Home Blog Page 15356

Ciptakan Tenaga Siap Pakai

Sekolah Penerbangan Aerospace Building

MEDAN-Seiring semakin tingginya pertumbuhan transportasi  udara di  Indonesia, pastinya permintaan terhadap Sumber Daya Alam (SDM) yang andal juga semakin tinggi. Menyikapi tingginya kebutuhan itu, Sekolah Penerbangan Aerospace mencoba mencarikan solusi dengan memberikan pendidikan dan pelatihan pelatihan terhadap para peserta didiknya.

Adapun program yang ditawarkan di sekolah Aerospace merupakan program pilihan yang saat ini dibutuhkan oleh beberapa perusahan penerbangan lokal dan nasional yang terbilang minim SDM andal dan siap pakai. Berdiri sejak dua tahun silam, Aerospace semakin teruji dalam penyediaan peserta didiknya untuk menjadi tenaga-tenaga terdidik, terlatih dan terampil.

Terbukti sejak berdirinya pada tahun 2009 lalu  itu, Aerospace telah mendidik sedikitnya 200 jumlah peserta didik dengan berbagai program pendidikan yang disediakan.

Dari angka tersebut bahkan 80 persen diantaranya telah terserap di beberapa perusahan penerbangan baik swasta maupun penerbangan milik negara. “Sementara sisanya atau sekitar 20 persen lagi saat ini masih dalam proses training,” ungkap Harry Adinat, ST, selaku Direktur marketing/R&D Aerospace Building saat ditemui di ruang kerjanya.

Harry juga mengakui tingginya minat para remaja untuk mengikuti pendidikan dan latihan singkat di Aerospace yang hanya memakan waktu berkisar enam bulan tersebut tak lain dikarenakan kesempatan kerja yang dimiliki cukup besar.

Bahkan untuk menyiasati tingginya peminat, sekolah nongelar itu harus membatasi jumlah peserta didiknya agar bisa mengikuti proses pendidikan dan pelatihan yang dilakukan Aerospace. “Setiap tahunnya kita hanya memaksimalkan jumlah peserta hanya 150 orang dari  sepuluh program pelatihan yang kita tawarkan. Dan ini kita buat sesuai dengan kebutuhan maskapai penerbangan yang telah melakukan kerja sama dengan Aerospace,” terang Harry.

Masih menurut Harry, Aerospace selain bermitra langsung dengan perusahaan penerbangan milik pemerintah yakni Merpati, juga mengikat kerja sama dengan 16 maskapai penerbangan yang ada di  Indonesia. Sementara untuk proses pendidikannya sendiri, bagi peserta didik yang bersekolah di Aerospace harus mengikuti tahapan proses pendidikan dan pelatihan secara teori selama tiga bulan dan praktik selama tiga bulan.

Setelah itu setiap peserta didik akan menjadi tanggung jawab bagi Aerospace dalam penempatan kerja sesuai bidang dan perusahaan yang nantinya akan menggunakan jasa tamatan para peserta didik.

“Untuk para peserta didik yang telah mengikuti seluruh proses pendidikan dan pelatihan yang diberikan instruktur sebagai staf pengajar tidak kita biarkan dalam mengupayakan pekerjaan sesuai bidang program yang telah dijalaninya. Melainkan menjadi tugas Aerospace dalam mengupayakan penempatan  kerja di perusahaan penerbangan sesuai dengan bidang program yang telah dijalaninya,” ucap Harry.

Kini sebagai komitmennya menciptakan SDM andal di bidang penerbangan, sekolah yang terletak di kawasan Jalan Brigjend Katamso No-30 A-B itu berencana menambah agency di beberapa daerah seperti Banda Aceh, Batam, Balikpapan dan Riau.(uma)

Kuyt Ingin Liverpool ke Zona Champions

Dirk Kuyt semakin mendekati rekor gol terbaiknya selama berbaju Liverpool. Meski punya hasrat untuk melampaui rekornya itu namun ia lebih fokus membawa timnya finis di zona Eropa pada akhir musim.
Sebuah gol dari Kuyt saat Liverpool melipat Birmingham City 5-0 akhir pekan lalu membuat pundi-pundi golnya bertambah menjadi 13 gol. Torehan dua gol lagi akan membuatnya menyamai rekor gol terbaiknya buat “Si Merah” yang dicapai pada 2008-09.

