26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14416

Hasan Dicopot, Paripurna Dewan Sia-sia

Rapat paripurna DPRD Kota Medan terkait rekomendasi Komisi B untuk mencopot Hasan Basri dari jabatannya dan usulan pembentukan Pansus Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2011 yang bakal digelar Kamis (17/11) mendatang, bakal sia-sia. Pasalnya, menurut informasi di Balai Kota, Wali Kota Medan Rahudman Harahap bakal mencopot Hasan Basri dari jabatannya pada Selasa (16/17), atau sehari sebelum rapat paripurna tersebut digelar.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi B DPRD Kota Medan Salman Alfarisi menyesalkan sikap Ketua DPRD Kota Medan yang mengulur-ulur waktu dalam memproses rekomendasi Komisi B tersebut. “Saya kecewa dengan pimpinan DPRD Medan, karena lamban dalam mengambil kebijakan terkait rekomendasi Komisi B tersebut,” kata Salman Alfarisi di gedung dewan, Senin (7/11).

Menurutnya, paripurna yang bakal digelar Kamis (17/11) mendatang, bakal tidak ada artinya lagi jika Hasan Basri benar-benar dicopot pada Rabu (16/11) mendatang. “Paripurna itu bakal hambar jika benar Hasan Basri telah dicopot,” tegasnya.

Menurut Salman, pada paripurna tersebut, selain membahas rekomendasi Komisi B terkait pencopotan Hasan Basri, juga bakal dibahas terkait pembentukan Pansus PSB 2011 terkait adanya siswa siluman di beberapa sekolah negeri favorit di Medan. “Dalam paripurna inilah ditentukan apakah perlu dibentuk pansus atau tidak. Tujuan kita mengkritisi PSB ini agar jangan terjadi lagi kecurangan dalam PSB,” terang Salman.

Sementara anggota Komisi B DPRD Kota Medan lainnya, Bahrumsyah mengungkapkan, jika benar Hasan Basri dicopot pada Rabu (16/11), maka rekomendasi Komisi B tak perlu lagi dibahas dalam paripurna tersebut. “Komisi B hanya meminta pencopotan Kadisdik Medan, sementara pembentukan pansus usulan dari fraksi-fraksi. Jadi, rekomendasi Komisi B tidak ke paripurna, hanya diserahkan saja ke pimpinan dewan untuk diteruskan ke wali kota,” kata Bahrumsyah saat dihubungi via ponselnya.

Dia juga mengatakan, hingga saat ini belum diketahui apakah rekomendasi Komisi B tersebut sudah disampaikan ke Wali Kota Medan Rahudman Harahap atau belum. “Tapi, Ketua DPRD Medan berjanji paling lambat Oktober lalu diserahkannya. Dan selambat-lambatnya minggu pertama bulan November,” bebernya.
Sementara, Ketua Komisi B DPRD Medan saat dikonfirmasi via ponsel tak bisa dihubungi. Demikian juga dengan Ketua DPRD Medan Amiruddin yang dikonfirmasi melalui ponselnya enggan berkomentar. (adl)

Pertumbuhan Ekonomi tak Berkualitas

Pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara hingga triwulan III berkisar 6,75 persen atau berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 6,5 persen. Namun, pertumbuhan ekonomi pada triwulan III ini lebih banyak disumbangkan oleh komponen komsumsi yang mencapai 3,85 persen. Sedangkan faktor modal tetapn hanya menyumbang sekitar 1,30 persen, sedangkan untuk konsumsi pemerintah 0,01 persen. Tingginya faktor konsumsi dibandingkan faktor modal tetap, membuat pertumbuhan ekonomi ini tidak berkualitas atau tidak menambah pendapatan masyarakat itu sendiri.

Hal ini diungkapkan Dosen Unimed M Ishak kepada wartawan Sumut Pos Juli Ramadhani Rambe, Senin (7/11). Berikut petikan wawancaranya.

