29 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14878

Mencari Suksesor yang Tepat

JIKA Fabio Capello hengkang dari The Three Lions siapakah yang akan menggantikan posisinya?
Saat ini beberapa nama santer disebut-sebut sebagai calon suksesor Don Capello, seperti Harry Redknapp, Stuart Pearce, Roy Hodgson hingga David Beckham.

Namun, oleh sebagian besar tokoh menyebut nama Harry Rdeknaap adalah sosok yang paling tepat menangani Steven Gerrard dkk. Bahkan mantan pelatih timnas Inggris Terry Venables pun menjagokan Redknaap.

“Saat ini ada satu kandidat luntuk menjadi manajer berikutnya. Orang itu tentu saja bos Tottenham, Harry Redknapp. Setelah masa Capello, saya pikir kita semua setuju bahwa FA perlu menunjuk orang Inggris,” bilang Venables.
Menurut Venables, jikapun nantinya Redknaap tidak jadi menangani timnas Inggris, maka asosiasi sepak bola Inggris harus menunjuk orang Inggris lainnya sebagai pelatih Three Lions.

“Saya pikir Big Sam (Sam Allardyce, Red) dan Stuart Pearce yang kini menangani timnas U-21 layak mendapat kesempatan. Mereka pelatih yang baik. Hanya saja, jika dibanding Harry (Redknaap, Red) tentu saja mereka berbeda. Harry lebih istimewa,” bilang Venables.

Yang mengejutkan seputar penunjukan calon suksesor Capello tentu saja mencuatnya nama David Beckham. Nama ini terangkat ke permukaan ketika mantan gelandang Manchester United itu disertakan Capello pada Piala Dunia tahun lalu sebagai staf pelatih. (bbs/jpnn)

Community Shield Jadi Ajang Uji Coba

WASHINGTON-Derby Manchester tersaji di Community Shield pada 7 Agustus mendatang. Kendati menghadapi rival sekota, ada kemungkinan Manchester United memperlakukannya sebagai laga uji-coba.

Laga pembuka Premier League itu akan menjadi pertemuan pertama MU dengan Manchester City sejak kekalahan di semifinal Piala FA beberapa bulan lalu. Kala itu, ‘Setan Merah’ takluk 0-1.

Kekalahan itu diakui menyakitkan, namun MU lebih memilih untuk melupakannya. Community Shield pun disebut mereka hanya akan dijadikan ajang pemanasan semata.

“Tak ada bedanya. Memang pertandingan itu punya rasa karena ada dua klub Manchester yang bertarung. Tapi, kami mungkin akan mencoba beberapa hal. Kami masih punya satu minggu untuk bersiap-siap,” ujar asisten manajer Mike Phelan di ESPN Star.

“Semifinal Piala FA memang mengecewakan. Tapi, ini adalah musim baru. Kami akan melihat beberapa pemain baru untuk menilai apakah mereka siap untuk menghadapi liga. Itu yang penting,” lanjut Phelan.

The Red Devils sendiri melewati rangkaian ujicoba mereka dengan baik di Amerika Serikat. Juara Liga Inggris 19 kali itu selalu meraih kemenangan, termasuk ketika melawan Barcelona di Washington.

Tak berbeda dengan The Red Devils, sang lawan, Manchester City juga menjadikan ajang ini sebagai ujicoba untuk mengetahui sejauh mana kemampuan striker  anyar  mereka Sergio Aguero.

Pada ajang Dublin Super Cup menghadapi Inter Milan, kemarin (1/8) nama  Aguero tercantum sebagai pemain cadangan. Namun hingga pertandingan usai, mantan striker Atletico Madrid itu tak kunjung merumput.
Manajer City Roberto Mancini ternyata memang tidak berniat memainkan Aguero di laga tersebut. Ia menyiapkan si pemain Argentina untuk menghadapi United di Community  Shield, Minggu (7/8).