Tak bisa dipungkiri penampilan Kuyt semakin cemerlang sejak Liverpool diasuh Kenny Dalglish. Pemain Belanda itu sudah mencetak gol dalam empat dari lima pertandingan.

Dengan kompetisi yang empat laga lagi, bukan mustahil buat Kuyt bisa menyamai bahkan melampaui rekor golnya itu. Namun ia lebih senang jika mampu membawa The Kop finis di zona Eropa di akhir musim ini.
“Aku seperti pemain lain yang punya target pribadi. Aku akan sangat merasa bahagia jika kami berhasil mengamankan satu tempat di Eropa, tapi memang selalu menyenangkan jika terlibat di momen-momen penting,” sahut Kuyt di ESPN Star.

“Sebagai pemain depan tentunya anda ingin mencetak banyak gol dan aku sangat senang dengan yang sudah terjadi,” sambungnya.

Saat ini Liverpool masih duduk di posisi enam klasemen sementara dengan nilai 52. Terpaut tiga angka dari Tottenham Hotspur di atasnya.

“Yang paling penting buat kami adalah menjaga performa dan jika kami berhasil memenangi pertandingan-pertandingan selanjutnya kami kian dekat dan dekat (dengan Tottenham),” sambung pemain berusia 30 tahun itu.
“Spurs masih harus datang ke Anfield dan itu akan menjadi laga menarik tapi itu akan lebih menarik lagi jika kami berhasil menang. Semoga kami bisa terus maju dan fokus saat ini adalah Newcastle),” tuntas dia. (net/jpnn)

Masih Terganjal

Chonburi vs persipura

CHONBURI- Persipura Jayapura terganjal untuk meraih tiket 16 Besar lebih awal usai digilas Chonburi FC 4-1 dalam matchday keempat Grup H Piala AFC di Stadion Chonburi PE, Selasa (26/4) malam WIB.

Bahkan, kekalahan itu membuat posisi Persipura melorot ke peringkat dua klasemen dengan nilai tujuh, dan diambil alih Chonburi. Raihan angka Persipura dan Chonburi sama, namun klub Thailand ini unggul head to head dengan tim Mutiara Hitam. Walau skor pertemuan kedua tim sama 4-4, tapi berdasar regulasi fase grup Piala AFC, gol tandang tidak dihitung.

Persipura sebetulnya bisa lolos ke 16 Besar bila meraih kemenangan di pertandingan ini. Sebab beberapa jam sebelumnya, East Bengal (India) dan South China (Hong Kong) bermain imbang 3-3 di Stadion Barabati. South Cina menguntit di peringkat tiga dengan poin lima, sedangkan East Bengal menjadi juru kunci dengan koleksi nilai dua.
Gawang Persipura jebol pada menit ke-16. Berawal dari umpan silang Jetsadakorn Hemdaeng, sundulan Suree Sukha ke tiang dekat tak mampu diantisipasi oleh kiper Persipura, Yoo Jae-Hoon.

Pipob On-Mo menggandakan keunggulan Chonburi pada menit ke-36. Dari sebuah proses serangan balik, Arthit Sunthornpit yang bergerak di sayap kiri melepaskan umpan silang ke mulut gawang Persipura. Sambil menjatuhkan diri, Pipob menyontek bola ke dalam gawang.

Lima menit berselang, Chonburi mendapat hadiah penalti setelah Anucha Kitpongsri dilanggar Titus Bonay di area terlarang. Therdsak Chaiman yang maju sebagai algojo menuntaskan tugasnya tanpa cacat.
Awal babak kedua, Persipura mencoba menipiskan ketertinggalan. Tembakan Stevie Bonsapia menit ke-56 masih mengarah tepat ke pelukan Sinthaweechai Hathairattanakool.

Persipura bertambah pelik setelah mereka kehilangan satu pemain tiga menit kemudian. Ortizan Solossa diusir wasit karena menerima kartu kuning kedua setelah mengasari Kazuto Kushida.

