31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14424

Si Kodok Keok Lagi

Levante 0 vs Valencia 2

VALENCIA – Levante memperlihatkan wajah aslinya di Liga Primera musim ini. Setelah tampil mengejutkan dengan tidak terkalahkan dalam sembilan laga awal, bahkan sempat memuncaki klasemen kali pertama dalam sejarah, Si Kodok (julukan Levante) kedodoran di dua laga terakhirnya.

Usai takluk 0-2 dari Osasuna pekan lalu (30/10), Levante keok lagi dengan skor sama saat menjamu Valencia di Estadi Ciutat de Valencia kemarin. Kekalahan dalam derby Valencia itu menjadikan Levante digusur Valencia dari peringkat ketiga dengan selisih satu angka (23-24).

“Sekalipun kami kalah beruntun, kompetisi masih panjang. Saya yakin kami akan bangkit dan melaju lagi,” kata entrenador Levante Juan Ignacio Martinez seperti dilansir AFP.

Pemain yang menonjol penampilannya dalam derby kemarin adalah Alberto “Tino” Costa. Selain mencetak gol kedua Valencia pada menit ke-50, gelandang berkebangsaan Argentina itu berperan atas terciptanya gol Jordi Alba menit ke-31.
Di kesempatan terpisah, entrenador Valencia Unai Emery menyebut kemenangan atas Levante berkat permainan cerdas. “Kami tahu bagaimana mengatasi pertandingan yang keras dan penuh ketegangan. Kami juga mampu menetralisir kekuatan lawan,” ungkapnya kepada AS. (dns/jpnn)

McCammon Semakin Termotivasi

JAKARTA- Timnas basket putri Indonesia hanya ditarget perunggu di SEA Games 2011 mendatang. Namun, hal itu tak menyurutkan tekad pelatih Bill McCammon untuk memberikan hasil lebih baik. Pelatih asal Amerika Serikat (AS) tersebut bertekad untuk merebut emas di multieven dua tahunan itu.

“Emas merupakan target pribadi saya. Memang tidak mudah untuk mewujudkannya. Tapi kami punya peluang untuk merebut emas di SEA Games nanti,” terang Bill kemarin (6/11).

Dia menambahkan, selama menjalani dunia kepelatihan, Timnas basket putri Indonesia merupakan salah satu yang terbaik yang pernah dilatihnya. Semangat, kekompakan serta hasrat untuk meraih gelar yang ditujukkan Wulan Ayu Ningrum dkk dianggap bakal menjadi modal berharga untuk mewujudkan mimpi tersebut.

“Tim ini telah berlatih keras selama masa persiapan. Semua tentu merasa capek dengan latihan yang berbulan-bulan itu. Untungnya, mereka memiliki komitmen tinggi untuk berusaha semaksimal mungkin di SEA Games mendatang,” tambah pelatih berkaca mata tersebut.

Wulan mengungkapkan, timnas basket Indonesia memang berkomitmen untuk mewujudkan target tersebut. Namun, dia berharap rekan-rekannya bisa bermain lepas. Dia ingin rekan-rekannya bertanding tanpa beban. Hal itu akan memudahkan timnas basket putri untuk menggapai prestasi di multieven olahraga tertinggi di Asia Tenggara tersebut.
“Tim ini adalah tim muda. Kalau bicara pengalaman, mungkin memang belum banyak. Tapi saya melihat teman-teman memiliki semangat dan visi yang sama untuk berprestasi di SEA Games nanti,” tegas Wulan.

Sang manajer Hasan Gozali juga menyatakan bahwa persiapan anak asuhnya cukup bagus.

“Saya rasa tim ini memiliki peluang yang besar untuk berbuat banyak di SEA Games nanti. Hanya saja, mereka tetap harus bertanding seperti mereka sendiri. Jangan sampai terbebani karena itu berbahaya,” tandas Hasan. (ru/jpnn)

Haram Remehkan Lawan

Indonesia vs Kamboja

JAKARTA- Perjuangan timnas U-23 di ajang SEA Games XXVI akan dimulai malam nanti. Tergabung di grup A yang berat, skuad Garuda Muda akan melakoni laga perdana melawan Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) (siaran langsung RCTI pukul 19.00 WIB).

