Home Blog Page 1542

29 Atlet Tebingtinggi Ikuti Peparprovsu 2023

SOPIAN/SUMUT POS LEPAS: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi melepas atlit 29 atlit NPC yang akan mengikuti pekan Peparprovsu di Medan.

TEBINGTNGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi melepas 29 atlet dan 7 official kontingen National Paralympic Committee (NPC) yang akan mengikuti Pekan Paralympic tingkat Provinsi Sumatera Utara (Peparprovsu) tahun 2023 di halaman Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Muhammad Dimiyathi meminta agar atlet melepaskan semua beban dan bertanding secara lugas. Hal tersebut dikatakan usai memimpin apel gabung ASN, Senin (8/5).

“Tidak ada tekanan karena kebebasan mental sangat dibutuhkan, jadi bisa lebih konsentrasi untuk mengikuti pertandingan. Kepada Kadispora tolong dilatih terus, tugaskan 1 personel untuk mendampingi, sesuai kemampuan Dispora agar difasilitasi sebaik-baiknya,” bilang Dimiyathi.

Dikatakan Dimiyathi, bahwa prestasi terakhir yang pernah diperoleh atlet Paralympic Kota Tebing Tinggi adalah menempati peringkat kelima pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) Tahun 2022 lalu.

“Oleh karena itu, saya berharap prestasi ini bisa ditingkatkan sehingga para atlet dapat mewakili Provinsi Sumatera Utara untuk berlaga di tingkat nasional dan membawa nama baik Kota Tebingtinggi. Ukir prestasi sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan dan daya yang ada pada kita, kegagalan menjadi koreksi untuk menjadi lebih baik ke depan,” ucap Dimiyathi.

Sebelumnya, Ketua Panitia Peparprovsu Kota Tebingtinggi, Armansyah Putra dalam laporan mengatakan, Peparprovsu tahun 2023 dilaksanakan pada tanggal 10 – 14 Mei 2023 di Kota Medan Provinsi Sumut.

“Ada 12 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Peparprov Sumatera Utara tahun 2023, namun kontingen NPC Kota Tebingtinggi hanya mengikuti 5 cabang olahraga, yaitu para atletik, para bulu tangkis, para catur, para panahan dan para renang,” urainya. (ian/han)

Tingkatkan Kesejahteraan Petani Sergai, Bupati Buka Pelatihan Bidang Pertanian

DOLOKMASIHUL, SUMUTPOS.CO – Demi meningkatkan kesejahteraan petani, Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya, membuka pelatihan pertanian organik terpadu/pembuatan pupuk organik cair (POC) dan pestisida nabati, yang dilaksanakan di Socfindo Seed Production dan Laboratory (SSPL) Bangunbandar, Kecamatan Dolokmasihul, Senin (8/5).

Dalam sambutannya, Darma menyampaikan, Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat punya potensi yang cukup besar untuk pengembangan usaha di bidang pertanian, baik tanaman pangan, hortikultura, maupun perkebunan. Dia juga menyebutkan, potensi ini didukung areal penggunaan lahan sawah eksisting 2020 seluas 31.284 hektare (sawah beririgasi 26.317 hektare, tidak beririgasi 4.931 hektare). Dan luas lahan perkebunan mencapai 102.628.02 hektare, yang terdiri dari perkebunan BUMN, swasta asing, swasta nasional, dan perkebunan rakyat.

“Apabila sumber daya lahan ini terus dikelola dengan baik, ditambah masukan teknologi budidaya yang bagus dan ramah lingkungan, maka target pemerintah untuk terus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dapat dicapai. Sehingga misi pertanian berkelanjutan dapat diwujudkan,” ungkap Darma.

Darma juga mengatakan, pertanian organik ini mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan kimia sintetis. Tujuan penggunaan bahan-bahan organik ini adalah untuk mengembalikan kesuburan tanah dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Pupuk dan pestisida merupakan sarana produksi yang sangat menentukan dalam pencapaian target produksi dan produktivitas pertanian. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida kima dalam jangka panjang dan jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan pencemaran pada tanah sehingga dalam jangka panjang dapat mengurangi kesuburan tanah,” jelasnya.

Dia pun mengatakan, pupuk sangat dibutuhkan untuk menambah unsur hara bagi tanaman. Anjuran penggunaan pupuk ataupun bahan lainnya yang bersifat organik dimaksudkan untuk mengurangi kerusakan pada tanah pertanian.

“Pengembangan pupuk alternatif, yakni POC, dapat menggantikan atau paling tidak mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pupuk kimia. POC adalah larutan dari hasil pembusukan bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, limbah agroindustri, dan kotoran hewan,” beber Darma.

