25 C
Medan
Friday, January 23, 2026
Home Blog Page 14012

Nggak Ngoyo, Iis Dahlia Fokus Urus Anak

JAKARTA – Memasuki tahun 2012, pedangdut Iis Dahlia justru tak mau ngoyo dalam meraup rezeki. Di tahun ini dirinya memilih santai dan fokus mengurus anak.

“Aku nggak pernah ada resolusi, mengalir saja di depan mata. Maksimal apa yang ada di depan mata dikerjain. Sudah umur segini nggak ngoyo juga,” terang Iis saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Rabu (11/1).

Pelantun lagu Tamu Tak Diundang itu menuturkan konsentrasinya saat ini lebih mengurus keluarga. Terlebih anaknya sudah beranjak dewasa. “Anak saya sudah ABG, harus banyak diperhatikan lagi. Fokus sama keluarga sajalah,” tutupnya. (net/jpnn)

Medan Bersiap Hadapi Banjir

MEDAN- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Stasiun Bandara Polonia Medan telah memprediksi gerimis tidak akan berhenti hingga sepekan. Meski tidak diprediksi menyebabkan banjir, Pemerintah Kota Medan tampaknya tak mau kecolongan.

Setidaknya hal ini diungkapkan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap. “Saya sudah memperingati BMKG untuk terus memantau curah hujan yang akhir-akhir ini sangat tinggi. Saya imbau terhadap masyarakat untuk tetap waspada terhadap hal itu,” ungkapnya di sela-sela peluncuran Mobile KTP dan bantuan korban kebakaran di lapangan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (10/1) siang.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menyiapkan lima titik posko bencana yang digunakan untuk mengantisipasi banjir, maupun berfungsi untuk meminimalisir genangan air. Pengadaan posko bencana ini dilakukan untuk mengantisipasi curah hujan yang tinggi, serta tidak tertampungnya debit air hujan di drainase. “Lima titik posko bencana itu kita tempatkan di masing-masing unit pelayanan terpadu Bina Marga, masing-masing titik nantinya akan mengantisipasi bencana juga genangan air di wilayah sekitarnya,” terang Kepala Dinas Bina Marga, Gunawan Surya Lubis.

Dijelaskannya, kelima titik posko itu yakni UPT I terletak di Jalan Labuhan, tepatnya di bekas kantor Diskanla Medan. Posko ini akan mengantisipasi bencana untuk wilayah Medan Labuhan, Marelan, Belawan juga Medan Deli. UPT II, terletak di wilayah Jalan Tuamang dan akan mengantisipasi bencana di wilayah Medan Timur, Medan Perjuangan, Tembung juga Medan Area.

UPT III, terletak di Jalan karya Kasih yang akan mengantisipasi bencana untuk wilayah Medan Johor, Medan Amplas, Medan Tuntungan, dan Medan Selayang. Sedangkan UPT IV terletak di Jalan Danau Toba yang akan mengantisipasi bencana di Medan Kota, Maimun, Medan Denai, dan Medan Polonia. Terakhir, UPT V di kantor PU Bina Marga di Pinang Baris dan akan mengantisipasi bencana untuk wilayah Medan Barat, Medan Baru, Helvetia, Petisah, juga Sunggal. (adl)

Anggota DPRD Sumut Ngeluh Gaji dan Tunjangan Terlambat

MEDAN-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut mengeluh karena gaji beserta tunjangan sebesar Rp20.500.000, yang harusnya diterima per 1 Januari 2012, hingga saat ini tak kunjung cair.

Jadi, jika dikalkulasikan jumlah tunjangan tersebut dengan jumlah 100 anggota DPRD Sumut, maka total keseluruhannya dibutuhkan dana sebesar Rp2.050.000.000.