Di atas kertas, Kamboja adalah lawan yang tidak akan banyak menyulitkan jika dibanding tiga   kontestan lainnya. Yaitu juara SEA Games 11 kali Thailand, juara bertahan Malaysia, dan Singapura.   Tapi pelatih Rahmad Darmawan menegaskan haram bagi timnya untuk  menganggap enteng lawan. Menurut Rahmad, semua lawan harus dianggap sama. Apalagi sejauh ini tim pelatih tidak tahu banyak bagaimana kualitas Kamboja yang sesungguhnya.

“Sampai sekarang saya belum tau persis kekuatan Kamboja,” kata Rahmad Darmawan ketika ditemui di Hotel Sultan kemarin sore. Tapi mantan pelatih Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, dan Persija Jakarta itu mengungkapkan jika tipikal Kamboja mirip dengan Myanmar yang kompak, disiplin, dan bermain dengan semangat tinggi. “Kita semua tahu bagaimana kegigihan Myanmar saat mengalahkan Laos (3-2) dan menahan seri Vietnam,” sambungnya. Di dua laga itu Myanmar hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-15 dan 57.

Manajer timnas U-23, Roso Daras optimistis timnya akan membuka SEA Games dengan sempurna. Optimisme ini bukannya tanpa alasan. Roso mengakui sudah mengetahui bagaimana Persiapan yang dibuat Kamboja sebelum dating ke Indonesia.

“Kami menyaksikan uji coba yang mereka lakukan dan kami melihat pemberitaan di negara mereka. Saya mengetahui persiapan mereka seperti apa,” kata Roso dalam jumpa pers, kemarin siang. “Saya optimistis besok malam (malam nanti-Red) kita bisa menang atas Kamboja.

Sementara itu, Meas Chamna, asisten pelatih timnas Kamboja mengaku jika persiapan timnya tidak maksimal menjelang SEA Games. Jika Indonesia berlatih sejak awal Agustus lalu menurut Meas Chamna timnya hanya berlatih di dua bulan terakhir. “Sebelum SEA Games kami juga hanya melakukan ujicoba tujuh kali (menang 4 kali, seri 1 kali dan kalah dua kali),” ujarnya.

“Latihan kami tidak maksimal karena di negara kami sering hujan deras sampai bajir.  Susah nyari lapangan,” sambungnya.

Diakuinya, bukan pekerjaan mudah melawan Indonesia yang akan main dikandang sendiri dan mendapat dukungan penuh dari supporter fanatinya. Timnas Indonesia adalah tim kuat seperti Thailand dan Vietnam. Tapi kami sudah siap bersaing. Kami tidak datang hanya untuk meraih hasil seri. Target kami adalah memenangani setiap pertandingan,” bebernya.

Kapten timnas Kamboja Khuon Laboravy menyatakan tak gentar harus bertanding dibawah terror ribuan supporter Merah Putih. “Yang kami hadapi adalah 11 pemain di lapangan. Kami tidak bermain melawan supporter. Itu bukan masalah besar bagi kami,” cetunsya.(ali/jpnn)

Pesta Narkoba Dekat Polres Deli Serdang

082163959xxx

Narkoba jenis sabu banyak beredar di Gang Pancasila Jalan Sudirman padahal dekat dengan Polres Deli Serdang. Kok bisa ya pemakainya asik nyabu di pingir sungai Gang Pancasila sambi main judi. Lagian kalau malam mereka mencuri untuk beli sabu. Tolonglah Pak dibersihkan kampung kami. Informasi lebih lanjutnya sama kepling kami. Wasalam Lubuk Pakam Deli Serdang.

Laporkan ke Polsek Terdekat

Terimakasih untuk informasinya. Secepatnya akan dilakukan penyelidikan di lapangan mengingat pemberantasan narkoba dan judi sudah menjadi komitmen kepolisian.

Untuk itu kami juga mengharapkan kerjasama dari warga memberikan informasi mengenai kegiatan peredaran narkoba tersebut untuk dilakukan tindakan tegas.

AKBP Wawan Munarwan
Kapolres Deli Serdang

Pencairan Dana Bansos Tunggu Persetujuan DPRD

Anggaran Bantuan Sosial (Bansos) Pemko Medan tahun anggaran 2011 tidak bisa dicairkan. Hal ini dikarenakan adanya perubahan struktur organisasi di Pemko Medan, dari Bagian Keuangan menjadi Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) sehingga ada tambahan beberapa administrasi yang harus dipenuhi.

Berikut petikan wawancara wartawan Sumut Pos Adlansyah Nasution dengan Kepala BPKD Kota Medan Irwan Ritonga, belum lama ini.

