24 C
Medan
Saturday, January 3, 2026
Home Blog Page 14926

Poldasu Lakukan Penyelidikan, DPRD Sidak ke Gudang

Kelangkaan BBM Bersubsidi

MEDAN- Mulai langkanya stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi membuat Polda Sumut mengambil langkah antisipatif. Langkah awal yang akan dilakukan adalah, Polda Sumut akan berkoordinasi dengan Pertamina, guna melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab tersebut.

“Kita sudah koordinasi dengan Pertamina dan segera melakukan penyelidikan mengapa beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kehabisan stok BBM,” ungkap Kepala Bidang (Kabid)n
Humas Polda Sumut Kombes Pol Heru Prakoso melalui Kasubid Pengelolaan Informasi dan Data (PID), AKBP MP Nainggolan, di Mapoldasu Kamis (7/7).

Dijelaskannya, penyelidikan yang akan dilakukan itu berdasarkan adanya kendala di lapangan. Dimana, ketika pasokan BBM ke Sumut banyak dan dirasa cukup namun kenyataannya stok tidak ada, maka diperlukan penyelidikan apakah terjadi penimbunan atau sejenisnya.
“Itu yang harus diselidiki, dimana kendalanya sehingga beberapa SPBU kehabisan stok BBM,” terangnya.

Di saat bersamaan, Nainggolan menambahkan Polisi juga berupaya tak terjadi gejolak di masyarakat akibat BBM yang habis. Dia juga mengimbau supaya warga sabar dan jangan sampai situasi tak kondusif.

Pantauan di lapangan, lima SPBU di sepanjang Jalan Sisingamangaraja memajang tulisan di depan pintu masuk bertuliskan “Premiun dan Solar Habis”.

Beberapa pengendara baik roda dua, tiga, empat dan selanjutnya terpaksa gagal mengisi bahan bakar kendaraannya. Tetapi tak sedikit pengguna sepeda motor terpaksa mengalihkannya ke BBM jenis Pertamax, dimana memiliki harga yang jauh lebih mahal ketimbang premium.

Afni, salah seorang operator SPBU yang bertugas mengisi bensin ke tanki kendaraan mengatakan stok premium habis sehingga beberapa pemilik sepeda motor harus mengisi pertamax. “Premium habis, bang. Informasinya sore ini akan datang lagi,” jelasnya.

Sedangkan seorang pemilik sepeda motor mengeluhkan kondisi ini. “Terpaksa mengisi pertamax, padahal harganya sangat mahal. Jangan-jangan ini ‘permainan’ pemerintah,” keluhnya bernada curiga.

Sementara itu, Komisi A DPRD Sumut akan melakukan sidak di gudang armada truk tangki PT Pertamina di lokasi-lokasi yang diduga dijadikan tempat ‘kencing’.  “Jika sudah ada masyarakat yang melaporkan, ini menjadi kewajiban kami untuk melakukan pengecekan ke lokasi. Komisi B DPRD Sumut dalam hal ini menjadi pengawas dan memiliki wewenang untuk melakukan penggrebekan,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Guntur Manurung, kemarin.
Untuk memberikan kesan keseriusan, pihaknya akan menggandeng pihak kepolisian.

Anggota Komisi B DPRD Sumut yang lain Washington Pane juga berpendapat sama. Kader PPRN ini menuturkan, melakukan sidak merupakan hak anggota dewan sebagai wakil rakyat. “Karena sidak ini merupakan satu jalan untuk melakuakn ‘fact finding’ (pencarian fakta). Untuk melakukan satu sikap, kita harus memiliki fakta yang jelas. Karenanya, dengan sidak ini akan menguatkan sikap kita nantinya kepada pelaku manipulasi tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, saat dimintai keterangan melalui telepon seluler terhadap masalah yang masih terjadi tersebut, General Manager FRM Region I Sumbagut PT Pertamina Gandhi Sriwidodo mengaku tak tahu menahu permasalahan itu. “Maaf, saya tak mengetahui masalah ini. Langsung tanyakan saja kepada humasnya ya…,” suruhnya.

