27 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 14789

Kena Jambret

Putri Kemala Ulfa (21), warga Jalan Tuba IV, Medan Denai dijambret dua pengendara sepeda motor bebek, saat melintas di Jalan Kapten Muslim, Helvetia, Rabu (17/8) pukul 06.00 WIB.

Akibatnya, tas jinjing berisi dua handphone Blackberry, kartu ATM, uang Rp180.000 berhasil dibawa kabur pelaku.
Keterangan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta itu saat ditemui usai membuat laporan di Mapolsekta Medan Helvetia menyebutkan, pagi itu dia berangkat menuju tempat kerjanya bersama temannya. Saat melintas di ujung Jalan Kapten Muslim, tiba-tiba korban dipepet dua pengendara sepeda motor.

“Tiba-tiba yang berada diboncengan sudah menjambret tas jinjing yang ku pangku. Aku terkejut dan spontan berteriak dan berusaha mengejar. Namun pelaku berhasil membawa kabur tas milik ku,”ujar Putri.

“Ya, aku hanya bisa berharap penjambret itu segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” sambung Putri.
Kanit Reskrim Polsekta Helvetia AKP Zulkifli mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban dengan nomor STPL831/VIII/2011/Helvetia. “Kita segera sebar anggota untuk mengejar tersangka. Daerah tempat korban dijambret memang dikenal rawan,” tandasnya.(mag-7)

Kurir Ditangkap, Barang Bukti 1 Ons

Sabu-sabu Asal Tanjung Balai Masuk Medan

MEDAN-Polisi mengamankan tersangka kurir narkoba jenis sabu-sabu Pusan Kesuma alias Puput (36), saat mengantar sabu-sabu di Jalan Ayahanda, Gang Tali, Medan Baru, Senin (15/8) sekitar pukul 17.30 WIB. Dari tangan warga Jalan Tuba IV Medan Denai itu diamankan 1 ons sabu-sabu senilai Rp135 juta dan satu handphone.

Puput yang sehari-hari bekerja sebagai supir  itu mengaku sabu-sabu yang dibawanya berasal dari Tanjung Balai Asahan, milik seorang warga Tanjung Balai bernama Awi.

“Barang ini milik Awi yang baru saya ambil dari Tanjung Balai,” Ungkap Puput.
Ditambahakan Puput, dirinya hanya bertugas mengantarkan barang tersebut kepada seseorang di Jalan Ayahanda Medan, dengan imbalan sekitar Rp2.000.000, apabila berhasil mengantarkan barang tersebut sampai ke orang yang dituju.

Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Juli Agung Pramono didampingi Wakasat Narkoba Polresta Medan AKP B Marpaung mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat tentang akan adanya transaksi narkoba di Jalan Ayahanda Medan.

“Tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat,” ujar Juli Agung.
Bermodal informasi itu pihaknya melakukan penyelidikan dan melihat seorang mencurigakan sedang berjalan di Jalan Ayahanda, Gang Tali dan langsung dilakukan penangkapan.

Menurutnya, dari pengakuan tersangka telah empat kali berurusan dengan Awi sebagai kurir. Tiga kali bertugas mengambil uang dan sekali bertugas mengantarkan sabu-sabu ke Jalan Ayahanda Medan yang berhasil di gagalkan polisi.

Tersangka dijerat pasal 114 Ayat 2 sub 112 ayat 2 UURI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Sementara dua personel polisi yang bertugas di Mapolresta Medan yang tertangkap tangan sedang memakai sabu-sabu di rumah warga di Jalan HM Said, Gang Zuki Medan, Selasa (16/8) lalu diajukan untuk dipecat.
Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga mengatakan, oknum polisi yang akan diajukan pemecatan itu masing-masing Briptu David Salatua Siregar dan Brigadir Erik Sebayang.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Medan Kompol July Agung Pramono mengungkapkan kedua oknum polisi itu telah diserahkan ke pihaknya dan masih dalam proses pemeriksaan.
“Kami hanya memeriksa pidananya sampai ke pihak kejaksaan untuk disidangkan, setelah divonis kedua pelaku akan diperiksa lagi di Propam,” ucapnya.

Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan Polresta Medan AKP Beno P Sidabutar mengatakan pihaknya juga masih menunggu pemeriksaan pidana oleh Sat Nar koba.
”Masih menunggu pemeriksaan, setelah selesai akan kita periksa kembali,” tandasnya.(mag-7)

Peralatan e-KTP Dalam Perjalanan

MEDAN-Perangkat pendukung untuk pelaksanaan program KTP elektronik atau e-KTP sudah dikirim dari Jakarta ke Medan. Dan saat ini perangkat yang terdiri dari pemindaitandatangan, sidik jari, komputer dan jaringan online sedang dalam perjalanan menuju Medan.

“Kita hanya menungu saja, itu informasi dari pusat. Mereka mengatakan kalau perangkatnya sudah dikirim ke Medan dan sedang dalam perjalanan,”ujar Kadisdukcapil Medan, Darusalam Pohan kepada Sumut Pos, Kamis (18/8) siang.
Ketika ditanya kapan tiba perangkatnya di Medan, Darusalam belum bisa memastikannya.

“Kalau itu kita belum tahu kapan, karena kita berbicara sesuai dengan porsi kita saja mempertanyakan kenapa perangkat belum masuk. Jadi pusat mengatakan untuk me nunggu saja,”ucapnya.

Seharusnya, lounching e-KTP yang dilaksanakan tanggal 18 Agustus molor lagi. Darusalam tak lupa mengimbau kepada warga Kota Medan atas keterlambatan lounching e-KTP untuk tetap bersabar.

“Atas keterlambatannya masyarakat diharapkan terus stand by untuk menghadiri undangan pelaksanaan e-KTP sesuai dengan kecamatannya masing-masing. Bila alat sudah masuk pasti undangan akan segera kita sebarkan,”bebernya.
Komisi A DPRD Medan belum ada menerima informasi kepastian kapan program itu akan dijalankan.

“Ini kan jadi masalah juga. Makanya harus diperjelas apa kendalanya. Dengan anggaran e-KTP yang mencapai Rp6,3 triliun akan menjadi tidak efektif jika produk dari anggaran itu tak juga dirasakan masyarakat,” kata Ilhamsyah, Ketua Komisi A DPRD Medan.

Politikus Partai Golkar ini menilai peralatan belum sampai akibat perencanaan yang tidak matang. ”Kami minta kemendagri bisa menjelaskan ke masyarakat, sebab anggaran yang dihabiskan terlalu besar,” tukasnya. (adl)

859 PNS Pemko Medan Naik Pangkat

MEDAN-Sebanyak 859 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemko Medan akan menerima surat ketetapan (SK) kenaikan pangkat, terhitung mulai 1 Oktober 2011.

“Pegawai yang menerima SK kenaikan pangkat terdiri dari tenaga fungsional golonga III yang berjumlah 472 orang, dari golongan II tenaga fungsional 57 orang. Sementara, dari struktural golongan III berjumlah 245 orang dan golongan II berjumlah 85 orang,”ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Medan, Parluhutan, Kamis (19/8).

Dikatakan Parluhutan, besok (hari ini, Red) seluruh SK kenaikan pangkat diberikan kepada PNS yang bersangkutan yang berada di sekretariat, dinas, badan kantor, bagian, camat, kelurahan dan guru-guru yang di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Kota Medan.

“Kepada para pegawai yang naik pangkat sudah bisa mengambil SK kenaikan pangkatnya di BKD Kota Medan. Kita Minta kepada pegawai yang bersangkutan untuk mengambilnya langsung tanpa diwakilkan, guna menghindari terjadinya kesalahan,”ucapnya.