“Pekan ini akan menjadi waktu pemulihan untuk Sergio. Ia sebelumnya harus tampil di Copa America yang baru selesai dua pekan lalu,” terang Mancini di Manchester Evening News. “Ia akan siap untuk bermain pekan depan,” lanjutnya. (bbs/jpnn)

Lembaga Terkorup di Indonesia

Hasil Survey Transparancy Internasional Indonesia (TII), legislative (DPR/DPRD) lagi–lagi memecahkan rekor menjadi lembaga terkorup di Indonesia, tahun 2009 dan 2010 masih tetap di peringkat teratas dengan skor 4,4 diikuti lembaga peradilan dan kepolisian dan partai politik, kementrian dan diikuti swasta.

Caretaker Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari Andris Wabdaron menya takan, survey yang dilaku kan pada tahun 2010, DPR menjuarai peringkat lembaga terkorup di republik ini bila dihadap-hadapkan dengan lembaga yudikatif dan eksekutif.

‘’Fakta sejumlah anggotanya dari berbagai komisi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga terlibat kasus suap, gratifikasi, percaloan, dan korupsi anggaran,’’ ujarnya dalam siaran pers yang diterima Manokwari Pos, Senin (1/8).

Khusus di Propinsi Papua Barat, menurut LP3BH, sejak tahun 2005 telah ada indikasi berbagai kasus korupsi hampir di semua kabupaten/kota di propinsi ini. Sebagian sudah disidik dan disidangkan di Pengasilan Negeri bahkan ada yang disidangkan di Pengadilan Tipikor. Dan banyak pejabat publik yang harus dilempar ke balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya akibat mencuri uang rakyat/negara.

‘’Ini menjadi tantangan bagi lembaga penegak hukum, kejaksaan dan kepolisian di daerah ini. Kita tidak bisa berharap banyak kepada KPK akan bisa melakukan pemantauan terhadap indikasi korupsi di daerah-daerah khususnya DPRD kabupaten/kota serta propinsi Papua Barat,’’ tandasnya.

LP3BH mengajak segenap masyarakat di Papua Barat untuk mendukung dan mensupport  kejaksaan dan kepolisian untuk memberantas korupsi di daerah ini. ‘’Jangan ada ampun bagi pejabat publik yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi,’’ tegasnya.

LP3BH Manokwari lanjut Andris, melalui Jaringan Advokasi LSM Papua Barat, yang  saat ini lagi konsen pada advokasi anggaran publik, mengapresiasi Kejaksaan Tinggi Papua dan Kejaksaan Negeri Manokwari dengan berani dan siap mengadapi keputusannya menetapkan 44 anggota DPRD Propinsi Papua Barat sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi.‘’Ini menunjukan bahwa Kejaksaan tidak main–main dalam menyeret penjabat publik yang terindikasi menyalahgunakan kewenangannya untuk memperkaya diri dan atau kelompok,’’ tambahnya.(lm/jpnn)

Bulan-bulanan Kritik

Lembaga tinggi Negara serupa DPR menjadi tumpuan harapan seluruh anak negeri agar bisa memperoleh hak-hak dasar mereka setelah menunaikan kewajiban dalam berbagai pemilu. Tapi realitanya mengecewakan.

Peminat kajian sosial keagamaan Ahmad Arif berpendapat, DPR justeru menjadi bulan-bulanan kritik masyarakat luas yang tidak puas dengan kinerja dan performa mereka. Tragisnya, laiknya pendekar mabuk, kini DPR sedang mencari-cari objek dari kekesalan mereka terhadap tsunami kritikan yang tak berhenti menerjang dan menghantam dari semua sisi. Objek itu akan dijadikan isu pengalih dari isu yang sesungguhnya.

Sebagai contoh, lembaga yang katanya terhormat itu akan mensomasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) karena dinilai memberikan informasi menyesatkan kepada media massa karena telah menyebarkan siaran pers soal uang pulsa anggota DPR. Jika somasi betul dilakukan, bukankah itu semakin menegaskan bentuk arogansi dan sikap antikritik DPR?

