30 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 15022

Saatnya Messi Menjelma Mesias

Puasa gelar 18 tahun plus jadi tuan rumah Copa America menjadikan beban berat berada di pundak skuad Argentina. Tak terkecuali sang mega bintang, Lionel Messi.

Di ajang ini, Messi diharapkan mampu menjelma menjadi Mesias alias sang penyelamat. Meski awalnya terbebani, Messi yakin dirinya dan skuad mampu melepaskan diri dari
Bersama juara bertahan Brasil, Argentina menjadi favorit kuat juara Copa America edisi ke-43 ini sekaligus mengakhiri puasa gelar juara selama 18 tahun sejak 1993.

“Kami selalu dalam tekanan untuk menang, tak peduli di mana pun kami bermain,” kata Messi pada El Pais, Kamis (30/6).

“Argentina selalu menjadi favorit dan kami memang harus berjuang untuk meraih semuanya, terlebih sekarang ini kami bermain di negara sendiri, di depan pendukung kami,” lanjut pemain terbaik FIFA dua tahun terakhir itu.
Beruntung masing-masing anggota skuad optimis serupa bahwa mereka bisa keluar sebagai juaran dan mengakhiri puasa gelar.

Gonzalo Higuain misalnya. Ia menambahkan bahwa Argentina sudah cukup lama tak meraih gelar juara, dan di ajang ini kans kampiun terbuka. “Tak diragukan lagi, inilah momen yang bagus untuk jadi juara,” kata penyerang Real Madrid itu. (ful/bbs)

Beban 18 Tahun

Argentina vs Bolivia

LA PLATA – Argentina tentu saja paling difavoritkan menjuarai Copa America 2011. Selain menyandang predikat tim tersukses (14 gelar) bersanding dengan Uruguay, Tim Tango -sebutan Argentina- berstatus tuan rumah. Gagal juara tak ubahnya bencana mengingat publik Argentina sudah merindukan gelar sejak kali terakhir Copa America 1993.
Perjuangan Argentina merebut titel ke-15 dimulai dengan menghadapi Bolivia di Estadio Ciudad de la Plata besok pagi (siaran langsung RCTI pukul 07.45 WIB). Kemenangan di laga pembuka punya arti penting bagi Argentina. Selain menaikkan motivasi tim dan merebut simpati fans, sekaligus menjadi modal mengarungi persaingan di grup A yang juga Kolombia dan Kosta Rika.

Menilik perimbangan sejarah Copa America, Bolivia sangat timpang dengan Argentina. La Verde  -julukan Bolivia- hanya sekali juara (1963). Di empat edisi terakhir, mereka selalu kandas di fase grup. Skuad Bolivia pun banyak dihuni materi pemain klub lokal atau hanya empat pemain yang bermain di klub Eropa. Itu pun bukan di klub maupun liga elite Benua Biru.

Tapi, ada beberapa fakta yang membuat Argentina tidak akan meremehkan Bolivia. Yang pertama adalah track record Bolivia yang selalu sukses menahan imbang laga perdana tuan rumah Copa America di dua edisi terakhir. Dari Peru (2004) dan Venezuela (2007) dan keduanya sama-sama dengan skor 2-2.

Pertemuan terakhir kedua tim di kualifikasi Piala Dunia 2010 juga layak dicermati. Pada 1 April 2009, Bolivia diluar dugaan menaklukkan Argentina dengan skor tenis 6-1. Perlu dicatat, Argentina turun dengan skuad terbaiknya kala itu.

Komposisi pemain starter yang mungkin akan diturunkan Argentina besok pagi pun hampir tidak berbeda jauh dengan dua tahun lalu. Yang berbeda mungkin sosok pelatih karena tidak ada lagi Diego Maradona yang digantikan Sergio Batista.

“Situasinya bakal berbeda karena kami tidak akan menghadapi mereka (Bolivia) di La Paz kali ini,” ujar striker Argentina Lionel Messi kepada Associated Press.

