31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 13984

Antisipasi Gangguan Kamtibmas

PAKPAK BHARAT- Demi menjaga keamanan dan kondusivitas, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Giueseppe Reinhard Gultom, mengundang Muspida dalam acar temu ramah di Mapolres Pakpak Bharat, Selasa (24/1).

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Pakpak Bharat Maju Ilyas Padang, Ketua DPRD Agustinus Manik, Kodim 0206 DM Ginting, Ketua MUI Kabupaten Pakpak Bharat Daud Sagala, para tokoh masyarakat, tokoh adat, serta organisasi kepemudaan.

Dikatakan JH Manik, selaku tokoh masyarakat, perlu dilakukan penertiban pengendara sepeda motor yang ugal-ugalan di jalan raya, terutama para pelajar sebagai generasi penerus. Selain itu, meningkatkan pengamanan di setiap daerah sebagai antisipasi maraknya tindak kriminal, seperti pencurian.
Sementara Daud Sagala, mewakili tokoh agama, meminta kepada pihak kepolisian dan pemkab untuk memberantas penyakit masayarakat seperti, perjudian dan prostitusi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Pakpak Bharat Maju Ilyas Padang, mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan dan mewujudkan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing.

Selain itu, dia juga mengharapkan adanya kerja sama apik antara masyarakat dengan kepolisian demi terciptanya Kamtibmas di daerah tersebut. (mag-14)

JR Saragih Bungkam Soal Dugaan Korupsi Rp48 M

SIMALUNGUN- Bupati Simalungun JR Saragih, memilih bungkam atau tidak memberikan komentar tentang dugaan korupsi Rp48 miliar APBD 2006 yang dilaporkan anggota DPRD Bernhard Damanik ke KPK. JR Saragih terlihat tidak senang ditanya tentang masalah ini, ketika dita nya wartawan, Kamis (26/1) sekira pukul 13.00 WIB, saat JR Saragih melaksanakan makan siang di RM Garuda di Jalan Medan Siantar Utara.

Acara makan siang para pejabat Pemkab ini, berlangsung hingga pukul 14.30 WIB.  Usai makan siang, JR Saragih didampingi Sekda Ismail Ginting, Asisten I Jhonni Saragih, Asisten II Ramadani Purba dan beberapa pimpinan SKPD di Pemkab Simalungun, enggan memberikan komentar terkait kasus dugaan korupsi Rp48 miliar yang diduga melibatkan dirinya.

Saat memperkenalkan diri dari METRO (grup Sumut Pos), muka JR Saragih tampak tidak senang dan makin tidak senang lagi ketika disebutkan hendak konfirmasi terkait pengaduan Bernhard Damanik ke KPK.

“Sama Kabag Humas aja, Kabag Humas,” teriak JR seraya menoleh ke belakang dan bergegas masuk ke bus yang membawa mereka.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Simalungun Trully Anto Sinaga menyebutkan, sejak menjabat sebagai Bupati Simalungun pada akhir 2010 lalu, JR Saragih minim komunikasi politik atau komunikasi politiknya selama ini kurang memadai.

“Saya lihat, dari Bupati Simalungun sebelumnya, mulai dari Djabanten Damanik, Jhon Hugo Silalahi dan Zulkarnain Damanik, dialah (JR Saragih) yang paling minim komunikasi politiknya, baik kepada DPRD, LSM dan media massa.

Seharusnya, lanjut Trully, sebagai bupati, dia harus berani berdialog dengan orang yang mengkritisi atau memposisikan diri sebagai opisisi selama ini.
Dikatakan Trully, bukti JR Saragih minim komunikasi politik bisa dilihat dari isu keretakan bupati dan wakil bupati. Sejak mereka memimpin Simalungun, wakil bupati hanya diberikan satu kali kesempatan melantik pejabat, sisanya diberikan kepada Sekda Ismail Ginting.

