Home Blog Page 14607

UISU Perlu Tingkatkan Konsolidasi

MEDAN-  Persoalan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) bisa diselesaikan dengan konsolidasi antar kedua belah pihak. Demikian disampaikan tokoh nasional, Surya Paloh kepada wartawan, Jumat (7/10) usai menyampaikan kuliah umum di Kampus UISU Al Munawwarah, Jalan Sisingamangaraja, Medan.
Alumni UISU ini enggan bicara banyak mengenai kondisi UISU terkini, hanya saja dia memberikan saran UISU bisa diselesaikan dengan cara konsolidasi.

Rektor UISU Al Munawwarah, Zulkarnaen Lubis mengatakan hadirnya Surya Paloh dianalogikan seperti seorang ibu yang merindukan anaknya, pasalnya Surya Paloh tak lain adalah alumni UISU. “Kehadiran Surya Paloh sangat bermakna dalam upaya membangun citra UISU yakni Just Fine, atau akrab di telinga  kita  yakni UISU baik-baik saja sesuai ikon kita selama  ini,” sebutnya.

Hadirnya Surya Paloh ke kampus UISU menyampaikan kuliah umum bertema membangun jiwa nasionalisme melalui pendidikan karakter bangsa. Pada kesempatan itu, dia menyebutkan Indonesia merindukan seorang pemimpin yang mengakui kesalahannya dan siap menerima konsekuensi. Mengingat selama ini banyak pemimpin yang tidak tahu bahkan enggan mengakui kesalahannya hingga akhirnya memberikan sebuah polemik panjang. “Tak jarang orang ingin menjadi pemimpin di Indonesia  dengan menunjukkan sosok sempurna. Tapi, mengabaikan tekad dan keteladanan kepemimpinannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan rasa itu mulai timbul lewat hadirnya tokoh pemuda yang memiliki gagasan pemikiran tentang perlunya satu tanah air, bangsa, dan satu bahasa yang dikenalkan sumpah pemuda. “Pemuda ini penentu negara akan datang, kalau saya sudah tua,” katanya. (uma)

Guus Hiddink Tetap Berambisi

Hiddink ingin mematahkan catatan tak kehilangan angka milik Jerman selama kualifikasi. Pelatih Turki Guus Hiddink berambisi untuk menghentikan rekor sempurna milik Jerman ketika kedua tim saling berhadapan di laga Grup A kualifikasi Piala Eropa 2012 di Istanbul, Sabtu (8/10) dinihari WIB.

Jerman menjadi tim pertama yang lolos ke Polandia-Ukraina setelah mencatat delapan kemenangan. Tim Panzer juga ingin mempertahankan hasil bagus selama kualifikasi, sekalipun bermain di kandang lawan.
Namun, Jerman akan menghadapi perlawanan dari Turki dan Belgia yang mengincar posisi runner-up grup demi mendapatkan tiket ke play-off.

“Kami punya keyakinan bisa memberikan mereka kekecewaan saat kami bermain di kandang. Saya berharap kami bisa mengalahkan mereka di sini,” ujar Hiddink. (net/jpnn)

Rest in Peace, Steve Jobs

Death is very likely the single best invention of life. It is life’s change agent. It clears out the old to make way for the new.   (Steve Jobs, 2005)

SAN FRANCISCO- ‘Isyarat’ itu, rupanya, tersirat lewat produk terbaru Apple, iPhone 4S, yang diluncurkan pada Selasa lalu (4/10). Begitu kabar meninggalnya Steve Jobs, pendiri dan otak di balik berbagai produk monumental Apple, di San Francisco tersiar pada Rabu malam lalu waktu setempat (5/10 atau Kamis pagi WIB), segera saja orang di penjuru dunia lewat beragam peranti komunikasi mengasosiasikan iPhone 4S sebagai iPhone for Steve.

Setidaknya itu mencerminkan kedukaan mendalam warga dunia atas kepergian pria yang oleh CNN disebut sebagai “Thomas Alva Edison Era Modern” itu. Pria berdarah Syria tersebut mengembuskan napas terakhir dalam usia 56 tahun setelah berjuang sejak 2004 melawan gerogotan kanker pankreas.

Tidak ada informasi detail tentang saat-saat terakhir pria yang tak memiliki latar belakang kesarjanaan di bidang teknologi itu. Namun, Apple mengonfirmasikan bahwa Jobs meninggal di rumahnya, Palo Alto, California, dengan didampingi sang istri, Lauren Powell, dan anak-anaknya. “Dia meninggal dalam damai.” Begitu bunyi pernyataan resmi pihak keluarga sebagaimana dilansir Associated Press.

