31 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 14352

Usung Motif Oriental Antik Jepang dan Cina

Busana Muslim Shafira

Shafira, mengenalkan tren busana muslim 2012 yang terinspirasi motif oriental antik dari Jepang dan Cina, yang diterjemahkan dalam 49 busana muslim koleksi teranyarnya. Koleksi busana muslim Shafira untuk tren 2012 mengangkat tema The Mesmerizing Orientalism.

“Desain 2012 bertema oriental paduan Jepang dan China, berbeda dengan konsep Beyond Borders Shafira pada 2011 yang cenderung terinspirasi budaya Eropa,” jelas Feny Mustafa, desainer dan pendiri Shafira, saat konferensi pers, kemarin (16/11).

Meski memilih tema berbeda, Shafira konsisten memberikan pilihan busana muslim modern yang elegan dan simpel. Kali ini, Shafira memberikan kejutan menyegarkan melalui koleksi busana menggunakan bahan sutera dan motif digital print.

“Motif digital print ini menjadi tren 2012, yang dikombinasikan dengan batik Lasem,” jelas Feny.
Percampuran warna juga menjadi pembeda lainnya di koleksi Shafira ini. Mulai padu padan warna cerah, hingga gradasi warna pada bahan busana muslim rancangan Shafira. Label ritel fashion muslim pertama dan terbesar di Indonesia ini juga memberikan pilihan berbusana sesuai gaya personal dengan konsep padu padan. Busana muslim tak harus dipasarkan satu set. Konsep busana muslim modern cenderung memberikan pilihan selera busana per potong, untuk kemudian dipadu-padankan.

“Shafira menjalankan konsep padu padan busana muslim sejak tiga tahun belakangan, atau memasuki tahun keempat pada 2012 ini,” jelas Feny menambahkan, di usia Shafira yang ke-22, konsep busana muslim modern semakin mengikuti tren internasional.

Koleksi 2012 dari Shafira menonjolkan gaya busana feminin, romantis, trendi, glamor, juga kasual yang playful dengan pemilihan warna cerah dan motif yang berani. Busana muslim Shafira tren 2012 ini cocok membalut tubuh perempuan yang berani tampil beda penuh warna.

Busana romantis dari Shafira ditonjolkan melalui rangkaian palet pastel dusty pink, hijau pupus, dan baby blue. Aplikasi bordir emas bermotif oriental juga draperi pada detil busana memberikan kesan romantis dan feminin. Siluet yang trendi diperlihatkan melalui padu padan short dan long jacket, juga melalui variasi celana dan rok. Kesan playful juga menonjol dari keseluruhan konsep desain busana muslim oriental ala Shafira ini.

Kerudung juga mendapat perhatian khusus Shafira. Untuk memenuhi kebutuhan perempuan yang aktif, koleksi busana muslim modern ini juga menampilkan busana luaran dengan capuchon yang praktis dan modis.(net/jpnn)

Musim Hujan, Sepatu Bot Diburu

SALAH satu fesyen yang banyak diburu saat ini yaitu sepatu bot dan sepatu plastik. Kenapa? karena sepatu berbahan plastik pastinya anti air. Makanya sangat praktis jika dikenakan pada musim hujan dan banjir yang terjadi sekaran ini.
Selain tahan air, sepatu bot juga akan menghindarkan penggunanya dari penyakit kulit akibat kontak langsung dengan genangan air. Dengan perlindungan yang maksimal, maka akan membuat langkah semakin leluasa menerjang air dan banjir. Terutama bagi mereka yang biasa berpergian dengan menggunakan sepeda motor, maka sepatu bot dapat menjadi pilihan. Dalam perkembangannya, sepatu bot ini tersedia dengan banyak pilihan model dan bahan. Semakin bagus bahannya maka akan semakin tinggi harganya.

Tidak hanya sepatu bot untuk pria dewasa, selama musim hujan ini, sepatu bot juga banyak digandrungi anak-anak untuk dikenakan saat bermain maupun bepergian. Warnanya pun lebih bervariasi antara lain merah, kuning, ungu, dan warna-warna cerah lainnya.

Menurut salah seorang penjual sepatu bot dan sepatu plastik, Heni Siti (34), penjualan sepatu bot plastik ini cukup tinggi selama musim hujan ini. “Biasanya orang membeli untuk berpergian pakai sepeda motor.