External Relation Pertamina Region I Sumbagut Fitri Erika saat dikonfirmasi tentang permaslahan tersebut, ia hanya mengucapkan terimakasih. “Terimakasih atas informasinya. Jika masyarakat masih menemukan hal manipulasi tersebut, mereka dapat melaporkannya ke pihak berwenang. Karena pelaku dapat dijerat dengan UU No 22 Tahun 2001 Tentang Migas,” pungkasnya.
Saat wartawan kembali menanyakan apa sikap PT Pertamina terhadap pelanggaran tersebut? Erika tak menjawab lagi.

Pasalnya, sebelumnya pihak PT Pertamina sempat menuturkan di armada truk tangki mereka dipasangi GPS (alat pelacak), tangki disegel, dan adanya pengacakan jadwal supir, rute dan adanya antrian setiap armada truk tangki. Jadi seharusnya, mereka mengetahui adanya kesalahan yang terjadi yang dilakukan supir armada truk tangki mereka. Sayangnya, hingga koran ini dicetak, Erika tak merespon pertanyaan wartawan.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Sumut Oloan Simbolon menegaskan, aparat kepolisian harus segera bertindak, terkait adanya indikasi penimbunan BBM di daerah Medan Utara. “Jangan menunggu ada laporan, pihak kepolisian harus lebih pro aktif. Kita sangat menyesalkan adanya penimbunan BBM ini. Polisi harus bertindak, dan berpihak pada kepentingan umum,” ujarnya.

Jika masih seperti ini, menurutnya, masyarakat nantinya malah akan mempertanyakan kinerja aparat kepolisian, bahkan mencurigainya. “Karena upaya koordinasi bisa saja dilakukan. Namun bila telah terjadi kejanggalan, aparat kepolisian juga tidak bertindak, apa kata masyarakat nanti?” tegasnya. (ari/saz)

Bisa Langsung Check In di Stasiun Medan

Jalur Kereta Api Medan-Kualanamu Rampung 2012

MEDAN-Penumpang yang akan berangkat dari Bandara Internasional Kualanamu, bisa langsung check in di Stasiun Besar Kereta Api Medan di Jalan Ketera Apin
Layanan terpadu ini dilanjutkan dengan pengangkutan kereta api dari city check in di Stasiun Besar Medan ke stasiun Araskabu di Bandara Kualanamu.

Layanan terpadu ini termasuk dalam program pembangunan lintasan KA dari Medan ke Bandara Kualanamu dan sebaliknya dengan anggaran Rp85 miliar. Pernyataan tersebut disampaikan Humas PT KAI Divre I Sumut Aceh Irwan, pada wartawan koran ini Kamis (7/7) di Jalan Prof A Yamin SH. “Setelah jalur perlintasan (KA) selesai dibangun, secara otomatis cek in city juga dibangun,” beber Irwan.

Kapan jalur KA Medan-Kualanamu selesai dibangun? “Hingga saat ini proses lelang masih berlangsung di pusat. Dan belum ditentukan siapa pemenang yang akan melaksanakan pengerjaan proyek perlintasan itu,” ucap Irwan.

Irwan mengungkapkan, jalur KA tersebut tengah diupayakan selesai Desember 2012. “Ini program program PT KAI Pusat. PT KAI Divre I Sumut-Aceh hanya sebatas pemantau,” katanya lagi.

Irwan mengaku tidak ada kendala berarti yang menyebabkan lamanya pembangunan proyek, selain proses tender yang belum tuntas. “Tidak ada kendalanya. Masalah pembebasan lahan milik masyarakat di Araskabu sepanjang 700 meter ini tidak ada masalahnya, selebihnya lahan eks PTPN II. Semua sudah direalisasi,” tegas Irwan lagi. (rud)

Kebutuhan PNS Daerah Masih Dihitung

JAKARTA-Wacana penghentian sementara alias moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) direspon serius oleh pemerintah pusat. Kemarin sore (7/7), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menggelar rapat bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementrian Keuangan  (Kemenkeu) di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta.

Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni menjelaskan, rapat membahas masalah wacana moratorium penerimaan CPNS terus berkembang. “Rapat juga membahas formasi CPNS. Hanya saja, itu kewenangan kemenpan-RB dan BKN,” terang Diah sebelum berangkat menghadiri rapat.

Kewenangan kemendagri, kata Diah, adalah menghitung berapa idealnya kebutuhan PNS di daerah. Tentunya, hasil penghitungan itu nantinya dipakai sebagai acuan menetapkan formasi CPNS di daerah. “Kita akan evaluasi, kita hitung, berapa kebutuhan pemda sebenarnya. Ini penting agar pemda tidak asal mengusulkan formasi,” terang Diah.

Diah menjelaskan, cara menghitung jumlah ideal kebutuhan CPNS di daerah bisa dilihat dari jumlah PNS yang pensiun. “Misal ada yang pensiun, apa iya lantas pemda harus merekrut? Itu semua nanti dianalisis, termasuk kualifikasinya, latar belakang pendidikannya apa,” papar mantan pejabat di Pemprov Jateng itu.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Kepegawaian Negara (BKN) Aris Windiyanto menjelaskan, BKN yang akan memberikan pertimbangan ke Kemenpan-RB terkait dengan formasi CPNS masing-masing daerah.

Aris menyebutkan, setidaknya ada empat indikator yang dijadikan pertimbangan penetapan formasi CPNS. Pertama, kebijakan negara terkait anggaran yang sudah dialokasikan, dalam hal ini oleh Kemenkeu.

Kedua, kebutuhan pelayanan dasar kepada masyarakat juga menjadi pertimbangan. Untuk saat ini, yang dianggap masih sangat dibutuhkan adalah CPNS tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan.
Ketiga, akan dilihat rasio jumlah PNS dengan jumlah masyarakat yang dilayani di masing-masing daerah.

Keempat, alokasi APBD daerah tersebut yang dipergunakan untuk belanja pegawai. Jika APBD-nya sudah di atas 40 persen untuk belanja pegawai, maka usulan formasi CPNS dalam jumlah besar akan sulit disetujui. (sam)

Angelina Jolie Terkaya di Hollywood

Akting mumpuni dengan ditambah wajah menawan dan bodi sensual menjadikan Angelina Jolie ikon terbaru Hollywood dalam beberapa tahun terakhir.
Nama besarnya menjadi jaminan film yang dibintanginya laku keras di pasaran. Tidak mengherankan, sederet kualitas itu mengantar Jolie menjadi aktris terkaya di industri Hollywood.

Aktris yang melejit lewat installment Tomb Raider itu memuncaki daftar aktris dengan bayaran tertinggi rilisan Forbes. Selama periode Mei 2010 hingga Mei 2011 Jolie mengumpulkan pendapatan USD 30 juta (sekitar Rp253,17 miliar). Capaian itu setara dengan yang dikumpulkan bintang Sex and the City, Sarah Jessica Parker.

Hampir semua penghasilan Jolie diperoleh dari film. Setahun belakangan, dia setidaknya membintangi dua film berstatus box office. Yakni, Salt yang meraup total gross USD 300 juta (sekitar Rp2,53 triliun). Duetnya dengan Johnny Depp di The Tourist juga diganjar profit USD 280 juta (setara dengan Rp2,36 triliun), meski dihujani komentar buruk kritikus.

Jolie dan Parker mengungguli Jennifer Aniston dan Reese Witherspoon yang sama-sama mengumpulkan USD 28 juta (sekitar Rp236,3 miliar). Sementara itu, aktris termahal tahun lalu, Sandra Bullock, merosot ke posisi kesembilan dengan pendapatan USD 15 juta (sekitar Rp126,6 miliar).

