25 C
Medan
Tuesday, January 27, 2026
Home Blog Page 13950

Sepasang Remaja Mesum di Parkiran Sun Plaza

Sempat Direkam Petugas, Namun Dihapus Keluarga

MEDAN- Kantor petugas keamanan Sun Plaza mendadak ramai. Pasalnya, Jumat (20/1) sekira pukul 17.00 WIB, sepasang remaja etnis Tionghoa, Felix Wijaya dan teman wanitanya Amoi (bukan nama asli) ketangkap lagi berbuat mesum di dalam mobil Nissan BK 802 K warna silver. Mobil itu terparkir di parkiran mobil blok GM.

Kepada POSMETRO MEDAN (grup Sumut Pos), petugas yang namanya tak mau dikorankan mengatakan, kejadian itu diketahui setelah ada aduan pengunjung. Pasangan itu terlihat sedang buka-bukaan di dalam mobil. Mengetahui hal tersebut pengunjung langsung melaporkan kepada petugas keamanan.

Ternyata apa yang dilihat pengunjung tersebut benar. Bahkan petugas parkir sempat merekam aksi kedua remaja Tionghoa tersebut yang diduga mesum itu. Lalu, petugas menginterogasi keduanya. Namun mereka tak mengaku dan langsung tancap gas. Naas salah seorang petugas parkir yang kebetulan berdiri di depan mobil langsung saja ditabrak.

Menyadari hal tersebut petugas parkir tadi langsung sigap dan melompat ke atas kap mobil.  Seperti di film-film, petugas itu sempat nyangkut di atas kap mobil beberapa meter. Bahkan, mobil itu sempat berusaha untuk menurunkan orang yang ada di atas kap tersebut dengan melakukan gerakan maju mundur, seperti aksi film aksi yang ada di TV.

Syukurnya kedua pasangan yang diduga melakukan mesum tersebut akhirnya menghentikan mobil.
Sebelum diboyong ke pos satpam, pria yang ketangkap mesum tersebut sempat memanggil 2 orang temannya.

Mereka pun sempat terlibat adu pukul.
Di pos satpam juga sempat terjadi keributan, bahkan HP milik petugas parkir yang sempat merekam adegan kedua remaja Tionghoa tersebut sempat diambil oleh pihak keluarga.

Anehnya pihak keamanan Sun Plaza membiarkan hal tersebut, sehingga gambar sebagai bukti mesum kedua remaja Tionghoa tersebut telah terhapus.

Amatan di lokasi, petugas parkir dan kedua remaja yang diduga telah berbuat mesum tersebut berdamai, yang sebelumnya telah sempat pukul-pukulan. (gus/smg)

Masih (kah) Pesta Rakyat

Oleh : Iwan Junaidi
Redaktur Pelaksana Sumut Pos

JIKA kita berada di sebuah warung kopi, selalu ada kisah menarik yang bisa kita ceritakan kepada kawan-kawan kita yang berada di lain tempat. Dari mulai cerita si Iyem penjual jamu, atau tentang si Robert yang menjadi sopir si Ahok.
Semuanya bisa dikemas menjadi sebuah cerita yang menarik.

Terkait harga temu lawak dan jahe, mungkin menjadi cerita si Iyem. Sedang ribut-ribut masalah pembatasan BBM bersubsidi, tentu saja menjadi menu pembahasan si Robert.

Demikian juga ketika si Ahok menyatakan niatnya untuk menjadi orang nomor satu di provinsi ini Hari itu, dengan bangganya si Robert bercerita jika sang tauke bakal mendaftar sebagai bakal calon (balon) gubernur. Namun, ketika sedang asyik-asyiknya bercerita, tiba-tiba saja aura wajah pria kelahiran Pulau Samosir itu berubah tegang.

“Kayaknya tak bisa aku menjadi tim sukses (TS) taukeku itu. Soalnya, tak ada lagi gunanya TS, kalau pemilihan gubernur melalui DPRD. Bah… bisa gagal totallah objekku,” bilang si Robert.
Selanjutnya, sambil matanya menerawang si Robert mengatakan bahwa jika Pilgubsu dilaksanakan secara langsung, maka terbuka kesempatan baginya untuk membeli sebuah mobil, setidaknya sebuah mobil murah produksi anak bangsa bermerk Esemka.

