31 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 15097

Sumber E Coli tak Diketahui, Korban Bertambah

BERLIN- Korban tewas akibat wabah bakteri E Coli di Jerman dan beberapa negara Eropa terus bertambah menjadi 35 orang.

Seperti dilansir stasiun berita CNN, Senin (13/6). Berdasarkan laporan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) serta Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Eropa (ECDC), tiga kematian terbaru terjadi di Jerman dan satu  di Swedia.

Menurut ECDC, jumlah korban terinfeksi E Coli menjadi 3.256 orang, diantaranya 812 masuk dalam golongan kritis. Seluruh korban, terkecuali lima orang diantaranya sedang bepergian atau tinggal di Jerman selama masa inkubasi. Mereka bepergian selama empat hari sehingga terpapar.
Pihak berwenang mengindikasikan infeksi kemungkinan besar berasal dari makanan, terutama kecambah dan sayur mayur lain produksi Niedersachsen, Jerman. ECDC memerintahkan agar produk yang dihasilkan daerah itu ditarik dari pasaran.

“Masih belum jelas apakah bakteri menyebar lewat karyawan yang masuk ke dalam pabrik, ataukah terkontaminasi sejak masih  menjadi tunas,” ungkap Menteri Pertanian Jerman di Niedersachsen, Minggu waktu setempat.

Kasus infeksi  E Coli mencuat ke permukaan beberapa pekan yang lalu setelah 17 orang mendadak sakit setelah menyantap makanan di satu restoran di Jerman. (bbs/jpnn)

Buruh dan Polisi Cina Bentrok

BEIJING- Ribuan buruh atau pekerja migran di Cina bentrok dengan polisi di kota Guangzhou, Cina selatan. Para buruh itu marah sambil membakar mobil-mobil dan menghancurkan gedung-gedung pemerintah, Minggu (12/6) malam di dekat kota yang menjadi pusat manufaktur Cina.
Bentrokan itu bermula dari unjuk rasa yang dipicu atas tuduhan perlakuan semena-mena yang diterima seorang pekerja migran yang sedang hamil dari petugas penjaga keamanan.

Para saksi mata mengatakan, wanita hamil itu terjatuh, sedangkan beberapa orang lainnya mengatakan didorong setelah bertengkar dengan petugas keamanan yang meminta wanita tersebut memindahkan kiosnya dari depan sebuah supermarket.

“Amukan itu muncul sesaat setelah berita insiden itu menyebar ke para pekerja migran yang lain di sebagian provinsi Sichuan,” kata wartawan BBC Michael Bristow di Beijing. Polisi dilempari batu bata dan botol-botol, jendela dipecahkan dan kendaraan polisi dijungkirbalikkan, tulis berbagai laporan. Sedikitnya 25 orang ditangkap.

Kota Zengcheng yang berdekatan dengan Guangzhou adalah pusat pabrik pakaian dan sejumlah pabrik tekstil. Banyak karyawan adalah pekerja migran.

“Kasus ini hanya bentrokan biasa antara pedagang kaki lima dan petugas keamanan pemerintahan daerah, tetapi digunakan sejumlah orang yang memang ingin menciptakan keributan,” kata walikota Zengcheng, Ye Niuping seperti dikutip koran Cina Daily.

Bristow menambahkan, selain bentrokan itu, para migran juga mengeluhkan terkait korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Bahkan, unjuk rasa itu begitu meluas dan insiden-insiden seperti ini terjadi di seluruh Cina setiap minggu. (bbc/bbs/jpnn)

Rahudman: Pening Aku…

Tunggakan Retribusi Merdeka Walk

MEDAN- Pemerintah Kota Medan belum juga mengambil sikap tegas terkait tunggakan retribusi Merdeka Walk yang belum dibayarkan PT Orange Indonesia Mandiri (OIM), selaku pengelola.