Sebenarnya, daftar itu tidak terlalu mengejutkan. Hanya, yang menimbulkan pertanyaan adalah posisi Parker. Setelah serial televisi Sex and the City berakhir pada 2004, film-film yang dia bintangi tidak terlalu laris. Bahkan, komedi romantis macam Failure to Launch (2006) dan Did You Hear About The Morgans (2010) juga tidak sukses.

“Wajar, orang cukup terkejut melihat Sarah Jessica Parker di urutan teratas. Tetapi, mereka tidak menyadari bahwa Sarah punya banyak bisnis selain akting,” papar perwakilan Forbes Doroty Pomerantz kepada Reuters.

“Dia mendapat banyak pemasukan dari produk parfum. Dia juga baru diangkat sebagai creative director brand Halston Heritage. Film Sex and the City 2 juga masih meraup pendapatan Rp2,4 triliun,” tambahnya.(na/c6/any/jpnn)

Kondang di Eropa, Suka Modifikasi Nada Gamelan

Ananda Sukarlan, Pianis Indonesia yang Jadi Anggota Dewan Musik Spanyol

Nama Ananda Sukarlan sudah berkibar di Eropa selama dua dekade. Salah seorang maestro piano asal Indonesia itu juga telah meraup banyak prestasi kelas dunia di ranah rantau. Karya-karya hebatnya pun tak lepas dari sentuhan musik daerah di tanah air.

Agung putu iskandar, Jakarta

Kendati sudah banyak meraih award dan pengalaman di bidang musik, Ananda termasuk orang yang sederhana. Ditemui di Ananda Sukarlan Center for Music and Dance di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat lalu (1/7), lelaki 43 tahun tersebut tampil sederhana dengan batik hitam-putih dan celana jins.  “Kebetulan, saya sedang menunggu orang yang hendak latihan,” kata Ananda kepada Jawa Pos.

Hari-hari di Indonesia adalah hari yang sibuk bagi Ananda. Banyak orang yang menunggu giliran berguru langsung kepada maestro pianis berdarah Solo tersebut.

Kesempatan emas berguru langsung kepada Ananda memang harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pianis Indonesia. Itu adalah momen yang langka. Sebab, ayah Alicia Pirena Sukarlan, 12, tersebut sangat jarang tinggal lama di Indonesia.

Karena itu, banyak pianis muda yang langsung mengontak Ananda untuk meminta jatah waktu begitu dirinya mendarat di Jakarta. Selain Jakarta, ada peserta yang berasal dari Manado, Surabaya, dan Bandung.

Bahkan, sebuah konser plus coaching intensif selama seminggu rencananya dilangsungkan di Bandung pada Senin mendatang (11/7). Kebanyakan peserta adalah pianis muda. “Sebab, sebulan lagi saya kembali ke Spanyol,” katanya.

Biasanya, Ananda mampir ke Indonesia setiap ada konser di Queensland, Australia. Karena cukup dekat, dia menyempatkan untuk mampir. “Juga, kadang-kadang kan harus transit di Indonesia. Jadi, ya sekalian saja,” ujar lelaki berkacamata tersebut.

Meski banyak yang ingin berguru kepada dirinya, lelaki kelahiran Jakarta itu tak ingin disebut “guru” atau menyebut anak-anak yang dididiknya dengan “murid”. Alasannya, dia merasa tak pantas disebut guru. Guru, kata Ananda, adalah mereka yang mengawasi dengan intensif perkembangan anak didiknya. “Padahal, saya kan hanya kebetulan memberikan latihan hanya saat sempat bertemu,” ujarnya.

Di Spanyol, Ananda saat ini berdomisili di Bilbao. Sebuah kawasan di bagian utara Spanyol. “Bisa dibilang, itu adalah “pantura”-nya Spanyol, langsung berhadapan dengan lautan yang memisahkan Spanyol dan Inggris,” tuturnya.

Sudah lebih dari 20 tahun Ananda tinggal di Spanyol. Bahkan, dia sudah mengantongi permanent resident (penghuni tetap) meski tetap mempertahankan status sebagai warga negara Indonesia. Pernikahannya dengan warga Spanyol, Raquel Gomez, membuahkan buah hati Alicia Pirena Sukarlan yang kini berusia 12 tahun.

