29 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1475

2022-2026, PTAR akan Merehabilitasi 39 Ha Lahan

PT Agincourt Resources (PTAR) yang mengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, akan merehabilitasi tambahan 39 hektar lahan. (Foto: Dok PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS – Sebagai perusahaan tambang yang mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan, PT Agincourt Resources (PTAR) yang mengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, akan merehabilitasi tambahan 39 hektar lahan.
“Hingga akhir tahun 2022, PTAR telah merehabilitasi lahan seluas 34,6 hektar. Tambahan 39 hektar lahan akan direhabilitasi antara tahun 2022-2026, tersebar di seluruh area tanggul TSF (28 hektar) dan berbagai titik eksplorasi (11 hektar),” kata Presiden Direktur PT Agincourt Resources (PTAR), Muliady Sutio, seperti dikutip MetroDaily dari Annual Report PTAR tahun 2022.
Tambang Emas Martabe menggunakan metode penambangan emas dan perak ‘open pit’, di mana lubang dibuat dangkal karena topografi berbukit. Terdapat tiga pit yang beroperasi saat ini yaitu Pit Ramba Joring, Pit Barani dan Pit Purnama, yang masing-masing mulai beroperasi pada tahun 2018, 2016 dan 2011.
Tahun ini juga, lanjutnya, sebanyak 12.000 benih pohon telah ditanam di sekitar areal tambang, dan sebanyak 20.000 benih disebarkan.
“Untuk mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan, PTAR pada tahun ini akan memperkuat pengelolaan keanekaragaman hayati melalui peningkatan kewajiban pengendalian operasional dalam Kode Praktik PTAR-Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, yang juga melibatkan tinjauan tim ahli independen,” lanjutnya.
PTAR telah membentuk Biodiversity Advisory Panel (BAP) yang independen, terdiri dari 5 orang ahli biodiversity dan ahli orangutan yang bertanggungjawab memberikan masukan dan saran kepada manajemen PTAR dalam mengelola keanekaragaman hayati, termasuk orangutan. “Kami juga menjalankan kebijakan, kode praktik pengelolaan, serta prosedur mitigasi dampak keanekaragaman hayati yang berpedoman kepada hierarki yang mengacu pada Equator Principle dan IFC PS6,” katanya.
Terhadap baku mutu kualitas air yang diterapkan oleh pemerintah, PTAR menjaga secara konsisten kepatuhan. Memastikan kondisi badan air yang dialiri air sisa proses dipantau dengan baik di bawah program independen River Health yang dilaksanakan oleh Universitas Sumatera Utara (USU).
“Pada tahun 2022, Perusahaan melakukan 72 program CSR dengan total penerima manfaat sebanyak 30.565 penerima. Pada tahun 2022, Perusahaan mengeluarkan dana sebesar USD1,57 juta untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
Atas kinerja program CSR Perusahaan di tahun 2022, tercatat beberapa penghargaan berhasil diterima oleh Perusahaan di antaranya Penghargaan Platinum dan Emas pada ajang Indonesian Sustainable Development Award (ISDA) 2022.
Mengenai kinerja perusahaan, Muliady menjelaskan, inovasi adalah salah satu kunci PTAR untuk terus tumbuh. Misalnya saja melalui pembangunan mesin penggiling atau Martabe Mill Capacity Expansion yang rampung pada akhir tahun 2021, volume penggilingan pada tahun 2022 meningkat secara signifikan.
Pada tahun 2022, total volume penjualan emas setara sebesar 269.882 ounce atau lebih rendah dari 310.260 ounce di tahun 2021. Pendapatan 2022 sebesar USD516,17 juta, sedikit mengalami penurunan dari USD580,6 juta pada tahun 2021 karena turunnya volume penjualan.
“Kinerja operasional Tambang Emas Martabe pada tahun 2022 tetap kuat meskipun kondisi tambang semakin menantang dan tantangan eksternal berada di luar kendali kami. Implementasi keunggulan operasional Tambang Emas Martabe menjadi kunci bagi PTAR untuk mengatasi semua tantangan tersebut,” pungkasnya. (mea)

Hendrik Sitompul Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota MPR/DPR RI Drs Hendrik H Sitompul MM menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Penghayatan dan Implementasi 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari merupakan sumber jawaban dari berbagai masalah dalam hidup berbangsa dan bernegara.

“Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, adalah empat pilar kebangsaan, yang merupakan kesepakatan dari pendiri bangsa dan negara yang digali dari nilai-nilai luhur dari seluruh bangsa Indonesia,” kata Hendrik Sitompul di hadapan ratusan peserta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Medan, Selasa (23/5/2023).

Nilai-nila luhur yang digali itu, kata Hendrik, tentu hal-hal yang baik dan benar sehingga dapat kita jadikan sebagai sumber jawaban atas permasalahan hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dijelaskannya, permasalahan kebangsaan seperti intoleransi suku, agama dan ras hanya dapat terselesaikan bila mana setiap warga negara mengahayati dan mengimplentasikan 4 pilar kebangsaan tersebut.

Hendrik yakin dan percaya, apabila setiap warga negara Indonesia menghayati dan mengamalkan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan, masalah-masalah kebangsaan seperti intoleransi, suku agama dan ras tidak akan ada lagi di Indonesia. “Permasalahan seperti korupsi, juga akan hilang minimal berkurang, karena seseorang yang menghayati dan mengamalkan 4 pilar kebangsaan pasti memliki integritas yang tinggi,” tambahnya.

Hendrik juga mengajak masyarakat, agar menghayati dan mengamalkan 4 pilar dalam kehidupan, karena dengan itu apa yang dicita-citakan menjadikan Negara Indonesia sebagai negara yang berdaulat, adil dan makmur akan terwujud. “Saya mengajak kita semua, untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan sehar hari,” pungkas Hendrik. (adz)

Bobby Nasution & Kahiyang Ayu Sambut Hangat Study Tour Playgroup Sekolah Highscope Indonesia

SAMBUT: Walikota Medan Bobby Nasution bersama istri, Kahiyang Ayu saat menyambut kedatangan Playgroup Sekolah Highscope Indonesia ke rumah dinas dalam rangka Study Tour, Selasa (23/5/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu menyambut dengan penuh hangat kunjungan rombongan Study Tour Playgroup Sekolah Highscope Indonesia Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (23/5/2023).

Rombongan study tour ini tiba ke Rumah Dinas Wali Kota dengan diantar satu unit bus, mereka didampingi sejumlah guru. Dari rombongan tersebut, buah hati Bobby Nasution dan Ny Kahiyang Ayu yakni Sedah Mirah Nasution dan Panembahan Al Nahyan Nasution turut serta di dalamnya.

Sebelumnya, Sedah Mirah Nasution dan Panembahan Al Nahyan Nasution bersama dengan teman-temannya terlebih dahulu melaksanakan kegiatan belajar mengajar di Sekolah Highscope Indonesia Medan.

Setibanya di rumah dinas, Sedah Mirah dan Nahyan yang terlebih dahulu turun dari bus. Keduanya, selanjutnya menyambut teman-teman beserta para guru yang datang untuk bersama-sama memasuki rumah dinas. Wajah puluhan anak-anak itu terlihat sangat antusias melaksanakan study tour tersebut.

Bobby Nasution yang saat itu tengah menggendong Panembahan Al Saud Nasution didampingi Kahiyang Ayu tampak tertawa dan tersenyum melihat tingkah lucu sang buah hati bersama dengan teman-temannya. Bahkan, saat masuk ke dalam, Nahyan tampak menggandeng teman perempuannya.

