28 C
Medan
Tuesday, January 13, 2026
Home Blog Page 14959

Jembatan Lintas Laut Terpanjang Dibuka

QINGDAO – Pemerintah Cina akhirnya meresmikan jembatan lintas laut terpanjang di dunia, Kamis (30/6). Jembatan sepanjang 36,48 kilometer itu menghubungkan Kota Qingdao di Distrik Shinan, Provinsi Shandong, dan Distrik Huangdao. Pembangunan proyek senilai 14,8 miliar yuan (sekitar Rp 19,6 triliun) itu butuh waktu empat tahun.
Jembatan melintasi Teluk Jiaozhou di kawasan timur Shandong dibuka untuk umum. Aneka kendaraan ramai lalu lalang di jembatan megah itu.

Pemda setempat berharap jembatan bisa memperlancar hubungan dua distrik dengan kondisi fisik dan ekonomi yang bertolak-belakang itu. Huangdao jauh lebih kuno dari Qingdao diharapkan bisa lebih maju.  “Kini, perjalanan dari Huangdao ke Qingdao maupun sebaliknya lebih singkat 30 kilometer. Perjalanan yang biasanya ditempuh sekitar 40 menit,  kini bisa ditempuh sekitar 20 menit,” papar wakil direktur Komite Pengatur Lalu Lintas Qingdao, Han Shouxin.   Selain memajukan industri Huangdao, jembatan itu diharapkan bisa kengembangkan pelabuhan.

Para pebisnis dari Qingdao selalu mengeluhkan perjalanan ke Huangdao tidak nyaman. Di mata mereka, Huangdao adalah kawasan yang cukup potensial untuk pengembangan bisnis. Sayangnya, satu-satunya perjalanan via laut menuju lokasi tersebut tidak selalu lancar. Cuaca buruk menjadi faktor utama yang menghambat perjalanan bisnis menuju Huangdao.

Dengan diresmikannya Jembatan di Teluk Jiaozhou itu kemarin, kini rekor Jembatan Teluk Hangzhou sebagai jembatan lintas laut terpanjang di dunia gugur. Panjang jembatan yang melintasi Teluk Hangzhou di sebelah timur Provinsi Zhejiang tercatat “hanya” 36,21 kilometer. Setiap hari sekitar 30 ribu kendaraan diprediksi melewati Jembatan Teluk Jiazhou. (bbc/hep/dwi/jpnn)

Militer Serang Oposisi, 11 Tewas

DAMASCUS – Pasukan Suriah melancarkan serangan di wilayah pegunungan yang berdekatan dengan perbatasan Turki. Akibatnya 11 orang dilaporkan tewas. Sementara itu, kelompok bersenjata menghadang para aktivis Palang Merah Internasional yang akan masuk ke kamp pengungsi Suriah di perbatasan Turki.

Seorang aktivis HAM Suriah Mustafa Osso mengatakan, pasukan pemerintah sepertinya ber tahan di Desa Rameh dan desa lainnya di Provinsi Jabal al-Zawiya. Sebelumnya pasukan ini melancarkan serangan artileri ke wilayah-wilayah tersebut. Demikian diberitakan Associated Press, Kamis (30/6).

Osso menambahkan sebagian besar korban tewas merupakan pasukan oposisi anti-pemerintah, namum bisa jadi di antara korban tewas terdapat warga sipil yang mencoba menyelamatkan diri ke Turki.

Militer Suriah sendiri diketahui berupaya mencegah para pengungsi Suriah untuk menyeberang ke wilayah Turki. Hingga saat ini, hampir 2.000 warga Suriah yang menyeberang ke Turki untuk menyelamatkan diri dari konflik yang melanda negara mereka.

Aktivis Suriah mengeluarkan laporan yang menyatakan, 1.400 jiwa dilaporkan tewas dalam aksi represif pemerintah yang menangani protes anti Presiden Bashar al-Assad. Selama tiga bulan lebih pasukan oposisi melakukan perlawanan terhadap militer Suriah yang bersenjata lengkap.

Sementara itu, Pemerintah Suriah menepis jumlah korban tersebut. Mereka menuduh konspirator asing yang bekerja sama dengan kelompok kriminal bersenjata berada di balik kerusuhan ini.

