31 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 14206

Menang, Nadal Kecewa

NEW YORK – Rafael Nadal dan Andy Murray sama-sama lolos ke babak ketiga Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka. Bedanya, Nadal cuma main dua set karena lawannya mundur akibat cedera otot, sedangkan Murray harus bertarung lima set, Sabtu (3/9) dinihari WIB. Nadal menghadapi Nicolas Mahut (Prancis). Pada dua set awal, Nadal menang 6-2 dan 6-2.

Nadal memang mendominasi pertandingan sejak awal pertandingan. Namun, Mahut memutuskan untuk mundur pada set ketiga. Meski mendapat hadiah tiket langsung ke babak ketiga, tapi petenis asal Spanyol mengaku kecewa.

“Dia merasa sakit ketika sedang melakukan servis. Itu yang diceritakan oleh Mahut kepada saya. Saya mendoakan yang terbaik buatnya. Saya berharap dia segera kembali ke lapangan. Tapi, saya tidak senang lolos dengan cara seperti ini,” kata Nadal dilansir Reuters.

Nadal pantas cemas. Pasalnya, pada babak ketiga, petenis asal Spanyol itu akan berhadapan dengan lawan tangguh David Nalbandian. Nalbandian lolos setelah mengalahkan Ivan Ljubicic 6-4 1-6 6-3 6-2.

Sedangkan petenis unggulan lainnya Murray nyaris kalah kala menghadapi Robin Haase (Belanda). Unggulan keempat ini menyerah pada dua set pembuka dengan skor 6-7 dan 2-6. Tapi, Murray bangkit pada tiga set berikutnya. Dia mengalahkan Haase dengan skor 6-2, 6-0, 6-4.

Pada babak ketiga, Murray akan ditantang unggulan ke-25, Feliciano Lopez (Spanyol). Lopez lolos setelah mengalahkan Vasek Pospisil (Kanada) 5-7, 6-4, 7-6, dan 7-6.

Petenis lain yang juga lolos ke babak ketiga antara lain Juan Martin del Potro, Julien Benneteau, Juan Ignacio Chela, Gilles Mueller, Igor Kunitsyn, Gilles Simon, Donald Young, John Isner, dan David Ferrer.(net/jpnn)

Honda akan Luncurkan Mobil Berdaya Listrik

TOKYO – Dalam gelaran Tokyo Motor Show (TMS) 2011 yang dihelat November lalu, Honda Motor Co telah memamerkan mobil konsep sport electric, EV-STER. Namun, setelah ajang TMS 2011 berakhir, Honda mengumumkan EV-STER bukan hanya mobil konsep biasa, dalam waktu beberapa tahun kedepan mobil tersebut akan masuk produksi.

Seperti dilansir Autoevolution, Jumat (16/12) pernyataan tersebut diumumkan langsung oleh CEO Honda Motor Co, Takanubo Ito. Ia menjelaskan, Honda berencana untuk membawa EV-STER ini ke proses produksi dan akan di pasarkan secara global. EV-STER ini dari segi desain memiliki fitur yang dinamis serta desain yang inovatif, performanya yang tinggi namun tetap ramah lingkungan. Kendaraan listrik ini menggunakan penggerak roda belakang dan berkapasitas hanya dua penumpang dengan memiliki gaya convertible sport. (net/jpnn)

100 Mobil Produk Terburuk

SITUS Inside Line mengeluarkan daftar 100 mobil terburuk dari beragam merek. Alasannya, bisa karena penggunaan material yang mudah rusak atau ringkih, stabilitas minim, lemahnya sokongan tenaga mesin, dan komponen yang rentan rusak atau berumur pendek. Bahkan, harga yang mahal tetapi tidak didukung dengan produk yang berkualitas.

Inilah diantara 100 mobil produk terburuk;

