26 C
Medan
Thursday, January 22, 2026
Home Blog Page 14015

Gol Salto Syafri Koto

TIM PON Sumut menggelar laga pertama dengan manis. Selain menang 3-0, gol yang dikemas anak asuh Rudi Saari itu terbilang cakep. Ada dua gol yang terbilang manis. Pertama lepas dari kaki kiri Irfan, dan tentu saja gol salto Syafri Koto.
Gol Irfan masuk katergori cantik karena dimulai dengan aksi menawan. Ada tiga pemain PON Sumut yang bersiap di depan pagar betis pertahanan PSMS. Dua pemain selain Irfan bergerak ke arah berbeda sesaat setelah wasit meniup peluit aba-aba. Dengan tenang, Irfan yang mengeksekusi tendangan bebas tersebut.

Sontekan kaki kirinya meluncur dan berbelok ala banana kick pemain top dunia. Bola bersarang di ujung kanan gawang PSMS.

Gol itu sontak bikin penonton yang memadati Lapangan Tanjung Gading bersorak sorai. Irfan yang berambut gondrong mudah dikenali dan mendapatkan tepuk tangan meriah. Tapi, ada gol lebih menawan lagi. Di penghujung laga, Syafri Koto melakukan aksi akrobatik dengan bersalto menyambut umpan silang bek PON, Agung Prasetio.

Berlari kecil di kotak penalti, Syafri menilai dia bisa beraksi karena bola yang datang terlihat tanggung. Dengan pengalamannya melakukan aksi salto selama latihan, Syafri menemukan momen pas untuk salto dan mencetak gol.
Gol itu tak kalah bikin geger publik yang menonton even tahunan gawean PT Inalum itu. Sorak sorai penonton menyertai selebrasi seluruh skuad PON Sumut. Usai laga, Syafri menilai gol itu bisa terjadi karena momen yang tepat.

“Saya sudah pernah melakukannya saat latihan. Di pertandingan pun kemarin ketika uji coba ke Thailand, saya bikin aksi salto. Sayang saat itu hanya mengenai mistar gawang,” kata Syafri. Lalu gol itu dipersembahkan untuk siapa? Untuk Pacar? “Orang tualah yang paling utama Bang.. Hehehe. Untuk pacar jugalah,” katanya. (ful)

Kembalikan Kejayaan Bulutangkis

MEDAN- Kasdam I BB Brigjen TNI I Gede Sumerta berharap kebangkitan bulu tangkis Indonesia tingkat internasional dimulai dari Sumatera Utara.

“Kejayaan bulu tangkis Indonesia harus bisa kita rebut kembali dan itu diharapkan di mulai dari Sumut dengan lahirnya atlet-atlet muda berbakat,” bilang Gede Sumerta mewakili Mayor Jenderal TNI Lodewijk F Paulus Pangdam I/BB saat membuka Kejuaraan bulu tangkis Shamrock Candra WijayaYonex II Tahun 2012 yang berlangsung di Gor Bulu Tangksi Shamrock Candra Wijaya Jalan Pegadaian Medan, Selasa (10/1).

Dikatakan Gede Sumerta, dengan digelarnya Kejuaraan Bulutangkis Shamrock Candra Wijaya-Yonex yang kedua kalinya itu, diharapkan akan lahir bibit-bibit berbakat atlet bulu tangkis, yang bukan hanya mampu mengukir prestasi di tingkat nasional namun juga di tingkat internasional.

Gede Sumerta melanjutkan, untuk melahirkan atlet berbakat tersebut tidak bisa diraih secara instan, namun harus melalui perjuangan yang keras. Latihan dan pembinaan yang berkesinambungan juga harus terus dilakukan.
Untuk itu, peran serta semua pihak sangat dibutuhkan, bukan hanya pengurus, atlet, orang tua namun juga pemangku kepentingan lainnya. Itu bukan tugas ringan, namun jika dikerjakan bersama-sama semuanya akan dapat dicapai.
“Sejak dulu Indonesia terkenal sebagai gudangnya atlet bulu tangkis. Ini harus terus kita jaga dan tentunya dengan tetap melakukan pembinaan sejak dini terhadap atlet-atlet cilik kita,” katanya.

