29 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 14303

Suami Dimutilasi lalu Dimasak

ISLAMABAD – Zainab Bibi (32) ditangkap kepolisian Karachi karena membunuh suaminya, Ahmad Abbas. Wanita Pakistan itu memotong-motong tubuh suaminya (mutilasi) kemudian memasaknya. Selain Bibi, Zaheer Ahmed (22) keponakan Bibi juga ditangkap pada 22 November lalu, karena diduga membantu menikam Abbas hingga tewas dan memutilasi tubuhnya. Menurut kepolisian, Bibi memasak sebagian potongan tubuh suaminya untuk kemudian dibuang di dekat rumahnya. Bibi mengaku hal itu dilakukannya untuk menghindari kecurigaan polisi.

Namun para tetangga menaruh curiga setelah mencium bau aneh di lingkungan mereka. Saat diwawancarai media Pakistan, ARY News, Bibi mengatakan, dirinya membunuh suaminya karena pria itu ingin mencabuli putrinya. Karena itulah Bibi tidak menyesali perbuatannya.”Saya membunuh suami saya sebelum dia berani menyentuh putri saya,” cetus Bibi kepada ARY News seperti dilansir News.com.au, Sabtu (26/11). Abbas adalah suami kedua Bibi. Mereka menikah empat tahun lalu. Kabarnya, Abbas berulang kali mencoba mencabuli putri Bibi dari pernikahan terdahulunya. Abbas terus mencoba mendekati anak tirinya itu selama empat tahun pernikahannya dengan Bibi. (net/jpnn)

Program Prima Bidik Olimpiade

JAKARTA – Program Indonesia emas (Prima) tak bisa bersantai pasca memenuhi target menjadi juara umum SEA Games 2011. Mereka langsung menyiapkan program untuk menghadapi Olimpiade 2012 dan SEA Games Myanmar 2013. “Kami akan istirahatkan para atlet untuk dua minggu ke depan. Setelah itu, akan ada program lanjutan.

Prima tetap akan berlanjut,” kata Ketua Satlak Prima Tono Suratman kemarin (26/11). Menurutnya, target selanjutnya dari Prima adalah untuk bisa merealisasikan target 50 atlet Indonesia menembus Olimpiade London 2012. Program tersebut akan mulai serius dijalankan pada awal tahun depan. Langkah yang dilakukan adalah dengan mengirimkan beberapa atlet dari cabang olahraga (cabor) yang berpeluang terus menambah kuota lolos ke olimpiade untuk tampil di kejuaraan dunia. Dengan begitu, para atlet tersebut juga mengikuti seleksi-seleksi kejuaraan yang menjadi pra Olimpiade.

Sampai saat ini, lanjut Tono, sudah ada beberapa cabor yang bisa mengikuti pra olimpiade dari hasil di SEA Games lalu. Olahraga itu antara lain angkat besi, berkuda, bulu tangkis, renang, taekwondo, dan panahan. “Nanti akan dibicarkan lebih lanjut setelah penyusunan program 2012,” imbuhnya. Dalam program ini, pelatihan yang akan dilakukan oleh para atlet Prima bukan lagi seperti SEA Games lalu yang memulai dari awal. Tapi, pelatihan dofokuskan langsung ke masa persiapan akhir alias dipersiapakan untuk terus mengikuti pertandingan. Alasannya, itu dilakukan untuk melanjutkan setelah masa persiapan SEA Games. Tono juga menegaskan, bahwa untuk program pelatihan menuju olimpiade, atletnya dipastikan lebih sedikit karena dirinya hanya melihat dari prestasi.