“Semua orang sangat antusias dengan Copa America. Kami ingin memberi kepuasan bagi diri kami sendiri maupun fans. Saya harap segalanya bakal berjalan mulus,” tambah bintang Barcelona itu.
Carlos Tevez menguatkan pernyataan Messi. “Kami memiliki kepercayaan diri sangat bagus saat ini. Kami juga sudah melupakan kegagalan di Piala Dunia 2010,” ujar Tevez seperti dilansir di situs resmi AFA (Federasi Sepak Bola Argentina).

Bicara kepercayaan diri, Tevez tengah dalam puncaknya. Itu setelah namanya masuk skuad Copa America sekalipun hanya membela Argentina sekali dalam tujuh bulan terakhir. Yakni ketika menghadapi Albania (20/6) dengan dia menyumbang satu gol dari kemenangan 4-0 Tim Tango.

Peran Tevez sepertinya signifikan. Buktinya, striker Manchester City itu diprediksi akan dimainkan sebagai starter. Dalam sesi latihan dua hari terakhir, Tevez menggantikan peran Angel Di Maria sebagai tandem Messi dan Ezequiel Lavezzi.

“Selalu tidak mudah menghadapi Argentina terlepas siapapun pemain yang diturunkan,” ujar Ronald Raldes, defender sekaligus kapten Bolivia, kepada El Diario.
Raldes menambahkan apabila timnya tidak akan mengusung startegi permainan bertahan. “Pelatih kami juga tidak menginstruksikan kami harus me-marking salah satu pemain lawan. Semua pemain Argentina berbahaya dan bukan hanya Messi,” jelas pemain yang merumput di klub Argentina Colon itu. (dns/jpnn)

Fabregas tak Terbendung

LONDON-Keinginan hengkang Cesc Fabregas dari Arsenal tampaknya main tak terbendung. Dikabarkan Arsenal dan Barcelona sudah bertemu membahas harga pemain yang baru datang ke Indonesia itu.
Kedua tim kabarnya telah menyepakati harga transfer sekitar 35 juta pound (sekitar Rp 484 miliar) untuk kapten The Gunners itu.

Pekan lalu Arsenal menolak tawaran awal dari Barca untuk Fabregas senilai 27 juta pound, seperti dilaporkan Independent, Kamis (30/6).

Sementara itu The Sun melansir harga 37 juta pound yang merupakan akumulasi bonus dan nominal transfer Fabregas, sementara Arsenal bersikukuh pada harga 40 juta pound.
Pembicaraan terbaru antara Arsenal dan Barcelona ini diyakini akan menjadi akhir dari saga transfer Fabregas yang selama dua tahun terakhir memang dikaitkan dengan rumor kepindahan ke Barcelona.

Selain Fabregas, Arsene Wenger juga dihadapkan pada kengototan Manchester United untuk mendapatkan Samir Nasri. Kubu Setan Merah bahkan siap mengajukan tawaran terbaru sebesar 20 juta pound.
Kontrak Nasri di Arsenal tinggal tersisa satu musim. Bila tak ada kontrak baru, maka Arsenal beresiko kehilangan pemain berusia 24 tahun itu.

Wenger beberapa waktu lalu mengatakan tidak akan menjual Nasri ke MU.

Dua pemain yang diincar Wenger adalah Gervinho dari Lille dan Ricky Alvarez dari Velez Sarsfield. Keduanya masing-masing berharga 11 juta pound dan diproyeksikan sebagai pengganti Fabregas dan Nasri. Arsenal akan melakukan latihan pertama mereka untuk pra musim 2011-12 pada Selasa (5/7) mendatang. Rumor transfer Fabregas dan Nasri yang semakin memanas memasuki dibukanya transfer windows per 1 Juli membuat fans Arsenal berharap cemas apakah kedua pemain tersebut tetap mengikuti latihan perdana bersama The Gunners atau tidak. (net/jpnn)

Mahasiswa Panca Budi Bantu Korban Gempa Taput

TAPUT- Sejumlah mahasiswa Panca Budi yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Hukum Panca Budi memberikan bantuan terhadap korban bencana gempa bumi di Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Mahasiswa memberikan buku tulis dan beberapa perlengkapan alat tulis, seperti pulpen, pensil, penghapus, rol serta tas untuk anak sekolah dan juga sejumlah uang kepada para korban yang tertimpa musibah gempa bumi.
Bantuan ini di berikan pada hari senin (27/6) sebagai bentuk solidaritas terhadap korban yang tertimpa musibah. Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Hukum Panca Budi Medan ini, melakukan aksi solidaritas penggalangan dana untuk korban gempa bumi itu dengan cara mengamen di beberapa titik jajanan malam di kota Medan dan juga turun ke jalan untuk mendapatkan dana yang akan disumbangkan.