“Tidak ada kata-kata yang cukup untuk mengungkapkan kesedihan kami atas meninggalnya Steve. Juga kata yang pantas untuk menunjukkan betapa bersyukurnya kami pernah bekerja sama dengan dia,” kata Tim Cook, CEO Apple, yang menggantikan Jobs Agustus lalu. “Kami akan menghormati memori tentang dia dengan mendedikasikan diri kami untuk melanjutkan pekerjaan yang sangat dia cintai,” imbuhnya.

Di halaman markas besar Apple di Cupertino, California, dipasang tiga bendera setengah tiang. Yakni, bendera Amerika Serikat, bendera Negara Bagian California, dan bendera Apple.

Tampilan website resmi Apple pun berubah menjadi obituari untuk sang pendiri yang genius yang oleh banyak pihak ditahbiskan sebagai “nabi teknologi” itu.

Kesehatan Jobs memang terus menurun sejak didiagnosis menderita kanker pankreas langka enam tahun silam. Jenis kanker itu hanya bisa disembuhkan total jika penderita dirawat intensif sejak stadium paling awal. Jobs harus naik meja operasi dan menjalani pemulihan selama beberapa bulan.

Saat itu Jobs sudah menyadari umurnya tidak panjang lagi. Terbukti, dalam acara wisuda Stanford University pada 2005 dan dia menjadi salah seorang speaker, Jobs beberapa kali menyinggung soal kematian.
“Mengingat bahwa saya segera meninggal, adalah hal paling penting untuk membantu saya membuat keputusan-keputusan besar dalam hidup,” ucapnya.

“Mengingat bahwa kita akan meninggal, adalah cara terbaik untuk menghindarkan kita dari pemikiran bahwa kita akan kehilangan sesuatu. Di depan kematian, kita sudah telanjang. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak menuruti kata hati,” tambah dia dalam pidato monumental tersebut.

Setelah itu, perjuangan pria yang karya-karyanya telah mengubah dunia tersebut melawan kanker terlupakan. Tertutup oleh rilisan dua produk fenomenal Apple dalam kurun dua tahun berikutnya. Yakni, iPhone yang diperkenalkan Jobs pada 2007. Itulah generasi pertama ponsel pintar yang seluruhnya touch screen.
Setahun berselang, dalam sebuah presentasi produk, dunia kembali dibuat tercengang ketika Jobs mengeluarkan Macbook Air dari sebuah amplop cokelat tipis.

Namun, pada akhir 2008 kondisi Jobs kembali memburuk. Spekulasi buruk tentang kesehatannya pun beredar. Terlebih karena saat itu Jobs mengambil cuti panjang dari Apple. Pada sebuah kesempatan, dia tampil dengan dandanannya yang khas ?turtleneck hitam dan jins berefek washed? namun jauh lebih kurus dan pucat.
Memasuki Januari 2009, Jobs berusaha optimistis, menegaskan bahwa dirinya tengah dirawat untuk sebuah penyakit ketidakseimbangan hormon yang gampang disembuhkan.

Kenyataannya, pada April, dia harus kembali naik meja bedah. Kali ini untuk menjalani transplantasi hati. Selama cuti, Cook yang menjabat chief operating officer Apple mengambil alih tugas-tugas Jobs.

Jobs lalu dinyatakan sembuh oleh tim dokter. Bahkan, kondisi dia ke depan dinyatakan “excellent”. Jobs pun kembali berkarya. Tahun 2010, dia kembali menggebrak dunia teknologi dengan inovasi komputer tablet berdesain sleek dan minimalis bernama iPad.

Seperti biasa, produk supercantik itu segera menguasai pasar. Meskipun, pada awalnya, sejumlah analis ekonomi menyebut komputer tablet bukanlah sesuatu yang dibutuhkan manusia.

Berkat inovasi-inovasi semacam itu, pada 2011 Apple menjadi perusahaan terbesar di Amerika Serikat dalam hal market value. Pada Agustus, mereka bahkan sudah menyalip ExxonMobil dalam hal most valuable company. Tapi, itu sekaligus juga menjadi puncak perjuangan Jobs melawan penyakit komplikasinya.

Sejak Januari, dia kembali mengambil cuti panjang. Kali ini untuk waktu yang tak bisa dipastikan. Cook mengambil alih pekerjaannya meskipun Jobs sering tampil di hadapan publik untuk memastikan semua baik-baik saja. Termasuk saat meluncurkan iPad 2.

Kesehatan Jobs terus memburuk. Sehari setelah mundur sebagai CEO Apple pada 25 Agustus, koran Inggris Daily Mail merilis foto dia yang harus dipapah seorang teman untuk berjalan ke mobil.

Tubuhnya yang sudah sangat kurus tampak makin suram dalam balutan T-shirt lengan panjang warna hitam. Itulah kali terakhir dia tampil di hadapan publik sebelum menutup mata untuk selamanya Kamis pagi kemarin WIB.

