26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 15394

KONI Sumut Segera Gelar Musorprov

MEDAN-Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Utara (KONI Sumut) akan menggelar Musyarawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) mulai 6 hingga 8 Mei 2011 yang rencananya dilaksanakan di Berastasi.

Ketua Harian KONI Sumut John Ismadi Lubis ketika memimpin Rapat Koordinasi dengan seluruh anggota KONI (Pengprov Olahraga dan Badan Fungsionaris) serta KONI Kota dan Kabupaten se-Sumut, Sabtu (16/4) di Sekretariat KONI Sumut Jalan Williem Iskandar menyebutkan.

Pelaksanaan Musorprov digelar berkenaan dengan akan habisnya masa bhakti kepengurusan KONI Sumut priode 2007-2011 pimpinan H Gus Irawan Pasaribu SE MM.

“Pelaksanaan Musorprov sekaligus memenuhi amanah AD/ART KONI dan ketetapan Rapat Paripurna KONI Sumut Juli 2010, “ kata Jhon Lubis didampingi Wakil Ketua II Prof Agung Sunarno, Sekum Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd dan Prof Irianto.

Guna kelancaran pelaksanaan Musorprov, kata Jhon, juga telah dibentuk kepanitiaan dipimpin Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd.

Dalam Rapat Koordinasi yang berlangsung dalam nuasa kebersamaan dan semangat membangun tersebut, seluruh perwakilan Pengprov Olahraga dan Badan Fungsionaris serta KONI Kota Kabupaten juga sepakat menggelar Musorprov sesuai amanat UU No 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Berkenaan hal tersebut, peserta Rapat Koordinasi juga telah menyusun, menetapkan dan menyetujui beberapa tahapan untuk pemilihan calon ketua umum KONI Sumut, seperti tentang pembentukan tim penjaringan dan proses penjaringan, persyaratan bakal calon ketua umum, hingga mengenai prosedur pemilihan.

Tim penjaringan terdiri dari lima orang, diketuai Prof Irianto  (KONI Sumut), Sekretaris Drs Mesnan M Kes (KONI Sumut), Anggota Drs Zulhifzi Lubis (KONI Medan-mewakili KONI Kota Kabupaten), Drs Edi Sibarani (Pertina-mewakili Pengprov Olahraga) dan SR Hamonangan Panggabean S. Sos (SIWO PWI Sumut-mewakili Badan Fungsionaris).

Tim penjaringan melaksanakan penyaringan bakal calon ketua umum KONI Sumut, berdasarkan usulan tertulis Pengprov Olahraga/Badan Fungsionaris dan KONI Kota Kabupaten. Usulan ini diterima tim penjaringan paling lambat 29 April 2011.

Bakal calon ketua umum KONI Sumut yang diusulkan harus langsung menyerahkan berkas atau dokumen kelengkapan administrasi pencalonannya kepada tim penjaringan, setelah mendapat minimal 15 surat dukungan dari Pengprov Olahraga, Badan Fungsionaris maupun KONI Kota Kabupaten yang masih aktif atau belum habis masa bhaktinya.

Setiap Pengprov, Badan Fungsionaris dan KONI Kabupaten Kota, juga hanya bisa memberikan dukungan kepada satu bakal calon ketua umum.
Baik John Lubis maupun Ketua Panpel Musoprov Chairul Azmi Hutasuhut sama mengharapkan peran serta aktif seluruh anggota KONI maupun KONI Kota Kabupaten demi lancar dan suksesnya Musorprov ini nanti. (jun)

Sinar Sakti Wakili Kota Medan

MEDAN -SSB Sinar Sakti berhak mewakili Kota Medan untuk berlaga di babak final Manchester United Premier Cup 2011 yang berlangsung di Jakarta pada 14-15 Mei mendatang.

Itu terjadi setelah pada partai final zona Medan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola PPLP Sumut, Jalan Sekolah Pembangunan Medan Sunggal, kemarin (17/4) berhasil mengalahkan rivalnya SSB Generasi Medan lewat adu tendangan penalti dengan skor 4-3.

Pada pertandingan final kemarin kedua tim berbagi angka imbang 0-0 saat wasit meniup pluit panjang tanda pertandingan berakhir. Tak ayal, untuk menentukan pemenang maka dilakukan adu tendangan penalti. Pada kesempatan inilah pemain SSB Sinar Sakti memperlihatkan mental yang lebih baik sehingga mampu memenangkan pertandingan.