Kordinator Solidaritas Haris Dermawan dalam kegiatan ini mengatakan, penyerahan sumbangan ini diberikan karena rasa solidaritas terhadap mereka yang tertimpa musibah. “Sehingga kami terpanggil untuk langsung mengumpulkan dana dengan cara ngamen dan turun kejalan,” kata Haris.

Dan kami juga, sambungnya, ingin melihat langsung lokasi gempa serta memberikan bantuan ini kepada mereka yang tertimpa musibah. Keprihatinan yang cukup mendalam kami, ketika meninjau langsung sekolah yang siswa dan siswinya belajar di tenda darurat.

Ketua Umum Solidaritas Mahasiswa Hukum Panca Budi Dongan Nauli Siagian menambahkan, pihaknya meminta pemerintah harus cepat memperbaiki sekolah–sekolah yang rusak akibat gempa bumi, agar proses belajar mengajar dapat kembali normal.

Oleh karena itu, lanjutnya, kami dari Solidaritas Mahasiswa Hukum Panca Budi Medan, menyumbangkan sejumlah alat tulis dan buku tulis serta sejumlah uang, dengan harapan adik-adik yang sekolah tetap semangat dalam belajar dan tetap berusaha untuk menggapai cita-citanya.
Ketua mum Solidaritas Mahasiswa Hukum Panca Budi Dongan Nauli Siagian menambahkan, pihaknya meminta pemerintah harus cepat memperbaiki sekolah–sekolah yang rusak akibat gempa bumi, agar proses belajar mengajar dapat kembali normal.“Jangan sampai ada pihak-pihak yang memafaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan dan pemerintah juga harus transparan dalam hal anggaran yang diberikan untuk pembangunan infrastruktur yang rusak, agar tidak terjadi penyelewengan anggaran oleh oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini,” tambahnya. (smg)

Dendam, Guru SD Tewas Ditikam Tetangga

SIMALUNGUN- Karena dendam, Harangan Panggabean (60) nekat menghabisi nyawa tetangganya Abdon Purba (53), guru SD Negri warga Jalan Belimbing I, Perumnas Batu VI, Kecamtan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (29/6).

Peristiwa terjadi di warung tuak Jalan Belimbing I, sekitar 80 meter dari rumah korban. Sekitar pukul 21.30 WIB korban datang ke warung dan hanya memesan air putih.  Saat asyik ngobrol bersama rekan-rekannya termasuk pemilik Warung bermarga Nainggolan, pelaku muncul dengan membawa tuak dalam kantongan plastik.

Pelaku justru memilih duduk persis disebelah kiri korban. Hanya hitungan detik, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dari kantungan plastik dan langsung menikamkan pisau ke tubuh korban tepat dada kirinya.Korban langsung tersungkur berlumuran darah dan pelaku diamankan warga yang kebetulan berada di warung. Bahkan seorang petugas kepolisian diketahui berada di warung saat peristiwa penikaman itu terjadi.Ironinya, pemilik warung membiarkan korban terkapar hingga Peni, putri ke tiga korban datang ke lokasi kejadian. Ketika akan menolong bapaknya, justru dilarang petugas yang kebetulan minum tadi. Alibinya guna kepentingan penyelidikan. Padahal korban masih sempat bergerak dan minta tolong. Peni yang justru ditekan tak bisa berbuat banyak hingga menyaksikan detik-detik kepergian ayahnya.

Kapolsek Bangun AKP Hitler Sihombing membenarkan peristiwa penikaman hingga menewas Abdon purba. Pihaknya telah menahan pelaku.  Hasil penyelidikan awal, penikaman bermotif dendam.