Dalam study tour tersebut, Sedah dan Nahyan beserta anak-anak lainnya juga melaksanakan belajar sambil bermain. Mereka melihat dan mengenal berbagai hewan yang ada. Saat dibawa melihat berbagai jenis hewan, sang anak berani dan sama sekali tidak takut. Selain melihat berbagai hewan yang ada, Sedah dan Nahyan beserta anak-anak lainnya juga bernyanyi dan belajar bersama. (rel)

Kendaraan Niaga L300 Besutan Mitsubishi Jadi Andalan Pengusaha

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), yang merupakan distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), memperkenalkan NEW Colt L300, sebuah generasi terbaru dari model “SUPER” pick-up legendaris di Indonesia yang telah dikenal dan menjadi andalan bisnis konsumen Indonesia untuk beberapa generasi sejak tahun 1981, pada event virtual pada 28 Juni 2022.

Selama empat dekade terakhir, Mitsubishi L300 masih menjadi idola masyarakat Indonesia. Itu karena kendaraan niaga ringan andalan Mitsubishi Motors terkenal tangguh untuk dioperasikan di segala medan. Sejauh ini, L300 juga berhasil memimpin segmen pasar kendaraan small pick-up nasional. Prestasi tersebut semakin membuktikan bahwa L300 mampu memenuhi kebutuhan dan juga harapan para konsumen sehingga mendapatkan kepercayaan yang tinggi, sekaligus menjadi market leader di kelasnya.

Kendaraan niaga andalan Mitsubishi ini belum lama hadir dengan wajah baru yang lebih segar. Mitsubishi New Colt L300 diluncurkan PT MMKSI pada 28 Juni 2022, adalah sebuah generasi terbaru dari model “SUPER” pick-up legendaris di Indonesia yang telah dikenal dan menjadi andalan bisnis konsumen Indonesia untuk beberapa generasi sejak tahun 1981. hadir di Indonesia selama lebih dari 40 tahun dan menjadi partner usaha beberapa generasi. Hadirnya model generasi terbaru, NEW Colt L300.

Mitsubishi New Colt L300 dilengkapi mesin diesel baru 2.268 cc dengan model 4N14 – DOHC 4 Cylinder Inline, Direct Injection, Inter Cooler Common Rail Turbocharger, yang menghasilkan tenaga 99,25 Ps/ 3.500 RPM dan torsi 200 Nm/ 1.000-3.500 RPM sekitar 40% lebih besar dari model sebelumnya. Mitsubishi New Colt L300 kini hadir dengan ukuran kargo 8% lebih luas, atau lebih panjang 200 mm menjadi 2.630 mm. Fitur unggulan dan kenyamanan pada sisi interior NEW Colt L300 terdapat pada kabin yang luas dan lega; desain speedometer baru, dan juga pegangan pintu baru, serta posisi speaker yang baru.

Salah satu pengguna Mitsubishi New Colt L300, Mardenggan Bagariang, mengungkapkan kalau dirinya merupakan pelaku usaha sembako dan sudah memakai produk L300 ini sejak lama.

“L300 ini saya gunakan untuk mengangkut telor dari Sumatra Barat ke Pekanbaru, Riau. Total perjalanan tujuh jam di jalan. Bawa telor itu perlu hati hati agar telor tidak pecah dan bikin rugi. Sejauh ini saya pakai L300 yang Euro 4 guncangannya bisa diminimalisir. Belum pernah sampai saat ini telor-telor yang saya bawa pecah selama proses pengiriman,”ujar pria yang akrab di sapa Bagar ini.

Untuk bahan bakar, Sambung Bagar, sebenarnya tidak ada masalah juga karena sejauh ini saya pakai Dexlite dan itu tidak mengganggu performa mobilnya. Saat ini belum ada masalah yang dikhawatirkan. Mungkin juga karena masih baru kondisinya jadi belum kelihatan apa yang perlu diperbaiki. Saya juga suka dengan turbonya. Saya terkesan dengan muatannya karena sekarang muatannya lebih banyak karena bak belakangnya kan lebih panjang ketimbang sebelumnya.

Senada dengan Hadian Martin selaku konsumen L300 yang sudah memiliki 3 unit L300, dari yang model lama hingga model terbaru.