Tak kurang, presiden Amerika Serikat Barack Obama ikut bereaksi atas meninggalnya Jobs. “Dunia kehilangan seseorang yang sangat visioner. Tidak ada penghargaan yang lebih besar untuk sukses Steve selain fakta bahwa seluruh dunia belajar dan bekerja dengan alat-alat ciptaannya,” kata Obama dalam pernyataan resmi.
Steven Paul Jobs lahir di San Francisco pada 24 Februari 1955. Ibunya, Joanne Simpson, menyerahkan dia untuk diadopsi oleh Clara dan Paul Jobs, warga Los Altos.

Pasangan dari kalangan working class itulah yang mengenalkan Steve kecil kepada elektronik. Dia sudah melamar pekerjaan sambilan di Hewlett Packard bahkan sebelum lulus sekolah.

Jobs sempat kuliah di Reed College di Portland, Oregon, pada 1972. Tapi, baru enam bulan sekolah dia sudah drop out.
“Semua tabungan orang tua yang pekerja keras habis untuk membayar biaya masuk kuliah. Tapi, saya sama sekali tidak melihat manfaatnya. Saya tak tahu apa yang saya inginkan dan saya pikir kuliah tidak akan membantu saya,” kenang Jobs dalam pidato di Stanford pada 2005.

Kembali ke California pada 1974, dia bekerja di perusahaan video game Atari dan bertemu dengan Steve Wozniak. Wozniak adalah seorang genius komputer yang kemudian menyetujui ide Jobs untuk mendirikan Apple Computer Inc pada 1976. Kantor sekaligus workshop pertamanya adalah garasi rumah orang tua Jobs.

“Woz adalah insinyur brilian. Tapi, dia bukan entrepreneur. Dan, di situlah Jobs masuk,” kata Bill Fernandez, salah seorang teman Jobs, kepada AFP. “Yang berbeda darinya, dia tidak saja membuat komputer dan semacamnya, tapi juga membuat dunia IT yang suram dan maskulin menjadi lebih cantik,” papar karyawan pertama Apple itu.
Sejak peluncuran Apple I dan II, Jobs tak berhenti berkreasi. Ketika dia melihat komputer yang dikontrol dengan sebuah peranti seperti tikus (bukan sederet ketikan perintah program), dia langsung tertantang. Dari situlah inovasi mouse khas Apple yang berformat single click bermula.

Di bawah Jobs, Apple tidak memproduksi komputer, pemutar musik digital, atau smart phone. Seperti kata Fernandez, dia mengubah citra IT yang kesannya sulit, rumit, serta ugly, menjadi sesuatu yang cantik. Terutama karena kecintaan dia kepada desain sleek dan minimalis. Warna andalannya pun putih dan silver, jauh dari kesan gahar.

Tentu, tak selamanya Apple berjaya. Sifat Jobs yang control freak dan ingin terlibat dalam segala pembuatan keputusan membuatnya berseteru dengan CEO John Sculley. Karena perbedaan pendapat yang sangat prinsip, Jobs meninggalkan Aplle pada 1986 dan bilang bahwa dirinya dipecat.

Dari luar Apple, dia membeli dua perusahaan sekaligus, yakni produsen komputer Next dan studio animasi Pixar. Setelah sukses, dia menjual Pixar ke Disney yang membuatnya mendapat tempat di jajaran pemegang saham Disney. Tepat satu dekade setelah meninggalkan perusahaan, dia kembali ke Apple.

“Itu (meninggalkan Apple, Red) seperti minum obat yang sangat tidak enak. Tapi, saya pikir setiap pasien yang sakit membutuhkannya,” kata Jobs. “Kadang hidup bisa sangat pahit, memukul kepalamu dengan batu bata. Tapi, jangan kehilangan keyakinan,” tegas dia.

Inovasi pertama Apple setelah dia kembali adalah iMac, yang dirilis 1998, dan mencatat penjualan lebih dari USD 2 juta pada tahun pertamanya. Kondisi finansial Apple pun berangsur kembali ke puncak. Pada 2001, inovasi sangat penting lainnya, iPod, diluncurkan.

“Pada awal memegang perusahaan, dia sangat terlibat dalam semua detail dan pembuatan keputusan. Dia control freak. Tapi, setelah kembali, dia lebih soft,” kata Tim Bajarin, rekan Jobs. “Pada periode kedua ini, tampak jelas dia lebih dewasa dan lebih memercayai stafnya,” imbuh dia.

Apple memang tak berhenti berinovasi setelah itu. Jobs pernah berkata, untuk sukses di perusahaan IT, harus mengerti kebutuhan masyarakat sebelum mereka sendiri menyadarinya. Seperti ucapannya di pidato Stanford, “Stay hungry, stay foolish, Don?t settle.” Selamat jalan, Steve Jobs. (na/c4/ttg/jpnn)

Steve Jobs Penyelamat Industri Musik

LOS ANGELES- Steve Jobs memang bukan musisi dan bukan produser musik. Tapi, kalau ada sosok yang bisa dianggap berjasa menyelamatkan industri musik Amerika Serikat (AS) “yang juga menjadi kiblat dunia” dari stagnasi di awal milenium ini, pria tak lulus kuliah itulah orangnya.

