27 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1430

Bawa 75 Kg Sabu dan 40.000 Butir Ekstasi, 2 Warga Kalbar Divonis Mati

BACAKAN: Majelis hakim membacakan putusan terhadap 2 terdakwa kurir sabu dan ekstasi secara virtual, Rabu (7/6) - Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua warga asal Kalimantan Barat (Kalbar), Yogi Saputra Dewa (29) dan Syahril bin Syamsuddin (22) divonis pidana mati. Kedua terdakwa terbukti bersalah membawa sabu seberat seberat 75 kilogram (kg) dan 40 ribu butir ekstasi, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (7/6).

Majelis hakim diketuai Dahlan Tarigan, dalam amar putusannya, menyatakan, perbuatan para terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Menjatuhkan pidana kepada kedua terdakwa oleh karenanya dengan pidana mati,” tegasnya.

Menurut hakim, hal yang memberatkan perbuatan kedua terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

“Hal meringankan tidak ditemukan,” kata hakim.

Menanggapi putusan itu, kedua terdakwa langsung mengajukan banding. Sementara JPU Andalan Zalukhu, menyatakan pikir-pikir. Diketahui putusan itu sama (conform) dengan tuntutan JPU, yang sebelumnya meminta agar kedua terdakwa dihukum pidana mati.

Diketahui, kasus bermula ketika saksi Kembar Wahyu Susilo, saksi Isnain Farael, dan saksi Ferdinan Stefanus Siregar (Tim Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri) mendapat informasi dari masyarakat, akan ada penyelundupan narkoba jenis sabu dan ekstasi masuk ke wilayah Sumatera Utara.

Mendapat informasi itu, kemudian dilakukan penyelidikan pada 5 Desember 2022, saksi melihat 2 orang yang dicurigai, yakni saksi Sertu Yalpin Tarzun dan saksi Pratu Rian Hermawan masuk ke doorsmeer mobil di Jalan Simpang Kebun Jagung depan Komplek Batalyon 121 Macan Kumbang, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.

Keduanya datang dengan menggunakan kendaraan Toyota Fortuner hitam nomor polisi BK 1549 SR (disita oleh penyidik Pomdam I/BB dalam perkara Sertu Yalpin Tarzun serta saksi Pratu Rian Hermawan).

Para saksi polisi kemudian mengamankan Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan serta 3 tas besar warna hijau yang berisikan narkotika jenis sabu sebanyak 75 bungkus teh Tiongkok dengan berat 75.000 gram, dan 8 bungkus plastik bening yang dibalut dengan plastik warna hitam berisikan narkotika jenis ekstasi sebanyak 40.000 butir, serta 3 unit handphone dari dalam mobil tersebut.

Tak hanya itu, polisi juga mendapat informasi dari Sertu Yalpin Tarzun, yang menyuruh untuk menjemput narkotika tersebut dari Tanjung Balai adalah Zack (DPO) dan diantar kepada terdakwa Yogi Saputra Dewa dan Syahril Bin Syamsudin.

Ketika sampai di lokasi dimaksud, terdakwa Yogi Saputra Dewa dan Syahril Bin Syamsudin masuk dalam mobil dengan tujuan ke Hermes Palace Hotel Medan (pindah hotel). Sesampainya di hotel tersebut, terdakwa Yogi dan Syahril menanyakan dimana paketnya dan dijawab sertu Yalpin Tarzun di belakang 3 tas warna hijau.

Kemudian terdakwa Yogi Saputra Dewa dan Syahril Bin Syamsudin mengangkat tas warna hijau berisi narkotika tersebut dan langsung ditangkap oleh Tim Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri. (man/saz)

Jaringan Pengedar Sabu Ditangkap Polres Binjai

DIAMANKAN: Kedua tersangka pengedar sabu-sabu saat diamankan di Mapolres Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Unit 1 Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai terus berupaya mempersempit ruang gerak pengedar narkoba. Akibatnya, jaringan pengedar narkoba jenis sabu maupun pil ekstasi pun terus diringkus.

Kali ini, Nurmansyah Putra (30) dan Zainal Arifin (32) warga Jalan Bintang Terang Ujung, Dusun 19 Mulyorejo, Sunggal, Deliserdang, yang meringkuk di sel tahanan Satresnarkoba Polres Binjai. Kedua jaringan pengedar sabu yang diduga kerap menjual barang haram tersebut di Kota Binjai, dibekuk di Jalan Soekarno-Hatta Simpang KM 19, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur, Senin (5/6) malam.

“Pengungkapan ini atas informasi dari masyarakat dan kemudian dilakukan penyelidikan,”ungkap Kanit 1 Satresnarkoba Polres Binjai, Ipda Eddy Supratman, Rabu (7/6).

Eddy menjelaskan, pihaknya melakukan penangkapan lebih dulu terhadap Nurmansyah Putra dengan cara menyaru sebagai pembeli. Sebelum melakukan penangkapan, petugas yang menyamar sebagai pembeli melakukan pemesanan sabu seberat 13 gram, dengan kesepakatan harga sebesar Rp550 ribu per gramnya. Sesaat Nurmansyah menyerahkan sabu, petugas langsung melakukan penangkapan.