Sebelumnya, pelesiran DPR berbungkus kunjungan kerja atau studi banding ke sejumlah Negara di Eropa, China dan Australia, yang menghabiskan uang rakyat lebih dari Rp 12 milliar, juga mendapat sorotan tajam. Selain itu, ngototnya mereka membangunkan gedung baru super megah dan mewah yang menelan Rp 1.16 triliun – meskipun kini beredar angka Rp 777 milliar sebagai koreksi atas angka sebelumnya- menjadi preseden buruk.

Dalam sebuah tulisannya, lebih jauh Ahmad Arif  menyatakan, Beberapa waktu lalu LSM Kemitraan mengeluarkan hasil surveinya yang menyatakan bahwa legislatif adalah lembaga terkorup di Indonesia. Hal yang sangat merisaukan adalah bahwa hasil tersebut tak berbeda dengan hasil survey yang dilakukan tahun 2001 yang pernah dilakukan Transparansi Internasional.

Artinya, korupsi di legislatif ternyata tak berubah meskipun sudah dalam rentang waktu 10 tahun. Fakta ini tentu sangat menyesakkan dada. Tiada tahun yang berlalu tanpa melihat anggota legislatif yang jadi pesakitan; menjadi tersangka atau terdakwa kasus korupsi, dan kemudian dikirim ke penjara oleh hakim karena terbukti bersalah.
Mereka yang diadili itu ada yang mantan anggota legislatif periode 1999-2004, periode 2004-2009, dan beberapa di antaranya adalah hasil pemilu 2009 yang lalu. Kadang kala kasusnya bukan satu-dua, melainkan sudah beramai-ramai, sehingga disebut korupsi berjamaah.

Pernah ada kasus di satu kabupaten di Jawa, kejaksaan menangkap 39 mantan anggota DPRD sekaligus, seperti juga KPK beberapa waktu lalu yang menangkap 26 mantan anggota DPR-RI karena kasus korupsi (suap) pemilihan Gubernur Bank Indonesia.

Seperti apa modus korupsi di legislatif? Beberapa analisis menunjukkan modus-modus yang sangat menarik, dari cara paling kasar sampai cara paling halus.

Pertama, legislatif memperbanyak dan memperbesar mata anggaran, yang dalam prosesnya melibatkan juga pihak eksekutif.

Kedua, anggota legislatif menyalurkan dana APBD bagi lembaga/yayasan fiktif, yang biasanya melibatkan rekan atau sahabat para anggota legislatif.

Ketiga, anggota legislatif melakukan manipulasi perjalanan dinas.

Korupsi oleh legislatif juga terjadi dalam bentuk kongkalikong para anggota legislatif dengan pihak swasta dalam meloloskan program pembangunan tertentu, dan kemudian perusahaan swasta ikut tender untuk proyek tersebut.
Dikatakan, beberapa bentuk korupsi sepertinya sengaja dilegalkan, dibuat aturan dan sebagainya, yang tujuan sebenarnya adalah mendapat penghasilan tambahan di luar gaji dan belasan tunjangan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Dari uraian di atas, tak salah jika masyarakat di grass root mengatakan, “Sesungguhnya perilaku negative para anggota DPR selama ini menjadikan mereka laiknya penjagal berdarah dingin yang telah membunuhi rakyatnya sendiri secara perlahan tapi pasti melalui pemborosan dana negara dan korupsi hak-hak asasi rakyat”.

Pertanyaannya, mengapa malang sekali nasib DPR yang terus ‘ditelanjangi’? Menurut Saifuddin, itu sebenarnya konsekuensi logis dari tiga hal.

Pertama, menguatnya peran lembaga dewan dalam mengendalikan keuangannya sendiri, sehingga lembaga dewan menjadi sangat leluasa dalam pengalokasian anggaran. Namun masalahnya adalah bahwa keleluasaan itu tak diiringi dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Kedua, semakin munculnya keberanian warga mempertanyakan kinerja legislatif atas dasar pengalaman terdahulu.
Ketiga, semakin mudahnya masyarakat memperoleh informasi atas sikap tindak dan program-program pembangunan. (net/jpnn)

Sajikan Pemandangan Sungai

Bella Vista

MEDAN- Perumahan dengan menjual pesona alam saat ini banyak ditawarkan para develover karena sedang diminati masyarakat.