“Belum cair gaji sampai sekarang. Harusnya tanggal 1 Januari lalu,” kata salah seorang anggota DPRD Sumut di gedung DPRD Sumut yang enggan disebutkan namanya kepada Sumut Pos, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (11/1).
Hal tersebut dibenarkan anggota DPRD Sumut lainnya, dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Andi Arba.
“Iya, harusnya memang tanggal 1 Januari lalu sudah keluar. Sampai sekarang belum keluar,” akunya.

Sedangkan itu, Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga menjelaskan, keterlambatan anggota DPRD Sumut menerima gaji dan tunjangan dikarenakan, proses pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2012 relatif lebih lambat, jika dibandingkan pengesahan APBD tahun sebelumnya.

APBD yang disahkan juga, terbentur dengan proses verifikasi yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dimana membutuhkan waktu lebih kurang sekitar dua pekan.
Dijelaskannya, pimpinan dewan juga telah mengisntruksikan, agar untuk anggota bisa didahulukan, dengan catatan tidak melanggar aturan aturan yang ada.

Terkait hal itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumut Randiman Tarigan yang dikonfirmasi Sumut Pos mengenai hal itu menjawab, hal tersebut terkendala belum ditandatanganinya Peraturan Gubernur (Pergub) tentang tunjangan anggota dewan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho. (ari)

Marissa Perang Komentar dengan Kevin Vierra

JAKARTA- Perang komentar antara Marissa Haque dan Kevin Vierra berbuntut panjang. Perseteruan muncul setelah Marissa sengaja menyebut nama Kevin dan keluarganya dalam blog pribadinya. Tak hanya itu, Kevin kian geram ketika Marissa meng-upload foto orang tuanya dengan mantan pacarnya.

Perang komentar itu muncul saat Marissa membawa nama keluarga Kevin Vierra dalam konfliknya dengan Dee Djumadi. Spontan, Kevin terus menebarkan komentar tak senangnya kepada Marissa.

“iya tante @HaqueMarissa S3 lulusan IPB tp, sebenernya dr td kita gk ngomongin gelarnya tante lo hihi. slamet ya tante kmrn Trending Topic :D”.  Tak hanya itu, Kevin mengajak Marissa untuk bekerja pada perusahaanya.
Kevin semakin marah ketika Marissa mengunggah foto Addie MS bersama Christine Panjaitan yang diduga, sebagai mantan kekasih Addie. “Duh jadi bangun deh. tante @HaqueMarissa !! Bangun please !! ngapain sih upload foto papah sama mantan pacarnya om ikang?,” tulis Kevin di akun twitternya, Rabu (11/1).

Di tengah amarah itu, anak sulung Marissa Haqua,  Bella Fawzi justru meminta maaf atas komentar beberapa hari terakhir ini. Perempuan bernama lengkap Isabella Muliawati Fawzi ini dengan santun meminta agar perseteruan ini tidak diladeni.

Di akun twitternya, presenter di salah satu televisi swasta itu berkicau : Om @addiems dan tante @memes605 mhn maaf yg sebesar2nya atas musibah ini, gak usah diladenin yg ky gini2, gak penting! 🙂
Keluarga Addie MS dan Memes juga anaknya Kevin Aprilio memang terbawa dalam perang di dunia maya dengan Marissa Haque. Istri Ikang Fawzi ini menyebutkan nama keluarga ini dalam blog kemarahannya kepada penyanyi Dee Djumadi.

Dee Djumadi yang masuk dalam trio bersama Memes, dan Rida (eks kelompok Rida Sita Dewi) mengatakan Marissa tidak lulus ujian doktoralnya, karena diduga desertasinya dibuatkan orang lain. (bbs/jpnn)

Pendaftaran Bintara Polri Diundur, Pelamar Kecewa

MEDAN-Puluhan pemuda mendatangi Mapolda Sumut untuk mendaftar menjadi calon bintara Polri, Rabu (11/1). Sayangnya, pemuda yang datang dari berbagai daerah tersebut harus kecewa, karena pendaftaran diundur.

