Home Blog Page 14516

Siswa di Mabar Dikutip Rp120.000

087867141xxx
Maju terus harian Sumut Pos. Kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan yang terhormat apakah memang dibenarkan disetiap sekolah menengah atas saat pengambilan ijazah setiap siswa dikenakn biaya sebesar Rp120.000? Karena anak saya yang sekolah di Mabar dikenakan biaya sebesar itu. Kalau tidak dipatokan pasti kami selaku orangtua murid mengerti kepada pihak sekolah atas jerih payah mereka mengajar. Mohon penjelasannya dan mohon ditindak lanjuti terima kasih.

Akan Dikoordinasikan
Terimakasih atas informasinya. Laporan ini akan kami koordinasikan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan. Begitupun warga juga dapat membuat laporan tertulis kepada Pemko Medan untuk dapat ditindaklanjuti

Budi Hariono, Kabag Humas Pemko Medan

Kapan Lagi Pendataan CPNS

085276819xxx
Bapak Kepala Dinas kalau guru honor yang sudah didata tahun 2010 sudah genap 5 tahun mereka diangkat jadi CPNS. Bagaimana yang sekarang ini baru pas 5 tahun, apakah ada pendataan lagi dan kapan ya Pak? Tolonglah kami mohon berikan harapan pada kami trima kasih J.STH (Tanjung Morawa).

Tunggu Keputusan Pusat
Terima kasih pertanyaannya, sesuai dengan aturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) PP 48/2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi CPNS yang berakhir 2009.

Untuk tenaga honorer yang diangkat daerah tahun 2006 sampai sekarang, tidak ada pengangkatan. Itu tanggung jawab pemerintah daerah, sebab PP 48/2005 melarang penambahan tenaga honorer. Nanti akan diakomodir dalam Rancangan PP tentang Pegawai Tidak Tetap yang masih dibahas.

Suherman
Kepala BKD Provsu

Paripurna Pergantian Komisi Dihujani Interupsi

Fraksi PPRN Terancam Bubar

MEDAN- Rapat paripurna DPRD Sumut dalam agenda membahas perubahan komposisi  komisi dan Badan Kelengkapan (Baleg) berujung banjir interupsi dan empat kali skor serta tak berujung,  Jumat (21/10).
Dari awal pelasakasanaan rapat paripurna, rapat baru dilaksanakan pukul 10.00, karena 50 persen anggota DPRD Sumut terlambat hadir dari agenda rapat semula pukul 09.00.

Bahkan, Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun  baru memasuki ruang rapat pukul 09.58 WIB. Beberapa menit kemudian, dua Wakil ketua DPRD Sumut Sigit Pramono Asri dan Kamaluddin Harahap juga terlihat hadir, tepatnya dalam catatan Sumut Pos pukul 10.02 WIB. Begitu juga Wakil Ketua DPRD Sumut lainnya, M Affan masuk pukul 10.09 WIB.

Setelah pimpinan masuk ke ruang paripurna, protokol rapat dengan pengeras suara mengumumkan, jumlah anggota dewan yang hadir sebanyak 65 orang, dan berarti telah quorum.
Wakil Ketua DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, Chaidir Ritonga diunjuk menjadi pimpinan rapat. Baru beberapa kata dikeluarkan, interupsi dari Ketua Fraksi PDI P Budiman Nadapdap mempertanyakan rapat sebaiknya dipimpin Ketua Dewan. Bukan wakilnya.

Setelah dijelaskan mengenai kepemimpinan rapat, interupsi kembai datang dari anggota DPRD Sumut lainnya, Rijal Sirait menyatakan, untuk perubahan komposisi komisi,  sebaiknya ditunda semestinya dibahas  mengenai komposisi Badan Musyawarah (Bamus), bukan Badan Legislasi (Baleg), Badan Anggaran (Banggar) atau Badan Kehormatan Dewan (BKD). Dan bukan pula perubahan komposisi fraksi-fraksi.

“Per 21 Oktober ini, yang masanya habis itu komposisi komisi dan Banmus.  Bukan Banggar, bukan Baleg atau BKD. Kalau badan tersebut itu bulan depan berakhir,” katanya.
Rijal mengusulkan agar rapat sebaiknya ditunda terlebih dahulu, selanjutnya diperbaiki redaksi bahasa agenda rapatnya.

