Home Blog Page 15281

Pakistan-AS Saling Kecam

WASHINGTON – Suasana panas kembali ditunjukkan Pakistan dan Amerika Serikat (AS). Setelah Presiden AS, Barack Obama mencurigai Pakistan berada di balik perlindungan Osama bin Laden dalam program 60 Minutes di stasiun televisi CBS (9/5), Selasa (10/5) Islamabad gusar.

Dalam pidato di parlemen, Perdana Menteri Pakistan, Yousuf Raza Gilani menyayangkan tudingan persekongkolan dengan pimpinan Al Qaeda itu dialamatkan ke negerinya. Sebaliknya, pemerintah Pakistan justru tersinggung karena AS mengerahkan pa sukan khusus secara diam-diam saat memburu Osama di Abbottabad, Pakistan, 1 Mei lalu.

Intelijen Pakistan, kata dia, tidak bisa menerima pihaknya menjadi sasaran tuduhan AS hanya gara-gara tidak bisa melacak Osama selama lima tahun sebelum ditembak di sekitar markas militer Pakistan. “Kegagalan intelijen itu tidak hanya terjadi pada kita, tapi juga di asosiasi intelijen di seluruh dunia,” tegas Gilani sebagaimana dikutip Daily Mail.
Menurut dia, sikap sepihak AS tersebut berisiko mendatangkan konsekuensi serius di internal Pakistan. “Kami berhak membalas dengan kekuatan penuh. Jangan sampai komitmen (tangkap teroris) kami dianggap remeh,” ujarnya.
Karena itu, Angkatan Udara Pakistan (PAF) mulai menyelidiki pelanggaran sejumlah helikopter siluman yang membawa tim khusus Navy Seals AS ke wilayah udara Pakistan awal Mei lalu.

Rombongan mesin perang itu diyakini terbang dari provinsi timur Afghanistan, Ningrahar, dan menghindari sistem radar Pakistan untuk mencapai Abbottabad yang berjarak lebih dari 200 kilometer dari perbatasan Pakistan-Afghanistan. Sumber-sumber Islamabad kemarin menyebutkan bahwa komite PAF sudah dibentuk. “Radar-radar itu mendeteksi pergerakan pesawat tempur di Jalalabad, Afghanistan bagian timur,” ujar sumber di Islamabad kemarin.
Sebelumnya, Obama menyatakan AS yakin Osama pasti didukung jaringan di Pakistan. “Kita tak tahu apakah mungkin ada pihak di dalam maupun di luar tubuh pemerintah,” sebutnya.

Itulah yang harus kita selidiki. Yang lebih penting, pemerintah Pakistan harus menyelidikinya,” ungkap Obama saat wawancara dengan CBS.

Merespons pernyataan Pakistan, Gedung Putih tetap merasa berhak menggerebek di luar wilayahnya. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Mark Toner kemarin. “Kapan pun kami memiliki intelijen terkini terhadap seseorang yang bertanggung jawab atas kematian ribuan warga Amerika dan lainnya. Kami akan mengambil tindakan dan merasa itu merupakan hak kami,” ujar Toner saat konferensi pers sebagaimana dikutip USA Today.

Di tempat terpisah, Menteri Intelijen Iran Heidar Moslehi menyatakan, Teheran punya bukti bahwa Osama bin Laden telah meninggal karena sakit sebelum AS melakukan serangan di Pakistan. “Kami punya informasi akurat bahwa Osama bin Laden meninggal karena sakit beberapa waktu lalu,” katanya sebagaimana dikutip kantor berita resmi Iran, FARS, kemarin.

Namun, dugaan tersebut dibantah Gedung Putih. Bahkan, AS menegaskan sudah membuktikannya melalui tes DNA. Selain itu, intelijen Negeri Paman Sam tersebut menemukan data-data dari penggerebekan di rumah Osama.

