e-KTP di lingkungannya,” ucapnya. (adl)

Tahapan Xpresi BCA Berikan Hadiah Tambahan

PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, melalui Tahapan Xpresi, hadir sebagai official partner Honda DBL 2012. Melalui dukungan ini, seluruh hadiah uang tunai di Honda DBL 2012 akan dipersembahkan oleh Tahapan Xpresi BCA.

Tidak hanya untuk juara basket, hadiah uang tunai juga akan diberikan pada pemenang kompetisi dance, suporter, juga seluruh pemenang lainnya di setiap kota yang dikunjungi. Yaitu di 24 kota di 21 provinsi di Indonesia, dari Aceh sampai Papua.

Selain itu, Tahapan Xpresi BCA juga memberikan hadiah tambahan bagi pemain basket yang telah membuka Tahapan Xpresi BCA sebelum opening Honda DBL berlangsung di kota masing-masing. Tambahan Hadiah tersebut akan diberikan kepada pemain yang tim basketnya berhasil masuk final dan juara kompetisi dance.

Dukungan BCA ini didorong oleh kesamaan visi dengan kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia ini. Sama-sama banyak merangkul anak muda sebagai generasi penerus bangsa, juga satu tujuan membentuk mereka menjadi pribadi yang berkarakter positif. Apabila DBL membina anak muda di bidang olahraga, Tahapan Xpresi BCA ingin mendidik dan mengenalkan dunia perbankan sedini mungkin kepada mereka.

Oleh sebab itu, tabungan yang dihadirkan pun sangat berjiwa muda. Mulai dari desainnya yang variatif, sampai cara mengakses yang disesuaikan dengan peran anak muda. “Anak-anak muda sekarang sangat gadget-minded. Aktivitas pada Tahapan Xpresi ini pun menyesuaikan karakter mereka. Semuanya dapat diakses melalui sistem elektronik,” jelas Ina Suwandi, General Manager Divisi Pengembangan Produk Dana dan Jasa BCA.

Pihak BCA berharap, kerja sama di Honda DBL 2012 ini bisa semakin intens ke depannya. Juga, dapat mengembangkan potensi anak muda tanah air. “Terutama membantu mereka dalam membentuk pribadi yang sportif dan kreatif,” pungkasnya. (jul/ful)

Wali Kota Medan Optimis e-KTP Selesai April

Sidak ke Kantor Camat Medan Barat

Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM didampingi wakilnya, Drs HT Dzulmi Eldin MSi secara mendak mengunjungi Kantor Camat Medan Barat, Rabu (8/2). Kunjungan itu hanya sebatas memastikan pelaksanaan program e-KTP.

Di kantor itu, Rahudman melihat langsung pelaksanaan pelayanan e-KTP, selanjutnya berbincangan dengan warga. Kemudian, mendapatkan informasi dalam satu hari Kecamatan Medan Barat menerima sebanyak 500 pemohon wajib e-KTP dapat dilayani.

“Apabila bisa dilayani seperti itu, maka tenggang waktu 30 April dapat tercapai,” kata Rahudman.  Rahudman mengatakan, capaian pelaksanaan program e-KTP Pemerintah Pusat menargetkan pelaksanaan e-KTP secara nasional rampung pada 30 April 2012. Di Medan, capaian target proses pelaksanaan e-KTP masih 33,53 persen atau 727.668 jiwa dari jumlah wajib KTP sebanyak 2.170.400 jiwa.

“Saya melihat sarana dan prasarana e-KTP yang ada di kantor camat dan kehadiran petugas entry data sudah cukup baik,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Rahudman dan Eldin diterima langsung oleh Camat Medan Barat, Syahrul Effendi Rambe. Pada kesempatan itu, Syahrul menyebutkan,  capaian target pelaksanaan e-KTP di Medan Barat mencapai 44,59 persen atau 38.312 jiwa dari jumlah 85.918 penduduk yang wajib e-KTP.

Setelah itu, Rahudman melihat proses belajar dan mengajar di sekolah SD Pertiwi yang berada di depan kantor Camat Medan Barat, wali kota merasa bangga dengan Yayasan Pertiwi.