Selanjutnya, pengakuan Trully, 90 persen saran dan kritikan fraksi-fraksi di DPRD pada saat rapat paripurna, tidak ditanggapi. Begitu juga kritikan dari media dan praktisi hukum maupun LSM, dianggap sebagai angin lalu saja.(ral/smg)

Diduga Arus Pendek Empat Ruko Ludes Terbakar

TEBING TINGGI- Empat ruko di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi ludes terbakar,Kamis (26/1) sekira pukul 03.00 WIB.
Keempat ruko terdiri dari, dua ruko sebagai tempat penampungan barang bekas (botot) dan dua ruko lagi sebagai tempat bengkel dan toko spare part mobil. Kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari arus pendek listrik di gudang botot milik Tio Jam Hing (56).

Untuk memadamkan api, tiga mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan Pemerintah Kota Tebing Tinggi bersama Tim Siaga Bencana (Tagana) Kota Tebing Tinggi. Karena tiupan angin begitu kencang, proses pemadaman berlangsung lambat. Butuh waktu 4 jam untuk menjinakkan kobaran api.
Menurut Adi Putra (31), pemiliki toko spare part mengatakan, saat kebakaran terjadi, dirinya sedang tidur. Tiba-tiba kobaran api menyambar ruko miliknya dan membuatnya tersentak. “Untung saja kami masih bisa meyelamatkan diri,” jelas Adi.

Kapolres Tebing Tinggi AKBP Andi Rian Djajadi, mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihaknya. (mag-3)
“Kami masih menyelidiki penyebab kebaran dengan meminta bantuan tim Labfor Poladsu.(mag-3)

Kapal Disita Polisi Malaysia, Pilih Istirahat di Rumah

Pengakuan Nelayan Sumut yang Tiba di Bandara Polonia Medan

Sebanyak 11 nelayan Sumut yang ditahan pihak keamanan Malaysia beberapa waktu lalu, akhirnya tiba di Terminal Kedatangan International Bandara Polonia Medan, Kamis (26/1) siang.

Setibanya di Bandara Polonia Medan, para nelayan asal Batubara ini, disambut oleh Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pusat, Syahrin Abdurrahman didampingi Direktur Penanganan Pelanggaran PSDKP, Ir Nugroho Aji MSi. Selanjutnya, kesebelas nelayan tersebut diserahkan kepada kepala daerah masing-masing yang tiba di Bandara Polonia Medan.

Dirjen PSDKP Pusat Syahrin Abdurrahman, kepada wartawan mengatakan, pembebasan para nelayan yang sempat ditahan pihak keamanan Malaysia ini, memakan waktu panjang dan negosiasi yang cukup alot.

“Pemulangan kesebelas nelayan ini merupakan wujud kepedulian KKP terhadap nasib para nelayan dan kami mengupayakan tindakan preventif dengan memberikan pembinaan dan sosialisasi tentang wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, ditambahkannya, bila ada nelayan yang ditangkap oleh petugas keamanan Malaysia, pihaknya langsung pro aktif dan melakukan semua upaya agar para nelayan bisa dipulangkan dengan cepat.

“Setiap mengetahui ada nelayan yang ditangkap, kami langsung bekerja sama dengan pihak Kementerian Luar Negeri dalam upaya pemulangan para nelayan,” jelasnya.

Syahrin Abdurrahman mengaku, pemulangan sebelas orang nelayan asal Sumut ini, merupakan hasil kegiatan advokasi yang secara terus menerus dilakukan.

Sebelumnya, terang Syahrin, tanggal 25 November 2011 lalu, sebanyak 17 nelayan berhasil dipulangkan. Sementara dari data Kementrian Kelautan dan Perikanan sebanyak 172 nelayan asal Indonesia telah berhasil di pulangkan dan kesebalas nelayan tersebut rencananya akan langsung di bawa ke daerah masing-masing untuk dipertemukan dengan sanak keluarga mereka.

Ditempat yang sama, Saan bin Rusli, salah seorang nelayan mengatakan, penangkapan terhadap mereka terjadi ketika mereka selesai menangkap ikan dan hendak pulang. “Polisi dan Tentara Diraja Malaysia menangkap dan menahan kami dengan tuduhan mencuri ikan,” ujarnya.
Ditambahkannya, meski sudah bebas, namun, dirinya masih belum bisa memastikan kembali melaut atau tidak, karena kapal mereka juga disita oleh pihak keamanan Malaysia. “Kalau untuk melaut belum tahu kapan rencananya. Lebih baik istirahat dulu,” ucapnya.

