25 C
Medan
Sunday, January 25, 2026
Home Blog Page 13984

Sembuhkan Cedera, Gunakan Raket Berat

Rafael Nadal melakukan seuatu yang gila untuk menyembuhkan cedera bahu kananya. Dia berencana menggunakan raket yang lebih berat di ajang Australia Open.

Dengan raket tersebut, Rafael Nadal berharap dirinya akan memiliki kekuatan lebih dalam melakukan pukulan dan mengembalikan bola dengan lebih agresif.

“Anda tak bisa melakukan pergantian gila hanya dalam waktu sepekan. Ini hanya perubahan kecil saja. Anda tak bisa melakukan perubahan drastis dalam hidup Anda,” ujarnya sebagaimana dilansir AFP.

“Raket ini akan memberikan saya kekuatan lebih. Itu saja. Raket ini hanya lebih berat tiga gram saja. Rasanya, hal itu tidak akan terasa ketika Anda menggenggam raket. Tapi, di bagian atas, itu akan membuat perubahan besar,” sambunya lagi.

“Saya akan memberitahukan Anda apakah saya setuju dengan teori ini apa tidak. Saya mencoba melakukannya karena saya percaya hal itu akan memberikan banyak bantuan dalam aspek permainan saya,” pungkasnya.(net/jpnn)

Karateka UMSU Optimis di Piala Bakrie

MEDAN- Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) optimis untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Karate Mahasiswa Bakrie Cup  tahun 2012 di Sasana Budaya Ganesha ITB Bandung, 19 hingga 23 Januari 2012 mendatang. UMSU mengirim 9 karateka untuk mengikuti even tersebut.

Wakil Rektor III UMSU HM Arifin Gultom SH di Kampus UMSU, Senin (16/1) mengatakan, UMSU mendapat undangan dari ITB Bandung untuk mengikuti even tersebut, sehingga mereka mengirim 9 karateka yang terdiri dari lima atlet putra dan empat atlet putri. Atlet tersebut didampingi pelatih Takashi Hadi SH dan Ketua Kontingen Rahmat Kartolo Simanjuntak ST MT. “Atlet yang kita kirim asli mahasiswa UMSU, tidak ada atlet dari luar,” jelasnya.
Arifin Gultom mengharapkan agar atlet yang dikirim tersebut bisa menorehkan prestasi yang membanggakan. Apalagi, atlet yang dikirim tersebut rata-rata memiliki prestasi di tingkat nasional dan internasional. Bahkan, ada atlet yang telah mamastikan lolos ke PON 2012 mendatang. “Jadi, even ini adalah persiapan kematangan bagi atlet yang akan membala Sumatera Utara di PON 2012 mendatang,” jelasnya.

Gultom menilai, even ini sangat bergengsi, karena merupakan salah satu ajang seleksi untuk menghadapi Olimpiade Karate tingkat mahasiswa. “Kita berharap agar ada atlet UMSU yang terpantau dan memperkuat Indonesia di Olimpiade Karate tingkat Mahasiswa mendatang,” paparnya.
Gultom menambahkan, UMSU sudah melakukan persiapan matang dengan melakukan TC untuk menghadapi even ini. Karena itu, pihaknya berharap agar atlet dapat menjaga kesehatan, sehingga dapat bertanding dengan baik.

Sedangkan, Ketua Kontingen UMSU Rahmat Kartolo Simanjuntak ST MT mengatakan, UMSU telah siap untuk menghadapi even tersebut, karena TC telah dilakukan sejak tanggal 17 Desember 2012 lalu. “Kita sangat optimis, selain persiapan yang telah matang, atlet kita juga merupakan juara Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2011 lalu dan telah memastikan lolos PON 2012,” paparnya.

Meskipun demikian, Rahmat tidak anggap remeh terhadap lawan-lawannya, khususnya Pulau Jawa, apalagi even ini merupakan yang pertama kali digelar, sehingga sangat sulit untuk membuat target.