Sebab, tanpa toko musik digital iTunes yang didirikan Jobs pada 2003, perseteruan musisi plus produser dengan fans dan situs-situs yang menggratiskan download lagu. Produser bahkan mengancam siapa saja yang mengunduh lagu secara ilegal akan diseret ke meja hijau.

Fans menjadi mengambil jarak. Bukan karena tak doyan musik, tapi menganggap musisi dan produser sebagai entitas yang sombong. Mereka sudah demikian kaya ternyata tetap tak mau berbagi.

Di tengah-tengah suasana yang panas itulah, Jobs muncul. Dia meyakinkan label-label rekaman besar bahwa fans yang mengunduh musik itu bukan pencuri. Mereka adalah pencinta musik yang harus difasilitasi keinginannya untuk bisa mendapat lagu dari penyanyi atau band idola secara gampang dan cepat. Mereka rela membayarnya.

“Steve Jobs masuk industri musik saat semua musisi dan perusahaan rekaman angkat tangan terhadap tingkah laku fans mereka,” ujar Eric Garland, chief executive di BigChampagne.

Untuk memuluskan rencananya, Jobs rela “mengamen”, mendemonstrasikan sendiri kelebihan iTunes di hadapan musisi seperti Bono (U2) dan Jimmy Iovine, chairman label rekaman raksasa, Interscope Geffen A&M.

Gaya itu persis dengan ketika dia meyakinkan calon pembeli dan jurnalis yang menghadiri presentasi produk terbaru Apple. Determinasi pria yang kerap tampil sederhana itu mendorong kemajuan iTunes bisa dilihat saat dia meyakinkan Beatles. Pada November tahun lalu, kesepakatan akhirnya tercapai dan Beatles langsung bisa menjual 5 juta lagu hanya dalam tempo dua bulan via iTunes. iTunes pun menjadi satu-satunya tempat lagu Beatles bisa diunduh secara legal. (hep/c4/ttg/jpnn)

Hamas Serukan Perang

Palestina Diakui Unesco, AS dan Israel Protes

GAZA- Perjuangan Palestina agar mendapat pengakuan kedaulatan dari PBB terus diperjuangkan, walau hingga kini belum diakui Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Palestina sudah memperoleh lampu hijau masuk Unesco, badan pendidikan dan kebudayaan di bawah PBB. Akibatnya Amerika Serikat (AS) dan Israel gigih menjegal upaya Palestina. Buruknya niatan itu, Hamas serukan perangi Israel.

Seperti dilansir Aljazeera, Rabu (5/10) melaporkan, Komite Eksekutif Unesco (UN Educational, Scientific and Cultural Organisation) telah mendukung keanggotaan Palestina di badan tersebut. Jika disetujui, maka Palestina akan menjadi anggota dengan status negara.

Status inilah yang kini diperjuangkan Palestina di PBB. Rencananya, Komite PBB akan merundingkan proposal pengakuan kedaulatan dan keanggotaan Palestina pada Jumat waktu setempat. AS mengancam memveto di Dewan Keamanan jika Palestina diloloskan.

Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton mengatakan Unesco tak berhak menerima Palestina sebagai anggota, karena statusnya belum diakui PBB. “Saya bingung, bagaimana badan di PBB membuat keputusan status negara. Saya kira prosedur ini sangat aneh. Status negara haruslah ditentukan di PBB dan bukan oleh badan yang berada di bawah PBB,”ucapnya.

Keanggotaan Palestina akan diajukan ke Dewan Umum Unesco pada akhir bulan ini di Paris. Untuk lolos, Palestina harus mendapat dukungan dari dua per tiga tota suara sebanyak 193 negara anggota. Perwakilan AS dan Israel menyatakan mencegah Palestina masuk Unesco.

Status Palestina di Unesco sejak tahun 1974 adalah pengamat. Selain keuntungan diplomatis, jika menjadi anggota Unesco, pemerintah Palestina dapat mendaftarkan monumen atau daerah bersejarah, yang menjadi Situs Warisan Dunia.

Sementara itu,  Petinggi Hamas di Palestina menyerukan untuk mengadakan serangan ke wilayah Israel demi melindungi para tahanan politik Palestina.