Dijelaskan Parluhutan, untuk pengambilan SK kenaikan pangkat dapat dilakukan pada jam kerja mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB.

“Kita minta pengambilan SK kenaikan pangkat ini secepatnya dilakukan, sehingga proses penyesuaian gaji segera dilaksanakan oleh bagian keuangan,”harapnya. (adl)

Pemko Medan Cuma Lakukan Komunikasi

MEDAN-Pemerintah Kota Medan masih menunggu kepastian PT OIM selaku pengelola Merdeka Walk, untuk membayar tunggakan retribusi pajak kepada pemerintah Kota Medan dari tahun 2006 sebesar Rp1,5 miliar, hingga akhir Agustus.
“Pemko Medan menunggu pembayaran hingga akhir Agustus apakah dibayar atau tidak,”ujar Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri.

Dijelasknnya, bila PT OIM tak juga membayar hingga akhir Agustus Dinas Pertamanan selaku penagih tunggakan terhadap PT OIM akan melakukan komunikasi ulang.

“Bila tak membayar juga akan dilakukan komunikasi ulang. Apa mau mereka,”katanya.

Ketua Komisi C, Jumadi yang dikonfirmasi sepakat menagih tunggakan sesuai dengan aturan Dinas Pertamanan yang diharuskan membayar setiap hari dan diatur dalam pasal 9 poin 6 karena Merdeka Walk dijadikan tempat bisnis.
“Saya sepakat pembayaran retribusi sesuai dengan permintaan Dinas Pertamanan, memang Merdeka Walk merupakan fasilitas negara. Tetapi kalau digunakan sebagai tempat bisnis harus membayarnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sudah diatur di dalam Perda Kota Medan,” kata Jumadi. (adl)

Danamon Luncurkan Solusi Emas Berbasis Syariah

Unit usaha syariah PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) meluncurkan  pembiayaan beragunan emas sesuai dengan syariah dengan konsep jangka waktu tertentu dengan membayar biaya pemeliharaan atas agunan. Hal ini dikatakan Head Solusi Emas Danamon Syariah Budi Utomo, baru-baru ini di Jakarta.

Dikatakannya, Solusi emas merupakan sebuah metode pembayaran dengan pembayaran penuh  dan angsuran meliputi kecepatan, di mana dalam 15 menit dana langsung dapat dicairkan, jam layanan lebih panjang (Sabtu tetap buka), proses menaksir emas dilakukan transparan di depan nasabah, keamanan terjamin sesuai standar bank (emas nasabah diasuransikan gratis), biaya pemeliharaan dihitung harian, tidak ada biaya penutupan akad, dan lebih barokah.
Untuk tahap awal, Danamon Syariah ini menargetkan rata-rata pembiayaan sebesar Rp3-Rp4 juta per customer, dan 15 transaksi per hari per cabang dan target pembiayaan sebesar Rp56 miliar dari produk Solusi Emas, yakni produk gadai dengan jaminan emas.

Dengan diluncurkan kemarin, maka Solusi Emas bisa dinikmati oleh nasabah di 131 jaringan cabang Danamon Syariah sampai Desember 2011 dari Aceh, Sumut, Riau dan kota-kota di Sumatra, Jawa sampai Sulsel. “Di mana kami bisa memberikan pembiayaan mulai dari 70 persen hingga 90 persen dari harga emas,” ujar Budi.

Menurutnya, produk tersebut telah diperkenalkan kepada para nasabah sejak tahun 2010 lalu, melalui pilot project di 11 cabang Syariah, yang sampai akhir tahun 2010 menghasilkan pembiayaan Rp5 miliar. Sementara sampai Juni 2011, pembiayaannya telah meningkat menjadi Rp9 miliar. “Dengan perkembangan bisnis, kami mengharapkan pembiayaan emas mencapai Rp1,7 triliun pada 2013,” tambahnya.