Ya, meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara telah memutuskan jika Pilgubsu yang rencananya digelar pada 7 Maret tahun depan dilakukan secara langsung, sesuai dengan UU No 23 Tahun 2004, namun beberapa anggota dewan yang terhormat justru berkeinginan agar merekalah yang menentukan siapa gubernur ke depan.

Efisiensi anggaran dianggap menjadi alasan paling sakti untuk mementahkan keputusan Pilgubsu secara langsung yang melibatkan sembilan juta warga Sumatera Utara.

Menurut mereka, bila Gubsu dipilih oleh DPRD, maka anggaran yang dibutuhkan hanya berkisar Rp100 juta sampai Rp200 juta. Sedangkan bila
Gubsu dipilih langsung oleh rakyat, diperkirakan menelan anggaran Rp496 miliar.

Itu belum lagi menghitung dana operasional para calon gubernur, yang diperkirakan mencapai angka sekitar Rp200 miliar sampai Rp500 milar. “Mbok sekali-kali rakyat kecipratan dikit, ora opo-opo toh,” bilang si Iyem sembari mengelap botol jamunya.

Ha..ha..ha.. dalam hati hanya bisa tertawa ketika si Iyem mulai menghitung berapa pendapatannya bila mengikuti sebuah kampanye. “Lumayan lho Mas, kalau seorang calon gubernur ngasih Rp25 ribu sekali kampanye, sementara calonnya ada sepuluh, kan udah Rp250 ribu,” bilang Iyem yang tangannya menari-nari seolah menulis pada keranjang tempat
botol jamunya.

Sana terima, di sini juga terima, meski pada saat pemilihan nantinya, mereka justru merajut mimpi pada sebuah dengkuran teramat panjang, di dipan ataupun spring bed nya yang empuk. Walah… walah….

Terkesan mau menang sendiri memang. Tapi pantaskah mereka dipersalahkan, setelah beberapa pemimpin yang mereka percaya sebelumnya, justru telah membuat kecewa karena tak menepati janji politik yang telah terucap.

Ya.. sudahlah, anggap saja Pilgubsu secara langsung dilaksanakan karena kita menginginkan bumi yang kita pijak, air yang kita minum serta udara yang kita hirup mendapat berkah dari Yang Maha Kuasa. Ingat, Vox Populi Vox Dei. Suara rakyat adalah suara Tuhan.

Jadi, jika rakyat tak lagi memiliki kekuasaan untuk menentukan pemimpinnya, maka sama halnya kita kembali ke zaman entah berentah, ketika seorang pemimpin Dinasti Qin Lord Shang Yang berteori jika rakyat lemah, maka negara menjadi kuat Ingat, zaman sudah berubah.

Si Iyem sudah sering membaca koran dan menonton televisi. Si Robert pun ternyata kerap nguping pembicaraan taukenya si Ahok tentang sistem kenegaraan. Jadi, harusnya kita bangga jika ternyata mereka tak sebodoh, seperti yang diperkirakan. Intinya, jika rakyat kuat (pintar), maka negara pun menjadi kuat. (*)

372 Mahasiswa Nommensen Terima Beasiswa

Saya tak Nyangka Anak Saya Dapat

MEDAN- Universitas HKBP Nommensen memberikan beasiswa kepada 372 mahasiswa berpretasi  dihadapan orangtua mahasiswa di Aula Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen, Jumat (20/1) siang.

“Ini tahap kedua dimana total keseluruhan dari tahap pertama dan tahap kedua ada 372 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa. Sudah termasuk kampus Universitas HKBP Nommensen Medan dan Siantar. Wakil Rektor III Universitas HKBP Nommensen, Drs Maringan Panjaitan MSi menjelaskan, Universitas HKBP Nommensen mempunyai dua beasiswa yaitu bantuan bea siswa bagi mahasiswa (BBM) yang kurang mampu dan bantuan beasiswa (PPA) bagi mahasiswa yang berprestasi dari pemerintah.