, karena tahun lalu pelaku mengaku menangis atas ucapan korban yang diakui sangat menyakitkan.Karena warga yang sudah berang dengan perkataan petugas yang sudah dipengaruhi minuman tuak itu, akhirnya berinisiatif mengangkat tubuh korban dan mengantarnya ke RSU Vita Insani.

Namun nyawa korban tidak tertolong begitu tiba di IGD dan dipastikan meninggal dalam perjalanan. Karena kepentingan penyidikan, jasad korban dibawa ke RSU dr Djasamen saragih untuk divisium.
Korban diketahui meninggalkan seorang istri boru Munthe dan empat  anak, dua laki-laki dan dua perempuan.Masing-masing, Rudi, Erik, Peni dan Intan.
Kapolsek Bangun AKP Hitler Sihombing membenarkan peristiwa penikaman hingga menewas Abdon purba. Pihaknya telah menahan pelaku.

Hasil penyelidikan awal, penikaman bermotif dendam, karena tahun lalu pelaku mengaku menangis atas ucapan korban yang diakui sangat menyakitkan.
Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pisau belati sepanjang 20 cm dan baju korban berwarnah putih berlumuran darah.(smg)

De Gea Ingin Lampaui Van Der Sar

MANCHESTER – David De Gea datang ke Manchester United dengan tekanan sebagai pengganti Edwin van der Sar yang menjalani enam tahun sarat prestasi. Namun, kiper timnas U-21 Spanyol tersebut tetap rileks dan percaya diri.
Harapan tinggi diusung kiper yang dibeli dari Atletico Madrid itu bersama Setan Merah, julukan United. “Bagi saya Edwin merupakan kiper terbaik yang pernah membela United. Saya berharap bisa sukses seperti dia,” bilang De Gea, seperti dikutip Goal.

Bahkan, kiper berusia 20 tahun itu berambisi untuk menjadi kiper yang lebih sukses ketimbang Van der Sar. “Dengan menggunakan waktu beberapa tahun di sini, saya berharap bisa menyamai dia atau bahkan melampauinya,” lanjut De Gea.

Meski pengalaman De Gea di level Eropa masih minim, tapi dia telah membuktikan diri dengan penampilan regulernya di Liga Primera Spanyol dan Europa League. Dia kiper utama Atletico ketika menjuarai Europa League pada 2010 dan Piala Super Eropa pada 2010.Makanya, manajer United Sir Alex Ferguson langsung memplotnya sebagai kiper utama musim depan.

United mendatangkan De Gea dengan nilai transfer 18,3 juta pounds atau setara Rp 251 miliar. “Saya siap memberikan kontribusi besar dengan gaya saya sendiri dan saya ingin meraih banyak sukses bersama klub ini,” kata De Gea.
Di lain hal bergabungnya Ashley Young membuat persaingan kian ketat. Situasi yang membuat posisi Luis Nani terancam. Dengan posisi dan tipikal permainan yang sama, membuat Nani harus berjuang keras untuk masuk dalam daftar starting line up.   “Saya akan bertahan di United. Saya tidak takut dengan siapapun. Faktanya, saya pernah bermain di United bersama Cristiano Ronaldo dan saya tidak pernah merasa terintimidasi,” bilang winger timnas Portugal tersebut. (ham/jpnn)

Terry Tetap Kapten

Meski sudah menunjukkankuasa kecilnya dengan merombak sisi kepelatihan, Andre Villas Boas tak mengganti kapten The Blues Chelsea. Ban kapten dipastikan tetap melingkar di lengan John Terry.

Setelah resmi diangkat oleh manajemen klub, Villa-Boas langsung memberhentikan sejumlah staff peninggalan rezim Carlo Ancelotti. Ia pun lantas menunjuk Roberto Di Matteo sebagai asistennya dan membawa serta dua staffnya semasa di Porto.