Menanggapi tentang kebangkitan nasional itu, Wakil Ketua Pengprov PBSI Sumut Mokhtar   Aritonang mengatakan kejuaraan ini merupakan kesempatan emas bagi atlet-atlet Sumut untuk melatih kemampuan atas latihan yang digelar selama ini.

Dengan demikian para atlet Sumut akan mengetahui sejauh mana kemajuan yang dicapai selama ini. Bagi yang berhasil tampil sebagai juara nantinya tentunya tidak harus langsung berpuas diri, namun harus tetap mengintensifkan latihan.

“Selain pembinaan usia dini, yang perlu juga mendapat perhatian adalah bagaimana Sumut bisa memunculkan pelatih. Karena memang selama ini kita masih kekurangan pelatih bulu tangkis,” kata Moktar Aritonang.
Kejuaraan Shamrock Candra Wijaya Open II/2012 memperebutkan Piala Bergilir Pangdam I/BB tersebut digelar dari 10 hingga 14 Januari 2012 dan diikuti 597 atlet dari 53 klub di daerah se-Sumatera Utara. Kejuaraan itu mempertandingkan 14 nomor yakni tunggal anak-anak putra/putri, tunggal pemula pa/pi, tunggal dan ganda pa/pi, tunggal dan ganda taruna pa/pi, ganda veteran putri serta beregu putra.(omi)

Bermain Cantik dan Menang

MEDAN- Hingga laga kontra Persib Senin (9/1) lalu, PSMS masih memperagakan strategi penyerangan dengan satu striker. Hasilnya, dari tiga laga sebelumnya dipetik satu kali kemenangan dan dua kali seri.

Berbeda saat bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat markas Persib, tim bejuluk Ayam Kinantan ini memang memperlihatkan skema penyerangan apik dengan sodoran-sodoran bola pendek yang cantik mampu disuguhkan dan sangat menghibur. Namun, hasilnya PSMS harus takluk 3-1 di kandang Maung Bandung, julukan Persib.
Pelatih PSMS Raja Isa menuturkan sejumlah statement yang bertolak belakang dengan pelatih kontroversial Jose Mourinho. Pasalnya, pelatih fenomenal asal Portugal ini sempat mengemukakan satu pernyataan, yakni ‘Bermain cantik tapi kalah atau bermain buruk tapi menang. Saya memilih yang kedua.’

Sedang pelatih asal Malaysia ini menuturkan tak memilih satu pun dari dua pilihan yang diungkapkan Jose Mourinho. “Saya  ingin tim ini bermain bagus, menghibur dan menang. Hanya saja butuh proses untuk menciptakan kemungkinan itu,” tuturnya, Selasa (10/1).

Eks pelatih Persiram dan Persipura ini mengakui derajat kualitas Zulkarnain dkk terus meningkat meski tidak signifikan. Kerangka permainan yang didominasi umpan-umpan pendek dengan intensitas tinggi mulai mampu diperagakan.
Tak terlepas dari berkembangnya pemahaman tim atas formasi 4-2-3-1 yang sewaktu-waktu bertransfomasi cepat ke skema diamond 4-4-2.

Menurutnya, bukan satu hal mudah menghadapi empat klub besar dengan waktu kurang dari sebulan. “Kita tahu keempat klub ini diisi banyak pemain berlabel Timnas. Saya menyebut mereka miniatur Timnas. Kami gagal memberi kejutan, meski ada ragam pembelajaran bagi tim mendalami kesejatian rap-rap ini. Kerangka dan karakter awal sudah berbentuk,” kata Raja Isa.

Ia juga mengatakan, lini depan yang ditempati Osas Saha sebagai ujung tombak mengalami kemajuan pesat.(saz)

TGM vs PSSA Asahan, Sama-Sama Optimis

TANJUNG GADING: Laga kedua Inalum Cup 2012 akan mempertemukan TGM FC dan PSSA Asahan. Laga ini diyakini akan berlangsung seru karena skuad yang disiapkan sudah punya pengalaman main di liga, meski sebatas Divisi II. Kedua tim yakin bisa memberikan hasil terbaik.