“Adapun barang bukti yang disita dari Nurmansyah, yakni 1 buah plastik klip transparan warna putih berisikan sabu dengan berat kotor 13 gram, 2 lembar tisu, 1 plastik transparan, 1 tas sandang kecil warna coklat, dan 1 HP merek Aquis Sharp warna biru,” urai Eddy.

Kepada polisi, Nurmansyah mengaku, memperoleh sabu dari Zainal Arifin. Berbekal petunjuk ini, tim yang dipimpin Eddy langsung melakukan pengejaran ke kediaman Zainal di Jalan Bintang Terang Ujung, Dusun 19 Mulyorejo, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Singkat cerita, Zainal pun dibekuk dan ditemukan barang bukti dari saku celananya berupa 1 dompet berisikan 1 plastik klip sabu seberat 2,58 gram dan 3 plastik klip kosong serta 1 sekop sabu, hingga sepeda motor Honda Vario BK 5510 AX.

“Zainal mengaku mendapat sabu itu dari seorang pria berinisial Id. Kemudian dilakukan pengejaran terhadap Id, namun belum tertangkap dan yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),” tukasnya.

Kini tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Binjai guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Oleh polisi, keduanya disangkakan melanggar pasal 114 (2) subsider 112 (2) Undang-Undang Narkotika Nomor 35/2009, dengan ancaman pidana mati. (ted/saz)

210 Pelaku UMKM Sudah Mampu Pasarkan Produk secara Online

UMKM: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat melihat produk UMKM.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak awal kepemimpinannya menjadi Wali Kota Medan, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu dari lima program prioritas yang ditetapkan Bobby Nasution. Ragam upaya pun dilakukan guna memajukan UMKM di Kota Medan agar berkembang dan naik kelas.

 Selain secara internal melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag), juga membangun kolaborasi dengan para stakeholder yang ada, salah satunya adalah Shopee.

 Apalagi Shopee telah mendirikan Kampus UMKM Shopee Medan yang berlokasi di Jalan Bambu Medan beberapa waktu lalu. Kehadiran kampus tersebut sebagai upaya  situs komersial elektronik komersial ini untuk memberikan solusi komprehensif dari hulu ke hilir guna mendukung perkembangan UMKM di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

 Pada 17 Maret 2022 lalu, Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu pun telah meresmikan Kampus UMKM Shopee. Di kampus ini, para pelaku UMKM Kota Medan diberikan pendampingan dan pelatihan untuk menghasilkan branding produk yang bagus serta membantu memasarkannya secara online.

 Dengan kolaborasi yang dilakukan dengan Shopee, sebanyak 210 pelaku usaha yang mengikuti pelatihan di Kampus UMKM Shopee Medan. Umumnya, mereka bergerak di bidang kuliner, craft dan lainnya. “Terakhir pelatihan dilakukan di akhir tahun 2022,” kata Kadis Koperasi UKM dan Perindag Kota Medan Benny Iskandar Nasution saat dihubungi kemarin.

 Selama menjalani pelatihan, kata Benny, Diskop UKM dan Perindag Kota Medan terus memonitor seluruh pelaku UMKM. “Itu kita lakukan untuk memastikan apakah pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan di Kampus Shopee sudah dapat membuat akun dan mengupload hasil produk mereka di shopee,” ungkapnya.

 Kata Benny, para pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan kini telah  mampu menggunakan pemasaran online melalui shopee guna memasarkan hasil produk terbaik mereka. Oleh karenanya  Benny berharap kerja sama dengan Shopee ini dapat terus dilanjutkan sehingga para pelaku UMKM dapat memanfaatkan media online untuk memasarkan hasil produknya.

 Pasalnya, lanjut Benny, jumlah pelaku UMKM yang terdata per-akhir tahun 2022 di Aplikasi SIMDAKOP UMKM Kota Medan  adalah sebanyak 38.343 UMKM. Sedangkan jumlah UMKM yang mendaftar sebagai binaan Diskop UKM dan Perindag Kota Medan, ungkapnya, sebanyak 1.825 UMKM.

 Benny selanjutnya menambahkan, jumlah UMKM yang telah masuk digital saat ini baru sedikit. “Selain 210 pelaku UMKM yng telah mengikuti pelatihan di Kampus UMKM Shopee, baru 240 UMKM yang telah  membuka toko di Tokopedia,” paparnya.