Ditambahkannya, bagi mahasiswa yang kurang mampu dan berhak mendapatkan beasiswa harus mempunyai IPK 2,75.

“Untuk mahasiswa penerima PPA kriterianya mahasiswa harus berkelakuan baik, benar-benar belajar dengan ditunjukkan transkrip nilai, kehadiran dan nilai IPK di atas 3,00,” sebutnya.
Ditambahkannya, pemerintah harus lebih sering lagi memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dengan harapan agar mahasiswa lebih banyak lagi yang berprestasi.

Menurutnya, mahasiswa yang menjadi penerima bea siswa harus menjadi contoh yang baik kepada rekan-rekannya yang lain dan menjaga nama baik almamater dan mampu mempertahankan prestasinya.

“Harapan dan imbauan saya kepada mahasiswa yang belum menerima bea siswa agar berlomba-lomba mendapatkan beasiswa khususnya kepada mahasiswa yang kurang mampu. Dalam pemberian bea siswa ini kita buka dengan pujian dan doa begitu juga dengan penutupan pemberian bea siswa,” bebernya. Sarila Zebua, mahasiswa Fakultas FKIP yang mewakili mahasiswa berprestasi dengan IPK 3,80 mengaku, dirinya tetap semangat dalam menjalankan proses belajar mengajar.

“Beasiswa yang saya terima ini akan saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Universitas HKBP Nommensen karena telah mempercayai saya menerima beasiswa ini,” ucapnya. M br Sitorus, orang tua yang mahasiswa mengaku, dirinya senang anaknya mendapatkan bea siswa.

“Suami saya seorang pengemudi becak dan saya sangat senang anak saya bisa menerima beasiswa ini. Saya sendiri tidak menyangka anak saya menerima beasiswa  dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena anak saya menerima bea siswai,” ujarnya berlinang air mata.(jon)

Senam Itu Kebutuhan

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Medan, Hanas Hasibuan menjelaskan kegiatan senam kesegaran jasmani bersama merupakan kebutuhan bagi setiap manusia untuk menjaga kebugarannya.

Di jajaran Pemko Medan, paparnya senam kesegaran jasmani juga sebagai bagian kewajiban di setiap instansi karena dengan senam bersama banyak yang bisa didapatkan, mulai dari kesehatan secara fisik, dan menambah keakraban diantara staf serta atasan.
“Kegiatan senam dirasakan Wali Kota Medan Rahudman Harahap perlu dimasyarakatkan di lingkungan Pemko Medan dan seluruh masyarakat Kota Medan,” ucapnya.

Dia mengatakan, rencananya, olahraga senam tidak akan dilakukan di masing-masing dinas. Tapi akan dilakukan bersama masyarakat dengan seluruh pemerintahan di jajaran Pemko Medan.
“Bagaimana membangun warga Kota Medan agar lebih sehat, olahraga senam harus terus dilakukan setiap hari. Bila sudah sehat seluruh masyarakat dan instansi pemerintahan, pembangunan dapat dicapai dari segala segi untuk segera dilaksnakan,” cetusnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, kegiatan senam yang dilkakukan merupakan program Pemko Medan dalam melaksanakan pemerintahan yang baik, serta memiliki hubungan kedekatan diantara masyarakat dan pejabatnya.  Menurut dia, kegiatan tersebut tidak dilaksanakan dinas saja tetapi di Pemerintahan Kecamatan akan dilaksanakan bersama sejumlah pegawai dan masyarakat.
Mantan Kabag Humas Pemko Medan itu menerangkan, senam yang digelar setiap minggunya sebagai sosialisasi pentingnya senam kebugaran jasmani bagi staf dan masyarakat.

Dia menyebutkan, komitmen Wali Kota Medan, Rahudman Harahap dan Wakil Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menjadikan arah yang berarti untuk kebugaran setiap staf Pemko Medan hingga ke jajaran staf di kecamatan dan kelurahan.
“Dengan mengikuti senam, badan sehat, keakraban terjalin dan  tugas-tugas bisa menjadi ringan karena badan sehat serta pikiran segar,” katanya. (adl)

Korban Melawan, Kaki Ditikam

Rekonstruksi Perampokan WN Amerika

MEDAN-Polisi menggelar rekonstruksi kasus perampokan yang menewaskan WN Amerika, Lee Samuel Hyuen (33) di Jalan Mustang, di lapangan parkir Mapolresta Medan, Jumat (20/1).