TGM awalnya masuk kandidat mencapai hasil maksimal, lantaran tim ini runner up pada perebutan tiket Divisi II PSSI belum lama ini. Mental juara juga sudah mulai ditunjukkan anak asuh Sabda Lumbantoruan itu.

Tim yang sama dengan hanya sedikit pergantian, membuat TGM lebih percaya diri menatap turnamen ini.
Sabda menilai skuadnya mampu memberikan kejutan di ajang ini. Tak tanggung-tanggung TGM menarget juara. Dan langkah awal harus dibuktikan dengan menjamu tim tak kalah kuat semisal PSSA Asahan.

“Di atas kertas mungkin saja ada dugaan-dugaan. Tapi fakta itu terjadi di lapangan. Jadi kami siap melakoni laga melawan siapa saja,” kata Sabda menebar psy war.

Tak ada yang harus ditakuti, itulah yang kerap diutarakan Sabda kepada skuadnya. “Tim harus tetap solid dalam memiminalisir tekanan-tekanan yang mungkin terjadi. Kekompakan harus terus dijaga,” sambungnya.
Apakah sudah tahu apa yang harus diterapkan guna meredam serangan PSSA Asahan? “Ada kebijakan baru di Inalum Cup 2012 ini, yakni memainkan skuad U-23. Jadi tak lagi bebas seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi tak masalah, ini juga bagus untuk pembinaan, meskipun pada akhirnya kami jadi buta kekuatan lawan. Kami baru bisa menggambar kekuatan tim lain dari laga perdana,” lanjut Sabda.

So, apa komentar pihak Asahan? Lewat pelatih bergelar Insinyur, Budi Sianturi pun menebar ancaman. Baginya, melawan TGM merupakan laga yang sudah biasa dilakoni. Bahkan menurut Budi, di tingkatan kelompok umur bebas, TGM menurutnya tak pernah menang melawan PSSA Asahan. Tapi kebijakan hanya boleh menurunkan skuad U-23 di ajang kali ini, membuat Budi tak tahu  pasti apa yang disiapkan TGM.

“Masih buta, kita masih meraba-raba kekuatan lawan. Tapi kami yakin bisa merebut angka penuh pada laga ini,” kata Budi.

Begitupun, Budi bilang kalau timnya harus waspada penuh. Apalagi skuad yang dibawanya merupakan skuad seleksi yang dipersiapkan mengikuti kompetisi Divisi II PSSI.

“Jadi sambil membentuk tim, kami ikuti turnamen ini sebagai bahan evaluasi. Kesempatan ini sangat bagus dan akan kami maksimalkan,” kata Budi. “Kalau bisa tembus semi final saja saya rasa sudah sangat bagus. Itulah target utama yang diusung karena tim ini belum begitu maksimal. Kami baru dua pekan membentuk tim,” lanjutnya. (ful)

SSB Rajawali Gelar Festival Sepak Bola

MEDAN- Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM diwakili Kadispora Medan, Drs Hanas Hasibuan MAP, Sabtu (7/1) resmi membuka pertandingan festival sepak bola U-12 dan U-14 antar SSB Se Kota Medan di Lapangan SSB Rajawali Jalan Suasa Raya Lingkungan V Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli.
Acara itu juga dirangkaikan dengan HUT ke III SSB Rajawali.

Dalam sambutannya Hanas Hasibuan mengatakan langkah SSB Rajawali untuk menggelar pertandingan festival sepak bola U-12 dan U-14 antar SSB se Kota Medan sangat baik. Pasalnya, lewat gelaran tersebut, dapat menciptakan bibit pemain handal sepak bola di masa depan.

