Home Blog Page 14566

Pejabat Pemprovsu Jadi Korban Calo

Terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2011, Kaiman menegaskan, sudah final bahwa di Sekretaritat Daerah (Setda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) tidak melakukan penerimaan CPNS. “Untuk kita sudah final, dan hampir di semua daerah juga tidak melakukan penerimaan CPNS. Memang ada beberapa daerah yang membutuhkan CPNS. Namun, persentasenya kecil,” jelasnya.

Kesepakatan untuk tidak membuka seleksi penerimaan CPNS, berdasarkan pemahaman bersama tentang pentingnya menghitung kembali jumlah pegawai serta kebutuhannya sebelum pengusulan penambahan jumlah pegawai. Karena tanpa penghitungan kembali berdasarkan rasionalisasi beban kerja dan kebutuhan pegawai tersebut, dikhawatirkan masih ada ketidakmerataan jumlah pegawai yang membebani anggaran daerah.

“Artinya moratorium diberlakukan di Sumut untuk provinsi dan kabupaten/kota,” papar Kaiman.
Dari Jakarta, Pemerintah Pusat ternyata tidak akan memberikan sanksi apa pun bagi pemerintah daerah (Pemda) yang tidak melakukan penataan pegawai termasuk menghitung dan menganalisis kebutuhan riilnya. Hanya saja, bagi daerah yang tidak melakukan penataan dan melaporkannya ke pemerintah pusat, otomatis Pemda tersebut tidak bisa mengajukan usulan formasi kebutuhan CPNS untuk tahun depan.

Mendagri Gamawan Fauzi malah bersyukur jika ada Pemda yang tidak mengusulkan tambahan jumlah CPNS. “Kalau tak sanggup (melakukan penataan kepegawaian, Red) ya nggak boleh mengajukan kuota di 2012. Kalau nggak siap, ya nggak apa-apa,” kata Gamawan Fauzi kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (13/10).

Dikatakan Gamawan, bagi daerah yang tidak melakukan penataan pegawai, berarti pemda tersebut tidak mau mengurus masalah kepegawaiannya dengan baik. “Kalau ngurus saja tak mau, kok mau nambah, bagaimana?” ujarnya.
Sikap tegas pemerintah pusat ini, lanjutnya, agar upaya pembenahan kepagawaian sebagai bagian dari reformasi birokrasi, bisa tercapai.

Diingatkan juga, Pemda yang sudah melakukan penataan dan analisis kepegawaian, bisa melakukan rekrutmen CPNS dengan formasi khusus dan terbatas, pada 2012. Dengan ketentuan lain, alokasi belanja pegawai daerah tersebut harus di bawah 50 persen dari APBD. “Yang di atas 50 persen, tunggu dulu,” kata Gamawan.
Sehari sebelumnya Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB)  EE Mangindaan, mengeluarkan pernyataan tentang anjuran agar PNS lulusan SMA untuk pensiun dini. Kabar ini langsung direspon BKD Sumut. “Itu kan masih wacana. Mengenai kebijakan, biasanya selalu diikuti instruksi secara tertulis,” ujar Kaiman.Bila pada akhirnya wacana tersebut benar, sambung Kaiman, tetap saja akan ada pengevaluasian lebih lanjut. Evaluasi yang dilakukan adalah pertimbangan-pertimbang yang mungkin bisa dilakukan. Pertimbangan tersebut antara lain, melakukan penghitungan terhadap jumlah PNS lulusan SMA di Sumatera Utara. Kemudian, akan dilihat kemungkinan pendistribusian ke daerah-daerah yang kurang jumlah pegawainya.

Pertimbangan yang tak kalah pentingnya adalah mengevaluasi usia kerja dari para PNS lulusan SMA tersebut. Apakah dinilai masih layak dipertahankan atau tidak.