Rahudman menilai proses belajar dan mengajarnya, para guru, orang tua murid serta komite sekolah terjalin dengan baik. Inilah satu sinergitas, dan menjadi modal untuk memajukan mutu pendidikan di Kota Medan.

Ketua Komisi A DPRD Medan, Ilhamsyah mengatakan kalau alat lengkap dan sistem jaringan tetap on-line target dapat tercapai sesuai dengan komitmen Wali Kota Medan selesai pada April. “Dewan sudah mewanti-wanti Pemko Medan jangan terlampau menargetkan bulan April akan selesai,” ucapnya.

Menurut dia, Pemko Medan harus segera memperbaiki sistem agar tidak menjadi bumerang bagi Pemko Medan. Dimana, program ini tidak akan tercapai seperti apa yang diharapkan bila dilihat kesiapan operator, ditambah lagi amburadulnya sistem undangan kepada penduduk untuk menghadiri entry data, sehingga ada yang belum menerima undangan sampai sekarang.
“Semakin yakin ketika peralatan e-KTP belum lengkap. Jadi kami menilai program ini terlalu dipaksakan,” ucapnya.

Apabila program ini tetap dilaksanakan, Ilhamsyah menegaskan, ke depan Pemko Medan diminta tetap melakukan kajian lebih mendalam mengenai kelengkapan peralatan e-KTP, agar program ini benar-benar terlaksana sesuai target.

“Undangan ke penduduk harus diperhatikan lagi, selain persoalan alat. Kajian Pemko harus lebih mendalam agar saat dilanjutkan tahun depan bisa terlaksana sesuai target,” pungkasnya.(adl)

Dress Pink, Sepatunya Warna Apa Ya?

Valentine hampir menjelang, dan dress warna pink akan menjadi outfit yang paling pas. Tapi, sepatunya warna apa ya..?

Warna pink menjadi warna khas Valentine bukanlah tanpa alasan, warna merah muda memang mampu menonjolkan sisi kelembutan dan kecantikan seorang wanita. Memilih dress warna pink untuk acara Valentine nanti bisa jadi pilihan yang tepat.

Tone warna pink sangat kaya dan bisa dipilih yang paling sesuai dengan warna kulit alami Anda. Namun jangan melupakan padanan alas kakinya ya, warna dan modelnya harus pas agar tidak merusak keindahan warna pink ini. Berikut ini beberapa alternatif sepatu yang bisa jadi pilihan Anda.

Sepatu hitam
Walaupun hitam adalah warna yang netral, namun ketika dipasangkan dengan pink, warna ini menjadi statement yang kuat. Pink adalah warna yang lembut, namun ketika disandingkan dengan hitam, maka nuansanya berubah menjadi tajam.

Coklat dan nude
Warna kulit atau coklat juga selalu sesuai untuk gaun warna pink, dari pink lembut hingga pink terang. Warna coklat akan memberikan nuansa netral sehingga keindahan warna pink gaun bisa memancar ketika dikenakan.

Metalik
Ingin tampil netral namun tetap stunning, maka warna metalik adalah pilihan yang tepat. Kilau metallic memberikan kesan glamour yang tidak berlebihan sehingga bisa dikenakan dari acara kecil -kecilan hingga party.

Sepatu putih
Pink dan putih juga tidak pernah salah, namun Anda perlu memerhatikan tone warna dan model sepatu. Untuk maxi-medium dress pink terang, pilih model sepatu yang tidak terlalu menutup, seperti strappy shoes contohnya.

Untuk model yang lebih pendek, warna dan model sepatu yang lebih bold bisa dipilih untuk memberikan color block yang cantik. Sementara jika warna dress Anda lebih muda, tone warna putih yang agak kekuningan (broken white) akan menjadi paduan yang sangat serasi dengan gaun Anda. (vmc/int)

Teror SMA Methodist Binjai

Medan-Persaingan sengit dipastikan mewarnai pelaksanaan Honda  Development Basketball League (DBL) North Sumatera Series 2012 yang akan dilaksanakan di  Samudra Sport Centre Jalan Pancing Medan, 18-25 Februari.