Nama Ananda di Spanyol, bahkan Eropa, sudah kondang. Dia dianggap sebagai salah seorang maestro pianis sekaligus komponis Eropa. Dia sering berkeliling Eropa menggelar pertunjukan musik dan memimpin para kru yang umumnya asli Spanyol. Dia juga beberapa kali mengadakan konser solo di Rotterdam, Berlin, Madrid, Lisabon, hingga Queensland.

Perusahaan rekaman di Belanda, Austria, Italia, dan Spanyol telah merekam penampilannya dalam kemasan CD. Pada 1998, Ananda meraih hadiah kedua Vienna Modern Master Performers Recording Award. Rekaman yang terakhir bertajuk Complete Piano Works by Santiago Lanchares menjadi best seller di Spanyol untuk kategori musik klasik kontemporer.

Sederet prestasi telah diraih Ananda. Pada 1993, dia panen penghargaan. Di antaranya, First Prize “Nadia Boulanger”, Concours International d”Orleans, First Prize “Xavier Montsalvatge”, dan Concurso de Musica del Siglo XX Xavier Montsalvatge, Ginora, Spanyol.

Pada 1994, dia juga mendapatkan First Prize “Blanquefort Piano Competition”, Bordeaux, Prancis, serta First Prize and Special Prize for The Best Interpreter of Spanish Music “City of Ferrol Piano Competition”, Galicia, Spanyol, 2005.

Atas prestasinya itu, pada kurun 2003?2007, Ananda dilantik menjadi anggota Ambassador of Spanish Music atau semacam anggota dewan musik Spanyol yang hanya beranggota sepuluh orang. Dewan tersebut langsung berada di bawah kendali ratu Kerajaan Spanyol.

“Dalam musik-musik saya, saya selalu memasukkan unsur keindonesiaan. Banyak nada gamelan yang sudah saya modifikasi saya masukkan dalam komposisi-komposisi yang saya buat. Bahkan, tanpa sadar, saya juga memasukkan lagu-lagu seperti Jali-Jali dan Angin Mamiri,” jelasnya.

Ananda tidak pernah secara resmi belajar gamelan. Saat masih kecil, dia kerap nonton acara-acara gamelan di TVRI. Kadang-kadang, dia sampai tertidur dengan televisi masih menayangkan musik-musik gamelan. “Mungkin, dari situ secara tidak sadar saya memahami musik gamelan,” ujarnya.

Kendati sudah sukses di Eropa, dia juga tetap ingat kampung halaman. Dia beberapa kali mengadakan opera berdasar karya-karya sastrawan. Di antaranya, Pro Patria yang diadaptasi dari karya Sutan Takdir Alisjahbana berjudul Kalah dan Menang, Mengapa Kau Culik Anak Kami berdasar drama tulisan Seno Gumira Ajidarma, dan Ibu yang Anaknya Diculik Itu yang diadaptasi dari monolog Seno Gumira Adjidarma.

Ananda juga sibuk dengan rencana memberikan pendidikan musik bagi anak-anak tak mampu. Bersama Yayasan Musik Sastra Indonesia, dia akan merekrut 20 anak yang tinggal di sekitar Ananda Sukarlan Center for Music and Dance. Mereka akan diberi pendidikan musik gratis.
“Awalnya dari sekitar kita saja. Setelah itu, baru yang lebih luas. Saya berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan dengan cara mendidik anak-anak muda belajar piano,” katanya.

Ananda sejatinya bukan orang yang lahir dari kelurga pemusik. Bungsu di antara tujuh bersaudara tersebut bahkan sempat dikeluarkan dari sekolah musik karena dianggap tak berbakat. Namun, Ananda berhasil membuktikan bahwa bakat bukan satu-satunya faktor yang membuat musikus sukses. “Selain bakat, yang lebih penting adalah kerja keras,” tegasnya.

