Home Blog Page 15331

40 Ormas Islam Sepakati Relokasi Masjid Al-Ikhlas Jalan Timor

Asisten Logistik (Aslog) Kasdam I/BB Kolonel H Broto Guncahyo menegaskan, Masjid Al-Ikhlas di areal eks kantor Hubdam I/BB Jalan Timor No 23 Medan bukan fasilitas sosial untuk umum, tetapi merupakan fasilitas pangkalan Hubdam I/BB.

“Sebelum diruilslag (tukar guling), masjid itu terdaftar dalam IKN (Inventarisasi Kekayaan Negara) berstatus milik TNI-AD Cq Kodam I/BB serta tidak pernah diwakafkan kepada siapa pun,” katanya di hadapan 40 pengurus Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Kota Medan dalam rapat koordinasi di Aula Manunggal lantai 5 Makodam-I/BB Jalan Binjei, Selasa (27/4) lalu.

Dalam rapat yang dihadiri Kasdam I/BB Brigjen TNI Murjito serta dimoderatori MUI Medan melalui Ketua Komisi Dakwah dan Luar Negeri KH Zulfiqar Hajar dihadiri sejumlah Asisten di lingkungan Kodam I/BB termasuk Kabintal Letkol Drs H Muhammad Nuh dan Waasintel Letkol Hendrawan.

Sedangkan pengurus Ormas-ormas Islam yang hadir di antaranya pengurus DDII, FPI, PMI, Ittihadul Muballighin, LDII, Al-Jam’iyyatul Washliyah, Gema Masjid Sumut, ICMI, JBMI, Mathla’ul Abwar dan MPT IPHI.
Dalam rapat koordinasi itu, Aslog Kasdam-I/BB Kolonel H Broto Guncahyo menjelaskan kronologi pembangunan Masjid Al-Ikhlas Hubdam-I/BB hingga terjadinya ruilslag, baik tanah maupun bangunan di areal perkantoran Hubdam I/BB, termasuk masjid itu.

Dijelaskannya, sebelum diruilslag, tanah dan bangunan Masjid Al-Ikhlas merupakan bagian dari areal perkantoran Hubdam-I/BB seluas 9.825 M2 SHP No 847 tahun 2006 atas nama Departemen Pertahanan (Dephan) RI Cq TNI-AD.
Namun, sambungnya, setelah diruilslag, tanah dan bangunan eks kantor Huddam-I/BB di Jalan Timor Medan menjadi milik PT Gandareksa Mulya, termasuk di dalamnya Masjid Al-Ikhlas (sertifikat sampai saat ini masih atas nama TNI-AD). Dikatakannya, niat awalnya Kahubdam-I/BB hanya membangun mushalla seluas 64 M2 pada tahun 1975 untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi prajurit Hubdam-I/BB yang beragama Islam.

Atas inisiatif Dansat, musala dikembangkan menjadi masjid secara swadaya, baik menggunakan dana komando maupun infak umat Islam. Sedangkan proses ruilslag dimulai sejak 2004. Pada 14 September 2004, tanah dan bangunan TNI-AD di Jalan Timor Medan selesai diruilslag dan diserahterimakan kepada PT Gandareksa Mulya. Sementara saldo infak Masjid A-Ikhlas sebesar Rp70 juta yang ditambah bantuan dari PT Gandareksa Mulya sebesar Rp200 juta untuk pembangunan Mushalla Al-Abrar di Jalan Gaharu Medan (150 M dari Masjid Al-Ikhlas) menjadi masjid yang konstruksinya permanen seluas 8×10 M2.

Sementara itu, 40 Ormas Islam melalui perwakilannya dalam rapat koordinasi itu menyepakati beberapa poin Nota Kesepakatan. Yakni, Kodam I/BB, Ormas-ormas Islam dan MUI Medan sepakat merelokasi bangunan Masjid Al-Ikhlas di Jalan Timor tersebut.