Seorang calon pelamar, Alex yang ditemui Sumut Pos di Aula Kamtibmas mengaku, kedatangannya bersama calon pendaftar lain karena informasi dari internet pendaftaran calon bintara dimulai sejak tanggak 4-17 Januari 2011.

“Selain di internet pengumumannya juga sudah ada di depan Mapolda Sumut. Saya dengar sudah ada yang sudah daftar,” katanya.

Para pemuda yang ingin mendaftar tersebut mengaku sangat kecewa, karena selain ada yang datang jauh-jauh dari Tanjung Balai, Tebing Tinggi dan beberapa daerah lain. Ada juga yang meninggalkan kuliahnya hanya untuk datang ke Mapolda Sumut.

Seorang pemuda, Eko mengaku, kedatangannya ke Mapolda Sumut ingin mengetahui secara jelas apa saja persyaratan untuk mendaftar bintara.

“Diundur karena panitia belum mengetahui persyaratan dari Mabes Polri. Jadi  belum pasti kapan akan dimulai pendaftaran,” terang Kabid Pengelola Informasi dan Data (PID) Humas Polda Sumut,  AKBP MP Nainggolan. Menurut Nainggolan, kalau sudah turun dai Mabes Polri maka persyaratan masuknya akan diketahui dan dipublikasikan. (mag-5)

Pedagang Marah, Ada Pria Pasang Spanduk di Harapan Square

MEDAN-Sejumlah pedagang yang berjualan di lahan yang akan menjadi lokasi pusat jajanan Harapan Square marah terhadap sejumlah pria, di lokasi pusat jajanan yang berada di Jalan Samanhudi itu, Rabu (11/1).

Menurut keterangan yang dihimpun Sumut Pos di lokasi menyebutkan, sekitar pukul 17.45 WIB sejumlah pria mendatangi lokasi Harapan Square. Kedatangan mereka untuk mendirikan posko penolakan terhadap pembangunan Harapan Square. Beberapa pedagang yang akan berjualan pun menanyakan kedatangan pria-pria itu.

Pria tersebut pun mendirikan sebuah tenda tepat di lahan kosong yang berada di dekat tenda-tenda pedagang Harapan Square. Akibatnya, terlibat adu mulut dan nyaris ricuh.

Menurut Hindun (40), pedagang Harapan Square mengatakan protes para pedagang karena pemasangan tenda dan spanduk tersebut dinilai tidak sesuai. Apalagi lokasi mereka sedang dalam tahap penyelesaian dan dilarang dimasuki oleh orang-orang.

“Kalau mereka pasang bukan di sini ya terserah, mereka kan nggak boleh sembarangan begini,” sebutnya.
Setelah selesai memasang spanduk dan mendirikan tenda, sejumlah pria meninggalkan lokasi. Dalam spanduk yang dipsasang pria itu terpampang logo organisasi mahasiswa dan keagamaan. (gus)

Tunggu Barcelona

Malaga vs Real Madrid

MALAGA-Tim tamu Real Madrid sukses melangkah ke perempatfinal Copa Del Rey setelah mengalahkan Malaga dengan skor 1-0 berkat gol yang dilesakkan Karim Benzema.

Memegang keunggulan 3-2 dari leg pertama, Madrid sedikit bermain hati-hati di awal-pertandingan,  meskipun secara keseluruhan tetap memegang penguasan bola sebanyak  80 persen.

Sementara itu Malaga yang hanya butuh satu gol untuk dapat lolos ke babak perempat final, terus mencoba mengurung pertahanan Real Madrid.

Namun begitu,  tak banyak peluang berbahaya yang dihasilkan kedua tim di babak pertama pada pertandingan yang dihelat di La Rosaleda, (11/1) dinihari lalu.