  • Chevrolet : Vega 1971, Series D 1917, Malibu Maxx SS 2007, Corvette 1975, Series M 1923, C/K Diesel 1978, Citation 1980, Chevette 1976, Monza 1975, SSR 2003, – Camaro Sport Coupe 1982, Corvair 1960, Corvette 1953, Cavalier 1982, Lumina APV 1990, GM EV1 1997
  • Pontiac : Aztek 2001, Fiero 1984, Firebird Trans Am Turbo 1980, Grand Prix GXP 2005, Solstice 2006
  • Ford : Mustang II 1974, Pinto 1971, Taurus 1996, Thunder Bird 1958, Gran Torino Elite 1974, Thunder Bird 1989, Bronco II 1984, Aspire 1993
  • Cadillac  : Cimaron 1982, Catera 1997, Allante 1987, Seville 1980
  • Renault : Alliance 1983, Fuego 1982, Dauphine 1957
  • Chrysler  : TC 1989, Executive Limousine 1983
  • Fiat  Strada /Ritmo 1978, 124 Sport Coupe
  • Plymouth : Volare 1976, Cricket 1971, Caravelle
  • Nissan / Datsun : B210 1973, 280ZX 1979, F10 1974
  • Dodge : Caliber SRT-4 2006, La Femme 1955, Challenger 1978
  • VW : 411/412 1968, Fox 1987
  • Subaru  : Justy 1987, XT 1985. (net/jpnn)

Bikin Pengunjung Mengenang Nostalgia

Pameran Mobil Klasik Terbesar di Asia Tenggara

ADA yang beda dengan gelaran Otoblitz International Classic Car Show 2011 (OICC-Show) ke-5 karena pesta mobil klasik terbesar di Asia Tenggara ini digelar di Hall D2, Jakarta International Expo (JI-EXPO) Kemayoran mulai 16-18 Desember 2011, dari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.

“Pemindahan lokasi pameran dari Kartika Expo Center Balai Kartini ke JI-EXPO Kemayoran, kami lakukan setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan saran dari banyak pihak yang menghendaki area pameran yang lebih luas dan nyaman.” ungkap Azman Osman, Penyelenggara OICC-Show.

Event tahunan OICC-Show ini digagas dan diselenggarakan oleh WAW Productions didukung PPMKI (Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia), IMI (Ikatan Motor Indonesia), pabrikan (ATPM) otomotif dunia yang berada di Indonesia, serta puluhan kolektor mobil klasik yang melegenda hadir kembali menyapa para penggemar, pehobi, kolektor dan masyarakat.

Lewat koleksi terkini dari mobil Vintage, Classic, Sport, Youngtimer, Retro, Modern Classic, hingga Future Classic Sport Cars milik para kolektor Indonesia dan mancanegara mampu membangkitkan kembali nostalgia.

Peresmian pameran mobil klasik terbesar dan terlengkap di kawasan Asia Tenggara ini dlakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pagi tadi dan ditandai dengan pembukaan selubung hitam yang menyelimuti Mercedes-Benz 220SE Cabriolet (1960), Mercedes-Benz 190SL (1955), Mercedes-Benz 280SL Pagoda (1971), Pontiac Firebird (1969), Ford Mustang (1968) dan Datsun Fairlady 240Z. Beberapa European All Stars dapat ditemui di arena ini yang meliputi BMW 2000 CS 1957, BMW 2002, VW Karman Ghia dan Opel (Jerman). (net/jpnn)

Marquez Anggap Sebagai Pemenang

MANILA-Jelang laga jilid ketiga 12 November mendatang, petinju Juan Manuel Marquez mulai mengadakan perang urat syaraf dengan petinju Filipina, Manny Pacquiao. Petinju Meksiko tersebut mengatakan bahwa dialah yang jadi pemenang pada dua pertandingan terdahulu melawan raja pound-for-pound tersebut.

Marquez membuat pernyataan itu dalam acara World Press Tour untuk mempromosikan pertarungan mereka di kelas menengah. Ini (pernyataan) merupakan jawaban atas pertanyaan bahwa kariernya akan sempurna, meskipun tanpa sebuah kemenangan pun atas juara dunia delapan kelas berbeda itu. “Saya memenangkan dua pertandingan pertama… Pada 2004 dan 2008,” ujar Marquez.

Meskipun demikian, Marquez mengakui bahwa dia merasa sangat senang karena mendapat kesempatan ketiga melawan Pacquiao, yang juga merupakan anggota perlemen. (net/jpnn)
“Saya merasa sangat senang dengan kesempatan ini… Saya mengharapkan seorang Manny Pacquiao terbaik untuk pertarungan ini,” tambah Marquez, yang akan beradu jotos dengan Pacquiao di MGM Grand di Las Vegas, Nevada.

