26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 14785

Jaga Keharmonisan, Makan Beralas Tikar

Sahur Bersama Plt PSSI Sumut, H Idrus Djunaidi

Makan bersama beralaskan tikar memberi kesan persaudaraan dan kekeluargaan bagi H Idrus Djunaidi. Terinspirasi makan bersama di masa Tasulullah, kebiasaan ini dipelihara keluarga Indris hingga sekarang.

Tomi Sanjaya Lubis, Medan

Pukul 03.00  WIB tim sahur berangkat menuju ke rumah kediamaan Plt PSSI Sumut yang terletak di Jalan Brigjend Zein Hamid Gang Melur No-5  Kelurahan Kampung Baru, Medan. Setibanya tim sahur Pukul. 03.40 WIB di rumah Plt PSSI Sumut H Idrus Djunaidi yang bercat kuning tersebut, Idrus langsung menyapa tim sahur dan mempersilakan duduk di sofa berwarna cokelat yang masih baru terlihat masih ada plastiknya yang melekat di sofa. “Ayo masuk ke rumah, Adinda, di luar dingin sekali. Inilah rumah tinggal saya bersama keluarga,” bilang Idrus yang saat itu sedang mengenakan baju koko lengan pendek warnah putih sembari memanggil Nur Aisyah Harahap, istrinya.

Sembari menunggu makan sahur, Idrus bercerita tentang pekerjaan yang dilakoninya sekarang. Di PT Yosan Fadinda, ia menjadi wakil direktur dan di Deli TV sebagai HRD dan Humas. “Tentunya bekerja di dua tempat penuh tanggung jawab. Setiap pagi di Deli TV, setelahnya di PT Yosan Fadinda,” bilang Idrus yang juga memiliki CV Media Sapa yang bergerak di bidang leveransir itu.

Tidak banyak persoalan yang dihadapi selama bekerja di dua tempat. “Tergantung kita mengatur dan menjalankan pekerjaan. Terpenting bagi saya, dimana pun bekerja kita tetap penuh tanggung jawab dan menjalani dengan serius,” bilang Idrus.

Pria yang lahir di Medan, 16 Januari 1996 itu juga mengutarakan tentang tugas yang diembannya di Plt PSSI Sumut. Selama menjadi PLt PSSI Sumut, dirinya selalu mengupayakan agar pemain Tim Pra PON Sumut lolos di PON. “Alhamdulillah, sekarang ini tim pra PON Sumut telah berhasil lolos menuju ke PON. Setelah pesepak bola Tim Pra PON Sumut berhasil menalukkan lawannya saat laga di PORWIL se Sumatera yang berlangsung di Aceh,” bilang Idrus
Setelah Tim Pra PON Sumut berhasil lolos di Porwil Se Sumatera, ada satu tantangan lagi untuk berlaga di Zona Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). “Nah, untuk laga di Zona Sumbagsel ini kita belum tahu dimana tempatnya akan berlaga dan kapan mulai bertanding. Yang jelas, harusnya sudah mulai bergulir sebelum Ramadan kemarin,” bilangnya ayah Fathia Ukhti Djunaidi, Zikri Habibi Djunaidi, dan Aliya Nabila Djunaidi ini.

Menurut Idrus, jauh lebih mudah mengurus organisasi masyarakat (Ormas) atau organisasi kepemudaan (OKP) dibanding mengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia  (PSSI) Sumatera Utara. Pasalnya, mengurus PSSI Sumut ini, kita harus penuh perjuangan, kerjasama sesama pengurus dan mempunyai jaring untuk memajukan persepakbolaan Sumut. “Tanpa kerja sama dan komunikasi, pasti persepakbolaan tak akan maju,” bilangnya.
Asyik bercerta panjang lebar, Nur Aisyah Harahap memanggil untuk menyantap menu hidangan makan sahur sambil lesehan di tikar. “Setiap hari kami selalu menikmati makan sahur, serta makan di tikar. Lebih enak, santai dan leluasa serta terlihat harmonis, ketimbang di meja makan. Lagi pula, di zaman Rasullah, makan aja di bawah, duduk bersila,” bilang Idrus.