Beruntung bagi Los Merengues (julukan Real Madrid), Benzema yang baru tiga menit menjejak lapangan menggantikan Gonzalo Higuain berhasil membobol gawang Caballero di menit 71. Diawali umpan Mesut Oezil ke kotak penalti, Benzema meneruskan dengan sepakan mendatar ke arah gawang.

Caballero sebenarnya mampu menangkap bola yang bergulir pelan, namun tiba-tiba si kulit bundar terlepas dan malah masuk ke dalam gawang.

Pada menit 88, Madrid harus bermain minus Alvaro Arbeloa yang diusir keluar lapangan akibat menerima kartu kuning keduanya.

Skor 1-0 bertahan hingga laga usai dan Madrid lolos ke perempatfinal dengan agregat total 4-2. Mereka menunggu pemenang partai antara Barcelona dan Osasuna.

Artinya, sangat besar kemungkinan jika Los Merengues akan berhadapan dengan Barcelona di babak perempat final nanti.

Apalagi, Barcelona pun tampaknya tak bakal kesulitan menyingkirkan Osasuna,  setelah pada leg I yang berlangsung di Nou Camp, beberapa waktu lalu mampu  membukukan kemenangan 4-0.
Walau kemungkinan bertemu Barcelona sangat besar, namun kiper Los Blancos Iker Casillas mengaku tak terlalu memikirkan kemungkinan pertemuan itu, karena menurutnya sang musuh abadi belum tentu melenggang ke perempat-final.

Casillas  lantas menunjuk kejutan yang ditorehkan Mallorca ketika bersua Real Sociedad beberapa saat sebelum laga Malaga-Madrid berlangsung. Takluk 2-0 pada pertemuan pertama, Los Bermellones justru mengamuk dan melibas Sociedad 6-1 di Iberostar.

Sementara itu gelandang Real Madrid Xabi Alonso mengatakan bahwa dirinya siap memberikan yang terbaik jika nanti berhadapan dengan Barcelona.

“Barcelona masih harus melakoni pertandingan (leg kedua melawan Osasuna). Namun demikian, kami sudah siap dan akan menghadapi babak tersebut dengan menaruh perhatian yang serius,” kata Alonso kepada AS.

“Saya tak mau membandingkan (kedua klub ini). Kami sejauh ini berusaha bermain bagus. Kami sudah mengawali 2012 dengan tiga kemenangan dan kami tak peduli dengan kejadian di tempat lain,” tandas Alonso.
Secara keseluruhan Real Madrid dan Barcelona telah enam kali bertemu di ajang Copa del Rey.  Dari pertemuan tersebut kedua tim sama-sama meraih tiga kemenangan (Lihat Grafis). Satu catatan menarik adalah bahwa seluruh pertemuan yang terjadi sebelumnya berlangsung di partai final Copa del Rey. (bbs/jpnn)

Penipu Anang Ditangkap

JAKARTA- Tiga orang selebriti, Anang Hermansyah, Ashanty dan Tya Ariestya hadir bersama melaporkan Umi Rahmini, di mana mereka tertipu jasa travel yang disediakan wanita tersebut. Kerugian yang diderita bersama korban lain diperkirakan hingga miliaran rupiah.

“Yang datang hari ini lengkap ada beberapa artis yang akan melapor dan kemungkinan dipertemuan untuk mencari jalan tengah atas Umi, untuk disaksikan polisi,” ucap Anang ditemui di Polda Metro Jaya. Jakarta Selatan. Selasa (10/1).

Anang mengaku lebih nyaman jika melaporkan kejadian ke kepolisian. Sudah dimediasi oleh polisi dengan Umi Rahmini, yang saat ini telah ditahan karena dianggap tidak bisa memberikan itikad baik atas terjadinya kasus ini. Demikian Anang setuju agar kasus ini segera diselesaikan.

“Kita sepakat ingin diselesaikan. Di Tone Travel 88 itu 1,4 M. Ada pihak Garuda juga, kalau dibilang korban karena Umi sudah ditahan, korbannya bukan satu orang,” ucapnya.