“Tapi, kita optimis untuk meraih 3 atau 4 medali emas, karena atlet sangat antusias untuk mengikuti latihan selama ini,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih Takashi Hadi SH mengatakan, kontingen UMSU telah melakukan TC sejak 19 Desember 2011 lalu, dengan latihan rutin tiga kali seminggu. Bahkan, pada minggu kedua Januari, para atlet latihan setiap hari. “Kita cukup yakin dengan kekuatan atlet kita pada even kali ini,” tandasnya.(jun)

Dongkrak Pariwisata, Indonesia Datangkan 36 Kapal Pesiar

JAKARTA-Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperkirakan bahwa industri pariwisata tetap bertahan, meski saat ini sedang dihantui krisis ekonomi di Eropa.

Untuk mendongkrak industri pariwisata Indonesia, tahun ini tercatat 36 kapal pesiar yang sudah menyatakan diri akan datang ke Indonesia sebanyak 213 kali. Bali sendiri kebagian sekitar 49 kedatangan kapal. “Bayangkan, sekali kunjungan minimal penumpangnya 1.000 orang dari berbagai negara,” ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar.

Dengan jumlah tersebut, target untuk kunjungan kapal pesiar ke Indonesia sudah terpenuhi. “Destinasi Indonesia sangat menarik untuk dikunjungi,” tegasnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya menyambut baik kunjungan kapal pesiar “Legend of the Seas” ke Bali. Sebab, kapal sepanjang 264 meter itu mengangkut sekitar 3.000 wisatawan mancanegara.

“Bali masih menarik untuk mereka (wisatawan asing). Dampaknya, promosi ke negara mereka bahwa Indonesia adalah negara aman dan nyaman untuk dikunjungi. Dan juga untuk perputaran ekonomi cukup besar,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pelabuhan dan Pengerukan Kementerian Perhubungan, Kemal Heryandri mengatakan, ke depan akan ada banyak kapal pesiar jenis serupa, bahkan lebih besar yang akan bersandar ke Bali.

Menyambut itu, pihaknya pun melakukan berbagai persiapan. Salah satunya telah melakukan pendalaman dan pemotongan karang. “Kedalaman kolam akan kami tingkatkan tiap tahunnya. Tahun ini juga akan ada pemotongan karang lagi,” tuturnya.

General Manager Pelabuhan Benoa, Iwan Sabatini, mengaku pihaknya terus berbenah menyambut hal itu. “Kami berbenah untuk menyambut program pemerintah tentang MP3EI pada 2012,” pungkasnya. (net/jpnn)

Subsidi BBM Masih Tinggi

JAKARTA-Menteri ESDM Jero Wacik, mengatakan, untuk menghasilkan Bahan Bakar Premium 1 liter menghabiskan Rp8.200 termasuk pajak-pajaknya.  Padahal, premium dijual ke masyarakat hanya seharga Rp4.500 per liter.

“Artinya subsidi masih tinggi, ada Rp3.700 per liter. Kalau subdisi kena masyarakat menengah ke bawah, berarti niat pemerintah kesampaian. Tetapi, kalau kena kelompok satu lagi (menengah ke atas), itu ditegur DPR,” kata Jero, usai raker dengan Komisi VII DPR membahas masalah rencana pembatasan BBM bersubsidi di Jakarta, Senin (16/1).

Jero Wacik menegaskan, asas keadilan inilah yang harus dijaga. “Jadi harus kita atur,” katanya.

Ditambahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak menyetujui pilihan mengurangi subsidi dengan cara menaikkan harga BBM bersubsidi. “Presiden berpesan ini semua untuk rakyat. Kita sayang rakyat. Kalau masih ada cara lain, janganlah (dinaikkan),” ungkap Jero menirukan ucapan SBY.
Karena itu, lanjut dia, pemerintah mendorong pemakaian bahan bakar gas. “Kita akan dorong gas, selain untuk penghematan juga mengurangi polusi udara.
Nah, untuk kendaraan harus dipasang konverter kit. Memang ribet, tapi manfaatnya untuk jangka panjang. Mari kita kawal kebijakan ini, tentu masih ada kekurangan. Karena harus mengerjakan hampir dua  juta mobil dengan konverter kit,” jelasnya.