Bukti-bukti itu tersimpan dalam lima komputer, 10 hard drive, dan lebih dari 100 penyimpan data berbagai bentuk.
Itu merupakan materi intelijen terbesar yang didapatkan dari penggerebekan teroris selama ini. Di dalamnya ada informasi mulai nomor telepon, dokumen rencana aksi, hingga rekaman video kegiatan Osama di rumahnya. “Menurut CIA, data yang diperoleh itu setara dengan isi perpustakaan satu perguruan tinggi kecil,” bunyi rilis Gedung Putih yang diterima AP.

Data itu juga menunjukkan bahwa Osama masih memegang peran strategis dan operasional dalam aktivitas Al Qaeda. Rumahnya di Abbottabad tersebut menjadi semacam pusat komando. Karena itu, AS juga melacak satu lagi sekutu Osama yang bernama Mullah Omar, 52.

Pemimpin spiritual Taliban tersebut diduga bersembunyi di wilayah Pakistan. Berdasar data intelijen, sebagaimana dikutip The Sun, panglima perang bermata satu itu bersembunyi di Kota Quetta, Pakistan, dekat perbatasan Afghanistan.

Namun, Mullah yang menjadi pelindung Osama di Afghanistan semasa perencanaan serangan 11 September 2001 tersebut dikelilingi ratusan pejuang bersenjata lengkap. Kaki kanan Osama itu dihargai USD 25 juta. Selain dia, ada Deputi Al Qaeda Ayman Al Zawahiri yang juga diduga bersembunyi di Pakistan.

Sebagaimana dikutip Telegraph, aparat Pakistan yang masuk ke rumah Osama menemukan drum raksasa berisi minyak goreng, tepung, serta gula yang jumlahnya melimpah seperti yang digunakan di industri. Juga, lemari es penuh daging domba. Cukup banyak makanan untuk bertahan hidup selama berbulan-bulan tanpa meninggalkan rumah.

Ditemukan pula buku pelajaran menulis dan membaca huruf Arab, peralatan bayi, tas sekolah, serta obat-obatan dan resep dari dokter setempat. Di antaranya adalah seorang dokter anak, dr Mehr Dil Wazir. Selain itu, dijumpai obat-obatan herbal untuk keluhan hati dan ginjal serta untuk mengobati hepatitis.

Sementara itu, The Daily Beast mengabarkan, Osama sering mengutus dua anak buahnya, Akbar dan Rashid Khan, berbelanja ke toko milik Anjum Qaisar yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi persembunyian. Sekali berbelanja, mereka memborong sejumlah bahan makanan, termasuk minuman ringan Pepsi dan Coca-Cola. Juga, susu merek Nestle serta sabun dan sampo berkualitas. Mereka selalu membayar tunai, tak pernah menggesek kartu.

Dua tangan kanan Osama itu tak pernah berjalan kaki menuju toko. Mereka selalu memakai mobil Suzuki van atau Mitsubishi Pajero. “Saya ingin tahu mengapa mereka membeli makanan begitu banyak. Tapi, saya tidak ingin bersikap kasar,” ujar Qaisar. “Tak pernah ngobrol dan berbasa-basi,” imbuhnya kepada The Sun.

Selain itu, Osama diduga mengonsumsi ganja. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya tanaman ganja di kompleks rumah Osama di Abbottabad. Ganja itu ditanam di antara kol dan tomat. Pria berdarah Arab Saudi tersebut diduga menggunakan ganja sebagai obat penyakit ginjal yang dideritanya sejak beberapa tahun terakhir. (c5/iro/jpnn)

Pasukan NATO Gempur Tripoli

TRIPOLI- Janji panglima militer NATO yang tidak akan memberikan waktu lagi bagi Muammar Kadhafi untuk bertahan, ditepatinya Selasa (10/5). Pesawat tempur pasukan koalisi membombardir Ibu Kota Tripoli dengan rangkaian serangan terdahsyat dalam beberapa pekan terakhir.

Pesawat tempur NATO melancarkan serangan sejak pagi. Serangan bom terjadi setidaknya di empat lokasi terpisah. Satu bom menghancurkan sebuah kantor milik pemerintah di mana penduduk setempat menyatakan bangunan tersebut biasa digunakan untuk badan intelijen militer.

