27 C
Medan
Tuesday, January 27, 2026
Home Blog Page 13940

Wajah Hitam, Mulut dan Hidung Berdarah

Tukang Tempal Ban Tewas dalam Bengkel

MEDAN-Bonar Sihombing (51) ditemukan tewas di kios tambal ban miliknya di pinggir Jalan Sisingamangaraja Km 7,5, Tanjung Morawa, Senin (23/1) sekira pukul 11.00 WIB.

Saat ditemukan, mayat Bonar dalam posisi telanjang dan jongkok di atas papan tempat tidur yang ada di dalam bengkel tempel ban miliknya. Dari mulut dan hidung korban mengeluarkan darah dan wajah korban sudah menghitam.

Informasi yang dihimpun, mayat Bonar pertama kali ditemukan anaknya Tono. Saat itu, Tono hendak mengantarkan teh manis untuk Bonar. Tono berulang kali memanggil ayahnya dari luar, namun tidak ada sahutan. Merasa curiga, Tono pulang ke rumahnya yang ada di belakang bengkel dan memberitahukan ibunya boru Rajagukguk.

Tono kembali ke bengkel yang hanya berjarak 50 meter dari rumah mereka. Bersama dengan ibunya, Tono kembali memanggil ayahnya dari samping bengkel sambil melihat ke dalam bengkel yang terbuat dari papan dan seng.

Karena tak kunjung menyahut, Tono langsung mendobrak pintu dan melihat kondisi ayahnya sudah tidak bernyawa. Seketikan itu juga Tono dan ibunya menjerit sehingga mengundang perhatian warga sekitar. Polisi yang mengetahui kejadian ini langsung turun ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda mencurigakan atau penganiayaan terhadap korban.
Kanit Reskrim Polsekta Patumbak, AKP P Samosir mengatakan tak ditemukan tanda-tanda mencurigakan di tubuh korban.
Dibantu warga, korban yang tidak memakai busana langsung diboyong ke rumah. Di dalam rumah isak tangis keluarga pun terdengar.
Istri korban berulang kali memeluk jasad suaminya sambil menangis. Warga pun berdatangan.

Istri korban Rostamar br Rajagukguk (50) mengaku terkejut saat melihat suaminya telanjang tak bernyawa.
“Waktu ku pegang sudah dingin badannya, sudah gitu telanjang pula,” ujar Rostamar.
Keluarga meminta agar tak dilakukan visum terhadap jasad Bonar.

“Ngapain visum-visum, orang kata polisi nggak ada apa-apa kok. Ngabis-ngabisi duit lah kalau visum-visum lagi, kesana-kemari capeklah,” ujar salah seorang kerabat korban. (mag-5)

Pemko Rekayasa Arus Lalulintas

Antisipasi Kemacetan Pembangunan Fly Over Simpang Pos

MEDAN-Untuk mengantisipasi macet di Simpang Pos selama proses pembangunan fly over awal bulan Februari, Pemko Medan berencana akan melakukan rekayasa arus lalulintas di beberapa titik jalan untuk menghindari kemacetan.

“Kita kan tahu selama pembangunan fly over pasti pengguna jalan akan terganggu dengan pengerjaan itu. Sudah jelas pasti akan macet,” kata Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri.

Untuk beberapa titik jalan yang akan dilakukan perubahan selama pembangunan berjalan, Syaiful belum bisa menjelaskannya. Pemko Medan akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk membahasnya.

“Rekayasa lalulintas yang dilakukan belum bisa di jelaskan titik jalan mana saja yang akan dipakai selama pembangunan. Pemko Medan akan melakukan pembahasan terlebih dahulu dengan instansi terkait dengan menggelar rapat,” ungkapnya.

Kasatker Metropolitan Balai Jalan dan Jembatan Kementrian PU Wilayah Sumut, Simalatua Sinaga menuturkan kalau dalam bulan ini pihaknya akan berkordinasi dengan pihak yang berhubungan langsung dengan lalulintas. Hal itu untuk mengantisipasi kemacetan selama proses pembangunan fly over Simpang Pos. (adl)

Berutang, Dikeroyok Tetangga

MEDAN-Hulman Silaen (34), warga Jalan Trikora, Medan Denai harus menjalani perawatan di RSU dr Pirngadi Medan, Senin (23/1). Pasalnya, Hulman Silaen dikeroyok tetangganya karena tak mau membayar utang.
Pengakuan Hulman,dirinya mempunyai  utang  dengan keluarga Sitorus, tetangganya.  Dia mengaku, bukannya tak mau membayar tapi sedang tak punya uang.