Unggul jumlah pemain, Chinburi terus mengurung pertahanan Persipura dan berupaya menambah gol.
Menit ke-72, gawang Persipura bobol untuk keempat kalinya. Pipob mencetak gol keduanya lewat sebuah sontekan meneruskan umpan silang Suphasek Kaikaew dari sisi kanan.

Tiga menit kemudian, Bio Paulin mencetak gol hiburan untuk tim Mutiara Hitam. Dari sebuah tendangan sudut, sundulan bek asal Kamerun ini tak bisa dihentikan oleh Sinthaweechai. (net/jpnn)

Mahasiswa Mohon Dana CSR

Tingginya biaya pendidikan saat ini, membuat sejumlah pihak diharapkan memberikan bantuannya untuk kemajuan anak bangsa. Salah satunya melalui dana Corporate Social Responbility (CSR) harus disalurkan kepada kegiatan ornament kemahasiswaan.

Permintaan dana CSR digunakan untuk kegiatan mahasiswa disampaikan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (AMPU). Tuntuta itu  disampaikan, Selasa (26/4) di depan kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mahasiswa. Puluhan mahasiswa itu meminta rektorat bekerja transparan mengelola anggaran CSR. Selanjutnya Bank Syariah Mandiri harus menyalurkannya dananya untuk kegiatan mahasiswa.

Dalam orasinya, koordinator aksi J Sumarlin menyampaikan   bahwa aksi ini adalah wujud kekecewaan kepada pihak Bank Syariah Mandiri yang tidak bersinergi dan tidak memiliki sensitifitas. “Kami kecewa juga kecewa kepada pihak rektorat yang tidak dapat berperan serta membawa ornament kampus dapat bersinergi dengan baik kepada pihak perseroan yang ada di kampus,” ujarnya.

Dia menambahkan, selama ini setiap kegiatan mahasiswa pihak perseroan tersebut tidak pernah memberikan bantuan dalam bentuk apapun,  jadi kami minta pihak rektorat harus transparan apabila ada dana untuk kegiatan mahasiswa dari pihak Perseroan tersebut.

Dia menjelaskan Melalui berbagai kegiatan CSR mahasiswa dapat merasakan bagaimana kaitan fakta yang ada dilapangan dengan disiplin ilmu yang dipelajari di kampus. Hal tersebut terkait pada UU No. 40.2007 Bab I Pasal 3 yang menyebutkan Tanggung jawab sosial dan lingkungan adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, sekaligus untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat maupun masyarakat. “Kalau Program CSR tersebut dijalankan maka akan bermanfaat bagi perseroan itu sendiri dan Universitas serta mahasiswa,” sebutnya.
Sementara itu, Kabiro Kemahasiswaan UMSU, Rahmat Kartolo mengatakan bahwa permasalahan ini akan dipertimbangkan kepada pihak terkait dan Universitas untuk dapat dicari solusinya dengan cara mengadakan program CSR di kampus ini. “Kami akan bicarakan permasalahan tersebut kepada pihak terkait,” ujarnya.
Aksi para mahasiswa ini berlangsung tertib dengan pengawalan pengamanan kampus, mahasiswa berjanji, jika tuntutannya tidak dipenuhi maka akan melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak lagi. (mag-11)

Sriwijaya Tergusur dari Puncak

VINH – Sriwijaya FC gagal meraih poin penuh saat melawat ke markas Song Lam Nghe An di Stadion Vinh, Selasa (26/4) sore WIB. Laskar Wong Kito dipermak 0-4 oleh tuan rumah. Laga ini juga diwarnai kartu merah untuk pemain Sriwijaya, Okto Maniani.

Dalam laga ini Keith Kayamba Gumbs dkk dalam kondisi ditekan oleh pemain lawan. Tidak banyak peluang matang yang dimiliki oleh juara Piala Indonesia 2010 ini.

Laskar Wong Kito makin menderita usai salah satu pemainnya, Okto Maniani diusir wasit menejelang akhir pertandingan. Posisi Sriwijaya di puncak klasemen Grup F tergusur dengan poin 6, karena di hari yang sama TSW Pegasus mampu mengalahkan VB Maladewa dengan skor 2-0 dengan nilai poin 9.