Bukan lagi kuota seperti yang dilakukan saat mempersiapkan tim ke SEA Games. “Ukurannya nanti sudah prestasi. Bagaimana catatan dan peluangnya, bukan bagaimana sebanyak mungkin. Jadi, kalau tidak bisa 50 atlet tidak masalah yang penting prestasi,” ucapnya. Tentang atlet berprestasi di SEA Games tapi belum mencukupI untuk berangkat ke olimpiade bagaimana, lelaki berlatar belakang militer itu menjelaskan bahwa mereka akan tetap dipersiapkan untuk SEA Games Mayanmar. (aam/diq/jpnn)

Tim Futsal UMSU Raih Tiket Semifinal

MEDAN-Tim futsal Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berhasil meraih kemenangan saat menjamu tim futsal Rajamanggala University of Technology Srivijaya (RMUTSV)Thailand dengan skor 6-5. Atas kemenangan itu, maka tim futsal Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara memastikan langkah ke babak perempat final cabang futsal kegiatan Indonesia – Malaysia – Thailand Growth-Triangle (IMT-GT) Varsity Carnival 2011 yang digelar di Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara.

Pada laga sehari sebelumnya, UMSU juga meraih kemenangan atas University Teknologi MARA (UiTM) Malaysia dengan skor 7-3. Diperkuat Boy Fadli, Amri, Putra Alam, Afid Ali dan Handoko Helmi, UMSU tampil percaya diri dan langsung menguasai jalannya laga. Meski demikian perlawanan yang diberikan pemain-pemain RMUTSV juga tidak kalah sengit.

Kedua tim silih berganti melakukan serangan demi serangan, bahkan kedua tim saling bergantian membobol gawang lawan. Namun berkat kegigihan dan juga mendapat dukungan penonton, UMSU berhasil menutup petandingan dengan skor 7-6. UMSU menyisakan satu pertandingan lagi melawan Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), Minggu (27/11). Sementara RMUTSV Minggu akan menghadapi UiTM.

“Tiket perempatfinal sudah di tangan, target berikutnya adalah bagaimana tim dapat menembus semifinal dan final. Kita optimis dapat melewati babak-babak selanjutnya apalagi tim yang terkuat di grup B yakni RMUTSV sudah kita kalahkan,” kata asisten pelatih futsal UMSU T. Aulia Rahman usai pertandingan. Sementara manajer Zulfahmi mengatakan, sejak awal mereka memang menargetkan bisa juara dan peluang tersebut semakin terbuka karena RMUTSV yang diunggulkan di grub B berhasil dikalahkan. Bahkan, lanjut dia untuk mencapai target juara tersebut, pihaknya sudah jauhjauh hari melakukan pemantapan tim dengan melakukan latihan rutin setiap hari. Meski demikian ia mengaku, masih ada beberapa kelemahan yang masih harus diperbaiki. “Kerjasama tim masih harus di mantafkan lagi.

Apalagi lawan-lawan berikutnya cukup kuat seperti Prince of Songkla University (PSU) yang juga merupakan juara bertahan tahun sebelumnya,” katanya. Pertandingan lainnya di grup A, Institut Teknologi Medan harus menyerah dari Prince of Songkla University (PSU) 12-5. Sedangkan di grup C, Universitas Negeri Medan (Unimed) berhasil mengungguli Universiti Utara Malaysia (UUM) dengan skor yang cukup telak 12- 0. (uma/jpnn)

Serangan NATO Tewaskan 20 Tentara

ISLAMABAD – Helikopter NATO memborbardir pos pemeriksaan militer Pakistan di dekat perbatasan dengan Afghanistan, Sabtu (26/11). Sedikitinya, 20 tentara Pakistan tewas. Ini merupakan serangan NATO paling mematikan yang dilaporkan Pakistan selama perang 10 tahun yang berlangsung di Afghanistan. Peristiwa ini bisa mengganggu hubungan AS-Pakistan yang sudah sangat tegang belakangan ini.

Pihak International Security Assistance Force (ISAF) menyatakan telah mendengar insiden tersebut dan tengah mencari informasi lebih jauh. “Kami tahu sebuah insiden memang terjadi. Kami masih dalam proses mengumpulkan informasi,” kata seorang juru bicara ISAF kepada kantor berita AFP, Sabtu (26/11). Peristiwa itu terjadi di wilayah kesukuan Mohmand dekat perbatasan Afghanistan. Komandan militer Pakistan mengutuk serangan udara NATO ke pos perbatasan itu. (net/jpnn)

Turnamen Tenis Meja Pelajar Diikuti 108 Peserta

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan Drs Hanas Hasibuan MAP membuka kompetisi olahraga cabang olahraga tenis meja antar pelajar. KOMPETISI ini mempertandingkan tiga kategori, dari mulai tingkat SD sampai SMA. Gelaran ini berlangsung di Aula PTM Sahabat Pasar rame lantai 3 Jalan Thamrin Medan, Sabtu (26/11).