Mengapa konverter kit harus diimpor, Jero Wacik menambahkan, jika semua kebutuhan konverter kit bisa dipenuhi dari dalam negeri, maka tidak akan ada kebijakan impor. Sebab, tahun ini diperlukan sekitar  44 ribu konverter kit utk CNG, 250 ribu konverter kit untuk LGV.
“Kalau bisa dibuat semuanya di sini, itu yang paling baik. Tapi, untuk sekaligus tidak bisa. Memang kita utamakan dulu dari dalam negeri. Kalau sudah keteteran baru impor,” katanya.

Jero Wacik meyakinkan bahwa konverter kit buatan dalam negeri sangat aman digunakan. Karena, sudah mendapatkan sertifikat standar SNI dan standar internasional. “Tapi, jumlahnya masih sedikit,” katanya. (boy/jpnn)

Pengusaha Sepatu Bentuk Shoes FC

MEDAN- Pengrajin sepatu, Dasman  Koto  membentuk klub bola yang diberi nama Shoes FC.

“Sesuai dengan namanya, Shoes FC sengaja saya bentuk untuk mengajak anak-anak pengrajin dan pengusaha sepatu di Kota Medan untuk mempererat hubungan silaturahmi,” tandas Dasman Koto selaku manajer tim Shoes FC tersebut kepada wartawan di Lapangan SSB Patriot Jalan Air Bersih Medan, kemarin (16/1).

Dia menjelaskan untuk sementara, pemain Shoes FC berjumlah 60 orang yang terdiri dari dua kelurahan, yakni Kelurahan Kota Matsum dan Kelurahan Bromo Medan Area.

Klub yang baru dibentuk 24 Desember 2011 ini adalah di bawah bimbingan Pelatih Patriot.

Dasman mengucapkan terimasih atas dukungan dari segenap lapisan masyarakat dan tidak terlepas dari dukungan setiap orangtua anggota klub Shoes FC yang memberikan perhatian penuh kepada klub yang baru terbentuk itu.

“Kalau masih ada yang hendak bergabun ke klub ini, silahkan menghubungi langsung kepada Dasmankoto di Jalan Amaliun Gang TK Medan,” pungkasnya. (mag-10)

Target Lima Dapat 10

PON Sumut vs PTPN 3

TANJUNG GADING: Laga terakhir Pool A Inalum Cup 2012 antara kesebelasan PON Sumut kontra PTPN 3, Senin (16/1) diwarnai hujan gol.        PON Sumut berhasil bikin 10 gol pada laga itu yang hanya mampu dua kali dibalas PTPN 3.  Dengan kemenangan telak ini, PON Sumut pun memastikan ke babak semi final sebagai juara Pool A.

Sejak awal-awal laga, PTPN 3 tampak sudah down begitu bek mereka Ari Kesuma dikartu kuning wasit di menit pertama, karena melakukan tekel berbahaya terhadap pemain PON.

Dan benar saja, pasca kartu kuning itu dalam tempo tiga menit tepatnya menit ke empat, PON Sumut berhasil unggul lewat sundulan Edy Syahputra. Gol bermula dari sepak pojok yang dikonversi olehnya menjadi gol. Skor 1-0.

Selanjutnya, serangan tentu saja masih dikuasai oleh PON Sumut yang diasuh Rudi Saari dan asisten Mardiyanto tersebut. Pada menit 11, gol spektakuler dibuat PON Sumut, lagi-lagi masih via tendangan Edy Syahputra.

Edy yang sebenarnya memiliki tendangan terkuat di kaki kanan, mencoba mengambil tendangan sudut menggunakan kaki kiri di sebelah kanan pertahanan PTPN 3. Dan, bola yang dilesakkannya berhasil membelok ke sudut kanan gawang PTPN 3 yang dikawal Andriansyah. Tendangan langsung dari corner yang menjadi gol itu menambah skor PON Sumut menjadi 2-0.