Kaiman menuturkan, untuk jumlah PNS lulusan SMA di lingkungan Setda Provsu sebanyak 6.000 orang, lulusan S1 sebanyak 3.600 orang dan lulusan S2 sebanyak 760 orang. Sementara total keseluruhan PNS sebanyak 12.283 orang.
Sementara itu, salah seorang PNS Provsu lulusan SMU yang biasa disapa Rusman kepada Sumut Pos menyatakan, sejauh ini dirinya dan teman-temannya yang lain belum mengetahui adanya informasi mengenai hal itu. “Kalau tahu gitu, lebih baik waktu itu kami kuliah lagi. kalau gini, sama saja kami tak dihargai. Sudah tahunan dan puluhan tahun kerja di sini,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi A DPRD Sumut Akhmad Ikhyar Hasibuan mengatakan, instruksi dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut adalah kebijakan yang tidak tepat.  “Nantinya akan menambah beban anggaran. Kalau memang pensiun, itu karena hati nurani nya sendiri,” tegasnya. (ari/sam)

40 Persen Thailand Direndam Banjir

Air Akan Dialihkan ke Laut

BANGKOK-  Bencana banjir yang berkepanjangan di Thailand terus merendam 40 persen dari wilayah negara itu. Bahkan, ibu kota negara, Kota Bangkok semakin terancam dari serangan banjir yang lebih besar.

Pemerintah Thailand langsung mengeluarkan peringatan banjir di sejumlah tempat di Bangkok meminta penduduk yang tinggal di kawasan rendah untuk mengungsi. Bangkok terletak hanya dua meter di atas permukaan laut dan sejumlah luar kota telah tergenang.

Para pejabat merencanakan untuk mengalihkan air banjir ke laut.

“Air dari beberapa kanal di empat distrik itu hampir meluap hari ini,” kata juru bicara badan penanggulangan banjir Flood Relief Centre, Wim Rungwattanajind, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (13/10).
Menurut dia, daerah-daerah yang berisiko banjir adalah sebagian dari wilayah empat distrik di Bangkok, yakni Minburi, Nongjok, Ladkrabang dan Clongsarmwa. Selanjutnya,

Bandara Internasional Suvarnabhumi yang berlokasi di dekat distrik Ladkrabang sejauh ini masih aman dari genangan air.

Diperkirakan sekitar 40 persen wilayah Thailand masih terendam banjir. Sekitar 2,2 juta orang lebih dari 10 ribu desa di 30 provinsi terkena dampak banjir yang mulai terjadi sejak Juli lalu tersebut. Sementara korban jiwa akibat banjir sejauh ini telah mencapai 281 orang.

Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra mengatakan, daerah-daerah di bagian dalam Bangkok kemungkinan bebas dari banjir ini. Penyebabnya, sejumlah upaya telah dilakukan untuk mengalihkan banjir dari daerah tersebut ke kolam-kolam dan lautan.

Dia menambahkan, tanggul-tanggul penahan banjir telah didirikan dan penangkal lain diperlukan di sepanjang sungai Chao Phraya di utara kota itu. “Kami akan terus menggali dan mem perpanjang kanal sehingga air banjir dapat mengalir dengan lancar,” katanya.

Banjir besar di Thailand juga menyebabkan produksi Toyota dan Honda terhenti. Tujuh persen produksi mobil global berasal dari dua perusahaan ini.  Menteri Industri Wannarat Channukul menyatakan, setidaknya 900 pabrik telah terendam banjir. Akibatnya lebih dari 200 ribu pekerja terkena dampaknya. Banjir telah merusak.

Sementara itu, badan budaya PBB, UNESCO menyerukan akan meluncurkan misi ke kota tua Thailand Ayutthaya untuk memeriksa kerusakan bangunan bersejarah akibat banjir. UNESCO mengatakan kunjungan ke kota bekas ibukota Thailand itu akan diorganisir oleh pemerintah Thailand.