“Saat ini saya punya tiga pikap. Satu L300 Euro 4, satu lagi L300 Euro 2, dan satu pikap competitor. Jadi saya tahu perbandingannya seperti apa. Rute harian saya itu banyak tanjakannya jadi butuh pikap yang bertenaga. Saya membeli L300 Euro 4 ini memang penasaran karena sejauh ini saya senang sekali dengan kemampuan L300 Euro 2.

Sekarang saya sudah Sembilan bulan saya pakai dan memang saya rasakan kelebihannya ada di kenyamanan. Tidak ada masalah juga untuk bahan bakar karena mudah didapat. Untuk perawatan juga lebih mudah, hanya lebih perhatian untuk ganti oli. Untuk perawatan saya tetap pakai bahan bakar yang sesuai rekomendasi. Soalnya memang disarankan seperti itu agar performanya terjaga,”tutupnya.

Gubsu Lantik Syarmadani Jadi Penjabat Wali Kota Tebingtinggi

Gubsu Edy Rahmayadi resmi melantik Syarmadani menjadi Pj Wali Kota Tebingtinggi, masa jabatan 2023-2024 di Medan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi resmi melantik Syarmadani menjadi Penjabat Wali Kota Tebingtinggi Masa Jabatan 2023-2024, di Aula Tengku Rizal Nurdin Sumut Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Rabu (24/5)

Pelantikan Syarmadani menggantikan Penjabat Wali Kota Tebingtinggi lama, Muhammad Dimiyathi, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 100.2.1.3-1177 tahun 2023, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Walikota Tebingtinggi Provinsi Sumatera Utara.

Gubsu, Edy Rahmayadi dalam amanatnya menyampaikan, hari ini kita menjadi saksi bahwa ada pejabat baru di Provinsi Sumatera Utara sebagai kepala daerah Kota Tebingtinggi. Sumpah jabatan sudah jelas diucapkan, hal ini harus kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kepada seluruh masyarakat khususnya Kota Tebingtinggi.

Edy Ramayadi mengatakan, mengelola pemerintahan tidak semudah yang dibayangkan, karena kita harus dapat memberikan yang terbaik kepada seluruh elemen masyarakat.

“Didalam pengelolaan pemerintahan, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, salah satunya pengelolaan keuangan yang jangan sampai disalahgunakan,” katanya.

Menurut Edy Ramayadi, pejabat yang diatas 6 bulan seyogyanya harus dipilih oleh rakyat, namun dikarenakan situasional maka pemerintah mengambil kebijakan untuk menunjuk kepala daerah dan hal ini perlu kita pahami.

“Saya selaku Gubernur Sumatera Utara mengatakan bahwa Kota Tebingtinggi merupakan wilayah teritorial Provinsi Sumatera Utara. Saya tidak mau berpolemik, namun apabila tidak menjalankan tugas dengan baik maka saya akan melakukan sesuatu sesuai dengan kekuasaan saya,” tegas Edy.

Kepada Forkopimda Edy juga meminta agar memberikan masukan yang baik kepada pimpinan yang baru, bantu pejabat baru untuk membawa Kota Tebingtinggi menjadi lebih baik.

“Seperti kata pepatah yang berbunyi Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung, maka kepada Penjabat Wali Kota Tebingtinggi yang baru harus mampu menyesuaikan diri dengan Kota Tebingtinggi,” sebutnya.

Pegang dengan benar kebijakan umum karena ada aturannya, semua hal ada aturan mainnya dan jangan pernah menantang aturan, siasati aturan dalam melaksanakan tugas pokok, kepada para ASN, jangan coba-coba menjalani politik praktis.

“Anda akan menjadi pemersatu anak bangsa, Kota Tebingtinggi punya banyak macam agama dan suku bangsa, maka anda harus mampu memahami dan berlaku adil kepada masyarakat,” tutup Edy.

Sebelumnya acara Pelantikan dilanjutkan dengan Pengambilan sumpah Jabatan, penanda tanganan dan pemasangan pangkat jabatan, serta penyerahan petikan Surat Keputusan Mendagri, dan Penandatangan Fakta Integritas.