Mengapa anggaran Bansos belum bisa dicairkan?

Tak bisa dipungkiri, ini karena adanya perubahan struktur organisasi di Pemko Medan dari Bagian Keuangan menjadi BPKD sehingga ada beberapa administrasi yang kurang. Setiap harinya kita terus mengusahakan agar administrasi berupa persetujuan dari Pimpinan DPRD Medan dapat selesai cepat. Seperti Perda Pengelola Anggaran dari Bagian Keuangan menjadi Badan Keuangan. Tapi itu kan perlu waktu panjang untuk merevisi perda.

Jadi, bagaimana solusinya?

BPKD telah berkonsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI. Hasilnya, BPKD hanya perlu meminta surat rekomendasi persetujuan saja dari Pimpinan DPRD Medan agar anggaran yang sebelumnya dikendalikan Bagian Keuangan dapat sepenuhnya dikelola BPKD.

Jadi, kita bukan memperlambat. Sebenarnya tidak ada masalah, kita terus mengupayakannya agar cepat selesai.
Lalu, bagaimana realisasinya?

Karena BPKP bilang kita hanya perlu minta surat rekomendasi dari Pimpinan DPRD Medan saja. Sebelum adanya revisi atau perubahan Perda dan aturan yang lama, kita takut kalau langsung kita cairkan bisa menjadi temuan dalam audit BPK. Kita hanya menghindari itu saja. Tapi surat rekomendasi itu sudah kita masukan ke DPRD Medan, dalam waktu dekat ini saya rasa sudah selesai itu. (*)

Lingkungan 6 Siti Rejo 3 Diabaikan

085372068xxx

Bapak Wali Kota Medan Yth, mana keadilan Bapak di setiap lingkungan di Medan Amplas dibenahi parit, jalannya dan undangan buat KTP. Di lingkungan 6 Siti Rejo 3 Medan Amplas kenapa diabaikan. Kepling kami tak respon sibuk dengan isteri mudanya. Mana janjimu Pak Walikota?

Semua Warga Sama

Tidak pernah kita memperlakukan warga tidak sama. Semua kita layani sebaik mungkin sesuai instruksi Bapak Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM. Kalau pun ada kekurangan disebabkan karena keterbatasan yang kita miliki. Untuk masalah ini saya akan koordinasi dengan Kepling 6 Siti Rejo 3. Terimakasih.

Dra Eldiaty
Camat Medan Amplas

Uang Prajabatan

087867552xxx

Harus gimana lagi kami bermohon kepada Bapak pejabat dan Bapak anggota dewan Deli Serdang? Tolong uang prajabatan kami dikembalikan. itu tanggung jawab kalian. Jangan kalian makan yang bukan hak kalian sebelum kalian pulangkan uang prajabatan kami, kami akan terus menyampaikan ini ke Sumut Pos bravo Sumut Pos.

Dikoordinasikan

Terima kasih atas pertanyaan yang disampaikan kepada kami. Dapat saya sampaikan, uang prajabatan di beberapa dinas dikabarkan sudah dicairkan. Begitu pun hal ini akan saya koordinasikan apa ada kesalahan dalam proses administrasi. Kami harap dapat bersabar.

Drs Umar Sitorus,
Kabid Humas Dinas Infokom Deli Serdang

Sepeda Motor Disita di Tengah Jalan

Aksi kekerasan kembali dipertontonkan pelayanan jasa penagihan utang atau yang akrab disebut debt collector.
Kali ini kekerasan dari para debt collector tersebut menimpa Indra, warga Sekata, Kecamatan Batang Kuis, Jumat (4/11) lalu. Bermula, saat pemuda yang berkerja sebagai buruh bangunan yang saat itu bekerja di Jalan Pelajar Medan, hendak pulang.

Di tengah perjalanan, tepatnya di seputaran Jalan Pasar 3 Tembung, tiba-tiba ada tiga pria yang mengendarai dua sepeda motor langsung menghadang Indra. Dua dari ketiga pria yang diketahui debt collector tersebut, mengendarai sepeda motor dengan berboncengan. Satu pria lainnya, hanya sendiri mengendarai sepeda motor.

Saat menghadang Indra, satu dari dua debt collector yang berboncengan langsung turun di hadapan Indra, yang saat itu dalam posisi sendirian mengendarai Sepeda Motor Smash BK 5079 QS.

Melihat gelagat itu, Indra pun panik. Ditambah lagi, debt collector yang turun dari boncengan sepeda motor temannya itu, langsung meminta kunci sepeda motor dan juga meminta sepeda motor tersebut.