Pada tahun 2004, Pacquiao tampil sangat impresif karena tiga kali menjatuhkan Marquez, meskipun petinju Meksiko itu bisa bertahan dan mampu menyelesaikan duel selama 12 ronde. Tetapi yang menjadi kontroversi adalah hasil penilaian hakim, karena duel itu dinyatakan berakhir imbang.
Empat tahun berselang, kedua petinju ini bertemu lagi. Duel berlangsung ketat dan seru, dan kali ini Pacquiao dinyatakan sebagai pemenang meskipun hanya dengan keputusan split decision (hanya 2 hakim yang memenangkannya).

Nah, 12 November nanti mereka akan bertemu lagi untuk membuktikan kepada dunia siapa yang terbaik. Tak seperti pada pertemuan terakhir, kali ini mereka akan bertarung di kelas yang lebih tinggi yaitu 144 pound, 13 pound lebih tinggi dari divisi sebelumnya. (net/jpnn)

Button Sebut DRS Bikin Seru F1

WOKING – Balapan Formula One (F1) di Grand Prix Italia diprediksikan akan berlangsung seru. Apalagi kalau bukan penggunaan sistem double DRS yang akan digunakan di Sirkuit Monza, pada 9 September ini. “Saya rasa balapan akan semakin menarik tahun. Sebab, untuk kedua kalinya pada musim ini, kami akan menggunakan sistem DRS sebanyak dua kali dengan kesempatan melewati lawan menjadi lebih banyak,” kata Jenson Button dilansir Autosport, Sabtu (3/9).

Ya, untuk kedua kalinya pada tahun ini, FIA akan mulai mencoba penggunaan DRS sebanyak dua kali dalam sebuah balapan. Pertama pada posisi lintasan lurus di garis start dan finis, dan kedua antara Lesmo dan Ascari chicane.

Meski belum jelas bagaimana efektifnya penggunaan sistem DRS di Monza, karena uniknya low-downforce. Tapi, Button sangat optimistis sistem itu akan menjadi kunci untuk membuat balapan menjadi semakin menarik. “Zona pertama akan menarik, karena selalu sulit memperebutkan posisi saat dalam posisi pengereman di Ascari. Jadi, akan menarik melihat bagaimana sistem DRS bekerja pada saat berada di tikungan. Mungkin, kita akan melihat beberapa balapan yang spektakuler,” imbuhnya.

“Saya rasa kesempatan terbesar datang dari DRS untuk zona kedua pada saat sebelum menyentuh garis start/atau finis. Saya berharap bisa melewati lawan sebelum Turn One,” tandas pembalap McLaren itu. “SIstem DRS akan menjadi aset yang berharga buat mobil dan itu juga akan membuat balapan menjadi lebih menarik lagi,” pungkasnya. (net/jpnn)

Marquez Anggap Sebagai Pemenang

MANILA-Jelang laga jilid ketiga 12 November mendatang, petinju Juan Manuel Marquez mulai mengadakan perang urat syaraf dengan petinju Filipina, Manny Pacquiao. Petinju Meksiko tersebut mengatakan bahwa dialah yang jadi pemenang pada dua pertandingan terdahulu melawan raja pound-for-pound tersebut.

Marquez membuat pernyataan itu dalam acara World Press Tour untuk mempromosikan pertarungan mereka di kelas menengah. Ini (pernyataan) merupakan jawaban atas pertanyaan bahwa kariernya akan sempurna, meskipun tanpa sebuah kemenangan pun atas juara dunia delapan kelas berbeda itu. “Saya memenangkan dua pertandingan pertama… Pada 2004 dan 2008,” ujar Marquez.

Meskipun demikian, Marquez mengakui bahwa dia merasa sangat senang karena mendapat kesempatan ketiga melawan Pacquiao, yang juga merupakan anggota perlemen. (net/jpnn)
“Saya merasa sangat senang dengan kesempatan ini… Saya mengharapkan seorang Manny Pacquiao terbaik untuk pertarungan ini,” tambah Marquez, yang akan beradu jotos dengan Pacquiao di MGM Grand di Las Vegas, Nevada.

Pada tahun 2004, Pacquiao tampil sangat impresif karena tiga kali menjatuhkan Marquez, meskipun petinju Meksiko itu bisa bertahan dan mampu menyelesaikan duel selama 12 ronde. Tetapi yang menjadi kontroversi adalah hasil penilaian hakim, karena duel itu dinyatakan berakhir imbang.
Empat tahun berselang, kedua petinju ini bertemu lagi. Duel berlangsung ketat dan seru, dan kali ini Pacquiao dinyatakan sebagai pemenang meskipun hanya dengan keputusan split decision (hanya 2 hakim yang memenangkannya).