Target lainnya adalah sebuah bangunan yang dalam beberapa kesempatan khusus digunakan untuk pertemuan anggota parlemen. Saksi menyebutkan pesawat NATO terbang rendah sebelum menembak target yang dituju. Asap tebal kemudian membumbung dari dua target utama yang diledakkan bom NATO.

Pemerintah Libya tidak akan mengonfirmasi beberapa target lain yang terkena bom NATO. Namun sejumlah penduduk bersaksi bahwa salah satu bom mengenai halaman rumah salah satu keluarga Kadhafi.  Serangan besar-besaran terhadap ibu kota Libya tersebut terjadi setelah Panglima NATI, Anders Fogh Rasmussen mengingatkan Muammar Kadhafi bahwa waktunya sudah habis. Dia menegaskan, cepat atau lambat Kadhafi harus menyadari bahwa tidak ada lagi masa depan bagi rezimnya.

Sesaat setelah serangan terjadi, NATO mengklarifikasi bahwa pemboman tersebut tidak secara khusus menarget Kadhafi. “Kami tidak menarget orang per orang,” ujar Wakil Juru Bicara NATO, Carmen Romero kepada Agence France Presse di Brussels.
Dia mengatakan, serangan bom besar-besaran ke Tripoli adalah bagian dari strategi NATO untuk menghancurkan kekuatan militer Kadhafi. “Kami melanjutkan strategi untuk melemahkan kapasitasn rezim Kadhafi untuk menyerang warga sipil,” tandasnya.

“NATO akan terus menyerang pusat komando dan kontrol Libya, termasuk berbagai fasilitas yang bisa digunakan oleh tentara pro Kadhafi,’’ lanjutnya.

Sementara itu, peperangan di Misrata kembali dikendalikan oleh pasukan oposisi. Oposisi menyatakan telah memukul mundur pasukan loyalis Kadhafi dari kota tersebut dan berhasil membuat pertahanan di lokasi lainnya.
Setelah peperangan hebat terjadi, wilayah yang terbentang di sepanjang pesisir barat Misrata kini berada di bawah kekuasaan oposisi. Dari Ajdabiya juga dilaporkan bahwa pasukan oposisi mengalami kemajuan dalam memerangi tentara Kadhafi. Akibatnya, keempat anak-anak terluka terkena serpihan kaca yang ditimbulkan menyusul serangan-serangan NATO di Tripoli. Ratusan pasukan oposisi berkumpul di sebuah pos penjagaan di luar Ajdabiya kemarin sore (10/5). AP melaporkan sekitar 100 mobil pick-up kembali dari garis depan. Mereka membawa 4-5 pejuang dan sebagian lagi membawa tumpukan senjata mesin.

Mereka menembakkan senjata ke angkasa kemudian menerikkan yel-yel kemenangan dan menari. Beberapa diantara mereka menyatakan, NATO akan melakukan serangan udara terhadap pasukan Kadhafi. Karenanya mereka diminta untuk mundur sementara.

Tidak ada data tepat mengenai korban. Namun menurut dokter dan tim medis menyatakan, dua mobil ambulans membawa jenasah empat oposisi.

Menurut data PBB hampir 750 ribu orang meninggalkan Libya sejak pasukan Kadhafi mengambil langkah represif menghadapi demonstran anti pemerintah. “Konflik, hancurnya infrastruktur, dan kekuarangan cadangan uang dan bahan bakar menjadi masalah serius yang dihadapi masyarakat Libya,” jelas Valerie Amos, kepala koordinator bidang kemanusiaan, Dewan Keamanan PBB. (cak/jpnn)

Wanita Malaysia Diteror Cairan Kimia

KUALA LUMPUR- Polisi Malaysia mengejar dua pelaku  penyerangan terhadap seorang wanita dengan cairan kimia berbahaya di Kuala Lumpur. Dua pelaku yang diincar itu melukai korbannya dengan cara menyiramkan dan lari dengan menggunakan sepeda motor.