Apalagi sekarang kan kalau hujan banjir dimana-mana, jadi biar tidak basah maka pakai sepatu bot. Atau ada juga yang beli karena di rumahnya kebanjiran dan sepatu bot ini bisa dipakai saat melakukan bersih-bersih,” kata Heni.
Untuk harga sepatu bot ukuran dewasa, dibanderol mulai Rp45.000 sampai Rp75.000. Sedangkan sepatu bot anak-anak mulai Rp20.000 sampai Rp35.000.

Heni mengaku, produk sepatu bot yang dijualnya merupakan produk Cina, meskipun ada beberapa yang diproduksi di Indonesia. (net/jpnn)

Blunder Strategi

Indonesia vs Malaysia

JAKARTA- Garuda muda gagal menutup penyisihan cabang sepak bola SEA Games 2011 dengan sempurna. Ironisnya di laga pamungkas di Gelora Bung Karno, Indonesia harus kalah dari seteru abadi Malaysia dengan skor tipis 0-1. Buntutnya, Titus Bonai dkk gagal jadi juara Grup A.

Ekspektasi berlebihan sudah ditunjukkan publik. Perjalanan meyakinan di tiga laga awal memunculkan semangat besar bahwa Indonesia bisa mengalahkan Malaysia. Sadar sudah lolos ke semifinal, Rahmad Darmawan merombak sebagian besar skuadnya. Patrick Wanggai dan Kurnia Meiga dicadangkan. Di depan ada nama Yongki Aribowo yang jadi kapten sekaligus tukang gedor. Sayang, daya dobraknya bersama Ferdinand Sinagar gagal merobek gawang Harimau Malaya.
Penguasaan bola memang dipegang Indonesia. Tapi pressing ketat yang diperagakan Malaysia membuat bola tak bisa merasuk dengan baik ke kawasan pertahanan Malaysia. Kejutan terjadi di menit 17. Ibrahim Sahrul Aswari yang masuk menggantikan rekannya yang cedera menjadi pahlawan. Serangan balik cepat Malaysia membuat kiper Andritany tak berdaya.

Dan selanjutnya serangan demi serangan yang dibangun Tibo gagal. Itu terjadi lantaran Malaysia bermain sangat disiplin, ditambah seringnya Indonesia membuat berbagai kesalahan. Hingga usai laga skor tak berubah.
Maka Malaysia berhak atas juara Grup A dan akan bertemu Myanmar sebagai runner Grup B. Sedangkan Indonesia sudah pasti akan berlaga melawan Vietnam di semifinal.

Namun hasil ini tak diratapi Rahmad Darmawan. Konsekwensi kalah bisa jadi karena keberanian merotasi pemain. Tapi itu sudah keputusan sebelum laga. “Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Seperti siapa yang sudah terkena kartu kuning dan kebugarannya,” beber Rahmad sebelum laga.

Rotasi Vietnam Mulus

Sadar pasukannya sudah lolos ke semi final cabang sepak bola SEA Games 2011, arsitek Vietnam Falko Goetz melakukan rotasi di laga akhir penyisihan melawan Laos. Hasilnya Vietnam unggul 3-1 dan jadi juara grup B.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Vietnam butuh meraih tiga poin untuk memastikan didapatnya posisi teratas. Meski sempat tertinggal lebih dulu, Vietnam akhirnya membalikkan keadaan dan menang.

Keoviengphet Liththideth mengejutkan Vietnam setelah dia membawa Laos unggul di menit kelima. Namun dua gol yang masing-masing dibuat Hoang Dình Tung (64) dan Nguyen Van Quyet (71) plus gol Le Van Thang di menit ke-90 akhirnya memberi Vietnam tiga poin yang dicari-cari.

Falko Goetz memuji semangat pemain yang mampu membalikkan keadaan dari ketertinggalan satu gol menjadi kemenangan 3-1.