Kesebelas nelayan itu diantaranya Saan bin Rusli, Alwatan bin Baidi, Lukman bin Harun dan Amir bin Rusli, nelayan asal Pantai Labu, Deli Serdang ditangkap 23 Agustus 2011. Sementara Amrianto, Iwan, Ilham, Dhaam, Riduan, Sholi dan Budianto, yang semuanya nelayan asal Medang Deres, Batubara, ditangkap terpisah di bulan Oktober hingga November.(jon)

Perguruan Tamsis Juara LPI

TEBING TINGGI- Perguruan Taman Siswa (Tamsis) Kota Tebing Tinggi tetap menunjukkan jati dirinya sebagai gudangnya olahraga sekolah.
Kali ini, SMK Teknologi tersebut menjadi juara 1 Liga Pelajar Indonesia (LPI) Kota Tebing Tinggi tingkat SMA dengan menaklukkan SMA Negeri 2, dengan skor 2-0, Rabu (25/1) di Stadion Bola, Kampung Durian, Kota Tebing Tinggi.

Tim sepak bola SMK Taman Siswa  membuka skor babak I melalui tendangan Iqbal Trianda di menit ke lima. Skor awal itu  hanya bertahan lima menit, ketika Alfian Effendi berhasil menyamakan kedudukan 1-1 di menit kesepuluh.

Posisi imbang mejadikan permainan meningkat lebih agresif. Dewi fortuna ternyata berada pada tim SMKT Taman Siswa, ketika tendangan Ridho berhasil menggetarkan gawang SMA Negeri 2 di menit keduapuluh.

Di babak kedua, tempo pemainan lebih dikuasai anak-anak SMA Negeri 2 asuhan Drs Sariono selaku kepala sekolah tersebut.
Namun, sepanjang pertandingan para penyerang SMA Negeri 2 tidak berhasil menambah gol. Demikian pula dengan anak-anak SMK Tamsis, meski punya peluang tapi tak bisa menyelesaikannya dengan baik.

Skor akhir bertahan 2-1 hingga akhir babak pertandingan, untuk keunggulan itu, SMK Tamsis berhak sebagai juara 1 di Liga Pelajar Indonesia Kota Tebing Tinggi .

Kadis Pendidikan Kota Tebing Tinggi, Drs Pardamean Siregar dalam laporan penutupnya mengatakan LPI tingkat SMA diikuti oleh 16 tim sekolah yang ada di Kota tebing Tinggi.

“Direncanakan LPI ini akan menjadi turnamen rutin dalam rangka pembinaan mencari bibit sepak bola di Kota Tebing Tinggi,” katanya.
Sedangkan Plt Sekdako Hadi Winarno mengatakan bahwa kegiatan olah raga dalam ajang LPI ini sebagai salah satu ajang membangun karakter generasi muda melalui olah raga.

“Salah satu bentuk pembangunan karakter dalam olah raga adalah jiwa sportifitas, kejujuran dan bertanggung jawab,” katanya.
Sementara itu juara pertama mendapat tropi bergilir, tropi tetap dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta, juara  dua mendapat tropi tetap dan uang pembinaan Rp7,5 juta dan juara ketiga mendapat tropi tetap dan uang pembinaan Rp5 juta, untuk tingkat SMP dan SMA. (mag-3)

Asian Games 2019, Indonesia Seriusi Jadi Tuan Rumah

JAKARTA- Sukses menjadi tuan rumah SEA Games XXVI Palembang, Indonesia kini tengah mempertimbangkan untuk menjadi penyelenggara pesta olahraga tingkat Asia. Menpora Andi Mallarangeng mengungkapkan, Indonesia mendapat tawaran untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2019.
“Memang ada tawaran menjadi tuan rumah Asian Games,” kata Andi setelah mengikuti silaturahmi Presiden SBY dengan atlet ASEAN Paragames VI 2011 di halaman tengah Istana Kepresidenan, kemarin (26/1).

Indonesia pernah menjadi tuan rumah Asian Games tahun 1962. “Sudah waktunya 2019, kita sudah mampu,” imbuhnya.
Pertimbangan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup stabil menjadi alasan untuk mengajukan sebagai tuan rumah Asian Games. Andi menuturkan, pihaknya akan menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk bidding Asian Games.