Begitu juga yang dilakukan pihak developer Perumahan Bella Vista yang berlokasi di Jalan Tali Air, Jamin Ginting, atau tepatnya di dekat Simpang Simalingkar Medan ini. Perumahan satu ini menawarkan pemandangan sungai sehingga terkesan lebih alami.

Perumahan ini dibangun bergaya klasik modern, dilengkapi dengan Pujasera yang terletak bersebelahan dengan sungai yang ada di dekat kompleks perumahan.  “Gaya klasik modern sengaja kita tawarkan dengan sajian pemandangan sungai agar lebih asri dan alami. Kami yakin dengan konsep bergaya klasik modern ke depannya akan diminati karena masyarakat mulai jenuh dengan konsep minimalis,” ujar Sherly, Marketing Vista Estate.

Dikatakan Sherly, ada 3 tipe rumah yang ditawarkan, yaitu type Memphis, Manhattan dan Boulevard. Tipe Memphis berlantai 1, memiliki 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Harganya dipatok Rp174 juta. “Tipe ini memberikan tanah kosong untuk taman dan tempat menjemur pakaian di depan dan belakang rumah. Juga menyediakan ruangan kosong yang dapat digunakan untuk garasi mobil,” tambahnya.

Sedangkan tipe Manhattan, lanjutnya, juga berlantai 1 dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Semua bentuk dari tipe ini menyerupai dengan tipe Memphis. Yang membedakan hanya ukuran lebar bangunan, dimana tipe ini memiliki luas sekitar 41 m 2. Harga untuk tipe ini sekitar Rp197 juta.

Untuk tipe Boulevard, kata Sherly, lebih luas dari tipe ini, luas bangunannya 45 m2. Boulevard juga memiliki 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Harganya mencapai Rp204 juta.  “Juga diberikan kelebihan tanah di depan dan belakang rumah yang berfungsi untuk taman dan tempat menjemur pakaian,” paparnya.

Menurutnya, Perumahan Bella Vista merupakan hunian asri karena akan diberikan penghijauan pada areal perumahan. Selan itu, lokasi dari perumahan ini sangat strategis, dimana lokasinya berdekatan dengan universitas, internasional school dan rumah sakit. (mag-9)

Berikan Ketenangan

Puri Ambassasdor

Model bangunan perumahan terus mengalami pertumbuhan sesuai dengan minat masyarakat. Berbagai fasilitas yang mendukung perumahan juga diberikan untuk menambah minat masyarakat. Salah satu fasilitas yang diberikan yaitu perumahan yang dibangun dekat dengan fasilitas umum, seperti sekolah, kuliner dan lainnya.

“Puri Ambassador, kita bangun di lingkungan yang tenang, sehingga membuat para pemilik rumah jadi nyaman untuk tinggal,” ujar Marketing Bintang Property Yulius.

Walau berada di lokasi yang tenang, bukan berarti perumahan ini jauh dari fasilitas rumah, melainkan sebaliknya, perumahan ini dibangun sangat dekat ke daerah strategis Ringroad, sekolah dan wisata kuliner.

Perumahan Puri Ambassador, memiliki 2 type dengan luas tanah yang berbeda, yaitu type 72 dan type 100. Type 72, bengunan ini terdiri dari 2 lantai, dimana lantai 2 hanya di khususkan untuk bangunan kamar tidur.
Type ini menyediakan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi.

Pada type ini juga diberikan tanah lebih yang terletak di bagian depan dan belakang bangunan. Selain itu, pada type ini juga disediakan ruangan kosong untuk mobil dan harga pada type ini Rp335 juta.
Seperti type 72, type 100 juga memiliki ciri yang sama, dimana yang membedakan hanya pada kelebihan tanah yang diberikana pada bagian depan dan belakang rumah.