”Inilah saatnya untuk melakukan perlawanan ke tanah air musuh kita, agar para tahanan tidak merasa diabaikan dalam medan peperangan,” ujar petinggi Hamas, Khalil al Hayya, seperti dikutip Arutz Sheva.
Khalil merupakan petinggi Hamas yang cukup memperhatikan masalah tahanan politik Palestina yang saat ini ditahan di penjara Israel.Pernyataannya muncul ketika 500 tahanan politik Palestina melakukan aksi mogok makan, karena mereka tidak mendapat layanan medis dan perlakuan yang baik sesuai dengan standar hukum internasional. (bbs/jpnn)

Bulog Tunggu 100 Ribu Ton Beras Asal Thailand

JAKARTA- Perum Bulog menyatakan awal Oktober akan merealisasikan impor beras dengan kualitas premium 5 persen dari Thailand. Impor beras itu disetujui sebanyak 100 ribu ton dalam konteks business to business. Hingga kini, Bulog masih mengusahakan proses negosiasi impor beras dengan cara antar pemerintah (G to G) yang sebelumnya sempat dibatalkan sipihak oleh Thailand.

Direktur Utama Perum Bulog, Sutarto Alimoeso mengatakan selain mengimpor beras dengan kualitas medium 15 persen, Bulog mengimpor beras premium melalui tender.

“Kontrak sudah deal tadi malam, dan penandatanganan kontrak rencananya kemarin (hari ini , Red). Ini business to bussines. Mudah-mudahan minggu depan bisa masuk,” ujarnya di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Kamis (6/10).  Menurut dia, beras premium digunakan untuk memperkuat cadangan beras bulog. Nantinya, Bulog melakukan intervensi, pihaknya akan mengeluarkan cadangan beras tersebut.

Dia merinci dari total izin impor yang diberikan pemerintah sebanyak 1,6 juta ton, Bulog menandatangani kontrak untuk 900 ribu ton yang terdiri sebanyak 500 ribu ton ditandatangani Agustus lalu, dan 400 ribu ton kontraknya ditandatangani awal September. Dari total beras impor yang sudah kontrak,  “Hingga kini beras yang sudah masuk ke Indonesia sudah lebih dari 400 ribu ton,” ujarnya.

Selain kontrak beras ditandatangani 900 ribu ton dari Vietnam, negosiasi dengan Thailand akan kembali dilakukan. (net/jpnn)

Alibaba dan Microsoft Rebutan Yahoo

NEW YORK- Microsoft Corp bersaing dengan perusahaan e-commerce asal Cina, Alibaba, untuk mengambil alih Yahoo. Kedua perusahaan raksasa itu bersaing dari sisi harga yang ditawarkannya.

Sumber Reuters menyebutkan dua perusahaan raksasa itu akan bersaing dengan Providence Equity Partners, Hellman & Friedman, Silver Lake Partners, dan perusahaan investasi DST Global dari Rusia yang juga berminat membeli Yahoo. Nilai Yahoo diperkirakan mencapai 20 miliar dolar US.

Microsoft sudah menaksir Yahoo senilai 44,6 miliar dolar US pada 2008. Perusahaan peranti lunak ini menawar 31 dolar US per lembar saham Yahoo. Sedangkan Dewan Direksi Yahoo menyatakan nilai perusahaan itu mendekati 40 dolar US per saham.

Sejumlah analis mengatakan Yahoo bukan menolak tawaran Microsoft, tapi menunda sampai datang saat yang tepat. Kabar Yahoo akan dijual kembali muncul setelah CEO Yahoo, Carol Bartz, mundur. Microsoft dan sejumlah perusahaan lain kembali disebut-sebut akan mengambil alih Yahoo. Dalam perburuan kali ini direksi Microsoft belum menyatakan ada keputusan mengenai Yahoo. (net/jpnn)

Hotel Mungil Sekelas Bintang Lima

AMBERG -Terbayang dalam benak kita semua sebuah hotel bintang lima berdiri megah dan mewah, tentunya memiliki tanah yang luas. Tapi tidak dengan hotel ini, lebar hotel itu hanya 2,5 meter di tanah seluas 53 meter persegi.

Hotel Eh’haeusl merupakan hotel bintang lima yang terletak di Amberg, Jerman, dilengkapi dengan televisi layar datar dan juga spa mini. Hotel itu awalnya adalah sebuah rumah yang dibangun di tahun 1728, pasca pemerintah kota setempat ketika itu mengeluarkan aturan kepada pasangan yang akan menikah harus memiliki rumah.

Untuk memberikan kesempatan pasangan baru mengarungkan bahtera kehidupan, akhirnya seorang pejabat pemerintah kota membuat ide baru agar hukum tetap dijalankan. Dia membangun rumah kecil dan murah  dengan jangka waktu tertentu. Rumah tersebut dibangun dengan tujuan agar pasangan baru bisa membeli rumah, menikah, pindah ke rumah tersebut dan menjualnya kembali kepada pasangan yang akan menikah.

Dengan banyaknya penghuni baru hampir tiap minggu di rumah tersebut, akhirnya rumah itu dikenal dengan nama Eh’haeusl, artinya “Rumah Pernikahan”.