Vietnam sudah tertinggal lebih dulu ketika laga baru berjalan empat menit. Bahkan, Vietnam harus tampil dengan sepuluh pemain sejak menit ke-16. Namun, tiga gol yang dilesakkan di babak kedua mampu mengubah keadaan.
“Kami lolos ke semifinal, dan saya harus melakukan rotasi pemain pilar untuk menghindari kartu kuning di pertandingan ini. Para pemain sempat kehilangan konsentrasi,” ujar Goetz. (bbs/ful)

Panser Minta Motivasi Klitschko

MUNCHEN- Tim Panser Jerman dijadikan kandidat kuat Juara Euro 2012. Mereka melakoni perjalanan mulus sepanjang kualifikasi dan baru saja membantai Belanda 3-0 di laga uji coba baru-baru ini. Namun begitu, Jerman tak sungkan minta motivasi duo petinju kelas berat Vladimir dan Vitali Klitschko asal Ukraina-yang merupakan salah satu tuan rumah Euro 2012.

Hal itu diapungkan manajer timnas Oliver Bierhoff. Ia mengatakan sudah melakukan pendekatan dengan kubu Klitschko mengenai kehidupan di Ukraina.

Jerman akan melakukan pemusatan latihan di Sardinia dan di selatan Prancis pada Mei mendatang sebelum Euro 2012, yang dihelat oleh Ukraina dan Polandia, dimulai pada 8 Juni. Bierhoff berharap kedua petinju tersebut dapat berbicara kepada para pemain.

“Saya telah mengontak manajer mereka, Bernd Boente, dan saya harap itu akan terwujud,” kata Bierhoff kepada majalah olahraga Jerman, Sport-Bild.

Bierhoff juga mengatakan kalau ia sedang mempertimbangkan untuk melakukan pendekatan pada juara Formula 1 dua kali asal Jerman, Sebastian Vettel, untuk memotivasi timnas.

“Kami sedang memikirkan untuk mengundang Sebastian Vettel, yang akan menjadi tamu yang menarik, sehingga ia dapat berbagi pengalaman dari kejayaannya sebagai juara dunia dua kali,” tutur Bierhoff.

Sebelum Piala Dunia tahun lalu, Bierhoff dan pelatih Jerman, Joachim Loew, mendatangkan pendaki gunung asal Italia, Reinhold Messner, dan legenda rugby asal Selandia Baru, Johan Lomu, untuk memotivasi para pemain timnas.
Sementara itu, arsitek Der Panzer Joachim Loew, memilih tetap merendah meskipun diunggulkan.

“Saya sangat bahagia jika kami bisa memulai Euro 2012 besok, namun banyak perubahan di sepak bola antara sekarang dan nanti,” ucap pria yang menggantikan Klinsmann tersebut di AFP. “Tentu saja, dalam setengah tahun, beberapa hal akan terlihat berbeda. Para pemain harus menjaga kebugaran dan bentuk (terbaiknya),” sambungnya.

Jerman adalah tim pertama yang memastikan posisi di Euro 2012, setelah mencetak rekor sempurna di babak kualifikasi grup. Pada Agustus silam, mereka menang 3-2 di laga persahabatan melawan raksasa Amerika Selatan, Brasil, dan sekarang sedang berada di bentuk permainan terbaiknya.

“Kami telah menunjukkan kalau tim muda ini punya banyak potensi dan dapat bersaing untuk gelar Euro 2012. Seluruh anggota tim membuat perjalanan ini dapat dijalani dengan menyenangkan,” pungkasnya. (bbs/jpnn)

Kecam Blatter via Twitter

ZURICH – Pernyataan Sepp Blatter mengenai perilaku rasis dan diskriminasi di lapangan mengundang cercaan. Pernyataan itu diungkapkan presiden FIFA tersebut saat diwawancarai CNN terkait dengan kasus dugaan rasis yang dilakukan Luis Suarez dan John Terry. Dalam pernyataannya, Blatter mengatakan bahwa tindakan rasial yang terjadi di lapangan bisa diselesaikan lewat jabat tangan setelah pertandingan.

Rio Ferdinand adalah pemain yang paling vokal menentang pernyataan Blatter. Itu bisa dimaklumi lantaran saudaranya, Anton Ferdinand, diduga menjadi korban rasis dari John Terry. “Saya baru saja membaca komentar Blater soal rasis di sepak bola. Saya terkejut.  Saya merasa bodoh untuk berpikir bahwa sepak bola melawan rasis,” papar Ferdinand lewat akun Twitter seperti dikutip Goal.