 Menyikapi hal itu, bilang Benny, Diskop UKM dan Perindag Kota Medan memfasilitasi 40 UMKM untuk mengikuti pelatihan digital marketing yang diselenggarakan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). “Selain itu kita juga memberikan pelatihan tentang trend digital kepada 60 UMKM dan memberikan pelatihan tentang digital marketing kepada 138 UMKM,” pungkasnya. (rel)

Dorong Pertumbuhan Dana Murah, BSI Kelola Payroll Pegawai Kementerian Perhubungan

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendorong inklusi ekonomi syariah di lingkungan Kementerian Perhubungan. Kerjasama ini dituangkan dalam penandatangan PKS BSI dengan Satuan Kerja Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan dan Satuan Kerja Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan. Dimana saat ini BSI telah dipercaya mengelola payroll lebih dari 300 ribu ASN seluruh Indonesia. Ki-ka : Sekretaris Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Agung Raharjo, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Lollan Andy Sutomo Panjaitan, Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anton Sukarna, RCEO BSI Jakarta I Deden Durachman (paling kanan).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI), menandatangani perjanjian kerjasama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Satuan Kerja Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan untuk pengelolaan atau payroll gaji karyawan. Melalui kolaborasi ini, BSI akan melayani lebih dari 900 pegawai di bawah Kementerian Perhubungan.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, kerjasama pengelolaan gaji berupa payroll dengan berbagai kementerian dan lembaga terbukti memberikan efisiensi beban bagi hasil. Oleh karena itu, BSI menjadikan program ini sebagai salah satu fokus perseroan untuk menghimpun dana murah. BSI pun memberikan jasa pelayanan yang modern dan unggul untuk pengelolaan payroll karyawan para lembaga dan institusi mitra yang bekerjasama dengan perseroan.

“Sistem payroll kami juga didukung dengan sistem layanan yang modern yaitu BSI Management System, sehingga memudahkan institusi mengatur transaksi keuangannya tanpa harus datang ke bank,” kata Anton.

Anton juga mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu bentuk langkah BSI untuk mendorong inklusi keuangan dan ekonomi syariah di lingkungan kementerian, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup syariah.

“Diharapkan dengan menjadi nasabah BSI, para ASN bisa mendapatkan pilihan lebih untuk mengimplementasikan penggunaan produk syariah,” kata Anton.

Anton menjelaskan sejumlah produk dan program unggulan berprinsip syariah yang disediakan oleh BSI menjadi faktor pendorong tingginya minat ASN ke bank syariah ini. Dia mencontohkan salah satu produk populer di kalangan nasabah yakni Tabungan Easy Wadiah yang bebas biaya administrasi.

Tercatat per April 2023, jumlah tabungan wadiah BSI mencapai Rp39,3 Triliun. Sebanyak 90% di antaranya dihimpun oleh perseroan melalui layanan digital yang ada, baik BSI Mobile maupun layanan perbankan BSI Management System. Di sisi lain, payroll juga mengalami pertumbuhan 7,9% secara year to date. Hingga saat ini, BSI sendiri telah melayani sekitar 300.000 payroll untuk ASN.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Arif Toha mengatakan bahwa kerjasama dan kolaborasi dengan BSI merupakan pelaksanaan penggunaan jasa payroll yang mencakup penyaluran gaji dan/atau penghasilan lainnya, serta fasilitas pembiayaan, penyediaan layanan, dan fasilitas perbankan syariah lainnya dengan tepat waktu dan tepat sasaran.

“Saya berharap melalui kerjasama ini, ke depan nanti pihak Bank Syariah Indonesia [BSI] dapat memberikan kemudahan bagi pegawai Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, baik berupa biaya transaksi yang lebih mudah, ketersediaan berbagai layanan, serta jaminan keamanan perbankan, sehingga dapat mendukung program kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,” kata Arif.

Arif juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran BSI atas inisiatif dan kesempatan untuk bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

“Saya juga berharap semoga kerjasama ini dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam memberikan kemudahan dan kelancaran bagi para pegawai yang akan memanfaatkan penyaluran gaji dan layanan perbankan lainnya dengan menggunakan Bank Syariah Indonesia” ujarnya.(rel)

Optimalkan Aset-aset Lama, Erick Thohir Ingin Perkuat Budaya Nasional

Pos Bloc Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berupaya menghidupkan lagi aset bersejarah yang dikelola oleh BUMN. Selain untuk mendongkrak potensi ekonomi, Erick sekaligus ingin meningkatkan kemandirian bangsa dan memperkuat budaya nasional.

“Kita ingin mengoptimalkan aset-aset lama yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Kebudayaan adalah detak jantung sebuah bangsa, terutama bangsa Indonesia. Jadi sudah keharusan kita semua terus melestarikan dan memperkuat kebudayaan Indonesia. Harus kita jaga,” kata Erick Thohir, Rabu (7/6).

Upaya optimalisasi aset BUMN yang mendulang sukses di antaranya revitalisasi pusat perbelanjaan Sarinah, Pos Bloc, hingga Lokananta di Solo.

Sarinah adalah pusat perbelanjaan pertama di Indonesia yang terletak di Jalan H.M. Thamrin, Jakarta. Diresmikan diresmikan pada 15 Agustus 1966, proyek Sarinah digagas oleh Presiden Soekarno untuk mewadahi kegiatan perdagangan produk dalam negeri, terutama hasil pertanian dan perindustrian rakyat, hingga produk Usaha Mikro, Kecil, Menengah atau UMKM, dan koperasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam perjalanannya, Sarinah berubah menjadi pusat ritel modern tanpa sentuhan produk khas nusantara.

Di tangan Erick Thohir, Sarinah direvitalisasi tanpa meninggalkan nuansa sejarahnya. Selain itu, dihadirkan pula aneka produk unggulan UMKM Indonesia yang telah melewati proses kurasi untuk memastikan kualitas terbaik.