“Orang-orang yang tinggal di sini bahagia selama-lamanya dan tidak pernah bercerai, ini cerita legenda yang secara turun temurun diceritakan warga lokal,” ujar pemilik hotel Marina Schreiner, seperti dilansir The Sun, Kamis (6/10). (net/jpnn)

Bocornya Dana Reses Tanggung Jawab Sekwan

Penggunaan Anggaran DPRD Provinsi Sumut TA 2010

Perbaiki Kinerja Keuangan, Gatot Terapkan Value for Money

JAKARTA- Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang terkait belanja penunjang kegiatan reses DPRD Provinsi Sumut TA 2010, merupakan tanggung jawab sekretaris dewan (sekwan) DPRD Sumut. Pasalnya, sekwan merupakan pejabat pengguna anggaran yang digunakan untuk kegiatan reses dewan.

“Pertanggungjawaban administrasi terhadap pos belanja jenis barang dan jasa melekat kepada pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran. Sedang pertanggungjawaban dalam bentuk perjalanan dinas melekat kepada orang yang melakukan perjalanan dinas. Reses itu perjalanan dinas,” ujar Kapuspen Kemendagri, Reydonnyzar Moenek, yang juga pakar pengeloalaan keuangan, kepada koran ini di kantornya, kemarin (6/10).

Dijelaskan Donny- panggilan akrab jubir kemendagri itu- aturan mengenai reses dewan sudah jelas diatur di PP Nomor 24 Tahun 2004 tentang susunan kedudukan dan protokoler pimpinan dan anggota DPRD, yang terakhir diubah menjadi PP Nomor 21 Tahun 2007 dan dijabarkan dalam Permendagri Nomor 21 Tahun 2007.

Dalam ketentuan itu diatur bahwa anggaran reses harus diwujudkan dalam bentuk belanja program dan kegiatan di daerah pemilihan (dapem) asal dan diberikan tiga kali dalam setahun.  Penggunaannya pun tak bisa sembarangan.
Misal terkait kebutuhan sewa tempat atau gedung, kata Donny, harus dipertanggungjawabkan pengguna anggaran, dalam hal ini sekwan, yang dibuktikan dengan adanya kontraktual pengguna anggaran dengan pihak ketiga. “Termasuk sound system misalnya,” imbuhnya.

“Intinya, reses itu harus diartikan, terbagi habis dalam jenis belanja, yakni bisa saja dalam bentuk perjalanan dinas atau biaya-biaya yang sifatnya kontraktual. Kontraktual harus dibuktikan dengan kuitansi yang dipertanggungjawabkan oleh pengguna anggaran.

Seperti diberitakan, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap belanja daerah tahun anggaran 2009 dan 2010, ditemukan ketidakjelasan penggunaan dana yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Di dokumen hasil pemeriksaan terlihat bahwa temuan penyimpangan terbesar menyangkut pertanggungjawaban belanja penunjang kegiatan reses DPRD Provinsi Sumut TA 2010, yakni  diragukan kebenarannya sebesar Rp4.297.364.500,00 dan berindikasi merugikan keuangan daerah minimal Rp913, 36 juta.

Terkait banyaknya terjadi kebobolan di anggaran Sumut tahun 2010 lalu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho hanya menjawab, akan melakukan koreksi untuk ke depannya.

“Itu koreksi bagi kita. Ya akan kita tindak lanjuti. Itu sampai semester pertama 2011 kan,” katanya usai Rapat Paripurna DPRD Sumut Laporan Keterangan Pertanggungjawab (LKPj) Gubernur, di gedung dewan, kemarin.
Tindak lanjut seperti apa? Mengenai hal itu, Gatot mengaku, masih akan meminta laporan BPK tersebut secara tertulis untuk kemudian ditelaah.

“Kemudian kita mau lihat laporan tertulis dulu, baru kemudian akan jadi kajian dari Biro Keuangan dengan Sekda bersama-sama dengan saya, untuk melakukan kajian,” jawabnya lagi.

Saat pembacaan nota jawaban atas pandangan fraksi DPRD Sumutterhadap LKPj, Gatot berjanji memperbaiki pengelolaan leuangan di Pemprovsu. Caranya, menerapkan paradigma pengelolaan keuangan daerah dengan basis kinerja bersistem value for money. Sistem tersebut menerapkan prinsip ekonomis, efisiensi, dan efektif sehingga daya serap APBD bisa lebih baik dan dilaksanakan sesuai ketentuan.

Hal itu mengacu jawaban Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Gatot Pujo Nugroho, dalam nota jawaban atas pandangan fraksi DPRD Sumut, khususnya Fraksi Golkar, terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawab (LKPj) Gubernur di DPRD Sumut, Kamis (6/10).

Pertanyaan Fraksi Partai Golkar yaitu tentang tidak tercapainya target retribusi daerah yang tidak sesuai dengan UU tentang Pajak Daerah.