Diketahui, Syarmadani sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum di Kemendagri. Sementara mantan Penjabat Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi akan kembali menjadi Sekda Kota Tebingtinggi sembari menunggu pelantikan jabatan baru di Kemendagri.

Kegiatan pelantikan Penjabat Wali Kota Tebingtinggi dihadiri, Wakapolda Sumatera Utara, Brigjen Jawari, Pangdam I Bukit Barisan yang diwakili oleh Kolonel Jerry, Ketua DPRD Sumatera Utara yang diwakili oleh Anggota DPRD, Delpin Barus, serta Ketua DPRD Tebingtinggi beserta unsur pimpinan Forkopimda dan OPD Kota Tebingtinggi. (ian/tri)

Robi Barus Minta Kepling Paham dan Tanggap Instruksi Walikota Medan Berantas Narkoba

Ketua Komisi I DPRD Medan, Robi Barus SE M.AP

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Medan, Robi Barus SE M.AP, meminta seluruh Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan agar mengikuti instruksi Wali Kota Medan, Bobby Nasution untuk ikut serta dalam pemberantasan maraknya narkoba di Kota Medan.

Mengingat, Kota Medan merupakan kabupaten/kota dengan tingkat penggunaan narkoba tertinggi di Provinsi Sumatera Utara. Sementara, Sumut merupakan provinsi dengan tingkat penggunaan narkoba tertinggi di Indonesia.

“Untuk itu, kami di Komisi I juga meminta setiap kepling di Kota Medan untuk ikut serta dalam pemberantasan narkoba. Kita punya 2.001 lingkungan, artinya Kota Medan punya 2.001 kepling yang wajib ikut memberantas narkoba di lingkungannya masing-masing,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos, Rabu (24/5).

Dikatakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu, sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, setiap kepala lingkungan wajib mampu memetakan kondisi lingkungan yang dipimpinnya, termasuk orang-orang dan wilayah yang terlibat dalam penggunaan maupun peredaran narkoba.

“Untuk itu setiap kepling wajib paham dan tanggap tentang kondisi lingkungannya masing-masing. Kalau tidak paham akan lingkungannya, bagaimana bisa tanggap. Kalau paham tapi tidak tanggap, ya percuma juga. Jadi, paham dan tanggap akan kondisi lingkungan adalah kewajiban bagi seorang kepling,” ujarnya.

Sebagai mantan Kepling di Kota Medan yang mengabdi selama 20 tahun, Robi Barus juga menjelaskan bahwa seorang kepling juga harus bisa berkolaborasi dengan aparat hukum yang bertugas di wilayahnya, yakni para Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Dan yang paling penting, seorang kepling harus bisa mengayomi warganya. Bila ada yang menggunakan ataupun menjadi pengedar narkoba, maka kepling harus segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum untuk segera diberantas,” katanya.

Kemudian, Robi Barus juga meminta setiap kecamatan dan kelurahan di Kota Medan untuk memastikan setiap kepling yang ada di jajarannya sebagai aparat pemerintahan yang ikut memberantas narkoba di wilayannya masing-masing.

Sebab bila setiap kepling dapat dimaksimalkan dalam pemberantasan narkoba, maka peredaran narkoba di setiap lingkungan di Kota Medan akan dapat berkurang secara signifikan.

“Kecamatan dan kelurahan harus dapat memastikan bahwa semua kepling yang ada di jajarannya tidak tinggal diam bila mengetahui adanya peredaran narkoba di wilayahnya. Jangan justru sampai ada kepling yang terkesan menutupi ataupun melindungi warganya yang terlibat dengan narkoba, baik sebagai pengguna ataupun pengedar,” tegasnya.

Selanjutnya, Robi Barus juga meminta kepada pihak TNI/Polri hingga ke jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mau berkolaborasi dengan para kepling dalam menjaga kondusifitas lingkungan, khususnya dalam pemberantasan narkoba.

