28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 1399

Fraksi PKS Medan Dukung Pemko Naikkan Honor Kepling

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadhan mendukung dinaikannya honor 2.001 Kepala Lingkungan di Kota Medan agar kesejahteraannya semakin baik, sehingga bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Pada intinya, PKS mendukung adanya upaya ini (Kenaikan honor kepling-red), bagaimanapun Kepala Lingkungan merupakan pelaksana pemerintahan paling bawah yang dalam praktek pelaksanaan pekerjaannya tidak mengenal jam kerja,” ucap Syaiful di Medan, Kamis (15/6/2023).

Syaiful mengatakan, Kepling saat ini dituntut untuk memahami lingkungannya dengan baik, maka tidak heran mereka kerap berada dalam berbagai suasana.

“Kita bisa melihat saat terjadinya musibah, gotong royong hingga pelaksanaan berbagai aktifitas lainnya, Kepling selalu dituntut menjadi yang terdepan. Ini yang kita lihat, dan rencana kenaikan honor ini diharapkan bisa memotivasi Kepling untuk melaksanakan tugasnya dengan baik ke depan,” ujarnya.

Politisi dari Dapil V Kota Medan ini menegaskan, kesejahteraan Kepling juga harus dipikirkan, sebagai garda terdepan di masyarakat, Kepling juga tentunya memiliki keluarga yang harus dihidupi.

“Kenaikan honor kepling ini juga merupakan langkah bijak dalam memguatkan kesejahteraan meraka ditengah persoalan ekonomi saat ini,” katanya.

Namun begitu, Syaiful melihat Pemerintah Kota Medan juga perlu memberikan penguatan-penguatan dalam beberapa hal, khususnya terkait keberadaan Kepling di Kota Medan. Pasalnga hingga saat ini, pihaknya masih melihat adabya pengangkatan Kepling juga memunculkan persoalan di masyarakat.

“Pemerintah Kota Medan juga perlu memperhatikan persoalan-persoalan yang ada dalam pengangkatan Kepala Lingkungan saat ini. Sehingga, keberadaan Kepling di tengah-tengah masyarakat benar-benar menjadi solusi,” tuturnya.

Kemudian, status dan posisi Kepling kedepan perlu dikuatkan dan diperjelas, dimana sesuai Undang-Undang No.5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa, keberadaan Kepling juga sangat jelas. Pada pasal 31 ayat (1), untuk memperlancar jalannya pemerintahan Kelurahan di dalam Kelurahan dapat dibentuk Lingkungan yang dikepalai oleh Kepala Lingkungan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri. (2) Kepala Lingkungan adalah unsur pelaksana tugas Kepala Kelurahan dengan wilayah kerja tertentu.

(3) Kepala Lingkungan adalah Pegawai Negeri yang diangkat dan diberhentikan oleh Bupati/Walikota atas nama Gubernur Kepala Daerah Tingkat I, dengan memperhatikan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita sangat mengharapkan bahwa keberadaan Kepling bisa terus mendapat penguatan sehingga posisinya jelas sesuai dengan aturan yang ada,” jelasnya.

Seperti diketahui honor 2.001 kepala lingkungan di 151 kelurahan se-Kota Medan rencannya akan disesuaikan dengan Upah Minimum Kota (UMK) Medan pada 2023 yakni sebesar Rp3.624.117,59. Sesuai dengan Surat Edaran No.900/2112 yang ditandatangani Sekda Kota Medan Wirya Alrahman pada 23 Maret 2021, honorarium PHL Pemkot Medan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp3.329.867.

Jumlah ini masih harus dipotong dengan iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp207.784 dan BPJS Kesehatan Rp166.493, sehingga kepling menerima honorer Rp2.955.590 setiap bulan.(map/ram)

Citra Kirana Hanya Diam Terkait Keputusan MA

Citra Kirana

Istri Rezky Aditya, Citra Kirana hanya diam seribu bahasa saat disinggung surat keputusan MA yang mensahkan anak Wenny Ariani, Kekey sebagai anak biologis Rezky Aditya.
Ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Citra Kirana diam seribu bahasa. Perempuan yang akrab disapa Ciki itu terlihat hanya memberikan senyum tanpa memberikan tanggapan saat ditanya mengenai berita yang kini beredar.