Ketua Bulan Sabit Merah, Suriah Marwan Abdullah menyatakan kelompok bersenjata menghadang para aktivis Palang Merah Internasional yang akan masuk ke kamp pengungsi Suriah di perbatasan Turki.
“Kelompok bersenjata itu mengancam akan menembak bila para aktivis Palang Merah dan Bulan Sabit Merah masuk ke kamp pengungsian tersebut,” ujar Marwan seperti dikutip dari Xinhua. (bbs/jpnn)

Prancis Persenjatai Oposisi Libya

MISRATA – Di tengah krisis persenjataan pasukan oposisi Libya, Prancis berniat menyalurkan senjata ke pasukan oposisi tersebut untuk mengalahkan kepemimpinan Libya Muammar Kadhafi.

Prancis setuju mempersenjatai oposisi Libya, tapi langkah tersebut tidak diikuti Inggris yang menjadi koalisi Prancis di NATO. Inggris khawatir pengiriman senjata dapat melanggar mandat yang diberikan Dewan Keamanan PBB (DK PBB).
Duta Besar Prancis untuk PBB Gerard Araud mengatakan pengiriman senjata dari negaranya untuk oposisi Libya, sama sekali tak melanggar mandat resolusi 1973 PBB. Pada resolusi tersebut, embargo senjata bagi di Libya juga ditetapkan.
“Kami memutuskan menyediakan senjata membela diri bagi pihak oposisi. Kami menilai populasi mereka saat ini dalam bahaya,” ungkap Dubes Araud dikutip AFP, Kamis (30/6).

Menteri Strategi Keamanan Internasional, Gerald Howarth memastikan negara tak akan mengikuti Prancis. Menurutnya hal itu bisa menimbulkan isu baru, termasuk resolusi PBB yang memberikan mandat militer di Libya. “Kami berfikir resolusi PBB mengizinkan tapi Inggris tak akan melakukan pengiriman senjata,” katanya. (bbs/jpnn)

PBB: Pemilu Thailand Harus Fair

BANGKOK – Menjelang Pemilihan umum (pemilu) Thailand pada 3 Juli mendatang. Sekjen PBB Ban Ki-moon mengingatkan agar pemilu yang sangat krusial di Thailand dilakukan secara damai dan dengan cara yang fair, kredibel dan transparan.

Demikian disampaikan juru bicara Ban dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (30/6). Pada kesempatan yang sama, Ban menyerukan semua pihak untuk menahan diri dari kekerasan sebelum, selama dan setelah pemilu yang akan berlangsung. “Saya minta semua pihak untuk menerima dan menghormati keinginan rakyat seperti yang terlihat di kotak-kotak suara,” ingatkannya.

Pemilu tahun ini, partai berkuasa Demokrat yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Abhisit Vejjajiva bersaing ketat dengan partai oposisi utama Puea Thai pimpinan saudara perempuan mantan PM Thaksin Shinawatra. Thaksin digulingkan dari kekuasaan dalam kudeta tak berdarah pada tahun 2006 silam.

Thaksin Shinawatra, mantan perdana menteri yang jadi buronan, tetap menjadi tokoh yang sangat memecah belah di Thailand. Dia dibenci elit yang berbasis di Bangkok, takut dia bisa kembali menjadi orang bebas jika adiknya, Yingluck Shinawatra menang, sebagaimana diprediksi jajak pendapat.

Kini, Thaksin tinggal di pengasingan di Dubai, setelah melarikan diri tahun 2008 sebelum pengadilan Thailand menjatuhkan hukuman in absentia kepadanya dengan hukuman dua tahun penjara karena korupsi. Thaksin diburu karena tuduhan pidana termasuk terorisme.

Tuduhan terakhir itu terkait dengan protes oleh para pendukungnya, “Kaos Merah”,  di Bangkok tahun lalu. Unjuk rasa itu berakhir setelah dua bulan penumpasan berdarah oleh tentara dan lebih dari 90 orang tewas. Banyak pengamat khawatir, demonstrasi jalanan kelompok-kelompok yang bersaingan akan marak lagi pada bulan-bulan mendatang.

Untuk mengamankan tempat-tempat pemungutan suara pada hari pemilu digelar, lebih dari 170.000 personel polisi akan dikerahkan untuk melindungi tempat pemungutan suara pada hari pemungutan suara itu. (bbs/jpnn)

Lagarde Pergi, Sarkozy Rombak Kabinet

PARIS – Terpilihnya Menteri Keuangan (Menkeu) Prancis, Christine Lagarde sebagai Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) membuka jalan bagi Presiden Nicolas Sarkozy merombak kabinetnya. Posisi yang ditinggalkan Lagarde akhirnya diisi Menteri Anggaran, Francois Baroin.   Baroin (46) adalah orang dekat dari rival utama Sarkozy yang juga mantan Presiden Jacques Chirac. Jabatan lama Baroin diberikan kepada Valerie Pecresse, yang sebelumnya menjabat menteri pendidikan tinggi.