Seorang perwira di badan reserse kriminal kepolisian wilayah Kuala Lumpur, Ku Chin Wah mengatakan pihak berwenang telah meningkatkan patroli setelah menerima laporan 22 insiden penyerangan dengan bahan kimia dalam rentang waktu tiga bulan.

Seperti disampaikan kepada wartawan, Selasa (10/5) , Kun mengatakan kedua pria biasanya menyiramkan bahan kimia yang sangat korosif ke wanita yang berjalan sendiri ke terminal angkutan umum, tempat parkir dan halte.
Media-media Malaysia melaporkan korban terbaru serangan serupa beberapa hari lalu harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat kerusakan mata dan luka bakar di wajah. Korban lain adalah pelajar dan seorang ibu yang menggendong bayi. Sebagian besar korban lain menderita gatal-gatal di kulit.

Seperti dikutip kantor berita Bernama, Ku mengatakan cairan yang digunakan tersangka tidak menyebabkan kulit melepuh. Sedangkan polisi belum bisa memastikan motif penyerangan yang dilakukan dua orang pria tersebut. (bbc/bbs/jpnn)

Arnold-Istri Berpisah

CALIFORNIA- Mantan gubernur California, Arnold Schwarzenegger dan istrinya Maria Shriver secara resmi mengumumkan perpisahan keduanya. Hanya saja, belum ada disebutkan pasangan tersebut bercerai.
“Setelah adanya pemikiran, refleksi, diskusi, dan doa, kami mengambil keputusan bersama-sama,” ucap bintang Terminator ini kepada wartawan, Senin (9/5) seperti dilansir dari Guardian.

Pasangan ini pertama kali berjumpa di sebuah turnamen tenis amal pada tahun 1977, lalu menikah pada tahun 1986.  Dalam pengumuman resminya, Schwarzenegger (63), dan Shriver (55) tidak menyebutkan akan bercerai.
Shriver merupakan  wanita dari klan Kennedy ini adalah penulis dan mantan jurnalis NBC, serta aktif di organisasi relawan. Ibunya, Eunice Kennedy Shriver adalah adik dari John F Kennedy dan ayahnya, Sargent Shriver,  kandidat Partai Demokrat untuk menjadi wakil presiden pada tahun 1972.

Meskipun Demokrat seumur hidup, Shriver berkampanye untuk Arnold yang Republikan, ketika sang suami berusaha menggantikan Gubernur Gray Davis, seorang Demokrat, pada tahun 2003.
Setelah Schwarzenegger terpilih dan menjabat gubernur, ia pun meninggalkan pekerjaannya sebagai wartawan NBC. Selama menjadi istri pejabat, ia cukup berprestasi dan punya pengaruh cukup besar. Ia berhasil, diantaranya, menggelar konferensi wanita tahunan yang dihadiri berbagai tokoh bisnis, politik dan hiburan. Shriver juga punya peran penting untuk kemenangan suaminya pada pemilihan di tahun kembali tahun 2006.  (zul/jpnn)

 

Nikmati Masa Perkenalan

KRISTINA

CUKUP lama menjanda, penyanyi Kristina mulai menemukan tambatan hati. Perempuan yang gagal membangun rumah tangga dengan mantan anggota DPR Al Amin Nasution tersebut mengakui hal itu.

Bahkan, Kristina berharap secepatnya menikah. “Mau banget nikah, pengin banget. Kalau nggak setelah Lebaran, tahun depan,” ujarnya di studio Dahsyat, RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin.

Sebagai perempuan yang pernah gagal membangun rumah tangga, Kristina tidak mau lagi membeli kucing dalam karung. Sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, dia harus tahu betul pasangannya.

“Selektif pasti, tetapi aku nggak mau neka-neka. Aku bukan cari pacar. Aku cari suami. Aku memilih yang mengerti aktivitas aku. Kalangan apa saja, yang penting bisa menjadi imam keluarga kami nanti,” papar perempuan kelahiran Pemalang, Jawa Tengah, 8 Mei 1976, tersebut.

