Home Blog Page 15294

Air Mati Dua Hari

081370077xxx

Yth Pimpinan PDAM Tirtanadi sudah 2 hari air di Kelurahan Kedai Durian mati tolong pak ditindak lanjuti, kami sangat membutuhkan air. Terima kasih.

Lapor ke Cabang

Terimakasih masukannya, berdasarkan pemberitaan sebelumnya di seluruh media massa cetak terbitan Kota Medan. Kami ada mengumumkan, bahwa ada pencucian reservoir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Deli Tua, akibat pencucian tersebut tentunya sangat berdampak terhadap pendistribusian hingga Jumat 6 Mei 2011. Sesuai rencana itu distribusi air sudah normal kembali, tapi apabila belum normal, sebaiknya segera dilaporkan ke kantor cabang terdekat.

Zaman Karya Mendrofa, Humas PDAM Tirtanadi

Gus Irawan Kembali Pimpin KONI Sumut

MEDAN-H Gus Irawan Pasaribu SE Ak kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara priode 2011-2015 melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumut yang digelar di Hotel Emerald Garden, 6-7 Mei 2011.

Musorprov ini dihadiri 76 pemegang hak suara sah, yang terdiri dari 30 KONI kabupaten/kota dan 46 dari pengprov cabang induk olah raga/Badan Fungsional Olahraga. Gus Irawan yang juga menjabat sebagai Dirut Bank Sumut itu sebelumnya tampil sebagai calon tunggal ketua umum pada Musorprov KONI Sumut tersebut.
Pimpinan sidang yang terdiri dari Parlindungan Purba (Percasi), Singgih Goenawan (PBI), Agussani (Bapomi), Zulhifzi Lubis (KONI Medan) dan Husni Hasibuan (KONI Madina), juga telah mengesahkan terpilihnya secara aklamasi Gus Irawan untuk kembali memimpin KONI Sumut periode mendatang.

Gus Irawan merupakan Ketua Umum KONI Sumut periode 2007-2011 lalu. Direktur Utama Bank Sumut ini mendaftar ke panitia penjaringan didukung oleh 65 suara dari 73 pemilik suara sah. Dukungan tersebut terdiri dari 35 suara Pengprov cabang induk olahraga dan 30 KONI kabupaten/kota di Sumut.
Setelah terpilih, Gus Irawan mengatakan, akan membangun tiga pilar dalam memajukan olahraga Sumatera Utara yakni, pembinaan prestasi, pembinaan organisasi dan ketiga membangun sinergitas di atas pondasi kebersamaan. Selain itu, pihaknya juga bertekad untuk lebih meningkatkan presatasi olahraha Sumatera Utara dan tetap akan melanjutkan program-program kerja yang masih berjalan.

Untuk mencapai misi tersebut, Gus Irawan akan mengandalkan kebersamaan. “Kebersamaan merupakan modal utama untuk mengembangkan prestasi olahraga di Sumut baik saat ini maupun. Karena tanpa kebersamaan, seseorang tidak akan mampu menjalankan tugas-tugasnya dengan baik,” ungkap Gus.
Gus pun berharap agar seluruh insan olahraga diharapkan bisa tetap menyatukan tekad hingga daerah itu dapat lebih banyak lagi melahirkan atlet-atlet handal di Sumatera Utara, terutama dala menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera yang bakal berlangsung pertengahan Juni mendatang.

“Saya berharap kebersamaan yang selama ini telah terbina dapat terus berkesinambungan seterusnya demi pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga di Sumut,” katanya.
Akhirnya, Gus Irawan memilih Iwan Kwok dari Pengprov Wushu Indonesia dan Erwin Pelos dari KONI Deli Serdang untuk mendampingi dirinya menyusun formasi kepengurusan KONI Sumut periode 2011-2016. (jun)

Pesta di Olimpico

Roma VS Milan

ROMA- AC Milan berpesta di Stadion Olimpico markas AS Roma meski hanya bermain imbang 0-0. Satu angka saja sudah cukup bagi Milan untuk meraih scudetto musim ini meski laga masih tersisa dua lagi.
Ya, kini Milan berselisih sembilan angka dengan Inter di tempat kedua dengan raihan 78 poin dari 36 pertandingan. Kondisi itu tak lagi memungkinkan Inter mengejar.