Apalagi sebelumnya, SSB Snar Sakti pun melangkah ke partai final setelah di babak semifinal juga mengalahkan adu tendangan penalti atas SSB Rajawali dengan skor 4-3. Sementara itu SSB Generasi Medan melangkah ke final setelah mengalahkan SSB Kebun Bunga juga lewat adu penalti dengan skor 2-2.

Ketua Panitia Asrul Batubara mengatakan atas prestasinya itu maka SSB Sinar Sakti berhak mewakili Kota Medan berlaga di tingkat nasional.

Diungkapkannya bahwa turnamen sepak bola Manchester United Premier Cup merupakan turnamen sepakbola yang melibatkan pemain usia 15 tahun dan digelar di 43 negara. (omi )

Pemerintah tak Mampu Atasi Pukat Trawl

BELAWAN- Maraknya kapal ikan yang menggunakan pukat trawl atau pukat kantung sebagai alat tangkap, sampai kini belum bisa diatasi pemerintah. Hal tersebut sangat meresahkan kalangan nelayan tradisional.
“Penyebutan nama baru untuk pukat merupakan modus yang digunakan untuk mengelabuhi nelayan tradisional, sekaligus untuk memperoleh izin. Selain ganti nama, alatnya juga banyak dimodifikasi,” kata Amir, seorang nelayan, kepada wartawan koran ini, Minggu (17/4).

Menurutnya, pukat-pukat yang beredar saat ini sangat mengganggu para nelawan, karena hasil tangkapan mereka menjadi berkurang. Ketentuan alat penangkapan ikan sendiri dalam Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang tercantum dalam lampiran antara lain jenis alat penangkapan ikan, ukuran dimensi dari alat penangkapan ikan dan daerah penangkapan ikan. “Kalau sekarang alat tangkap yang dipakai sudah banyak yang melanggar ketentuan tersebut, pukat trawl yang dilarang saja bisa beredar,” tambahnya.

Ketua Forum Taruna Nelayan Indonesia, Rusli menyatakan, banyak pelanggaran dalam penangkapan ikan menggunakan pukat “Dalam peraturan penangkapan ikan tidak lebih dari 5 grosston (GT), namun saat ini banyak penangkapan ikan melebihi 5 GT,” ujarnya. Lebih lanjut, dia menambahkan, pengunaan pukat trawl ilegal karena tidak ada peraturan yang  memperbolehkan pukat tersebut.(mag-11)

Kurang Perhatian, Petinju Binjai Bela Sumbar

BINJAI-Beberapa petinju andal yang berasal dari Sasana Linsum Jaya Binjai ditengarai bakal hengkang ke Sumatera Barat pada gelaran Pa PON mendatang.

Hal itu terjadi karena beberapa petinju andal dari sasana Linsum Jaya selama ini jarang dilibatkan pada sebuah kejuaraan atau pun seleksi daerah.

“Kami terpaksa melakukan ini, karena kami ingin petinju yang ada di sini (Sasana Linsum Jaya) dapat tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik,” bilang Juliadi Mustapa Peranginangin, pelatih yang juga owner Sasana Linsum Jaya, Jum’at (15/4).

“Untuk apa mereka terus bertahan di sini (Binjai, Red) jika Pertina Binjai tidak pernah memperhatikan mereka. Semoga saja saat memperkuat Mentawai nanti mereka dapat mewujudkan semua impiannya,” tambah pria yang akrab disapa Adi Comel itu.

Selanjutnya Adi Comel menuturkan bahwa Sasana Linsum Jaya yang telah berdiri sejak tahun 1988 telah banyak melahirkan petinju andal, bukan saja di tingkat amatir, tapi juga di pentas profesional.

Kendati begitu, Adi Comel menjelaskan bahwa pada beberapa tahun terakhir petinju binaannya mendapat perlakuan diskriminatif dengan tidak dilibatkan pada berbagai kejuaraan yang menjadi program kerja Pertina Binjai.
“Kami heran kenapa petinju dari Sasana Linsum Jaya jarang diundang untuk mengikuti kejuaraan atau pun seleksi daerah. Ini sungguh disesalkan,  karena selama ini petinju Linsum Jaya telah berulangkali mengharumkan nama Kota Binjai ditingkat nasional,” bilang Adi Comel.

Adi Comel kembali menambahkan bahwa agar anak asuhnya dapat terus menorehkan prestasi di ring tinju, maka tawaran yang datang dari Kabupaten Mentawai yang bersedia menampung petinju binaan Linsum Jaya pun segera disambutnya dengan suka cita.

“Ya, kalau di sini tidak dipakai lagi, untuk apa bertahan? Akan lebih baik bagi mereka mengembangkan karirnya di daerah lain. Apalagi Kabupaten Mentawai sedang getol-getolnya membina atlet agar lolos ke Pra PON,” bilang Adi Comel.