Selain itu, menyepakati pembongkarannya paling lambat 1 minggu setelah ditandatangani nota kesepakatan itu. Sedangkan penyaluran dana Rp700 juta paling lambat 3 hari setelah masjid tersebut dibongkar serta diserahkan untuk membangun masjid baru.(*/sih)

Gerak Jalan FUNtastic Yamaha Berlangsung Meriah

MEDAN-Gerak Jalan Beregu 7 tahun FUNtastic Yamaha yang digelar di Lapangan Benteng Medan, Minggu (1/5) pagi, juga bertujuan menyambut Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program “Yamaha Terima Kasih Konsumen.”

Gerak Jalan beregu ini diikuti oleh 63 tim pelajar putra dan putri tingkat SMA sederejat Kota Medan. Gerak Jalan ini mengambil start dari Lapangan Benteng yang dilepas oleh Geral Jonathan, perwakilan dari Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI).

Dari Lapangan Benteng, peserta kemudian melalui Jalan Reden Saleh-Jalan Balaikota-Jalan Guru Patimpus-Bundaran Gatot Subroto-Jalan S Parman dan kembali ke Lapangan Benteng, dengan jarak 6 kilometer. Para peserta tampak antusis mengikuti gerak jalan ini.

Div Manager Promotion dan Motorsport PT Alfa Scorpii Yong Ting Lee ketika ditemui di sela-sela kegiatan mengatakan, Program “Terima Kasih Konsumen” ini mempunyai tiga sub tema yakni, peduli lingkungan, peduli pedidikan dan peduli kesehatan. “Kita memang fokus untuk kegiatan sosial,” tandasnya.

Untuk peduli lingkungan, Yamaha telah melakukan penanaman pohon dan memberikan tong sampah kepada setiap kecamatan di Kota Medan. Selanjutnya, Yamaha juga akan menggelar fogging di setiap kecamatan. “Dan hari ini (kemarin-red) kita menggelar acara khusus peduli pendidikan, sebagai bukti konstribusi Yamaha terhadap dunia pendidikan nasional,” ujar Yong Ting Lee.

Selain gerak jalan beregu, Yamaha juga menggelar kegiatan berbasis pelajar, seperti lomba panjat tebing pelajar, lomba skateboard pejalar, lomba baca puisi pelajar, festival band, lomba kreasi SMK dan lomba mewarnai tingkat SD dan TK. “Yamaha peduli pendidikan ini melibatkan puluhan sekolah, karena bertepatan dengan hari pendidikan nasional,” ungkap Yong Ting Lee.

Untuk umum, juga digelar lomba modifikasi, Servis Gratis khusus sepada motor Yamaha tahun 2005 keatas, seminar tentang lingkungan hidup, pangkas dan salon gratis, cuci sepada motor gratis dan sebagainya.
“Pokoknya, banyak kegiatan yang kita gelar. Ini merupakan bukti kepedulian kita kepada masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini digelar seharian penuh. Hadiah kepada pemenang setiap lomba diserahkan sore harinya, kemudian digelar nonton bareng MotoGP Portugal. (jun)

SSB Kurnia Raih Juara Kampiun

MEDAN-Sekolah sepak bola (SSB) Kurnia berhasil menjadi yang terbaik pada turnamen sepak bola Kebun Bunga Cup ke- III memperebutkan Piala Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap MM yang berakhir, Minggu (31/4).
SSB Kurnia tampil sebagai juara setelah di partai final menaklukkan SSB Karisma dengan skor 1-0. Satu-satunya gol SSB Kurnia dicetak Rahmadani pada menit ke-15. Terkait kemenangan timnya pelatih SSB Kurnia Yunus Saragih mengaku bangga. “Anak-anak tampil maksimal dan mengeluarkan segenap kemampuan terbaiknya. Ini benar-benar memuaskan kami,” bilang Yunus Saragih.

Terpisah, Manajer Tim SSB Karisma Sumitro mengatakan bahwa pada partai final kemarin penampilan anak asuhnya tidak maksimal karena seluruh pemain mengaku kelelahan usai melakoni babak semifinal menghadapi SSB Kebun Bunga.

“Partai semifinal merupakan partai terberat dari semua pertandingan yang pernah dilakoni SSB Karisma. Jadi, kami tak menyesali kekalahan ini. Terpenting, seluruh pemain telah memperlihatkan mental bertanding yang teruji,” bilang Sumitiro.