Keberhasilan menjuarai Seri A menyudahi penantian sepanjang tujuh tahun untuk kembali bertahta setelah kali terakhir melakukannya di tahun 2003/2004. Diavolo Rosso kini total sudah mengumpulkan 18 gelar juara.
Pada laga itu, Milan langsung menyerang dan bernapsu mencetak gol. Peluang pertama mencetak gol datang dari kubu tim tamu di menit sembilan saat sepakan Kevin Prince Boateng dari luar kotak penalti melayang di atas sudut gawang Roma.

Tapi Roma tak ingin membiarkan Milan juara di kandang mereka. Mirco Vucinic nyaris menjebol gawang Milan di menit 13. Momen tersebut bermula dari tusukan Marco Cassetti di sisi kanan di mana dia berhasil memperdaya Gianluca Zambrotta. Umpan silang yang dia kirim ke tiang jauh tepat mengarah ke Vucinic, yang langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat namun mampu dihadang Cristian Abbiati.
Milan yang pada menit-menit awal bermain offensif justru balik tertekan di pertengahan babak pertama. Sebuah sapuan Alessandro Nesta dan tandukan Thiago Silva di muka gawang menghindarkan gawang Rossoneri dari kebobolan di menit 23.

Memasuki menit 36 Roma kembali menebar ancaman saat Aleandro Rosi melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Namun bola yang dia arahkan ke tiang dekat dibaca dengan baik oleh Abbiati.
Di masa injury time Roma kembali memaksa Abbiati jatuh bangun mengamankan gawangnya. Kali ini Juan yang mengancam saat akselerasinya di dalam kotak penalti bisa dihentikan kiper nomor satu Milan itu.
Selanjutnya laga berlangsung standar. Meski masih ada beberapa peluang emas, tapi tak satupun jadi gol. Maka itu, ketika laga akhirnya berakhir skor 0-0 ideal untuk keduanya. Namun Milan tetap juara dengan hasil itu. (net/jpnn)

Tilang Sepeda Motor Knalpot Blong

085262722xxx

Kepada Yth Bapak Kapolresta Medan mohon diambil tindakan kepada pengendara sepeda motor yang memakai knalpot blong. Mereka sangat mengganggu warga yang lagi sholat berjemaah di Masjid pada waktu Mahgrib  dan Isya atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan trima kasih semoga Harian Sumut Pos jaya.

Kami Razia

Terimakasih, kami dari Sat Lantas Polresta Medan memiliki komitmen untuk menertibkan kendaraan yang tidak sesuai dengan aslinya dan tak memiliki dokumen. Kami rutin menggelar razia, kemudian kami ingatkan kepada para pemilik kendaraan untuk melengkapi kendaraannya sebagaimana mestinya. Bila diketahui ada perubahan bentuk, seperti knalpot blong kami akan lakukan penertiban. Selanjutnya, kepada penjual accesoris agar tidak menjual produk tersebut.

Kompol I Made Ary Perdana
Kepala Sat Lantas Polresta Medan

Pecahkan Rekor Sendiri

REAL Madrid menundukkan Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan dinihari tadi dengan skor telak 6-2. Empat dari enam gol Real Madrid dicetak oleh Cristiano Ronaldo.

Dengan demikian, koleksi gol Ronaldo bersama Real Madrid di musim ini menjadi 33 gol dari 29 penampilan di kompetisi domestik La Liga Spanyol, dan 46 gol di semua kompetisi.

Jumlah tersebut melebihi rekor yang dicatat sebelumnya saat masih membela Manchester United di tahun 2009, di mana dia mencetak 42 gol di semua kompetisi.