Selanjutnya, instruksi lainnya semakin tak bisa dihentikan. Akhirnya pimpinan DPRD Sumut melakukan skor rapat selama lima menit. Usai diskor, rapat kembali digelar. Baru saja dibuka, hujan interupsi kembali terjadi ketika Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumut,  Randiman Tarigan hendak membacakan komposisi perubahan Fraksi Golkar.

Anggota Fraksi PPP, Bustami Hs menyatakan tak ada persoalan dengan Fraksi Golkar. Tapi dalam rapat Banmus, perubahan komposisi yang akan dibacakan hanya Fraksi Gerindra Bulan Bintang Reformasi.

Suasana rapat semakin tidak kondusif. Pimpinan dewan terkesan tidak mampu menghandle jalannya rapat. Interupsi tidak kunjung berhenti. Melihat itu, sejumlah staf DPRD Sumut merasa geregetan melihat kondisi tersebut. Akhirnya, rapat diskor untuk ketiga kalinya.

Pimpinan rapat akhirnya dipimpin, Kamaluddin Harahap. Agenda pertama setelah skorsing tersebut adalah pembacaan penambahan anggota Fraksi Gerindra BBR oleh Sekwan DPRD Sumut Randiman. Baru saja Kamaluddin mempersilahkan Randiman Tarigan membacakan komposisi perubahan anggota Fraksi Gerindra BBR, Sekretaris Fraksi PPRN Restu Kurniawan Sarumaha  langsung melakukan interupsi.  Tapi dihalau Kamalauddin.

Randiman langsung membacakan komposisi anggota Fraksi Gerindra BBR, yang bertambah dua orang yakni, Oloan Simbolon dan Sony Firdaus. Sebelumnya, kedua anggota dewan ini merupakan anggota Fraksi Pelopor Peduli Rakyat Nasional (PPRN).

Mendengar itu, Restu langsung angkat bicara. Dengan nada tinggi  mengatakan, dalam rapat tersebut fraksinya telah dipermalukan. “Interupsi ketua! Pak Kamal ini garang kali sama aku. Ini yang dipersoalkan. Kalau ada penambahan anggota fraksi, harusnya ada pengumuman anggota fraksi. Saya sedih, bahwa kami diperolok-olok. Mintalah surat dari kami,” tegasnya.

Oloan Simbolon, anggota DPRD Sumut asal Partai Persatuan Daerah (PPD) yang menyatakan keluar dari Fraksi PPRN dan masuk ke Fraksi Gerindra BBR menyampaikan, keluarnya dari Fraksi PPRN dikarenakan suasana yang sudah tidak kondusif. “Bagaimana mau memikirkan rakyat Sumut. Di fraksi ribut terus, anggotanya sudah menyatakan keluar. Maka saya memutuskan keluar,” ujarnya.

Praktis Fraksi PPRN hanya diisi lima orang yakni, Rinawati Sianturi sebagai Ketua Fraksi, Roslynda Marpaung, Washington Pane, Rahmiana Delima Pulungan dan Restu Kurniawan Sarumaha. Kedua yang disebut-sebut berencana keluar  dari Fraksi PPRN yakni, Rahmiana dan Wahington. (ari)

Jenazah WNA Amerika Dibawa Pulang

Polisi Kantongi Identitas Pelaku

MEDAN – Polresta Medan sudah mengantongi dan mengetahui identitas pelaku penikaman warga negara Amerika, yang tewas ditikam di Jalan Mustang, Medan Polonia. Pelaku diketahui warga Jalan Jamin Ginting, Medan.

Wakil Kepala Polresta Medan, AKBP Pranyoto mengatakan, ciri-ciri  pelaku penikaman terhadap warga Amerika sudah diketahui. Sekarang ini masih dalam proses penyelidikan lanjutan, dan ada delapan orang yang telah diperiksa.

Pranyoto mengungkapkan korban datang ke Kota Medan untuk pekerjaan di bidang pendidikan, kehadirannya sebagai nara sumber di acara seminar yang digelar di Hotel Grand Angkasa, Kamis (20/10) kemarin. Tapi, belum melaksanakan tugasnya sudah meninggal.

Korban ditikam oleh dua pelaku itu, saat menumpangi becak motor bersama rekannya, Michele Devel menuju penginapannya di Swiss Bell Hotel. Baru beberapa menit berjalan, tepatnya di Jalan Mustang, Medan Polonia pada, Rabu (19/10) sekira pukul 22.30 ditikam dengan tiga tusukan oleh dua pelaku pengendara sepeda motor.