Selain itu, kamar tidur pada type ini lebih banyak, ada 4 kamar tidur yang terletak di lantai 1 (2 kamar tidur) dan lantai 2 (2 kamar tidur). Pada type ini juga disedikan ruangan kosong untuk tempat parkir mobil yang berada di depan banguan rumah. Dan untuk type ini, harga yang ditawarkan mulai dari Rp435 juta hingga Rp450 juta.

Puri Ambassador yang terletak di Jalan Pasar 1/Asoka 1 Tanjung Sari Medan ini, sudah siap huni, dimana tiap rumah sudah disediakan keramik, PLN dan PDAM untuk membuat para penghuni semakin nyaman. Perumahan yang terletak di daerah yang tenang, karena jauh dari lalu lintas padat.(mag-9)

The Calista City Lengkap dan Strategis

MEDAN- Perumahan yang menawarkan berbagai fasilitas, sangat mudah ditemukan. Tapi perumahan yang memberikan kemudahan akses ke berbagai daerah strategis hanya satu atau dua perumahan saja, salah satunya The Calista City yang terletak di Jalan Pungguk-Ringroad atau Gagak Hitam.

Perumahan ini sangat mudah di akses dari berbagai daerah, baik kawasan sekolah, kawasan kuliner bahkan tempat-tempat belanja.

“Kemudahan akses untuk menjangkau berbagai kawasan, merupakan salah satu kelebihan dari perumahan yang kita miliki,” ujar Dzali, Marketing Bintang Property The Calista city.

Bangunan dengan desain modern klasik, yang berada dikawasan hunian asri dan nyaman, dengan akses jalan ringroad ke segala arah dan dikelilingi berbagai fasilitas pendukung, tentu sangat cocok bagi penghuni perumahan satu ini. Fasilitas pendukung yang diberikan, seperti kawasan wisata kuliner, kawasan pendidikan, karena dekat dengan USU, Panca Budi, UMA, Unika dan lainnya. Juga dekat dengan kawasan perbelanjaan, Makro, Plaza Medan Fair, Brastagi Supermarket dan lainnya.

Perumahan di The Calista City memiliki berbagai type dan harga yang ditawarkan mulai dari Rp295 juta hingga Rp385 juta.

Harga tersebut sudah termasuk Sertifikat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), PLN, PAM dan siap huni (rumah telah dilengkapi dengan keramik). DP bervariasi, mulai dari 20 hingga 40 persen.

Untuk type Calista 77 yang harganya berkisar Rp375 juta ini, memiliki 2 lantai. Pada lantai 1 dilengkapi dengan 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Sedangkan pada lantai 2, terdapat 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Type ini memberikan tanah kosong dibagian depan rumah untuk taman depan, sedankan bagian belakang rumah juga disediakan tanah kosong yang dapat difungsikan untuk tempat jemuran.  Selain itu, type ini memiliki kelebihan lain, yaitu pemberian balkon pada rumah.

Karena rumah ini memiliki pangsa pasar untuk keluarga kecil kelas menengah ke atas, setiap type rumah diberikan tempat kosong yang difungsikan untuk garasi.
“Harga rumah lebih cocok untuk kelas menengah ke atas. Karena itu, setiap rumah kita lengkapi dengan tempat bagasi mobil,” ujar Dzali.

Selain itu, fasilitas pelengkap lain yang diberikan, bagunan di desain Modern Klasik dengan memberikan keamanan dan jalan conblok.(mag-9)

Mewah dan Murah

Perumahan Griya Permata IV

MEDAN-Tak semua rumah mewah berada di kawasan perumahan mewah mematoh harga tinggi. Pasalnya, Perkasa Property Group yang sedang membangun Perumahaan Griya Permata IV yang berlokasi di Jalan Graha Tanjung Anom memberikan harga terjangkau untuk perumahan mewah tersebut.