Namun untuk bisa mendapatkan tropi pencetak gol terbanyak di La Liga, Ronaldo masih harus bersaing dengan rivalnya di Barcelona, Lionel Messi. Pemain asal Argentina itu tertinggal dua gol dari Ronaldo.
Ada pun kompetisi La Liga menyisakan empat laga lagi, dengan Barcelona memimpin klasemen dengan keunggulan lima angka dari Real Madrid, namun dengan jumlah laga yang lebih sedikit.

Selain catatan di atas, winger timnas Portugal itu juga berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak Real Madrid dalam semusim.

Catatan InfoStrada mengungkapkan bahwa CR7 kini tinggal butuh satu gol saja untuk menyamai rekor gol terbanyak Madrid di seluruh kompetisi dalam se-musim yang diukir oleh legendanya, Ferenc Puskas pada musim 1959-60. (bbs/jpnn)

Kanker Rahim Intai Wanita Perokok

62 Wanita Sumut Terjangkit

Bagi sebagian banyak orang, laki-laki merokok hal yang lumrah. Sedangkan bagi wanita merokok merupakan hal luar biasa. Anggapan itu, ternyata ada riwayatnya bisa dilihat dari efek samping yang dua kali lebih besar bisa ditimbulkan.

Demikian disampaikan dalam acara Deteksi Dini kanker Serviks (kanker rahim) dalam seminar yang dilaksanakan Malika Foundation di gedung Pameran Taman Budaya, Minggu (8/5). Pada kegiatan itu, Malika Foundation menghadirkan dr Artisya Fajriani sebagai pembicara.

Berdasarkan data yang ada di Sumut penderita kanker serviks di Sumut pada 2010 ada sebanyak 62 kasus. Jumlah itu bisa terus berkembang dan sangat mematikan. Hal tersebut harus dideteksi dini, dan sebaiknya wanita jangan merokok.

Seperti diterangkan dr Artisya Fajriani,  wanita perokok aktif sangat beresiko terjangkit kanker serviks, dikarenakan sebatang rokok yang dikonsumsi mengandung Nicotin dan Tar. Sebab, kandungan tar rokok bisa menimbulkan sel kanker dan selanjutnya terjangkit kanker serviks. kanker serviks atau kanker mulut rahim, merupakan momok bagi kaum wanita.

Selain merokok, sebutnya wanita juga bisa terjangkit kanker serviks  dari aktivitas seksual diusia dini atau 18 tahun kebawah, sering berganti pasangan seksual, sering menderita infeksi daerah seksual, selanjutnya ibu yang melahirkan banyak anak, dan kurang bersihnya alat kelamin kewanitaan.

“Bagi wanita yang merokok efeknya dua kali lebih besar mengalami kanker serviks, karena nicotin dan tar  memicu timbulnya sel kanker yang mengendap di vagina,” sebutnya.

Fajriani memaparkan, gejala kanker serviks pada stadium pertama tak ada gejala apapun, ketika stadium meningkat diketahui adanya pendarahan abnormal atau diluar waktu menstruasi, pendarahan seusai senggama, sesudah menopause, keputihan tidak kunjung sembuh walaupun sudah diobati dengan obat keputihan, bau busuk seperti menanah, warna semu merah karena bercampur darah, menyeri pada panggul dan kaki serta susah buang air kecil. Ancaman itulah yang harus dihindari sejak dini.
“Kanker serviks pada daerah kewanitaan bisa diketahui dengan cara diperiksa ke dokter  atau ke rumah sakit  dengan sistem pap smear,” imbuhnya. (mag-7)

PKBM Dira’s Senam Bersama Masyarakat

MEDAN- Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PKBM Dira’s menggelar senam rutin di PKBM Dira’s Jalan Bajak IV Ujung, awal pekan lalu.  Acara itu dihadiri masyarakat dan anggota PKK dari Kelurahan Harjosari II dan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara.