Apa pendapat Anda menyikapi pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan III ini?
Kalau penyumbang utamanya komponen konsumsi, hal ini logis. Mengingat pada triwulan III ini (Juli, Agustus dan September), merupakan bulan yang banyak pengeluaran. Mulai dari libur dan masuk tahun ajaran baru, Ramadan dan Lebaran. Jadi, sangat logis bila pertumbuhan ekonomi Sumut sangat besar dari komponen konsumsi. Tapi, walau pertumbuhan tinggi, bukan berarti pertumbuhan tersebut berkualitas, karena bukan pemasukkan untuk masyarakat melainkan pengeluaran.

Apa yang Anda maksudkan dengan pertumbuhan ekonomi yang tidak berkualitas?
Begini, pertumbuhan ekonomi akan lebih bagus bila barang modal bergerak. Masalahnya, untuk saat ini, kondisi pengusaha kita sedang menunggu pergerakkan ekonomi yang dituntun melalui pemerintah. Sepengetahuan saya, hingga saat ini, APBD Medan yang biasanya menjadi acuan untuk APBD Sumut, baru direalisasikan sekitar 70 persen. Padahal, kalau melalui perhitungan saya, untuk bulan-bulan sebelumnya, dana tersebut seharusnya sudah dicairkan sekitar 85 hingga 90 persen.

Dari dana APBD Medan yang 70 persen ini, ke mana saja dicairkan?
Yang pasti ke internal, bukan ke eksternal. Dana APBD tersebut masih lebih fokus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan belanja pemerintah saja. Nah, menurut kebiasaan yang saya lihat, biasanya dana APBD ini akan dikeluarkan saat bulan November-Desember. Nah, pada bulan-bulan ini tidak terlalu penting, karena sudah penghujung tahun dan tutup buku, karena itu banyak stakeholder yang berlebih anggarannya.

Apa dampaknya jika anggaran tersebut belum dicairkan seutuhnya?
Ya ini, perekonomian yang stagnan. Karena tidak ada yang merangsang perekonomian. Karena dana tidak ada, tidak bisa dipungkiri bahwa APBD sangat penting untuk kegiatan ekonomi terutama skala global.

Menurut Anda, apa penyebab belum dicairkannya dana APBD itu seutuhnya?
Banyak faktor, tetapi pada umumnya, karena kebijakan pemerintah yang terlalu berhati-hati untuk mengeluarkan pembiayaan, selektif dalam pemilihan pihak ketiga, dan tentu saja kosentrasi pemerintah untuk ekonomi masih kurang. Politik masih menjadi nomor satu di sini.

Jadi, apa yang harus dilakukan pemerintah?
Begini, diprediksi tahun depan ekonomi sulit atau dampak krisis global akan terasa, sekarang bagaimana pemerintah untuk memperhatikan laju pergerakkan ekonomi, atau seberapa besar kontribusi pemerintah terkait pengeluaran ekonomi daerah, dan jangan terlalu lama bertindak dalam pengeluaran dana APBD, agar pergerakkan ekonomi terus berjalan.(*)

Siswa SMA Harapan II Tiga Minggu tak Pulang

MEDAN- Seorang pelajar SMA Harapan II, kelas XII IPA I di Jalan HM Jhoni, Kecamatan Medan Kota, Muhammad Faris Akbar (16), meningggalkan rumah orangtuanya di Jalan Bajak V, Gang Sejahtera No 35 A, Medan Amplas, sejak Rabu (19/10) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat meninggalkan rumah, Faris pamit hendak ke rumah temannya dan saat itu dia mengenakan  pakaian jaket kaos (sweter) warna hitam, celana keper warna coklat, memakai sandal warna merah merk Reebok dan membawa laptop.

“Katanya mau pergi ke rumah temannya, tapi sampai sekarang tidak ada kabar. Dan kami tidak tahu lagi harus mencarinya kemana, karena tidak memberi tahu tujuannya ke mana,” kata ibunya, dr Leily Rahmi Siregar yang berkerja di Dinas Kesehatan Kota Medan dengan meneteskan air mata, Senin (7/11) siang.