Badan itu mengatakan candi di Ayutthaya, daerah wisata yang terletak sekitar 80 kilometer dari Bangkok, tergenang air selama lebih dari satu minggu. Menteri Kebudayaan Sukumol Kunplome mengatakan tidak jelas bagaimana kerusakan candi karena kota itu masih tergenang. “Begitu air surut, kami dapat memperkirakan kerugian,” katanya.
Saat ini ada 26 dari 77 provinsi di Thailand yang tergenang banjir dan Bangkok bersiaga menghadapi kemungkinan banjir. Banjir juga melanda Kamboja dan Vietnam dengan korban lebih dari 240 orang di kedua negara itu. (afp/bbs/jpnn)

Kabur, Putra Kadhafi Ditangkap

SIRTE – Perburuan pasukan Dewan Transisi Nasional (NTC) atas keluarga mantan penguasa Libya Muammar Kadhafi membuahkan hasil. Setelah berhasil menewaskan anak bungsu atau putra ketujuh Kadhafi, Khamis Kadhafi, pada akhir Agustus lalu, pasukan pemerintahan baru Libya itu berhasil memangkap Mutassim-Billah al-Kadhafi (34).

Putra kelima Kadhafi itu tertangkap ketika hendak meninggalkan Kota Sirte, yang kini dikuasai pasukan NTC, Rabu (12/10) lalu waktu setempat. Ketika itu, pria yang menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional Libya itu dilaporkan berada di mobil bersama keluarganya dan hendak meninggalkan Sirte.

“Dia (Mutassim) ditangkap di Sirte hari ini (Rabu lalu, Red),” kata pejabat NTC Kolonel Abdullah Naker dalam wawancara dengan Reuters Rabu malam.

Seorang pejabat lain NTC mengatakan Mutassim telah dipindahkan ke Kota Benghazi. Kini, Mutas sim sedang menjalani interogasi dan ditahan di Kamp Militer Boatneh. Dia dilaporkan berada dalam kondisi sehat.

Kabar penangkapan itu langsung direspons. Ratusan pejuang NTC menggelar perayaan di jalanan ibu kota dan kota-kota besar lain di Libya sambil melepaskan tembakan ke udara. Bagi NTC, tertangkapnya putra Kadhafi itu merupakan prestasi. Sebab, itu merupakan penangkapan pertama atas keluarga Kadhafi. Sebelumnya, putra pertama Kadhafi, Muhammad al-Kadhafi, berhasil kabur sehari setelah tertangkap di Tripoli pada 21 Agustus lalu.
Menurut seorang pejabat militer NTC, penampilan Mutassim saat tertangkap banyak berubah. Dia memangkas rambut panjangnya yang biasa dibiarkan tergerai. Berbeda dengan kakaknya atau putra kedua Kadhafi, Saif al-Islam, yang moderat, Mutassim yang sempat lari ke Mesir karena berselisih dengan Kadhafi itu sangat konservatif. Dia bahkan orang pertama menentang gagasan Saif soal reformasi Libya.

Bersamaan dengan selebrasi atas kabar penangkapan Mutassim, Jubir NTC Jalal el-Gallal justru tidak tahu soal berita itu. “Kami sudah menghubungi beberapa komandan yang bertugas di Sirte dan tidak satu pun di antara mereka yang mengonfirmasikan berita tersebut,” kata jubir NTC di Kota Benghazi itu kemarin.

Tetapi, Gallal membenarkan bahwa pasukan NTC telah berhasil mengambil alih Sirte dari tangan loyalis Kadhafi. Di kota itulah, Kadhafi dan orang-orang dekatnya selama ini bersembunyi selama sekitar dua bulan terakhir. Rabu lalu, pasukan NTC menangkap beberapa loyalis Kadhafi. Tapi, menurut dia, yang tertangkap adalah serdadu.

Loyalis Kadhafi juga menepis kabar soal penangkapan Mutassim. “Tak benar bahwa Mutassim tertangkap,” ujar Wesam Bin Hamid, ko mandan Brigade Jihad Pembebasan Libya, salah satu unit militer Kadhafi di kota kelahirannya di Sirte. “Tetapi, beberapa tawanan yang kami tangkap mengaku bahwa mereka melihat Kadhafi di Sirte,” lanjut dia.
Kendati begitu, penasihat puncak penguasa baru Libya Abdelkarim Bizama memastikan bahwa saat ini Mutassim memang telah ditahan. “Dia ditangkap di Sirte dan telah dipindahkan ke Benghazi,” tutur Bizama kepada Agence France-Presse di Tripoli.