“Bila ada laporan dari kepling, bapak-bapak Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga harus bergerak cepat. Intinya, kolaborasi harus dibangun hingga jaringan terbawah, yakni di tingkat lingkungan. Kalau kolaborasi ini maksimal, InsyaAllah masalah narkoba bisa kita teratasi dengan baik,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Medan, Bobby Nasution memberikan tiga pesan penting saat menghadiri Pembinaan Mental, Disiplin dan Etos Kerja Kepala Lingkungan (Kepling) se-Kota Medan Tahun 2023 di Gedung Medan International Convention Centre Jalan Ringroad Medan, Selasa (23/5).

Selain senantiasa menjaga keamanan dan kerukunan, kepling selaku ujung tombak Pemko Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga diminta untuk wajib mendukung pemberantasan narkoba dengan menyikapi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing.

Sebab berdasarkan data yang ada, pada tahun 2022, Sumut merupakan provinsi dengan peringkat pertama penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Sementara, Kota Medan merupakan kabupaten/kota penyumbang angka penyalahgunaan narkoba paling tinggi di Sumut.

“Jadi mari kita bersama-sama mengatasi penyalahgunaan narkoba ini. Apalagi kepling pasti mengetahui siapa di lingkungannya yang menjadi pemakai, pengedar, bandar, serta yang mendekingi narkoba tersebut. Dengan semangat kolaborasi, narkoba harus bisa kita hilangkan,” sebut Bobby.
(map/tri)

Ellya Rosa Hadiri Rapat Paripurna DPRD Labuhanbatu

HADIRI: Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Pelaksanaan Reses II DPRD Kabupaten Labuhanbatu.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Pelaksanaan Reses II DPRD Kabupaten Labuhanbatu Masa Persidangan II Tahun Sidang IV Tahun 2022-2023, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (23/5).

Wakil Bupati mengatakan, pertemuan hari ini sangat penting karena banyak aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat kepada anggota dewan. Dimana Pemerintah Daerah dapat mendengarkan kebututhan pembangunan daerah, permasalahan pelayanan umum serta kendala dan hambatan dalam penyelenggaraan pemerintahaan daerah. Aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada masing-masing anggota dewan dari pelaksanaan reses merupakan bagian dari proses penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD yang akan dijadikan kebijakan dalam Penyusunan RKPD.

“Izinkan saya menampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat, yang telah ikut serta mensosialisasikan seluruh program pemerintah, menampung aspirasi masyarakat dan menjalin komunikasi dua arah yang baik dengan masyarakat di 9 Kecamatan,” ucap Wakil Bupati.

Wakil Bupati berharap melalui reses ini setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat bisa disampaikan langsung melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah sehingga DPRD dan Pemkab bisa bekerjasama untuk mencari solusi dalam memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu sekaligus Pimpinan Rapat Paripurna, H. Burhanuddin Harahap mengatakan bahwa masa reses adalah salah satu kegiatan strategis dan penting. Adapun kegiatan reses ini dilaksanakan selama tiga hari kerja yaitu pada tanggal 15-17 Mei 2023. Burhanuddin juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD yang telah melaksanakan kegiatan reses.

“Mudah-mudahan kegiatan reses tersebut dapat dijadikan salah satu instrumen dalam menyusun rencana kerja pemerintah Daerah untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu yang sama sama kita cintai,” tutupnya. (fdh/han)

Sidang Dugaan Penipuan, Saksi Akui Pembayaran Cicilan Kredit Truk Hingga Lunas dari Pihak Terdakwa

Dua orang saksi dihadirkan dalam kasus sidang dugaan penipuan, Selasa (23/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan jual-beli mobil truk Mitsubishi BK 8946 CL yang dituduhkan Rosmala Sebayang kepada mantan anggota DPRD Sumut Indra Alamsyah kembali digelar di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (23/5) kemarin.

Dalam persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) AP Frianto Naibaho menghadirkan tiga orang saksi yakni Irama Pinem selaku pemilik mobil, Amri Kaban selaku pemilik showroom dan Surya Lubis.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Dahlan Tarigan, saksi Irama Pinem dalam keterangannya mengaku bahwa pemilik mobil truk Mitsubishi tersebut adalah dirinya.