Saat ini pemilik nama asli Kristina Iswandari itu masih ingin menikmati masa-masa perkenalan. “Aku nggak tahu kapan dia melamar aku. Aku sih mengalir saja. Tuhan telah mengirimi aku laki-laki. Lusa atau besok, kalau klik sama aku, ya sudah,” jelas Kristina tanpa mau menyebut pasangan barunya itu. (ash/jpnn/c13/nw)

Polisi Buru Tujuh Pria yang Terekam CCTV

BELAWAN-Siapa pelaku pembunuh A Hok (30), pria keturunan Tionghoa yang tewas mengenaskan dan dibuang di jalan tol Mabar? Polisi meyakini kalau pelaku mengarah kepada 7 pria hasil rekaman CCTV di KFC Helvetia. “Kita masih terus kembangkan di lapangan, tapi keyakinan mengarah kepada hasil rekaman 7 pria di KFC itu, karena terekam mereka ada membagi-bagikan uang,” kata polisi yang tak ingin namanya dikorankan.

“Kita nggak bisa menangkapnya, karena belum ada bukti atau motif yang mengarah ke 7 pria itu, yang pasti kita curigai bisa mereka pelakunya,” kata polisi itu.

Ibu kandung A Hok, Meliana (50), istrinya Ramadani (27) beserta keluarga datang ke Mapolres Pelabuhan Belawan guna dimintai keterangan. Ternyata dari barang bukti yang disita ada beberapa pakaian yang diduga bukan pakaian A Hok di dalam di dalam lemari pakaian tempat mayat A Hok.

Meliana mengatakan, selama ini anak sulung dari 5 bersaudara itu tak pernah mempunyai musuh atau bermasalah dan setiap ada masalah tak mau bercerita. Dalam proses pemeriksaan istri A Hok, Ramadani yang tengah hamil 3 bulan menangis begitu melihat sejumlah barang bukti seperi peti, pakaian dan sepeda motor A Hok. (ril/smg)

Jenazah Pilot dan Copilot Ditemukan

KNKT Cina Bantu Indonesia

Jakarta – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Cina akan berangkat menuju ke Perairan Kaimana, Papua Barat untuk membantu KNKT Indonesia untuk mencaritahu penyebab jatuhnya pesawat Merpati MA-60. Hasil investagasi KNKT Cina akan diserahkan ke Indonesia dalam bentuk rekomendasi.

“Jumat (13/5/) nanti, KNKT Cina akan datang ke sini, untuk melakukan investigasi awal. Nantinya ini akan bergabung dengan tim KNKT yang sudah berada di Papua,” ujar Ketua Sub Komite Penelitian kecelakaan Tranportasi Udara di kantor KNKT, Jalan Medan Merdeka Timur, Selasa (10/5).

Hasil investigasi tersebut nantinya kan diserahkan kepada Indonesia. Namun, hasil rekomendasi Cina tersebut tidak harus menjadi hasil investigasi final yang harus dilakukan oleh KNKT. “Namun itu hanya sebatas rekomendasi, bila kita temukan fakta lain kita bisa menolak investigasi dari tim Cina ini,” jelasnya.

KNKT Cina akan datang dalam jumlah 2-3 orang, kedatangan KNKT Cina karena Merpati MA-60 adalah buatan pabrikan dari Cina. Berdasarkan Organisasi Penerbangan Internasional, Cina merupakan salah satu negara pembuat pesawat.

Sementara itu lokasi kokpit pesawat Merpati MA-60 yang jatuh di perairan Kaimana, Papua Barat, sudah ditemukan. Jenazah pilot Purwadi Wahyu dan kopilot Paul Nap masih dalam proses pengangkatan. “Lokasi kokpit sekarang sudah ditemukan, di mana pilot dan kopilot berada. Sekarang masih dalam proses pengangkatan. Untuk masalah lokasi tepatnya, belum tahu. Yang jelas berada di dekat sekitar Bandara Kaimana,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Herry Bhakti dalam jumpa pers di kantor Kemenhub, Selasa (10/5).