Empat anak Kadhafi yang lainnya telah mengungsi ke negara tetangga. Agustus lalu, Aisha (anak kelima dan satu-satunya putri kandung Kadhafi) bersama Hannibal (putra keempat) dan Muhammad lari ke Aljazair. Mereka sengaja mengungsi ke negara itu bersama sang ibu, Safia Farkash, serta anak-anak dan keponakan mereka.
Anak Kadhafi yang lain, Saadi (putra ketiga), mengungsi ke Niger. Sedangkan dua putranya yang lain, Khamis dan Saif al-Arab, dikabarkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan NATO. Sejauh ini kabar kematian Saif al-Arab belum bisa dikonfirmasikan. (ap/afp/rtr/hep/dwi/jpnn)

Salon Dibrondong, 8 Tewas

LOS ANGELES- Tragedi penembakan masal terjadi di California, AS, Rabu (12/10) petang waktu setempat atau kemarin pagi WIB (13/10). Delapan orang tewas ketika seorang pria yang memasuki sebuah salon kecantikan dan rambut di Kota Seal Beach, Orange County, melepaskan tem bakan secara membabi buta.

Polisi menangkap pelaku penembakan, Scott Dekraai (42), yang melarikan diri setelah menembak seorang pria di dalam mobil di luar salon itu. Dia kabur membawa mobil tersebut, tetapi tertangkap sekitar 800 meter dari lokasi kejadian di Salon Meritage. Sayangnya, polisi masih belum mengungkapkan motif penembakan itu.

Kimberly Crisswel, pemilik salon di sebelah lokasi, menuturkan penembakan tersebut terjadi begitu cepat. “Resepsionis saya tiba-tiba berteriak. Dia (pelaku) langsung menembakannya. Kami semua berlarian masuk ke kamar mandi dan segera menelepon 911,” ujarnya. “Saya kehilangan beberapa teman hari ini,” lanjutnya.

Dalam insiden itu, seorang pria dan lima perempuan tewas seketika di dalam salon. Seorang pria dan seorang perempuan tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Seorang perempuan masih kritis di rumah sakit. Beberapa rekan pemilik Salon Maritage dan sejumlah karyawan mengenal Dekraai sebagai mantan suami seorang penata rambut yang bekerja di tempat itu. Yakni, Michelle Dekraai yang menjadi ahli kecantikan besertifikat di salon tersebut.

“Kemungkinan motif (penembakan itu) adalah cemburu. Berdasar asumsi kami, tersangka meyakini mantan istrinya mempunyai hubungan khusus dengan seseorang yang bekerja di salon itu,” terang juru bicara kepolisian. (ap/cak/dwi/jpnn)

AS dan Arab Saudi Lawan Iran

TEHERAN – Raja Arab Saudi, Abdullah dan Presiden Amerika Serikat (AS)  Barack Obama terus meningkatkan kecaman internasional terhadap Iran. Kecaman itu tak lepas dari masalah pembunuhan terhadap Dubes Arab Saudi yang dilakukan warga Iran.

Kedua kepala negara itu meminta respons keras dari dunia internasional. Pasalnya, rencana pembunuhan Dubes Arab Saudi itu sontak membuat AS dan Arab Saudi bersatu melawan Iran. Sebelumnya dua warga Iran ditangkap di New York karena terlibat pembunuhan terhadap Dubes AS Adel Al-Jubeir. Mengetahui insiden itu, AS memberikan keterangan pihak Garda Revolusi Iran berada di balik rencana gagal tersebut.

“Pembunuhan ini, merupakan bukti dari ekskalasi dan menunjukan bahwa Iran tidak merasa takut untuk melakukan aksi pembunuhan tersebut. Mereka benar-benar tidak takut terhadap kita,” ujar anggota Dewan Hubungan Internasional DPR AS, Elliot Abrams seperti dikutip Euronews, Kamis (13/10).