“Kondisi itu disebabkan tarif yang diatur dalam perda tidak sesuai lagi dengan kondisi perekonomian saat ini. Karena itu, pada tahun anggaran 2012, diharapkan penetapan tarif retribusi daerah sudah dapat disesuaikan dengan UU tentang Pajak daerah,” jawabnya.

Terkait pendapat Fraksi Partai Demokrat yang tentang perlunya kajian mendasar untuk merestrukturisasi APBD, Gatot menyatakan kesepakatannya.

Menyangkut Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa), Gatot menyatakan, keberadaan atau munculnya persoalan itu tergantung dari situasi dan kondisi. Artinya, hal itu akan diupayakan terus agar APBD yang ditetapkan tepat waktu dapat dimanfaatkan tepat sasaran.

Gatot juga menerangkan mengenai ketersediaan pupuk untuk petani. Untuk hal itu, Gatot menyatakan, kebutuhan dalam bercocok tanam itu telah tersedia baik di tingkat distributor, mau pun kios pengecer.

Namun Gatot juga tidak memungkiri, masih ditemukan penyaluran pupuk bersubsidi yang tidak tepat waktu disebabkan keterlambatan dalam pengiriman.

Untuk solusi, Pemprovsu meminta kepada produsen untuk menyiapkan stok pupuk bersubsisi di tingkat penyalur untuk kebutuhan dua minggu ke depan. Demikian juga dengan raopat koordinasi secara rutin dengan pemda, khususnya dinas pertanian setempat untuk mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi.

Dewan Salahkan Staf

Sementara itu, anggota DPRD Sumut M Nasir yang dimintai keterangannya mengenai temuan BPK tersebut, melihat beberapa item pada prinsipnya adalah hal yang tidak masuk dalam pencatatan sarana dan prasarana yang dibutuhkan saat pelaksanaan reses.

“Ada hal-hal yang tidak masuk dalam nomenklatur yang ada. Kalau di DPRD Medan, nomenklaturnya banyak. Kalau di DPRD Sumut sedikit, akhirnya banyak yang tidak masuk. Misalnya, mengenai tratak, kursi yang dibutuhkan saat reses dengan konstituen dan sebagainya. Dan ini tidak dilakukan staf di DPRD Sumut. Akhirnya, hal itu dianggap oleh BPK menjadi hal yang tidak dibenarkan dan semacamnya,” terangnya.

Bagaimana dengan yang dikatakan fiktif oleh BPK? Mengenai hal itu, M Nasir mencontohkan, ada sebuah reses yang dilakukan anggota dewan di daerah. Kemudian, membutuhkan konsumsi. Untuk kebutuhan konsumsi itu, tidak diberikan kepada masyarakat untuk mengola kebutuhan konsumsi itu melainkan mencari alternatif lain yakni, makan di sebuah rumah makan. Namun, pada kenyataannya rumah makan yang dilaporkan oleh staf DPRD Sumut itu kemudian ketika ditanya oleh pihak BPK, ternyata bukan rumah makan yang menjadi tempat makan bagi anggota dewan yang reses ke masyarakat tersebut, melainkan rumah makan lainnya.

“Ini kesalahan staf DPRD Sumut. Karena tidak secara jelas mengemukakan itu. Dalam hal ini, tim Pansus Akuntabilitas sudah mengklarifikasi itu ke BPK. Tapi, BPK tetap bersikukuh dengan keputusan itu,” bebernya lagi.
Kembali ke persoalan uang tratak, kursi atau perlengkapan reses lainnya. Jika memang tidak masuk dalam nomenklatur, apakah itu tetap dibayar dan dari mana sumber dananya?

“Tetap dibayar, dan dari anggaran reses itu,” jawabnya. Dan pembayarannya bersumber dari uang atau anggaran reses anggota DPRD Sumut.

Apakah semua anggota dewan mengikuti reses?. Menurut Politisi Fraksi PKS DPRD Sumut ini, reses merupakan sebuah bentuk kewajiban anggota dewan untuk menyerap aspirasi kosntituen untuk dituangkan atau diperjuangkan dalam anggaran ke depan. Namun, sambung, tidak semua anggota dewan mengikuti reses itu.

“Tidak semua anggota dewan. Ada juga yang tidak. Itu tergantung dari anggota dewannya,” tuturnya.
Bagaimana dengan persoalan kunjungan kerja anggota Komisi B DPRD Sumut ke Cina beberapa waktu lalu yang menggunakan anggaran cukup besar, apakah benar sebuah reses untuk perbandingan dengan menimba ilmu yang nantinya bisa direfleksikan untuk pembangunan dan kenajuan Sumut? Dan apakah itu bukan pemborosan serta apa tidak ada satu daerah pun di Indonesia, yang bisa dijadikan acuan untuk perbaikan di Sumut?