Karena merasa ketakutan, akhirnya Indra memberikan kunci sepeda motor tersebut. Kemudian, debt collector tersebut membawa sepeda motor tersebut. Akhirnya Indra pulang ke rumahnya dengan mengendarai angkutan umum.

“Saya waktu itu sudah bilang, ini sepeda motor punya teman saya. Jadi, kalau mau diambil sebaiknya di rumah teman saya itu. Jangan di tengah jalan. Tapi bagaimana, mereka memaksa. Katanya urusannya di kantor orang itu (debt collector, Red), di Jalan Bambu. Saya diberikan surat ini, sama nomor teleponnya,” akunya kepada Sumut Pos.
Lebih lanjut, Indra mengaku, saat sepeda motor tersebut diminta paksa oleh para debt kollector tersebut, dirinya merasa ketakutan. “Iya, takut juga. Memang nggak diancam. Tapi, masa’ di tengah jalan begitu,” terangnya lagi.(ari)

Parit Tersumbat Kandang Ayam

081263454xxx

Pak Wali Kota Yth, kami wargamu di Jalan HM Gang Istimewa I Kelurahan Teladan Timur Kecamatan Medan Kota kalau hujan sebentar saja jalan kami banjir akibat parit kami tersumbat karena di depan rumah No5 diletakkan kandang ayam di atas parit dan di atas parit juga dicor sehingga menghambat jalan air limbah. Mohon perhatian Bapak karena Kepling dan Lurah kami tidak peduli dengan keadaan tersebut untuk lebih jelas dicek saja Pak oleh staf Bapak. Gimana Medan mau jadi kota Metropolitan kalau anggota Bapak tidak peduli dengan kebersihan? Terima kasih atas perhatian Bapak.

Diteruskan

Terimakasih atas informasinya. Kami akan teruskan ke instansi terkait dalam hal ini dinas Satpol PP Medan untuk mencek ke lapangan. Keberatan warga juga dapat disampaikan dalam bentuk laporan tertulis kepada Pemko Medan untuk segera ditindaklanjuti.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan

Sumut Pos Kurban Dua Lembu

MEDAN- Sebagai wujud syukur dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1432 Hijriyah, karyawan Harian Sumut Pos menggelar penyembelihan hewan kurban di pelataran parkir Graha Pena Medan, Jalan Sisingamangaraja Km 8,5 No 134 Medan Amplas, Minggu (6/11). Daging hewan kurban tersebut dibagi-bagikan kepada seluruh karyawan Sumut Pos, loper koran, agen, pedagang asongan dan masyarakat sekitar.

Penyembelihan hewan kurban tersebut disaksikan Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi Harian Sumut Pos Zulkifli Tanjung. Ketua Panitia Kurban Hotman Simbolon dalam sambutannya mengatakan, tujuan diadakannya penyembelihan hewan kurban ini, selain bentuk kepedulian, kegiatan ini juga untuk lebih mempererat rasa kebersamaan di antara para karyawan Sumut Pos.

Selain itu, dia juga berharap para Karyawan Sumut Pos dan mitra kerjanya lebih termotivasi dan semangat dalam mengembangkan perusahaan media tersebut. “Ini memang untuk yang pertamakali kita lakukan, daging kurban sendiri kita prioritaskan dulu untuk karyawan.

Selebihnya kita berikan kepada warga yang beragama Islam sekitar kantor Sumut Pos. Totalnya, sebanyak 208 orang di antaranya loper koran 28 orang, agen 27, pedagang asongan ada 55 orang dan selebihnya karyawan dan wartawan Sumut Pos sendiri,” ujar Hotman yang juga Kepala Bagian Departemen Pemasaran Harian Sumut Pos.
Diharapkannya, kegiatan penyembelihan hewan kurban tersebut bukan hanya untuk tahun ini, tapi juga untuk tahun yang akan datang.

“Satu orang akan menerima minimal 1,8 Kg daging. Tahun ini, jumlah lembu yang dikurbankan dua ekor. Kita harap untuk tahun depan bisa dilaksanakan lagi dan jumlah hewan yang dikurbankan juga bertambah,” urainya.
Penyembelihan hewan kurban tersebut juga disaksikan oleh Pemimpin Umum Harian Sumut Pos, Zul Kifli. Dengan melakukan tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar, hewan kurban disembelih. (uma/mag 11)