“Saya memang berutang tapi saya memang lagi tak punya uang saat ini,” katanya ditemani istrinya, Ester Simangunsong (38).
Menurutnya, tetangganya itu tak mempunyai itikad baik saat menagih utang.  “Saya sudah bilang  akan membayar tapi  anaknya  Hendra  tiba-tiba saja memukul  saya. Tak hanya itu  keluarganya yang lain ikut juga memukul saya,” ujarnya.

Menurut Hulman, akibat pengeroyokan itu dirinya mengalami luka lebam dan jari  tangan kanannya hampir putus.
“Mereka ramai-ramai memukul saya sementara saya sendiri dan istri saya saat itu  sedang keluar.  Saya belum ada  lapor polisi  menunggu  saya sembuh dulu,” ucapnya.

Ester, istrinya menuturkan, perlakuan tetangganya sudah di luar batas kewajaran.
“Siapa yang terima dipukul satu keluarga. Utang pasti dibayar,  tapi kami tidak  terima perlakukan mereka. Jelas-jelas ini tak manusiawi dan pasti kami  lapor ke polisi,” katanya. (jon)

Harga Jagung Tembus Rp2.500 per Kilo

MEDAN- Di tahun 2012 ini, harga jagung naik dari Rp1.800-Rp1.900 per kilogram menjadi Rp2.500 per kilogram. Kenaikan harga jagung ini dikarenakan adanya penghentian impor jagung untuk sementara waktu oleh pemerintah.

“Adanya penghentian impor jagung ini, membuat harga jagung lokal naik, ini yang kita harapkan agar pemerintah mengerti dan memahami keinginan petani,” ujar Ketua Himpunan Petani Jagung Indonesia (Hipajagi) Sumut Jemat Sebayang, ketika dikonfirmasi, Senin (23/1).

Jemat menyadari, impor jagung pada waktu-waktu tertentu sangat dibutuhkan, karena produksi Sumut yang belum mampu menutupi kebutuhan jagung, terutama untuk pabrik. Harapan petani, impor jagung jangan dilakukan bila masa panen tiba yang biasanya terjadi pada bulan Juli hingga September. Kebutuhan Sumut akan jagung sekitar 1,5 juta ton per tahun, sedangkan produksi jagung Sumut berkisar 1,3 juta ton per tahun dengan luas lahan sekitar 45 ribu hektare. Dengan produksi 8 hingga 10 ton per hektare. “Jadi yang ditutupi itu seharusnya 200 ton, tapi jangan semuanya, karena itu akan mematikan kita sendiri,” tambah Jemat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Hipajagi Charlie Hutasoit menyatakan, jagung lokal memiliki kelebihan dibandingkan dengan jagung impor, salah satunya pada kandungan minyak jagung itu sendiri. “Kandungan minyak kita lebih tinggi, perbedaannya sekitar 2 sendok teh untuk rendemennya,” ungkap Charlie.

Menurutnya, impor terakhir yang masuk Sumut pada 5 Januari 2012 lalu dari India. “Total impor pada 2011 hingga 5 januari 2012 sekitar 100 ton,” tambah Charlie.

Charlie juga menegaskan, walau harga jagung saat ini sudah naik, tetapi harga tersebut belum mencukupi kebutuhan dari petani itu sendiri. Dari berbagai sentral penghasil jagung di Sumut, seperti di Tanah Karo, Simalungun, Dairi, Sergai, Deli Serdang, Langkat, dan daerah lainnya, per hektarnya mengahabiskan dana sekitar Rp8 hingga Rp10 juta sekali penanaman. “Kalau dengan perhatian khusus, seperti pupuk organik dan lainnya, biaya yang dibutuhkan sekitar Rp10 juta,” tambah Charlie.

“Kalau dari hitungan Rp2.500 per kilogram, berarti keuntungan yang didapat oleh petani hanya Rp800 ribu per bulannya, itu kan tidak mencukupi,” ungkap Charlie.

Karena itu, ke depannya, Hipajagi akan memberikan refrensi untuk harga jagung. (ram)

Lumbung Gol

Persema vs PSMS

MALANG -Gawang PSMS lagi-lagi menjadi lumbung gol. Giliran Persema Malang yang berhasil menghujani gawang PSMS dengan skor 4-1, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Primier League (IPL) di Stadion Gajayana Malang, kemarin (23/1) malam.