Sadar ada titik lemah di bawah mistar, pemain PON Sumut mulai ‘usil’  dengan terus menggeber serangan dari luar kotak penalti. Rupanya, gaya itu berhasil dengan baik. Hanya empat menit berselang tepatnya menit 14, PON Sumut kembali menambah pundi golnya.

Kali ini lewat aksi M Irfan yang mengeksekusi tendangan bebas dari luar kotak penalti. Irfan juga sebenarnya memiliki kekuatan di kaki kanan, namun dia melakukan tendangan bebas dengan kaki kirinya. Bola meluncur bagus dan masuk gawang Andriansyah. Skor 3-0 untuk tim yang dipersiapkan untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau itu.

Serangan masih didominasi PON Sumut. Menit 24, aksi satu dua Syafri Koto dan Edy Syahputra nyaris menambah gol. Namun bola yang dilesakkan masih bisa diamankan Andriansyah.

Tapi pada menit 29, Zulkifli kembali memaksa Andriansyah memungut bola dari gawangnya untuk kali ke empat. Tendangan menyusur tanah dari luar kotak penalti yang dilesakkannya tak mampu diantisipasi oleh  Andriansyah.

Begitulah, selanjutnya peluang demi peluang emas masih didominasi PON Sumut yang tampil perkasa. Sementara PTPN 3 tampaknya tak ada gairah untuk menang. Padahal saat melawan PSMS U-21, PTPN 3 tampil penuh percaya diri meski akhirnya kandas juga 2-1.

Meski demikian, aksi duet sayap PTPN 3 yang dimotori dua bersaudara, Johan dan Ricko Simanjuntak memang yahud. Mereka tak kenal lelah untuk mencoba memberikan perlawanan bagi lini pertahanan PON Sumut. Hingga akhirnya di menit 40 aksi sporadis yang digalang Johan berbuah penalti.
Kiper PON Sumut, Fandi Rahmadani menghentikan secara paksa terobosan Johan di kotak penalti. Wasit memberi penalti, dan yang maju jadi algojo adalah Ahmad Affandi, yang merupakan adik kandung mantan pemain PSMS Affan Lubis. Affandi yang didaulat jadi kapten pada laga itu berhasil menempatkan bola di sudut kiri gawang PON Sumut. Skor jadi 4-1 yang bertahan hingga usai laga babak pertama.

Di babak kedua, hujan turun cukup deras. Lapangan tak tergenang namun tentu saja licin. Hal itu langsung dimanfaatkan dengan baik oleh pemain PON Sumut, yang langsung menggeber serangan. Kali ini gol PON Sumut disumbangkan Syafri Koto yang memanfaatkan umpan silang Irfan. Dengan sekali heading, Syafri membawa PON Sumut unggul 5-1.

Menit 59, PON Sumut unggul lagi. M Irfan yang mencatatkan namanya untuk kali kedua setelah tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tak bisa ditahan Andriansyah. Skor bertambah jadi 6-1. Empat menit berselang gol PON Sumut lahir lagi. Kali ini lewat M Solih yang juga melakukan tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor jadi 7-1.

Hanya satu menit berselang tepatnya menit 64, pemain pengganti Bambang Riadi menambah pundi gol PON Sumut menjadi 8-1. Mendapat bola matang, Bambang tak terkawal dan menggiring bola ke kotak penalti dengan melewati beberapa bek dan kiper.

Memasuki menit 75, Bambang kembali dapat peluang cetak gol ketika dia tak terkawal dan berhasil masuk kotak penalti PTPN 3. Namun dia memilih memberikan umpan kepada rekannya yang baru masuk, Enggrocson Silaen. Enggrocson berhasil membayar kepercayaan Bambang dengan menambah skor untuk timnya menjadi 9-1.