Dalam rekonstruksi itu hanya tersangka Arifin alias Ipin yang hadir sementara tersangka Muhammad Toha Harahap sedang sakit digantikan oleh polisi.
Dalam rekonstruksi dengan 20 adegan itu terlihat tersangka Toha menikam kaki korban sehingga korban tewas akibat kehabisan darah. Selanjutnya kedua tersangka kabur ke Delitua. Sebelum ditikam korban sempat melakukan perlawanan.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol M Yoris Marzuki mengaku, rekonstruksi digelar untuk melengkapi berkas. (gus)

Hilangkan Tekanan dalam Bekerja

Wali Kota Medan Senam Kebugaran Jasmani Bersama Staf

Senam kebugaran jasmani bermakna ganda, sebagai wujud menyehatkan fisik dan mengimplementasikan serta menjabarkan program kerja Pemko Medan pada tahun 2012. Selain itu terwujudnya saling keakraban diantara staf dan kepala instansi.

Wali Kota Medan Drs  H Rahudman Harahap MM mengungkapkan hal itu saat melakukan senam kesegaran jasmani bersama pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Medan dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Medan, Jumat (20/1) pagi.

Hadir dalam Senam kebugaran jasmani tersebut seperti Wakil Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, Sekda Medan Ir H Syaiful Bahri dan sejumlah pimpinan SKPD  lainnya. Sebelumnya, senam kebugaran jasmani yang sama telah dilaksnakan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Dinas Perumahan dan Pemukiman (Dinas Perkim).

Usai senam pagi, Rahudman Harahap mengatakan, tahun ini Pemko Medan akan menjadi satu contoh pelayanan publik untuk dua kota besar di Indonsesia. Untuk itu, seluruh staf agar bisa bekerja keras dan ikhlas dalam melaksanakan tugas, sehingga sasaran menjadi tujuan Pemko Medan bisa diwujudkan.

“Saya selalu mengatakan di setiap kesempatan dan dalam rapat kerja pembangunan kota baru-baru ini, jangan ada aparat pemerintahan di jajaran Pemko Medan termasuk staf saya ada tekanan dalam melaksanakan tugas,” katanya.

Dia menyebutkan, Pemko Medan ingin  membangun suasana kerja untuk selalu berada dalam suasana menikmati (enjoy), gembira, selalu termotivasi sehingga  mampu melahirkan inovasi dan melakukan terobosan-terobosaan baru.

“Kita harus bangga yang selama ini  Kota Surabaya luar biasa dan selada berada di atas Kota Medan, tapi sampai saat ini APBD-nya  belum selesai, untuk itulah diberikan terima kasih dan apresiaisi kepada semua jajaran Pemko Medan terutama Dispenda sebagai dinas terdepan dalam mendapatkan dana pembangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahudman menambahkan, BPPT telah menunjukkan kinerjanya dengan pelayanan cepat sesuai dengan apa yang menjadi tuntutan pelayanan publik. “Kedua hal inilah menjadi satu indikator bagi kita untuk melangkah lebih baik lagi sehingga capaian secara nasional dapat meningkat bila dibandingkan dengan capaian 2011,” ujarnya.

Dia berharap pada tahun 2012 bisa membangun kebersamaan dan sinergitas, agar semua indikator-indikator yang meningkatkan pelayanan untuk masyarakat dapat ditumbuh kembangkan.

“Inilah harapan kita, tanpa dukungan semua staf Pemko Medan tidak bisa melangkah maju, dan kita sudah sepakat tahun 2012 harus lebih baik dari tahun 2011,” ucapnya.

Dia membeberkan, kegiatan senam kesegaran jasmani yang dilakukan masing-masing instansi menjadi kegiatan membangun, tidak ada lagi jarak antara anak buah dengan pimpinan.