Senam itu berlangsung pukul 06.15 WIB hingga selesai. Tak hanya senam, acara itu juga dirangkaikan dengan  perayaan hari Kartini, yang ditandai dengan pemakain pakai kartini oleh ibu lansia, serta pembayaran klaim Asuransi Askesos (Klaim Sakit) yang diserahkan Dra Hj Dewi Iriani, MPd Ketua PKBM Dira’s didampingi SM Siringo-ringo dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara. Klaim itu diserahkan kepada 200 anggota PKBM dan masyarakat dengan premi 5.000 per bulan.

Tujuan askesos ini untuk membantu masyarakat yang mempunyai pekerjaan sebagai pekerja di sektor informal, pencari nafkah utama dan membantu perekonomian mereka di saat mereka sakit, serta melatih masyarakat agar gemar menabung.

Selain itu anggota askesos juga mendapat santunan, apabila meninggal dimana dalam tahun ke-1 sebanyak Rp400.000,- tahun ke-2 Rp600.000,- tahun ke-3 Rp 800.000,- dan dana sakit sebanyak Rp250.000,- dalam setahun hanya sekali pencairan.
Setelah senam, masyarakat dihebohkan dengan pembagian lucky draw persembahan dari PT Kalbe Farma. Diharapkan PKBM Dira’s dapat membuat kegiatan yang lebih baik lagi.(dra)

5 Balon Direktur Polmed Ditetapkan

MEDAN- Hasil verifikasi berkas bakal calon direktur Politeknik Negeri Medan (Polmed), menetapkan lima bakal calon yang berhak mengikuti tahap seleksi berikutnya. Kelimanya adalah, Khairul SE, M Kom, Drs Bambang Sugiyanto MP, Anggiat Parlindungan SE, MSi, M Syahruddin MT dan Khairul Rahmi MEng.

Ketua Panitia Pemilihan Calon Direktur Polmed, M Koster Silaen, mengatakan hingga akhir pendaftaran, 30 April lalu memang ada tujuh orang yang mengambil formulir ke sekretarit panitia. Hanya saja, cuma lima orang yang mengembalikan berkas. “Setelah diverifikasi kelimanya memenuhi persyaratan administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” ungkapnya.

Disinggung soal pendaftar dari luar Polmed, Koster menjawab hingga akhir batas pendaftaran, calon pendaftar dari luar Polmed tidak ada. Kelima bakal calon (balon) tersebut berasal dari internal Polmed, yakni dua pembantu direktur, dua mantan ketua jurusan dan satu mantan pembantu direktur.
Lebih lanjut Koster menjelaskan, pasca penetapan balon Direktur Polmed ini,  langkah berikutnya adalah, tes kesehatan yang akan digelar hari ini, (Senin 9/5). Sesuai jadwal, tes kesehatan akan berlangsung di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan.

Secara teknis, sambung Koster, kelima calon langsung berangkat menuju Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik secara masing-masing. “Di sana sudah siap panitia dari Polmed, dan tim medis yang akan memerika kesehatan kelima bakal calon direktur Polmed tersebut,” ungkapnya. Nantinya, hasil tes kesehatan yang dilakukan tim medis yang ditunjuk, akan diserahkan kepada panitia penjaringan di Polmed.

Setelah tes kesehatan tambah Koster langkah selanjutnya adalah mempersentasekan program kerja kelak terpilih menjadi Direktur Polmed , yang kemudian dilanjutkan dengan pemilihan yang dilakukan oleh senat.
Koster menambahkan, peluang kelima balon tersebut untuk menjadi direktur Polmed terbuka lebar, soalnya semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan. (dra)

Jatuh ke Laut, Pesawat Merpati Hancur

Seluruh Kru dan Penumpang Tewas

KAIMANA-Pesawat  Merpati Nusantara Airlines jenis MA 60 yang mengangkut 6 crew dan 21 penumpang siang kemarin sekitar pukul 15.15 WIT jatuh di  laut Kaimana,  Provinsi Papua Barat.