Sementara Ketua Panitia H Iswanda Nanda Ramli hadiah kepada para pemenang akan berlangsung Rabu (4/5) pukul 17.00 WIB, yang dilakukan oleh Wali kota Medan. (omi)

Warnet Menjamur, Warga Resah

081264628xxx
Kepada yang terhormat Bapak Wali Kota Medan, kami para orangtua semakin resah dengan maraknya warnet (warung internet) yang semakin merajalela, banyak warnet sekarang yang dijadikan anak-anak untuk tempat bolos sekolah dan tempat mesum. Mohon ditindaklanjuti, jangan sampai keadaan warnet makin mengkhawatirkan buat para orangtua.

Berikan Tindakan

Terimakasih masukannya, karena persoalan ini merupakan kewenangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan, kami minta kepada instansi tersebut untuk mengecek kebenaran informasi warga itu. Selanjutnya, apabila ditemukan warnet menjadi tempat bolos atau mesum, hendaknya warnet langsung diberikan tindakan.
Kemudian, Disbudpar kami sarannya untuk membuat imbauan kepada pemilik warnet seperti membuat pengumuman larangan usia pelajar berpakaian sekolah masuk ke warnet, dan membuat larangan berbuat mesum. Apabila ditemukan. Dengan adanya imbauan tersebut, maka kita sama-sama menjaga generasi penerus bangsa.

Khairul Buchari
Plt Kabag Humas Pemko Medan

Gelar Razia

Usaha warung internet (warnet) yang ada di Kota Medan memang sudah sangat ramai, sehingga sangat dibutuhkan pengawasan yang lebih ketat lagi untuk usaha ini, khususnya dalam hal menjalankan usahanya agar tak menimbulkan permasalahan.

Bila diketahui jalannya usaha warnet sebagai tempat mesum maupun tempat bolos warga, sebaiknya dinas yang mengawasinya menggelar razia dan memberikan sanksi pencabutan izin kepada warnet yang kedapatan menerima pengunjung berpakaian sekolah dan dijadikan tempat mesum.

Tanpa adanya razia dan imbauan yang dibuat, tentunya persoalan yang dihadapi sekarang tak akan bisa tuntas dan makin parah di kemudian harinya.

H T Bachrumsyah
Anggota Komisi B DPRD Medan

Wabub Langkat: Saya Tidak Ada Hak

Terkait Perambahan Hutan Mangrove di Tanjung Pura

LANGKAT-Aksi perambahan hutan mangrove di pesisir Langkat, khususnya di Kecamatan Tanjung Pura, terus berlanjut. Bahkan, aksi perambahan semakin meluas sampai ke kawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan diduga melibatkan oknum pejabat di Pemkab Langkat.

Dari keterangan sejumlah warga di lokasi perambahan tepatnya di Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Pura, kepada koran ini, Minggu (1/5) menyebutkan, kalau perambahan hutan di daerah mereka, sudah memasuki kawasan BKSDA dan perambahnya sendiri merupakan mantan anggota dewan periode 1999-2004 berinisial BH.

Selain itu, untuk memuluskan penguasaan lahan di hutan larangan itu, BH dikabarkan berlindung dengan Wakil Bupati Langkat, Budiono. Sehingga aksi pengambil alihan lahan dapat berjalan mulus tanpa ada hambatan apapun.
Hal ini terbukti dengan tidak diindahkannya surat peringatan terhadap perambah Hutan Negara di Tanjung Pura yang ditujukan kepada pengusaha bernama Bahri, warga Kelurahan Sido Mulyo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, dengan nomor 522.4-/HUTBUN/2011.

Selain disebut-sebut berlindung kepada Wabup Langkat, Bahri juga pernah mengakui, kalau lahan yang dia garap, sudah mendapat izin dari pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Kabupaten Langkat. “Saya mengerjakan lahan di Dusun Sidomulyo, Desa Karya Maju, Kecamatan Tanjung Pura ini karena sudah ada izin dari BBKSDA Kabupaten Langkat,”urainya saat itu.