Sementara Pemerintah Arab Saudi yang dikenal sama sekali tidak memiliki hubungan harmonis dengan Iran bersumpah untuk melakukan perhitungan. Arab Saudi menilai Iran akan mendapatkan hukumannya karena mencoba membuat kekacauan di wilayah Arab.

Hingga kini, Iran masih bersikeras tidak bersalah atas serangan yang gagal tersebut. Mereka tetap yakin bahwa laporan AS tersebut sepenuhnya sebagai sebuah rekayasa. Iran menilai itu sudah diatur oleh AS yang dikeluarkan untuk mengalihkan masalah krisis ekonomi AS, yang tengah menjadi perhatian rakyat AS sendiri. (bbs/jpnn)

Iran Gagal Kirim Kera ke Antariksa

TEHERAN- Pejabat Iran mengaku gagal mengirim seekor kera hidup ke luar angkasa bulan lalu. Pengiriman kera itu dianggap sebagai uji coba penting bagi Iran sebelum memberangkatkan manusia ke antariksa.

Deputi Menteri Ilmu Pengetahuan, Mohammad Mehdinejad-Nouri, sebenarnya seekor kera itu akan diletakkan ke dalam roket tercanggih buatan Iran, Kavoshgar-5. Jadwal peluncuran direncanakan pada periode Shahrivar, yaitu penanggalan Iran antara 23 Agustus hingga 22 September 2011.

“Namun, peluncuran tak dipublikasikan karena semua tujuan yang telah direncanakan tidak tercapai,” kata Mehdinejad-Nouri seperti yang dikutip kantor berita ISNA, (12/10) yang juga dimuat harian The Telegraph.

Dia memaparkan, peluncuran hewan hidup ke antariksa merupakan tugas yang strategis dan prioritas bagi pemerintah. Misi itu bisa diwujudkan di waktu akan datang. Sebelumnya, pada 3 Oktober lalu, Iran menunda rencana mengirim kera ke luar angkasa hingga waktu yang tidak ditentukan tanpa disertai alasan yang jelas.  “Tim ilmuwan kami segera mengumumkan kesiapan proyek itu,” kata Kepala Organisasi Antariksa Iran, Hamid Fazeli.

Sebelumnya, Iran mengujicoba binatang, yaitu seekor kera, ke dalam roket Kavoshgar-5. Dengan dibantu alat penunjang hidup, hewan itu direncanakan meluncur hingga ketinggian 120 km untuk penerbangan suborbital selama 20 menit. Proyek itu diumumkan Presiden Mahmoud Ahmadinejad pada Februari lalu. (net/jpnn)

Gedung 65 Lantai di Bawah Tanah

MEXICO CITY – Gedung pencakar langit yang tinggi menjulang sudah biasa dan banyak dibangun di berbagai kota besar di dunia. Para aristek Meksiko kini merancang pencakar langit yang menjulang di bawah tanah atau earth-scraper hingga sedalam 300 meter.

Desain pencakar langit di bawah tanah itu akan dibangun di Plaza de la Constituci”n (Zocalo), lapangan utama atau alun-alun dekat istana kepresidenan di Mexico City, ibu kota Meksiko. Pencakar langit bawah tanah tersebut bakal terdiri 65 lantai.

Dalam gambar rancang bangun itu, tampak gedung berbentuk piramid yang menggantung ke bawah. Gedung mewah itu sengaja dirancang untuk mengadaptasi aturan pembatasan ketinggian bangunan baru di wilayah ibu kota Meksiko. Desain earth-scraper itu dirancang BNKR Arquitectura, konsultan arsitektur Meksiko.

Bangunan itu dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan fungsi masing-masing. Perumahan (apartemen), pertokoan, dan museum akan menempati masing-masing sepuluh lantai. Lantas, 35 lantai lainnya akan dipakai untuk perkantoran.
Lantai kaca bakal menutupi lubang besar berukuran 240 meter x 240 meter di alun-alun kota untuk menyaring sinar matahari atau cahaya dari luar. Nantinya bangunan itu akan menggantikan alun-alun utama di Mexico City tersebut. Bendera nasional Meksiko bakal bertengger di bagian atas desain bangunan itu. Saat ini, bendera tersebut berkibar di tengah-tengah Zocalo.