Pelatih PSMS, Fabio Lopez mengaku kekalahan anak didiknya karena minimnya konsentrasi. Sehingga pola permainan anak didiknya bisa dibaca para pemian Persema. Hal itu mambuat anak didiknya kesulitan mengimbangai permainan Persema.

“Saya akui pemain Persema cukup cerdik menguasai keadaan, sehingga bisa memenangkan pertandiangn,” tegasnya.
Lopez mengakui, permaina Persema cukup bagus. Sehingga wajar Persema bisa memenangkan pertandingan.

“Banyak hal yang harus saya lakukan untuk memperbaiki tim saya. Karena masih banyak laga yang harus saya jalani,” tegasnnya.
Bagi Persema, dengan hasil tersebut menembus papan tengah klasemen sementara mengantongi tujuh poin menggeser posisi Persiba Bantul. Bagi Persema kemenangan 4-1 atas PSMS Medan ini adalah yang kedua kalinya dalam laga home. Karena sebelumnya Persema juga meraih kemenangan atas Bontang FC di Stadion Gajayana 2-0, Senin (16/1) lalu.

Empat gol kemenangan Persema kemarin dicetak Dennis Kacanovs pada mneit 13 setelah memanfaatkan tendangan pojok Guy Bertrand Ngon Mamoun. Sedangkan tiga gol adalah hat-trick Emile Bertrand Mbamba pada menit 19,38 dan 85. Sedangkan gol tunggal PSMS di cetak Andri Abubakar menit 32
Kemenangan Persema ini sendiri memang sudah terlihat sejak babak pertama. Persema langsung menyerang. Bahkan para pemain PSMS tidak bisa berbuat banyak, karena tidak bisa menembus pertahanan Persema yang digalang Naum Sekulovski.

“Saya akui pemian saya bermain cukup bagus. Meskipun gajian terlambat. Tapi pemain bersikap profesional,” kata Pelatih Persema, Slave Radovski, usai pertandingan kemarin. Slave juga mengatakan, dalam pertandingan kemarin, anak didiknya terlihat bermain sangat lepas. (yon/jpnn)

Antisipasi Lapangan Becek

Menjelang laga lanjutan kompetisi ISL bentrok Persela Lamongan, Minggu (29/1) mendatang, PSMS baru melakukan latihan kembali, Rabu (25/1). Skuad asuhan Raja Isa ini sudah berada di Lamongan  sejak Senin (23/1).

“Kita baru sampai. Kita melakukan perjalanan dari Malang ke sini (Lamongan, Red) dengan menempuh waktu tiga jam. Dan saat ini kita belum memikirkan jadwal latihan hingga Rabu (25/1) nanti,” ungkap pelatih PSMS Raja Isa, Senin (23/1).

Menurut pelatih berkebangsaan Malaysia itu, hingga 25 Januari mendatang pemain diberikan waktu dan kesempatan untuk istirahat.
Raja Isa juga mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk memberikan keleluasaan bagi pemain dalam menghilangkan penat dan jenuh dalam pertandingan lalu.

“Kita berharap, waktu istirahat yang diberikan bisa dimanfaatkan pemain dengan cukup baik. Jadi saat memulai sesi latihan kembali, mereka dalam kondisi yang prima,” tuturnya.

Eks pelatih Persipura Jayapura ini juga menyinggung kondisi cuaca di Lamongan. Menurutnya, selama berada di Jawa Timur, kondisi cuaca memiliki intensitas hujan yang tinggi.

“Karena itu, kita akan mempersiapkan pemain untuk dapat mengantisipasi lapangan dengan kondisi becek. Permainan bola-bola pendek tentu tak menjadi pilihan utama dalam kondisi ini,” terang Raja Isa.(saz)

Perbaiki Emosi Pemain

Kontra Persela, Minus Novi-Pena

MEDAN-Saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Surajaya dalam lanjutan kompetisi ISL, Minggu (29/1) mendatang, punggawa Ayam Kinantan berjanji tak akan mengulangi kesalahan.

Pelatih PSMS Raja Isa menuturkan, saat ini dia bersama asisten pelatih sedang menggodok taktik dan strategi yang bakal diterapkan untuk meladeni Laskar Joko Tingkir, julukan Persela.