Sriwijaya ketinggalan 0-1 menit ke-22. Gol berawal dari tendangan bebas dari sisi kiri, bola kemudian ditanduk Fagan. Bola yang sempat ditepis Ferry kemudian memantul mistar. Bola rebound disambar Ngale Jiemon Thierry dan menembus gawang wakil Indonesia.

Gawang Laskar Wong Kito kembali bobol menit ke-31. Berawal dari situasi sepak pojok, bola ditanduk pemain Song An dan ditepis oleh Ferry. Bola rebound langsung dimaksimalkan Jiemon Thierry untuk membawa timnya unggul 2-0.

Wakil Indonesia memilikip peluang di pengujung babak pertama saat mendapat tendangan bebas di dalam kotak penalti. Namun sepakan Keith Kayamba masih bisa dihalau pemain Song Lam.

Sriwijaya semakin tertinggal usai di menit ke-57 Andre Diego menjebol gawang Ferry untuk ketiga kalinya. Aksi individu Andre Diego berhasil menembus hingga kotak penalti lawan. Kemudian pemain bernomor 45 itu mengakhiri aksinya yang merobek gawang tim besutan Ivan Kolev.

Memasuki menit ke-61 gawang Sriwijaya kembali jebol. Kali ini lewat Kavin Bryan. Gol ini berawal dari kesalahan kontral bola M.Ridwan yang membuat bola terlepas.

Kesalahan itu berhasil dimanfaatkan Bryan. Aksinya gagal dihadang Gunawan Dwi Cahyo. Selanjutnya ia berlari ke kotak penalti dan melepas tembakan yang menembus gawang Sriwijaya.
Menit ke-73 tendangan bek Sriwijaya Claudiano Alves masih tipis menyamping dari gawang lawan. Laskar Wong Kito harus bermain sepuluh orang di delapan menit menuju akhir pertandingan, menyusul kartu merah yang diterima Okto Maniani karena mengasari pemain lawan. (net/jpnn)

Sumut Harus Kembali Jadi Kiblat Sepak Bola Nasional

MEDAN-Sumatera Utara harus kembali menjadi kiblat sepak bola nasional, seperti yang peranh terjadi di era tahun 80-an. Karena hal tersebut, kepada seluruh pemain yang tergabung dalam tim Pra PON Sumut diharapkan tetap serius berlatih guna mewujudkan impian itu.

Demikian disampaikan Chandra Suhada Sinaga SE, manejer  tim sepak bola Sumut persiapan Pra PON saat memantau anak asuhnya berlatih di lapangan sepak bola Unimed, kemarin (26/4).

Ditambahkannya bahwa harapan untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Sumut ini bukan harapannya semata, tapi juga harapan Plt Gubsu Gatot Pujoneugroho.

“Yang pasti, ini juga menjadi harapan masyarakat Sumut yang dalam beberapa tahun terakhir sering kecewa mendapati tim-tim asal Sumut tak mampu berbuat banyak di tingkat nasional,” bilang Chandra.
Selanjutnya Chandra mengungkapkan jika Sumut memiliki modal yang sangat baik untuk berprestasi di tingkat nasional lewat tim Pra PON. Ini sudah dibuktikan ketika tim itu menjuarai Piala Bank Sumut dan turnamen sepak bola Inalum Cup.

“Sukses yang telah diraih tak terlepas dari peran pengurus dan pelatih yang telah berbuat maksimal. Apalagi pelatih kali ini adalah pelatih yang pernah mengantarkan PSMS dua kali menjuarai Piala Emas Bang Yos. Jadi, kepada seluruh pemain diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari pelatih tersebut,” bilang Chandra lagi.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Plt Ketua PSSI Sumut H Idrus Junaidi. Tak sampai di situ, Idrus juga mengingatkan seluruh pemain untuk tetap fokus berlatih.

“Jangan terpengaruh dengan segala rumor  yang beredar  tentang pucuk pimpinan PSSI Sumut. Saya jamin, siapa pun nantinya yang akan menjadi Ketua PSSI Sumut, mereka pasti akan memperhatikan tim Pra PON ini. Jadi, tetaplah berlatih,” imbuh Idrus.