Nah, 12 November nanti mereka akan bertemu lagi untuk membuktikan kepada dunia siapa yang terbaik. Tak seperti pada pertemuan terakhir, kali ini mereka akan bertarung di kelas yang lebih tinggi yaitu 144 pound, 13 pound lebih tinggi dari divisi sebelumnya. (net/jpnn)

Tiga Tim Masih Belum Clear untuk Musim Depan

Lamban, Perkembangan Peserta Kelas CRT MotoGP 2012

Seharusnya, ada enam skuad CRT (claiming rule team) baru untuk MotoGP 2012. Hingga mendekati akhir musim 2011, baru tiga yang “agak” jelas.

Beberapa bulan lalu, Dorna selaku promotor MotoGP telah mengumumkan hadirnya enam tim baru untuk musim 2012. Mereka tim yang akan ikut regulasi baru CRT, kebanyakan naik kelas dari barisan Moto2.

Untuk 2012, demi menambah peserta, MotoGP memang memberi kelonggaran untuk tim-tim baru. Mereka boleh ikut kelas CRT itu, memadukan frame (sasis) prototipe dengan mesin Superbike yang di-upgrade. Tahun depan, kapasitas mesin MotoGP memang setara dengan Superbike, yaitu 1.000 cc.

Bahkan, peserta di kelas ini diberi kelonggaran ekstra agar bisa bersaing dengan tim-tim pabrikan MotoGP. Bila setiap pembalap di tim pabrikan hanya boleh memakai enam mesin setahun, pembalap CRT boleh menghabiskan 12 mesin. Kapasitas tangki bahan bakar juga begitu. Pabrikan MotoGP maksimal 21 liter, motor CRT boleh sampai 24 liter.

Enam tim yang sudah di-approve itu adalah By Queroseno Racing (BQR), Forward Racing, Kiefer Racing, Marc VDS Racing, Paddock GP Racing, dan Speed Master. Namun, sampai sekarang, baru tiga tim yang “agak” jelas. Yaitu Marc VDS, Forward Racing, dan BQR.

Skuad Marc VDS mungkin terlihat paling serius. Dalam beberapa bulan terakhir mereka sudah aktif menguji motor mereka (Suter-BMW) melawan motor-motor pabrikan MotoGP. Hasilnya pun terus menunjukkan progres positif. Mika Kallio, pengendara tim itu, terakhir hanya tertinggal tak sampai empat detik per lap di Sirkuit Brno, Republik Ceko.

Di Grand Prix San Marino akhir pekan ini, satu lagi tim menunjukkan kejelasan ekstra. Forward Racing resmi merekrut Colin Edwards sebagai andalan mereka tahun depan. Hanya saja, masih belum jelas Edwards (juara dunia Superbike dua kali) akan memakai sasis apa.
Edwards mengaku kalau Forward Racing pasti akan memakai mesin Yamaha R1 yang dicomot dari arena Superbike. Tapi soal sasis, masih cari dan lobi kanan-kiri.

“Soal sasis kami masih menimang-nimang berbagai opsi. Tapi pilihan nomor satu saya adalah memakai sasis yang dibuatkan oleh Tech 3. Kami masih dalam tahap negosiasi soal ini,” ungkap Edwards dalam jumpa pers di Misano, Jumat lalu (2/9).

Penggemar MotoGP tentu tahu, Tech 3 adalah tim privateer yang kini menurunkan Yamaha M1 untuk Edwards dan Cal Crutchlow. Tahun depan, Tech 3 juga belum menentukan siapa akan menggantikan Edwards. Tim ketiga yang sudah mengumumkan rencana adalah BQR. Kabarnya, mereka akan memakai sasis buatan FTR yang dipadu dengan mesin Superbike dari Kawasaki.
Tiga tim lain, Kiefer, Paddock GP, dan Speed Master, sampai sekarang masih sangat belum jelas. Ada yang bilang, salah satu dari mereka sedang melobi keras Aprilia untuk menyokong mesin. Bisa jadi pula mereka memilih mesin BMW ala Marc VDS. Kita hanya bisa menunggu.

Meski perkembangan peserta kategori CRT tergolong lamban, banyak percaya ini tetap masa depan MotoGP. Sebab, hanya dengan cara ini MotoGP tidak bergantung “mati” pada para pabrikan.
Edwards termasuk salah satu yang percaya itu. “Inilah masa depan motorsport, di mana kita bisa memilih mesin lalu menaruhnya di sebuah sasis. Dan ini jalan yang kita pilih,” ujarnya.