Sebagai contoh, para desainer busana terbaik Indonesia diberi ruang untuk memajangkan hasil karyanya di sana. Begitu pula dengan produk khas nusantara lainnya.

Usaha itu terbukti berhasil. Sekitar 5 bulan setelah dibuka kembali, wajah bru Sarinah berhasil mendatangkan 6 juta pengunjung.

Saat hampir bersamaan, Erick Thohir juga meremajakan kantor Pos Indonesia. Gedung tua dari era kolonial disulap dengan nuansa kekinian dengan target menjadi pusat ekonomi kreatif baru sekaligus tempat nongkrong bagi anak muda. Dinamakan Pos Bloc, proyek ini telah berjalan di Jakarta dan Medan, disusul Bandung dan Surabaya.

Seperti Sarinah, Erick menekankan Pos Bloc harus memaksimalkan potensi produk UMKM sekaligus industri kreatif seperti menyediakan ruang bagi konten kreator untuk berkarya di sana.

Bagi Erick Thohir, dengan revitalisasi aset BUMN untuk fasilitas publik seperti Pos Bloc atau Sarinah, bisa mendorong pembangunan pop culture di Tanah Air, hingga membuka peluang kepada UMKM untuk memasarkan produknya.

Begitu juga dengan revitalisasi Lokananta di Solo. Studio rekaman pertama milik negara di Solo itu proses revitalisasi telah rampung dan dibuka kembali untuk umum pada Minggu lalu.

Seperti halnya Sarinah dan Pos Bloc, Lokananta punya nilai sejarah tinggi. Didirikan pada 1956, Lokananta menjadi bagian dari strategi Presiden Soekarno untuk membangun ketahanan budaya nasional. Itu sebabnya, Erick yang prihatin ketika melihat Lokananta sempat terlantar, bertekad menghidupkannya kembali sehingga bisa menjaga sejarah dan bermanfaat pada masa kini.

Setelah direnovasi, Lokananta tidak hanya berfungsi sebagai studio rekaman, tetapi juga dilengkapi tempat konser musik berkapasitas 4.500 orang, museum musik, dan area UMKM serta industri kreatif.

“Artinya apa? Kita bisa kalau mau. BUMN mendorong aset-aset BUMN menjadi ramah UMKM dan industri kreatif. Dengan begitu, kita sekaligus mendorong kemandirian bangsa,” kata Erick.(gus)

Pengurus ISKI Sumut Periode 2023-2026 Resmi Dilantik

LANTIK : Ketua ISKI Sumut, Prof. Lusiana Andriani Lubis, MA, Ph.D menerima bendera pataka dari Ketua Umum ISKI Pusat, Dr. Dadang Rahmat Hidayat, SH. M.Si pada acara pelantikan pengurus ISKI Korwil Sumatera Utara (7/6). (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) Periode 2023-2026 resmi dilantik. Pelantikan ini berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (7/6).

Dalam kegiatan pelantikan ini hadir Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi yang diwakili Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumut, Zulkifli dan sejumlah
pimpinan Perguruan Tinggi (PT) prodi ilmu komunikasi, diantaranya, Universitas Sumatera Utara (USU), Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi ‘Pembangunan’ (STIK-P) Medan, Universitas Medan Area (UMA), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Sari Mutiara (USM), Universitas Dharmawangsa (UNDHAR) dan Universitas Darma Agung (UDA).

Turut hadir pula tiga Guru Besar Komunikasi di Sumatera Utara seperti Prof Dr Suwardi Lubis, Prof Dr Syukur Kholil, dan Prof Dr Humaizi. Tampak juga Dekan Fisip USU Dr Hatta Ridho, MSP, Dekan Fisip UMA Dr Effiati Juliana Hasibuan, M.Si dan Rektor UDA Dr Irene Silviani, MSP.

Ketua Umum ISKI Pusat, Dr. Dadang Rahmat Hidayat, SH. M.Si dalam arahannya mengatakan, bahwa tantangan dalam menjalankan organisasi ini sangat tidak mudah. Karena kebanyakan organisasi yang ditemui hanya semangat diawal saja.

“Tantangan berorganisasi ini tidak mudah, jadi berharap kita sebenarnya tidak hanya pada saat awal pelantikan rame, saya berharap pengurus ISKI sumut dalam melakukan yang terbaik,” kata Dadang.

Dadang mengatakan, ISKI juga merupakan organisasi yang diisi tidak hanya dari kalangan akademisi saja. Namun, ada banyak juga dari kalangan praktisi dan insan komunikasi lainnya. Menurutnya, dengan keberagaman Sumut. ISKI harus memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.

“Tentunya ini menjadi peluang bagi ISKi Sumut dengan keberagaman. dan bagaimana mewujudkan ISKI Sumut, bisa memberikan dampak yang baik kepada seluruh masyarakat Sumut,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua ISKI Sumut, Prof.Lusiana Andriani Lubis. MA. Ph.D dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan berterima kasih kepada steakholder yang telah memberikan masukan untuk kepengurusan ISKI.
Dia berharap ke depan dapat bekerjasama serta memberikan ide dan kontribusi untuk pembangunan Sumatera Utara.