Usai makan sahur, Idrus mengajak ke sofa depan, sembari melanjutkan cerita mengenai Ramadan. “Ramadan ini, bagi saya kesempatan emas yang harus kita jalankan. Pasalnya, di Ramadan ini kita segala amal perbuatan yang dilakukan mempunyai amal ibadah yang baik, ketimbang pada bulan biasanya,” bilang Idrus yang saat itu diberangkatkan Haji oleh H Anif.

Idrus berpesan kepada para insan pencinta sepak bola di Sumutera tidak mensia-siakan kesempatan emas di bulan Ramadan ini.

Setelah bercerta panjang lebar, terdengar kumandang Adzan Subuh dari masjid di sekitar rumah. Tim  sahur Sumut Pos, pamit untuk pulang. (*)

Bahagiakan Orangtua

Mendengarkan orangtua menjadi bekal Adek Indira Anjani dalam menjalani puasa tahun ini. Berkat nasehat orangtua, Adek mampu berpuasa tanpa sakit, seperti yang pernah dialaminya tahun-tahun lalu.

“Fisik mendukung, tetapi bukan menjadi faktor penentu. Orangtua sangat membantu,” ucap Adek Indira Anjani, pemenang Fanta The Play Musical sebagai pemeran pembantu pada 2010 yang lalu.

Gadis yang biasa disapa Adek ini menyadari dirinya yang egois dan juga manja, sehingga sangat membutuhkan kehadiran orangtua.Terutama sang mama yang selalu berada disisinya saat dirinya butuh teman. “Mama selalu ada saat aku butuh dukungan, jadi mulai dari tahun lalu aku selalu mendengarkan orang tua,” ucapnya.

Nasehat orangtua yang paling sering diberikan adalah menjaga kesehatan, mengigat kegiatannya sebagai model dan anak sekolah. “Sekarang baru sadar betapa penting kesehatan, pokoknya aku selalu akan terus dengar nasehat orangtua, kan itu untuk diriku sendiri,” ucapnya.

Perhatian orangtua terhadap dirinya juga ditunjukkan melalui makanan yang selalu disediakan untuk dirinya saat berbuka puasa, “Mama selalu menyediakan pisang meses, seperti pisang bakar, hanya saja lebih enak,” ujar kelahiran, Medan 10 Oktober 1996 ini. (mag-9)

Bersama Membangun Sumut

Kadis Kominfo Sumut Kunjungi Sumut Pos

MEDAN-Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Asren Nasution melakukan silaturahmi ke redaksi Sumut Pos di gedung Graha Pena Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (18/8) tadi malam.

Dalam pertemuan itu, sejumlah hal dibahas dalam bingkai diskusi, antara lain pentingnya kemitraan pers dengan Pemprovsu untuk sama-sama membangun Sumut ke depan.

Asren Nasution mengatakan, Sumut Pos sebagai media yang memiliki jaringan kuat di Sumut, sangat berpotensi menjadi pilihan masyarakat Sumut untuk mengetahui seluruh informasi terkait program Pemprovsu di bawah kepemimpinan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho.

Menurutnya, saat ini dan ke depan, Plt Gubsu masih tetap fokus pada pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Beliau tetap fokus pada program dan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Asren.

Karena itu, kritik konstruktif terhadap roda pemerintahan di jajaran Pemprovsu harus terus disiarkan media. Sebab, kritik merupakan alat kontrol dan pedoman bagi penyelenggara negara menjalankan amanah rakyat. Selain itu, kritik media merupakan jalan demokratis mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih (clean and good governance).
Menurut Asren, Pemprovsu ke depan akan semakin terbuka atas segala informasi, terutama melalui Dinas Kominfo. Menurutnya, kritik media terhadap kepala daerah, para pemimpin SKPD sebagai pejabat yang bertanggungjawab langsung terhadap teknis pembangunan, akan diakomodir untuk kepentingan masyarakat.

Asren yang baru saja dilantik sebagai Kadis Kominfo Sumut itu, diterima langsung Pemimpin Umum Harian Sumut Pos Zulkifli Tanjung didampingi Wakil Pemimpin Redaksi, Panda MT Siallagan. (pms)

Mantan Kabag Keuangan Langkat Dituntut 2 Tahun Penjara

Mantan Kabag Keuangan Pemkab Langkat Drs H Taufik dituntut 2 tahun penjara dan membayar denda Rp50 juta oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejatisu, dalam sidang di PN Medan, Kamis (18/8). JPU meminta majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan korupsi proyek pematangan lahan pasca banjir bandang di Taman Wisata Bukit Lawang senilai Rp1,7 miliar.