Pesawat naas yang dipiloti Purwadi dan Co Pilot Paun Nab itu sebelumnya terbang dari Bandara Domine Eduard Osok sekitar pukul 12.45 WIT dan jatuh setelah berusaha mendarat di Bandara Utarom Kaimana. Sebelum terjatuh pesawat sempat berputar-putar di atas Bandara Utarom Kaimana selama 15 menit. Pesawat jatuh sekitar 500 meter dari Runway Bandara Utara Kaimana dengan kondisi patah jadi dua bagian.

Seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan tewas.  Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Radar Sorong (grup Sumut Pos) di lokasi kejadian, pesawat naas itu terdiri dari 18 penumpang dewasa, 1 anak dan 2 bayi. Sementara crew pesawat terdiri dari  2 teknisi, 2 pramugari dan pilot serta co pilot pun tewas dalam kecelakaan tersebut. Dari 19 penumpang orang dewasa, sebanyak 12 penumpang yang berencana akan turun di Kaimana, sementara 7 penumpang lainnya melanjutkan perjalanan ke Nabire Provinsi Papua.

Berdasarkan data yang diperoleh di lokasi, pesawat Merpati MA 60 yang  terbang dari Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong tersebut jatuh setelah gagal landing di Bandara Utarom Kaimana. Sebelum mendarat, pilot mengambil ancang-ancang dari arah timur Bandara Utarom, namun akhirnya miring kiri. Sayap sebelah kiri terlihat miring dan menghantam air laut. Menurut saksi mata, Karel Kopong yang berhasil dikonfirmasi di lokasi kejadian menuturkan, mulanya pesawat tersebut terbang sangat rendah. “Saya lihat pertama, pesawat itu miring ke kiri. Sebelum mendarat, pesawat langsung jatuh. Kami hanya dengar bunyi semacam ledakan di air. Tapi setelah kami tiba di lokasi, kami tidak lihat lagi pesawat tersebut,” ujarnya.

Memang sebelum pesawat mendarat, Kota Kaimana dan sekitarnya diguyur hujan. “Itu yang mungkin menyebabkan jarak pandang pilot untuk mendarat dan jatuh ke laut,” ujar beberapa warga yang berada di TKP.

Menurut Kepala Bandara Kaimana, Jaka Karim, pesawat itu terjatuh saat hendak mendarat. “Saat mau mendarat, kondisi cuaca hujan dan berkabut tebal,” kata Jaka. Karena cuaca buruk itu, kata Jaka, kemudian pesawat hilang keseimbangan. Sehingga pesawat itu jatuh ke laut yang memang dekat dengan bandara. “Bandara berseberangan dengan laut, hanya 200 meter dari landasan pacu. Pesawat kehilangan kendali dan terjatuh,” kata dia.
Berdasarkan informasi dari para saksi di lokasi kejadian, pesawat tersebut terbang dari Sorong menuju Kaimana. Sebelum jatuh, pesawat sempat berputar-putar di atas bandara, kemudian berbelok ke kiri, dan tiba-tiba terjatuh ke laut. Hantaman saat pesawat Merpati MA 60 yang jatuh ke laut begitu keras. Informasi dari lapangan, kondisi pesawat berbaling-baling itu sudah hancur. “Hancur jatuh ke laut,” ujar Kepala Basarnas Nono Sampono saat dihubungi.

“Info terakhir semua penumpang dan kru dikabarkan meninggal,” sambung Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Wachyono, Sabtu (7/5). Menurutnya, pencarian korban jatuhnya pesawat dihentikan sementara. Penghentian ini mengingatkan kondisi cuaca di Teluk Kaimana, Papua Barat, sedang tidak baik ditambah arus yang semakin deras.
“Ombaknya sudah tinggi. Pesawatnya sudah mulai bergeser ke tengah 500 meter,” ujar Wachyono.
Menurutnya, pencarian korban akan dilanjutkan Minggu (8/5) pagi. Sepanjang malam ini kapal-kapal yang ada di sekitar peraian Kaimana tetap memantau posisi pesawat dan kondisi cuaca di Kaimana.
“Besok pagi (hari ini, red) dilanjutkan. Tim dari KNKT juga besok sudah datang,” katanya.