“Harapan saya kepada pengurus, Kita ke depan mampu bekerja sama sebagaimana kita dilantik hari ini bersama sama dan menginginkan kepengurusan ini berlanjut sampai habis masa kepengurusan kita,’’ pungkasnya.

Adapun kepengurusan ISKI Sumut yang dilantik Ketua Prof. Lusiana Andriani Lubis, MA, Ph.D; Sekretaris Umum Dr. Rahmanita Ginting, MSc, Ph.D, Bendahara Umum Dr. Nina Siti Salmaniah Siregar, M.Si. Dibantu dengan wakil ketua, wakil sekretaris dan wakil bendahara.

Kepengurusan ini dilengkapi dengan sejumlah bidang kerja dan struktur seperti Bidang Keorganisasian dan Keanggotaan; Bidang Humas dan Media; Bidang Keilmuan, Penelitian dan Publikasi; Bidang Pengembangan Profesi; Bidang Komunikasi Spesialisasi dan Kontemporer; Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Antarlembaga.

Pelantikan dirangkaikan dengan seminar nasional dengan Tema Komunikasi Bermartabat Untuk Sumatera Utara Yang Harmonis dan Maju. Dengan Narasumber Ketua Umum ISKI Pusat, Dr. Dadang Rahmat Hidayat, SH. M.Si dan Dewan Pakar ISMI Sumut Dr Iskandar Zulkarnain, M.Si. (rel/sih)

Pertumbuhan Keuangan Naik Signifikan di Tahun 2022, Bank Mestika Bagikan Dividen Rp 138 Miliar

Direktur Utama PT Bank Mestika Dharma Tbk, Achmad S Kartasasmita bersama jajaran direksi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tahun buku 2022, PT Bank Mestika Dharma Tbk atau disebut Bank Mestika membagikan dividen bagi pemegang saham, sebesar Rp138.007.647.776 atau Rp138 miliar. Dimana, pembagian dividen tersebut, hitungan per lembar saham sebesar Rp34,27.

Hal diungkapkan Direktur Utama PT Bank Mestika Dharma Tbk, Achmad S Kartasasmita dalam jumpa pers, pada RUPST 2022 dan Paparan Publik PT Bank Mestika Dharma, Tbk di Grand City Hal, Rabu (7/6) siang.

Achmad menjelaskan pembagian dividen itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022. Di mana yang dibagikan sekitar 4.027.068.800 lembar bagi para pemegang saham.

“Total pemegang saham itu sudah dikurangi dengan saham treasuri yang dimiliki perseroan sebesar 63.021.200 lembar saham. Sehingga pembagian dividen untuk per lembar saham sebesar Rp34,27,” jelas Achmad.

Sesuai keputusan, lanjut dia, pembagian dividen diberikan kuasa dan wewenang kepada direksi perseroan. Kemudian, direksi perseroan mengatur tata cara dan pelaksanaan pembayaran dividen tunai serta mengumumkannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Corporate Secretary Bank Mestika, Suharto Kurniawan menambahkan, sampai dengan 31 Desember 2022, Bank Mestika memberikan hasil keuangan yang tumbuh signifikan. Pada 2022 laba (net) Bank Mestika mencapai Rp523,104 miliar naik dari dari 2021 yang masih Rp519,580 miliar.

Sementara, Dana Pihak Ketiga (DPK) turun sedikit atau sebesar Rp10,931 triliun dari 2021 yang mencapai Rp11,171 triliun. Menurutnya, DPK turun dinilai wajar karena saat pandemi Covid-19 pertumbuhan dananya naik signifikan sedangkan bisnis di masyarakat tidak terlalu banyak.

“Kondisi diakhir tahun 2022 sudah mulai membaik sehingga giro banyak ditarik untuk berbisnis dan di sisi lain di akhir tahun terjadi persaingan yang cukup ketat di bidang dana dan interest rate (suku bunga) yang ditawarkan untuk deposito dan lainnya banyak dinaikkan oleh bank-bank pesaing sedangkan kami masih tetap rate yang sama dan dampaknya ada penurunan DPK sedikit diakhir tahun,” terangnya.

Adapun penyaluran kredit mulai meningkat lagi menjadi Rp8,836 triliun pada 2022 dari 2021 yang masih Rp7,948 triliun.

“Meski kredit bertumbuh, NPL Bank Mestika masih terjaga sangat baik atau hanya 0,54 persen. NPL yang terjaga itu menunjukkan kinerja Bank Mestika yang baik.

Meski di 2023 Bank Mestika sudah tumbuh positif, manajemen terus berusaha meningkatkan kinerja di 2023. Salah satunya adalah dengan meningkatkan variasi layanan digital perbankan kepada seluruh nasabah dengan menambah fitur-fitur dalam layanan digital.

Kemudian menerapkan, keuangan berkelanjutan dalam setiap aspek kegiatan operasional dan bisnis perseroan. Selain itu, juga menambahkan tiga jaringan kantor untuk mendukung pengembangan bisnis Bank Mestika agar dapat menjangkau daerah baru.

Saat ini, tiga jaringan kantor masih dalam proses pengkajian yang lebih dalam.”Dan semua itu, sudah masuk dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank Mestika,” pungkasnya.