Akibatnya, korban pendarahan sebelum sampai ke RS Elisabeth Medan, korban . Pihak kepolisian langsung mengamankannya untuk divisum ke RSU Pirngadi Medan.
Rekan korban, Michele Davel menyampaikan, jenazah warga Samuel akan dibawa ke tanah kelahirannya di Colorado, Amerika Serikat, Jumat (21/10) malam via bandara Polonia Medan dan menumpangi pesawat Garuda Indonesia. “Tapi terlebih dahulu singgah di rumahnya di Korea, setelah itu dibawa ke Amerika,” ucapnya dalam bahasa Inggris.

Ketika ditanyai lebih jauh terkait penyebab tewasnya warga Amerika itu, Davel enggan berkomentar banyak. “Itu urusan perusahaan, terima kasih,” katanya didampingi penerjemahnya.
Di  ruang instalasi jenazah rumah sakit itu, Samuel terbaring kaku. Tampak di betis kiri ada dua tusukan benda tajam sedalam empat inchi serta di bagian pinggangnya satu tusukan sedalam tiga inchi. Tapi, saat baru masuk ke kamar jenazah, hidung dan telinga Samuel mengeluarkan darah.

Sekedar mengingatkan, warga Colorado, Amerika Serikat (AS), Samuel di tikam dua orang pelaku,  yang mengendarai sepeda motor Honda Supra  di Jalan Mustang, Medan Polonia. Dalam aksinya pelaku tak menggondol sejumlah barang berharga milik korban. Kini, barang-barang milik Samuel jadi barang bukti di kepolisian.  (mag-7/jon)

Kakek-Nenek Laporkan Cucu ke Polisi

MEDAN-  Pria pengangguran, Darmawan (26) warga Jalan Bersama, Gang Pelita, Kelurahan Bantan, Medan Tembung dilepas Polsekta Percut Seituan dari sel karena tak terbukti menjual sabu-sabu, Kamis (20/10). Tapi, akhirnya pria itu dilaporkan kakek dan neneknya karena seringan mengancam pakai belati.

Pasangan kakek dan nenek diketahui bernama, M Syarif (76) dan Khadijah (72) melaporkan Darmawan ke Polsek Percut Seituan. Syarif mengadukan cucunya itu, karena sering mengancam dirinya dengan belati. Bahkan, cucunya sering menjadikan rumahnya tempat berkumpul-kumpul diduga sebagai tempat memakai narkoba. “Kami sering diancam Darmawan pakai belati, apalagi bila keinginannya tak dipenuhi, “ ucapnya.

Beruntung, Syarif cepat membuat laporan. Dua jam akan dikeluarkannya dari penjara, petugas Reskrim Polsekta Percut Seituan akhirnya memasukkan kembali Darmawan ke penjara.  Kapolsekta Percut Seituan, Kompol M Simanjuntak menjelaskan, tersangka Darmawan kami proses lagi. (mag-7)

Mantan Mahasiswa Gantung Diri

MEDAN- Diduga stres karena dikeluarkan dari Kampus Universitas Negeri Medan, eks Mahasiswa jurusan Sastra, Ardi Tampubolon (29) Warga Lau Balang Kabupaten Karo, memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumah kontrakannya di Jalan Nilam 17, No 18, Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan, Jumat (21/10) sekitar pukul 12.00 WIB.

Anak ke 3 dari 4 bersaudara itu, pertama kali ditemukan teman satu kontrakannya, Tamrin Galingging (28),  yang penasaran mendengar suara handphone milik korban terus berdering tapi tak diangkat. Lantas, Tamrin mencari sumber suara tersebut berasal dari arah dapur rumah kontrakannya. Tamrin terkejut melihat jasad sahabatnya dengan posisi tergantung, menggunakan seutas tali nilon.

Keterangan yang diperoleh, korban nekad mengakhiri hidupnya lantaran korban malu dengan keluarga karena tidak tamat kuliah. Bahkan, korban semakin stres karena ketika dikeluarkan atau Drop Out (DO) dari kampusnya, Universitas Negeri Medan (Unimed) Fakultas Sastra.
Kapolsekta Delitua, Kompol SP Sinulingga membenarkan adanya peristiwa tersebut. (adl)

Camat dan Lurah Harus Dongkrak PAD

Pemko Medan Terima Bantuan 172 Unit Laptop

Sebanyak 172 unit laptop bantuan dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Medan untuk seluruh camat dan lurah se-Kota Medan disalurkan. Bantuan itu digunakan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Bantuan itu langsung diserahkan, Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM di Garuda Plaza Hotel, Medan,  Kamis (20/10).