Terpisah pelatih Rudi Saari mengatakan bahwa untuk mematangkan mental bertanding anak asuhnya, rencananya tim sepak bola Sumut persiapan Pra PON akan melakoni serangkaian pertandingan ujicoba.
“Yang terdekat adalah pada hari Jum’at (29/4) nanti. Rencananya, anak-anak akan kami pertemukan dengan PS Kwarta. Kita sengaja pilih Kwarta karena tim ini tetap  eksis melakukan pembinaan. Jadi, dalam hal ini kami tak sembarangan mencari lawan tanding,” pungkas Rudi. (jun)

Dzeko Terinspirasi El Nino

BLACKBURN – Edin Dzeko tidak lagi scoreless di Premier League. Pembelian termahal Manchester City musim 2010-2011 itu mencetak gol liga pertamanya ke gawang Blackburn Rovers di Ewood Park kemarin dini hari WIB (26/4). Gol Dzeko pada menit ke-75 itu sekaligus menjadi gol tunggal kemenangan City.

Sejak diboyong seharga 27 juta pounds (Rp 383 miliar) Rp dari VfL Wolfsburg Januari lalu, Dzeko total mengemas lima gol dari 16 laga bersama City. “Ini awal baru bagi saya dan Man City. Saya senang  gol itu membantu tim saya memenangkan pertandingan,” ucap Dzeko kepada Sky Sports.

Striker 25 tahun itu menambahkan, golnya terinspirasi dari Fernando Torres. El Nino (julukan Torres) berhasil mencetak gol pertamanya bagi Chelsea pekan lalu (23/4). Torres mengungguli transfer Dzeko ketika didatangkan dari Liverpool dengan fee 50 juta pounds (Rp710 miliar).

“Torres mencetak banyak gol saat membela  Liverpool dan sulit melakukannya di awal berganti klub. Saya ikut bahagia dia akhirnya mencetak gol pertama bagi Chelsea karena saya tahu tekanan seperti apa yang dialaminya,” jelas Dzeko.

Pelatih City Roberto Mancini ikut girang dengan gol Dzeko. Bagaimana tidak, Mancini-lah yang ngotot mendapatkan Dzeko Januari lalu. Selain itu, Dzeko akan menjadi gaco di lini depan City musim depan seandainya Carlos Tevez memilih hengkang ke Inter Milan.

“Edin masih seorang striker fantastis. Dia mengalami masalah hanya karena dia tidak bermain reguler dan tak segera mencetak gol di liga seperti yang banyak diharapkan,” ungkap Mancini kepada Manchester Evening News.
“Kini, dia mencetak agol yang diharapkan dan golnya sangat membantu kami di klasemen,” sambungnya.

Ya, gol Dzeko memperkuat posisi City di empat besar atau zona Liga Champions. City kini unggul empat angka (59-55) dari Tottenham Hotspur dengan sama-sama memainkan 33 laga. City dan Tottenham masih akan bentrok di kandang City 10 Mei nanti.

Di sisi lain, The Citizens (sebutan City) juga berpeluang finis ketiga karena hanya berselisih lima angka dengan Arsenal plus memainkan satu laga lebih sedikit. “Kami akan menyapu kemenangan di lima laga sisa dan optimistis bakal finis ketiga,” koar Mancini.

Jika City mengejar peringkat ketiga, Blackburn hanya berharap survive di Premier League musim ini. Gara-gara kekalahan kemarin, Blackburn masih tertahan di peringkat ke-16 dengan 35 poin dari 34 laga. Klub yang dimiliki investor India itu hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.

“Dalam situasi saat ini, setiap angka memang sulit didapat. Kami tidak ingin menyerah dengan keadaan. Kami memiliki skuad dengan mental tangguh,” jelas pelatih Blackburn Steve Keane.
Keane juga mempertanyakan gol Dzeko. Sebab, sebelum terjadinya gol, striker City lainnya, Mario Balotelli, dalam posisi offside.