RUPST 2022 Bank Mestika dihadiri sejumlah Direksi diantaranya, Direktur Kepatuhan Wakil Bank Mestika, Andy, Presiden Direktur, Hendra Halim, Direktur Operasional, Harun Ansari, Direktur Umum Yusri Hadi.(gus)

PTUN Medan Putuskan SK Pencopotan Ketua Karang Taruna Sumut Tak Sah, Pemprov Pelajari Putusan

JUMPA PERS: Ketua Karang Taruna Sumut Dedi Dermawan Milaya (tengah) dan Kuasa Hukum Muhammad Rusli (kiri) saat menggelar jumpa pers - Bagus Syahputra/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) angkat bicara terkait putusan majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, yang mengabulkan permohonan gugatan dilayangkan oleh Ketua Karang Taruna Sumut Dedi Dermawan Milaya, terhadap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dengan penonaktifan jabatan Ketua Karang Taruna Sumut.

Kepala Biro Hukum Setda Sumut, Dwi Aries Sudarto menjelaskan, pihaknya belum menentukan banding atau tidak dalam putusan tersebut. Namun, lebih dulu akan mempelajari putusan PTUN Medan tersebut.

Kemudian, putusan ini, akan disampaikan juga kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, selaku pimpinan tertinggi di Pemprov Sumut.

“Sementara ini, kami laporkan ke pimpinan hasil putusannya (PTUN Medan), sambil mempelajari putusan lengkap untuk menentukan sikap, apakah akan mengajukan upaya hukum banding,” ungkap Dwi, Rabu (7/6).

Untuk diketahui, dalam putusan tersebut, menyatakan tidak sah Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 188.44/969/KPTS/2022, tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 188.44/134/KPTS/2019, tentang Pengurus Karang Taruna Provinsi Sumatera Utara Masa Bhakti 2018-2023, tertanggal 30 November 2022, beserta lampiran pertama pada pengurus inti dalam posisi ketua.

Selanjutnya, memerintahkan kepada tergugat yakni Gubernur Sumut untuk mencabut Keputusan Gubernur Sumatera Utara tersebut.

Kuasa Hukum Karang Taruna Sumut, Muhammad Rusli mengatakan, keputusan tersebut belum inkracht. Karena, masih ada waktu 14 hari bagi pihak Gubernur Sumut, untuk banding atau tidak.

“Meski begitu kami berharap Gubernur Sumut dapat arif menerima dan mematuhi putusan ini. Tapi kalau putusan dibanding, kami akan hadapi,” tutur Rusli, dalam jumpa pers di Kota Medan, Selasa (6/6) petang.

Didampingi kuasa hukum lainnya, Andi Syahputra dan Zaki Varozy, Rusli mengatakan, bila pihak Gubernur Sumut melakukan upaya banding, pihaknya siap melakukan upaya hukum selanjutnya. Namun, mereka akan melihat lebih dulu perkembangan atas putusan tersebut.

“Ini putusan tingkat pertama. Jadi belum inkracht, sehingga Gubernur Sumut memiliki hak untuk banding. Kalau banding, kami siap meladeni. Kami di sini berjuang untuk membuat Karang Taruna ini, tidak bisa diintervensi dan di bawah tekanan siapapun,” jelas Rusli.

Rusli menjekaskan, gugatan tersebut, bukan bicara personal. Tapi, bagaimana Dedi menyelamatkan Karang Taruna Sumut secara organisasi, agar Karang Taruna Sumut berjalan dengan netral tanpa ada tekanan dari mana pun, termasuk Gubernur Sumut.

Rusli juga mengatakan, masa jabatan Dedi sebagai Ketua Karang Taruna Sumut akan berakhir pada Desember 2023. Bila dihitung, tidak terlalu besar dampak secara personal. Tapi, ini akan berdampak terhadap kepengurusan Karang Taruna Sumut sendiri.

“Bukan ambisi bung Dedi mempertahankan jabatannya sebagai Ketua Karang Taruna. Tidak. Tapi, agar Karang Taruna ini tidak di bawah intervensi. Apalagi dibawa-bawa ke ranah politik, dan jangan jadi korban,” jelas Rusli.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Sumut, Dedi Dermawan Milaya, mengucapkan rasa bersyukur atas putusan tersebut. Karena, dalam SK Gubernur Sumut, dinilai ada kekeliruan sehingga sangat merugikan pihak Karang Taruna Sumut.

“Hasil dari gugatan saya terhadap tergugat, selama proses persidangan di PTUN Medan majelis hakim telah menerbitkan Surat Keputusan pada Senin 5 Juni 2023, tentang SK Pencabutan Pengurus Karang taruna Sumut, yang menjelaskan SK itu tidak sah, karena melanggar AD/ART Karang Taruna,” jelasnya.

Dengan keputusan ini, Dedi mengatakan, masyarakat dapat menilai SK yang diterbitkan Gubernur Sumut adalah salah, dengan mencopot dia dari pimpinan tertinggi di Karang Taruna Sumut.