Kehadiran Anang sekaligus sebagai bentuk rasa terima kasihnya ke kepolisian. Pria yang bersama Ashanty sempat berlibur ke Cina, sebelumnya memang menggunakan jasa travel yang disediakan Umi Rahmini.

Kerugian yang dialami Anang dan Ashanty ditaksir hingga Rp260 juta. Sementara artis lain Tya Ariestya dan ibunya yang menggunakan jasa dari Umi Rahmini telah kehilangan Rp80 juta. (net/jpnn)
Menurut Anang kemungkinan bakal ada 20 korban dari wanita tersebut. (net/jpnn)

Laga ke-100 Ternoda

PADA musim 2004/2005 Alvaro Arbeloa merasakan beratnya menjadi produk Real Madrid junior. Memiliki kemampuan prima, ia hanya tampil 4 kali di musim debut bersama Los Blancos.

Arbeloa selalul kesulitan untuk  menembus skuad utama Los Blancos. Maklum, Real Madrid memang terbiasa untuk membeli pemain bintang untuk segala posisi. Meskipun, kualitas tim junior  mereka sama sekali tidak buruk.
Setengah kecewa dengan kebijakan klub, Arbeloa kemudian melayang ke Deportivo La Coruna. Tampil sebanyak  20 kali sebelum akhirnya hijrah ke Liverpool.

Tiga tahun merantau dan membuktikan kapasitas sebagai bek tangguh, Arbeloa tak kuasa menahan rindu pada klub pertama. Real Madrid memboyong sang pemain seharga 5 juta poundsterling.

Musim ini, kala Carvalho cedera dan Sergio Ramos ditugaskan lebih ke tengah, sisi kanan Los Blancos dijaga dengan baik oleh Arbeloa.

Tak terasa, tiga tahun berlalu dan Arbeloa menjalani laga ke-96 bersama Real Madrid di “percobaan kedua” atau secara total, laga ke-100 selama berkostum Los Blancos (ditambah 4 pertandingan pada awal karier).
Real Madrid melaluinya dengan kemenangan penting 0-1 atas Malaga, kemarin (11/1), sekaligus memastikan satu tempat di perempat final Copa del Rey.

Sayang, Arbeloa tak memiliki kenangan yang seratus persen manis di laga ke-100 tersebut. ia menerima perintah keluar ketika laga berlangsung 87 menit. Inilah kartu merah perdananya musim ini. (net/jpnn)

Usia Bukan Halangan Berprestasi

Usia, bukan menjadi halangan bagi seseorang untuk tetap berprestasi. Setidaknya itu dibuktikan oleh Angelina. Atlet Bowling Sumatera Utara ini tetap menekuni olahraga yang sudah terlanjur dicintainya ini.

Wanita kelahiran Pekan Baru 46 tahun yang lalu ini, mulai menekuni olah raga bowling sejak 11 tahun yang lalu, atau saat dirinya menginjak usia 34 tahun. Bukan usia muda untuk memulai sesuatu. Tetapi, karena ketelatennya, di usianya yang sudah hampir setengah abad, dirinya bisa mencatatkan berbagai prestasi. Salah satu yang membaganggakan adalah sebagai peserta dalam Turnamen Bowling Dunia di Singapura pada tahun 2004 yang lalu. “Tiap negara, hanya boleh mengirimkan 1 peserta pria dan 1 peserta wanita, dan untuk mewakili Indonesia, saya yang terpilih,” ujar Angelina.

Untuk Medan, Sumatera Utara, olahraga Bowling ini belum terlalu familiar, terutama untuk wanita. Tetapi pengusaha rumah makan di Jalan Emas ini menganggap Bowling sangat potensial untuk dijadikan pijakan. Menurutnya, banyak wanita yang tidak memilih Bowling untuk olahraganya, karena takut, penampilan secara fisik menjadi tidak maksimal. “Begini, olahraga ini bertumpu pada 1 tangan, kalau saya sebelah kanan, jadinya lebih besar sebelah kanan, tetapi menurut saya tidak terlalu kelihatan kok, lihat saja sendiri,” tambah Angelina.