Bahkan, Wali Kota Medan Rahudman Harahap ketika ditanya soal masalah Merdeka Walk, mengaku pusing Seperti kemarin (13/6), di sela-sela peresmian Jembatan Bailley Sari Rejo di Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Polonia Medan, Rahudman mengaku pusing karena ditanya terus-menerus soal Merdeka Walk ini. Bahkan, sebelum menjawab pertanyaan itu, Rahudman sempat berdiri di samping mobil dinasnya Toyota Camry BK 1 D seolah berpikir, sementara pintu mobil dinasnya sudah terbuka.

“Pening aku, kau tanya itu-itu terus. Nanti saja kita ketemu di kantor, nanti kita bicarakan,” jawabnya sembari menutup pintu mobil dinasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Medan Muslim Harahap yang juga ditemui di lokasi yang sama, malah mencoba menghindari wartawan koran ini. Saat ditanya realisasi dari ucapannya beberapa waktu lalu soal Merdeka Walk, Muslim hanya tersenyum dan menghindar.

“Belum ada pembicaraan, nantilah itu,” katanya sembari berupaya menghindar. Padahal sebelumnya, Muslim menyatakan akan menutup Merdeka Walk jika manajemen Merdeka Walk tak membayar tunggakan retribusi. Pernyataan tegas tersebut disampaikannya kepada wartawan koran ini di Balai Kota Medan pada Selasa (7/6) lalu.

Kemudian, Muslim juga pernah menyatakan akan menutup area parkir Merdeka Walk, sebagai shock therapy agar tunggakan retribusi tersebut segera dibayarkan. Pernyataan Muslim tersebut disampaikannya ketika ditemui wartawan Sumut Pos di sela-sela acara pembukaan turnamen sepakbola liga instansi di lingkungan Pemko Medan, di Stadion Teladan Medan, Rabu (8/6) lalu.

Namun saat ditanyakan kembali terkait rencana tersebut, Muslim kembali menghindar. “Nggak lah, nanti lah itu,” tuturnya.(ari)

Polisi Malaysia Tangkap Anggota JI Asal Medan

KUALA LUMPUR- Dicurigai menjadi sel Jamaah Islamiyah (JI) di Asia Tenggara, Agus Salim (34) warga Medan, ditangkap polisi Malaysia. Demikian disampaikan Fungsi Penerangan KBRI Kuala Lumpur, Suryana Sastradiredja, Senin (13/6).

“Polisi Malaysia menangkap seorang warga negara Indonesia (WNI) yang dicurigai menjadi sel teroris di Asia Tenggara, minggu lalu,” kata Suryana.

Dari data kepolisian Malaysia, Agus Salim pernah ditahan, Maret 2009 karena dituduh ikut menyembunyikan Mas Slamet Kastari, anggota teroris yang lari dari penjara Singapura dan ditangkap kembali di Johor, Malayisa. Ketika itu, Agus Salim hanya ditahan 1 bulan 2 minggu di bawah ISA, kemudian dideportasi ke Indonesia.

Agus Salim teridentifikasi masuk ke Malaysia kembali menggunakan nama Abdul Halim sejak November 2010. Untuk mengelabui petugas, Agus datang ke Malaysia via Bangkok kemudian masuk melalui perbatasan Thailand-Bukit kayu Hitam, Perlis, dengan jalur darat. Setelah melalui beberapa proses persidangan keimigrasian, pihak berwenang Malaysia berencana segera mengekstradisi Agus Salim ke Indonesia.

Kepala kepolisian Malaysia, Inspektur Jenderal Ismail Omar mengatakan WNI yang bernama Agus Salim (34) ditangkap di restoran tempat kerjanya di Johor Baru, Senin (6/6).

Omar menyebutkan, Agus Salim telah berganti nama menjadi Abdul Haris Syuhadi, saat ini telah menjadi warga negara Malaysia. “Kami sudah serahkan Agus ke pihak keimigrasian, karena diduga melakukan pelanggaran imigrasi,” katanya.