“Mari kita bangun hubungan, lakukan kebersamaan dan bangun komunikasi yang terbaik,” imbaunya. (adl)

Hadir dengan Varian Berbeda

2012, Tiga Mobil Baru Mengaspal di Indonesia

PT TC Subaru selaku agen tunggal pemegang merek Subaru di Indonesia, akan meluncurkan tiga produk terbarunya di 2012. Ketiga produk Subaru yang akan mengaspal di Indonesia, yakni Subaru New Impreza 2.0, BRZ dan XV.

“Selama 2012 ini kami akan meluncurkan tiga mobil baru yang siap mengaspal di Indonesia. Dari ketiga mobil yang diluncurkan, dua diantaranya merupakan mobil terbaru, yakni Subaru BRZ dan XV yang lebih dulu dikenalkan di Thailand, Desember lalu,” terang Bayu Surya, National Sales Managet PT TC Subaru, Jumat (20/1).

Menurut Bayu, dari ketiga varian yang siap mengaspal di Indonesia, Subaru New Impreza 2.0 akan lebih dulu diluncurkan dibanding BRZ dan XV. Menurut rencana, New Impreza 2.0 ini akan diluncurkan pada Juli mendatang dan untuk Subaru BRZ dan XV akan diluncurkan bertepatan dengan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 yang akan dihelat September mendatang.

“Untuk Subaru New Impreza 2.0 kalau tidak ada perubahan akan meluncur Juli mendatang. Sedangkan untuk Subaru BRZ dan XV diluncurkannya bertepatan dengan ajang otomotif terbesar di Indonesia, yakni IIMS 2012, September mendatang,” tutur Bayu.

Sementara itu, menganai harga, untuk ketiga varian Subaru yang diluncurkan di Indoneia masih dalam tahap proses. Harga ketiga mobil baru itu belum bisa diumumkan, mengingat masih ada beberapa prosedur yang harus diurus. Namun diprediksi, harga untuk ketiga varian ini Rp300-an juta.

“Untuk ketiga varian tersebut belum diketahui harga pastinya. Harga ketiganya baru akan dirilis menjelang acara peluncuran berlangsung. Jadi tunggu saja nanti, kami akan memberikan banyak perubahan pada mobil terbaru yang akan mengaspal di Indonesia,” tandas Bayu.(net/jpnn)

—-

Subaru BRZ Dibanderol Rp368 Juta
Subaru juga mengumumkan spesifikasi Subaru BRZ yang akan duluncurkan 2012. BRZ adalah kepanjangan dari Boxer Real-wheel drive Zenith. Mobil baru ini memiliki mesin sport boxer yang memiliki kapasitas maksimal, penggerak roda belakang dengan model FA. Namun BRZ ini tidak dilengkapi dengan bantuan turbo dan tetap murni dengan mesin empat silinder 2.0-liter dengan bore dan stroke 86×86.

Untuk desain Toyota ini, didesain khusus dengan memiliki tampang depan yang agresif dan grill yang menonjol serta lampu LED. Pada bagian belakang terdapat sayap besar dan dilengkapi dengan empat knalpot. BRZ ini juga dilengkapi dengan suspensi untuk mendukung kenyamanan saat dikemudikan. Dari segi pengereman BRZ ini dibekali produk Brembo sebagai pilihan pada sektor keselamatan.

Bagian atap berbahan serat karbon yang membuat bobot mobil ini lebih ringan. Subaru mengumumkan harga BRZ yang akan dipasarkan terlebih dulu di Eropa. BRZ dibanderol 30.000 euro atau sekitar harga Rp368 jutaan.(net/jpnn)

Pedagang Kembali Berjualan di Trotoar

Ngaku Sudah Bayar Kepada Petugas PD Pasar 

MEDAN-Ambisi PD Pasar untuk membenahi pedagang kaki lima (PKL) di Kota Medan hanya cuap-cuap belaka. Pasalnya, PKL yang sudah ditertibkan kembali berjualan di lokasi semula.

Pantauan wartawan Sumut Pos di Pasar Petisah Jumat (20/1) siang, puluhan PKL kembali berjualan di trotoar Pasar Petisah Medan.
Seorang pedagang, Yani mengaku, nekat menggelar  dagangannya karena ada petugas yang mengizinkan mereka berjualan.