“Untuk itu, Pemko Medan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan SSB Rajawali Medan untuk kemajuan olahraga di Kota Medan,” bilang Hanas yang juga pemain tenis meja kelas eksekutif itu.
Selanjutnya Hanas menyebutkan kiranya apa yang dilakukan SSB Rajawali untuk memanjukan dunia persepakbolaan di kota Medan dan patut dicontoh SSB lainnya.

“Semakin sering dilakukan pertandingan festival sepak bola antar SSB Kota Medan. Semakin bertambah bibit unggul pesepak bola yang handal,” ungkap Hanas.

Sementara itu, Ketua SSB Rajawali H Eko Ariawan menyebutkan ada 66 tim yang mengikuti festival sepak bola U-12 dan U-14. Dimana ke-66 tim yang tampil terdiri dari 33 tim U-12 dan 30 tim U-14. (omi)

Tebak Skor Hingga Balon Berisi Uang

SALAH satu hal unik yang digelar panitia Inalum Cup 2012 adalah tebak skor pertandingan setiap laga. Siapa yang beruntung maka akan mendapat hadiah menarik berbungkus kado. Lebih menarik lagi, panitia juga melepas balon gas ke udara. Bagi yang menemukan balon tersebut maka ada hadiah Rp1juta yang bisa diklaim ke panitia.

Hal itu dibenarkan Ketua Panitia Inalum Cup 2012 Moranta Simajuntak. “Ya, memang pernik-pernik kecil ini rutin kami gelar setiap turnamen. Itu salah satu pemancing penonton meramaikan pertandingan,” katanya didampingi staf humas Julian.

Saban tahun ada saja warga yang beruntung mendapatkan uang di dalam balon gas yang terbang tadi. Kadang kala, balon itu turun di ladang dan didapat petani karet yang sedang mendodos. Pernah juga mencapai Rantau Prapat yang jaraknya cukup jauh. “Panitia sampai naik getek menyebrang sungai untuk mengantarkan hadiah tersebut,” lanjut Moranta.

Pernah jugaa hadiah tersebut jatuh di tengah laut dan ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan di malam hari. “Jadi di balon itu nanti kita cantumkan nomor telepon. Silakan telpon nomor tersebut dan kami akan respon. Yang menemukan berarti sangat beruntung,” pungkasnya. (ful)

Membantu PSSI Lewat Pembinaan

EVEN Inalum Cup yang konsisten digelar saban tahun sejak 2001, sudah dikenal luas oleh publik sepak bola Sumut sebagai turnamen berkelas.

Selain menawarkan hadiah cukup besar, even ini juga termasuk sebagai kalender even yang wajib dicatat oleh tim-tim sepak bola di Sumut. Ir H Subagiyo Ibnu, Senior Manajer Humas PT Inalum menjelaskan, seiring waktu pihaknya menggelar even tersebut untuk turut membantu PSSI melakukan pembinaan. Maka itu, Inalum Cup 2012 kini hanya boleh diisi skuad Under 23, alias pemain yang boleh turun hanya diperkenankan jika usianya tak lebih dari 23 tahun.
Tahun-tahun sebelumnya, even ini memperbolehkan skuad usia bebas bertandingan. Namun begitu, kualitas kompetisi sejauh ini masih cukup menghibur.

“Kami harap apa yang kami gelar ini bisa membantu PSSI mencari bibit   pesepak bola. Dan kami rasa hal itu mulai kelihatan,” kata Subagiyo Ibnu yang lebih akrab disapa Ibnu itu.

Selain menggelar turnamen sepak bola, Inalum juga menggelar sejumlah kegiatan lain. Ini berkaitan dengan Ulang Tahun ke -36 PT Inalum. “Ya ini bagian dari  rangkaian ulang tahun PT Inalum juga. Ada even olahraga lain seperti golf, bola voli, dan lainnya. Kegiatan sosial juga ada seperti donor darah dan program CSR lainnya yang berguna untuk masyarakat sekitar komplek dan sekitar pabrik,” pungkasnya. (ful)

Dua Minggu Lampu Jalan Mati

08126520xxx

Sumut Pos, tolong disampaikan pada yang berwenang sudah 2 minggu lampu jalan di Jalan Merak Medan Sunggal mati. Ke mana dibuat Pemko retribusi Pajak Penerangan jalan Umum (PPJU) yang dari warga?