“Terdakwa dijerat dengan pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, maka terdakwa kita tuntut hukuman 2 tahun penjara denda Rp50 juta sub 3 bulan kurungan,” kata jaksa.

Usai mendengarkan tuntutan jaksa, majelis hakim diketuai Erwin Mangatas Malau menunda sidang hingga minggu depan untuk mendengarkan nota pembelaan dari terdakwa dan penasehat hukumnya.

“Sidang kita tunda hingga minggu depan untuk mendengarkan nota pembelaan,” tutup majelis hakim.
Usai sidang penasehat hukum terdakwa Taufik, Berlin Purba SH mengatakan pihaknya akan mengajukan nota pembelaan terhadap tuntutan jaksa.”Kita akan ajukan nota pembelaan,”katanya.(ris/smg)

Kajian-kajian Ditargetkan Selesai Desember 2011

Nasionalisasi PT Inalum

MEDAN-Langkah pengambilalihan saham kepemilikan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari penguasaan konsorsium Jepang, Nippon Asahan Aluminium, terus dilakukan. Saat ini Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bappedasu) masih terus melakukan kajian-kajian sebagai bahan perundingan Pemprovsu dan 10 Pemkab/Pemko dengan pihak Kementrian Perindustrian.

Bappedasu menargetkan kajian-kajian tersebut sudah selesai pada akhir 2011. “Pada Desember 2011 nanti, itu (kajian-kajian, Red) sudah harus disampaikan ke pusat,” papar Kepala Bappeda Sumut Riadil Akhir Lubis, Kamis (18/8).
Adapun kajian yang akan dilakukan antara lain kajian terhadap pengelolaan dan kepemilikan PT Inalum pasca dilepas dari konsorsium perusahaan Jepang, kajian terhadap sumber daya air dan kajian tentang ekonomi lingkungan.
Perundingan ini menurut agendanya dilaksanakan Oktober 2012. Namun, kajian-kajian ini sebelumnya akan terlebih dulu digodok pada April 2012 mendatang oleh pihak-pihak terkait.

“Untuk itu, diharapkan 10 Pemkab/Pemko dapat mendukung tim perunding khususnya dalam penyediaan data dan informasi. Karena untuk berunding memerlukan data yang lengkap dan valid,” ungkap Kepala Bappeda Sumut Riadil Akhir Lubis, Kamis (18/8).

Lebih jauh Riadil menjelaskan, tim perunding telah ditetapkan pada 1 Desember 2010 lalu melalui Keppres No 27 Tahun 2010. “Tim perunding ini diketuai Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kementrian Perindustrian, sekretarisnya Sekjen Kementrian Perindustrian dan anggotanya Pemprovsu serta 10 Pemkab/Pemko,” jelasnya.
Dari Keppres tersebut, dibentuk Tim Teknis Pengembangan dan Sub Tim Teknis Pengambilalihan. “Nah, Bappeda Sumut berada di posisi Sub Tim Teknis Pengambilalihan yang tugasnya merumuskan mekanisme penyelesaian hak dan kewajiban masing-masing pihak, penentuan nilai kompensasi, penyerahan hak kepemilikan PLTA dan pabrik peleburan ke pemerintah RI, pembayaran kompensasi, penyerahan karyawan PLTA dan pabrik peleburan dan lainnya. Dan tentunya kita juga melakukan kajian-kajian seperti yang telah disebutkan tadi,” papar Riadil. (saz)

Jet Turki Bantai Area Kurdi

ANKARA – Pemerintah Turki tak ingin berkompromi atas serangan mendadak yang dilancarkan pemberontak Partai Pekerja Kurdi (PKK) dan menewaskan sembilan orang tentaranya. Dini hari kemarin (18/8) jet tempur Turki melancarkan balasan serangan udara dengan menggempur 60 target yang menjadi basis organisasi terlarang tersebut di wilayah utara Iraq, dekat perbatasan dengan negara itu.