“Permisi ya,” jawab Citra Kirana, kemarin.

Ia pun langsung membelah kerumunan media yang sudah menunggunya sedari tadi. Citra Kirana sama sekali tidak mau memberikan jawaban mengenai putusan MA yang menolak kasasi Rezky Aditya.

Sebelumnya, pihak Wenny Ariani sudah memberikan jawaban mengenai keputusan MA tersebut. Wenny Ariani mengaku sangat lega mengenai keputusan MA itu.

Wenny Ariani juga tak takut jika Rezky Aditya terus mengelak mengenai anaknya itu.

“Silakan saja dia melakukan tes DNA, tentunya harus sesuai prosedur dan diakui oleh sistem pembuktian di pengadilan,” kata Wenny Ariani, Rabu (14/6/2023).

“Sebenarnya sejak putusan banding dia sudah bisa melakukannya, jika memang ada itikad baik. Tapi kalian tahu sendiri selalu dilakukan upaya untuk men-delay putusan,” tambahnya.

Dia pun dengan tegas meminta Rezky Aditya berperilaku selayaknya seorang ayah. Jangan lagi dirinya berkelit dan harus melakukan tanggung jawabnya sebagai ayah.

“Dengan putusan kasasi ini kami sudah bersyukur kasasinya ditolak dan tentunya menguatkan putusan banding. Putusan kasasi ini merupakan putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht)” kata Wenny Ariani. (dtc/ram)

Rumah Sakit Royal Prima Marelan Disomasi Pasien

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Royal Prima Marelan yang terletak di Jalan Marelan Raya, Kelurahan Renggas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan disomasi oleh Ridz Arefy SH yang mengaku berprofesi sebagai pengacara.

Ridz Arefy mengatakan pada Rabu tanggal 31 Mei 2023 yang lalu, dirinya datang ke RS Royal Prima Marelan karena ingin berobat ke dokter spesialis THT yaitu dr Trini Melinda.
“Nah, tidak tahu ada masalah apa, saya ditolak untuk berobat padahal dirinya saat itu, dirinya sudah mengambil nomor antrean,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (15/6/2023).

Ridz Arefy mengaku bahwa ini pertama kalinya dia datang ke rumah sakit tersebut, dan datang sebagai pasien umum dan mau berobat ke dokter spesialis THT dengan mendapat nomor antrian yang saya terima B-51, namun tanpa sebab setelah menunggu di ruang tunggu pasien, Ridz Arefy malah digiring pihak security untuk keluar.
“Saat dokter spesialis THT itu keluar dari ruang prakteknya, dokter itu terkesan tak peduli walau saya telah menyatakan bahwa saya pasien,” ujarnya.

“Dalam hal ini, saya mau menuntut tanggung jawab moral mereka sebagai rumah sakit dan perlakuan mereka kepada pasien melalui surat somasi yang saya kirim pada 6 Juni 2023 lalu,” tambahnya.

Dijelaskannya, dalam surat somasi itu Ridz Arefy meminta 3×24 jam agar dokter yang bersangkutan atau pihak rumah sakit untuk meminta maaf namun sampai saat ini somasi dikirim tak kunjung di respon mereka.

“Jika somasi ini tak kunjung direspon mereka maka ke depan saya akan menggugat mereka secara hukum,” lanjutnya.
Humas RS Royal Prima Marelan, M.Latief ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa pasien tersebut, tidak ada di usir.

Tetapi dia meminta waktu agar masalah ini diselesaikan oleh RS.
“Setelah saya konfirmasi dengan security, dia itu tidak ada di usir. Namun, besok siang akan saya berikan keterangan resmi terkait surat somasi itu kepada rekan wartawan, karena besok pihak jajaran rumah sakit akan menggelar rapat terkait hal ini, ” ungkapnya. (mag-1/ram)

Mahasiswa Umsu Korban Begal, Baskami Ginting Minta Polisi Bergerak Cepat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting mendesak jajaran kepolisian baik Polrestabes Medan maupun Polda Sumut menindak pelaku begal yang marak terjadi belakangan ini.
.
“Hal ini tidak boleh dibiarkan. Kejahatan begal ini harus ditindak. Saya meminta kepolisian jangan beri ampun para pelaku,” ujar Baskami, Kamis (15/6/2023).