“Saya selaku pemilik mobil majelis, dan mobil tersebut saya jual kepada Robby Anangga pada tahun 2021,” ujar saksi Irama Pinem.

Mendengar pengakuan dari saksi Irama Pinem, hakim Dahlan Tarigan pun mempertanyakan nomor plat mobil yang diakui oleh saksi Irama Pinem. “Saya lupa majelis, sebab sudah lama,” jawabnya.

Bahkan, dirinya mengaku yang membayar cicilan kredit mobil tersebut hingga lunas adalah saudara Cikepen Sebayang selaku manajer dari pihak Indra Alamsyah.

“Dari mulai pembayaran pertama hingga selesai, yang membayarkan cicilan kredit mobil tersebut adalah Cikepen Sebayang, saya hanya menandatangani kontrak dengan pihak leasing,” sebutnya.

Hal itu juga dibenarkan oleh saksi lainnya, Amri Kaban selaku pemilik Showroom Andika Jaya Motor yang menjual mobil truk Mitsubishi BK 8946 CL tersebut.

“Sepengetahuan saya, yang membayarkan cicilan mobil tersebut, selain Cikepen Sebayang, juga karyawan dari pak Indra Alamsyah yakni Putri Antika alias Puput,” ungkapnya.

Keterangan Saksi Tak Sesuai BAP

Sementara itu, saksi lainnya yakni
Surya Lubis yang mengaku sebagai karyawan Rosmala Sebayang sempat membuat majelis hakim yang diketuai Dahlan Tarigan berang. Pasalnya, keterangan saksi Surya dalam persidangan berbeda dengan BAP di Kepolisian.

Di hadapan majelis hakim, Surya mengaku tidak mengetahui Rosmala Sebayang memberikan uang Rp100 juta kepada Indra Alamsyah. “Tak tahu saya Pak,” kata saksi.

Mendengar pengakuan saksi, majelis hakim diketuai Dahlan Tarigan pun mempertanyakan keterangan saksi di BAP.

“Jadi, kenapa keterangan saudara berbeda dengan BAP di kepolisian. Disini (BAP) saudara mengetahui, namun kenapa keterangan saudara sekarang berbeda? Jawab saja yang sejujurnya,” tegas hakim Dahlan.

“Tidak ada pak, saya hanya mengantarkan surat,” jawab saksi Surya.

“Kalau begitu keterangan saudara di BAP bohong, karna di BAP ini ada tandatangan saudara,” cecar hakim kembali.

Menanggapi pertanyaan hakim, saksi pun hanya diam kebingungan. Dan saksi malah bertanya kembali kepada hakim, sehingga hakim ketua pun menegur saksi.

“Kek bolot saudara,” kata hakim Dahlan Tarigan sembari mempertanyakan kepada JPU bagaimana saksi yang dihadirkan ini, bisa jadi kacau sidang ini nanti.

Usai mendengarkan keterangan para saksi, majelis hakim yang diketuai Dahlan Tarigan menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda keterangan saksi lainnya. (man/tri)

Pemko Medan Dukung Pembangunan Rumah Sakit Primaya

KUNJUNGAN: Wali kota Medan Bobby Nasution saat menerima PT Fortuna Medika Medan terkait pembangunan Rumah Sakit Primaya di Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (23/5/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan mendukung penuh rencana pembangunan Rumah Sakit Primaya di Kota Medan. Kehadiran rumah sakit bertaraf internasional itu nantinya diharapkan membantu meningkatkan kualitas kesehatan di ibukota Provinsi Sumatera Utara, sekaligus mendukung program Medan Medical Tourism (MMT).

Dukungan ini disampaikan Wali kota Medan Bobby Nasution saat menerima PT Fortuna Medika Medan terkait pembangunan Rumah Sakit Primaya di Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (23/5/2023).

“Pemko Medan sangat mendukung. Apalagi selama ini warga Kota Medan banyak yang pergi berobat  ke negara tetangga sehingga banyak potensi yang terlewatkan,” kata Bobby Nasution.

