29 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 15084

E Coli Ambil Korban Balita

BERLIN-Meski pemerintah Jerman mengklaim bahwa bagian terburuk dari penyebaran wabah Escherichia coli atau E Coli telah berlalu, korban ternyata masih berjatuhan. Selasa (14/6), seorang balita dua tahun tewas karena terinfeksi bakteri  itu. Praktis, balita itu merupakan korban pertama yang tewas akibat E Coli.

Korban jiwa termuda itu dilaporkan berjenis kelamin laki-laki. Bocah yang identitasnya dirahasiakan tercatat sebagai penduduk Kota Celle. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, dia sempat menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit Kota Hanover.  “Dia meninggal setelah pembuluh darahnya pecah dan mengalami gagal ginjal,”kata jubir rumah sakit, Rabu  (15/6).

Sebenarnya, kakak laki-laki dan ayah bocah tersebut terinfeksi E Coli. Keduanya sempat dirawat di rumah sakit karena menunjukkan gejala yang sama dengan para korban lain. Yakni, mengalami gangguan pencernaan atau diare, dehidrasi, dan gangguan fungsi ginjal. Tetapi, kondisi keduanya membaik meski harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Pemerintah negara bagian Lower Saxony membenarkan kematian bocah laki-laki berusia dua tahun tersebut. Dia menjadi korban tewas ke-37. Bakteri itu juga menginfeksi sekitar 3.235 orang sejak merebak bulan lalu. Dari jumlah tersebut, 782 di antaranya mengalami infeksi serius.

Badan pusat pengendalian penyakit nasional Jerman, Robert Koch Institute, menegaskan jumlah korban yang terinfeksi cenderung berkurang. Sebab, sebagian besar lolos dari maut dan dinyatakan sembuh.

Berdasarkan survei terbaru yang dilakukan Forsa, rakyat kecewa dengan kinerja pemerintahan Merkel dalam mengatasi wabah E Coli. Sebanyak 58 persen dari total 1.003 responden menilai Berlin payah. Hanya sekitar 31 persen yang puas dengan kinerja pemerintah dalam mengatasi wabah E Coli. (art/hep/dwi/jpnn)

AS Larang Warganya ke Filipina

WASHINGTON- Diketahui sebagai negara berbahaya dan sarang teroris, Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan berkunjung (travel warning) bagi warganya yang akan berkunjung ke Filipina.
Demikian disampaikan pemerintah AS dalam situs Kementerian Luar Negerinya, dilansir dari CNN, Rabu (15/6). Dalam situs tersebut, AS menyebutkan beberapa tempat yang berbahaya dan diharapkan warga AS menjauhi daerah tersebut.
“Tempat yang diincar adalah tempat berkumpulnya masyarakat, termasuk di antaranya bandara, mal, ruang konferensi, dan tempat publik lainnya,” tulis AS.

Secara spesifik, AS menyebutkan dua daerah yang paling berbahaya di Filipina, yakni pulau Mindanao dan Kepulauan Sulu. Daerah itu terkenal sebagai basis separatisme dan terorisme militan Muslim. Selain itu, ibukota Filipina, Manila kemungkinan akan jadi sasaran teroris.

Turis AS, tulis Kemlu, harus ekstra hati-hati bila melihat adanya peningkatan pengamanan oleh polisi dan militer di daerah-daerah itu. Kemungkinan penculikan dengan tebusan sangat rawan bagi wisatawan asing. (bbs/jpnn)

Banjir Cina Belum Reda, Korban Jiwa Bertambah

BEIJING-Banjir besar yang melanda bagian selatan dan tengah Cina terus mengancam warga. Sedikitnya tujuh warga kembali ditemukan tewas. Dengan demikian, total korban tewas melampaui angka seratus orang hingga Rabu  (15/6).
Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di utara Cina sejak Senin (13/6) lalu juga membuat 88 ribu warga di enam provinsi harus meninggalkan rumah untuk mengungsi. Kementerian Urusan Sipil menyatakan sebagian pengungsi ditempatkan di sejumlah pusat penampungan.