Ini menunjukkan bagaimana Villas-Boas ingin melakukan peremajaan dalam tim Chelsea, baik dari sisi pemain maupun staff. Meski baru berumur 33 tahun dan hampir sebaya dengan beberapa pemain senior The Blues, Villas-Boas tetaplah bos di tim barunya itu.

Hal yang sama mungkin bisa juga menimpa beberapa pemain yang sudah berumur, karena dikabarkan Villas-Boas akan membawa beberapa pemain baru dan muda ke dalam skuadnya.

Tapi satu posisi yang nyaris pasti aman adalah Terry yang menjabat sebagai kapten tim. “John adalah kapten tim ini dan akan akan terus menjadi kapten selama dia bisa tampil dalam kemampuan hebatnya seperti enam tahun terakhir ini,” tegas Villas-Voas kepada Sky Sports.

“Dia sukses menjalani tugas sebagai kapten dalam waktu yang lama dan dia mewakili sejarah kesuksesan klub ini dalam enam atau tujuh terakhir,” sambungnya. “

Aku tahu beberapa pemain di ruang ganti melihat John sebagai pemimpin dan pemain yang bisa memotivasi mereka. So, jika John bermain maka dialah kaptennya,” tuntas pria asal Portugal itu. (net/jpnn)

Mr Runner-up Comeback ke Spanyol

MADRID – Hector Raul Cuper kembali lagi ke Liga Primera Spanyol. Setelah sempat melanglangbuana melatih Parma, timnas Georgia, dan klub Yunani Aris Thessaloniki, Cuper akhirnya mendarat lagi di Spanyol untuk melatih Racing Santander.

Dia bergabung ke Santander menggantikan Marcelino Toral yang memutuskan angkat kaki pada akhirnya musim lalu untuk menjadi pelatih di Sevilla. “Hector Cuper melatih Racing pada 2011-2012,” begitu keterangan di situs resmi klub.

Kontrak yang didapat Cuper di Santander hanya kontrak pendek. Dia disewa untuk satu musim kompetisi dengan opsi perpanjangan. Keputusan memilih Cuper karena pengalamannya melatih beberapa klub di Liga Primera.

Nama Hector Raul Cuper melejit kali pertama ketika membesut Real Mallorca. Klub medioker Spanyol tersebut mampu dibawanya mencapai final Copa del Rey pada 1998 dan final Piala Winner 1999. Dia juga sukses bersama Valencia. Selain satu gelar Piala Super Spanyol pada 1999, Cuper juga dua kali membawa Los Che, julukan Valencia, melaju ke final Liga Champions. Torehannya yang membuatnya disebut sebagai Mr. Runner-up, lantaran sering final, tapi gagal juara.

Setelah terhitung cukup sukses di Valencia, Cuper membuat presiden Inter Milan Massimo Moratti terpikat. Dia akhirnya mendarat di Giuseppe Meazza pada 2001. Sayang, dia gagal mengulang cerita manis di Inter dan dipecat pada 2003.

Dia sempat balik lagi ke Mallorca pada 2004, tapi pada periode keduanya, Cuper tidak begitu sukses. Meski begitu, dia mampu bertahan selama dua musim setelah akhirnya memutuskan pindah ke Real Betis selama semusim dan Parma selama semusim.

Selepas dari Parma, Cuper ditunjuk melatih timnas Georgia. Hasilnya, sama sekali Georgia tidak pernah menang ketika ditanganinya. Akibatnya, kontrak Cuper tidak diperpanjang. Namun, dia langsung mendapatkan tawaran dari Aris.

Bersama Aris, dia sempat merasakan final Piala Yunani pada 2010. Namun, seperti final-final sebelumnya, kali ini dia kembali kalah dari Panathinaikos. Situasi yang membuat reputasinya sebagai Mr. Runner-up makin kuat.
Bersama Santander, Cuper diharapkan bila kembali berprestasi. Setidaknya mampu mengangkat Santander ke persaingan di sepuluh besar. Musim lalu, mereka finis di peringkat ke-12 di tangan pelatih Marcelino Toral. (ham/jpnn)

Medan Rally 2011 Bakal Lebih Semarak

MEDAN-Seri II North Sumatera Rally Championship bertajuk Medan Rally 2011 yang berlangsung di Medan dan kawasan Kabupaten Sergei, 15 sampai 17 Juli ini, bakal seru dan lebih semarak.