Dalam sambutannya Kadispora Medan berharap agar even yang digagas pihaknya ini dapat melahirkan atlet andal. “Tapi, terpenting adalah meningkatkan silaturrahmi antara pelajar yang ada di kota Medan,” bilang Hanas.

“Di sisi lain, lewat even ini kami berharap agar para pemuda dapat mengisi waktunya dengan kegiatan yang bermanfaat sehingga terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” tambah Hanas lagi. Lebih lanjut Hanas mengungkapkan bahwa para juara di even ini diberi kesempatan untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah Suamtera Utara.

Sementara itu Azzantaro, Ketua Panitia mengungkapkan bahwa even ini diikuti sebanyak 108 peserta yang berasal dari 35 sekolah. Untuk tingkat SD diikuti 13 sekolah, tingkat SMP diikuti 14 sekolah dan 8 sekolah yang berlaga di tingkat SMA. Adapun sekolah yang berlaga di tingkat SD antara lain SD Aljamiatul Washliyah, PTM Angsapura, PTM sahabat, PTM Trisula, PTPN IV, SD Muhammadiyah 31, SD Taman Siswa, SDN 060884 Medan Baru, SD 064011 Medan Deli, SDN 064982 Medan Helvetia, Sutomo 1, dan Sutomo 2.

Sedangkan yang berlaga di tingkat SMP adalah Darul Hikmah, PTM Angsapura, PTM PLN Denai, PTM Sahabat, PTM Sahabat Karya, PTM Trisula, PTM Wijaya, PTPN IV, SMP Putrision, SMPN 1 Medan, SMPN 3 Medan, Sutomo 1, dan Sutomo 2, dan YPSA. Delapan sekolah yang berlaga di kategori SMA adalah Darul Hikmah, Panca Budi, Arraudhatul Hasanah, PTM Angsapura, PTM Sahabat, SMAN12 Medan, YPSA dan Sutomo 2. (omi)

Tidak Ada Korban Demo Rusuh di Batam

BATAM-Kondisi Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (26/11), relatif tenang. Tidak ada aksi dari para buruh yang menuntut kenaikan upah minimum kota (UMK) tahun 2012. Namun situasi belum bisa memastikan keamanan ke depannya. Meski situasi relatif tenang, penjagaan ketat tampak dilakukan jajaran Kepolisian Resor Batam, terutama di depan Kantor Wali Kota Batam. Penjagaan ketat juga terlihat dilakukan polisi di Kantor DPRD Batam yang letaknya berhadapan dengan kantor wali kota. Sementara sejumlah pekerja tampak sedang membersihkan sisa-sisa amuk massa pada Jumat kemarin. Sejauh ini pihak Pemerintah Kota Batam telah menyepakati UMK naik menjadi Rp1,3 juta per-bulan.

Sedangkan para buruh berkeras meminta UMK 2012 naik menjadi Rp1,7 juta. Namun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, hanya bersedia membayar Rp1,2 juta per-bulan. Dalam aksi kemarin, Markas Besar Polri menegaskan tidak ada demonstran yang diamankan petugas saat unjuk rasa buruh yang berakhir rusuh di Kantor Walikota Batam. Tidak ada pula korban jiwa. Markas Besar Polri masih menunggu laporan terkini atas demo rusuh kenaikan upah yang berlangsung kemarin. “Tidak, tidak ada yang diamankan,” kata Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution saat dihubungi wartawan. (net/jpnn)

Tropi Pra Musim Kedua Persipura

JAYAPURA – Persipura Jayapura layak ditempatkan sebagai kandidat utama juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012 sekaligus mempertahankan gelar yang diraih musim lalu. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu begitu kompak dan memiliki pemain dengan skill di atas rata-rata di semua lini. Tanda-tanda Persipura bakal kembali perkasa bisa dilihat dalam kiprah mereka di ajang turnamen pemanasan sebelum kompetisi dimulai. Setelah bulan lalu menjadi juara SCTV Cup di Solo, tadi malam Persipura berhasil menjadi juara turnamen Inter Island Cup 2011. Di laga final yang dihelat di Stadion Mandala Jayapura kemarin malam Persipura mengalahkan Persisam Samarinda dengan skor 2-0.