Operasi militer tersebut dilancarkan di kawasan Qandil dan Hakurk sejak Rabu malam (17/8). PKK menyatakan serangan Turki tersebut berlanjut hingga kemarin pagi. Militer Turki beralasan serangan di dalam dan luar teritorinya menarget persembunyian hingga tempat aman bagi PKK.

Menurut Juru Bicara PKK Dozdar Hammo, sejumlah jet tempur Turki telah membombardir basis mereka di kawasan Qandil dan Khanairah, utara Iraq atau di wilayah perbatasan, selama sekitar satu jam sejak pukul 08.00 kemarin. Sejumlah artileri berat Turki menghajar 169 target di wilayah Kurdi. Tetapi, dia mengklaim tak sampai jatuh korban dalam serangan pada Rabu malam yang berlangsung selama dua jam sejak pukul 21.00.

Serangan tersebut merupakan kali pertama dalam lebih dari setahun terakhir militer Turki melancarkan serangan ke basis PKK di utara Iraq. Operasi militer itu dilancarkan sebagai balasan atas serangan yang dilakukan pemberontak PKK di Cukurca, tenggara Turki, pada Rabu lalu. Dalam penyergapan itu, sembilan tentara Turki tewas. PKK dicap sebagai organisasi atau kelompok teroris oleh Turki, Uni Eropa, dan Amerika Serikat (AS). Serangan itu terjadi setelah pemerintah Turki mengumumkan “era baru” dalam perang melawan PKK.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan sinyal bahwa pemerintahannya akan mengambil tindakan lebih tegas pada PKK selepas bulan suci Ramadhan. Tetapi, dia kemudian menegaskan bahwa pemerintah Turki sudah habis kesabaran dalam menghadapi kelompok pemberontak.

Dewan Keamanan Nasional Turki, yang beranggotakan para pejabat sipil dan militer, akan melakukan pertemuan darurat untuk mendiskusikan langkah pemerintah berikut dalam menghadapi PKK. Presiden Abdullah Gul selaku pimpinan dewan itu diperkirakan akan mencari dukungan kolektif dari partai pemerintah maupun oposisi di parlemen sebelum mengambil langkah selanjutnya.

Ankara telah beberapa kali merevisi strategi melawan PKK. Lang kah paling anyar adalah mengirim polisi khusus dan tentara profesional ke wilayah konflik berbatasan dengan Iraq.

Analis memprediksi bahwa situasi keamanan akan terus memanas kalau militer Turki terus melancarkan operasi dalam beberapa bulan berikutnya.

“Saya rasa serangan serupa akan berlanjut hingga Desember,” ramal Nihat Ali Ozcan, ahli pertahanan dari lembaga penelitian TEPAV, di Ankara. Menurut dia, dengan operasi tersebut, pemerintah Turki bisa mengurangi jatuhnya korban dari pihak militer yang mencapai 500 orang setiap tahun.

Anggota PKK biasanya kembali ke basis mereka di utara Iraq pada musim dingin saat kawasan pegunungan Qandil, Turki, diselimuti salju.

Mehmet Tezkan, seorang kolumnis di harian Milliyet, berpendapat bahwa Syria bisa jadi berada di balik serangan PKK mutakhir. Pasalnya, hubungan antara Damaskus dan Ankara sempat memburuk beberapa pekan terakhir setelah PM Erdogan mengkritik keras represi militer Syria atas demonstran anti pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.
“PKK akan terus melancarkan serangan selama Ankara terus memperingatkan Damaskus supaya menghentikan operasi militernya terhadap para demonstran,” tuturnya.

Sejumlah pengamat lain mengritik kegagalan pemerintah Turki mengantisipasi serangan PKK itu. Partai berkuasa pimpinan Erdogan, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), sudah sembilan tahun ini berupaya menyelesaikan masalah pemberontakan Kurdi tersebut.