Perumahan Griya Permata IV yang persis berdampingan dengan Perumahan Medan Permai merupakan perumahan yang disubsidi pemerintah. Makanya, harganya cukup terjangkau, tak sampai ratusan juta. Karena itu, perumahan yang hanya memiliki 1 tipe ini memiliki harga yang terjangkau untuk masyarakat.

“Letak perumahan kita di lokasi elit karena ada Golf Medan Permai. Meski perumahan kita mewah, tapi harganya terjangkau karena disubsidi pemerintah, yakni mulai dari Rp70 juta hingga Rp86 juta,” ujar Pimpinan Perkasa Property Group Said Hamid.

Dikatakannya, harga yang ditawarkan tersebut sudah termasuk Surat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Listrik 900 Watt dam sumber air bersih. “Untuk bisa memilikinya, cukup membayar uang muka Rp2 juta,” tambah Said.
Menurutnya, perumahan Griya Permata IV ini mengangkat model minimalis. Pihaknya sengaja memilih model minimalis karena peminatnya masih tinggi. Namun hanya ada satu tipe di Perumahan Griya Permata IV, yakni tipe 36 terdiri dari 1 lantai.

“Tiap rumah dilengkapi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Kami juga memberikan lahan kosong untuk taman kecil di depan rumah. Sedangkan tanah kosong di belakang rumah diperuntukkan untuk menjemur pakaian,” bilangnya.
Untuk mencapai lokasi perumahan ini sangat mudah. Dari simpang Setia Budi hanya memakan waktu 10 menit dan 15 menit dari Carrefour serta 15 menit dari USU. Selain itu, kawasan perumahan juga bebas banjir dan dilewati angkutan umum (angkot) selama 24 jam.

“Nantinya di dalam kompleks akan dibangun playground, food court area, rumah ibadah, arena olah raga, sekurity 24 jam, jalan paving blok dan lainnya,” pungkasnya. (mag-9)

Cleverley Singkirkan Sneijder

SEJALAN dengan pensiunnya Paul Scholes, nama Wesley Sneijder pun mengapung ke permukaan sebagai suksesor Scholes. Namun kini, apa yang terjadi?

Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson mengatakan bahwa dirinya tak membutuhkan Sneijder karena telah menemukan pengganti Scholes dalam diri gelandang muda Tom Cleverley.
“Kami sudah menemukan solusi untuk posisi itu (Paul Scholes, Red). Itulah mengapa kami memainkan Tom Cleverley hari ini (menghadapi Barcelona). Secara fisik dia bukan yang terkuat tapi dia tangguh dan memiliki ide terhadap permainan,” lanjut Fergie.

Tom Cleverley saat ini masih berusia 21 tahun. Memulai karir di Bredford City, dia mulai bergabung dengan The Red Devils mulai tahun 2005 dan dapat promosi ke tim senior pada tahun 2009. Selanjutnya pemilik 16 caps bersama Inggris U-21 itu sempat dipinjamkan ke Leicester City, Watford dan Wigan Athletic.

“Dia pesepakbola hebat dan jadi pemain terbaik kami hari ini. Tingkat disiplinnya luar biasa. Dia pengumpan yang cepat. Dan punya penglihatan yang bagus,” bilang pria berkebangsaan Skotlandia itu. (bbs/jpnn)

Bukan Lawan Sepadan

1 FC Teningen vs Schalke 11

FREIBURG-Juara Bertahan, Schalke 04, tak mengalami kesulitan untuk lolos dari babak pertama Piala Jerman. Menghadapi FC Teningen, The Royal Blues (sebutan Schalke04) memetik kemenangan besar di Freiburg, Senin (1/8) dinihari WIB. Tak tanggung-tanggung 11-1.

Melihat hasil skor tersebut, Schalke memang bukan lawan yang sepadan bagi FC Teningen yang saat ini bermain di kasta ketujuh dalam tingkatan liga Jerman. Dari 11 gol kemenangan skuad besutan Ralf Rangnick, empat di antaranya dilesakkan Klaas-Jan Huntelaar menit ke 3, 22, 39 dan menit ke 64.