Awal menyukai Bowling, karena melihat adik prianya yang sukses menjadi pemain Bowling, bahkan sang adik selalu berhasil merebut hadiah dalam setiap turnamen. Merasa penasaran, akhirnya dirinya pun mencoba. “Awalnya banyak yang pesimis, bahkan merasa tidak yakin, tapi saya cuek, tidak mau peduli,” ungkap Angelina.

Kecuekannya, menjadi kunci keberhasilannya, hingga dirinya mampu meraih sukses dan tercatat sebagai atlet Bowling. Usia baginya bukan penghalang untuk meraih sukses. “Usia bukan penghalang ya, tapi saya sadari usia saya, yang speed bola tidak seperti yang usianya dibawah saya, tapi usia dan pengalaman menghasilkan tekhnik dan kualitas bola,” tambah Angelina.

Sebagai pengusaha wanita, dirinya juga tidak lepas dari kehidupan sosialita yang dijalaninya bersama dengan teman-temannya. Bahkan tidak jarang dia mencoba untuk mengajak temannya untuk menikmati olahraga ini. Tetapi baru sekali coba, teman-teman langsung menyerah. “Seperti kata pepatah mungkin,  bisa karena biasa,” ungkap Angelina.
Tugasnya sebagai atlet juga tidak menghalangi dirinya untuk berinteraksi  dengan teman-teman. Bahkan jadwal yang telah ditetapkan untuk melakukan melakukan kegiatan tersebut. “Biasanya setelah ngumpul dengan teman, baru saya latihan, atau sebaliknya, latihan dulu baru saya ngumpul, saya juga butuh rileks dengan bertemu dengan teman-teman,” ungkapnya.

Selayaknya para ibu yang berkumpul, yang menjadi topik dalam pembicaraan juga tidak beda jauh dari keluraga, mulai dari pendidikan anak, sifat anak, suami, dan tentu saja trend yang sedang berkembang.

“Kita selalu tukar pikiran tentang keluarga, tetapi pada umumnya perkembangan anak ya,” ujar Angelina.
Walau tidak semua wanita menyukai olahraga Bowling ini, ternyata semua keluarga nya mendukung hobinya ini. Bahkan, sang suami juga pernah tercatat sebagai atlet Bowling Sumut. Putrinya yang saat ini sedang duduk di bangku kuliahan di China juga sedang tergila-gila dan menikmati olahraga ini. “Unik dan asyik, apalagi saat bola yang kita glinding menabrak semua pin, rasanya senang banget,” tambah Angelina.

Untuk olahraga yang satu ini, Angelina biasanya menggunakan bola yang beratnya sekitar 7 kg atau 14 pon. Walau pernah mencoba bola yang ukurannya lebih berat (8 kg sama dengan 18 pon), tetapi kenyamanan yang didapatnya saat menggelinding bola yang beratnya hanya 7 kg. “Kata pelatih saya, lebih cocok untuk menggunakan bola yang beratnya sektar 7 kg, dan benar, saya juga merasa lebih nyaman,” tambah pengusaha rumah makan mie ini. walau sebenarnya, semakin berat bola, maka akan semakin mudah untuk melakukan strike. Untuk saat ini, Angelina sedang mempersiapkan dirinya untuk mengikuti PON yang akan dilakukan September mendatang. “Kemarin sudah lolos pra PON, jadi sekarang konsen untuk PON nya,” ungkapnya.

Selain berlatih, salah satu yang sering dilakukan Angelina untuk menjaga stamina adalah dengan mendaki gunung, atau latihan menari. “Kalau nari saya agak kaku, karena badan nya tidak terlalu lentur,” tutupnya. (ram)