“Jika seorang pemain mencaci wasit, kemudian keduanya berjabat tangan setelah pertandingan, apakah itu selesai? Apakah Blatter punya Twitter? Pernyataan Anda soal rasis sangat menggelikan. Jika pendukung berteriak rasis, tetapi kemudian kami berjabat tangan, apakah setelah itu selesai?,” kecamnya.

Mendapat serangan seperti itu, Blatter pun segera melakukan klarifikasi. Menurut dia, organisasi yang dirinya pimpin tetap peduli pada hal-hal berbau rasis. “Saya ingin membuatnya jelas. Saya berkomitmen memerangi rasis dan segala jenis diskriminasi di sepak bola. Saya secara pribadi telah memimpin perang melawan rasis di sepak bola,” beber Blatter.
“Pernyataan saya telah disalahartikan. Apa yang ingin saya katakan bahwa sebagai pemain sepak bola, selama pertandingan, Anda memiliki lawan dan terkadang melakukan sesuatu yang salah. Namun, biasanya, pada akhir pertandingan, Anda meminta maaf kepada lawan jika Anda memiliki kesalahan. Anda akan berjabat tangan ketika pertandingan berakhir,” ujarnya. (dra/jpnn)

Pelajar dan Mahasiswa Pelopor Perbaikan Moral

Pelantikan Sapma MPW PP

Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Sumut akan menjadi garda terdepan sekaligus menjadi pelopor dalam pergerakan memperbaiki moral generasi muda.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara (MPW  PP Sumut) Anuar Shah berpesan dalam pelantikan Pengurus Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa MPW PP Sumut di Hotel Garuda Plaza Medan, Selasa (15/11).

“Satu yang jangan sampai dilupakan adik-adikku di Sapma agar tugas kalian yang utama adalah belajar dan menutut ilmu. Kaum terpelajar tidak akan pernah bersentuhan dengan narkoba atau pun tindakan ugal-ugalan yang dapat meresahkan masyarakat,” tegas Anuar Shah.

Tampak hadir, pinisepuh PP MPN PP, H Yan Paruhum Lubis, Ketua Sapma MPN PP Y Yapto Suryo S, Ketua MPO PP Sumut Horas Hutahayan, Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap MM, Ketua KONI Sumut Gus Irawan, dan 2000-an kader PP.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di awal kegiatan yang dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Pelantikan pun dilakukan langsung oleh Ketua Sapma MPN PP Yedia Yapto Suryo S didampingi Ketua MPW PP Sumut Anuar Shah dan segenap fungsionaris PP Sumut.

Ketua Sapma PP Indonesia, Yedidiah Soerjosoemarno ST berharap Sapma PP Sumut dapat menjadi garda terdepan sekaligus menjadi pelopor dalam pergerakan memperbaiki moral generasi muda.

Ketua Sapma PP Sumut, Iqbal Hanafi Hasibuan didampingi Juhri Imawan sebagai Sekretaris dan Muthi Ullah sebagai Bendara siap mengemban amanah lewat beberapa program kerja ke depan. Salah satunya menjadikan Sapma PP sebagai society akademik, meningkatkan moral intelektual para generasi muda, mendukung sepenuhnya pemberantasan narkoba, serta turut mendorong pembangunan di Sumut.

“Kita menolak kenakalan remaja khususnya narkoba. Kita juga akan bersikap kritis terutama terhadap ketidakadilan yang ada di Sumut,” tegasnya.

Pada peringatan HUT ke-45 tahun, Anuar Shah pun mendapat kejutan berupa pengakuan dari Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap MM. Menurutnya sebagai Ketua MPW PP Sumut Anuar Shah berhasil mengangkat citra PP sebagai organisasi kepemudaan di Sumut.

“Anuar Shah telah berhasil mengangkat citra PP ditengah-tengah masyarakat kita. Kader-kader pemuda pancasila harus selalu terdepan dan menjadi tauladan bagi organiasi kepemudaan lainnya dalam memberikan sumbangsih pemikiran dan tenaga bagi kemajuan kota ini,” ujar Rahudman Harahap didampingi Gus Irawan Pasaribu, dan Ketua KNPI Sumut Ahmad Yasir Ridho Lubis.