Dikatakan dia, 22 dari 23 korban Merpati sudah dibawa oleh keluarganya dari rumah sakit. “Tinggal 1 korban yang masih berada di puskesmas,” ujarnya. Pesawat Merpati berjenis MA60 mengangkut 16 penumpang dewasa, 1 anak, 2 bayi dan 6 kru. Pesawat twin-turboprop buatan Xian Aircraft Industrial Corporation, China, itu mengalami kecelakaan Sabtu (7/5). Pesawat menukik ke laut sekitar 500 meter dari landasan pacu Bandara Utarom, Kaimana.
Sementara itu, penumpang yang menggunakan pesawat Merpati turun 5-10 persen.”Pasca jatuhnya pesawat kita tidak mempengaruhi jumlah penumpang secara segnifikan,” ujar BA Nasution, Kepala Perwakilan Merpati Nusantra Airlines Cabang Medan saat dijumpai di ruang kerjanya. Untuk penurun penumpanga 5-10 persen masih hal yang wajar.

BA Nasution menjelaskan, saat ini Merpati mempunyai 2 armada pesawat MA-60 di Bandara Polinia Medan untuk melayani rute penerbangan ke berbagai tujuan dan baru dioperasikan 21 Desember 2010 yang lalu, dengan kapisitas 56 penumpang.  (net/bbs/mag-7)

Terdakwa Ngaku Latihan Perang di Aceh

Sidang Lanjutan  Perampokan Bank CIMB

MEDAN-Pamriyanto alias Suryo (25) salah seorang dari 13 terdakwa kasus perampokan Bank CIMB Niaga dan penyerangan Mapolsekta Hamparan Perak mengaku, memang pernah ikut latihan menembak selama tiga minggu di kawasan perbukitan Jantho Aceh Besar Nanggroe Darusalam sekitar 10 Januari 2010. Dalam latihan tersebut, para peserta selain diajarkan mengunakan berbagai senjata termasuk menggunakan senjata serbu jenis AK-47 dan M 16 juga dibekali dengan taktik kemampuan teknis dalam pertempuran jarak dekat.

Pernyataan ini disampaikan Pamriyanto dalam persidangan lanjutan kasus perampokan CIMB Niaga dan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (10/5), dipimpin oleh Majelis Hakim diketuai Sutadi SH. Menurut saksi, pekerjaannya bukanlah perampok akan tetapi sebagai pedagang ayam potong. Dikatakannya saat mengikuti latihan militer di Aceh bersama 30 orang lainnya. Beberapa di antara yang dikenalnya berasal dari Lampung, yakni Abu Baroq dan Ustadz Komaruddin, yang bertindak sebagai pelatih.

Menurut saksi, latihan militer tersebut bertujuan untuk membela kaum Muslimin di Palestina yang dianiaya orang kafir. “Belum ada jadwal berangkat ke Palestina, latihan itu hanya untuk siap-siap,” katanya menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Setelah mengikuti latihan militer di Aceh, Pamriyanto mengikuti latihan di daerah Sibolangit selama tiga hari, bersama terdakwa lainnya di antaranya Beben Khairul Banin, Jaja Miharja, Agus Sunyoto alias Gaplek, Alex dan lain-lain.

Namun, saksi menyatakan latihan itu hanya kegiatan kemping biasa. “Itu hanya kemping biasa, di sana kami hanya lari-lari, olahraga. Malamnya kami pasang api unggun. Tidak ada rolling-rolling atau kegiatan latihan menembak,”ucapnya.