Dengan kehalian di bidang komputer dan suka bermain di warnet, Leily bersama Asfuddin yang juga ayahnya sangat mengharapkan agar Faris yang mempunyai tinggi 170 cm dan berat 70 kg segera pulang ke rumah atau memberi kabar agar dijemput keluarga yang sudah sangat risau dan kuatir.

“Sudah tiga minggu tidak pulang ke rumah. Lebaran Haji pun tidak memberi kabar bagaimana keadaanya. Keluarga sudah sangat risau dan kuatir, saya hanya meminta agar Faris pulang. Mama rindu, pulanglah nak,” pinta Leily dengan mata berkaca-kaca yang disapu dengan sapu tangan putihnya.

Pihak keluarga juga berharap kepada anggota masyarakat dan aparat keamanan yang mengetahui keberadaan Muhammad Faris Akbar sangat diharapkan pertolongannya untuk menghubungi orang tuanya di alamat rumahnya, atau menghubungi HP 081370375414 dan 061-77682314.(adl)

Jangan Pernah Kecewakan Masyarakat

Wali Kota Medan Safari Jumat di Masjid Taufik

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM kembali mengingatkan seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan (Kepling) agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya terkait pelaksanaan e-KTP.
Untuk itu, ketiga ujung tombak Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ini harus  bekerja  secara maksimal dan sebaik mungkin.

Demikian disampaikan orang nomor satu di Pemko Medan itu dalam acara safari Jumat (4/11) di Masjid Taufik Jalan Pendidikan, Kelurahan Tegal Rejo, Medan Perjuangan.

Menurutnya dia, tiga tonggak pemerintahan seperti kepling, lurah dan camat harus memaksimalkan pelayanan serta bebuat semampunya tak pernah mengecewakan masyarakat.

“Sudah ada pejabat yang jadi korban karena mengecewakan masyarakat.  Jadi berilah pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan safari Jumat maupun Subuh bersama dengan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik.

Kehadirannya untuk bertemu masyarakat bertjuannya untuk mengetahui langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian Pemko Medan bisa memberikan pelayanan terbaik  dan menyahuti aspirasi setiap kebutuhan masyarakat.

Kehadirannya bersama warga dalam safari Jumat ini dalam rangkaian, Rahudman menyebutkan Wali Kota ingin terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat melalui Safari Jumat dan Subuh.

Optimistis jika silaturahmi terjalin dengan baik maka terbangunlah jembatan hati dengan masyarakat. Jika itu sudah terwujud, maka seluruh program Pemko Medan pasti didukung penuh masyarakat.

“Tanpa dukungan penuh dari masyarakat, maka seluruh program yang direncanakan dipastikan tak berjalan dengan baik. Untuk itu saya akan terus  membangun silaturahmi dengan masyarakat,” ungkapnya didampingi Wakil Wali Kota Medan, Drs H Dzulmi Eldin MSi.

Dalam kesempatan itu Wali Kota mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mendoakan seluruh jamaah haji asal Indonesia, khususnya Kota Medan yang kini mulai bergerak menuju Arafah agar diberi kekuatan dan kesehatan oleh Allah SWT. Sehingga, mereka bisa menjalankan wukuf dengan  baik dan menyandang haji dan hajjah mabrur.

Di sela-sela kegiatan itu, Wali Kota Medan memberikan bantuan Rp25 juta untuk pembangunan perpustakaan di Masjid Taufik. Hal itu dilakukan agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah salat lima waktu, tapi untuk berkumpul  serta berdiskusi memberikan solusi dan masukan demi kebaikan Kota Medan.

Pada pertemuan itu, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan apa saja yang menjadi keinginannya. Sehingga, apa yang disampaikan warga akan dicatat untuk dijadikan rencana untuk dilaksanakan. Di kesempatan itu, warga meminta diberikannya menara masjid  serta perbaikan parit sehingga kawasan itu tidak digenani air jika hujan deras turun.