Keberhasilan Anuar Shah dalam melakukan reformasi di Keluarga Besar Pemuda Pancasila di Sumut juga disambut baik oleh seluruh Majelis Pimpinan Cabang PP di Sumut. Mereka pun siap mendukung Anuar Shah menjadi kandidat tunggal Ketua MPW PP Sumut pada Musda 2012 mendatang. (jul)

Jones Disamakan Baresi

Arsitek Inggris Fabio Capello menilai bek muda The Three Lions Phil Jones punya potensi sebagai pemain hebat seperti Franco Baresi atau Fernando Hierro.

Saat Inggris mengalahkan Swedia 1-0 di Wembley, Rabu (16/11) lalu, Jones sudah tiga kali bermain di posisi yang berbeda dalam tiga pertandingan terakhir.

Jones dimainkan sebagai bek kanan ketika Inggris bermain imbang 2-2 dengan Montenegro pada laga terakhir penyisihan grup Piala Eropa bulan lalu.

Ketika Inggris mengalahkan juara dunia Spanyol akhir pekan lalu, Jones bermain sebagai gelandang bertahan, sebelum kemudian ia kembali ke posisi aslinya sebagai bek tengah ketika The Three Lions menang lawan Swedia.

“Sulit untuk menemukan pemain seperti Phil Jones, sangat sulit,” kata Capello seperti dilansir Mirror Football.
“Dalam karir saya, mungkin saya hanya dua kali menemukannya, Franco Baresi di Milan dan Fernando Hierro di Real Madrid. Mereka adalah pemain hebat, bisa bermain di posisi gelandang dan juga bek tengah,”

“Phil (Jones) bisa bermain di beberapa posisi berbeda dan ia selalu berada dalam level tertinggi. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki talenta luar biasa,” pungkasnya. (net/jpnn)

Lupakan Tekling Brutal

HATEM Ben Arfa dituntut melawan traumanya ketika Newcastle United melawat ke Etihad Stadium, menantang Manchester City, besok (19/11). Musim lalu, dia terkena tekling brutal gelandang City Nigel De Jong yang berdampak cedera panjang.

Nyaris saja Ben Arfa kehilangan satu kakinya pada pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk City itu pada 3 Oktober tahun lalu. Tekling keras De Jong mematahkan tulang tibia dan fibula di kaki kiri pemain asal Prancis itu.
Lebih dari enam bulan dia harus menghabiskan waktunya melakukan recovery dan menjalani dua tahap operasi. Musim ini, dia sudah kembali bermain, meski oleh manajer Newcastle Alan Pardew belum pernah diberi kesempatan sebagai starter di Premier League.

Ben Arfa sempat kembali mengalami cedera pada pramusim dan pada awal September lalu dia pulih. Musim ini, sudah empat kali dia turun lapangan sebagai pengganti. “Sekarang dia sangat termotivasi untuk bermain,” kata Pardew, seperti dikutip Goal.

Melawan City, Pardew kemungkinan besar belum akan memainkan Ban Arfa sebagai starter, tapi kalau pun diturunkan dia harus bertarung melawan traumanya. “Saya senang bisa kembali setelah melewati periode sulit itu,” kata Ben Arfa kepada Chronicle.

Sekarang dia juga sudah tidak menyoal tekling brutal De Jong kepada dirinya. “Saya hanya ingin menatap masa depan dan berharap kami bisa mendapatkan sesuatu hal yang hebat pada musim ini,” bilang mantan pemain Olympique Marseille itu.

Lagipula, De Jong telah melayangkan permohonan maaf dan penyesalannya atas teklingnya itu. Bahkan, tersiar kabar De Jong sempat mengirimkan surat permohonan maaf langsung kepada Ben Arfa sebagai bukti penyesalannya.
Pemain asal Belanda itu juga berharap Ben Arfa mau melupakan insiden yang terjadi tahun lalu itu jelang bentrok antara kedua klub, besok (19/11). Sebab, pasca insiden itu, De Jong dan keluarganya menjadi sasaran tembak media dan pendukung Newcastle.