Reshuffle yang dilakukan Sarkozy ternyata tidak sebatas itu, Sarkozy juga memasukkan sejumlah tokoh aliran tengah ke dalam kabinetnya. Itu dilakukan untuk menghadapi ancaman dari kelompok kanan tengah sebagai bagian dari kampanyenya sepuluh bulan sebelum pilpres Prancis tahun depan. Jabatan lama Pecresse diisi Menteri Urusan Eropa, Laurent Wauqiez. Posisi yang ditinggalkan Wauqiez diserahkan ke anggota parlemen dari UMP (partai Sarkozy), yakni Jean Leonetti. (afp/cak/dwi/jpnn)

Gempa 5,5 SR Guncang Pulau Cebu

MANILA – Gempa berkekuatan 5 Skala Richter (SR) mengguncang pulau di Filipina, Kamis (30/6) sekira pukul 04.52 waktu setempat. Seiring hentakan gempa itu, tak ada muncul peringatan tsunami. Badan Meteorologi Malaysia menyatakan, titik pusat gempa berasal dari Kota Cebu, Filipina dan di daerah yang terletak 1.202 kilometer dari Kota Sandakan. Seperti dilansir Bernama, Kamis (30/6).

Sebelumnya, Kota Davao di Filipina juga dikabarkan mengalami banjir bandang. Banjir bandang tersebut dinilai cukup memporak porandakan kota tersebut.  Banjir bandang tersebut dipicu posisi Intertropical Convergence Zone (ITCZ), yakni Zona ini merupakan tempat berkumpulnya awan-awan. Hujan deras yang memicu banjir kerap terjadi di kota tersebut.(bbs/jpnn)

Myanmar Larang Suu Kyi Berpolitik

YANGON – Pemerintah Myanmar mengeluarkan kebijakan khusus kepada pemimpin pro-demokrasi Aung San Suu Kyi dan partainya agar tak berpartisipasi dalam aktivitas politik di negara itu.

Demikian disampaikan Kementerian Dalam Negeri Myanmar yang menulis surat peringatan kepada pemenang Nobel Perdamaian itu dan menyebutkan bahwa Suu Kyi telah melanggar hukum. Perbuatan melanggar hukum yang dimaksud antara lain membuka kantor partainya, mengadakan pertemuan serta mengeluarkan pernyataan politik.

“Bila mereka (Partai National League for Democracy) menerima dan mempraktekan demokrasi secara efektif, seharusnya mereka menghentikan aksi yang dapat mengancam perdamaian serta stabilitas.

Selain itu, mereka dapat merusak kesatuan warga termasuk pada biku,” demikian dikutip AFP, Kamis (30/6). (bbs/jpnn)
Setelah menjalani tahanan rumah selama tujuh tahun, Suu Kyi akhirnya dibebaskan November lalu. Bebasnya pejuang demokrasi Myanmar berlangsung sepekan setelah pemilu di Myanmar.

Sementara National League for Democracy (NLD) dibubarkan pemerintah junta pada tahun lalu. NLD dianggap bersalah karena memboikot pemilihan umum dan menilai pemerintah tidak adil. (bbs/jpnn)

Diperiksa Lagi, RE Siahaan Tenang

JAKARTA-Mantan Wali Kota Pematang Siantar, RE Siahaan, kemarin (30/6) kembali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan bantuan sosial APBD 2007. Pemilik nama lengkap Robert Edison Siahaan itu hanya sekitar 1,5 jam menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Mantan calon gubernur Sumut itu tiba di gedung KPK sekitar pukul 11.00 WIB. Begitu keluar dari mobil tahanan KPK yang mengangkutnya dari rutan Cipinang, dia tidak mau berkomentar saat ditanya wartawan yang biasa meliput di gedung KPK. Dia terlihat tenang saat diperiksa penyidik.

Pukul 12.30 WIB, pria berkulit gelap yang kemarin mengenakan kemeja bergaris coklat itu keluar dari gedung KPK, tanda proses pemeriksaan lanjutan telah selesai. Dengan tenang dia melangkahkan kakinya keluar dari lobi gedung KPK dan menuruni anak tangga, meski di depannya sudah menunggu sejumlah wartawan.

Dia hanya tersenyum saat ditanya wartawan. Dengan gaya santai, sambil mengunyah permen karet, dia menuju mobil tahanan yang sudah menunggunya.