“Saya terima masukkannya dan telah dicatat oleh SKPD, selanjutnya akan disusun untuk dilaksanakan pembangunannya, kami bertekad meminimalkan keluhan warga,” ucapnya.

Dalam Safari Jumat itu, Sekda Ir Syaiful Bahri serta sejumlah pimpinan SKPD dan camat. Sementara itu Ketua BKM Masjid Taufik  H Suhardiman Effendi SE mengucapkan terima kasih atas kesediaan Wali Kotabeserta pejabat lainnya yang masih meluangkan waktu untuk mengunjungi Masjid Taufik.(adl)

Nyaris Malu

Bilbao vs Barcelona

BILABO-Tim raksasa Barcelona gagal membawa pulang kemenangan dalam kunjungannya ke markas Athletic Bilbao. Sempat tertinggal hingga menit-menit akhir, Barca akhirnya membawa pulang hasil seri 2-2 berkat gol Lionel Messi.
Pertandingan di San Memes, Senin (7/11) dinihari WIB, berjalan di bawah guyuran hujan gerimis. Beberapa bagian lapangan pun cukup tergenang air sehingga alur bola tak begitu lancar.

Tim tuan rumah memimpin lebih dulu lewat gol Ander Herrera. Namun, Barca bisa membalas berkat sundulan Cesc Fabregas.

Pada babak kedua, Bilbao kembali unggul setelah Gerard Pique membuat gol bunuh diri. Tapi, gol Messi pada masa injury time menyelamatkan Barca.

Hasil imbang ini membuat Barca tetap menduduki peringkat kedua klasemen sementara Liga Spanyol dengan 25 poin dari 11 laga. Selisih mereka dengan Real Madrid kini melebar menjadi tiga poin. Adapun Bilbao di peringkat kesembilan dengan 14 poin.

Terkait hasil imbang yang diraih timnya, pelatih Barcelona Pep Guardiola memuji penampilan tuan rumah Athletic Bilbao. Guardiola menyebut Los Leones (julukan Athletic Bilbao) sudah mempertontonkan kehebatannya.
“Saya bangga dengan para pemain saya hari ini, tapi saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Athletic Bilbao. Semua orang menikmati pertunjukan hebat ini berkat 22 pemain yang sangat bagus. Ini adalah pertandingan terbaik yang pernah saya lihat dan itu karena keinginan kedua tim untuk menang,” cetus Guardiola kepada AS.
Pelatih berusia 40 tahun itu mengaku terkesan dengan penampilan Bilbao yang telah membuat timnya kewalahan sepanjang 90 menit pertandingan.

“Saya bilang mereka (Bilbao) itu buas karena saya tak pernah menghadapi sebuah tim yang begitu kuat, begitu agresif, dan cuma menyisakan sedikit ruang untuk Anda,” puji Guardiola.

“Kalau Anda tidak siap, mereka akan mengalahkan Anda karena mereka punya cara bermain yang sangat kuat dan khas,” tambahnya.

Hasil seri jelas tidak memuaskan Guardiola. Meski begitu, dia menilai Lionel Messi dkk. sudah tampil bagus. “Kami membuat banyak peluang, tapi bagaimana kami bisa puas kalau kami selalu ingin menang? Tentu saja ada kesalahan-kesalahan. Tapi, para pemain tampil baik,” ujarnya.

Reaksi yang sama juga diperlihatkan gelandang elegan Barcelona  Cesc Fabregas. Secara tegas Cesc mengatakan senang dengan karakter yang diperlihatkan Blaugranas.

“Inilah tipikal pertandingan di San Memes. Bilbao adalah tim yang memiliki kesabaran dan usaha fantastis,” ujar Fabregas kepada AS usai pertandingan.