Asyik menyerang, PON Sumut tampak lengah di lini pertahanan. Dan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Johan Simanjuntak yang berhasil memperdaya penjaga gawang PON Sumut, Fandi Rahmadani. Ketertinggalan PTPN 3 mengecil jadi 9-2. Ketika hasil tampaknya bakal berakhir 9-2, PON Sumut rupanya masih belum puas. Menit 86, Edy Syahputra melengkapi hat-tricknya dan menggenapi skor menjadi 10-2.

Usai laga, pelatih PON Sumut Rudi Saari yang didampingi Mardianto tampak kerap melontarkan senyum tanda puas. Menurut Rudi, apa yang diperagakan anak asuhnya cukup memuaskan. “Awalnya saya memang menargetkan agar tim menang 5 gol. Ternyata anak-anak mampu melewati target dan bikin 10 gol. Ini tentu saja hasil yang bagus,” kata Rudi.

Meski puas, namun Rudi mengaku masih banyak kekurangan skuadnya. Utamanya dari segi finishing. “Penyelesaian masih kurang oke. Kalau bagus tadi sudah lebih 10 gol yang bisa kita buat. Pasti ini akan kita benahi lagi,” janji Rudi. (ful)

Edy Syahputra Nazar Jadi Topskor

SALAH satu pemain PON Sumut yang bersinar di laga kontra PTPN 3 adalah Edy Syahputra. Dia berhasil mencatatkan hattrick pertama di turnamen sekelas Inalum Cup 2012 ini. Kini total Edy sudah mengemas empat gol dan berpeluang jadi topskorer.

Berposisi sebagai gelandang kanan, pencapaian gol Edy memang membuatnya senang. Apalagi sebenarnya tugas utamanya adalah memberi umpan kepada rekannya. Tapi dia berhasil menambah kekayaan skillnya dengan mampu mencetak gol.

Di turnamen ini, sementara Edy adalah pencetak gol terbanyak. Dia bersaing dengan rekan setimnya, M Irfan yang sudah bikin tiga gol.
Jelang laga itu, Edy mengaku memang merencakan setidaknya mampu menyumbangkan dua gol. “Tapi Alhamdulillah bisa bikin tiga. Saya tentu senang dengan hasil ini apalagi tim main bagus,” kata Edy yang ditemui usai laga. “Gol ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya Suyadi dan Ngatiem,” tambahnya.

Keseluruhan, Edy berharap dirinya dan timnya kembali meraih hasil bagus. Apalagi PON Sumut sudah memastikan masuk semi final. Dan di babak semi final, tentu lawan yang akan dihadapi bakal lebih sulit. “Yang penting bisa juara lagi. Itu target kami semua,” katanya.

Target pribadi? Edy bilang sejak awal ikut turnamen ini, Edy memang bernazar jika mampu menjadi pencetak gol terbanyak. “Target memang ingin jadi top skor. Kalau berhasil saya memang ada nazar. Tapi itu tadi yang penting kolektivitas tim dululah,” pungkas anak Binjai itu. (ful)

Partai Terakhir Grup B, Berat Bagi PSSA Asahan

TANJUNG GADING: Laga pamungkas Pool B Inalum Cup 2012 akan tersaji sore ini masih di Lapangan Utama Tanjung Gading, Komplek Perumahan Inalum. Laga itu akan mempertemukan tuan rumah Inalum FC kontra PSSA Asahan.

Yang berada dalam tekanan pada laga ini tentu saja PSSA Asahan asuhan Budi Sianturi. PSSA di laga awal sudah kandas 4-0 dari lawannya TGM Medan. Hasil itu tentu saja tak bagus, karena PSSA harus menang minimal 3-0 untuk memastikan lolos ke babak semi final.

Apalagi, di laga perdana Inalum FC berhasil menang 2-0 atas TGM. Itu yang menambah berat beban PSSA. Menyadari kondisi ini, Budi sepakat akan tetap fight. Namun pihaknya juga sadar itu berat, sehingga laga akan coba dialihkan menjadi ajang evaluasi dan seleksi pemain untuk berlaga di Divisi II.
“Anak-anak semua masih dalam tahap seleksi. Jadi ketika kalah di laga awal ya mau gimana, karena mereka baru seminguan dikumpulkan,” kata Budi ketika dihubungi kemarin.