Karena hal tersebut, saat ini Sasana Linsum Jaya berniat mengirim sebanyak-banyaknya petinju ke Kabupaten Mentawai. Selain dianggap memiliki prospek untuk mengembangkan karir, di sisi lain suskes yang diraih petinju Linsum Jaya yang lebih dulu memperkuat Kabupaten Mentawai, juga memicu motivasi petinju lainnya untuk hijrah ke daerah tersebut.

Adapun petinju Sasana Linsum Jaya yang kini telah terdaftar sebagai anggota tim Pra PON Sumbar antara lain Zeni Umar Dani, Muhamad Azmi dan Mustian Piliang. (dan)

Bandar Judi Bola dan Togel Diringkus

MEDAN- Perang terhadap judi yang diinstruksikan Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu AS, ditindaklanjuti Unit Vice Control (VC)/Judi Sila Sat Reskrim Polresta Medan dengan mengungkap sejumlah kasus judi di Medan. Seperti pada Sabtu (16/4) malam pukul 23.00 WIB, Unit VC Polresta Medan menggerebek rumah di Jalan Setia Jadi, Krakatau, Medan Barat, yang diduga dijadikan sarang judi bola.

Dalam penggrebekan tersebut, seorang tersangka bandar judi bola, Ir Dadang Suryana (38) dibekuk. Dari tersangka, petugas menyita satu unit handphone berisi sms taruhan judi bola serta uang tunai Rp116.000.

Kanit Judi Sila (VC) Polresta Medan AKP Hartono mengatakan, pihaknya sempat mendapat perlawanan dari keluarga tersangka dan warga sekitar. Untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, tersangka diboyong ke Polresta Medan guna menjalani pemeriksaan intensif.

Di hari yang sama, Unit VC Polresta Medan juga melakukan penangkapan terhadap Acu (75), warga Jalan Gelas Komplek Punak Indah No 61A terkait kasus judi togel. Dari tersangka, disita barang bukti 4 lembar kertas berisi nomor togel.

Dari hasil pengembangan sesuai petunjuk tersangka Acu yang mengaku menyetor hasil penjualan togel kepada Abo. Akhirnya, The Siu Kie alias Abo ditangkap di Jalan Sekip Gang Buntu No 11-I Medan. Barang bukti yang disita dari Bandar Togel Abo 5 lembar kertas berisi nomor togel, uang Rp53 juta.

“Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan dengan bertelanjang bulat di hadapan petugas,” ujarnya. Ia menambahkan, tersangka juga sempat berusaha menghilangkan barang bukti uang dan kupon togel. Namun, usaha itu gagal, setelah petugas mengamankannya.

Secara terpisah, Unit VC Polresta Medan juga menangkap tersangka Nani Tambunan, warga Jalan Ngalengko Gang Saudara karena terlibat kasus judi togel. Tersangka ditangkap dari kedai nasi tak jauh dari rumahnya. Dari tersangka, polisi menyita satu lembar kertas berisi nomor rekapan togel, satu pulpen dan uang Rp251.000. Tersangka mengaku mendapat upah 10 persen dari hasil penjualan togel tersebut.

Lebih lanjut, anggota Judi Sila juga menangkap satu orang tersangka judi togel yakni Eli Ridwan Sidabutar (32) dari kediamannya di Jalan Jati III Gang Ampera No.16 Medan Timur. Dari tersangka, polisi menyita menyita uang Rp156.000, satu HP berisi omset togel, 1 buku tafsir mimpi dan 2 lembar kertas coretan berisi angka togel. Kesemua tersangka masih ditahan di sel Mapolresta Medan guna menunggu proses selanjutnya serta untuk dilakukannya pengembangan.(adl)

Gelombang Tinggi Landa Perairan Indonesia

BELAWAN- Stasiun BMKG Maritim Belawan memberikan peringatan dini, dalam tiga hari ke depan bakal terjadi gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia. Hal ini dipicu oleh awan gelap Cumulunimbus dan angin kencang.
Hal tersebut dikatakan Kepala BMKG Belawan, Sampe Simangunsong kepada wartawan, Minggu (17/4). Dia mengatakan, tinggi gelombang dua sampai tiga meter berpeluang terjadi di laut Sawu, perairan selatan Pulau Sumba, perairan Pulau Rete hingga Kupang dan Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

Selain itu, gelombang setinggi tiga sampai empat meter itu berpeluang terjadi di kawasan Samedera Hindia Selatan NTT, dan juga Laut Timor. “Kalau untuk perairan Belawan masih normal,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan, perkiraan cuaca buruk dengan gelombang tinggi di beberapa lokasi ini terjadi dalam tiga hari ke depan. “Hal ini peringatan bagi yang aktivitasnya di lautan,” imbuhnya.(mag-11)

Polisi Masih Mencari Penembak A Wie

MEDAN- Tim yang ditugaskan memburu pelaku penembakan toke ikan A Wie dan istrinya Dora Halim, masih terus melakukan pencarian dan pengejaran ke luar Pulau Sumatera. Tim ini berangkat bersama Lina, wanita asal Tanjung Morawa yang diketahui sempat berkencan dengan seorang eksekutor penembakan toke ikan itu guna mencari lokasi persembunyian para tersangka.