Baskami mendukung kepolisian melakukan tindakan tegas terukur yang tak menyalahi prosedur dalam menindak para pelaku begal.

“Kejadian ini terulang kembali. Saya turut prihatin kepada keluarga korban. Polisi harus tegas menindak para pelaku ini untuk mendapatkan efek jera,” katanya.

Baskami juga mendorong agar seluruh titik-titik rawan kejahatan begal, dipasang kamera alias CCTV.

“Begal ini kerap beraksi malam hari di jalan yang gelap. Saya mendorong Pemko Medan untuk memasang CCTV di berbagai titik,” tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, maraknya pelaku begal dan pencurian selalu berbanding lurus dengan penyalahgunaan narkoba.

“Dari beberapa kejadian, para pelaku ini dapat kita pastikan pemakai narkoba. Maka mari kita sama-sama menjaga keluarga kita dari peredaran barang haram tersebut,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bernama Insanul Anshori Hasibuan, tewas setelah menjadi korban pembacokan oleh komplotan begal.

Peristiwa yang menewaskan Insanul terjadi pada Rabu (14/6/2023) dini hari di Jalan Mustafa, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara. (map/ram)

Bea Cukai Belawan Sita Dan Musnahkan Bahan Pupuk Ilegal

Musnahkan Bahan Pupuk Ilegal

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Bea Cukai Belawan bekerjasama dengan Balai Besar Karantina Pertanian Belawan sepanjang tahun 2023 telah menyita dan memusnahkan barang ilegal, seperti bahan pembuat pupuk yang masuk melalui Pelabuhan Belawan pada Selasa (15/2/2023).

Humas Bea dan Cukai Belawan, Dony mengungkapan barang ilegal tersebut didapat dari Kapal muatan dari Batam pada Selasa, (15/02/2023). Dan langsung diamankan oleh petugas ‘Joint Inspection’ dari Bea Cukai Belawan.

Barang yang disita tersebut meliputi 8 Bag Canada Green Peas, dan 20 Bag Wheat Red Peas, yang masing masing memiliki bobot 500 Kg dan langsung dimusnahkan oleh Bea Cukai dua hari setelahnya di tempat pengolahan limbah Kawasan Industri Medan (KIM) dengan menggunakan incenrator hingga hancur dan tidak memiliki nilai guna lagi.

“Pada awalnya barang kimia tersebut masuk melalui pelabuhan, yang telah lulus sensor detector, namun tidak memiliki sertifikat ataupun surat surat resmi, yang rencananya akan diperjual belikan di Medan,” ujarnya ketika diwawancarai di kantor Bea dan Cukai Belawan, Kamis (15/6/2023).

Dony berharap, tidak ada lagi barang barang ilegal yang didapat melalui Pelabuhan Belawan.
“Dan segala bentuk pengiriman kapal muat terus kami awasi dan harus melalui prosedur yang sudah ditetapkan dan kami juga akan bersinergi dengan pihak dan instansi terkait dengan masuknya barang barang ilegal, agar melindungi masyarakat konsumen yang ada di kota Medan khsusunya di Sumatera Utara,” tutupnya. (mag-1/ram)

Tokoh Pemuda Sediakan Lapak Gratis Sementara di Pasar Sibolga

APRESIASI: Pedagang Kaki Lima apresiasi tokoh pemuda sediakan yang lapak gratis untuk berjualan di Pasar Sibolga Nauli.

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Pedagang kaki lima (K5) yang selama ini berjualan di sepanjang Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, akhirnya bernafas lega, karena mendapatkan lapak gratis di kawasan Pasar Sibolga Nauli, meski sifatnya cuma sementara.

Yotina br Tarihoran, pedagang sayuran mengaku senang bisa mendapatkan lapak gratis tersebut. Ia mengucapkan terima kasih, karena sudah disediakan tempat yang layak untuk berjualan.

Menurut Yotina, selama ini mereka yang berjualan di luar kawasan gedung Pasar Sibolga Nauli terus digusur. Sekarang, sudah nyaman di lapak yang baru, tak lagi kena hujan dan panas.

“Kalau ada pedagang yang masih berjualan di luar, yah disuruh masuklah, biar kita sama-sama cari rejeki di dalam pasar ini,” kata Yotina br Tarihoran kepada wartawan, Kamis (15/6/2023).