Jumlah korban dalam musibah itu diperkirakan masih bertambah. Pasalnya, badan meteorologi meramalkan, hujan deras akan berlangsung hingga Jumat (17/6). Lantaran banjir yang menerjang sejak awal bulan ini, lebih dari 170 orang dilaporkan tewas dan hilang di negeri itu. Selasa (14/6) lalu, pemerintah Cina mengumumkan korban tewas mencapai 105 orang dan 63 orang lainnya hilang.

Mayoritas korban tewas berasal dari Provinsi Hunan dan Hubei. Wilayah tersebut diperkirakan terus diguyur hujan lebat hingga Jumat (17/6). Hujan memicu banjir lumpur dan longsor dan mengakibatkan 39 orang tewas dan 21 lainnya hilang.

Terkait dengan bencana itu, Cina mengumumkan akan mengalokasikan anggaran CNY 130 juta (sekitar Rp171 miliar) untuk membantu wilayah terdampak seperti Provinsi Hubei dan Hunan. Kantor berita Xinhua melansir, dana tersebut akan digunakan untuk membangun tempat penampungan, membeli sembako, memperbaiki rumah warga, dan tunjangan bagi keluarga korban. Pemerintah juga menyiapkan dana CNY 35 juta (sekitar Rp42,7 miliar) untuk membantu korban bencana di Provinsi Guizhou. Sebanyak 24 orang dilaporkan tewas di Guizhou dan 32 lainnya hilang.
Selasa malam sekitar 55 ribu warga harus meninggalkan rumahnya di Kota Xianning, Provinsi Hubei. Di kota tersebut ketinggian air sungai bertambah hingga 5 meter. Sebelumnya hujan deras di kota tersebut mengakibatkan kerusakan di hampir seluruh wilayah. (ap/afp/cak/c10/dwi/jpnn)

Panda Serang Jaksa KPK

Tak Terima Dituntut Tiga Tahun dalam Kasus Cek Perjalanan

JAKARTA- Setelah dituntut tiga tahun penjara sekaligus denda Rp150 juta, kemarin (15/6) giliran Panda Nababan ‘menyerang’ empat jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani sidangnya. Saat membacakan pledoi alias pembelaan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor kemarin (15/6), terdakwa kasus suap cek perjalanan dalam pemenangan pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) Miranda Goeltom tersebut menyebut bahwa JPU telah bertindak tidak profesional.

Panda menganggap JPU yang menangani perkaranya telah memutar balikkan data dan memanipulasi fakta. Bahkan dia juga meragukan semua barang bukti yang digunakan JPU untuk menjeratnya. “Mereka telah menghina proses peradilan, bekerja tidak profesional, ceroboh, dan melakukan perbuatan tercela. Untuk itu, jaksa-jaksa ini pantas dihukum!,” kata Panda saat membacakan pledoinya pada halaman dua.

Panda sepertinya benar-benar kesal karena telah dituduh menerima dan membagikan cek perjalanan untuk pemenangan Miranda. Dia menyusun pledoinya itu setebal 49 halaman dan diberi judul Panda Nababan Menggugat: Tuntutan Berlandaskan Fitnah. Politisi PDIP ini membacakan pledoinya sambil berdiri dan bersuara lantang.

Lebih lanjut Panda juga berharap agar JPU yang menangani kasusnya itu segera diperiksa. Nah, untuk itulah Kamis (7/6) lalu dirinya melaporkan para jaksa pada KPK itu ke Kejaksaan Agung (Kejagung). “Harus ada kontrol, harus ada pengawasan terhadap oknum-oknum jaksa yang menyalahgunakan kekuasaannya dan merusak citra KPK,” tuturnya.
Seperti terdakwa kebanyakan, saat sidang pledoi, Panda kembali menerangkan bahwa dirinya benar-benar tidak bersalah. Pria kelahiran Siborong-borong, Tapanuli Utara itu kembali menegaskan dirinya tidak menerima suap berbentuk cek perjalanan dari Nunun Nurbaeti melalui rekannya di Fraksi PDIP Dudhie Makmun Murod.