Pasalnya, selain pereli-pereli luar Sumut sudah memastikan tampil, kejuaraan juga menjadi bagian dari perayaan menyemarakkan HUT ke-451 Kota Medan, tepat hari ini.

“Event bakal lebih semarak, karena kita menjadikannya sebagai bagian dari perayaan hari jadi Kota Medan, serta mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Medan, Drs. H. Rahudman Harahap, MM,” kata Ketua Pengprov IMI Sumut Ijeck kemarin.

Ijeck mengatakan, pihaknya tentu berharap sukses serupa, seperti ketika menggelar Langkat Rally 2011, sebagai seri I, juga akan diraih saat  Medan Rally 2011 berlangsung. “Namun hal itu tentu hanya akan didapat dengan partisipasi serta dukungan dari Pemko, instansi dan juga perusahaan-perusahaan terkait,” ungkap Ijeck,  yang didampingi Ketua Harian IMI Sumut John Lubis,  Sekretaris Drs. H. Zulhifizi Lubis, serta Elwin Siregar dari Panitia Lomba (Racing Comitte).

“Kita juga menjamin kejuaraan  seri II berlangsung  lebih seru. Pasalnya beberapa pereli asal Pulau Jawa yang diundang sudah memberi respon dan memberi sinyal akan turun. Kehadiran pereli-pereli luar membuat lomba semakin menarik, sekaligus menawarkan tantangan lebih terhadap peserta tuan rumah,” tambah Ijeck lagi.
Elwin Siregar dari Panitia Lomba menambahkan, pihaknya telah merancang menggelar Super Spesial Stages (Super SS) di sirkuit Cemara Abadi pada malam hari, setelah para peserta melakukan start pada Jumat 15 Juli.

Acara seremonial start dan finish Medan Rally 2011 digelar di Lapangan Merdeka Medan, yang akan dilepas langsung oleh Wali Kota Medan. Setelah start pada malam harinya seluruh peserta mengikuti Super SS di Cemara Abadi, dan keesokan harinya langsung menuju kawasan perkebunan Rambung Sialang, di Sergei. “Lokasi di  Rambung Sialang ini, dulunya juga pernah digunakan saat berlangsungnya event kejuaraan dunia (WRC) di Sumut pada 1996 dan 1997,” tambahnya.

Elwin mengajak para pereli Sumut untuk bersiap lebih dini, supaya bisa meraih hasil yang maksimal. “Ajang North Sumatera Rally Championship 2011 merupakan wujud komitmen Pengprov IMI Sumut untuk tetap menghadirkan event speed reli di tanah air yang tahun ini kembali vakum dari kegiatan. Karenanya, sudah sepantasnya para pereli merespon dengan mempersiapkan diri lebih maksimal,” tandas Elwin Siregar. (jun)

25 Oknum Polisi Diperiksa Poldasu

MEDAN- Pengungkapan kasus judi toto gelap (togel) di Kota Binjai, yang melibatkan sejumlah petinggi di jajaran Polresta Binjai, terus didalami Direktorat Profesi dan Pengamanan (Propam) Poldasu.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 22 amplop bertuliskan nama pejabat Polres Binjai yang kini menjadi barang bukti dalam kasus tersebut.

Propam Poldasu juga memeriksa 25 oknum polisi yang bersinggungan dengan kasus judi togel itu. Saat ini, kepolisian masih memeriksa 3 oknum polisi untuk dimintai keterangannya.

“Saat ini ada tiga nama dari 25 nama yang kita periksa,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso, saat dikonfirmasi Sumut Pos, Rabu (29/6).

Saat ditanya nama ketiga orang tersebut, Heru mengaku lupa. “Saya lupa,” jawabnya.
Terkait sanksi diberikan kepada oknum polisi yang terlibat, Heru menjelaskan, terlebih dahulu diproses pidananya. Setelah itu, baru akan dilanjutkan dengan proses pemberian sanksi kode etik.(ari)