Selain itu, kata dia, yang penting adalah kecintaan terhadap piano dan musik. Dirinya sering menemui orang tua yang terlalu terobsesi terhadap anak-anaknya. Mereka memaksa buah hatinya untuk bekerja terlampau keras belajar piano.

Akibatnya, anak-anak itu menjadi “karbitan”. Mereka memang mahir bermain piano pada usia belia. Namun, pada usia yang lebih dewasa, mereka umumnya menghilang. Sebab, saat dewasa, mereka biasanya berontak kepada orang tua dengan tidak meneruskan keterampilan bermain piano. “Orang tua jangan terlalu memaksa. Selama anak enjoy, oke. Tapi, kalau nggak, jangan. Kasihan anak,” ujarnya.

Ananda mulai belajar musik pada usia 5 tahun. Setelah lulus dari Kolese Kanisius, Jakarta, 1986, dia melanjutkan ke University of Hartford di Connecticut, AS, dengan beasiswa dari Petrof Piano.
Saat masih berusia 17 tahun, dia pergi ke Eropa dan meraih summa cum laude dari the Royal Conservatory of Den Haag, Belanda. Sejak saat itu, Ananda berkali-kali tampil dalam festival dan simponi orkestra di berbagai kota di Eropa.

Dirinya ingat bahwa semua proses tersebut dilalui dengan kerja keras, bahkan terkadang harus bonek alias bondo nekat. Dia pernah harus “bonek” ke Prancis dari Spanyol. Karena tidak punya duit, dia nekat naik kereta tanpa bayar. “Ketika karcis hendak ditagih, saya pergi ke toilet,” ungkapnya lantas terkekeh.

Tapi, cara-cara nekat itu hanya dilakukan pada masa-masa “perjuangan”. Kini, Ananda menyatakan tak lagi melakukannya. “Selama saya bisa lurus, saya akan terus lurus. Tapi, kalau kondisi memaksa, kita perlu cara-cara yang tidak biasa,” tegasnya lantas tersenyum. (*/c5/iro)

Oposisi Libya Rebut 2 Kota

KIKLA- Pasukan oposisi Libya mengaku telah menguasai al-Qawalish dan Kikla, sekitar 100 kilometer dari basis pendukung Kadhafi di Tripoli.  Oposisi telah merebut dua kota kecil sebelah selatan Tripoli setelah pertempuran 6 jam dengan pasukan yang setia kepada pemimpin Muammar Kadhafi, sementara 14 orang lasykar oposisi tewas dan 30 luka-luka dalam pertempuran melawan pasukan pemerintah.

Pimpinan NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan pesawat-pesawat tempur NATO telah menyerang 2.700 sasaran di Libya sejak NATO memulai serangan udara Maret lalu. Peralatan perang Kadhafi telah kehilangan kekuatannya. (bbs/jpnn)

Minta Senjata Api, 30 Murid TK Disandera

KUALA LUMPUR – Seorang pria bersenjata palu dan pisau menyandera sekitar 30 orang murid Taman Kanak-Kanak (TK) dan empat guru, Kamis (7/7) di Kota Muar, negeri bagian Johor, Malaysia selatan.

Mendengar kabar itu, aparat kepolisian langsung memblokade kawasan di sekitar sekolah dan tengah berunding dengan si penyandera. Sedangkan anak-anak dan guru yang disandera itu dibawa ke bagian atas bangunan sekolah berlantai dua itu.

Koran The Star melaporkan pria itu meminta tim perunding memberi dia senjata api dengan ancaman dia akan membunuh anak-anak. Namun penyanderaan akhirnya dilumpuhkan setelah polisi menembakkan gas air mata dan menyerbu ke dalam ruang tempat murid TK itu disandera di Muar, negara bagian Johor.

Sebelumnya, polisi melakukan perundingan, si pria yang dilaporkan media Malaysia menderita gangguan jiwa dan mengancam akan membunuh anak-anak di TK tersebut jika dia tidak diberi senjata api. Pelaku juga meminta kiriman makanan.