Dia menambahkan, produk tersebut menggunakan akad qord sebagai pembiayaan dan ijarah untuk pemeliharaan. Solusi emas bisa memberikan pembiayaan dengan jaminan emas dengan kadar minimal 14 persen hingga logam mulia.
“Untuk tenor gadai itu kan pendek. Itu nanti dicantumkan dalam akad jangka waktu empat bulan. Ini bisa dilunasi setiap waktu,” pungkasnya. (*/rel)

Kita akan siapkan produk baru dengan sistem angsuran, enam dan 12 bulan,” tutup Budi. (rel/pemasaran)

Hat-Trick Barca

Barcelona vs Real Madrid

BARCELONA-Barcelona mengawali musim ini dengan memenangi Piala Super Spanyol 2011. Barca (sebutan Barcelona) meraihnya untuk kali ketiga beruntun alias hat-trick. Juga gelar kesepuluh Barca di ajang yang mempertemukan juara Liga Primera versus juara Piala Raja (Copa del Rey) itu.

Kemenangan Barca terasa istimewa karena mereka mengalahkan rival abadinya, Real Madrid. Kemenangan 3-2 di Nou Camp kemarin memastikan Barca unggul agregat 5-4. Itu karena dalam pertemuan pertama di Santiago Bernabeu (14/8), laga bertajuk el clasico itu berakhir 2-2.

Skor akhir Bernabeu sebenarnya nyaris terulang kemarin. Tapi, Lionel Messi mampu membuat perbedaan. Bintang penyerang Barca itu mencetak gol kemenangan Barca pada menit ke-87. Itu sekaligus gol kedua Messi karena si Kutu (julukan Messi) sudah mencetak gol pertamanya di akhir babak pertama.

Messi pula yang mengkreasi gol pembuka Barca pada menit ke-15. Umpan briliannya diselesaikan Andres Iniesta yang lolos dari perangkap offside. Aksi pemain terbaik dunia 2009 dan 2010 itu membuat dua gol Real yang dicetak Cristiano Ronaldo (20’) dan Karim Benzema (82’) menjadi sia-sia.

Untuk diketahui, dalam leg pertama, Messi juga menyumbang satu gol. Sepanjang berpartisipasi dalam el clasico, Messi praktis telah menjaringkan 13 gol atau hanya terpaut lima gol dengan Alfredo di Stefano sebagai pengoleksi gol terbanyak di el clasico. Dengan mantan bintang Real Raul Gonzalez, Messi juga hanya tertinggal dua gol.
Atas performa Messi di Piala Super Spanyol, entrenador Barca Pep Guardiola memberikan komentar menarik. “Dia (Messi) belum berada dalam level terbaiknya,” katanya di situs resmi klub.

“Sebagai tim, kami juga masih jauh dari level penampilan terbaik kami. Tapi, saya harus memberikan selamat kepada para pemain karena perjuangan super mereka dalam dua leg,” imbuhnya. Guardiola memang harus berterima kasih kepada anak asuhnya karena Piala Super Spanyol 2011 telah menjadikan koleksi trofinya bersama Barca menjadi 11 gelar. Guardiola berhasil menyamai legenda Belanda Johan Cruyff sebagai pelatih tersukses di Nou Camp.
Hanya, Guardiola lebih diapresiasi karena mempersembahkannya hanya dalam tiga tahun. Di sisi lain, Cruyff yang menukangi Barca periode 1988 sampai 1996 itu mempersembahkan titel ke-11 di tahun keenamnya bersama klub asal Catalan tersebut.

Guardiola masih punya kesempatan yang terbuka lebar untuk menambah koleksi gelarnya. “Ini gelar penting bagi kami dalam menyambut musim kompetisi baru (Barca akan menjalani laga perdana Liga Primera di kandang Malaga Minggu nanti, 21/8, Red),” ujarnya. (dns/jpnn)

Tiga Kartu Merah dan Jeweran Mourinho

KERIBUTAN masal terjadi dalam bentrok Barcelona versus Real Madrid. Pemicunya adalah tekel brutal bek kiri Real Marcelo kepada penggawa anyar Barceloan Cesc Fabregas tepat di garis tengah dekat tepi lapangan. Wasit David Fernandez Borbalan tanpa ampun mencabut kartu merah kepada Marcelo.