Begitu sudah duduk di dalam mobil, RE Siahaan baru mau berkomentar sedikit, itu pun setelah didesak wartawan. “Biasa, soal kewenangan saya waktu itu,” ujar RE Siahaan saat ditanya mengenai materi pemeriksaan. Maksudnya, tim penyidik bertanya mengenai kewenangan seorang walikota dalam proses pengucuran dana bansos yang ada di APBD.

Selain RE Siahaan, kemarin tim penyidik juga memintai keterangan seorang PNS di Pemko Pematang Siantar, Johnny Arifin Siahaan, sebagai saksi. Hanya saja tidak terpantau kapan Johnny datang dan jam berapa pula dia keluar dari gedung KPK.

Mantan orang nomor satu di Pemko Pematang Siantar itu ditahan KPK pada 8 Juni 2011, setelah berstatus sebagai sebagai tersangka sejak 6 Pebruari 2011. Ketua DPC Partai Demokrat Pematangsiantar itu ditahan di Lapas Cipinang, Jakarta Timur.

Juru Bicara KPK, Johan Budi pernah menjelaskan, penahanan ini untuk kepentingan penyidikan perkara dugaan korupsi pengelolaan dana bantuan sosial (bansos) sekretariat daerah dan dana rehabilitasi/pemeliharaan dinas pekerjaan uumum pada APBD Pematangsiantar tahun anggaran 2007 itu. Berdasarkan hasil penyidikan, lanjut Johan, ditemukan saat menjadi wali kota, RE Siahaan pada sekitar Maret 2007 memerintahkan untuk memotong anggaran pemeliharaan rutin Dinas PU sebesar 40 persen dari setiap proyek. “Yang kemudian diserahkan kepada tersangka dalam beberapa tahap,” ujar Johan.

Selanjutnya, lanjut Johan, sekitar Desember 2007, RE Siahaan juga memerintahkan untuk mengambil anggaran bansos yang digunakan untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain. Kerugian negara akibat perbuatan ini diduga sebesar Rp9,088 miliar.

RE Siahaan disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 dan atau pasal 5 dan atau pasal 9 dan atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 199 tentang Tindak Pidana Korupsi. (sam)

Makin Dekat Keluarga

Nurdin Halid

SETELAH tidak lagi menjabat ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Nurdin Halid seolah hilang ditelan bumi. Di mana Nurdin? Mantan narapidana kasus korupsi itu ternyata kembali ke habitat lamanya, yakni menjadi kepala keluarga, pebisnis, dan politikus Partai Golkar.

“Dulu, waktu saya 70 persen untuk PSSI, sekarang gantian untuk keluarga. Mereka semua senang dengan waktu saya saat ini,” ujar Nurdin, yang masih aktif menjabat koordinator Tim Pemenangan Partai Golkar Wilayah Sulawesi, kemarin.

Nurdin juga menuturkan, sejak tak terlibat dengan hiruk pikuk PSSI, dirinya lebih sering mengunjungi orang tua dan sanak saudara di daerah. “Ke Makassar, Lampung, di sana ada ibu dan sanak saudara saya,” ucap dia.

Selain itu, Nurdin punya waktu banyak untuk hobi main tenis dan golf. “Dulu, waktu saya di PSSI, bisa dikatakan saya sudah gantung raket. Golf pun begitu, hanya sesekali. Bahkan, saya lupa kapan terakhir main golf. Tapi, kini saya sudah rutin main tenis lagi,” terang ketua Dewan Koperasi Induk Indonesia (Dekopin) itu.

Lalu, bagaimana dunia sepak bola? Nurdin yang tampak lebih segar dan gemuk tersebut menyatakan bahwa sepak bola tetap menjadi hal yang tidak lepas dari dirinya. Tetapi, caranya saja yang beda. “Dulu, saya berada di pucuk PSSI. Sekarang, saya lebih berfokus di pembinaan dan akuisisi klub luar negeri. Salah satunya, bulan-bulan depan salah satu klub di liga Australia akan kita akuisisi,” terang dia. (dms/jpnn)