“Kami kecewa wasit tidak meniup peluit karena tidak ada pemain kami yang lain di depan Balotelli selain Paul (Robinson, kiper Blackburn, Red),” terang pelatih pengganti Sam Allardyce empat bulan lalu itu. (dns/jpnn)

Telkomsel Menuju Era Beyond Telecommunication

Capai 100 Juta Pelanggan

Telkomsel (26/4) kembali menorehkan sejarah dalam industri selular Indonesia setelah berhasil mencatat jumlah pelanggan yang ke-100 juta. Dengan pencapaian ini, Telkomsel menjadi operator selular
ke-7 di dunia yang dipercaya oleh 100 juta pelanggan di satu negara.

“Operator selular yang mampu melayani 100 juta pelanggan merupakan operator yang sudah dapat mentransformasi 100 juta pelanggan menjadi pengguna. Apa yang disediakan operator bukan lagi layanan dasar, tetapi layanan-layanan baru yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelanggan sehingga bersifat lebih personal,” kata Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno.

Pencapaian 100 juta pelanggan ini, ujarnya, menjadi lebih penting lagi mengingat industri telekomunikasi selular sudah memasuki tahap jenuh. Dengan jumlah pelanggan sebesar ini, Telkomsel memiliki pondasi kuat dan paling siap untuk melangkah beyond telecommunication dengan layanan yang berpusat pada data.

Dalam upaya transformasi tersebut, di tahun 2011 Telkomsel menginvestasikan belanja modal senilai 1,1 miliar dolar AS (sekitar Rp 10,9 triliun) yang 60 % diantaranya dialokasikan untuk peningkatan layanan broadband. Proses transformasi menuju era beyond telecommunication diiringi peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan, skema kolaborasi dan kemitraan dengan para mitra kerja, sistem pendukung yang handal (sistem penagihan, sistem pencatatan data pelanggan, dan lain-lain), serta pengembangan layanan mobile broadband dan new business (mobile wallet, musik digital, konten, dan mobile advertising).

Dikatakan Sarwoto, produk dan layanan Telkomsel sangat menarik minat masyarakat karena selain tarifnya kompetitif, jaringannya juga dapat diandalkan. Aspirasi masyarakat terhadap layanan telekomunikasi selular sudah bergeser, tidak semata mencari tarif rendah tetapi lebih mencari layanan yang menawarkan kekuatan, kestabilan serta keluasan jangkauan jaringan. Saat ini 100 juta pelanggan Telkomsel dilayani oleh lebih dari 38.000 base transceiver station (BTS), termasuk lebih dari 8.300 Node B (BTS 3G). Untuk meningkatkan pelayanan bagi pelanggan, Telkomsel menggelar lebih dari 1 juta titik pelayanan pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti GraPARI, GeraiHALO, KiosHALO, outlet dealer, ritel nasional, dan m-Kios.

Bertepatan dengan pencapaian 100 juta pelanggan ini, Telkomsel juga menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung program edukasi teknologi telekomunikasi melalui pembangunan Museum Selular di dalam Museum Telekomunikasi, Taman Mini Indonesia Indah. Museum Selular ini akan menghadirkan peta jalan (roadmap) telekomunikasi selular di Indonesia yang dapat menjadi media pembelajaran bagi generasi mendatang. (*/sih)

12 Tim Ikuti Turnamen Old Crack

MEDAN- Sebanyak  12 tim sepakbola old crack usia 40 tahun ke atas akan berlaga pada turnamen sepak bola Patriot Old Crack memperebutkan Piala Ketua DPRD Medan H Amiruddin yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Patroit  Jalan Air Bersih Medan pada 1-29 Mei 2011 nanti.

“Turnamen sepa bola Old Crack ini bertujuan mempererat tali silaturahi sesama pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Medan dan sekitarnya,” bilang Ketua Panpel Ganda S Butarbutar didampingi Sekretaris Heri Dodi Saptono dan Bendahara Martono S Butarbutar, Selasa (26/4).

Ditambahkannya, bahwa sistem pertandingan yang akan dipakai dalam turnaman ini adalah sistem setengah kompetisi.
Nah, dengan gelaran turnamen tersebut diharapkan para pengurus SSB semakin termotivasi untuk terus meningkatkan pembinaan di SSB-nya masing-masing.

“Saatnya pengurus dan pelatih menunjukkan kemampuan mereka di lapangan,” cetus Ganda.