Sebagai tim juara Persipura berhak atas hadiah senilai Rp150 juta dan Persisam yang menjadi runner up mendapat hadiah uang tunai Rp100 juta. Gelar juara semakin lengkap setelah Alberto Gonzalves dinobatkan sebagai pemain terbaik dan top scorer (lima gol). Pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak masing- masing mendapat hadiah uang tunai Rp10 juta. Menit ke-11 Persipura sudah memimpin lewat tendangan keras Ortizan Salossa dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari sang adik, Boaz Salossa.

Menit ke-28 Alberto Gonzalves menggandakan keunggulan Persipura menjadi 2-0. Di babak kedua Persipura masih tampil dominan. tapi banyaknya peluang gagal dikonversi menjadi gol. Jacksen F Tiago, pelatih Persipura mengatakan di IIC 2011 timnya mampu tampil lebih bagus dibanding SCTV Cup bulan lalu. Khususnya di barisan pertahanan. Di mana hingga menjadi juara IIC 2011 Persipura sama sekali tidak kebobolan. “Ini modal bagus kami untuk menyongsong ISL yang sebentar lagi akan digelar,” kata Jacksen.

Meski berhasil memenangi dua trofi di dua bulan terakhir Jacksen memilih merendah dalam menghadapi persaingan ISL musim 2011/2012. “Kekuatan tim merata. Masih ada Persib dengan pelatih baru, Mitra Kukar punya banyak pemain berkualitas. Persiba Balikpapan juga tim tangguh,” katanya. (ali/jpnn)

Sekolah Masih Libur, Pasang Karung Pasir hingga 10 Kilometer

Ke Bangkok ketika Status Siaga Banjir Masih Berlaku

Banjir besar yang melanda Thailand bulan lalu sempat memorak-porandakan wajah Kota Bangkok. Hingga Rabu lalu (23/11), status siaga banjir masih diberlakukan di sana. Berikut laporan wartawan Jawa
Pos Tri Mujoko Bayuaji yang baru pulang dari Bangkok

JALANAN di sudut Distrik Ratchprasong di pusat Kota Bangkok siang itu (23/11) tampak ramai. Lalu-lalang bus kota bersaing dengan lalu-lalang warga di ibu kota Negeri Gajah Putih itu yang sudah memulai aktivitasnya. Ada juga warga yang mendatangi pagoda di pinggiran jalan untuk beribadah. Bersamaan dengan itu, terdengar deru suara monorel yang melaju di atas keramaian jalan di distrik tersebut. Ketika bencana banjir melanda Thailand yang menewaskan sedikitnya 600 orang, Distrik Ratchprasong juga tidak luput dari genangan air. Meski tidak parah, setidaknya banjir yang terjadi di sana hingga menggenangi jalan raya di sekitar Ratchprasong. Secara keseluruhan, banjir pada akhir Oktober dan November 2011 saat itu mampu menenggelamkan dua pertiga kawasan Bangkok.