Sebuah serangan terjadi saat sekitar 30 anggota parlemen dari etnis Kurdi menolak diambil sumpahnya sebagai wakil rakyat. Mereka kemudian bergabung dengan demonstrasi yang memprotes penahanan sejumlah kolega dari etnis Kurdi, padahal mereka terpilih pada pemilu 12 Juni lalu. (afp/rtr/bbc/cak/dwi/jpnn)

Bus Wisata Israel Diserang di Perbatasan Mesir

JERUSALEM – Sedikitnya enam orang tewas dan 10 lainnya terluka ketika iring-iringan bus dan mobil diserang sekelompok pria bersenjata di selatan Israel dekat dengan perbatasan Mesir kemarin (18/8). Otoritas setempat menyatakan terjadi tiga serangan terpisah. Satu di antaranya menarget tentara Israel.
Serangan itu berlanjut dengan kontak senjata antara penyerang dan tentara Israel. Sumber di kepolisian Israel menyatakan serangan pertama terjadi saat beberapa pria bersenjata yang mengendarai mobil melepas tembakan ke arah sebuah bus yang tengah melancong ke Kota Eliat di kawasan tempat wisata Laut Merah. Lima orang terluka dalam serangan itu.

Para pelaku lantas meninggalkan bus yang diserangnya dan kembali melancarkan serangan di jalan yang sama beberapa kilometer dari lokasi pertama. Serangan juga menarget sebuah bus itu kembali melukai lima orang.  Serangan ketiga terjadi beberapa saat kemudian. Media lokal menyebut tentara Israel kontak senjata dengan para pelaku di dekat perbatasan Mesir.

Kobi Arad, seorang dokter di Rumah Sakit Yosefal, Kota Eilat, mengungkapkan 10 orang terluka dalam dua serangan pertama. Seorang di antaranya terluka parah dalam kondisi kritis.
Juru bicara militer Israel Avital Leibovitch mengatakan kepada AFP,  hanya satu serangan yang menarget bus. Sedangkan bus lainnya terkena ranjau jalanan. (afp/rtr/cak/dwi/jpnn)

Keluar Tahanan, Aktivis Korupsi Mogok Makan 15 Hari

NEW DELHI – Aktivis anti korupsi India Anna Hazare (74), kemarin (18/8) akhirnya menerima tawaran polisi untuk keluar dari penjara Tihar, New Delhi. Itu terjadi setelah polisi memberikan izin kepadanya untuk bergabung dalam aksi mogok makan di sebuah lapangan di ibu kota. Menurut rencana, aksi itu akan berlangsung selama 15 hari.

Seorang sumber dekat Hazare menyatakan, sang aktivis akan meninggalkan penjara hari ini (19/8) untuk memulai aksi mogok makan. Sebelumnya, Hazare menyatakan ingin tetap tinggal dalam tahanan, meski dirinya diizinkan melanjutkan protes yang memicu penangkapan atas dirinya pada Selasa lalu (16/8).

Awalnya sejumlah laporan menyatakan Hazare akan keluar dari penjara kemarin. Namun, BBC melansir keputusan keluarnya Hazare menunggu hingga hari ini karena lokasi yang akan digunakan untuk aksi mogok makan di Lapangan Ram Lila Maidan, New Delhi, belum siap.

Analis menilai tawaran polisi mengizinkan Hazare mengikuti aksi mogok makan adalah cerminan dari melunaknya sikap pemerintah India atas unjuk rasa masal anti korupsi di negara tersebut. Kesepakatan itu disambut gembira ratusan pendukung Hazare yang tetap   Perdana Menteri (PM) India Manmohan Singh menuduh Hazare telah mencoba menodai demokrasi karena menuntut perubahan total terhadap undang-undang anti korupsi. Di depan parlemen pada Rabu lalu (17/8), Singh menyatakan aksi mogok makan yang dilakukan Hazare dan para pendukungnya adalah kesalahan dalam memahami isi UU tersebut. Namun pidato itu menuai interupsi dari sejumlah anggota parlemen di kubu oposisi. Mereka meneriaki Singh dengan kata-kata “memalukan”.