“Kita harus tetap melamar juga. Ada beberapa dokumen yang harus disiapkan dan berkomunikasi dengan pihak OCA (Olympic Council of Asia),” kata Andi. Mantan juru bicara kepresidenan itu mengatakan, beberapa negara di kawasan Asian Tenggara menjadi saingan dalam memperebutkan jatah tuan rumah Asian Games 2019.

Andi mengungkapkan, saat ini pihaknya akan melakukan langkah-langkah apa yang diperlukan menuju bidding untuk menjadi tuan rumah. Terutama dalam hal yang berkaitan dengan persoalan administratif menuju bidding.

Tawaran untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2019, kemarin, juga sempat dibahas dalam breakfast meeting dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan para menteri koordinator. “Dibicarakan kemungkinan-kemungkinannya, di daerah mana yang pantas menjadi kota penyelenggara,” kata Menko Polhukam Djoko Suyanto.

Menurutnya, setidaknya butuh waktu hingga enam tahun untuk melakukan persiapan. “Tadi masih bertukar pikiran. Nanti juga diskusi lagi dengan komisi X DPR,” kata Djoko. (fal/ali/jpnn)

Sejati Pratama Tekuk Batang Sere

MEDAN- Tim Kelompok Umur (KU-16) SSB Sejati Pratama berhasil mengalahkan SSB Batang Sere, dengan skor 3-0 dalam babak penyisihan turnamen Mabar Putra CUP-III 2012 di Lapangan SSB Mabar Jalan Mangaan Pasar II Medan Deli.

Dari awal pertandingan sudah terlihat Sejati Pratama yang akan menjadi pemenang pertandingan. Hal ini ditandai dengan setiap persenrase serangan yang kebanyakan mengarah ke arah pertahanan lawan.

Hingga berakhirnya babak pertama, Sejati Pratama yang diasuh oleh Budianto itu keluar sebagai pemenang dengan skor sementara 2-0.
Dimana dol tersebut diciptakan oleh Rinaldi dengan nomor punggung 9 serta Denis dengan nomor punggung 13.

Bahkan di babak kedua kondisi tersebut belum berubah, dengan semakin meningkatnya serangan yang dilancarkan setiap pemain Sejati Pratama.
Bahkan di babak kedua ini, Sejati Pratama juga belum puas dengan dua angka yang diperolehnya pada babak pertama dengan menambahi satu gol kembali yang hampir menembus gawan Batang Sere oleh Rizki dengan nomor punggung 15.

Akhirnya sampai Rusdi sebagai wasit meniupklan pluit pertanda waktu berakhir, Sejati Pratama tidak memberi satu poin pun kepada pihak lawan. Dan akhirnya pertandingan tersebut berakhir dengan skor 3-0.

“Kami belum puas sampai di sini, disebabkan masih banyak perjuangan untuk meraih juara nantinya,” tutur Budianto kepada wartawan usai pertandingan.
Di tempat yang sama, Ruslan Ketua Panitia mengatakan, penyisihan di KU-16 tersebut akan berlangsung hingga Minggu (29/1).
Dilanjutkan dengan babak 16 besar yang menerapkan sistem gugur untuk penentuan juara pool dan ranner-up pool, sedangkan babak 8 besar pada Kamis (2/2) mendatang, babak semifinal pada Sabtu (4/2) mendatang. Dan babak final pada hari Minggu (5/2) mendatang. (mag-10)

Phanny Tanjung Siap Dicalonkan Lagi

JAKARTA- Masa kepengurusn PB ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) periode 2008/2012 sudah habis masa kerjanya. Saat ini PB tengah bersiap menggelar Musyawarah Nasional  (Munas) untuk memilih kepengurusan baru.

Dihubungi kemarin sore Ketum PB ISSI Phanny Tanjung menyatakan jika Munas rencananya akan dilangsungkan pada 17-18 Maret mendatang. Menurut Phanny saat ini penyusunan panitia Munas tengah disusun. Munas nanti akan diikuti 24 Pengprov ISSI yang saat ini aktif.