Dirinya mengaku heran dengan KPK yang besikukuh menyatakan dia telah menerima suap tersebut. “Dudhie Makmun Murod berkali-kali mengatakan dia tidak pernah menyerahkan satu amplop pun kepada saya. Dimana dan kapan Dudhie mengatakan membagikan amplop kepada saya,” katanya dengan nada tinggi.

Bahkan untuk membuktikan perkataannya itu, Panda membeberkan berita acara pemeriksaan (BAP) Dudhie Makmun Murod tanggal 8 November 2010. Panda pun mencuplik percakapan Dudhie dengan penyidik. Dimana dalam BAP dalam poin 30 Dudhie menyatakan dirinya mengkoreksi keterangan yang tertuang dalam BAP sebelumnya pada tanggal 4 Oktober 2010.

“Ada keterangan yang akan saya koreksi dan saya tambahkan. saya tidak pernah merasa menyerahkan TC BII secara langsung  kepada   saudara Panda Nababan,” tutur Panda menirukan perkataan Dudhie saat itu. (kuh/agm/jpnn)

Terdakwa Geng Motor Divonis 5 Tahun

MEDAN- Masih ingat kasus geng motor? Dua terdakwa Indra Gunawan Simanjuntak dan Boy Christofel Ariady Sembiring, Kemarin (15/6) divonis PN Medan dengan hukuman 5 tahun penjara.

“Unsur  pasal 170  ayat 2 ke 1 KUHPidana sudah terpenuhi, karena terdakwa bersama-sama merusak mobil dan menganiaya korban Hans Cristian Budi Hutagalung. Dengan demikian, keduanya dijatuhi hukuman masing-masing 5 tahun penjara,” terang hakim Ketua Muhammad SH dalam persidangan.

Putusan itu sama dengan tuntutan jaksa sebelumnya. Usai majelis hakim membacakan putusan kedua terdakwa diberikan kesempatan untuk menerima atau banding. Sekadar mengingatkan, penyerangan geng motor terhadap Hans Cristian Budi Hutagalung (17) siswa kelas III SMA St Thomas I ini, terjadi 5 Februari lalu di Jalan Patimura. Kemudian korban dikeroyok.(sal/smg)

Aniaya PRT, Perwira Polisi Digugat

MEDAN- Dua Pembantu Rumah Tangga (PRT) mengadukan majikannya yang merupakan seorang perwira polisi, Komisaris Polisi (Kompol) ES ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polda Sumut, Rabu (15/6). Keduanya mengaku tidak tahan terus-menerus dianiaya sang majikan.

Kedua PRT itu bernama Ngatiem (56) asal Magelang, dan Ropiah (14) asal Brebes. Usai membuat pengaduan ke Polda Sumut, keduanya meminta bantuan hukum ke LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (Apik). Ropiah mengatakan, mereka sudah enam bulan bekerja di kediaman Kompol ES Jalan Pabrik Tenun. Selama bekerja, keduanya kerap diperlakukan tidak manusiawi, sering dipukul dan tidak pula diberi gaji.