“Itu bentuk studi banding, dan telah disepakati ke Cina. Dalam hal ini untuk memberi in put dalam dunia pertanian. Karena kunjungan beberapa waktu lalu, juga diikuti pihak dari Dinas Pertanian Sumut,” jelasnya.(sam/ari)

Lawan Gatot secara Terbuka

Saran untuk Pejabat Korban Mutasi Massal di Pemprov

JAKARTA-Hingga kemarin (6/10) belum ada kebijakan yang tegas dari Mendagri Gamawan Fauzi terkait kebijakan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho melakukan mutasi besar-besaran di jajaran Pemprov Sumut. Malahan, Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni sebagai pejabat yang mengurusi masalah Sumut ini, hingga kemarin belum ngantor karena cuti.

Terkait dengan sikap Gamawan Fauzi dan Gatot tersebut, pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Sigit Pamungkas, menyarankan agar para pejabat yang dimutasi melakukan perlawanan secara terbuka terjadap kebijakan Gatot itu. Bila perlu, aksi terbuka juga dilakukan seluruh PNS di jajaran Pemprov Sumut.

Berdasarkan pengalaman kasus di Kabupaten Temanggung pada 2005, para PNS yang menggelar aksi mogok kerja, berhasil melakukan perlawanan terhadap Bupati Temanggung saat itu, Totok Ary Prabowo yang dinilai sewenang-wenang dan berbuntut langkah dewan yang menggunakan hak angket dan interpelasi.

“Kasus Temanggung adalah sebuah preseden, jika birokrasi kompak maka bisa mengalahkan kekuatan politik yang sewenang-wenang. Jika birokrasi lemah, maka gampang dipecah-pecah oleh politisasi birokrasi,” kata Sigit Pamungkas, yang juga dosen pascasarjana Ilmu Politik UGM itu, kepada Sumut Pos, kemarin.

Dia menilai, mutasi ‘ngawur’ yang dilakukan Gatot, jika dibiarkan terus, maka akan merusak kinerja birokrasi. Jika unsur politisasi dan pengkubuan terus dipelihara, maka para birokrat mau tak mau akan ikut-ikutan masuk ke pusaran politik. “Dampaknya, birokrat yang merasa tak punya cantelan politik, kerjanya malas-malasan karena merasa percuma saja kerja serius karena toh bakal terpental,” ucapnya.

Sigit menjelaskan, jika para PNS di Pemprov Sumut melakukan aksi unjuk rasa dan mogok kerja seperti di Temanggung, masyarakat harus memahami bahwa itu bukan berarti mogok memberikan pelayanan. “Tapi semata memberikan perlawanan kepada kesewenang-wenangan politisasi,” cetusnya.

Menurut Sigit, posisi mendagri memang tak mudah menghadapi masalah ini. Alasannya, tidak ada regulasi yang tegas yang mengatur mendagri bisa menganulir mutasi. Karenanya, agar kasus mutasi ngawur tidak terulang di kemudian hari, Sigit menyarankan agar revisi UU Nomor 32 Tahun 2004 memasukkan aturan yang tegas, dengan memberikan kewenangan kepada pejabat di atasnya untuk bisa mensupervisi kebijakan-kebijakan yang diambil pejabat di bawahnya.

“Jangan diserahkan kewenangan itu sepenuhnya ke kepala daerah,” kata Sigit.  Alternatif lain, di UU Nomor 32 Tahun 2004 diatur mekanisme anyar mengenai sistem jenjang karir. Misalnya, penempatan jabatan harus melibatkan lembaga independen, misal perguruan tinggi, lewat mekanisme fit and proper test. “User-nya harus menerima hasilnya. Ini untuk mencegah politisasi birokrasi,” saran Sigit.

Sebelumnya, akhir bulan lalu, Gamawan menekankan, pihaknya berharap agar Gatot sendiri yang mengambil inisiatif melakukan evaluasi terhadap kebijakan mutasi yang telah diambilnya itu. Maksudnya, kemendagri tidak sampai harus melakukan tindakan paksaan. “Saya harapkan ada evaluasi sendiri dari Pak Gatot,” kata mantan gubernur Sumbar itu.
Jadi, tidak perlu sampai dipaksa seperti kasus mutasi yang dilakukan Pj Wali Kota Pekanbaru Syamsurizal? “Iya, Pak Gatot saya harapkan mengevaluasi. Kan saya sudah memberikan teguran,” ujar Gamawan. Dia mengatakan, langkah mutasi yang dilakukan Gatot salah.

Sementara, informasi yang didapat Sumut Pos, laporan Gatot terkait kebijakan mutasi itu sudah diterima Gamawan. Hanya saja, menurut sumber itu, laporan yang dibuat Gatot belum seperti yang diharapkan pihak kemendagri. (sam)