Tapi, kartu merah tidak membuat kedua tim bisa menahan emosinya. Seiring lokasi insiden di dekat bench, para pemain cadangan dan ofisial kedua tim berhamburan membuat situasi tidak terkontrol.

Dalam momen itu, pertengkaran terjadi antara Mesut Oezil dan David Villa. Rekaman televisi memperlihatkan apabila Villa melayangkan tangannya ke wajah Oezil. Kedua pemain yang sama-sama sudah ditarik keluar dalama pertandingan itu akhirnya sama-sama dikartu merah.

Tiga kartu merah saja tidak cukup. Di tengah keributan, entrenador Real Jose Mourinho melakukan tindakan tidak sepatutnya. Mourinho tiba-tiba menjewer telinga kanan asisten pelatih Barca Tito Vilanova dari belakang. Mourinho lalu berpaling menuju bench, tapi Vilanova sempat membalas dengan menampar pipi kanan pelatih berjuluk The Special One itu.

Defender Barca Gerard Pique pun mengecam tindakan Mourinho. Pique menyebut Mourinho sebagai perusak sepak bola Spanyol. “Ini memalukan. Ini bukan kali pertama dan selalu melibatkan orang yang sama. Harus ada tindakan terhadap Mourinho karena saya pikir dia sudah melewati batas dan harus dihentikan,” kata Pique kepada Marca.

Entrenador Barca Josep Guardiola ikut berkomentar terhadap ulah Mourinho. Guardiola juga mempertanyakan pernyataan Mourinho yang mengatakan tidak tahu siapa orang yang dijewernya. (dns/jpnn)

Disambut Tekel dan Trofi

BARCELONA- Cesc Fabregas sudah melakoni debutnya untuk Barcelona. Ia langsung diingatkan adanya rivalitas panas dengan Real Madrid lewat sebuah tekel keras, juga manisnya selebrasi usai meraih trofi.
Penampilan perdana Fabregas untuk Barca boleh dibilang cukup berkesan. Bagaimana tidak jika debutnya itu bukan cuma ia lakoni tak sampai sepekan usai diboyong, tetapi juga karena langsung menghadapi Madrid sang seteru berat klubnya.

Dalam hitungan hari usai direkrut dari Arsenal pada hari Senin (15/8) lalu, Fabregas sudah membela Barca saat menjamu Madrid di partai leg II Piala Super Spanyol, Kamis (18/8) dinihari WIB.
Fabregas memang tidak mencetak gol, sebab gol kemenangan Barca dicetak Lionel Messi beberapa menit usai Fabregas masuk- tetapi ia ikut terlibat di awal sebuah insiden yang menggambarkan betapa panasnya persaingan antara Barca dengan Madrid.

Di menit-menit akhir pertandingan, Fabregas yang sedang membawa bola tiba-tiba ditekel keras bek Madrid Marcelo dari arah belakang. Fabregas jatuh terguling-guling dan Marcelo tanpa ampun diacungi kartu merah oleh wasit. Tapi ini hanyalah awal dari kejadian selanjutnya.

Melihat kadar tekel tersebut, yang juga kebetulan dilakukan di tepi lapangan tak jauh dari bench, Barca pun tidak terima dan langsung menghampiri tempat kejadian penekelan. Tapi yang merubung di lokasi bukan cuma kubu El Barca saja karena kubu El Real pun tak mau kalah.