Wabup Langkat, Budiono, ketika dihubungi kemarin (1/5) menampik tudingan kalau dirinya ikut terlibat dalam aksi perambahan hutan di kawasan Tanjung Pura dimaksud. Sebab menurut dia, tidak ada dasar pengeluaran izin untuk lahan BKSDA.

“Memang saya kenal dengan pengusaha itu, kan kami pernah sama-sama menjadi anggota dewan, mungkin kedekatan itulah yang dimanfaatkan dengan menyebut-nyebut nama saya, saya rasa itu hal wajar, tapi untuk memberikan izin, saya tidak ada hak,” bantahnya.

BBKSDA Kabupaten Langkat juga membantah keterlibatan mereka dalam aksi perambahan hutan di Tanjung Pura.  “Kita tidak ada hak untuk mengeluarkan izin, jadi darimana kita bisa ikut-ikutan merambah hutan. Memang beberapa waktu lalu kita turun kelokasi meninjau kawasan, tapi bukan berarti kita ikut didalamnya,”bantah Seksi Perlindungan BBKSDA Kabupaten Langkat, Jendri.

Sebelumnya, Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu, kembali menegaskan, bahwa pihaknya tetap tidak akan mengizinkan alih pungsi lahan dan perambahan hutan negara di pesisir pantai, seperti di wilayah Kecamatan Tanjung Pura. “Tetap tidak akan saya izinkan,” kata H Ngogesa Sitepu, di ruang kerjanya pekan lalu.  (ndi)

Sergai Wujudkan Program Langit Biru

SERGAI- Memperingati Hari Bumi 2011, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) melalui Kantor Lingkungan Hidup mengadakan uji coba emisi gas buang pada kendaraan dinas di halaman Kantor Lingkungan Hidup komplek kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (26/4)  lalu.

Dengan mengusung tema “Wujudkan Program Langit Biru” kegiatan tersebut disambut baik, hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Ir H Soekirman, Sekdakab Sergai Drs H Haris Fadillah, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Sergai Drs Burhanuddin SH MH, kepala SKPD dan para staf di jajaran Kantor Lingkungan Hidup Sergai.

Kakan Lingkungan Hidup Sergai Drs Burhanuddin SH MH menjelaskan bahwa pengujian emisi gas buang kendaraan ini bukan hanya menyangkut masalah pencemaran lingkungan, tetapi dengan melakukan uji emisi kita dapat mengetahui apakah mesin kendaraan berada dalam kondisi sehat atau tidak. Selain itu kendaraan bisa lebih hemat BBM.
Wabup Ir H. Soekirman sendiri sangat menyambut baik kegiatan tersebut, guna mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup Pemkab Sergai menyadari bahwa gas buang kendaraan merupakan salah satu sumber pencemaran udara terbesar. “Oleh karena itu, gas buang kendaraan harus bersih untuk mengurangi pencemaran,” ungkapnya.
Untuk memudahkan dalam menganalisa kondisi mesin, dapat menggunakan suatu alat yang bernama Smoke and Gas Emission Analyzer.

Alat ini  sudah dilengkapi dengan standar gas limit tertentu hingga dapat secara otomatis mendeteksi kondisi mesin kendaraan apakah diambang batas atau tidak. (mag-15)

Bayar Uang Korban Banjir

082167342xxx

Pak Wali Kota mana janji anda yang akan mengganti uang Rp500 ribu buat korban banjir terutama di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor belum ada yang  dapat. Tolong di cek kembali Muda/Mudi Maju Bersama.

Kami Cek

Kami dari Pemko Medan akan mengecek kembali anggaran yang tersedia, kemudian kami juga mengeceknya di bagian keuangan Pemko Medan untuk memastikan seperti apa kebijakan pembayarannya.

Khairul Buchari
Plt Kabag  Humas Pemko Medan

Toko Papan Bunga Berdiri di Taman Beringin

08192012xxx

Pak Wali Kota mau tanya tentang taman beringin, berdiri kantor partai politik (Parpol) dan toko pembuatan papan bunga apakah taman tersebut sudah di köntrakkan dan juga ada 2 unit tower kepada siapa mereka membayarnya dan ke mana uangnya?