“Jika melakukan kesalahan sedikit saja, akan langsung dipukul,” kata Ropiah saat memberikan keterangan di kantor LBH Apik, Jalan Sisingamangaraja, Medan. Tak hanya itu, keduanya pun mengaku sering disekap dalam kamar dengan kedua tangan diborgol. Mereka tidak tahan dengan perlakuan ini, dan meminta agar dipulangkan ke kampung. Namun permintaan itu tidak dipenuhi. Direktur LBH Apik Cut Beity menyatakan pihaknya akan menempuh jalur hukum untuk memastikan kedua korban mendapatkan keadilan.(net/jpnn)

Curhat Melalui Buku

Anggito Abimanyu

Meski telah mengundurkan diri dari jabatan kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, nama Anggito Abimanyu tetap eksis. Selain menjadi dosen di UGM dan pembicara di berbagai pertemuan hingga menjadi bintang iklan, kini Anggito pun menjadi penulis. “Saya sudah melalui masa enam menteri keuangan dan hampir 2,5 periode DPR. Semua yang menurut saya penting untuk dituliskan telah saya tuangkan dalam buku ini,” kata Anggito saat peluncuran buku bertema fiskal di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, kemarin (14/6).
Anggito mengatakan, buku yang ditulisnya adalah refleksi perjalanan dan pengalamannya selama hampir 10 tahun di pemerintahan khususnya di Kemenkeu. Dalam buku setebal 265 halaman ini, Anggito banyak bercerita tentang ekonomi seperti masalah risiko fiskal, perpajakan, ekonomi politik, anggaran, sektor keuangan, dan bidang ekonomi lainnya.
Namun, pada beberapa bab, Anggito juga menuliskan sudut pandangnya.
Misalnya saja, Anggito menilai bahwa bailout Century yang sempat menghebohkan hingga memaksa mundur Sri Mulyani adalah sebuah keputusan bailout yang benar. Selain itu, Anggito juga menyesalkan, mengapa baru sekarang pemerintah ngotot membeli 7 persen saham Newmont. Padahal, sudah sejak periode Sri Mulyani hal tersebut disampaikan. “Ada beberapa hal yang dinilai negatif, saya justru menganggapnya langkah positif. Semua tertuang di dalam buku ini,” kata Anggito.

Dalam buku ini pula, Anggito mengungkapkan banyak pandangannya. Curahan hati mengenai kesulitan mengambil keputusan dari sisi pemerintah  juga diungkapkannya. Termasuk pula mengenai batalnya Anggito menjadi wakil menteri keuangan meski sudah melalui fit and propert test. “Sebanyak ini pengalaman saya di pemerintahan, saya menilai bahwa setiap kebijakan sulit untuk diambil. Banyak yang mempengaruhinya, misalnya pada tingkat menteri,” ujarnya. (afz/jpnn)

Bayi Kembar 4 Lahir

TANGERANG- Bayi kembar empat lahir dengan operasi caesar di Rumah Sakit (RS) Siloam Karawaci, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/6). Mereka lahir secara prematur dalam kondisi terpisah dan normal.

“Ini kelahiran yang cukup luar biasa. Untuk kembar dua atau tiga sudah sering kami tangani. Akan tetapi, kembar empat baru pertama kali dilakukan di rumah sakit ini, sejak didirikan tahun 1996,” kata dokter Spesialis Kandungan Budiyanto Chandra dalam jumpa pers di RS Karawaci, Rabu (15/6).

Ibu bayi diketahui bernama Paramitha Harsary (25), dokter umum yang tinggal di Jalan Delima Raya No 40-42 Kompleks Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang dan Robby Kurniawan (30), karyawan Freeport. Paramitha memutuskan melahirkan bayinya di rumah sakit Siloam Karawaci, Kabupaten Tangerang, karena dianggap mampu menangani bayi-bayi prematur.

Sementara itu, keempat bayi tersebut diberi nama Najma Khalisha Alpharabi dengan bobot lahir (1,515 kg), Najma Khalila Alpharabi (1,485 kg), Muhammad Khalif Alpharabi (2,255 kg), dan Muhammad Khairan Alpharabi (1,64 kg).
Setelah ditangani secara intensif pasca kelahiran, bobot bayi meningkat pesat. Khalisha mencapai (2,28 kg), Khalila (2,205 kg), Khalif (2,255 kg), dan Khairan (2,6 kg).