Sementara itu Sekretaris Panpel Heri Dodi Saptono menerangkan bahwa 12 tim akan dibagi dalam empat grup. Tim yang menduduki peringkat pertama dan kedua di masing-masing grup, berhak melaju ke babak delapan besar.
Adapun 12 tim yang akan berlaga adalah Patriot A dan B, Al-Batros, Generasi Medan, Gumarang FC, Sinar Sakti, Sejati Pratama, PS Universitas Sumatera Utara, Surya Putra Marindal, Bintang 12, PU Deli Serdang dan satu tim lagi masih menunggu kepastian. (omi)

Parit Penuh, Rumah Warga Banjir

081370687xxx

Pak Wali Kota Yth saya warga Pasar 1 Gang Pribadi 1 Tanjung Sari memberitahukan pada bapak bahwa kalau hujan turun seperti Sabtu (23/4) siang rumah saya kebanjiran. Penyebabnya air di Pasar 1 antara Gang Amal sampai Gang Sejahtera paritnya penuh. Lantas air yang meluap itu masuk ke Gang Pribadi melalui Gang Sejahtera di depan Gang Pribadi 1. Paritnya  sudah saya beton supaya jangan masuk airnya ke gang kami lebih besar lagi, kalau untuk air limbah gang kami sudah ada pembuangannya ke Pasar VI Jalan Kenanga Raya, sedangkan tidak hujan saja air parit di Pasar 1 itu sudah penuh tingginya hampir sama dengan jalan. Kami sudah pernah mengoreknya tapi begitulah keadaannya, jadi saya mengharapkan kebijaksanaan bapak untuk mengatasinya mengingat curah hujan yang tinggi belakangan ini. Terimakasih dari saya warga Pasar 1 Gang Pribadi 1 Tanjung Sari. Terimakasih buat Sumut Pos.

Kami Tinjau Segera

Terimakasih informasinya, kami cek segera. Tapi, kami bertahukan untuk pelaksanaannya rehabilitasi drainase sudah kami mulai di sejumlah ruas jalan di Kota Medan. Selanjutnya, secara khusus kami beritahukan daerah yang disebutkan, harus kami tinjau langsung.  Sedangkan upaya kami melakukan peninjauan, kami akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengantisipasi kerusakan ini. Sebab, untuk perbaikan atas kerusakan infrastruktur harus dihitung tingkat kerusakan dan apa saja yang menyebabkan terjadinya banjir.

Gunawan Surya Lubis
Kepala Dinas Bina Marga
Kota Medan

Gunakan Anggaran Perawatan

Pertama Dinas Bina Marga harus segeralah menggali parit-parit, apalagi sudah ada pengaduan masyarakat seperti ini. Kemudian, bila ada laporan warga sebaiknya diprioritaskan terlebih dahulu, karena tidak ada alasan bagi Dinas Bina Marga Kota Medan untuk tidak melaksanakan perawatan, sebab sudah ada anggaran khusus untuk perawatan yang disiapkan.

Kami juga ingatkan, wali kota harus bisa memfungsikan aparat di bawahnya seperti camat, lurah dan kepala lingkungan untuk mengamankan infrastruktur yang ada di lingkungan, sehingga jangan sempat infrastruktur yang sudah perbaiki ditutup oleh warga. Kemudian mengaktifkan program gotong royong untuk digalakkan, sehingga kota ini bisa menjadi lebih baik lagi.

Selanjutnya, warga juga diminta untuk menyampaikannya ke anggota DPRD Medan dari pemilihan tersebut, sehingga bisa dikontrol langsung oleh anggota dewan, atau bisa langsung ke Komisi D bila ada hal yang ingin dikoordinasikan. Hal ini penting dilakukan untuk membudayakan kesadaran semua pihak.

Terkhusus, kami ingatkan kepada Dinas Bina Marga jangan buang badan, karena memang ada anggaran perawatan, sebaiknya seluruh dinas di Kota Medan meninggalkan jawaban  klasik, dan tunjukkan dengan program kerja nyata.
Bila Dinas Bina Marga ini serius, dengan anggaran perawatan maupun dengan program gotong royong yang digagas pemerintah bisa menghasilkan pembangunan kota yang lebih baik.

Muslim Maksum
Sekretaris Komisi D DPRD Medan