Bahkan, dia sempat dihukum ditepikan pelatih Belanda Bert van Marwijk dari skuad Belanda. “Itu adalah hal yang menyakitkan dan satu hal yang menyedihkan karena akibat insiden itu keluarga saya juga ikut menderita,” jelas De Jong. (ham/jpnn)

Madrid Diprediksi Juarai La Liga

Kompetisi La Liga selalu diwarnai perseteruan antara dua klub besar yaitu Real Madrid dan Barcelona. Musim lalu Barcelona berhasil merebut gelar juara La Liga. Musim ini Madrid tengah memuncaki klasemen sementara La Liga. Tim Catalan tersebut tetap bersaing ketat dalam mengumpulkan poin untuk mendekati klub besutan Jose Mourinho tersebut.
Publik sepak bola sering membandingkan kedua klub yang juga berlaga di Liga Champions tersebut. Beberapa orang memiliki penilaiannya tersendiri. Pemain Valencia, David Albelda merasa Madrid akan memenangkan gelar juara La Liga tahun ini. Los Galacticos kini sedang memimpin klasemen dengan beda nilai 3 poin dari Barcelona.

Penilaiannya ini berdasarkan berkembangpesatnya penampilan Madrid sejak ditangani oleh Jose Mourinho. Ia merasa Mourinho adalah kunci di belakang kesuksesan Madrid. “Real Madrid sebelumnya bernasib buruk ketika mereka menghadapi Barcelona selama beberapa tahun terakhir. Bagaimanapun juga saya melihat mereka sebagai unggulan untuk memenangkan gelar La Liga dan juga Liga Champions musim ini,” ujar Albelda. Tim Madrid yang sekarang sangat seimbang karena paham sepak bola dari Jose Mourinho. Mereka sedang menjalani saat terbaik mereka berkat kehadiran Mourinho. (bbs/jpnn)

Kian Suci setelah Pulang dari Haji

Ratusan tahun lalu, umat Islam di Indonesia pernah merasakan bagaimana momentum haji begitu berpengaruh dalam diri pribadi. Ditakuti oleh musuh-musuhNya, tapi dicari-cari oleh perindu tuntunanNya. Tidak ada kisah jamaah pulang haji menjadi pencuri. Tak ada pula mereka yang setiba dari Tanah Suci kemudian mendekam dibui karena kasus korupsi. Haji adalah momentum suci untuk membawa misi Islam ke dalam negeri.

Padahal pergi berhaji di masa lalu sangatlah sulit. Tiap-tiap jama’ah haji terpaksa merogoh kantong lebih dalam. Tidak jarang mereka menjual hasil apa saja. Baik dari hasil perkebunan, pertanian, maupun perdagangan. Sebab pada awal abad 20, ongkos haji sendiri berkisar antara 570 sampai 856 gulden.Kendala biaya ternyata datang bersamaan dengan sulitnya transportasi menuju Tanah Haram. Sebelum tahun 1922 saja, embarkasi haji (Pelgrimshaven) hanya terdapat di Batavia dan Padang, Sumatera Barat. Dapat dibayangkan calon jama’ah haji dari Kalimantan mesti menuju Batavia dahulu sebelum berlayar menuju Jeddah.

Di Padang sendiri, embarkasi berada di Masjid Raya Ganting. Masjid itu merupakan masjid tertua di Padang yang dibangun sekitar tahun 1700. Dari masjid inilah jama’ah haji dipersiapkan sebelum pergi berlayar menunaikan Rukun Islam yang ke lima melalui pelabuhan Emmahaven (sekarang Teluk Bayur).

Sulitnya transportasi di masa lalu itu, juga menyebabkan para haji biasanya berperan ganda. Karenanya, selain beribadah, tak jarang para haji juga menuntut ilmu di Tanah Suci guna menunggu kapal pengangkut yang akan datang kemudian. Para calon haji biasanya datang pada bulan puasa agar bisa berpuasa di Haramain.
Syekh Nawawi Al Bantani dari sekian ulama nusantara yang berhasil mencatatkan tinta emas selepas naik haji. Orang-orang Mekkah juga mengenalnya dengan sebutan Nawawi al-Jawi. Sebab sebutan al-Jawi mengindikasikan seseorang yang bermuasal dari Jawah sebagai sapaan untuk para pendatang Nusantara. Nama Indonesia kala itu belum dikenal. Kalangan pesantren sekarang lebih menyebut ulama yang juga digelari asy-Syaikh al-Fakih itu sebagai Nawawi Banten.
Syekh Nawawi Al Bantani menunaikan haji tepat saat berusia 15 tahun. Ia kemudian memilih tinggal selama tiga tahun di Mekkah. Namun kehidupan intelektual Kota Suci itu rupanya mengiang dalam diri si sulung, sehingga tidak lama setelah tiba di Banten ia mohon dikembalikan lagi ke Mekkah. Di sanalah ia tinggal sampai akhir hayatnya. Ia wafat pada 25 Syawwal 1314 Hijriah atau 1897. Kabar lain menyebutkan kembalinya ke Tanah Suci, setelah setahun di Tanara meneruskan pengajaran ayahnya. Di Mekah, selama 30 tahun Nawawi belajar pada ulama-ulama terkenal seperti Syekh Abdul Gani Bima, Syekh Yusuf Sumbulaweni, Syekh Nahrawi, dan Abdul Hamid Daghestani. Syekh Nawawi menjadi terkenal dan dihormati karena keahliannya menerangkan kata-kata dan kalimat-kalimat Arab yang artinya tidak jelas atau sulit dimengerti yang tertulis dalam syair terkenal yang bernafaskan keagamaan.