“Tim yang bernagkat masih melakukan pencarian dan pemburuan,” ujar Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga melalui ponselnya, Minggu (17/4) siang. Tagam tidak menjawab ketika ditanya tentang lokasi atau daerah mana perburuan dilakukan. Alasannya, jika diketahui media dan diekspos, pelaku akan kabur semakin jauh. “Nantilah, doakan saja. Tim kita sedang mengejarnya,” cetusnya.

Sebelumnya, dalam pengungkapan kasus ini, Polresta Medan telah mengamankan dua pria etnis tionghoa yang diduga sebagai otak pelaku penembakan pasutri tersebut, yakni Sun An alias Anlang (50) warga Jakarta Utara yang ditangkap dari salah satu hotel di Asahan dan Ang Ho (30), warga Jakarta Barat yang ditangkap di salah satu hotel berbintang di Kota Medan.(adl)

Bukit Gundul, Lahan Longsor, 9 Tewas

MALANG- Kondisi bukit gundul dan penambangan pasir yang tak terkendali kembali memakan korban warga yang tinggal di sekitarnya.  Sembilan orang tewas dan delapan lainnya terluka berat setelah bukit di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang, longsor kemarin (17/4).

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.00. Ketika itu, 24 orang dari Dusun Sedawun dan Klangon, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang, beristirahat di tepi Sungai Nambaan desa setempat seusai bergotong-royong mencari kayu. Mereka mencari kayu untuk acara resepsi pernikahan salah seorang warga Sedawun.
Aktivitas tersebut dilakukan sejak pukul 07.00 WIB. Dengan menggunakan truk, mereka menuju tepi sungai. Turun dari truk, mereka beramai-ramai berjalan kaki menyusuri sungai untuk mengumpulkan kayu bakar. Setelah dirasa cukup, kayu bakar tersebut dikumpulkan di tepi sungai, kemudian dinaikkan ke truk untuk diangkut ke rumah Sutono, warga yang akan mengadakan hajatan pada 27 April mendatang. Jarak antara sungai tersebut dan rumah Sutono lebih dari 3 km.

Selesai menaikkan kayu ke truk, warga kembali mencari kayu di sekitar sungai. Rencananya, setelah itu mereka pulang. Begitu kayu terkumpul, warga menumpuknya kembali di tepi sungai seperti sebelumnya.
Karena lelah, 17 orang berkumpul di sisi tebing (warga lainnya ikut truk pulang dan ada yang belum tiba di lokasi) bukit yang memiliki kemiringan ekstrem. Dinding tebing tersebut sangat curam dengan kontur tanah berpasir bercampur bebatuan. Tebing itu merupakan lokasi penambangan pasir saat musim kemarau. Saat beristirahat menunggu jemputan, sekitar pukul 12.00, tanah bercampur pasir dan bebatuan itu longsor dari ketinggian sekitar 200 meter.

Kapolres Malang AKBP Rinto Djatmono turun ke lokasi kejadian bersama Bupati Malang Rendra Kresna. Dia juga ikut memeriksa mayat korban. Pemeriksaan mayat dilakukan di halaman Masjid Al Barokah. Pemeriksaan dilakukan satu per satu oleh dokter, anggota reskrim, serta perangkat desa. (bb/did/jpnn)

Selamat Jalan Marzuki, Selamat datang Agus Fajar Harkam

Farawell Games Golf Tournament 2011

Para pegolf dari berbagai kalangan dan sponsor terlihat antusias bermain di Lapangan Tenera Golf Course Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Sabtu (16/4).

Maklum, acara itu merupakan, Farawell Games Golf Turnament 2011 untuk melepas AKBP Marzuki MM sebagai Kapolres Simalungun dan menyambut AKBP Agus Fajar Harkam SIK sebagai Kapolres Simalungun yang baru.