Tim SAR dibantu masyarakat dan TNI AL yang melakukan evakuasi pesawat Merpati di perairan Kaimana, Papua Barat, berhasil menemukan 17 jenazah korban. Sedangkan korban yang masih dalam pencarian, diperkirakan tertimbun pecahan badan pesawat di dasar laut.

“Informasi di lapangan, masih dilakukan evakuasi serpihan badan pesawat. Diperkirakan ada korban yang belum ditemukan karena berada di bawah serpihan pesawat,” ujar Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Sorong, Arifin, Sabtu (7/5).

Arifin menuturkan, proses evakuasi dengan dibantu perahu-perahu nelayan dan penyelam TNI AL tersebut berhasil menemukan sejumlah serpihan pesawat. Serpihan yang ditemukan di kedalaman air laut sekitar 6-7 meter itu, kemudian dibawa ke Kaimana dengan menggunakan KRI Piton yang ada di lokasi.

“Serpihan pesawat mulai diangkat dengan perahu kecil dengan masyarakat. Ada puluhan perahu yang membantu,” terangnya. Menurut Arifin, lokasi jatuhnya pesawat berada tidak jauh dari daratan, sehingga serpihan pesawat diperkirakan tidak berada di kedalaman laut lebih dari 7 meter. Oleh karena itu, pencarian dengan menggunakan alat selam dinilai lebih efisien dibanding menggunakan helikopter.

“Lokasi jatuhnya pesawat dekat dengan daratan, jadi terlihat. Terlebih kondisi air laut jernih. Pencarian dilakukan sampai radius 50 meter dari lokasi jatuhnya pesawat,” jelas Arifin.

“Kalau dari segi efisiensi menggunakan perahu kecil lebih efisien dibanding menggunakan helikopter, karena kondisi korban diduga berada di dalam laut, di bawah serpihan pesawat,” tandasnya.

Seluruh korban tewas yang sudah ditemukan dievakuasi ke rumah sakit di Kaimana. Tim medis masih terus berusaha mengidentifikasi korban tewas dengan data manifes pesawat.

Pihak Merpati telah membuka Posko bagi keluarga korban yang hendak menghubungi Merpati. Selain di Bandara juga dibuka Posko di Kampung Baru Sorong. Sementara untuk keluarga korban jatuhnya pesawat sendiri kemarin sore baru dihubungi.

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) belum mengetahui penyebab jatuhnya pesawat Merpati jenis MA 60 di Teluk Kaimana, Papua Barat. Merpati menyerahkan sepenuhnya penyelidikan mengenai penyebab jatuhnya pesawat ke KNKT.

“Kalau mengenai penyebab kejadiannya kita belum mendapat laporan. Yang pasti mengenai penyebab terjadinya kecelakaan tersebut pusat informasinya di KNKT,” ujar Sekretaris PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), Imam Turidi.

Ia menuturkan, saat ini tim KNKT terus melakukan penelusuran. Diharapkan secepatnya dapat menjelaskan penyebab kecelakaan pesawat tersebut. “Saat ini tim KNKT kan sedang berada di lapangan melakukan penyelidikan,” paparnya.

Pesawat jenis Xian MA-60 milik Merpati yang jatuh di laut dekat Bandara Kaimana, Papua Barat adalah termasuk pesawat baru.Pesawat jenis ini produksi Xi’an Aircraft Industrial Corporation di bawah Cina Aviation Industry Corporation I (AVIC I). Pesawat ini mampu terbang dengan kapasitas 50 penumpang. Biasanya, pesawat jenis ini melayani rute-rute untuk penerbangan jarak dekat. Kecepatan terbang pesawat tersebut maksimal 514 kilometer per jam. Dengan kecepatan itu, pesawat ini mampu terbang dengan ketinggian 7620 meter karena ditopang dengan dua mesin.