Kami Lakukan Perbaikan

Terima kasih informasinya. Terlebih dahulu kami sampaikan kepada warga, hingga kini kami terus melakukan perbaikan di sejumlah wilayah di Kota Medan. Hanya saja, perbaikannya tidak bisa secara keseluruhan dilaksanakan serentak. Hal itu dikarenakan keterbatasan jumlah pegawai kami. Maka perbaikan pun dilakukan bertahap. Khusus untuk pelaksanaan perbaikan ini tetap dilaksanakan di seluruh penjuru Kota Medan. Untuk itu, kami meminta kepada warga agar bersabar menunggunya, karena petugas kami sedang bekerja di lapangan.

Erwin Lubis
Kadis Pertamanan Kota Medan

Perkuat Koordinasi dengan Kecamatan

Banyaknya lampu jalan yang mati di Kota Medan, sebenarnya bukan disebabkan pasokan energi listrik yang kurang, tapi diakibatkan kurang dilakukannya perawatan lampu jalan pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga, kepemimpinan saat ini cendrung hanya bertugas memperbaiki saja.

Seharusnya, Dinas Pertamanan Kota Medan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, khususnya untuk pendataan kerusakan atau kondisi lampu jalan masing-masing kecamatan. Bila ada kerusakan segera melaporkannya ke Dinas Pertamanan Kota Medan, selanjutnya setiap tiga bulan petugas patroli Dinas Pertamanan juga melakukan pengecakan rutin terhadap lampu jalan yang ada. Tanpa keduanya dilaksanakan, maka sepenuhnya masyarakat hanya membayar pajak saja sedangkan pelayanan yang diberikan seperti mendapatkan penerangan jalan jauh dari harapan. Kami minta agar segera dilakukan perbaikan lampu jalan, jangan sampai masyarakat semakin tak percaya dengan pemerintahan ini.

Ahmad Arif
Ketua Fraksi PAN DPRD Medan

Kenapa Kasek SD N 067089 Belum Diperiksa?

083198986xxx

Selamat malam Sumut Pos, semoga semakin sukses dan semakin terdepan. Kenapa Kepala Sekolah SD Negeri 067098 tidak diperiksa Kepala Dinas Kota Medan atas penyelewengan dana (BOS). Kami sebagai generasi penerus bangsa sangat kecewa, kami minta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih kasus ini supaya dituntaskan demi tercapainya  kemajuan anak bangsa. Sekian dan terima kasih.

Malam Ini Saya Cek ke Staf

Terima kasih untuk informasinya. Malam ini akan saya cek dengan staf saya . Sehingga didapat letak permasalahan pastinya. Tentu saja penyalahgunaan dana BOS merupakan sebuah pelanggaran. Begitu pun kita tetap menjunjung azas praduga tidak bersalah.

H Rajab Lubis
Kadis Pendidikan Kota Medan

Pedagang Ikan di Sudirejo 2 Meresahkan

085276123xxx

Asalamualaikum Pak Wali Kota Medan mungkin ini sudah sekian kali saya buat pengaduan di koran ini tentang padagang ikan yang jualan di Jalan Tanjung Bunga 1 Keluran Sudirejo 2 Kecamatan Medan Kota. Kenapa P3T itu sudah hampir 15 hari lebih mereka masih jualan? Apa memang P3T bayar ke Pemko untuk berjualan di jalan umum? Kabar Lurah dapat Rp300 ribu per hari. Berarti Camat dan wali kota dapat juga dong.

Pemko Sedang Menata Para Pedagang

Informasi ini sudah kita teruskan ke Camat Medan Kota. Perlu disampaikan dalam masalah ini, Pemko Medan tidak ada menerima bayaran dari pihak mana pun. Saat ini Pemko justru sedang menata pedagang-pedagang tersebut sehubungan dengan permasalahan dengan pihak PT Inatex Simpang Limun. Terima kasih.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan