24.4 C
Medan
Tuesday, January 20, 2026
Home Blog Page 14048

Iran Ancam Serang Kapal Induk AS

TEHERAN-Iran mengancam akan mengambil tindakan apabila kapal induk Amerika Serikat, yang pekan lalu meninggalkan Teluk Persia menuju Laut Oman melewati zona latihan militer Iran, kembali lagi ke Teluk Persia.
“Iran tak akan mengulangi peringatan ini. Kapal induk musuh telah bergerak ke Laut Oman karena kami menggelar latihan militer di sana. Saya menyarankan dan menekankan agar kapal induk Amerika itu tidak kembali ke Teluk Persia,” tandas Kepala Staf Angkatan Darat Iran Brigadir Jenderal Ataollah Salehi kepada kantor berita resmi Iran, IRNA, Selasa (3/12).

Kapal induk yang dimaksud Salehi adalah USS John C Stennis (CVN-74), salah satu kapal induk bertenaga nuklir terbaru andalan Angkatan Laut AS (US Navy). Kapal tersebut, didampingi kapal penjelajah berpeluru kendali USS Mobile Bay, pekan lalu bergerak keluar dari Teluk Persia melalui Selat Hormuz dan kemudian kawasan di Laut Oman yang sedang digunakan untuk latihan militer besar-besaran AL Iran.

Pihak Departemen Pertahanan AS mengatakan, pelayaran kapal tersebut adalah pelayaran rutin yang sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya, dan tak ada kaitannya dengan latihan militer Iran. Armada Kelima US Navy berpangkalan di Bahrain, negara pulau yang terletak di dalam Teluk Persia.(AFP/Rtr/jpnn)

Muslim dan Polisi Bentrok, 5 Tewas

CINA- Ratusan umat Muslim di wilayah Ningxia, Cina, terlibat bentrok dengan polisi setelah mesjid di desa mereka hendak digusur. Menurut saksi mata, lima orang warga tewas dalam bentrokan berdarah tersebut. Bentrokan terjadi pada Jumat pekan lalu, 30 Desember 2011, namun informasi mengenai hal ini baru diberitakan oleh South China Morning Post yang dilansir Reuters, Selasa (3/12).

Menurut saksi mata, warga desa Taoshan yang mayoritas etnik Hui marah saat mesjid mereka hendak digusur karena dinyatakan ilegal oleh pemerintah setempat.

Saksi mata, Jin Haitao, mengatakan bahwa polisi menyerang warga menggunakan gas air mata, tongkat dan pisau. Lima orang warga dilaporkan tewas, termasuk di antaranya adalah dua orang wanita tua.

“Mereka hanya melakukan aktivitas keagamaan, tapi aparat tidak memperbolehkannya. Mereka menggusur mesjid dan polisi menumpahkan banyak darah ke tanah,” kata Jin.

Sejak kejadian tersebut pecah, seluruh akses informasi tentang desa terputus. Seorang warga desa tetangga mengaku jaringan telepon menuju Taoshan mati. (net/bbs)

Dua Tentara Thailand Tewas Kena Bom

Bangkok-Dua tentara Thailand tewas ketika sebuah bom pinggir jalan meledak di dekat truk yang mereka tumpangi di Pattani, Thailand. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Kedua korban berumur 26 tahun, saat itu hendak bepergian ke Pattani setelah diundang untuk menghadiri acara tahun baru 2012. Pattani merupakan salah satu dari 3 wilayah di selatan Thailand yang mengalami konflik selama delapan tahun.

“Mereka diundang untuk bergabung dalam pesta tahun baru dengan penduduk setempat,” kata seorang pejabat kepolisian di distrik Mayo, seperti diberitakan oleh AFP, Selasa (3/1).

Pejabat itu menambahkan, keduanya tewas di tempat setelah bom itu meledak. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom tersebut. Saat ini terhitung 4.984 orang tewas dan 8.300 terluka sejak kerusuhan yang di mulai pada tahun 2004 itu.

Thailand selatan saat ini sedang menghadapi banjir parah yang disebabkan oleh hujan lebat.
Sementara seorang pengebom bunuh diri dengan menggunakan sepeda motor meledakkan dirinya di suatu pasar di Kota Kandahar, Pakistan. Bom itu menewaskan empat orang anak kecil dan seorang petugas polisi. Menurut Kapala Polisi Kandahar Abdul Raziq, pelaku mengaktifkan bomnya saat mendekati sebuah mobil polisi yang memintanya untuk segera berhenti.

“Penyerang mengendarai sepeda motor di sebuah pasar yang ramai di kota Kandahar. Ketika polisi menghentikannya, ia meledakkan bomnya,” kata Raziq seperti diberitakan AFP, Selasa (3/1).(net/bbs)

Tahun Ini, Delapan BUMN Go Public

JAKARTA-Proses go public untuk mendorong kinerja dan transparansi badan usaha milik negara (BUMN) terus bergulir. Kali ini sudah ada beberapa BUMN dan anak usaha BUMN yang antre untuk melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, selain tiga BUMN yang sudah masuk target IPO 2012, ada tambahan lima BUMN dan anak usaha BUMN yang menyatakan siap IPO tahun ini. “Jadi, total ada delapan,” ujarnya Selasa (3/1)n Dahlan menyebut, tiga BUMN yang sudah masuk target IPO tahun ini adalah PT Semen Baturaja, PT Waskita Karya, dan Pegadaian. “Pegadaian (yang selama ini merupakan perusahaan umum) kan sudah jadi PT (perseroan terbatas). Jadi, IPO bisa jalan,” katanya.

Lalu, mana lagi lima BUMN dan anak usaha BUMN yang siap IPO tahun ini? Dahlan belum bersedia memerincinya. Menurut dia, saat ini Kementerian BUMN masih mengkaji berbagai aspek terkait dengan rencana IPO tersebut.

“Itu masih perlu diolah lagi,” katanya.” Dalam roadmap BUMN, selain PT Semen Baturaja, PT Waskita Karya, dan Pegadaian, beberapa BUMN yang juga digadang-gadang untuk go public, antara lain, PT Pelindo II, PT Angkasa Pura (AP) I dan PT AP II, serta PT Jasindo (asuransi). Selain itu, sebenarnya masih ada rencana IPO untuk BUMN sektor perkebunan, khususnya PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang kinerja keuangannya cukup besar. Misalnya, PTPN III, PTPN IV, dan PTPN VII. Namun, rencana tersebut diprediksi mundur ke 2013 karena menunggu proses pembentukan holding BUMN perkebunan yang ditargetkan selesai pada kuartal III tahun ini. Sementara itu, anak usaha BUMN yang sudah sering disebut masuk daftar IPO adalah PT Krakatau Wajatama (anak usaha PT Krakatau Steel), PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (anak usaha PT PLN), serta PT Rekayasa Industri (anak usaha PT Pusri). (owi/c2/agm)

Sadis, Bocah 7 Tahun Dimutilasi untuk Ritual Panen

New Delhi- Seorang gadis yang berusia 7 tahun dibunuh dan hatinya dikeluarkan sebagai pengorbanan untuk ritual panen di India. Polisi menangkap dua petani yang diduga sebagai pelaku pembunuhan.

Seorang perwira polisi Chhattisgarh, Rajendra Narayan Das menjelaskan Lalita Tatii (7) dilaporkan hilang pada Oktober lalu oleh keluarganya. Seminggu kemudian Lalita ditemukan dengan kondisi tubuh terpotong-potong.

Seperti diberitakan Dailymail, Selasa (3/1), polisi menangkap kedua pelaku pembunuhan sadis itu. Dari keterangan keduanya, Lalita dibunuh untuk menenangkan dewa mereka dan agar mendapatkan hasil panen yang baik.

Narayan Das menceritakan, Lalita saat itu sedang berjalan pulang ke rumahnya setelah menonton TV di rumah tetangganya ketika diculik. Kedua pria itu mengaku memotong tubuh Lalita dan mengeluarkan hatinya sebagai persembahan. Keduanya akan menghadapi ancaman penjara seumur hidup atau bahkan hukuman mati jika terbukti bersalah.

Provinsi Chhattisgarh merupakan negara kesepuluh terbesar di negara ini dan msyarakatnya masih memiliki keyakinan tentang kepercayaan tradisional. Masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan dan buta aksara di wilayah itu. Desember tahun lalu, tujuh orang dihukum penjara di negara bagian Maharashtra  terbukti melakukan upacara pengorbanan pada 2 anak.  (net/jpnn)

Ulang Tahun Raja Thailand pun Disurvei

Bangkok- Kemunculan Paduka Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej yang mengalami sakit sejak 2009 pada saat perayaan ulang tahun ke 84, ternyata membuat rakyat semakin mencintainya.

Sebuah survei yang dirilis sebelum tahun baru kemarin, menyebutkan rakyat merasa paling bahagia melihat baginda Raja bangun dari pembaringan pada ulang tahunnya 5 Desember lalu. Poling yang dilaksanakan Universitas Bangkok, seperti dikutip koran Bangkok Post pekan lalu, menemukan 55,1 persen responden menyatakan suka cita pada perayaan ulang tahun Raja dan membaiknya kesehatan beliau yang membawa suka cita terbesar pada 2011 yang lalu.

Sampel yang ditarik Bangkok Poll sebanyak 1.113 responden berusia 18 tahun pada 21 hingga 25 Desember kemarin. Sebanyak 87,4 persen responden sedih merasakan krisis banjir berkepanjangan sepanjang tahun kemarin. Sedangkan 68,1 persen menyatakan berita paling menarik perhatian mereka adalah liputan krisis banjir dan laporan-laporansekitar penanganan rehabilitasi banjir.

Pasukan tentara Thailand yang bersusah paya membantu rakyat yang kebanjiran, mendapat guyuran simpati paling banyak dari responden 47,2 persen. (net/bbs)

Polisi Gerebek Galian C Patumbak

Lima Escavator Diamankan

MEDAN- Polresta Medan bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Deliserdang menggerebek lokasi galian C di dua tempat di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut). Dari hasil penggerebekan, petugas mengamankan lima alat berat yang digunakan untuk penambangan.

Penggerebekan pertama dilakukan di lokasi galian C, Pasar 4, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak. Dari lokasi ini petugas menyita tiga unit alat berat escavator dan satu unit damtruck. Petugas juga mengamankan operator alat berat ke Mapolsek Patumbak untuk dimintai keterangan.

Kemudian petugas bergerak ke lokasi galian C di kawasan Pasar 5. Petugas berhasil mengamankan barang bukti dua alat berat escavator dan satu unit mobil pick-up yang digunakan untuk mengangkut minyak solar.
Pantauan Sumut Pos di lapangan, dalam aksi penggerebakan ini Kanit Serse Polsek Patumbak AKP Parulian Samosir yang ikut dalam penyeseran itu sempat menghadang laju petugas saat hendak menuju galian C di Pasar 4, Patumbak milik Bondan, namun Kasat Shabara Polresta Medan Kompol Beni Saragih beserta Satpol PP langsung saja menerobos menggerebek Galian C milik Kismanto yang berada di Pasar 5, Patumbak.

“Tidak perlu kesana! galian C Bondan tidak beraktivitas. Jejak ban mobil saja tidak ada,”  kata AKP Parulian Samosir kepada petugas sat Pol PP yang ikut dalam penggerebekan itu bersama Satuan Shabara Polresta Medan Kompol Beni Saragih.

Mendengar perintah AKP Parulian tersebut, Kompol Beni seketika  mengerahkan belasan petugas Shabara dan Sat Pol PP ke lokasi galian C milik Bondan. Dengan alat pengeras suara langsung, Beni mengatakan “Jangan ada pembusukan di Polisi, ayo kita bergerak,” teriak Beni sambil mengomandoi anggotanya dan petugas sat Pol PP.

Tebukti, hasilnya petugas mengamankan kenek dan 5 unit escavator yang disembunyikan di balik semak-semak.
Merasa curiga dengan alat berat yang ditemukan di sekitar semak-semak itu, Beni bersama anggotanya menyeser ke dalam semak-semak dan menemukan satu unit sepeda motor. Tidak jauh dari lokasi sepeda motor, petugas juga menemukan seorang pria yang sedang duduk di dekat bekas galian yang menjadi kolam. Saat digeledah, pria yang mengaku bernama Sonidi itu mengaku hanya memancing.

Namun, dari kantong celananya ditemukan daftar trip truk galian yang masuk. Yang lebih mengejutkan lagi, saat diamankan HP Sonidi bunyi dan tercantum nama yang menghubungi Bondan pemilik galian C Pasar 4. Kasat Sabhara langsung menyuruh Sonidi untuk mengangkat HP nya dengan mengaktivkan loadspeaker.

Dalam pembicaraan yang direkam awak Sumut Pos ini terdengan Bondan menyuruh Sonidi bersembunyi atau pura-pura mancing.”Sembunyi aja di sawit-sawit itu, atau pura-pura mancing aja,” ujar Bondan saat menelpon Sonidi. Setelah merekam pembicaraan Bondan, Sonidi langsung digiring ke Polsek Patumbak.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga mengatakan penggerebekan ini karena masyarakat merasa dirugikan dengan beroperasinya galian C tersebut. Jalan umum yang dilintasi menjadi rusak. Bahkan di sejumlah titik, jalan berlubang dan digenangi air saat musim hujan.

“Sedang musim kemarau, jalan lintasan truk berdebu hingga masuk ke rumah warga,” kata Tagam.
Menurut Tagam, terdapat belasan lokasi galian C tersebar di HGU PTPN 2, di Kecamatan Patumbak. Sebagian besar hasil galian C diangkut ke kota Medan untuk keperluan penimbunan tanah dan kebutuhan pembangunan ruko.
Sementara Kepala Dinas Tanaman PTPN 2, Rinaldy Nasution mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan larangan untuk tidak melakukan penambangan di lokasi PTPN 2, namun tidak diindahkan. “Mereka tidak punya izin alas hak untuk melakukan penggalian. Tetapi tetap saja dilakukan,” kata Rinaldy Nasution. Menurut Rinaldy, selain dijual ke inti kota, tanah hasil galian C tersebut juga dijual ke pihak tertentu untuk pembangunan Bandara Kualanamu.(mag5)

Telkomsel Hentikan Sementara Proyek Serat Optik di Bireuen

Terkait dengan terjadinya insiden penembakan oleh orang tak dikenal terhadap para pekerja perusahaan kontraktor proyek serat optik Telkomsel di Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Nanggroe Aceh Darussalam, Telkomsel menghentikan sementara pekerjaan proyek di lokasi tersebut. Penghentian sementara kegiatan proyek ini dilakukan hingga situasi keamanan di lokasi kembali menjadi kondusif.

General Manager Corporate Communication Telkomsel, Ricardo Indra mengatakan, “Telkomsel merasa prihatin dan ikut berduka atas jatuhnya korban dari pihak pekerja kontraktor dan Telkomsel berkoordinasi dengan perusahaan kontraktor tersebut, untuk dapat memberikan bantuan yang diperlukan para korban. Selanjutnya kami berharap agar situasi keamanan di Nanggroe Aceh Darussalam yang selama ini sudah sangat baik, dapat kembali menjadi kondusif.”

Kemudian menurut Indra, Telkomsel bekerjasama dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan atas insiden penembakan ini kepada aparat berwenang dan secara internal Telkomsel juga meningkatkan prosedur keamanan di lokasi proyek.

Proyek serat optik di Nangggroe Aceh Darussalam sendiri merupakan bagian dari proyek pengembangan jaringan telekomunikasi Telkomsel yang sedang di lakukan di seluruh Indonesia. Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, selain di Bireuen, proyek serupa sedang dilakukan di Lhokseumawe dan sebelumnya telah selesai dilaksanakan di Kota Banda Aceh. Proyek serat optik ini dilakukan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan telekomunikasi masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam dan semula diharapkan akan sudah dapat dinikmati masyarakat Aceh pada bulan Februari 2012 mendatang.

Gaji Karyawan Tunggu Hasil Audit BPK

Polemik di PD Pembangunan Binjai

BINJAI- Tunggakan pembayaran gaji puluhan karyawan di Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Binjai belum menemui titik terang. Pasalnya, untuk pembayaran gaji tersebut Pemko Binjai masih menunggu laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Seperti diutarakan Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan, ketika ditemui Sumut Pos di ruang kerjanya, Selasa (3/1), hingga kini belum tahu pasti bagaimana masalah gaji karyawan PD Pembangunan itu.
“Masalah gaji saya tidak begitu mengetahui. Yang jelas, kita tunggu saja hasil audit BPK. Selanjutnya, barulah dibahas mengenai gaji karyawan PD Pembangunan yang belum dibayarkan tersebut,” ujarnya.

Timbas menerangkan, sejauh ini masalah yang ada di tubuh PD Pembangunan masih dalam audit BPK. Karena sebelumnya audit terhadap PD Pembangunan diserahkan secara resmi ke Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Ketika BPKP melakukan audit. Mereka mengaku kesulitan dengan alasan tidak tahu di mana saja aset PD Pembangunan. Hal itu disebabkan, pihak PD Pembangunan tidak ada memberikan aset yang dimilikinya dari anggaran sebesar Rp19 miliar itu,” jelas.

Untuk itu lanjut dia, Pemko Binjai mengalihkan audit BPKP ke BPK. Tapi, hingga kini belum ada hasil yang jelas. “Kami juga belum tahu perkembangan dari BPK. Yang mengetahui hal ini sebenarnya pak wali,” ucapnya.
Ketika disinggung mengenai pengangkatan Direktur PD Pembangunan, Ir H Ayub Saipul oleh Pemko Binjai yang terkesan dipaksakan, Timbas menegaskan agar masalah itu ditanyakan langsung kepada orang yang mengangkatnya. “Pengangkatan dia (Ir Ayub-red), bukan masa kepemimpinan kami. Melainkan, masa kepemimpinan Wali Kota yang lama,” ungkapnya.

Terkait Pemko Binjai menempatkan Dirut baru sebagai Pelaksana tugas (Plt) di PD Pembangunan, Timbas mengakui hal itu ada pertimbangan lain dari wali kota.

“Memang masalah ini menjadi dilema. Mungkin, daripada kosong di PD Pembangunan wali kota mengeluarkan SK kepada orang yang mungkin dipercayanya. Tentunya di dalam SK itu ada tugas tertentu yang harus dijalankan Plt dirut tersebut,” sebutnya.

Mengenai anggaran Rp1 miliar yang kembali diusulkan Pemko Binjai untuk tambahan modal di kubu PD Pembangunan, Timbas mengatakan belum tahu pasti tentang anggaran tersebut.

“Memang, kalau PD Pembangunan ini tidak berjalan, untuk apa lagi diberi anggaran. Tapi, nanti coba saya cek lagi. Untuk apa sebenarnya anggaran sebesar Rp1 miliar itu diusulkan. Apakah untuk gaji karyawan atau untuk yang lainnya,” terang Timbas. (dan)

 

Kades Sena Ditangkap

LUBUK PAKAM- Kepala Desa (Kades) Sena Kecamatan Batangkuis Deliserdang, BS (46) ditangkap Polres Deli Serdang di kediamannya di Dusun V Desa Sena Kecamatan Batang Kuis, Selasa (3/1). BS ditangkap dalam kasus pembakaran serta pengerusakan rumah Ketua Pemuda Pancasila (PP) Batangkuis Warsito alias Anto Lembu di Dusun IV Desa Sena Kecamatan Batangkuis, Minggu (11/12/2011) lalu.

Tersangka BS diringkus berdasarkan keterangan beberapa saksi dan 11 pelaku lainnya yang sebelumnya ditangkap dalam kasus yang sama.

Dengan tertangkapnya BS, berarti sudah 12 tersangka yang berhasil dikumpulkan Satuan Reskrim Polres Deliserdang.
Kapolres Deli Serdang AKBP H Wawan Munawar SIk Msi didampingi Kasat Reskrim AKP Anggoro Wicaksono SiK mengaku mengamankan oknum Kepala Desa Sena dalam kasus pembakaran dan pengerusakan rumah Anto Lembu.

Menurut Kapolres, sampai saat ini pihaknya masih berupaya mengembangkan kasus tersebut untuk mengejar tersangka pelaku yang lain, sehingga tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.

Sementara, oknum Kepala Desa Sena masih menjalani pemeriksaan dan akan dijerat pasal 170-187 (pengerusakan secara bersama-sama), dan makar 55, 56, dan 160 KUHPidana.

Berita sebelumnya, kasus ini berawal perebutan lahan PTPN II Kebun Batangkuis yang berujung pembakaran rumah Anto Lembu yang dilakukan sekelompok orang. Tidak ada korban jiwa atau korban luka bakar dalam kejadian itu, namun sebuah mobil BK 1836 GN turut terbakar. Hanya saja sebelum kejadian ini, rumah Anto Lembu pernah juga dibakar sehingga seorang putrinya meninggal dunia. (btr)