Ia pun mengaku tidak keberatan, kalau ditagih uang kebersihan dan jaga malam, karena semakin aman kalau dijaga.

Rindu Hutagalung, pedagang makanan dan minuman juga mengungkap perasaan yang sama. Omset penjualannya meningkat selama berjualan di lapak gratis tersebut.

“Sangat jauh berbeda, pembelinya lebih banyak dibanding sebelumnya. Selama ini kami luntang-lantung karena sering kena gusur,” kata Rindu.

Rindu Hutagalung mengapresiasi lapak gratis yang diinisiasi seorang tokoh pemuda untuk membantu pedagang seperti mereka.

Terkait isu yang beredar yang menyatakan bahwa lapak ini dikelola oleh preman, pedagang bernama Nasrul Nainggolan langsung menepisnya.

“Ada isu bahwa yang mengelola ini katanya preman, itu tidak benar. Karena dialah yang mengurus kami untuk bisa berjualan di sini agar Jalan Patuan Anggi tidak macet lagi,” kata Nasrul.

Menurut Nasrul, soal ada pungutan biaya sampah dan jaga malam, hal itu wajar saja karena pedagang sudah difasilitasi tempat berjualan dan pungutannya tidak memberatkan pedagang.

“Ada oknum yang keberatan. Isunya, kami akan diusir lagi dari sini. Kalau kami kembali ke jalan, maka kami berlawanan dengan Satpol PP. Kami mohon kepada Wali Kota Sibolga, kasih kami kelonggaran untuk jualan,” katanya.

Inisiator lapak gratis pedagang, Abdul Yazid Tampubolon yang ditemui terpisah menjelaskan, pembangunan lapak yang bersifat sementara tersebut merupakan pendekatan humanis, selaras dengan cita-cita hukum yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan lebih mengedepankan asas kemanfaatan.

Karena hukum hadir untuk menyeimbangkan kehidupan masyarakat sesuai dengan asas yang dikenal “restitutio in integrum”.

“Artinya, hukum hadir untuk mengembalikan masyarakat pada keadaan semula yang tenteram demi tercapainya keadilan, dan kepastian, serta mengedepankan rasa kemanusiaan,” kata Abdul Yazid Tampubolon.

Menurut Abdul, lapak gratis tersebut memang diperuntukkan membantu pedagang. Totalnya, 150 lapak yang disiapkan dan mudah-mudahan dapat bermanfaat.

“Kita berharap, lalu lintas di Jalan Patuan Anggi tidak lagi macet seperti sebelumnya. Kalau lalu lintasnya lancar, maka perekonomian juga berjalan,” katanya. (mag-5/ram)

Istri Arya Seloka, Putri Anne Lepas Hijab

Beberapa waktu yang lalu, netizen sempat dihebohkan dengan penampilan Putri Anne yang merupakan istri Arya Seloka. Saat liburan di Australia, ibu satu ini hanya menutup kepalanya dengan hoodie. Sehingga hanya bagian lehernya saja yang terekspos.
Kini, dari postingan terbarunya di instagram story, Putri Anne tampil tanpa menggunakan hijab, hanya menutup bagian kepalanya dengan topi.

Terlihat, saat itu Putri Anne sedang memberikan penilaiannya terhadap body lotion saat berada di dalam mobil.
Putri Anne tampak santai memberikan review di depan kamera. Ia mengenakan baju lengan pendek.

Dirinya tak memberikan penjelasan apapun mengenai perubahan penampilan itu. Hanya saja, pada unggahan selanjutnya, Putri Anne tampak menyinggung mengenai perubahan diri.

Ia menyebut perubahan yang dilakukan demi orang lain justru akan membuat dirinya kehilangan diri sendiri.

“Everytime you try to change yourself to get someone to like you, you lose a part of yourself,” quotes yang diunggah oleh Putri Anne.

Belakangan, rumah tangga Arya Saloka dan Putri Anne dikabarkan sedang kurang baik. Namun mereka sama sekali tak menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. (dtc/ram)

Song Joong Ki, Umumkan Kelahiran Putra

Song Joong Ki memberikan kabar gembira untuk para penggemarnya. Suami dari Katy Louise Saunders resmi menjadi ayah. Seperti diketahui, Katy Louise Saunders melahirkan anak pertama berjenis kelamin laki-laki di Roma, Italia.