“Kami sudah menunjukkan kemampuan untuk tidak terkalahkan. Dua gol terakhir adalah hasil dari kesalahan barisan pertahanan dari kedua tim. Kami menunjukkan karakter hebat dan saya sangat senang dengan hal itu,” tutup Cesc. (bbs/jpnn)

Sepeda Motor Pinjaman Dilarikan Kawan

Minggu (6/11) kemarin, menjadi hari paling naas bagi Tomi (18), warga Jalan Bromo, Medan. Pasalnya, sepeda motor yang dipinjamnya dari Raja, juga warga Jalan Bromo, dibawa kabur oleh temannya Ferin Gojo (19), warga Jalan Pancing III. Tak sampai di situ, saat Tomi melakukan pengejaran terhadap Feri, dia malah disangka maling sepeda motor oleh warga dan nyaris dipukuli massa.

Nasib naas ini berawal pada Sabtu (5/11) malam, saat itu Tomi meminjam sepeda motor kepada Raja yang masih tetangganya untuk jalan-jalan merayakan malam takbiran Idul Adha. Saat melintas di kawasan Jalan Pancing, dia bertemu Feri Gojo. Lantas Tomi mengajaknya.

Tanpa tujuan, keduanya berjalan berkeliling Kota Medan. Setelah lelah berjalan, lantas keduanya memutuskan untuk nongkrong di kawasan Jalan Bromo. Nah, saat itulah Feri berpura-pura meminjam sepeda motor yang dibawa Tomi. Tanpa curiga, Tomi menyerhakan kunci kontak sepeda motor itu.

Setelah ditunggu hingga beberapa jam, Feri tak kunjung kembali. Lalu Tomi mencoba mencari Feri di kawasan Jalan Pancing III. Setelah semalaman menunggu, Tomi pulang ke rumahnya. Keesokan harinya, Tomi kembali mencari dan melihat Feri melintas di kawasan tersebut.

Melihat Feri melarikan sepeda motor yang dipinjamnya, Tomi spontan berteriak memanggil dan sembari mengejar Feri. Warga sekitar lokasi Jalan Pancing III yang mendengar teriakan Tomi, spontan keluar dan berusaha mengejar, namun sial warga malah mengira Tomi pelaku pencurian kendaraan bermotor dan nyaris dihajar warga.

Personel Polsekta Percut Sei Tuan yang kebetulan melintas di kawasan itu langsung melerai dan mengamankan Tomi serta memboyongnya ke Mapolsek Percut Sei Tuan untuk pemeriksaan.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan AKP Faidir saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya telah diketahui. “Kita sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. Saksi-saksi juga sudah kita mintai keterangannya,” ujar Faidir.(mag-7)

Demi Bilbao, Martinez Tampik Barca

PENAMPILAN cemerlang gelandang Athletic Bilbao Javi Martinez sejauh ini sukses mencuri perhatian dua finalis Liga Champions musim lalu, Barcelona dan Manchester United.

Namun, yang bersangkutan ketika disinggung soal ketertarikan dua raksasa Eropa itu justru menolaknya. Martinez menegaskan komitmennya untuk tetap membela Bilbao.

“Saya merasa jauh lebih baik di sini,” tandas Martinez mengomentari pertanyaan wartawan seputar rumor dirinya dengan Barca dan United.

“Athletic adalah klub yang saya bela, ada kerja keras yang luar biasa di lingkungan kami, dan saya pastikan tak bakal meninggalkan klub untuk sekarang ini,” tandas Martinez. (net/jpnn)

Perangkat e-KTP Rusak Belum Diganti

MEDAN- Pelayanan e-KTP di Kota Medan bakal semakin amburadul. Pasalnya, sejumlah peralatan di beberapa kecamatan mengalami kerusakan dan hingga kini belum mendapat perbaikan. Bahkan, permintaan Wali Kota Medan Rahudman Harahap agar perangkat e-KTP ditambah, belum juga terealisasi.

“Belum ada pergantian untuk alat yang rusak dan penambahan untuk alat yang kurang. Kendala itu terjadi karena belum adanya kiriman dari pusat. Alat-alat itu dikirim langsung dari Jakarta, dari Kemendagri dan didistribusikan oleh
konsorsium, tapi hingga saat ini memang belum ada,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Medan Darussalam Pohan, Senin (7/11).