Media Malaysia menyebut Agus Salim sebagai “agen” Jemaah Islamiyah untuk membantu anggota JI di negara itu. Hingga kini belum jelas apakah penangkapan Agus Salim terkait dengan penangkapan Abdul Haris Syuhadi, terduga teror asal Indonesia.  (bbs/jpnn)

PT Deltamas Beri Apresiasi kepada Pelanggan Toyota

Setiap Bulan Bagi-bagikan Hadiah Mobil, Uang dan Emas

PT Deltamas sebagai Autorized Toyota memberikan apresiasi kepada sejumlah pelangganya di Jalan Balai Kota Medan, Sabtu (11/6). Selain diisi dengan makan siang, PT Deltamas memberi hadiah kepada para konsumen yang beruntung.

“Gemilang 40 Tahun Toyota di Indonesia, Toyota memberikan paresiasi kepada para pelanggan. dimana setiap pembelian mobil Toyota akan mendapatkan hadiah,” ujar Kepala Cabang PT Deltamas Balai Kota, Jubis dalam sambutannya di hadapan sejumlah pelanggan.

Untuk saat ini, grand prize yang diberikan kepada masyarakat berupa satu unit mobil Alphard setiap bulan April hingga Juni 2011. Selain itu, showroom even ini juga untuk menyerahkan hadiah bagi pemenang Gemilang 40 Tahun Toyota untuk periode Februari dan Maret. Dimana masing-masing pemenang mendapatkan emas seberat 10 hingga 20 gram.

Untuk periode Februari 2011, ada dua pemenang yang mendapatkan hadiah 20 gram emas. Yaitu, Ibu Sri Wahyuningsih, untuk pembelian mobil Toyota Fortuner. Dan ibu Fify untuk pembelian mobil Toyota Kijang Innova. Selain itu, tiga orang yang mendapatkan hadiah emas 10 gram untuk periode yang sama yaitu Bapak Teh Tjai Thiam untuk pembelian Toyota Kijang Innova, Bapak Misron Hayat Harahap untuk pembelian hadiah Toyota Yaris dan Ibu Nurliana Nasution yang membeli Toyota Fortuner.

Selain itu, acara yang dimulai sejak pukul 09.30 ini juga memberikan hadiah emas 10 gram untuk periode maret 2011.

Yang beruntung yaitu Bapak Lim Ik Tjou untuk pembelian Toyota Yaris, Bapak Ya atulo Zendrato untuk pembelain Toyota Avanza.

“Kami berharap dengan memberikan apresiasi untuk para pelanggan Toyota juga akan menambah penjualanan mobil Toyota,” lanjut Jubis.

Jubis juga menyatakan bahwa acara bertemu dengan para pelanggan direncanakan dilaksanakan setiap se bulan sekali. “Hubungan antar pelanggan dan Deltamas akan semakin dekat dan erat, dan juga tingkat kepercayaan masyarakat akan semakin bertambah,” ujar Jubis.

Gemilang 40 Tahun Toyota, dimana Toyota memberikan apresiasi kepada para pelanggannya, dimana selama periode April hingga Juni 2011. Setiap pelanggan yang membeli mobil Toyota dengan jenis apapun (selain Limo) akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan 40 mobil kijang Innova, uang belanja sebesar Rp5 juta/bulan untuk 40 orang, 40 paket elektronik, 40 paket wisata ke Hongkong, dan 40 unit Netbook.

“Untuk bulan April, akan di undi pada bulan Mei, bulan Mei akan di undi pada bulan Juni, dan bulan Juni akan di undi pada bulan Juli,” lanjut Jubis. (mag-9)

Persiapan Sumut Kian Matang

MEDAN-Persiapan tim sepakbola Sumut di Pra PON di Aceh, 22 Juni kian matang. Persoalan finansial yang selama ini menjadi kendala terpecahkan, usai rapat pengurus PSSI Sumut di Hotel Garuda Plaza Medan, yang dimulai sejak Minggu sore (12/6).

Dari rapat itu diputuskan bahwa pendanaan tim sepakbola Sumut ditanggung oleh para pengurus PSSI secara patungan. “Cara seperti ini telah kita lakukan pada beberapa bulan sebelumnya. Karenanya kami beranggapan jika cara inilah yang paling efisien, karena dapat menjaga soliditas tim,” ujar Idrus Junaidi, Plt Ketua Pengprov PSSI Sumut.