Merasa sangat bahagia dan ingin menyampaikan langsung kabar ini ke penggemar, Song Joong Ki menulis surat di fancafe resminya. Surat itu dilengkapi dengan sebuah foto jari sang aktor dan bayinya sedang bertautan.

Berikut surat lengkap Song Joong Ki usai resmi jadi ayah dari anak yang dilahirkan Katy Louise Saunders:

“Halo ini Song Joong Ki.

Aku penasaran bagaimana kabar kalian.

Seperti yang kalian sudah tahu, aku baru selesai syuting film baru My Name Is Loh Kiwan di Hungaria, dan aku juga mendapat kesempatan untuk datang ke Cannes Film Festival untuk film Hopeless. Semua momen dari festival ini masih terasa seperti mimpi buatku. Itu membuktikan bahwa aku benar-benar menghabiskan waktu dengan berbahagia.

Hari ini, aku datang untuk menyapa kalian karena aku ada satu kabar baru yang juga terasa seperti mimpi, dan aku ingin jadi orang pertama yang memberitahukan ini.

Saat ini aku ada di Italia. Di sini, di kampung halaman istriku, anak kami lahir. Anak laki-laki yang sehat, dua-duanya sehat baik anak dan ibunya. Berbarengan dengan kami menyambut anak pertama kami yang sehat dan membahagiakan ini, aku mengurusi keluarga dengan bahagia juga, dengan hati yang penuh.

Kurasa anak kami adalah kado terindah yang datang buat kami, pasangan suami-istri yang bermimpi untuk memulai keluarga bahagia. Dan kurasa aku harus berterima kasih ke banyak orang yang sudah mendukung kami sampai-sampai bisa tiba di hari bahagia ini. Terima kasih.

Aku selalu berterima kasih kepada Ki Aile (sebutan untuk fans) yang selalu memberikan cinta yang tulus dan tak pernah berubah. Dan aku, Joong Ki, akan selalu berharap kalian bahagia dan menjalani hidup yang luar biasa indah.

Sebagai seorang aktor dan sosok individu yang selalu jadi diri sendiri, aku akan kembali menyapa kalian dengan proyek yang keren.

Jaga kesehatan. Aku cinta kalian!” (bbs/ram)

Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan: Program 2024 Harus Langsung Menyentuh Masyarakat

RAKOR: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani secara simbolis memberikan bantuan kepada anak yatim usai rapat kordinasi dengan OPD, BPS Kota Tebingtinggi tentang percepatan penanganan kemiskinan perkotaan -SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Guna mendukung upaya pengentasan kemiskinan perkotaan di Kota Tebingtinggi, Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani mengimbau kepada Kepala OPD dan jajarannya untuk membuat program-program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Harus berdampak kepada masyarakat langsung, ini penting karena pengentasan kemiskinan di wilayah perkotaan sangat penting, jangan program itu tidak bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Syarmadani saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Tebingtinggi di ruang Aula kantor Bappeda, Jalan Delima, Kelurahan Rambung, Kota Tebingtinggi, Selasa (13/6) sore.

Menurut Syarmadani, di tahun 2024, sudah ada program-program yang secara spesifik benar memberikan manfaat langsung untuk masyarakat. Beliau juga meminta kepada Kepala OPD dan jajarannya agar melakukan verifikasi data jumlah warga miskin di Kota Tebingtinggi, perbaikan administrasi dan melakukan komunikasi ke kementrian dan lembaga terkait.

“Saya akan bekerja keras bersama kawan sekalian. Dengan usaha, kerja dan doa kita bersama, mudah-mudahan target mengentaskan kemiskinan ini bisa kita wujudkan bersama,” ujar Syarmadani.

Sebelumnya, Kepala BPS Kota Tebingtinggi Ir Ida Suswati menyampaikan posisi persentase penduduk miskin Kota Tebingtinggi menempati urutan ke 11 tertinggi se-Sumatera Utara dengan nilai 9,59 persen. “Kita termasuk yang cukup tinggi. Secara jumlah kita menempati posisi ke-6 terkecil se- Sumatera Utara sebesar 16,34 ribu jiwa,” ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk pertumbuhan garis kemiskinan Kota Tebingtinggi tahun 2020-2021 sebesar 8,78 persen, menurun di tahun 2021-2022 dengan persentase 7,82 persen.