“Ya, kami ini pedagang kaki lima, jadi berjualan sembunyi-sembunyi, mau gimana lagi,” katanya.
Apakah ada pungutan dari petugas? Yani enggan memberikan komentar. “Tanya sama pedagang lain saja lah,” ucapnya.

Pedagang lainnya, Ima menjelaskan kalau penertiban pedagang selalu dilakukan bila dilakukan pergantian Direktur PD Pasar. Namun, selang beberapa hari pedagang diizinkan kembali untuk berjualan di lokasi semula.
“Kalau digusur kami ikuti saja karena biasanya cuma sebentar. Setelah itu kami pasti diizinkan berjualan kembali,” kata Ima yang mengaku sudah berjualan delapan tahun di Pasar Petisah.

Dijelaskannya, seluruh pedagang tidak pernah dikutip bayaran oleh petugas PT Gunung Karya Kencana Sentosa (GKKS) selaku pengelola lantai satu Pasar Petisah. Begitu juga dengan petugas dari PD Pasar yang mengelola pasar.
“Kami cuma kasih uang terima kasih saja. Kalau untuk besarannya relatif terhadap pedagang yang berjualan,” ucapnya.

Direktur Utama PD Pasar, Benny Sihotang yang dikonfirmasi wartawan koran terkait kembalinya berjualan PKL di lokasi yang sudah ditertibkan mengaku tak tahu. (adl)

Harga Rumah Naik 10 Persen

MEDAN- Tahun 2012 ini, pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah tetap digemari. Selain karena kebutuhan, rumah untuk type menengah ke bawah juga dengan harga murah karena mendapat subsidi dari pemerintah.

Tingginya permintaan akan rumah murah, berdampak pada kenaikan harga rumah sekitar 7 sampai 10 persen.

Menanggapi kebutuhan rumah untuk warga berpenghasilan rendah, Koordinator Sumatera Real Estate Indonesia, Tahjudin, ketika dikonfrmasi, Jumat (20/1) mengatakan, rumah minimalis dan klasik modern masih tetap diminati.

“Untuk menengah ke bawah, type minimalis, sedangkan type modern klasik untuk kelas menengah atas,” ujarnya.

Menurutnya, kedua model bangunan tadi, masih bertahan sesuai permintaan konsumen. Type bangunan ini juga disesuaikan dengan harganya, sesuai ukuran rumah itu sendiri. “Kalau bangunan klasik modern kan banyak menggunakan bahan bangunan, sedangkan minimalis ya sesuai dengan namanya,” tambah Tahjuddin.

Sedangkan untuk harga, sebutnya, akan menjadi trend adalah perumahan yang memiliki harga dikisaran Rp100 juta ke atas, sedangkan untuk type menengah ke atas, rumah dengan harga di atas Rp300 jutaan juga akan semakin ramai di bangun di kota Medan. “Perumahan dengan type ini akan tetap diminati, baik yang harga Rp100 jutaan hingga Rp300 jutaan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Rapi Ray Iwan selaku developer mengatakan, untuk tahun ini, akan ada kenaikan harga rumah sekitar 7 hingga 10 persen. Hal ini dikarenakan adanya kenaikan harga bahan baku, dan tanah. “Kalau prediksi kita, kenaikan sekitar 7 hingga 10 persen,” tambah Iwan.

Persaingan yang tidak sehat antara pengembang juga selalu terjadi, dimana para developer bermain dengan curang. “Kalau curang, biasanya alasannya klasik, seperti lamanya pengurusan IMB, sertifikat, dan lainnya,” tambah Iwan.

Karena itu, dirinya berharap agar ada pembinaan terhadap developer yang tidak masuk dalam asosiasi. “Kita berharap, pihak perbankan sebagai penyalur kredit juga dapat melakukan sesuatu, misalnya pemberian kredit dengan syarat yang lengkap,” tambah Iwan.

Terkait dengan harga yang ditawarkan, diharapkan para developer untuk bertanggung jawab dengan rumahnya. Standar untuk banguan rumah, dengan komposisi 1 sak semen untuk 3 sak pasir. Tetapi, biasanya pasir akan dilebihkan. “Karena itu, harapannya developer dapat bertanggung jawab dengan rumahnya,” tambah Iwan.