Pada penyerahan bantuan itu, Rahudman berharap bantuan lapotop itu bisa digunakan dalam rangka mendukung tertib administrasi, khususnya menyangkut masalah PBB. Apalagi, PBB di kota ini masih sangat mungkin untuk dilakukan pendataan ulang sehingga menjadi lebih baik lagi.

“Mulai Januari 2012, PBB telah menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Medan. Jadi camat dan lurah harus turut meningkatkan PAD,” ujarnya.

Dia mengajak camat dan lurah untuk memanfaatkan fasilitas yang baru diterima dan dipelihara sebaik-baiknya. Dengan demikian, niat baik HIPMI Medan, yang telah membantu Pemko Medan dalam upaya meningkatakan pendapatan, bisa terwujud dengan baik.

“Saya mengimbau camat dan lurah untuk lebih proaktif  serta meningkatkan kinerja. Kemudian mengambil langkah-langkah yang lebih baik guna membangun Kota Medan. Sebab, HIPMI Kota Medan sudah menjadi mitra kita dalam memajukan dan mewujudkan Medan Kota Metropolitan,”cetusnya.

Rahudman memaparkan, bantuan laptop yang diberikan HIPMI Medan telah menunjukkan stake holder maupun pemangku kepentingan, seperti membantu meningkatkan pendapatan daerah sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih baik lagi. Karenanya, camat dan lurah sudah saatnya bekerja tidak hanya terfokus pada rutinitas semata. Melainkan harus mengembangkan upaya guna mencapai hasil yang lebih baik lagi.

“Tak lupa, saya mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan, yang telah diberikan HIPMI Kota Medan. Wali Kota berharap tali persaudaraan dan kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini dapat lebih ditingkatkan lagi. Sedangkan kepada camat dan lurah diminta untuk mengawasi dan merawat laptop yang telah diterimanya itu,” ujarnya.

Ketua DPC HIPMI Kota Medan, Iwan Habib Nasution dalam sambutannya berharap agar bantuan laptop yang diberikan itu bisa digunakan sebaik-baiknya demi meningkatkan kinerja para camat dan lurah di lingkungan Pemko Medan. Khususnya dalam peningkatan pendapatan dari sektor PBB.

“Bantuan itu, sebagai bentuk dukungan HIPMI yang ingin menjadi mitra Pemko Medan untuk membangun ibu kota Sumutlebih baik,” harapnya.

Saat penyerahan bantuan itu, Wali Kota didampingi Ketua DPC HIPMI Kota Medan, Sekda Medan, Ir Syaiful Bahri, Asisten Pemerintahan,  Daudta P Sinurat, Asisten Kesejahteraan Masyarakat, Musadad Nasution dan Kadispan Medan, Syahrul Harahap. (adl)

Tak Pandang Enteng

Liverpool vs Norwich

LIVERPOOL – Saat ini Liverpool menempati peringkat kelima klasemen sementara English Premier League (EPL), dengan poin 14. Hasil itu mereka peroleh setelah meraih 4 kemenangan, 2 kali imbang dan 2 kali kalah.

The Reds (julukan Liverpool) memiliki kans untuk memperbaiki peringkat  jika malam ini mampu mengalahkan Norwich City di Stadion Anfield,  sementara Newcastle yang menempati peringkat keempat kalah atau bermain imbang saat menjamu Wigan Athletic.

The Cannaries (julukan Norwich City) saat ini menempati peringkat kesembilan dengan poin 11, hasil dari 3 kali menang, 2 kali imbang dan 3 kali kalah.
Tim asuhan Paul Lambert itu memenangi tiga dari empat laga terakhir mereka, dan juga tampil mengesankan ketika kalah 0-2 di Manchester United pada laga awal Oktober.

Jika berkaca dari peringkat yang dimiliki Liverpool dan Norwich, sejenak terlihat jika Steven Gerrard dkk akan dengan mudah mengalahkan Norwich City.
Kendati begitu, pelatih Liverpool, Kenny Dalglish, menyatakan timnya tidak akan anggap enteng terhadap lawan yang merupakan tim baru promosi di ajang Premier League.

“Saya tidak tahu apa yang diharapkan orang lain, tapi saya tahu apa yang harus kami lakukan. Kami berharap mendapatkan perlawanan seperti ketika mereka (Norwich, Red) berhadapan dengan  Manchester United minggu lalu,” kata Dalglish.