“Meski begitu, kami akan tetap berjuang untuk menang atas Inalum agar ada asa ke semi final,” sambungnya.
Untuk memotivasi skuadnya yang kini berada dalam tekanan, Budi menginstruksikan agar masing-masing skuadnya menunjukkan kemampuan terbaiknya. Jika sudah tampil bagus, Budi menjanjikan posisi di skuadnya yang akan berlaga di Divisi II.

“Saya harap anak-anak mampu menunjukkan skill masing-masing, dan sekaligus meyakinkan pelatih kalau mereka layak memperkuat PSSA Asahan di Divisi II. Dengan begitu mudah-mudahan tim akan lebih fight untuk menjadi yang terbaik,” beber Budi.

Sementara bagi Inalum, laga ini memang cukup ringan. Hanya dengan hasil imbang, Inalum pasti akan melaju ke semi final dengan jadi juara Pool B. “Tapi kami tak ingin main imbang. Kami main untuk menang. Dan kami akan benar-benar fight dan lurus-lurus saja tak mau neko-neko,” kata Ipung, pelatih Inalum yang dihubungi awak koran ini kemarin sore.

Ipung sadar kalau PSSA pasti akan berusaha ngotot untuk mencetak gol, demi mengecilkan defisit. Tapi itu akan jadi bumerang tersendiri bagi PSSA jika tak waspada. “Pasti taktik dan strategi akan kami ganti sesuai dengan laga yang akan dilakoni. Kami akan antisipasi gaya main ngotot PSSA nanti,” pungkasnya. (ful)

Juara Paruh Musim, Juara Akhir Musim?

MADRID-Klub raksasa Spanyol Real Madrid sudah memastikan status sebagai juara musim dingin Liga Spanyol. Didukung sejarah dan catatan statistik yang bagus, ini harusnya jadi peluang El Real kembali bertahta di Spanyol.

Adalah kemenangan 2-1 atas Mallorca di pekan ke-19 malam kemarin yang mengantar Madrid menjadi juara musim dingin di musim kompetisi 2011/2012 ini. Dengan sudah melakoni satu pertandingan lebih banyak, El Real memimpin delapan poin atas Barcelona di urutan dua.
Sebagai catatan, roda liga sesungguhnya baru menuntaskan 18 pertandingan. Namun akhir pekan ini dianggap sudah masuk pekan ke-19 kompetisi, lantaran pertandingan pekan pertama hingga kini belum digelar terkait pemogokan yang sempat terjadi.

Kembali ke Real Madrid, ini merupakan kali pertama dalam empat musim terakhir Madrid meraih status juara musim dingin. Namun kali terakhir ‘Si Putih’ melakukannya di periode 2007/2008, mereka berhasil menuntaskan kompetisi di urutan teratas, alias jadi juara Liga Spanyol.
Statistik mencatat kalau dalam delapan musim terakhir, tim yang memuncaki klasemen di paruh kompetisi tujuh di antaranya menuntaskan dengan jadi juara.

Satu-satunya pengecualian terjadi di tahun 2006/2007, di mana saat itu Barcelona bersama Frank Rijkaard disalip oleh Real Madrid yang dibesut Fabio Capello di paruh kedua kompetisi.

Sementara dalam 80 tahun, 43 tim yang jadi juara di musim dingin berhasil melanjutkan dengan jadi juara liga, atau mencapai prosentase 53,7%. Sedangkan dalam kasus Madrid, dari 32 kesempatan mereka jadi juara musim dingin, 23 di antaranya berhasil diselesaikan sebagai kampiun.
Menanggapi sukses Real Madrid hingga paruh musim, striker Gonzalo Higuain mengungkapkan jika sukses itu tak terlepas dari peran  Jose Mourinho yang mampu mengangkat motivasi anak asuhnya.