Di kawasan distrik lain, aktivitas warga hari itu mulai terlihat normal. Pusat perbelanjaan yang menjamur di Bangkok juga mulai dipenuhi transaksi jual beli. Di kawasan zona merah Kota Bangkok seperti Distrik Patpong, kafekafe hiburan malam juga sudah penuh dengan hiruk-pikuk pada malamnya. Siri, salah seorang warga Bangkok, menuturkan, saat ini kondisi ibu kota negara itu sudah relatif aman. Sebelumnya, para turis yang datang ke Bangkok harus terjebak banjir. Sebab, jalan dari Bandara Internasional Suvarnabhumi juga tenggelam oleh banjir. “Saat ini, hampir di seluruh Bangkok sudah tidak ada banjir,” ujar pria 40 tahun tersebut saat ditemui Jawa Pos di salah satu sudut Distrik Ratchprasong. Menurut Siri, ketika banjir datang, warga panik. Sebab, air meluap secara tiba-tiba. Menurut dia, luapan air itu berasal dari danau di sebelah utara Bangkok. Curah hujan yang tinggi juga mengakibatkan ketinggian air di Sungai Chao Phraya berlebih. “Dalam sehari, bisa hujan terus-menerus saat itu,” kata Siri. Ketika itu, daerah-daerah penting di kawasan Bangkok juga tergenang air. Selain Bandara Suvarnabhumi, sejumlah kawasan penting dan perkotaan tergenang. Kediaman Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra di kompleks elite Soi Yothin Pattana 3 di Distrik Bueng Kum, Bangkok, ketika itu juga sempat tergenang air, meski ketinggiannya tidak separah di kawasan lain. Rumah Siri berada di Distrik Don Muang. Distrik itu sebelumnya dikenal dengan bandar udara internasional Bangkok sebelum digantikan Suvarnabhumi. Ketinggian air di rumah Siri saat puncak banjir mencapai pinggang orang dewasa. “Sekarang masih ada banjir, namun tinggal segini saja,” ujarnya sambil menunjuk setinggi lututnya. Banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah Thailand itu mengakibatkan korban jiwa yang tidak sedikit. Sebab, banyak kepanikan melanda. Sirimengakui, seluruh keluarganya langsung memutuskan untuk pindah dari kawasan Don Muang untuk mencari tempat yang lebih aman. “Saya masih tinggal di sana. Sebab, ketika malam, banyak maling. Harus ada yang menjaga,” ujarnya. Jika melihat kondisi lalu lintas, jalanan di sekitar Bangkok, menurut Siri, belum pulih seperti kondisi sebelumnya. Kemacetan yang biasa terjadi di sejumlah ruas jalan Bangkok belum terurai. Dia menegaskan, pemerintah setempat memutuskan Kota Bangkok saat ini masih berstatus siaga. “Banjir bisa datang kembali kapan saja,” ujarnya.

Status siaga di Kota Bangkok itu, kata Siri, juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan. Hingga Rabu (23/11), pemerintah Kota Bangkok masih meliburkan para siswa. “Sekolah-sekolah ditutup. Karena itu, wajar perjalanan Anda lebih lancar,” ujarnya. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos, status siaga yang masih diberlakukan hingga Rabu (23/11) tersebut tak lepas dari status kawasan utara Bangkok yang masih tergenang air, terutama di kawasan Don Muang dan Sai Mai. Dua kawasan itu seakan terisolasi. Pemerintah Bangkok saat ini memasang karungkarung pasir di Distrik Langsit untuk menutup kawasan tersebut. “Panjangnya bisa lebih dari 10 kilometer,” kata Siri membenarkan. Akibat pengisolasian kawasan tersebut, pemerintah wajib memberikan tanggungan kepada masyarakat sekitar. Pemerintah Kota Bangkok saat ini sudah menyiapkan anggaran untuk membantu korban banjir. Setiap anggota keluarga yang terkena bencana wajib mendapat bantuan 5.000 baht atau Rp 1,5 juta per keluarga. Menurut Siri, bantuan itu didapat dengan mengajukan diri kepada pemerintahan setingkat kelurahan setempat. Setiap orang wajib menunjukkan identitas diri dan foto rumah yang terimbas banjir. “Daftar dulu, baru cair,” ujarnya. Rencananya, kata dia, pemerintah baru mencairkan anggaran tersebut akhirNovember. Siri mengungkapkan, pemerintah dalam pemberitaan media lokal Thailand juga mewacanakan pemberitan ganti rugi rumah. Jumlah bantuan per anggota keluarga berdasar informasi itu akan mencapai 30 ribu baht atau sekitar Rp9 juta. “Saya berharap rencana itu benar-benar direalisasikan,” tuturnya. Antisipasi warga atas ancaman banjir masih terlihat di beberapa titik. Di gedung parlemen Thailand, misalnya, masih terlihat sejumlah karung pasir yang ditempatkan di titik-titik masuknya air. Pemandangan yang sama terlihat di sejumlah gedung bisnis serta pusat perbelanjaan. Duta Besar RI untuk Thailand Mohammad Hatta menjelaskan, saat banjir tiba, kantor kedutaan tempat dirinya bertugas menjadi pusat penampungan warga Indonesia di sekitar Bangkok. Kebanyakan adalah mahasiswa serta para ekspatriat yang bekerja di perusahaan multinasional. “Juga banyak mahasiswa di kampus di luar Bangkok yang mengungsi ke sini,” ungkapnya. Menurut dia, saat ini para mahasiswa memilih kembali ke tanah air. Sebab, selain banjir, kerusakan infrastruktur karena banjir dialami kampus-kampus mereka. Perbaikan baru akan dimulai setelah banjir benar-benar surut. “Sampai tahun depan, tampaknya, belum selesai,” katanya. (c5/kum/jpnn)