Ditambahkan, Rudi Saari, pelatih tim sepakbola Pra PON Sumut, pihaknya akan berjuang dengan motivasi yang tinggi. “Motivasi, semangat, rasa kebersamaan serta kerja sama tim terlihat semakin padu. Inilah yang akan menjadi modal kita saat berlaga di babak Pra PON nanti,” timpalnya.

Ungkapan Rudi Saari ini terkait dengan hasil maksimal yang diraih anak asuhnya pada beberapa ujicoba terakhir saat melawan Bank Sumut yang berlangsung di Lapangan Gaperta, Sabtu (11/6). Tim ini menang dengan skor 2-0. Padahal saat itu, Bank Sumut diperkuat tiga mantan pemain PSMS, Faisal Azmi, Tri Yudha Handoko dan Erwin Ramadhana.  (net/jpnn)

Rahudman Belum Ketum PSMS

MEDAN – Pembubaran tim PSMS Medan pasca berakhirnya kompetisi Divisi Utama 2010/2011 meninggalkan tanda tanya. Beredar kabar, Wali Kota Medan Rahudman Harahap belum menjadi Ketua Umum (Ketum) PSMS Medan seperti yang diberitakan selama ini.

Pascamundurnya Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebagai Ketua Umum pada jeda putaran pertama Divisi Utama lalu, pengurus PSMS Medan melakukan rapat pergantian antar waktu (PAW) pada 13 April lalu di Hotel Grand Aston Medan. Hasilnya, memilih secara aklamasi Rahudman Harahap sebagai ketua umum PSMS Medan. Kegiatan tersebut dihadiri 29 klub dari 40 klub PSMS Medan yang diundang.

Namun, berdasarkan informasi yang didapat, ternyata Rahudman belum pernah menyatakan persetujuannya terkait permintaan pengurus PSMS untuk menjadi orang nomor satu di PSMS Medan.

Pernyataan Rahudman sebagai Ketua Umum masih hanya sebatas wacana dari Sekretaris Umum PSMS Medan Idris. Lagipula, pasca terpilih aklamasi, belum sekalipun Rahudman menyatakan bahwa dirinya adalah ketua umum PSMS Medan. “Apa memang pernah Rahudman menyatakan langsung bahwa dia adalah Ketua Umum PSMS Medan? Jangan-jangan itu cuma akal-akalan pengurus saja,” beber sumber di internal PSMS Medan.

Sumber tersebut juga mengatakan, tanpa kepemimpinan ketua umum, tidak akan ada pihak yang bertanggungjawab pada PSMS yang diibaratkan seperti anak Ayam tanpa induk. “Siapa yang bertanggungjawab atas PSMS kalau begini. Kalau memang betul Wali Kota Medan itu sebagai Ketua Umum PSMS, sebaiknya beliau segera mengumumkannya,” pungkasnya.

Dia juga mengatakan, jika memang wali kota bersedia jadi ketua umum, dirinya pasti akan hadir mengikuti jalannya rapat PAW beserta mantan ketua umum PSMS Dzulmi Eldin. “Kemarin itu buktinya wali kota tidak datang, Nah, seperti apa pengangkatan ketua umum tanpa kehadiran yang bersangkutan, kan aneh,” tandasnya.

Ditanya hal itu, Ketua Bidang Kompetisi PSMS Freddy Hutabarat mengaku, pihaknya belum pernah bertemu langsung dengan Rahudman Harahap.  Menurutnya, komunikasi antara PSMS dengan Rahudman selama ini hanya melalui Idris. “Ya, melalui SMS dan telepon, selama ini hanya Idris yang berkomunikasi dengan wali kota. Kami sudah tanyakan keseriusan wali kota kepada Idris, dan dia bilang walikota setuju,” ungkap Freddy ketika dikonfirmasi kemarin.