“Apa yang pelatih katakan kepada kami di ruang ganti mampu membangkitkan motivasi kami. Mourinho adalah motivator yang alami dan itu terlihat di atas lapangan. Kami memberikan segalanya usai  semuanya berantakan pada babak pertama. Dan, syukurlah kami dapat meraih kemenangan pada banyak pertandingan ,” ujar Higuain seperti yang dilansir oleh laman resmi klub.

“Kami tahu pertandingan tersebut akan berjalan sulit dan skuad Mallorca berbeda dengan musim lalu. Sekarang kami harus menikmati kemenangan ini dan istirahat. Ada cukup waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi Barcelona di ajang Copa del Rey,” tuntas Higuain. (bbs/jpnn)

Golkar Sudah Punya Nama

Setahun Lagi Pilgubsu, Partai Besar Mulai Bicara Soal Koalisi

MEDAN-Kata koalisi seolah tak bisa dipisahkan, ketika berbicara mengenai pemilihan umum (Pemilu). Begitupun Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2013.

Kemana arah koalisi partai-partai besar di Sumut seperti Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Indonesia Perjuangan (PDI P), dan Partai Demokrat dalam mengusung jago-jagonya dalam Pilgubsu 2013 mendatang?

Dalam perkembangan saat ini, dari sumber Sumut Pos diperoleh informasi bahwa arah koalisi partai-partai besar di Sumut saat ini masih cair. Maksudnya, masih sebatas simulasi atau masih bisa berubah-ubah setiap saat. Meski begitu, arah koalisi keempat partai besar tadi sudah bisa terlihat.
Menurut sumber tersebut, Partai Golkar sepertinya mengarahkan arah koalisinya ke Partai Hanura. Sedangkan untuk PKS, sangat berpeluang untuk mengulang apa yang telah dilakukan, khususnya pada Pilgubsu 2008 lalu. Dimana, PKS lebih memprioritaskan menggandeng partai-partai berbasis Islam seperti, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan partai Islam lainnya.

Untuk PDI P, kata sumber yang juga merupakan salah seorang elit partai di Sumut ini, untuk PDI P berpotensi menggandeng Partai Damai Sejahtera (PDS).
Bagaimana dengan Partai Demokrat? Untuk partai penguasa ini, kata sumber tersebut, berdasarkan aturan yang ada menyatakan, Demokrat bisa mengajukan atau mengusung calonnya sendiri, tanpa melakukan koalisi dengan partai lain.

“Partai yang mendapatkan 15 persen suara, atau untuk di legislatif Sumut berarti sekitar 15 kursi, maka partai itu bisa mengusung calonnya. Sudah mulai terlihat kalau di dewan, arahnya Golkar ke Hanura. Golkar punya 13 kursi, kalau koalisi dengan Hanura yang punya 5 kursi sepertinya sudah pas. Untuk PKS tetap ke partai Islam. PKS di legislatif punya 11 kursi, jika ditambah PPP yang gabung dengan PKB dengan 5 kursi juga sudah cukup. Kemudian PDI P. Partai ini  punya 12 kursi, jadi kalau berkoalisi saja dengan PDS yang punya 5 kursi sudah cukup. Yang sudah tenang Demokrat, karena punya 27 kursi di legislatif. Tidak koalisi pun, sudah bisa mengusung calon,” jelas sumber tersebut.

Mengenai calon-calon yang bakal maju, sumber tersebut menuturkan, PKS akan tetap dengan Gatot, PDI P juga kelihatannya tetap dengan Tri Tamtomo, sedangkan Demokrat memiliki jagoan HT Milwan selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut.

Bagaimana dengan Golkar sendiri? Nah, mengenai itu, sumber itu menyatakan, sudah ada beberapa nama yang mulai merapat dan menunjukkan keinginannya untuk maju dari Golkar antara lain Anggota DPR RI Chairuman Harahap dan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu.