Keempat bayi tersebut lahir 13 Mei 2011 ketika usia kandungan 8 bulan dengan operasi caesar. Karena semua bayi lahir prematur dan butuh perawatan intensif, baru pada Rabu (15/6) kelahiran ini bisa dipublikasikan. Paramitha sendiri mengaku, kalau bisa ke depan tidak mau kembar lagi. Karena sakit dan susah tidur.(net/jpnn)

Kejagung Didera Isu Korupsi Rp1 M

Proyek Pengadaan Mobil Tahanan Dipecah-pecah

JAKARTA- Kabar tak sedap menerpa Kejaksaan Agung (Kejagung). Indonesia Corruption Watch (ICW) menuding lembaga penegak hukum itu me-mark up Rp1,3 miliar ongkos pengadaan 100 unit kendaraan tahanan.

Wakil Koordinator  ICW Emerson Yuntho mengungkapkan, total 100 unit itu diantaranya adalah 38 unit sasis Toyota Kijang Dyna Rino 4 ban kecil, 50 unit sasis Toyota Kijang Dyna Rino 4 ban sedang, dan 12 unit sasis Toyota Kijang Dyna Rino 6 ban besar.

Dokumen pengadaan itu tertuang dalam Surat Perjanjian/Kontrak Pengadaan Kendaraan Tahanan Kejagung Tahun 2009 No SP-02/PKLPH/7/2009 tanggal 1 Juli 2009 senilai Rp29.428. 475. 000. “Ini tidak melalui lelang melainkan penunjukkan langsung kepada PT Toyota Astra International,” kata Emerson.

Emerson menuturkan, berdasarkan penelusuran di Toyota Astra Internasional, terdapat selisih harga Rp1.301.425.000. Selain itu, imbuh Emerson, ada indikasi korupsi di biro perlengkapan Kejagung pada 2009 Rp1,4 Miliar. Yakni pada pengadaan barang inventaris kantor pada Sesjamwas (Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan) dalam 15 paket pekerjaan.

Emerson mengatakan, tidak ada alasan pekerjaan tersebut dipecah menjadi 15 paket dengan nilai masing-masing Rp100 Juta. Sebab, berdasarkan Keppres Nomor 80 Tahun 2003, pengadaan barang dapat menggunakan metode pilihan langsung.

Menanggapi itu, Wakil Jaksa Agung Darmono mengakui adanya kelebihan uang dalam pengadaan mobil tahanan. Namun, ongkos lebih itu telah diklarifikasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).(aga/jpnn)

Bakar Sampah, Hutan Terbakar

SIMALUNGUN- Sekitar 20 hektar lahan perbukitan Haranggaol dilalap si jago merah. sampai saat ini, api belum juga bisa dipadamkan.

Lurah Haranggaol Daniel Saragih, ketika di konfirmasi, Rabu (15/6) mengatakan, kebakaran terjadi sejak selasa (14/6) sekitar pukul 15.00 WIB.  Ketika ditanya penyebab kebakaran, Daniel menyatakan, tidak tahu penyebabnya dan dia mengatakan, hampir setiap tahun perbukitan Haranggaol terbakar.

“Saya juga heran, hampir tiap tahun bukit itu kebakaran, tapi tidak pernah ketahuan penyebabnya,” heran Daniel.
Namun Tondang, warga  Bangun Saribu, Kelurahan Haranggaol, mengaku, kebakaran disebabkan adanya pembersihan tanaman mangga oleh masyarakat dengan membakar sampah tanaman tersebut. “Jadi tanpa disengaja, api menjilat bibir perbukitan,” kata Tondang.

Tondang juga menjelaskan, akibat angin kencang di wilayah tersebut, sekitar 20 hektar hutan terbakar di kawasan yang menghubungkan Bangun Saribu dengan Siboro.(sp/smg)