“Tentu hari ini saya ingin masyarakat tahu, dengan kondisi saat ini. Karena memang banyak yang berpikir Karang Taruna tidak saya pimpin lagi, dan apa yang dilakukan tergugat menyalahi aturan,” kata Dedi.

Atas putusan ini, Dedi mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Ketua Umum Karang Taruna Didik Mukrianto, pengurus Karang Taruna Sumut hingga pengurus Karang Taruna kabupaten kota di Sumut.

“Karang Taruna itu berwarna, saya sampaikan pada kawan-kawan sampai tingkat kabupaten kota, Karang Taruna tidak boleh dibawa ke politik praktis. Untuk itu, demi menjaga keutuhan dan martabat Karang Taruna, saya melakukan langkah-langkah hukum ini. Saya jelaskan kepada masyarakat, agar tidak lagi bertanya-tanya apakah putusan Gubernur Sumut itu benar atau salah,” tegasnya.

Dedi meminta putusan PTUN Medan ini, jangan dicampuradukkan dengan politik. Apalagi, masyarakat tahu ada hubungan tidak harmonis antara Gubernur Sumut dengan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah.

Dedi mengungkapkan, dia punya amanah untuk bisa menjaga marwah Karang Taruna agar pemuda tidak terpecah-pecah. Tentunya, dengan putusan PTUN Medan ini, apa yang dilakukan tergugat dan Ketua Karang Taruna saat ini, mengantikan dia, yang ditunjuk Gubernur Sumut, tidak sah. Dan secara legitimate Karang Taruna kepengurusan Dedi, SK-nya masih berjalan.

“Jadi, SK tergugat itu tidak sah. Masa kepengurusan saya masih berjalan seperti biasa. Kami adalah pekerja sosial dan tidak pernah digaji,” tutur Dedi.

Dedi juga mengakui, sejak SK Gubernur Sumut diterbitkan, Sekretariat Karang Taruna Sumut tidak bisa digunakan. Padahal ada 300 UMKM binaan yang beraktivitas di sekretariat itu.

“Ini jadi beban psikologis bagi saya, karena jadi tidak fokus memimpin. Dengan putusan ini, harapan kami, kabupaten kota bisa bangkit dan solid lagi. Kita tidak bergantung dengan fasilitas dari pemerintah. Saya juga punya kantor dan kita akan tetap bekerja. Soal aset dan fasilitas kami juga punya investasi untuk itu,” pungkas Dedi. (gus/saz)

Usbat Ganjar Sumut Beberkan Manfaat Salat Bagi Kesehatan Jasmani dan Rohani

Sukarelawan Ustad Sahabat (Usbat) Ganjar Sumut bersama Majelis Taklim Al-Ishlah menggelar kegiatan di Jalan Starban, Gg. Rezeki, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumut, Selasa (6/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustad Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk berbuat kebaikan dan kebermanfaatan, salah satunya mengingatkan jemaah Majelis Taklim Al-Ishlah akan pentingnya menjaga salat serta beragam manfaatnya.

Dalam kegiatan bertajuk “Pelatihan Shalat: Ibadah Jasmani dan Rohani”, Koordinator Wilayah Usbat Ganjar Sumut, Syabrun Jukhoir mengatakan, salat merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam.

Selain berpahala, dalam setiap gerakan salat ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan jasmani dan rohani. Kegiatan ini dihelat di Jalan Starban, Gg. Rezeki, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumut, Selasa (6/6).

Usbat Ganjar Sumut menghadirkan pemateri Muhammad Iqbal Irham yang dikenal sebagai dai, sekaligus trainer psikologi Islam, dan psikoterapi Islam.

“Ada beberapa gerakan-gerakan salat yang mungkin selama ini kita hanya menyepelekan seperti takbiratul ihram itu sendiri, itu ada sebuah gerakan yang coba merekahkan pernapasan guna memperlancar peredaran darah dan begitu juga nafas nafas yang kita keluarkan,” ucap Syabrun di lokasi.

Menurut Syabrun, banyak hal yang bakal diperoleh seseorang bila salat dilakukan secara khusyu dan sempurna sesuai syariat, misalnya mendapatkan kesehatan fisik, maupun kebugaran secara jasmani.

Di sisi lain, manfaat salat lainnya adalah mampu menenangkan hati, pikiran, dan jiwa seorang muslim. Sebab, sejatinya ketika salat manusia tengah meninggalkan sejenak kesibukan duniawi untuk memberikan kesempatan bagi rohani atau jiwanya berkomunikasi dengan Allah SWT.

“Tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan gerakan-gerakan salat itu sangatlah bermanfaat dan sekaligus memperkenalkan kegiatan-kegiatan usbat yang telah dilaksanakan yaitu gerakan sebuah gerakan religius yang juga bermanfaat bagi kemaslahatan umat,” ujar Syabrun.

Pada kesempatan itu, Usbat Ganjar Sumut turut menyerahkan sejumlah stimulus berupa seperangkat alat pengeras suara serta tikar anyaman untuk menunjang kegiatan-kegiatan majelis taklim maupun masyarakat sekitar.

Ketua Majelis Taklim Al-Ishlah, Suparmi (68) mengapresiasi langkah yang dilakukan Usbat Ganjar Sumut untuk mengedukasi masyarakat dalam hal kebaikan. Menurut dia, pelatihan ini dapat menggerakkan hati para jemaah supaya lebih giat lagi beribadah.