Kemasyhuran Nawawi terkenal di hampir seluruh dunia Arab. Karya-karyanya banyak beredar terutama di negara-negara yang menganut faham Syafi’iyah. Di Kairo, Mesir, ia sangat terkenal. Tafsirnya Murah Labib yang terbit di sana diakui mutunya dan memuat persoalan-persoalan penting sebagai hasil diskusi dan perdebatannya dengan ulama al-Azhar.

Sebab, kedalaman ilmunya, beliau dijadikan sebagai guru besar di Masjid al-Haram. Bahkan Syekh Nawawi memiliki tiga gelar kehormatan prestisius; “Sayyid ‘Ulama al-Hijaz” yang dianugerahkan olah para ulama Mesir, “Ahad Fuqaha Wa Hukama al-Muta’akhirin” dan “Imam ‘Ulama al-Haramain”. Layaknya seorang Syekh dan ulama besar, Syekh Nawawi sangat menguasai berbagai disiplin ilmu agama.

Syekh Nawawi tidak hanya terkenal dalam bidang keilmuan, tapi juga pada gerakannya melawan kolonialime. Snouck Hugronje pernah berkata, “Andaikata Kesultanan Banten akan dihidupkan kembali, atau andaikata sebuah negara Islam independen akan didirikan di sana, pasti dia akan betul-betul merupakan kegiatan suatu kelompok orang fanatik yang tidak teratur.”

Tak heran, banyak murid Syeikh Nawawi al-Bantani yang memimpin secara langsung barisan jihad di Cilegon melawan penjajahan Belanda pada tahun 1888 Masehi. Di antaranya seperti Haji Wasit, Haji Abdur Rahman, Haji Haris, Haji Arsyad Thawil, Haji Arsyad Qasir, Haji Aqib dan Tubagus Haji Ismail. Para ulama pejuang keislaman ini adalah murid Syeikh Nawawi al-Bantani yang dikader di Mekkah.

Jauh sebelum Syekh Nawawi Al Bantani, kita juga memiliki ulama sekaligus pejuang hasil tempaan di Mekkah, yakni Syekh Yusuf Al Makassari (1626-1699). Tak jauh beda dengan Syekh Nawawi, Syekh Yusuf Al Makassari menunaikan haji di usia relatif muda: 18 tahun.

Syahdan, sekembali dari Mekah pada 1664, Syekh Yusuf Al-Makassari yaang waktu itu berusia 38 tahun tidak langsung pulang ke Gowa, tapi tinggal di Banten.
Berbeda dari 15 tahun yang lalu ketika dia tinggalkan, Banten sekarang sudah ramai. Sahabat karibnya, Pangeran Surya, sudah menduduki tahta Kesultanan Banten dengan nama Sultan Abul Fath Abdul Fattah, atau lebih dikenal dengan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1683). Kini, sahabat dan rakyat Banten tidak lagi memanggil dengan nama kecilnya Muhammad Yusuf. Ia dipandang sebagai ulama, dengan panggilan syekh.
Jemaah Haji dari Banten sudah menyaksikan kedudukan Yusuf di antara ulama-ulama di Mekkah dan memperkenalkan namanya pada rakyat Banten. Jadi, rakyat dan Sultan Banten sudah mengenalnya sebelum ia tiba di Banten dan sudah diduga Sultan Banten memesannya lebih dahulu untuk pulang ke tanah air guna memperkuat barisan dalam menghadapi Kompeni. (era muslimah)