Darussalam mengakui, dari 42 alat yang ada di kecamatan, ada beberapa di antaranya yang rusak. Beberapa di antaranya ada yang kurang tripod, monitor, server hingga kepada alat pemindaian tanda tangan. “Kita masih menunggu alat itu dikirim dari pusat,” katanya lagi.

Dengan minimnya alat ini, lanjut Darusalam, pelayanan e-KTP belum dapat maksimal. Begitupun, pihaknya terus berupaya untuk memaksimalkan pelayanan dengan memanaje waktu antrean. “Memang antrean sudah kita atur waktunya, sehingga tidak lagi seperti yang dulu banyak menumpuk. Tapi memang belum bisa maksimal karena alat kita masih minim,” terang Darussalam sembari menyebutkan, saat ini jumlah masyarakat yang baru terlayani e-ktp sebanyak 100 ribuan orang.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rahudman Harahap kembali mewarning Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Medan,  terkait lambannya proses pelayanan elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP). Jika hingga pertengahan November ini, realisasi pelayanan program nasional ini masih juga mengalami permasalahan, maka akan ada evaluasi yang dilakukan.

Hal itu ditegaskan Rahudman Harahap, di sela-sela rapat evaluasi rumusan hasil kesepakatan e-KTP di ruang khusus Wali Kota Medan, beberapa hari lalu. “Saya minta pelayanan e-KTP ini dapat segera dituntaskan. Masalah alat yang rusak dan yang kurang dari 42 alat yang  sudah ada harus selesai tanggal 5, sedangkan persoalan penambahan alat sebanyak 106 lagi itu harus sudah ada tanggal 12,” pinta Rahudman.(adl)

Semuanya untuk Merengues

MADRID-Cristiano Ronaldo belum berhenti mempertontonkan ketajamannya bersama Real Madrid. Hingga jornada ke-11 Liga Spanyol musim ini, penyerang internasional Portugal ini sudah membukukan empat kali hat-trick. Hat-trick terakhir Ronaldo tercipta dalam laga kontra Osasuna di Santiago Bernabeu, Minggu (6/11/2011). Dalam laga yang dimenangi Madrid dengan skor 7-1 ini, Ronaldo mencetak gol pada menit ke-23, 53, dan 58.

Tiga gol ini seolah-olah jadi bukti sahih dari Ronaldo bahwa dia memang layak menerima ‘Sepatu Emas’ beberapa hari lalu. Total, mantan pemain Manchester United ini sudah membuat 17 gol dalam 17 penampilannya pada musim ini. Sebanyak 13 gol di antaranya dia buat di Liga Spanyol.

Kalau menghitung jumlah hat-trick yang sudah dia buat di Liga Spanyol musim ini, maka ini adalah hat-trick keempat Ronaldo. Sebelumnya, pemain berusia 26 tahun itu juga membukukannya ke gawang Real Zaragoza, Rayo Vallecano, dan Malaga.

“Saya sangat senang bisa mencetak gol hari ini, tapi yang penting tim menang. Kami difavoritkan karena main di kandang dan kami tahu harus melanjutkan gol pertama dengan gol-gol lainnya. Tapi, yang terpenting tim meraih kemenangan ” kata Ronaldo.

Cristiano Ronaldo terus mencatat prestasi sejak pindah ke Real Madrid. Gol demi gol dilesakkan, yang membuatnya menjadi topskor musim lalu. Bahkan sejak bergabung dengan Real Madrid, 12 hattrick sudah dicatat atas namanya, termasuk ke gawang Osasuna kemarin kala timnya menang 7-1. (bbs/jpnn)

Telkomsel, Murah untuk Semua Kalangan

Telkomsel School Community (TSC) merupakan komunitas sekolah pertama dan terbesar di Indonesia.  Anggota mendapatkan berbagai penawaran menarik berupa diskon harga spesial untuk berbagai layanan Telkomsel. Anggota TSC dapat menikmati tarif murah untuk nelpon, SMS, dan internet. Tersedia pula paket spesial chatting melalui layanan Chatbox (Rp 5.500 per 30 hari), paket hemat internet berkecepatan tinggi TELKOMSELFlash (Rp 10.000 untuk 35 MB), serta diskon penggunaan GPRS menjadi Rp 1/ KB.