“Bagus sekali, kita dapat pengalaman salat yang sempurna dan juga berbagai manfaat nya untuk kesehatan jasmani dan rohani,” kata Suparmi. (rel/tri)

Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Capaian Inalum Sepanjang 2022 dan Visi Inalum 2023

Inalum saat melakukan konservasi di 20 Hektare (Ha) Lahan Mangrove

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membuktikan komitmen dukungan terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan program konservasi di Kawasan Danau Toba dan Pantai Timur Sumatera, tepatnya di Kabupaten Batu Bara. Langkah ini merupakan cara Inalum dalam mendukung program pemerintah dalam hal pelestarian lingkungan dan mewujudkan Net Zero Emission 2060.

Corporate Secretary Inalum,Mahyaruddin Ende menyebut bahwa sebagai perusahaan yang telah hadir cukup lama di Indonesia, Inalum berkomitmen untuk menjaga ekosistem kawasan sekitar wilayah operasional baik di Danau Toba (Kawasan PLTA) ataupun di Pantai Timur Sumatera (Kawasan Smelter Kuala Tanjung) dengan terus melakukan inovasi dan konsistensi penuh dalam setiap program-program yang berhubungan dengan lingkungan.

“Inalum sudah tumbuh selama lebih dari 4 dekade, selama itulah Inalum memberikan komitmen penuh dan konsistensi khusus dalam hal pelestarian lingkungan sekitar perusahaan. Kami juga tidak bekerja sendiri, kami terus berkolaborasi dengan banyak pihak karena Inalum yakin bahwa kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab banyak tangan sehingga sinergi dan kolaborasi mutlak dilakukan,” ujar Mahyaruddin.

Sepanjang tahun 2022, Inalum menjalankan program kepedulian lingkungan di Kawasan Operasional di Kuala Tanjung dan Paritohan.

Dalam hal operasional Inalum berhasil melakukan Eco-Inovasi Konversi HSD menjadi LNG Efisiensi penggunaan energi pada 18.252,35 Gigajoule. Pun dalam hal energi, Inalum secara konsisten menggunakan energi listrik yang dihasilkan dari PLTA Sigura-gura dan PLTA Tangga sebagai energi produksi aluminium dan operasional perumahan karyawan.

Di Pantai Timur Sumatera Utara, Inalum mengembangkan Eco-Tourism Mangrove Pantai Sejarah, Desa Perupuk, Kabupaten Batu Bara.

Inalum sejak 2014 melakukan konservasi di 20 Hektare (Ha) Lahan Mangrove, dengan rincian sebanyak 5 Ha digunakan sebagai Lahan Planting dan sebanyak 15 Ha melakukan konservasi untuk Lahan Eksisting. Total selama 9 tahun, Inalum telah melakukan penanaman 51.000 Bibit Mangrove Bakau.

Masih di Pantai Timur Sumatera Utara, Inalum membuat program Edukasi Publik Burung Migran Air yang setiap tahun singgah di Desa Lalang dan Desa Prupuk, Kabupaten Batu Bara. Unik karena kawasan yang berdekatan dengan Smelter Kuala Tanjung tersebut setiap tahun selalu disinggahi 30 jenis Burung Migran yang sedang melakukan migrasi dari Belahan Bumi Utara ke Selatan.

Sebagai langkah merawat siklus tahunan tersebut, Inalum menciptakan Program Ekowisata Bird Wathcing kepada masyarakat sekaligus melakukan sosialisasi Peraturan Desa tentang Perlindungan Burung Air Bermigrasi kepada publik.

Sementara di Kawasan Danau Toba, Inalum melakukan penanaman pohon secara rutin di Kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba, Sumatera Utara. Sepanjang tahun 2022, Inalum menanam 149.000 bibit pohon produktif di 299 Ha yang tersebar di pesisir 7 Kab/Kota yang berbatasan dengan Danau Toba.

Pohon yang ditanam antara lain Makadamia Nut, Alpukat, Jengkol, Pete, Mahoni. Untuk menyukseskan kegiatan ini, Inalum berkolaborasi dengan 15 Kelompok Tani Hutan setempat secara berkelanjutan.

Sebagai satu-satunya Pabrik Peleburan dan Pengolahan aluminium di Indonesia yang telah dioperasikan selama lebih dari 4 dekade ini, Inalum mempertimbangkan untuk berperan serta untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar Perusahaan, Inalum menyadari bahwa kelancaran pembangunan dan keberhasilan operasi tidak dapat dipisahkan dari kolaborasi semua pemangku kepentingan karena Inalum yakin perusahaan akan terus berkembang jika bisa tumbuh bersama-sama.

“Pada tahun 2023 ini, Inalum akan terus melanjutkan program-program berbasis lingkungan yang berkelanjutan dan mungkin melakukan inovasi-inovasi agar manfaatnya bisa dirasakan oleh Indonesia. Kami berharap dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak untuk niat baik perusahaan di tahun 2023 ini,” tutup Mahyaruddin.(rel/tri)