Menurut Esteban Suarez, seorang tim arsitek dari BNKR Arquitectura, satu lantai bangunan itu akan menjadi pusat kebudayaan baru di Meksiko. “Infrastruktur baru dilengkapi perkantoran, pusat bisnis, dan perumahan menjadi kebutuhan mendesak di kota ini. Tetapi, tak ada lokasi kosong untuk memenuhi kebutuhan itu,” ujarnya. (dml/cak/dwi/jpnn)

Malaysia Bisa Terpecah

BANGI – Perpecahan dikubu masyarakat tengah melanda Malaysia, bila dibiarkan maka negaranya akan kehilangan kekuasan. Demikian disampaikan Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.

“Kalangan minoritas tidak bisa memiliki kekuasaan dalam bentuk negara demokrasi. Terlebih lagi bila mereka di bawah kendali kalangan mayoritas. Malaysia akan kehilangan kekuasaannya dalam 10 tahun bila tidak bersatu,” ucap Mahathir seperti dikutip The Star, Kamis (13/10).

Dia memaparkan, masyarakat sekarang ini terus terpecah ke dalam beberapa faksi berbeda, dengan otomatis akan membentuk kelompok minoritas di Malaysia. “Rakyat Malaysia harus bersatu dengan didasarkan keyakinan mereka,” jelasnya saat membuka seminar yang diadakan Persatuan Kemakmuran Islam Malaysia (Perkim) dan Kamar Dagang Malaysia.

Tokoh politisi ternama Malaysia ini meminta rakyatnya untuk mencari sesuatu dengan gratis. Baginya semua keberhasilan harus diraih lewat kerja keras. Dia juga mendorong warga Muslim Malaysia termasuk dalam warga miskin di negara tersebut, untuk bekerja keras agar keuangan mereka tetap stabil. (net/jpnn)

Sidang Kasus Teroris Divonis 8 Tahun, Abu Tholut Banding

JAKARTA – Satu per satu orang-orang dekat Abu Bakar Ba’asyir mulai diganjar hukuman. Kemarin (13/10), majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat memvonis Abu Tholut delapan tahun penjara. Tiga anak buahnya juga diganjar penjara.

“Unsur pidana telah terpenuhi dan menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Musa Arif Aini dalam sidang. Tholut menyatakan banding atas putusan tersebut.

Abu Tholut alias Ibnu Muhammad alias Agus Hamzah didakwa ikut mengorganisasi pelatihan militer di Gunung Jalin Jantho, Aceh Besar. Dia dianggap ikut memiliki sejumlah senjata api (M16 dan AK47) dan senjata genggam.
Majelis menilai, Tholut terlibat dalam tindak pidana terorisme setelah Abu Bakar Ba’asyir memerintahkannya membuat pelatihan militer di Aceh. Buktinya, dia secara aktif memberikan tausiah kepada peserta pelatihan. Dia juga terbukti menerima sejumlah senjata api ilegal dari Abdullah Sonata untuk kemudian diserahkan ke Dulmatin.
Yang membuat hukuman semakin berat, Tholut merupakan residivis. Dia pernah dihukum dalam kasus yang sama. “Tindakan terdakwa menghalangi upaya pemerintah memberantas terorisme. Yang meringankan, pelaku bersikap sopan selama persidangan,” kata hakim Musa.

Di ruang sidang lainnya, tiga anak buah Tholut juga divonis bersalah karena menyembunyikan Abu Tholut yang sempat jadi buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Mereka adalah Sri Puji (6 tahun penjara), Sukirno (5 tahun 4 bulan penjara), dan Wardi (4 tahun penjara).