Dengan bergabung di TSC dengan cara mengirim SMS, ketik SEKOLAH<spasi><School ID>, lalu kirim ke 4545, para anggota dapat mengikuti berbagai kegiatan baik melalui seminar/ workshop, penyelenggaraan beasiswa, program homestay, pertukaran pelajar di mancanegara, try out Ujian Nasional (UN), pentas seni, olahraga dan juga branding sekolah. Telkomsel juga memberi perhatian lebih kepada sekolah sekolah yang tergabung di TSC. Baik berupa dukungan berbagai event dan sebagainya.

Seperti yang digelar di sekolah Santo Thomas 3 (Stigma) di Jalan Gatot Subroto gang Banteng Medan.  Telkomsel  merupakan salah satu sponsor dalam ajang Futsal antar sekolah tingkat pertama dan menengah atas yang diselenggarakan sekolah Santo Thomas 3 (Stigma)  yang dilakukan pada tanggal 24 hingga 27 Oktober 2011. Event  diikuti oleh 20 SMP dan 25 SMA, baik swasta maupun negeri.  “Semua bebas mengikuti pertandingan futal   merebutkan piala bergilir Santo Thomas 3 ini,” ujar Kepala Sekolah SMA Santo Thomas 3, Drs  Marolop Situmorang.
Marolop mengapresiasi kepedulian Telkomsel mendukung acara yang ditujukan untuk mengangkat bakat dan prestasi pelajar khususnya di bidang olahraga futsal ini. Ini salah satu nilai lebih yang didapat gabung di TSC.

Marolop sendiri merupakan pelanggan setia Telkomsel. Alasannya tentu selain karena tarifnya yang murah, jaringannya ada dimana – mana.  Alasan lain,   anggota keluarganya yang juga menggunakan produk Telkomsel. ”Saya  menggunakan simPATI. Awalnya saya menggunakan provider lain, tetapi karena murah hanya pada sesama,  akhirnya saya ganti, dan simPATI  pilihannya,” ujarnya.

Murahnya tarif Telkomsel dirasakan semua kalangan. Terutama pelajar. Sun Christopher, siswa SMA kelas XI Santo Thomas ini juga merasakan kemudahan dari Telkomsel. “Sejak 2 tahun yang lalu  saya sudah menggunakan simPATI dan satu tahun belakangan saya masuk TSC, banyak keuntungannya,” ujarnya.  Salah satu keuntungan yang didapatnya, adalah,  tarif internet yang murah yaitu 1 Kb hanya satu rupiah, selain itu sinyal kuat, mempermudah untuk download dan lainnya. “Internetan sehari bisa sampai 5 kali, tetapi sekali main lama. Biasanya karena keenakan cepat download nya, jadi mudah buka FB,” tambahnya.

Tarif internet dari Telkomsel, ujarnya, sangat membantu anak sekolah  dalam menyelesaikan tugas sekolahnya. “Kalau ada tugas sekolah, beli paket gratis internet. Cuma seribu rupiah bebas makainya, tugas sekolah juga lebih mudah dikerjakan,” ucapnya.

Lain halnya dengan Victories Lotus (12), siswa kelas 1 SMP Sultan Iskandar Muda ini, baru satu tahun menggunakan Telkomsel atau tepatnya kartu AS. Hal ini dikarenakan sang ayah yang merekomendasikan. “Ayah kasih saya kartu AS, awalnya tidak tahu kemudahnnya, tetapi sekarang sudah paham,” ujarnya.

“Ditambah lagi dengan paket jagoan serbu, kita hanya butuh Rp. 1500 untuk komunikasi 60 menit dari pukul 00.00 sd  16:59. Caranya pun sangat gampang cukup tekan *100# lalu Ok/yes dan  pilih paket jagoan serbu”, lanjut Victories. (*/sih)