Untuk mengetahui mutu rumah tidak dapat diketahui dengan cepat. Minimal 5 hingga 6 tahun, baru terlihat mutu rumah. Untuk melihat dengan baik, cukup dilihat dan diraba melalui kluster dinding rumah. “Kalau lebih halus dan tidak bergelombang, kemungkinan besar, mutunya bagus,” ujarnya.

Terpisah, Ketua REI Sumut Tommy Winata mengatakan, untuk saat ini belum ada kesepakan anatar Kemenpera (Kementrian Perumahan Rakyat) dengan pihak perbankan sebagai penyalur kredit. “Kalau kita, mintanya bunga kredit sekitar 5 hingga 6 persen, sedangkan bank masih mematok bunga sekitar 8 persenan,” ujar Tomi.

Menurutnya, itu masalah yang dihadapi untuk rumah type sederhana. “Beda lagi yang dihadapi untuk rumah menengah atas,” tambahnya. “Kita masih berharap, agar permasalahan ini cepat selesai, agar pembanganan perumahan ini dapat berjalan dengan lancar, karena kasihan developer kecil,” tutupnya. (ram)

Kemenangan ke 11

Norwich City v Chelsea

NORWICH-Laga menghadapi Norwich City yang berlangsung Carrow Road, Norfolk malam ini akan menjadi ajang pembuktian bagi gelandang Chelsea Frank Lamprad.

Betapa tidak , meski di awal musim pemain ini tidak masuk dalam skenario permainan yang diterapkan Andre Villas-Boas, tactician Chelsea, namun kini Lampard justru menjadi pemain paling subur di kubu The Blues.

Bagi kubu The Blues, kemenangan atas Norwich wajib hukumnya, Inilah yang menjadi penyebab kenapa Villas-Boas berharap agar Lampard kembali tampil impresif .
Sejauh ini Lampard mampu mengemas sembilan gol untuk Chelsea. Jumlah tersebut  sama dengan torehan gol yang dikemas Daniel Sturridge.

Namun unggul jauh jika dibanding dengan torehan gol duet striker The Blues Fernando Torres dan Didier Drogba, yang masing-masing hanya mencetak 2 gol dan 3 gol. “Saya selalu siap memberikan yang terbaik untuk tim ini. Saya bahagia berada di tim ini,” bilang Frank Lampard, gelandang Chelsea.

“Seluruh yang berada di tim ini masih memiliki keyakinan jika kami masih bisa menjadi juara. Tak perlu menyesali pertandingan yang telah lewat. Ke depan, tim ini akan terus meraih kemenangan,” tandas Lampard.
Tekad untuk meraih kemenangan diuntungkan oleh pulihnya gelandang Michel Essien.

Sayangnya, pada laga nanti The Blues tidak bisa menurunkan  Branislav Ivanovic dan John Obi yang masih mengalami cedera. Sementara itu Didier Drogba dan Salomon Kalou masih memperkuat negaranya di Piala Afrika.
“Siapapun yang bermain di tim itu tak merubah keadaan. Mereka tim besar dengan  sejumlah pemain hebat. Ini yang membuat mereka diuntungkan,” bilang Paul Lambert, tactician Norwiich City.

Sialnya, di saat The Cannaries membutuhkan poin sempurna saat menjamu Chelsea, di saat itu pula Lambert tak dapat menurunkan kiper John Ruddy.
Absennya kiper tangguh milik Norwiich ini membuat klubnya terancam kehilangan momen untuk meraih kemenangan ke-11 atas The Blues.

Ya, sejauh ini Norwich dan Chelsea memang telah 30 kali saling jajal. Dari pertemuan itu kedua tim sama-sama meraih sepuluh kemenangan, dengan sepuluh pertandingan lainnya berakhir imbang.

Artinya, siapapun yang memenangkan pertandingan kali ini akan meraih kemenangan kesebelas di semua ajang, yang artinya memenangi rekor pertemuan di antara keduanya.
Pertanyaannya, siapakah yang akan menjadi pemenang pada  laga kali ini. (jun)