“Terdakwa mengetahui bahwa Abu Tholut adalah masuk dalam DPO tetapi dengan sengaja memberi kemudahan dengan sembunyikan informasi. Mengetahui ada senjata api, peluru tidak ditanyakan apa ada izin, untuk apa itu? Dengan sengaja sembunyikan informasi tindakan terorisme,” kata Ketua Majelis Hakim Rosidin.
Yang meringankan, mereka bertiga bersikap sopan selama sidang. Selain itu, mereka mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum. Tiga terdakwa tersebut menyatakan tak akan mengajukan banding. Mereka menerima putusan hakim dan rela menjalani hukuman.

Tiga orang tersebut dijerat dengan Pasal 13 huruf b dan pasal 13 huruf c UU Nomor 15/2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti (Perppu) Undang-Undang UU No 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. (aga/ttg/jpnn)

2012, Posko Pengamatan Gunung Api Terealisasi

KARO- Sejak menyandang perubahan status dari gunung api Tipe B menjadi Tipe A, pasca meletus bulan Agustus 2010 lalu, Gunung Api Sinabung,  yang teletak di dataran tinggi Karo, terus di awasi 24 jam.

Untuk lebih memaksimalkan  pengawasan gunung yang berada di ketinggian 2.460 Dpl itu, pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gerologi (PVMBG), bekerja sama dengan Pemkab Karo akan membangun pos permanent pengamat gunung, di kawasan Desa Ndokum  Siroga, Kecamatan Simpang Empat.

“Tahun 2012 mendatang, kita targetkan  pos pemantau Gunung Sinabung dan Sibayak terealisasi, “ ujar Kepala Pos Pemantau Sinabung, Armen Putra, kepada wartawan di sela sela  kegiatan Pelatihan Bagi Penyuluh Mitigasi Gunung  Api, yang diselenggarakan  Pusdiklat Geologi  Bandung, di Hotel Sinabung Berastagi, Kamis (13/11).

Menurut Armen, posisi Gunung Sinabung dan Sibayak yang berdekatan dapat dipantau dari satu lokasi pos pengamatan. Walau Sibayak masih menyandang status Tipe B, namun  perlu diteliti secara  cermat.  Terkait peralatan Siesmograf yang beberapa bulan lalu dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab, Armen menjelaskan, saat ini dalam tahap pemesanan.

“Sebagian alatnya, harus di pesan keluar negeri. Tetapi dalam waktu dekat ini akan tiba,” ujarnya tanpa merinci lebih jauh.

Kembali mengenai Gunung Sinabung,  Armen  menuturkan, dalam kondisi level II (status waspada, Red)  setiap harinya akan ada  gempa vulkanik yang bersifat fluktuatif. Meskipun kapasitasnya relatif kecil, yang hanya terdeteksi Seismograf.

Panitia penyelenggara Penyuluh Mitigasi Gunung  Api, Pusdiklat Geologi  Bandung, Hilman Suardana mengatakan, pelatihan yang digelar dua hari kedepan, menyajikan tiga materi pokok, yaitu, pengenalan gunung berapi, management kedaruratan, dan teknik penyuluhan.

Sementara, Jumat (14/11), akan digelar praktik kerja lapangan (eksekusi).
Mewakili Bupati Karo, Kaban Kesbang Linmas  Pol, Drs Suang Karo-Karo kepada Sumut Pos mengatakan,  pihaknya menyambut baik  kegiatan  yang digelar pihak Pusdiklat Geologi.

Menurut Suang,  belajar dari pengalaman letusan Sinabung tahun lalu, dibutuhkan management yang  profesional dalam mengantisipasi  sekaligus menangani  bencana alam, khusunya letusan gunung api.

“Memang hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo belum terbentuk. Untuk sementara, penanggulangan bencana di bawah naungan Kesbang , Bidang Perlindungan Masyarakat. Dalam waktu dekat, “ papar Suang.

Pasca mengikuti pelatihan yang diikuti empat kecamatan (Payung, Naman Teran,  Simpang Empat dan Tiga Nderket), aparatur kecamatan, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat  dapat memberikan informasi yang benar dan pemahaman terhadap masyarakat,  tentang  hidup berdampingan dengan gunung  berapi serta langkah yang ditempuh jika suatu saat terjadi bencana  letusan gunung api. (wan)