Didampingi Kadis Perumahan Kawasan dan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan Endar Sutan Lubis, Kepala Bappeda Benny Iskandar dan Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu  Nurbaiti Harahap, Bobby Nasution selanjutnya mengungkapkan, Pemko Medan memiliki beberapa aset yang dapat digunakan untuk investasi.

“Aset tersebut memang dipersiapkan jika ada yang ingin kerjasama untuk investasi. Jadi kami akan sangat terbuka jika ingin menggunakannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Yosep selaku Direktur Rumah Sakit Primaya menyampaikan, maksud kunjungan mereka, selain ingin bersilaturahmi, juga meminta izin untuk dapat mendirikan Rumah Sakit Primaya bertaraf internasional. Rencananya, rumah sakit tersebut akan didirikan di Jalan Gatot Subroto Medan.

“Kami mohon dukungannya Pak Wali Kota agar kami dapat membangun rumah sakit tersebut. Kami juga sudah memiliki beberapa cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Semoga dengan kehadiran kami disini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Medan,” harap Yosep. (rel)

Manfaatkan Sistem Digitalisasi, Pedagang Sayur Pasar Petisah Sebut Keuntungan Bertambah

Heri Kesuma saat di Pasar Petisah, Rabu (24/5).

MEDAN, SUMUT POS.CO – Hantaman pandemi covid-19 pada tahun 2019 memaksa Heri Kesuma mencari cara agar dagangan sayurnya tetap bertahan. Heri kemudian mencoba beradaptasi dengan memanfaatkan digitalisasi, yakni dengan memanfatkan market place dalam memasarkan dagangannya.

Hasilnya, keputusan Heri tersebut membawa keberkahan. Dirinya mengaku omset yang diperoleh tak hanya dari pelanggan yang datang ke lapaknya di Pasar Petisah saja, tetapi juga pelanggan yang memesan secara daring (online).

“Covid-19 membuat saya harus mencari berbagai cara agar usaha tak gulung tikar. Akhirnya saat itu saya memberanikan diri untuk mencoba berjualan secara online,” ucap Heri di Pasar Petisah, Rabu (24/5).

Awalnya, kata Heri, dirinya merasa kebingungan dengan sistem penjualan online. Namun seiring waktu berjalan, Heri mulai merasakan manfaat menjajakan dagangan secara daring.

Heri menyebutkan, dirinya bekerjasama dengan sejumlah aplikasi untuk menjual sayur mayurnya. Tak hanya itu, Heri juga bersyukur lantaran program digitalisasi ini mendapat dukungan dari Pemko Medan melalui PUD Pasar Medan.

Bahkan dengan memanfaatkan sistem online, Heri menyebutkan bahwa keuntungannya dalam berjualan bertambah. Oleh karena itu, Heri mengajak pedagang lainnya untuk mencoba beradaptasi memanfaatkan sistem digital dalam mengembangkan usaha.

“Saya tahu kalau Pak Wali ingin UMKM itu naik kelas dengan cara memanfaatkan digitalisasi. Alhamdulillahnya, PUD Pasar mau mengajak dan mendukung pedagang untuk coba memanfaatkan digitalisasi. Saya rasakan omset keuntungannya jadi bertambah,” ujarnya.

Terpisah, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno menjelaskan, pihaknya mengedepankan kolaborasi dalam pemanfaatan sistem digitalisasi. Hal ini tak terlepas dari program Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang ingin UMKM di Kota Medan lebih terbuka pasarnya dengan memanfaatkan sistem digitalisasi market place. Salah satu kolaborasinya, yakni dengan mengajak pihak perbankan hingga aplikasi berbasis online dalam pengembangan.

“Sosialisasi dan edukasi ke pedagang mengenai manfaat sistem digitalisasi dalam memasarkan produk, secara berkelanjutan terus kami sampaikan. Mudah-mudahan hal tersebut bisa membuat jangkauan pelanggan lebih luas lagi. Kami juga berharap pihak-pihak terkait seperti perbankan hingga penyedia aplikasi marketplace dapat berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem digital,” pungkas Suwarno.
(map/tri)