Dari hasil drawing yang digelar di Hotel Antares Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (10/2) SMA Wahidin Medan, SMA Ahmad Yani Binjai, dan SMA Sutomo 1 Medan bertemu dalam satu grup A. Sementara SMA Methodist Binjai yang bergabung di grup B akan mendapat tantangan dari SMA Methodis 2 Medan.

SMA Wahidin Medan yang akan menjalani pertandingan perdana melawan SMK Telkom Shandy Putra Medan punya target khusus. Bahkan untuk itu mereka seolah mengabaikan tiga kekuatan lain, SMA Ahmad Yani Binjai juga SMA Sutomo 1 Medan yang sempat mendominasi basket di Sumatera Utara.

Seperti yang disampaikan pelatih tim basket putra SMA Wahidin Medan coach Hidayat Natasasmita, tim basket putra SMA Methodist Binjai dilihat sebagai ancaman terbesar. Pasalnya tim tersebut diperkuat pemain-pemain terbaik. “Tidak bisa dipungkiri, SMA Methodis Binjai banyak menghasilkan pemain bagus. Walaupun begitu, kita tetap siap menghadapi seluruh tim pada Honda DBL North Sumatera Series 2012 ini,” ucapnya optimis.

Hal senada disampaikan Jenny, tim pelatih putri SMA Methodis 2 Medan. Performa tim SMA Methodis Binjai tidak bisa dipandang sebelah mata. “Tim putra SMA Methodist 2 Medan sangat menantikan pertemuan dengan SMA Methodist Binjai. Pastinya partai ini lebih seru,” tutur mantan atlet PON Sumut ini.

Sementara itu, SMA Ahmad Yani Binjai mengaku sudah menyiapkan amunisi yang cukup. “Kita sudah sama-sama tahu kalau kekuatan basket tidak lagi terpusat di Kota Medan. SMA Ahmad Yani Binjai juga siap memberikan pertandingan yang menarik,” ucap pelatih tim basket putra SMA Ahmad Yani Binjai coach
Di kelompok putri, teror datang dari kekuatan baru pula. Setelah SMA Sutomo 1 Medan, SMA Wahidin Medan, SMA Methodist 2 Medan, dan SMA Negeri 2 Medan, SMA Negeri 5 Medan bakal meramaikan persaingan Honda DBL North Sumatera Series 2012 nanti.

Ancaman SMA Negeri 5 Medan sudah terlihat saat menundukkan tim basket putri SMA Methodis 2 Binjai pada laga uji coba beberapa waktu lalu. Bahkan pelatih tim basket putri SMA Wahidin, Herijanto mengaku belum mengetahui pasti kekuatan SMA Negeri 5 Medan. Sekalipun diakuinya bila peserta Honda DBL North Sumatera Series 2012 ini memiliki kemampuan merata.

“Kita lihat aja kondisi saat laga nantinya. Setelah itu kita dapat menyusun strategi menghadapi permainan lawan. Yang pasti, tim basket putri SMA Wahidin tetap bertekad meraih hasil maksimal,” terang Herijanto yang akrab disapa Tek Peng ini.

Dirinya pun menginstruksikan seluruh pemain untuk memberikan penampilan terbaiknya. “Dengan persiapan yang kita gelar secara rutin, hasil maksimal dapat kita raih. Memang mempertahankan lebih sulit dari pada merebut prestasi,” pungkasnya.

Honda DBL North Sumatera Series 2012 menjadi moment kebangkitan prestasi basket Sumatera Utara. Demikian disampaikan Wakil Ketua Pengurus Kota Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Pengkot Perbasi) Kota Medan, Agus Salim.

“Dengan pelaksanaan yang kontinu, Honda DBL sangat berperan dalam peningkatan prestasi di Sumatera Utara. Dari peserta yang terus memperlihatkan peningkatan untuk menghasilkan bibit berkualitas,” ucap Agus Salim. (omi/jul)