Namun Freddy tidak mau berspekulasi mengenai hal tersebut. “Coba tanyakan saja sama sekretaris umum mengenai hal ini. Karena selama ini dia yang menjalin komunikasi.

Memang sejak ketua umumnya dipegang walikota, PSMS belum pernah menggelar rapat bersama ketua umum,” ungkap Freddy yang juga Ketua PS Medan Putra, klub anggota PSMS.
Sementara Pengurus PSMS lainnya Saryono mengakui, Rahudman terpilih menggantikan Dzulmi Eldin secara aklamasi.

“Sebagian besar klub anggota memilih wali kota sebagai ketua umum, terpilih secara aklamasi dan sah. Tapi memang selama ini setelah terpilih, belum pernah sekalipun pengurus menggelar rapat dengan beliau,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Idris belum bisa dimintai komentarnya. Ketika hal tersebut coba dikonfirmasi kepadanya lewat telepon selularnya, dia tidak mengangkat dan memberikan jawaban.(ful)

Wapres FIFA Jumpai K-78

Nyalla Mahmud Matalitti Terpilih Sebagai Ketum PSSI Jawa Timur

JAKARTA – Di tengah polemik menjelang kongres PSSI, Indonesia kedatangan salah satu pejabat penting FIFA. Dia adalah salah satu wakil Presiden FIFA Prince Ali Bin Al Hussein.

Bisa dipastikan kedatangan Prince Ali terkait dengan bakal digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 9 Juli mendatang.
Pangeran dari Yordania itu sudah tiba kemarin di Jakarta. Hari ini serangkaian pertemuan akan dilakukan Prince Ali dengan berbagai pihak yang berkepentingan dengan persepakbolaan tanah air.

Pagi ini, sekitar pukul 10.00 WIB Prince Ali akan bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng untuk membahas KLB. Pertemuan akan dilangsungkan  di kantor Kemenegpora, Senayan. Selain Menpora pertemuan itu juga akan diikuti oleh Ketua KONI/KOI, Rita Subowo. “Agenda pertemuan seperti apa sejauh ini belum jelas. Saya hanya mendampingi Menpora,” ujar Rita Subowo kepada wartawan kemarin.
Setelah bertemu dengan Menpora dan KONI, Wapres FIFA dijadwalkan bertemu dengan Komite Normalisasi (KN) yang menjadi kepanjangan tangan FIFA.

Menurut anggota KN Joko Driyono, pertemuan akan dilakukan pukul 14.00 WIB.
Selain agenda tersebut kabarnya hari ini Prince Ali juga akan bertemu dengan Wakil Presiden Boediono. Awalnya, Prince Ali direncanakan bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini. Tapi pertemuan terebut batal terlaksana karena di saat bersamaan Presiden SBY terbang menuju Swiss untuk menghadiri sidang Organisasi Buruh Sedunia (ILO).

Sebelum melakukan pertemuan maraton dengan berbagai pihak hari ini, menurut sumber koran ini, tadi malam Prince Ali melakukan makan malam dengan duet George Toisutta – Arifin Panigoro bersama sebagian pendukungnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Nyalla Mahmud Matalitti terpilih sebagai Ketum PSSI Jawa Timur lewat Musprovlub yang berlangsung kemarin. Selanjutnya, Mataliti membentuk kepengurusan PSSI yang baru.

Dari 67 pemilik suara yang ada dengan rincian, 38 anggota suara dari PSSI Kota dan Kabupaten Jatim, 28 klub dan satu pengurus PSSI Jatim, Nyalla mendapatkan 44 suara, unggul 11 suara dari pesaingnya Kentong.

Usai terpilih Nyalla akan membentuk sebuah kepengurusan PSSI Jatim yang baru agar dapat mengikuti Kongres PSSI di Solo, Juli mendatang.  (ali/jpnn)

Pergi Tangani Klub Arab Saudi

AMSTERDAM – FC Twente harus segera mencari pelatih baru untuk mengarungi musim 2011-2012.  Itu setelah Michel Preud’homme yang menangani jawara Eredivisie atau Liga Belanda musim 2009-2010 tersebut mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer. Pelatih 52 tahun itu  mundur setelah mendapat tawaran menarik dari klub Arab Saudi, Al-Shahab.