Pembalap asal Amerika Serikat berusia 38 tahun itu sadar kalau tim CRT akan sulit meraih kemenangan tahun depan. Tapi target 2012 bukanlah mengejar kemenangan. “Yang penting adalah membangun fondasi yang baik untuk CRT dan tim ini (Forward, Red) untuk masa depan,” tandasnya. (aza/jpnn)

Lorenzo Optimis Juara

SAN MARINO-Jorge Lorenzo memang gagal meraih pole position, namun pembalap Yamaha tersebut optimis bisa kembali merebut juara dunia.
Pada babak kualifikasi di Sirkuit Misano, Sabtu (3/9) malam WIB, pembalap Repsol Honda Casey Stoner menjadi yang tercepat sekaligus menetapkan diri sebagai pembalap yang berada di posisi terdepan saat start berlangsung Minggu ini.

Stoner menorehkan catatan waktu 1:33.138 detik. Ia sukses mengungguli Jorge Lorenzo yang ada di posisi dua
Kendati berada di belakang Stoner, Lorenzo sempat mencatatkan hasil positif dengan menjadi yang tercepat di sesi latihan kedua MotoGP San Marino.

Pembalap berkebangsaan Italia itu sukses mencatatkan waktu tercepat 1 menit dan 33.929 detik. Lorenzo pun optimistis bisa kembali merebut juara dunia. “Saya merasa sangat nyaman dengan motor saya kali ini dan dengan berbagai perubahan yang te;ah kami buat,” ungkapanya sebagaimana dilansir Autosport.

“Setting yang kami buat hampir mirip dengan di Mugello, dimana saya berhasi memenangkannya. Sejujurnya, saya tak mengharapkan banyak perubahan karena saya merasa kami telah banyak kemajuan,” imbuhnya. Lorenzo juga menambahkan bahwa kini dirinya merasa optimistis dalam menatap MotoGP San Marino dan berkeyakinan besar bahwa Yamaha akan mampu mematahkan dominasi Honda musim ini. “Kami kini sangat dekat dengan juara, saya rasa. Casey (Stoner) dan Dani (Pedrosa) sangat cepat. Tetapi, saya rasa kami juga tak kalah cepat,” tandasnya.(net/jpnn)

Mahasiswa Tuding Wabup Tepteng Tilep Dana Meuseum Barus

MEDAN- Diduga terlibat dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan museum Barus Raya, puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Oposisi Mahasiswa (AOM) Tapanuli Tengah (Tapteng), mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jumat (16/12) di Jalan AH Nasution Medan.

Di depan kantor Kejatisu itu, massa menggelar orasai menuntut Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut (Kajatisu) menangakap Wakil Bupati (Wabup) Tapteng, Syukran Tanjung karena terlibat penggelapan anggaran pembangunan museum Barus Raya sebesar Rp1,1 miliar.

Tuntutan massa disampaikan melalui orasi dan spanduk karton yang bertuliskan tuntutan dan kecaman terhadap Syukran Tanjung yang ketika itu menjabat Ketua Umum Yayasan Museum Barus Raya (YMBR). “Kami dari AOM Tapteng mendesak Kejatisu agar mengusut, memeriksa dan menangkap, Syukran Tanjung terkait penggelapan anggaran pembangunan museum Barus Raya,” teriak kordinator aksi, Khairunnas Panggabean di depan kantor Kejatisu
AOM menilai anggaran pembangunan tersebut tidak sebanding dengan anggaran yang sudah diterima sekitar Rp1,1 miliar lebih. Di mana pada 10 Juli 2007 YMBR melalui rekening dana hibah Pemprovsu yang ditampung dalam APBD Sumut 2007 menerima Rp750 juta.

Kemudian September 2007 menerima dana hibah dari Pemkab Tapteng Rp75 juta dan ditambah lagi dari dana hibah Pemprovsu senilai Rp75 juta pada 12 September 2007. “Sedangkan dana hibah Rp250 juta dari APBD Sumut 2010 raib digelapkan dan itu tidak terbantahkan lagi,” ungkapnya.

Menjawab itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Marcos Simare-mare SH dihadapan massa berjanji akan menampung dan menyampaikan aspirasi kepada Kajatisu agar menjadi prioritas untuk segera dilakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut. (rud)