Acara yang dimulai dari pagi hari itu, berakhir sekira pukul 14.00 WIB yang melewati 18 hole.  AKBP Marzuki dan  AKBP Agus Fajar Harkam SIK terlihat serus memasukan bola, meskipun kadangan kala ada dalam sebuah hole, bola meleset akibat kurang konsentrasi.

“Kalau dibandingkan dengan pegolf yang sering main di Lapangan Tenera Golf Course Bah Jambi ini, kita belum ada apa-apanya. Maklum baru belajar main golf,” kata AKBP Agus Fajar Harkam saat didaulat menyampaikan sambutan sebelum penyerahan hadian kepada para pemenang golf.

Namun yang terpenting sambung AKBP Agus Fajar Harkam, permain golf kali ini makna silaturhaminya akan terasa. Apalagi, Farawell Games Golf Turnament sudah menjadi tradisi setiap ada pergantian pimpinan Polri di Polres Simalungun. “Saya senang sekali bisa bergabung dan main bersama dengan para pegolfer di sini,” ungkapnya.
AKBP Agus Fajar Harkam menyebutkan, sesuai dengan amanah pimpinan Polri, rencananya 26 April mendatang, dia akan dilantik oleh Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, sebagai Kapolres Simalungun bersama pejabat polda lainnya menggantikan AKBP Marzuki yang dimutasi menjadi Kapolres Asahan.

“Ini adalah amanah. Untuk itu saya minta kepada para pengolfer di sini untuk mendukung saya nanti dalam bertugas menjaga ketertiban dan keamaann khususnya di wilayah hukum Polres Simalungun,” ungkap AKBP Agus Fajar Harkam.

Sebelumnya, AKBP Marzuki MM memohon maaf kepada seluruh pegolfer bila selama ini ada tingkah laku dan tutur sapa yang kurang pada tempatnya. Selain itu, AKBP Marzuki MM juga memohon pamit dan doa restunya saat bertugas di Polres Asahan. “Pintu kantor saya di Polres Asahan terbuka lebar untuk bapak dan ibu pegolfer sekalian,” ungkapnya.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Farawell Games Golf Turnament 2011, Muklis Nasution dan M Nur Hutabarat  menyampaikan, selamat jalan kepada AKBP Marzuki MM dan mengucapkan selamat datang kepada AKBP Agus Fajar Harkam yang akan bertugas di Polres Simalungun. Mereka berdua, dan seluruh pegolfer lainnya akan terus mendukung program AKBP Agus Fajar dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukuk Polres Simalungun. (dra)

Lazio Menjaga Asa Liga Champion

Menang telak 4-1 kontra Catani di pekan ke 33 Serie A, Lazio menjaga asa berlaga di Liga Champion  musim depan.
Berkat kemenangan ini, Lazio memperkokoh posisi mereka ditempat keempat dengan 60 poin. Mereka unggul empat poin dari Udinese yang menempati peringkat keempat. Sementara Catania tetap tertahan di peringkat ke-14 dengan 36 poin.

Meski tampil dominan dengan enam percobaan (satu mengarah ke gawang), Lazio hanya mampu mencetak satu gol di babak pertama. Gol Lazio tercipta pada menit ke-40 lewat aksi Hernanes. Umpan tandukan dari Stefano Mauri yang menerima umpan dari Sthepen Lichtsteiner dari sisi kanan langsung disambar Hernanes yang lolos dari jebakan offside.
Catania mampu membalas di awal babak kedua. Matias Schelotto mampu memaatkan bola rebound hasil tendangan salah satu pemain  Catania yang ditepis oleh Fernando Muslera.Namun Lazio mampu kembali unggul pada menit ke-56 lewat kaki Mauri. Gol ini berawal dari umpan Mauro Zarate yang mampu meloloskan diri dari dua pemain Catania. Tapi gol ini diprotes para pemain Catania karena Mauri terlihat jelas sudah berada dalam posisi offside.

Lazio kembali unggul pada menit ke-78, kali ini lewat kaki Sergio Floccari. Lagi-lagi Zarate yang jadi aktor dibalik terciptanya gol Floccari. Umpannya dari sisi kiri pertahanan Catania memanjakan Floccari yang tinggal menceploskan bola ke gawang Andujar.Setelah hanya menjadi pengumpan di dua gol sebelumnya, Zarate akhirnya mencatatkan diri di papan skor. Pemain asal Argentina ini mencetak gol keempat Lazio di menit ke-89 lewat tendangan bebas.
Setelah unggul 4-1, pelatih Lazio Edy Reja langsung mengintruksikan pemainnya untuk lebih bertahan. Hasilnya, Lazio berhasil mempertahankan keunggulan dan membawa tiga poin ke Roma.(net/jpnn)