SBY Minta Diinvestigasi

Di tengah kesibukannya sebagai tuan rumah KTT ke 18 ASEAN, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima kabar duka tentang jatuhnya pesawat Merpati di perairan Kaimana, Papua Barat. SBY pun memerintahkan pihak terkait segera menyelamatkan korban yang kemungkinan masih hidup dan menginvestigasi kecelakaan tersebut.

“Bapak sudah mendengar (jatuhnya pesawat), tapi kita masih menunggu hasil investigasi dari Polres di Kaimana dan kita masih cari kepastian untuk kemudian melakukan verifikasi temuan di lokasi,” ujar Juru Bicara Kepresidenan Bidang Dalam Negeri, Julian Aldrin Pasha, di media center KTT ASEAN di Gedung JCC, Senayan, Sabtu (7/5).
“Tentunya pihak terkait diperintahkan untuk segera mencari tahu dan berusaha menyelamatkan korban yang ikut bersama dalam pesawat itu,” tambahnya.

Menurut Julian, SBY mendengar kabar tersebut di sela-sela kegiatan KTT ASEAN dengan agenda meeting antara ASEAN leader dengan civil society organisation. SBY mendapatkan informasi langsung dari Menkopolhukam Djoko Suyanto.

“Iya Pak Djoko, ada juga Pak Hatta, Pak Sesneg Sudi Silalahi. Tapi kita memang belum menerima laporan yang detail yang betul-betul bisa diverivikasi,” imbuh Julian.
Julian menambahkan, saat ini semua masih dalam tahap investigasi. Sehingga belum ada yang bisa disimpulkan sementara ini. (nic/ref/ris/jpnn)

Pelaku Penganiaya Masfar Terus Diburu

MEDAN-Polisi terus memburu pelaku penyiraman soda api terhadap PNS di Pemprovsu Ir Masfar Sikumbang. Wakasat Reskrim Polresta Medan, AKP Ruruh Wicaksono Mengatakan, hingga saat ini polisi sudah memeriksa 12 orang saksi.

”12 saksi yang telah kita panggil dan kita periksa,” kata Ruru. Dijelaskanya, berdasarkan pemeriksaan saksi tersebut polisi terus mendalami pelaku penyiram Masfar. Dari sini nantinya kasus bisa terungkap.

”Jadi kita masih mengembangkan,”katanya singkat. Selain itu Polresta Medan rencananya akan memeriksa saksi lainnya. “Nanti bakal ada lagi saksi yang kita periksa,” kata Ruruh.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut AKBP, Raden Heru Prakoso menjelaskan, Polresta Medan masih mendalami keterangan sembilan saksi penyiraman soda api tersebut.

”Masih sembilan orang saksi yang kita periksa,” tandas Heru.

Sementara, Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga mengatakan telah memeriksa satu lagi saksi terkait kasus penyiraman soda api terhadap Masfar.

“Satu lagi sudah kita periksa sebagai saksi,” kata Tagam, tanpa memberitahukan nama saksi yang diperiksa.
Sementara itu, dari Mapoldasu dikabarkan, petugas Poldasu berhasil mengamankan RS dan KH yang diduga terlibat atau mengetahui penyiraman soda api kepada Masfar. Kedua orang tersebut kemudian diserahkan kepada Polresta Medan.

Hasil penyelidikan sementara, pihaknya memang mencurigai seorang pria yang diduga sebagai pelaku penyiraman Masfar. Hal itu sesuai sketsa wajah yang sudah kita buat dari keterangan saksi yang sudah diperiksa.
Sementara itu informasi yang dihimpun Sumut Pos, Sabtu (7/5), Masfar sudah menjalani empat kali operasi, setelah dipindahkan dari Rumah Sakit Columbia Asia beberapa waktu lalu. (mag-8)