Selanjutnya, saksi berangkat ke Lampung. Di Lampung, dia melihat fotonya terpampang sebagai daftar pencarian orang (DPO). Selama di Lampung, dia menemui terdakwa Beben untuk meminta pekerjaan. (rud)

Wali Kota Tomohon Divonis 9 Tahun

JAKARTA – Selesai sudah babak persidangan kasus korupsi Wali Kota Tomohon Jefferson Rumanjar. Kemarin (10/5), Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menyatakan, kepala daerah yang sudah dinonaktifkan itu terbukti bersalah dan dihukum sembilan tahun penjara.

Tak hanya itu, atas perbuatannya yang menyelewengkan uang negara untuk kepentingan pribadi, Ketua Majelis Hakim Jupriadi juga meminta Jafferson mengembalikan dana pengganti kerugian negara sebesar Rp31 milar. Apabila dirinya tidak bisa menyanggupinya, Jefferson dihukum dua tahun penjara.  Dia juga didenda Rp200 juta subsider dua bulan penjara.

“Terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi,” kata ketua majelis hakim Jupriadi saat membacakan putusannya. Jefferson tampak tenang saat majelis hakim memutuskan dirinya bersalah.
Majelis hakim menerangkan, dalam persidangan terbukti bahwa Jefferson melakukan korupsi APBD Kota Tomohon tahun 2006-2008. Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan dapat dibuktikab bahwa terdakwa telah melakukan penarikan uang kas daerah sebesar Rp30,3 miliar tanpa ada tanda bukti yang sah. Rinciannya, pada 2006 dia menarik Rp 7 miliar, 11 miliar pada 2007 sedangkan pada 2008 Jefferson menarik uang sebesar Rp 12 miliar. Uang tersebut diambil dari beberapa rekening daerah. Diantaranya adalah rekening pendapatan asli daerah, badan umum daerah, dana alokasi umum, dan dana bagi hasil.

Karena perbuatannya itu, Jefferson dinyatakan telah bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Putusan ini sebenarnya lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Pada persidangan sebelumnya, JPU menuntutnya dengan 13 tahun penjara dan harus memgembalikan dana pengganti sebesar Rp33,7 miliar. Disamping itu, JPU juga meminta agar hakim mendenda politikus Partai Golkar itu Rp250 juta subsider enam bulan kurungan.
Setalah mendengarkan putusan, pihak Jefferson mengaku pikir-pikir untuk mengajukan banding. (kuh/jpnn)

2 DPO Teroris Cirebon Diduga Ahli Merakit Bom

JAKARTA- DPO teroris Cirebon, Irwan dan Endut masih terus diburu. Polri menduga keduanya mahir dalam merakit bom.

“Ada dugaan Irwan sama Endut (yang ajarkan merakit bom). Belum tertangkap sampai sekarang. Dia bisa merakit bom,” kata Kabagpenum Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, Selasa (10/5).

Boy mengatakan, dua DPO itu ikut membantu Mushola (tersangka teroris Cirebon) dalam merakit bom. Diketahui mereka juga kenal dengan terpidana teroris Sogir (kelompok Abdullah Sonata).
Tapi Boy membantah, keduanya adalah anak buah Sogir. “Pokoknya kenal lah,” imbuhnya. 8 orang tersangka kini telah diringkus Densus 88. Mereka yakni Ahmad Basuki, Dede, Andri alias Hasyim, M, Fd, E alias Hasyim, ZL dan JH.
Insiden bom bunuh diri terjadi di masjid Ad Dzikra, Cirebon. Bom meledak sebelum salat jumat. Pelaku bunuh diri diketahui bernama M Syarif warga Cirebon.

Sementara itu, rumah orang tua Musola, salah satu terduga jaringan bom bunuh diri di Masjid Al Dzikra, Mapolresta Cirebon, sore tadi digeledah Densus 88. Dibantu oleh Tim Gegana Brimob Detacemen C Polda Jabar, penggeledahan berlangsung selama sekitar 3 jam, berakhir sekitar pukul 18.00 WIB.

Suminah, ibu Musola, hidup berdua bersama kakak sulung Musola bernama Aminah di RW 02, Desa Kenangan Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Sedangkan ayah Musola, Rasim, sudah lama meninggal dunia. (net/bbs/jpnn)