“Saat ini yang kita butuhkan adalah merotasi taktik dan strategi. Karena melawan Persela kita bakal minus dua pemain potensial Novi Handriawan dan Luis Alejandro Pena,” ungkap Raja Isa, Senin (23/1).

Novi dipastikan absen karena terkena kartu merah saat bentrok Arema. Sedangkan Luis Pena terkena akumulasi kartu kuning saat meladeni Arema di depan fans fanatiknya.

Meskipun demikian, Raja Isa mengaku, tetap akan memberikan perlawanan sengit dan kejutan-kejutan yang lain.

“Kita tahu Persela tak jauh beda dari Arema. Mereka memiliki sejumlah pemain dengan banyak pengalaman. Dan tak sedikit pemain mereka sempat berkiprah di liga-liga profesional luar negeri seperti Singapura,” tutur pelatih berkebangsaan Malaysia itu.

Menurut Raja Isa, hasil yang diperoleh skuad PSMS saat ini belum memuaskan. “Saya tahu masyarakat Kota Medan belum puas dengan hasil yang kita raih. Saya harap masyarakat bisa bersabar, dengan menatar pemain dengan baik, skuad yang padu akan terbentuk. Karena PSMS saat ini mengubah skuadnya sekitar 80 persen, sementara tim lain tidak. Nah, untuk memadukan perubahan baru ini membutuhkan waktu,” ujarnya. Absennya Novi, menurutnya, memberikan pekerjaan rumah baru bagi pelatih. (saz)

Mobil KTP untuk Usia 17 Tahun

085761121xxx

Yth Pak Wali Kota Medan, baru -baru ini saya melihat di Sumut Pos bahwa ada mobil KTP. Apa bisa warga yang baru berusia 17 tahun menggunakan jasa mobil tersebut? Soalnya saya mengurus e-KTP lama sekali siapnya. Mohon dicari solusinya Pak.

Hanya untuk Perpanjangan KTP

Terima kasih atas pertanyaannya. Perlu kami jelaskan bahwa mobil KTP hanya untuk perpanjangan KTP. Sedangkan kepengurusan KTP baru tetap harus melalui kantor lurah atau kecamatan setempat.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan

Program e-KTP Jangan Sampai Merugikan Masyarakat

Kita tidak mau program e-KTP yang dilakukan Pemerintah Kota Medan membuat masyarakat Kota Me dan harus menunggu, sehingga tidak bisa kerja dan menambah cost biaya terhadap masyarakat itu sendiri. Dengan sendirinya, ini akan merugikan masyarakat. Fakta banyaknya keluhan warga yang mengantre untuk pengurusan e-KTP ini, adalah bentuk dari tidak profesionalismenya petugas pendataan di setiap kecamatan. Kita menyarankan kalau memang tak bisa bekerja, lebih baik diganti saja. Yang terpenting adalah komitmen disiplin waktu, sehingga aspek pelayanan masyarakat melalui program e-KTP ini tidak merugikan dan menimbulkan keluhan di masyarakat.

Ilhamsyah
Ketua Komisi A DPRD Medan

Tingkatkan Kekuatan Jalan

085361024xxx

Bapak Bupati Deliserdang tolong parit (saluran drainase) dibuatkan dan jalan ditingkatkan kekuatannya, karena mobil DT angkat pasir yang selalu rutin lewat di Jalan Tanjung Anom Laubakeri.

Menurut Skala Prioritas

Terima kasih atas informasinya. Untuk pembuatan dan perbaikan drainase maupun jalan, Pemkab Deliserdang melalui Dinas Bina Marga bekerja menurut skala prioritas. Maka dari itu, warga hendaknya berkoordinasi langsung dengan kecamatan yang berwenang untuk urusan drainase dan jalan.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deli Serdang

Gus Irawan Terpopuler, Oegroseno Salip Chairuman

Prediksi Kiprah Partai Golkar di Pilgubsu

MEDAN-Pencalonan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) periode 2013-2018 memasuki babak persiapan. Di Partai Golkar, beberapa nama pun sudah mulai digadang-gadang. Pasangan Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu dan mantan Kapolda Sumut Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Oegroseno mulai ramai dibincangkan.

Pengamat politik Universitas Muhammdiyah Sumatera Utara (UMSU),  Rafdinal, mengatakan kemunculan nama Gus Irawan dan Oegroseno bukan tanpa sebab. “Tidak dipungkiri memang Gus Irawan ini termasuk pemain baru dalam dunia politik praktis, terlebih dalam Pilgubsu ini. Namun, tidak bisa dipungkiri pula bila Gus Irawan memiliki kelebihan mampu menjalin komunikasi terhadap semua lapisan. Ini modal penting, bagi sosok yang akan maju,” ulasnya.