Secara kedalaman, Kota Tebingtinggi dibawah Provinsi Sumatera Utara. Mudah-mudahan kita akan berhasil mengentaskan kemiskinan, karena dari sisi kedalaman kita tidak terlalu dalam,” harap Ida.

Lebih lanjut diungkapkan Ida, berdasarkan data dari Dukcapil, penduduk Kota Tebingtinggi sebanyak 55.063 kepala keluarga, kemudian dari jumlah itu, miskin ekstrem sebesar 1,97 persen dengan perkiraan jumlah 1.085 keluarga yang miskin ekstrem.

Sementara itu, Kepala Bappeda Erwin Suheri Damanik dalam laporan mengatakan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2022 tentang Kabupaten Kota Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2022-2024, Kota Tebingtinggi belum menjadi lokasi Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2022, dan Kota Tebingtinggi ditetapkan sebagai Perluasan Kabupaten Kota Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2023-2024.

“Adapun kebijakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024, ialah pengurangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan, penguatan daya saing usaha serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas pembangunan rendah karbon dan transisi energi.

“Mari kita bersama bergotong-royong bahu-membahu sehingga tidak ada kategori miskin di bawah dan semoga orang miskin semakin berkurang kedalaman semakin berkurang bahkan muncul Kota Tebing Tinggi lebih sejahtera di masa depan,” kata Erwin.

Masih dalam rangkaian rapat, dilakukan penyerahan tali asih kepada 35 orang masyarakat dari masing-masing kelurahan dan 10 anak yatim. (ian/han)

Mudahkan Nasabah Lakukan Pembayaran, EDC BRI Dilengkapi QR Code

EDC BRI Dilengkapi QR Code.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di zaman serba canggih saat ini, masyarakat tentu dituntut untuk bisa bertransaksi secara digital. Apalagi, transaksi digital ini dinilai memiliki banyak manfaat bagi penggunanya.

Regional Funding And Ritail Transaction Banking Regional Office Medan BRI, Elizabeth Primasari mengatakan, di era transaksi digital dan cashless ini, transaksi pembayaran menjadi lebih mudah dilakukan dgn menggunakan EDC maupun QRIS.

EDC BRI sendiri saat ini telah dilengkapi dengan QR Code dimana nasabah tetap dapat melakukan pembayaran menggunakan Mobile Banking nya melalui sarana EDC jika di merchant tersebut belum terdapat QR Code (QRIS Statis).

QRIS merupakan sebuah standarisasi pembayaran yang biasa digunakan untuk memudahkan kita bertransaksi jual beli. QRIS sejatinya menggunakan teknologi berupa QR Code.

“QRIS bisa digunakan di berbagai aplikasi pembayaran online, salah satunya adalah BRI melalui aplikasi BRImo,” katanya di Medan, Rabu (14/6/2023).

Elizabeth menjelaskan, masyarakat yang menggunakan QRIS dalam setiap transaksi akan lebih memudahkan transaksi digital maupun non tunai.

Sebab, transaksi QRIS memberi manfaat karena bisa dilakukan dalam waktu yang cepat. Transaksi QRIS juga memudahkan penggunanya karena tidak perlu membawa uang tunai.

Lebih lanjut Elizabeth mengungkapkan, pada periode 17 Juni 2023 hingga 21 April 2024 mendatang, pihaknya memberikan promo berupa EPIQ REWARDS kepada masyarakat yang berbelanja di Delipark Mall Medan dan melakukan transaksi mudah dan nyaman dengan Bank BRI.

“Masyarakat memiliki kesempatan untuk memenangkan Grand Prize 1 unit mobil Honda CRV dan berbagai hadiah menarik lainnya. Adapun caranya dengan melakukan pembayaran menggunakan EDC/QRIS BRI. Kemudian menukarkan struck belanja dan bisa mendapatkan langsung 2 point,” ujarnya.

Elizabeth menambahkan, bagi pengunjung yang berbelanja di SOGO Delipark Mall juga akan mendapatkan undian hadiah yang menarik.(gus)