 

Tak Gentar, PSMS Pilih 18 Pemain Dadakan

PSMS vs PERSEBAYA

MEDAN – Sebanyak 18 pemain PSMS dipoles mendadak untuk menatap Indonesian Primer League (IPL), melawan Persebaya Minggu (27/ 11) di Stadion Teladan. PSMS yang dinamai PSMS IPL itu bahkan tak gentar melawan Persebaya yang sudah dibentuk lebih dulu dengan materi yang cukup mentereng. Penentuan pemain tersebut digelar oleh tim pelatih PSMS yang dikepalai M Khaidir di Hotel Dhaksina Medan kemarin. Sekitar 30-an pemain hadir sebe lum penentuan yang akhirnya menetapkan 18 nama yakni kiper: Decky Ardian, Irwin Ramadhana Belakang: Fadli Hariri, Bambang Tri sanjaya, Syafri Juanda, Deni Wahyudi, Erwinsyah Hasibuan, tengah: Viktor Ilham, Aswin Sitorus, Rusdianto, Kamil Sembiring, Tri Yudha Handoko, Aswan Lubis, Juanda Mayadi, depan: Jecky Pasarela, Mahmud Azis, Heri Swandana, Marwin Hanafi. Ke-18 nama tersebut bakal menghadapi Persebaya besutan Divaldo Alves. Soal persiapan, PSMS tergolong minim lantaran baru terbentuk empat hari lalu.

Didasari kekhawatiran bakal menerima sanksi dari PSSI setelah PSMS besutan Raja Isa bakal mengarungi Indonesian Super League (ISL). “Tim ini baru tiga kali latihan. Latihan perdana dilakukan di Stadion TD Pardede Jumat (26/11) lalu. Memang persiapan minim, tapi positifnya para pemain sudah rutin latihan. Pemain yang ada 90 persen merupakan pemain asal Medan,” terang M Khaidir kemarin. Namun, menghadapi tim yang digawangi striker timnas U-23 Andik Vermansyah tersebut, pasukan hijau tak gentar.

“Ya, kami tidak mau muluk-muluk, hasil seri saya rasa sudah sangat baik,” ungkap pelatih yang pernah menangani Persigo Gorontalo itu. Namun, diisi 90 persen pemain asal Medan, optimisme wajar saja diusung. Pemain PSMS yang dikenal punya fanatisme diharapkan mampu membangkitkan motivasi berlipat pada pertandingan yang juga diproyeksikan bakal digelar di Stadion Baharuddin Siregar Lubuk Pakam jika tidak mendapatkan izin penggunaan fasilitas Stadion Teladan. M Khaidir berharap atmosfer Stadion Teladan bisa membuat pemain terpacu untuk memainkan permainan ngotot dan menyerang. “Kami jelas tidak mau jadi tamu di kandang kita.