Sementara itu, seorang juru bicara dari partai berkuasa di India, Rashid Alvi menduga bahwa Amerika Serikat (AS) berada di balik demonstrasi anti korupsi di negeri tersebut. (bbc/afp/cak/dwi/jpnn)

Berniat Rayakan Kemerdekaan, 9 WNI Tewas

SRI AMAN- Tragis nasib yang dialami 10 WNI asal Kalimantan Barat (Kalbar) itu. Saat hendak pulang kampung merayakan Agustusan dan Idul Fitri, kejadian maut menimpa Parudin Tamrin (40) dan sembilan rekannya yang lain.
Mobil Toyota Rush yang dikemudikan Parudin menghantam sebuah truk dari arah berlawanan. Akibat insiden itu, kedua kendaraan yang bertabrakan ringsek dan sembilan orang tewas seketika. Korban yang meninggal semuanya adalah warga Indonesia.

Mereka diketahui atas nama Juhran (46), Asmadi Dusun (51),Yusran Said (29), Maulidi Muazini (22), Muslimin Jubir (25), Ilham Tamrin (27), Ilham Muzani (26), Jafri Anwar (26) dan Junaidi Tamrin (38). Mirisnya, di antara korban tersebut, dua orang merupakan kakak beradik. Sedangkan Parudin Tamrin sendiri, mengalami cedera parah dan kini dirawat di Unit Rawatan Rapi (ICU) Hospital Umum Sarawak (HUS).

Sebagaimana diceritakan wartawan Metro Sarawak, Rudy pada Pontianak Post, kemarin, tragedi maut yang memilukan itu berlaku, Rabu (17/8) sekira pukul 3.30 waktu setempat di Jalan Sri Aman-Sarikei berhampiran dengan Jelukong. Sementara itu, sopir truk yang dikenali bernama Then Kee Nyong (45) tidak mengalami luka. Kernet-nya, Kho Jik Hua (64) patah kaki dan cedera di beberapa bagian tubuh.

Para korban warga Kalbar yang menjadi korban kecelakaan ini merupakan pedagang di kawasan Bintulu. Mereka sengaja pulang kampung lebih awal guna memperingati hari ulang tahun kemerdekaan sekaligus ingin merayakan Idul Fitri bersama dengan keluarga masing-masing.

Saat dalam perjalanan dari Bintulu menuju Serian, kendaraan mereka berpapasan dengan sebuah truk yang membawa muatan ayam beku. Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan aparat setempat, sebelum terjadi benturan hebat, kendaraan yang dipandu Parudin sempat kehilangan kendali dan kemudian keluar jalur.

Saksi mata menyebutkan keadaan semua korban yang tewas amat mengerikan. Sebagian besar terjepit di antara besi-besi kendaraan yang remuk dan saling tindih. Bahkan salah seorang dari mereka terlempar keluar kendaraan.
Berdasarkan penyelidikan kepolisian setempat, semua korban memang sedang dalam perjalanan pulang ke kampung mereka di Indonesia yaitu Dusun Tanjung Buluh, Kalbar.(rnl/jpnn)

Kelaparan Somalia Dibalik Konspirasi AS dan Israel

TEHERAN- Bencana kelaparan di Somalia yang menyebabkan puluhan ribu orang meninggal dianggap karena ada konspirasi Amerika Serikat dengan Israel. Demikian disampaikan Pemerintah Iran melalui komandan pasukan tempur Basij Iran, Brigadir Jenderal Mohammad-Reza Naqdi, kepada kantor berita Press TV, Rabu (17/8).
“AS dan Israel memicu ketidakamanan dan kerusuhan di Somalia. Mereka juga mencegah rakyat Somalia membentuk pemerintahan yang stabil,” ujarnya.

Situasi di Somalia kacau balau setelah tahun 1991 para tuan tanah menggulingkan diktator Mohamed Siad Barre. Sejak saat itu, tidak ada pemerintahan yang efektif di negara itu. Pemerintahan yang diakui PBB hanya menguasai tidak lebih dari setengah wilayah Somalia. Sementara itu, beberapa wilayah lainnya dikuasai militan ekstremis al-Shabaab.

Naqdi mengatakan pemerintah Iran telah memberikan bantuan kepada rakyat Somalia yang kelaparan. Mahmoud Mozaffar, kepala Bulan Sabit Merah Iran mengatakan pada Rabu pagi kemarin kapal yang membawa bantuan ketiga Iran telah berangkat ke Somalia. Iran berencana untuk memberikan bantuan kemanusiaan keempatnya melalui laut. (bbs/jpnn)