Kami Teruskan

Terimakasih informasinya, kami akan tanyakan ke Dinas Pertamanan terkait informasi ini. Sebab, taman di Kota Medan diawasi dan ditata oleh Dinas Pertamanan.

Khairul Buchari, Plt Kabag Humas Pemko Medan

Berikan Fasilitas Untuk 150 Pendaftar Pertama

Yayasan Pendidikan Timbul Jaya-2 Medan

Menjelang tahun ajaran baru 2010-2011, Yayasan Pendidikan Timbul Jaya-2 Medan membuat trik tersendiri untuk
menggaet siswa baru.

Saat ini, sekolah yang beralamat di Jalan Tembakau Raya, Perumnas Simalingkar ini, kian gencar memperbaiki dan menjaga kualitas. Hal ini ditandai dengan pembenahan infrastruktur bangunan dan kualitas staf pengajar. Yayasan Pendidikan Timbul Jaya-2 Medan mengelola tingkat SD, SMP, SMA dan SMEA. Nixon Roy Situmorang, Kepala Sekolah Dasar Yayasan Timbul Jaya-2 Medan, mengaku selama ini minat para peserta didik terbilang tinggi untuk menimba ilmu di Yayasan Timbul Jaya-2 Medan.

Terbukti yayasan yang berdiri sejak 1990 silam itu, sedikitnya telah menamatkan 2 ribu lebih alumni. Bahkan dari jumlah itu, angka kelulusan mencapai 95 persen terutama dalam tingkatan SMP dan SMA sederajat setiap tahunnya.
“Hampir seluruh sisawa yang telah kita didik di yayasan ini bisa lulus bahkan melanjutkan di beberapa universitas negeri dan swasta yang ada di Medan ataupun luar daerah,” ucap Nixon.

Memiliki status terakreditasi, Yayasan Timbul Jaya Medan optimis jika pada tahun ajaran baru yang akan segera berlangsung mampu menarik minat para siswa untuk bergabung sesuai dengan tingkat lanjutan yang disesuaikan.
Bahkan untuk merangsang minat para peserta didiknya, Yayasan Timbul Jaya Medan memberikan berbagai kemudahan dan keringanan bagi para calon peserta didik. Yang mana diantaranya memberikan gratis uang pendaftaran, uang pembangunan serta baju olahraga terhadap 150 orang pendaftar pertama.

“Sebagai bentuk apresiasi yayasan terhadap para pendaftar pertama, maka kita berikan beberapa fasilitas gratis terhadap 150 pendaftar pertama,” ujarnya.

Sementara untuk sistem pendidikan yang diterapkan, lanjut Nixon tak jauh beda dengan sekolah lain yang ada di kota Medan.

Hanya saja Yayasan Timbul Jaya-2 Medan, sejauh ini tidak membatasi siswa nya  dalam berkreasi namun tetap dibawah koridor disiplin yang diterapkan yayasan.
Sedangkan staf pengajar, Yayasan Timbul Jaya-2 Medan menyiapkan para staf pengajar profesioanal dan memiliki kemampuan di bidangnya. (uma)

Aktif Kegiatan Ekstrakurikuler

Memiliki kegiatan ekstrakurikuler dalam setiap jenjang pendidikan mulai SD, SMP, SMA, dan SMEA  merupakan bentuk kepedulian dalam menunjang kreatifitas siswa.

Tidak hanya menunjang prestasi di bidang akademik, namun juga berbagai bidang seperti olahraga, kesenian dan lainnya.

Pola program inilah yang saat ini masih tetap diterapkan Yayasan Timbul Jaya-2 Medan dalam meningkatkan kualitas dan prestasi siswanya.

Memiliki arena yang cukup luas berkisar 1000 meter, menjadi penunjang yayasan tersebut dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler di bidang program pendidikan sekolah.

Beberapa  contoh kegiatan ekstrakurikuler yang kini diminati para siswa adalah kesenian, olahraga dan pramuka.
Untuk olahraga, seperti futsal dan basket, selain sebagai program pelajaran, namun saat ini sudah menjadi program ekstrakurikuler yang rutin dilakukan.

Nixon Roy Situmorang mengatakan, kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti siswa adalah pramuka dan bidang kesenian seperti paduan suara dan tari.(uma)