Sementara tiga pemain Schalke lainnya masing-masing mencetak dua gol. Mereka adalah Raul Gonzalez menit ke 13 dan 32, Holtby menit ke 57 dan 75 serta Gavranovic menit ke 70 dan 79. Satu gol Schalke lainnya dilesakkan oleh Papadopoulos saat laga masuk menit ketujuh.

Sementara satu-satunya gol penghibur bagi Teningen datang dari F Kirstein di menit 20.
Klaas-Jan Huntelaar yang memborong empat gol dalam laga tersebut mengaku perasaan suka cita oleh Huntelaar sekaligus menjadi modal berharga bagi Schalke dalam menyongsong musim yang baru. “Selalu senang jika bisa menang, apalagi dengan jumlah gol dua digit,” ujar Huntelaar dalam laman resmi klub.
“Untuk pertandingan ini rasanya luar biasa, karena kami mulai memetik hasil dari latihan pramusim. Kemenangan di babak pertama Piala Jerman menjadi hasil yang baik karena kami berlatih relatif lebih santai ketimbang biasanya,” imbuhnya.

“Kami mampu menciptakan banyak gol, tapi kiper kami juga harus mementahkan sejumlah peluang Teningen. Pendeknya, kami puas dengan hasil ini dan cara kami meraihnya,” pungkasnya.
Klub penghuni Bundesliga melangkah kebebak berikutnya ada FC Cologne.(net/jpnn)
menang meyakinkan dengan skor 3-0 atas SC Wiedenbruck, sementara Hertha BSC menggulung ZFC Meuselwitz empat gol tanpa balas. (net/jpnn)

Menanti Putusan Cassano

MILAN – Antonio Cassano kini disuruh memutuskan nasibnya di AC Milan. Pihak manajemen AC Milan tidak berniat menjualnya, tapi beberapa klub ingin merekrutnya dengan jaminan tempat yang lebih nyaman di skuad utama.
Milan melalui bosnya, Adriano Galliani, telah menyatakan bahwa pihaknya tidak ingin melepas si pemain, selama yang bersangkutan tidak minta dijual. Dan sejauh ini belum ada indikasi Cassano mau buru-buru hengkang dari San Siro.
“Cassano jelas tidak dijual. Jika dia tidak minta di transfer, maka bisa dipastikan dia akan bertahan di skuad,” sahut Galliani di Soccernet. Meski tak berniat menjual, Milan mengindikasikan kalau mereka juga tak akan menahan Cassano pergi jika dia sendiri menginginkan hal tersebut.

“Jelas itu akan menjadi masalah buatnya (menjadi pemain pelapis) menjelang PIala Eropa 2012 dia butuh bermain reguler, tapi agennya tak meminta dia dilepas. Jika Cassano ingin pergi, maka dia harus memberi tahu kami soal itu,” lanjut pria berkepala plontos itu.

Masalahnya, penyerang 29 tahun ini juga harus memikirkan posisinya di timnas Italia. Jika tidak menjadi pemain reguler di tim utama Milan, sebagaimana itu terjadi di musim lalu, perannya untuk Gli Azzurri pun bisa berkurang menghadapi Euro 2012.

Jika keputusannya ada di tangan Cassano, sedikitnya Cassano punya dua peminat. Juventus, yang bertahun-tahun kerap diberitakan penasaran ingin merekrutnya, konon sedang menjajaki lagi kemungkinan itu.
Milan, apabila memerlukan penyerang yang kuat untuk bola-bola atas guna mengimbangi Zlatan Ibrahimovic, bisa mendapatkannya dari figur Amauri. Cassano dibarter dengan Amauri, demikian “judulnya”, sebagaimana dilaporkan Sky Sport Italia.

Klub lain yang berpotensi menjadikan Cassano penyerang utamanya adalah Fiorentina. Mantan pemain Bari, Roma, Real Madrid dan Sampdoria itu dibidik La Viola (julukan Fiorentina). (net/jpnn)