Sementara itu, satu orang tua murid yang ditemui beritahu mengenai insiden tersebut pada pukul 10.00 (09.00 WIB) dan diberitahu bahwa pria itu bersenjata palu dan pisau. Orang tua anak-anak yang sangat risau akan keselamatan anak mereka berkumpul di belakang garis polisi. “Putra saya yang berumur lima tahun sedang disandera. Saya khawatir akan keselamatannya,” ujar pria berumur 34 tahun itu, Tan Teck Hock kepada AFP.

Kepolisian Malaysia akhirnya menyatakan telah berhasil meringkus seorang pria yang menyandera 30 siswa taman kanak-kanak dan sejumlah guru. Seperti dilansir edisi online harian The Star melaporkan sekitar pukul 15.45 waktu setempat, polisi melemparkan gas air mata ke dalam gedung sebelum menyerbu masuk.

Polisi memastikan pelaku ditembak, tetapi tidak menjelaskan kondisinya. Sementara itu, anak-anak dan guru yang disandera dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.

Pejabat lokal Suhaeimi Ahmad menyatakan, penyanderaan yang berlangsung selama tujuh jam itu telah berakhir setelah polisi menyerbu lokasi penyanderaan. Suhaeimi menegaskan bahwa semua sandera selamat. (bbc/afp/bbs/jpnn)

Yunani Tahan Kapal Aktivis Pro-Palestina

ATHENA- Pasukan penjaga pantai Yunani menahan perahu kecil milik para aktivis Perancis pro-Palestina, Kamis (7/7) yang hendak berlayar ke Gaza untuk menentang blokade Israel. Demikian Reuters melaporkan.

Kejadian itu merupakan kali ketiga yang dilakukan pemerintah Yunani terhadap sejumlah kapal yang tergabung dalam armada bantuan ke Gaza, Palestina. Yunani memberlakukan larangan ke semua kapal yang menuju Gaza dengan alasan khawatir keselamatan.

Perahu itu berisi sekitar 10 aktivis, berlayar dari Corsica. Para aktivis menyatakan, menuju perairan internasional menunggu armada lain untuk bergabung,.
“Kami memeriksa surat-surat. Kami tak melihat ada masalah apapun,” ungkap pejabat penjaga pantai di Kreta. (bbs/jpnn)

Ditemukan, Kuburan Massal 900 Korban Saddam Husein

DIWANIYAH- Pemerintah Irak menemukan sebuah kuburan massal dengan 900 mayat di dekat Kota Diwaniyah di Irak tengah, Rabu. Kuburan itu diduga berisi mayat orang Kurdi yang dibunuh pada masa pemerintahan Presiden Saddam Hussein.

Mayat  itu ditemukan di daerah Shanafiya, sekitar 70 kilometer di barat Kota Diwaniyah. Tulang belulang itu berada di dalam kuburan di sebuah parit. “Ada 900 mayat,” kata Dakhil Sailhoud, Ketua Komisi Pengadilan dan Akuntabilitas. “Indikasi awal menunjukkan tulang belulang itu adalah orang Kurdi, kini temuan  itu dikirim ke laboratorium di Kota Najaf ,” kata Sailhoud. (bbs/jpnn)

Penculik Bocah 4 Tahun Ditangkap

MEDAN- Henro Kartiko (4) yang diculik Haruan Arrasyid (42) di Jalan Kapten Muslim berhasil digagalkan warga, Kamis (7/7). Usai dihakimi massa, Haruan Arrasyid diboyong ke Polsek Medan Helvetia.

Informasi yang dihimpun, Henro Kartiko saat kejadian sedang bermain dengan abangnya di warnet dekat Pasar Sei Sikambing. Saat akan menemui ibunya Aisyah Restaulina Silalahi (40) yang berjualan kain di Pasar Sei kambing, dia betemu dengan Haruan, lalu memculiknya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia AKP Zulkifli Harahap membenarkan kasus ini. Dari hasil penyidikan, ada kemungkinan tersangka terlibat  sindikat penculikan anak.(mag-7)