“Paul Lambert (pelatih Norwich) melakukan pekerjaan yang fantastik. Mereka menempatkan diri pada posisi bagus di tangga kesembilan. Mereka datang ke Old Trafford dan tampil dengan bagus. Saya tahu mereka akan datang dan melakukan hal terbaik yang dapat mereka lakukan,” katanya.

“Mereka melakukannya dengan amat brilian. Para pemain memiliki skil individu yang sangat menonjol. Tapi, kami mampu melakukan sesuatu yang paling terhormat seperti yang kami buat terhadap Manchester United atau Everton minggu sebelumnya. Saya tahu gaya melatih Paul sejak saya berada di Celtic dan saya amat hormat kepadanya, baik sebagai pemain mau pun sebagai pelatih,” kata Dalglish lagi.

Sayangnya, pada laga malam ini Dalglish bakal kehilangan gelandang asal Brazil Lucas serta penjaga gawang pengganti Cristiano Doni dan pemain bertahan Jack Robinson.

“Stevie (Staven Gerrard, Red) pulih di waktu yang tepat. Jadi absennyna Lucas tidak mempengaruhi kekuatan tim ini. Apalagi dia mampu mencetak gol saat kami mengahadapi United. Sungguh itu comeback yang sempurna. Semoga penampilan impresifnya itu terus berlanjut besok malam (malam ini, Red),” harap Dalglish.

Selanjutnya Dalglish mengatakan jika Steven Gerrard dalam kondisi bugar, maka tak seorang pemain pun yang mampu menggantikannya. “Dia seorang pemain dan pemimpin yang brillian. Bila semakin banyak bermain, maka akan semakin baik penampilannya,” pungkas Dalglish. (jun)

Polonia Masih Diancam Cuaca Buruk

MEDAN- Memasuki musim penghujan pada Oktober, seluruh maskapai penerbangan diminta agar tetap berhati-hati dengan cuaca di musim penghujang. Karena ada kemungkinan cuaca jadi buruk dan jarak pandang menjadi pendek.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Analisa dan Data BMKG Bandara Polonia Medan, Hartanto kepada wartawan koran ini diruang kerjanya, Jumat (21/10) siang.
“ Pada Oktober ini, cuaca buruk masih terhadi dan bisa mengganggu aktifitas penerbangan. Untuk itu, maskapai penerbangan baik itu yang take off atau pun yang landing di Bandara Polonia Medan sebaiknya berhati-hati,” katanya.

Selain untuk penerbangan, Hartanto mengaku, potensi hujan tidak sesering seperti hari-hari sebelumnya. Namun, potensi hujan sedang dan deras pada siang dan sore hari semakin sering terjadi. Diminta warga Medan tetap berhati-hati terhadap ancaman banjir dan hujan, yang disertai angin kencang karena berpotensi membuat pohon tumbang.
Terkait suhu, Hartanto menyebutkan, suhu musim hujan masih kategori normal dan tidak mengkhawatirkan.

Lebih lanjut, dia memaparkan daerah yang rawan longsor, berada di wilayah pegununggan seperti dari Tuntungan sekitarnya, Tanah Karo, Sidikalang dan daerah pegunungan lainnya.
Humas PT Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan, Firdaus mengaku, sudah memberitahu semua peringatan kepada masing-masing maskapai penerbangan. (jon)

Belum Maksimal, tapi Terbaik

STRIKER asal Uruguay Luis Suarez terpilih sebegai pemain terbaik versi Standard Chartered untuk bulan September.

Hasil jejak pendapat yang diperoleh dari para fans memperlihatkan jika Suarez mengumpulkan 65 % suara. Menyusul Jose Enrique dengan 13 persen, dan Lucas Leiva dengan 6% suara.

Apa yang didapat Suarez ini berarti mempertahankan apa yang direngkuhnya pada bulan Agustus lalu. Sejauh ini Suarez telah empat kali terpilih menjadi pemain terbaik pilihan fans.

“Saya sangat senang dengan apa yang saya raih sekarag ini. Penting bagi seorang pemain untuk mendapat pengakuan dari fans,” bilang Suarez.
“Saya ingin melakukan yang terbaik untuk tim ini. Tapi, saya menyadari jika penampilan saya belum maksimal dan masih bisa ditingkatkan lagi,” tambah Suarez.

Jika belum maksimal saja bisa menjadi pemain terbaik, lantas bagaimana bila Suarez sampai pada top performance? Sama-sama kita tunggu janji Suarez ini. (jun)