“Saya menikmati masa-masa bertugas di FC Twente.  Ini tahun yang fantastis, baik buat klub maupun saya pribadi,” kata Preud’homme kepada Goal.

“Juga, sangat menyenangkan kalau klub memahami situasiku.  Saya berharap Twente tetap menjadi yang terbaik di masa mendatang, di mana kompetisi kemungkinan akan berjalan lebih seru,” lanjut mantan kiper timnas Belgia itu.

Twente memboyong Preud’homme dari klub Belgia, Gent tahun lalu untuk menggantikan posisi Steve McClaren.  Meski gagal mempertahankan gelar, tapi kinerja Preud’homme dinilai memuaskan.  Pasalnya, akhir musim ini Twente masih mampu mencapai posisi runner up di klasemen akhir Eredvisie.  Twente juga berhasil  merebut Piala Super dan Piala Belanda.

Kubu Twente sendiri sebetulnya keberatan dengan keputusan yang diambil Preud’homme.  Itu tercermin lewat pernyataan Direktur Twente Joop Munsterman.
Menurutnya, dia sudah berusaha mencegah Preud’homme untuk hengkang.

“Sangat menakjubkan apa yang ditorehkan Preud’homme pada musim ini.  Tapi, kami masih memiliki seorang staf pelatih, 14 pemain lama, dan 11 pemain baru yang akan segera tiba,” papar Munsterman.  “Preud’homme senang  Twente sangat respek padanya.  Tak berlebihan kalau koleganya memilihnya sebagai pelatih terbaik musim 2010-2011,” imbuhnya. (jpnn)

Rindu Sentuhan Mou

MANCHESTER –  Real Madrid punya peluang untuk mendapatkan Luis Nani. Pasalnya, winger Manchester United itu secara terbuka menyatakan kalau dia ingin dilatih Jose Mourinho yang nota bene adalah pelatih Real.

Selain itu, banyaknya pemain Portugal yang bercokol di klub berjuluk Los Blancos  tersebut juga ikut menambah gairah Nani untuk hijrah.  Sejumlah penggawa asal Portugal yang bercokol di Santiago Bernabeu (markas Real) antara lain Cristiano Ronaldo, Ricardo Carvalho, dan Pepe.

“Apakah saya senang bekerja di bawah arahan Mou (sapaan Jose Mourinho) – Ya, namun saat ini saya merasa baik-baik saja di Manchester United,” papar Nani kepada Daily Mail . “Saya betah di United.. Namun, itu merupakan kabar bagus mendengar jika klub lain tertarik denganku,” lanjutnya.

Posisi Nani di Old Trafford (markas United) mulai terancam setelah manajer Sir Alex Ferguson memboyong Ashley Young dari Aston Villa.  Sinyal kalau Ferguson tak lagi membutuhkan Nani terlihat di final Liga Champions lawan Barcelona akhir Mei lalu.  Di mana, saat itu Nani hanya diturunkan sebagai pemain pengganti.

Meski demikian, Nani mencoba untuk menetralisir rumor yang berkembang soal masa depannya. “Saya akan melupakan ucapan yang pernah terlontar dari mulutku setelah tidak menjadi pemain inti pada final Liga Champions,” jelasnya.

“Saya berharap untuk bermain kembali dari awal dan terserah manajer untuk memutuskannya. Namun, musim kemarin (2010-2011) merupakan musim yang hebat untuk United dan terbaik bagiku secara individu,” timpal pemilik nama lengkap Luis Carlos Almeida da Cunha itu.

Nani pada musim 2010-2011 memang menunjukkan kontribusi yang lebih baik ketimbang musim-musim sebelumnya (lihat statistik).  Musim ini dia mengoleksi 10 gol, sementara musim sebelumnya hanya tujuh gol. (bas/jpnn)