“Yang maju dari Golkar ada Chairuman Harahap dan Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu. Untuk Ngogesa, sebenarnya dia didorong oleh elit-elit partai. Dan pengaruh Syamsul Arifin, yang mendorong elit-elit Golkar di Sumut ini. Untuk Demokrat, HT Milwan cukup berminat dan berambisi. Tapi sebenarnya masih layak maju jadi nomor dua. Kemudian ada juga nama Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro. Untuk nama ini, memang sangat ambisius. Kalau PKS tetap Gatot, PDI P sepertinya Tri Tamtomo,” ungkapnya.

Terkait isu tersebut, Penasihat Fraksi PKS DPRD Sumut Muhammad Nuh yang dikonfirmasi Sumut Pos, Minggu (15/1) menyatakan, PKS sudah melakukan penjajakan arah koalisi. Dan bukan hanya koalisi partai, PKS juga melakukan survey dalam rangka koalisi figur yang akan diusung nantinya di Pilgubsu 2013 mendatang.

M Nuh juga menuturkan, sejauh ini ada beberapa nama yang telah diajukan oleh para kader PKS di Sumut, dan telah diserahkan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pusat.

Sayangnya, mantan Ketua Komisi A DPRD Sumut ini, enggan menjabarkan jumlah dan nama-nama yang diajukan ke DPP PKS pusat.
Begitu pula, ketika ditanya apakah Gatot masuk dalam nominasi yang diajukan ke DPP untuk maju ke Pilgubsu 2013 mendatang, serta kader PKS yang saat ini menduduki jabatan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tiffatul Sembiring.

“Mengacu UU No.32 Tahun 2004 yang masih berlaku, peta koalisi saat ini masih dalam penjajakan. Tapi semuanya itu mungkin-mungkin saja. Selain itu, yang penting juga adalah koalisi figur. Koalisi figur ini, malah lebih jadi perekat. Ya, kita wait and see dengan regulasi yang ada. Secara formal, DPP belum memutuskan. Keputusan itu juga membahas dasar survey, pasangan calon serta mitra koalisi,” ungkapnya.

Lebih lanjut M Nuh mengatakan, dalam penentuan calon yang akan diusung pada Pilgubsu 2013, ditentukan berdasarkan rapat pleno DPP PKS pusat.
“Pilgubsu itu keputusannya berdasarkan rapat pleno DPP. Yang di daerah hanya mengikuti. Memang, suara kader di daerah sudah ada memasukkan beberapa nama, dan sudah diserahkan ke DPP. Belum defintif dan secara rinci belum untuk dipublikasikan dan akan diteliti di DPP. Jadi, karena di DPP maka di di daerah tidak membahasnya,” katanya.

Bagaimana dengan arah koalisi partai? Apalagi, diketahui pada 2008 lalu, PKS berkoalisi dengan PPP dalam mengusung Syamsul Arifin dan Gatot Pujo Nugroho (Syampurno).

Namun, beberapa waktu lalu PPP terlihat relatif keras mengkritisi Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu yang notabene berasal dari PKS. Apakah ada peluang tetap koalisi atau tidak melanjutkan koalisi dengan PPP?

Mengenai hal itu, M Nuh menuturkan, saat ini semua Partai Politik (Parpol) sudah bisa memasang kuda-kuda. Jadi, bisa saja nantinya PKS kembali melanjutkan koalisi dengan PPP, dan tidak menutup kemungkinan tidak melanjutkannya.

“Politik itu bisa berubah-ubah, tidak bisa ditentukan. Koalisi partai itu pasti, karena partai politik,” terangnya.

Sedangkan itu, dari pihak Golkar melalui Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga yang berasal dari Fraksi Golkar, ketika dikonfirmasi nama-nama calon dari Golkar seperti, Chairuman Harahap dan Ngogesa Sitepu tidak menjawabnya secara eksplisit.

“Untuk yang itu, belum tahu dan belum ada perkembangan. Kalau soal kekuatan mengusung calon, benar bila harus ada 15 persen suara atau dengan kata lain, mesti ada 15 orang perwakilan yang duduk di legislatif. Tapi keadaan saat ini masih belum pasti. Segala kemungkinan masih berpeluang terjadi,” jawabnya.(ari)