Lalu, bagaimana dengan Oegroseno? Untuk sosok ini, Rafdinal mengatakan kalau Ketua Pengurus Pusat Pujakesuma tersebut adalah alternatif ideal. “Oegrosseno secara track record politik memang belum secara signifikan terlihat. Karena sosoknya lebih kuat saat menjadi Kapolda Sumut. Terlepas dari itu, sosok Oegrosseno adalah alternatif, termasuk bagi Golkar. Bila Oegrosseno maju, saya pikir Gus Irawan dan Oegrosseno lah yang pas. Chairuman akan tersingkir,” ulasnya.

Selain dua nama di atas, anggota DPR RI asal Sumut Chairuman Harahap dan Bupati Serdang Bedagai T Erry Nuradi telah lebih dulu mengemuka. Guru Besar Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), Prof DR HM Arif Nasution MA membeberkan analisisnya kepada Sumut Pos, Minggu (22/1). Dia menyebutkan, untuk pencalonan Gubsu tidak terlepas dari jaringan kedekatan dan lobi-lobi di tingkat pusat. Karena di kubu Partai Golkar tidak cukup dengan budget politik, melainkan kekuatan berjaringan.”Tugas Gus Irawan berikutnya adalah mengautkannya dari simpul kedekatan etnisitas, apalagi Sumut memiliki beragam etnis,” katanya.

Kemudian, dia menilai kekuatan Chairuman Harahap, sebagai tokoh senior di atas Gus Irawan, masih dibatasi dengan etnisitas saja. Hal itu karena periode lalu sudah lebih dahulu berbuat. Namun, kini sudah mulai terkikis akibat jarang dibawa pendekatan berikutnya. “Kekuatannya hanya itu, jadi perlu ada perluasan lainnya,” paparnya.

Sementara, untuk T Erry Nuradi dia menyebutkan, belum bisa begitu dilihat arahnya. Tapi, dari sisi pelaksanaan pemerintahan sudah relatif baik membawa Serdang Bedagai. Kepemimpinan itu terbukti bisa membawa kabupaten pemekaran menyabet segudang prestasi. “Hanya itu saja, belum mengakar dan meluas ke ranah lainnya,” tegasnya.

Analis politik USU yang lain Wara Sinuhaji, juga mengatakan hal tak berbeda dari koleganya. Baginya, Gus Irawan memiliki kans lebih besar untuk maju dengan perahu Golkar. “Gus Irawan memiliki tingkat popularitas yang relatif baik, dan itu telah dibangunnya sejak satu tahun belakangan ini. Dari jabatannya yang sekarang, dirinya juga cukup memberi manfaat bagi masyarakat dengan program-program yang dilakukannya. Untuk peluang, Gus Irawan saya pikir relatif memiliki peluang besar dalam bursa pencalonan Pilgubsu nanti,” jelasnya.

Namun, Wara Sinuhaji tidak menampik ada kekurangan yang dialami Gus Irawan. Namun, kekurangan itu juga tidak akan menjadi boomerang nantinya. “Dia (Gus Irawan, red) masih cukup muda. Tapi, saya pikir itu tidak masalah,” tambahnya.

Sementara itu, Wara Sinuhaji juga menuturkan, sosok yang tidak bisa dilupakan begitu saja pada bursa pencalonan BK 1 Sumut adalah sosok RE Nainggolan. “RE Nainggolan ini tokoh yang berpengalaman dan berpengaruh. Dia pasti laris manis akan dipinang partai, bisa saja Golkar atau lainnya,” cetusnya.

Sebelumnya, Gus Irawan ketika ditemui di Convention Hall Danau Toba Meda enggan menjawab terkait pencalonannya. Dirinya hanya tersenyum, bahkan sejumlah kader FKPPI sudah memanggilnya dengan sebutan Pak Gubernur. Sementara itu, Chairuman Harahap mengaku masih melihat kondisi lagi terkait pencalonan Gubsu.

Terpisah, Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, Sabar Syamsurya Sitepu mengaku, untuk pendaftaran calon Gubsu yang diusung partai belum ada pembicaraan. Tapi, segera mungkin akan menjadi agenda penting bagi partai pada 2012. (ril/ari)