Dikonfirmasi apakah dirinya akan kembali maju dalam pencalonan dalam Munas nanti Phanny menjawab diplomatis. “Saya belum kepikiran. Yang penting saya selesaikan tugas saya dulu,” ujarnya. Tapi ketika di desak apakah dirinya bersedia kembali menjadi orang nomor satu di PB ISSI jika ada yang mencalonkan Phanny menjawab bersedia. “Kalau dicalonkan saya bersedia. Itu selama memang Pengprov-Pengprov yang meminta. Lagi pula saya kan baru satu periode menjabat. Jadi masih bisa,” sambungnya.

Phanny mengaku dirinya bukanlah tipe yang suka mencari dukungan kesana kemari agar bisa kembali terpilih menjadi Ketum ISSI. “Saya belum pernah berkomunikasi dengan Pengprov-Pengprov soal pencalonan di Munas. Saya bukan tipikal orang suka cari dukungan kesana kemrin. Saya mau yang fair-fair saja. Biar mereka yang menilai,” paparnya.

Sementara itu, informasi dari PB ISSI, saat ini sudah ditetapkan siapa-siapa yang menjadi Steering Committee (SC) dalam Munas nanti. Mereka terdiri dari dari enam orang. Yaitu Engkos Hadrah (ketua pengprov ISSI Jawa Barat), Bambang Riyanto (ketua Pengprov Jawa tengah), Erwin Anwar (Pengurus PSSI Kalimantan Barat), Wahyudi Hidayat (kabidbinpres), Dimyati Warsajasa (sekum Pengprov ISSI Jawa Barat), serta Sofyan Ruzian (Wakil Ketum PB ISSI). (ali/jpnn)

Choiril ke Jepang

MEDAN- Choiril Hidayat, siswa Kelompok Umur (KU-12) dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Karisma akan mengikuti pendidikan sepak bola di Jepang.
“Choiril adalah salah satu dari tiga pemain SSB Karisma yang lolos pada seleksi yang dilaksanakan PSSI beberapa bulan lalu,” tutur Sumitro, Pelatih SSB Karisma kepada wartawan di Lapangan SSB Karisma, Jalan Veteran Pasar VII Medan Helvetia.

Dia mengatakan selain Choiril, ada juga pemain yang lolos yakni Bima Arya di KU-12 dan Andi Prayoga di KU-97. Keduanya sebagai penjaga gawang.
“Rencananya 21 Februari akan dilajutkan seleksi dari pihak PSSI pusat,” lanjutnya.

Choiril mengaku sangat senang atas terpilihnya dia sebagai salah satu dari siswa SSB Karisma, walaupun harus menjalani seleksi satu tahap lagi.
Siswa yang sedang duduk di kelas enam SD N 066658 ini juga mengatakan, dia sudah dua tahun belajar sepak bola di SSB tersebut dan akan terus belajar sampai merasa mahir bermain bola. (mag-10)

Bambang Ramaikan Banteng Fight 2012

MEDAN- Petinju Bambang Rusiadi, akan bertanding dalam kejuaraan tinju Banteng Fight 2012 yang digelar Ikatan Mantan Petinju Indonesia (IMPI) Sumut di Lapangan Gajah Mada Jalan Krakatau Medan,  18 Februari mendatang.

“Saya sudah siap untuk bertanding dalam kejuaraan Banteng Fight mendatang, dan akan tampil sebaik mungki,n” ungkap Bambang kepada wartawan di sasana tinju IMPI-Sumut, Kamis (26/1).

Ketua Umum IMPI Sumut, Munir Nasution, mengatakan Bambang yang membawa nama sasana tinju BC Binjai akan berhadapan dengan Yassir Siagian di kelas menengah ringan 72,2 kg sebanyak delapan ronde. Yassir sendiri merupakan peringkat 4 nasional dari sasana Profesi BC Medan.  Partai ini juga akan memperebutkan sabuk DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumut.

Bambang sendiri merupakan petinju kelahiran Langkat 30 Agustus 1983 dan memulai karirnya di olahraga tinju sewaktu masih duduk di kelas tiga SMP.  Awalnya dirinya sering ditantang oleh teman-teman sebaya untuk berkelahi.

“Saya tidak suka dengan cara orang-orang itu berkelahi dengan cara keroyokan, sehingga mengakibatkan saya selalu kalah,” tuturnya seraya menambahkan pengalaman itu membuatnya gemar tinju.(mag-10)