Maka muncullah adegan saling teriak, saling tuding dan saling adu fisik. Pemain Madrid Mesut Oezil terlihat sebagai salah satu yang paling tersulut emosinya, entah ada apa, dalam kejadian itu sampai harus ditahan beberapa rekannya.
Setelah ribut-ribut mereda, pertandingan pun berjalan lagi. Karena memang dasarnya waktu sudah tak banyak tersisa, sejenak kemudian wasit pun meniup peluit akhir. Barca mengalahkan Madrid 3-2 dan menggondol Piala Super Spanyol dengan agregat kemenangan 5-4.

Inilah trofi pertama Fabregas bersama Barca, yang diraihnya hanya beberapa hari setelah ia resmi bergabung.
Di sisi lain, tropi itu menjadi awal manis, mengingat saat membela Arsenal selama delapan tahun—2003 sampai 2011—ia praktis hanya bisa meraih dua gelar saja, yakni  Piala FA 2004–05 dan trofi Community Shield 2004. (bbs/jpnn)

Brasil Sua Portugal di Final

BOGOTA – Brasil bersua kembali dengan Portugal pada final Piala Dunia U-20 di Kolombia. Ini adalah bentrok kedua negara jajahan dan penjajahnya itu di partai puncak. Sebelumnya, 20 tahun yang lalu mereka pernah bentrok dan Portugal jadi pemenang.

Keberhasilan Brasil dan Portugal melaju ke final setelah mengalahkan lawan-lawan mereka di semifinal. Brasil menundukkan Meksiko 2-0 (0-0)  di Estadio Ramirez Villegas, Pereira, dan Portugal menang 2-0 (2-0) atas Prancis di Estadio Atanasio Girardot, Medello kemarin (18/8).

Tidak mudah bagi Brasil melewati Meksiko. Pertarungan kedua tim berlangsung seru. Bahkan, kemenangan Brasil baru ditentukan pada sepuluh menit akhir pertandingan melalui gol Henrique Almeida pada menit ke-80 dan 84.
Dengan begitu, ini menjadi final kedelapan bagi Brasil. Mereka telah mengoleksi empat gelar dan sedang mengejar yang kelima. Setelah edisi lalu kalah dari Ghana pada final, kali ini Samba Muda, julukan Brasil, berambisi menang.
“Portugal selalu menjadi lawan yang menyulitkan. Itu akan menjadi pertandingan yang berat seperti ketika kami mengalahkan Spanyol dan Meksiko,” bilang Ney Franco, pelatih Brasil, seperti dilansir Associated Press. Sementara itu, Portugal sendiri berambisi mengulang prestasi yang dicapai Luis Figo, Rui Costa, dan Joao Pinto, yang disebut-sebut sebagai generasi emas Portugal. “Brasil selalu menjadi favorit, tapi kami tak gentar. Kami siap,” kata Vale, pelatih Portugal.

Berbeda dengan Brasil yang menentukan kemenangan pada akhir pertandingan, Portugal telah memantapkan posisinya sejak awal laga. Baru sembilan menit pertandingan berjalan Portugal sudah unggul lewat Danilo dan digandakan Nelson Oliveira melalui eksekusi penalti di menit ke-40.

“Selamat buat Portugal yang berhasil mencapai final. Kami harus mengakui mereka. Kami melihat dua cara bermain yang berbeda diterapkan kedua tim dan mereka yang bermain bertahan yang akhirnya keluar sebagai pemenang,” kata Francis Smerecki, pelatih Prancis.

Setelah memastikan kemenangan, Portugal lebih terfokus untuk terus menjaga keunggulan, ketimbang maju menyerang. “Pertahanan mereka sangat kuat dan memang tidak ada aturan yang melarang mereka menumpuk sembilan pemain di area penalti,” ketus Smerecki.
Namun, yang lebih disesalinya adalah para pemainnya juga tidak mampu melakukan variasi serangan. “Kami tidak memiliki pemain yang kreatif dan juga membuat beberapa kesalahan teknis. Harusnya tidak terjadi,” beber Smerecki. (ham/jpnn)