Saya yakin, bermain di kandang sendiri, pemain bisa termotivasi untuk lebih baik. Kendati Persebaya sudah menggelar persiapan lama, kami tetap yakin dengan kemampuan tim ini,” papar pelatih yang pernah membuat PSMS menjadi juara Piala Bang Yos itu. Sementara dari kubu tuan tamu, Persebaya tampaknya dalam kondisi tak fit karena kelelahan. Persebaya memboyong sebanyak 18 pemain dalam lawatan kali ini. Termasuk tiga pemain yang tengah diterpa cedera.

Mereka adalah stopper Otavio Dutra dan dua penjaga gawang Endra Prasetya dan Dedy Iman Sukanto. Divaldo Alves, pelatih Persebaya tetap konsentrasi untuk laga ini meskipun awalnya ada kekhawatiran jika PSMS tidak jadi menggelar pertandingan. “Kami berangkat dan datang ke stadion pada hari yang ditentukan,” kata Divaldo. Lagipula persiapan juga sudah dilaksanakan.

Dua uji coba di kandang, Gelora 10 November, dan satu laga tandang kontra PSIS Semarang di Stadion Jati diri Semarang, menjadi bekal. Gambaran tim inti juga sudah didapatkan. Andrew Barisic tetap akan mengisi posisi sebagai satu striker. Striker asal Australia itu bakal ditopang gelandang-gelandang energik macam Rendi Irwan Saputra dan M Taufiq.(ful/vem/jpnn)

PSMS Juga Lawan Persija dan Sriwijaya

PSMS yang bersiap tampil di Indonesian Super League (ISL) gawean PT Liga Indonesia sudah berada di Jakarta kemarin. Mereka akan bertanding di turnamen segitiga antara Persija, Sriwijaya dan PSMS, dalam rangka memperingati HUT Persija Jakarta.

Laga itu bahkan akan ditayangkan secara live oleh ANTV pukul 16.00 WIB sore ini. Durasi pertandingan akan berlangsung selama 90 menit waktu normal. 45 menit pertama akan menghadapi Persija, dilanjutkan menjajal Sriwijaya. Bila hasil akhir seri, maka akan dilanjutkan dengan penalti. Hingga didapat juara. Raja Isa menyebutkan fokus utama PSMS dari turnamen segitiga tersebut ialah penyeleksian materi pemain asing. Satu nama yang sudah dipastikan yakni Ikpefua Marvelous Osas Saha, penyerang asal Nigeria.

Sebelumnya Ku Kyung Hyen diberi kepastian, hanya saja stopper asal Korea itu sempat membelot ke PSMS IPL. Hal ini membuat tim pelatih menempatkannya dalam skuad seleksi. Delapan pemain yang dimaksud ialah Ridwan Awaluddin (gelandang lokal) , Ochai (bek Nigeria), Muratovic (penyerang Kroasia), Luis Pena (gelandang Chile), Inkyun Oh (gelandang Korea), Sasa Zesevic (stopper Serbia), Esteban Cassino ( penyerang Argentina), Ku Kyun Hyen (stopper Korea).

“Orientasi PSMS besok memang seleksi pemain asing. Semoga kami mampu mencari pemain yang dibutuhkan,” kata Raja Isa. Pemain lokal dipastikannya akan menjadi bagian dari skuad musim depan. Hal itu dikarenakan soliditas dan kolektivitas yang sudah terbangun. Apalagi semua pemain lokal sudah memahami ritme permainan. Formasi yang dipakai kemungkinan 4-4-2 dan 4-2-3-1.

Asisten Pelatih PSMS, Suharto menyebutkan timnya siap menghadapi dua lawan di turnamen segitiga. Karena ini laga perdana untuk PSMS menghadapi klub-klub besar bakal lawan di Indonesia Super League (ISL), peluang menang fifty-fifty. “Kami siap menghadapi semua lawan. Soal peluang ya fifty-fifty, kan lawan perdana kami untuk turnamen besar seperti ini sebelum liga dimulai,” katanya. (ful)