Mantan Staf Pojokkan Andi Nurpati

JAKARTA – Mantan anggota KPU Andi Nurpati nampaknya tidak bisa berkelit atas dugaan keterlibatannya di surat palsu penetapan anggota DPR. Seluruh keterangan Andi dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Mafia Pemilu terbantahkan oleh keterangan staf Andi di Komisi Pemilihan Umum.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Mafia Pemilu kemarin (30/6), Andi menjelaskan semua kronologis klarifikasi KPU hinggan munculnya penetapan kursi untuk daerah pemilihan Sulawesi Selatan I. Berbagai klarifikasi yang disampaikan Andi itu terbantahkan oleh keterangan lain. Tidak hanya staf pribadi Andi di KPU, tetapi juga keterangan panitera Mahkamah Konstitusi yang menyerahkan surat keputusan MK di gedung JAK TV.
Andi menjelaskan, latar belakang KPU meminta penjelasan MK, disebabkan putusan nomor 84 yang ganjil. Dalam gugatannya, Partai Hanura meminta agar penggelembungan 3.302 suara Partai Golongan Karya dibatalkan.
Namun, amar putusan MK ternyata berbeda. MK melalui penghitungan ulang suara C1, menemukan perubahan suara untuk Hanura. Di beberapa kabupaten/kota, terjadi penambahan, namun juga terjadi pengurangan suara yang jumlahnya 1.677 suara.

“Kami konsultasi karena ada ketidaksinkronan dengan gugatan,” kata Andi.

Selanjutnya, pada bulan Agustus, Andi mengaku mendapat telepon dari seorang staf MK. Andi mengaku tidak ingat jika tanggalnya adalah 17 Agustus 2011. Andi juga tidak bisa memastikan siapa staf MK yang menelepon itu. Seseorang itu sedang mencari Andi yang ketika itu sedang tidak berada di KPU. “Saya kira itu Mashuri Hasan. Saya katakan sedang di JAK TV,” ujarnya.

Hasan kemudian menemui Andi di gedung JAK TV. Dalam keterangannya Andi mempertanyakan kenapa Hasan mengirimkan surat itu kepadanya. Seharusnya, surat itu disampaikan langsung ke KPU sebagai lembaga resmi. “Saya katakan kalau supir saya mau terima kasih saja,” kata Andi.Yang menjadi pertanyaan Andi, surat yang dikirim Andi itu ternyata sama dengan surat nomor 113 yang sudah dikirim MK. Andi mengaku, pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus, ada surat yang sama sudah dikirimkan MK. “Surat itu dikirimkan Hasan juga, melalui staf saya minta sampaikan saja ke Ketua KPU,” ujarnya.

Surat yang disampaikan Hasan melalui supir Andi, Hari Almafintono atau Aryo, diakui diminta diteruskan langsung ke Ketua KPU. “Saya pikir surat itu sudah disampaikan dan didisposisi ke Biro Hukum,” ujarnya.

Nah, saat pleno 2 September, terjadi pembahasan pleno KPU atas surat nomor 112 yang berisi penetapan Dewi Yasin Limpo sebagai caleg terpilih. Di pleno itu, Andi mengaku menjadi pemimpin rapat setelah Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary ijin keluar. “Rapat itu dihadiri oleh Sekjen, Bawaslu dan MK. Dan ternyata tidak ada keberatan,” kata Andi.
Keterangan itu dibantah anggota Panja Mafia Pemilu Yasonna H Laoly. Menurut dia, jika merunut pada raker KPU dan Bawaslu beberapa pekan lalu, pihak pengawas pemilu mengajukan keberatan. “Jadi tidak benar kalau tidak ada keberatan,” kata Yasonna.

Keterangan Andi terkait kronologis di JAK TV juga dibantah pihak MK. Panitera Pengganti MK Nalom Kurniawan menegaskan bahwa dia bersama Hasan bertemu Andi di dalam gedung JAKTV. Hasan ketika itu memperkenalkan dirinya kepada Andi bahwa dirinyalah PP yang mengurus sengketa hasil di dapil Sulsel I. “Bu Andi menyatakan kalau dikabulkan, kenapa suaranya tidak bertambah,” kata Nalom.

Sementara itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad mengatakan, SPDP bernomor No.b/63/VI/2011/Dit Pidum tertanggal 28 Juni 2011 itu mendasarkan sangkaannya berdasarkan pasal 263 KUHP tentang pembuata surat palsu. “Tersangkanya adalah MH (Masyhuri Hasan, Red.) dan kawan-kawan,” kata Noor di Kejagung.

Siapa dan kawan-kawan itu? Noor tidak bisa mengungkapkan. Menurut dia, SDPD yang dikirimkan ke Kejagung juga tidak menuliskan nama tersangka lain selain Masyhuri. “Di situ juga tidak dituliskan. Jadi bagaimana saya bisa mengatakan. Yang jelas ada lebih dari satu tersangka,” kata mantan Kajati Gorontalo itu.(aga/jpnn)