Menurut Darma, penggunaan POC bisa mengurangi biaya pertanian dan menghasilkan kualitas panen yang lebih baik, apalagi dengan adanya pelatihan pembuatan POC ini diharapkan para petani bisa membuat sendiri pupuk organik untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Darma mengisahkan, pertanian organik sudah mulai dikembangkan sejak 2008, namun masih terbatas pada komoditi tanaman pangan. Ini menurutnya merupakan peluang dan kesempatan yang baik bagi petani, untuk mulai mengembangkan dan meningkatkan budidaya pertanian organik untuk komoditi perkebunan di wilayah Kabupaten Sergai, khususnya kelapa sawit, kelapa, karet, kakao, dan lainnya.

Ucapan terima kasih tak lupa disampaikan Darma kepada PT Socfindo Bangunbandar, yang telah melaksanakan pelatihan tersebut. Dia berharap pelatihan ini menambah semangat seluruh pihak terkait untuk terus mengembangkan serta meningkatkan pertanian, khususnya tanaman perkebunan yang lebih ramah lingkungan dengan memaksimalkan penggunaan input organik.

“Mudah-mudahan kita tetap terus termotivasi untuk terus melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta tetap menajag kebersamaan dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan pertanian di Sergai,” harapnya.

Sementara itu, General Manager PT Socfindo, Andi Suwignyo menyampaikan, pihaknya sebagai bagian dunia usaha, harus ikut bertanggung jawab dalam memberi solusi atas berbagai isu lingkungan.

“Dalam beberapa tahun terakhir, Socfindo telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Satu buktinya lewat penggunaan pupuk organik untuk mengembalikan unsur hara tanah. Lewat pelatihan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk menggunakan pupuk organik dalam proses prduksi,” pungkasnya. (fad/saz)

Sipalawija Berjalan Baik, Bukti Kolaborasi Pemerintah dengan Elemen Masyarakat

SERAHKAN: Petugas Disdukcapil Kabupaten Humbahas saat menyerahkan administrasi kependudukan kepada pasangan pengantin baru di Gereja HKBP Pargodungan Doloksanggul, belum lama ini.Dedy Effendi Simbolon/Sumut Pos.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pemkab Humbanghasundutan (Humbahas) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), menyerahkan akta perkawinan, e-KTP, Kartu Keluarga (KK), dan administrasi kependudukan (adminduk) lainnya kepada pasangan pengantin baru di Gereja HKBP Pargodungan, Resort Doloksanggul, baru-baru ini.

Adapun pasangan pengantin baru tersebut, yakni Ranap Sanggul Pardamean Sianturi dengan Rianti Zega.

Adapun adminduk tersebut itu diserahkan oleh pegawai Disdukcapil Kabupaten Humbahas, Asnita Natalia Purba, usai pemberkatan pernikahan di gereja tersebut. Pada kesempatan itu, dia menjelaskan, pelayanan dengan slogan ‘Sipalawija’ (Sistem Pelayanan Akta Perkawinan di Gereja) tersebut, merupakan inovasi layanan adminduk pihaknya.

“Pelayanan Sipalawija sudah berjalan dengan baik, dengan adanya kerja sama antara dinas (Disdukcapil) dengan kepala desa bersama perangkatnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, termasuk para pengurus rumah ibadah,” ungkap Asnita.

“Seperti inilah kerja sama dan kolaborasi yang baik antara Disdukcapil Humbahas dengan berbagai elemen masyarakat. Dengan adanya kerja sama ini, maka kami dapat lebih cepat memberikan pelayanan terpadu kepada masyarakat,” imbuhnya.

Menurut Asnita, begitu pasangan pengantin baru selesai pemberkatan pernikahan, mereka pun sudah langsung tercatat dalam dokumen administrasi negara. (des/saz)

Karo Idol 2023, Jaring Bakat Seni di Bumi Turang

BERSAMA: Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, diabadikan bersama perwakilan Forkopimda Kabupaten Karo, dan panitia, pada Launching dan Press Confrence Karo Idol 2023 di Bob's Cafe Kabanjahe, Sabtu (6/5).Solideo/Sumut Pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, bersama dengan beberapa perwakilan Forkopimda Kabupaten Karo, menghadiri Launching dan Press Confrence Karo Idol 2023 yang digelar di Bob’s Cafe Kabanjahe, Sabtu (6/5) lalu.

Karo Idol merupakan event penyaluran bakat, penjaringan bibit-bibit baru dalam dunia tarik suara. Mengusung tema ‘Be a Star, Be a Karo Idol’ ajang ini diharapkan menjadi event yang berkelas dan berkualitas dengan kompetisi yang sportif dan profesional.

Event yang diselenggarakan oleh Dameri Party Planner Organizer dan didukung Pemkab Karo tersebut, akan menggelar audisi di 6 lokasi, yakni Dairi, Kabanjahe, Medan, Tigabinanga, Binjai, dan Berastagi. Audisi tersebut akan dimulai pada 2 Juni hingga 11 Juni 2023.

Theopilus pun mengapresiasi dan mendukung terselenggaranya event tersebut. Dia berharap, ajang tersebut dapat meningkatkan minat dan bakat para generasi muda Karo dalam dunia seni.

“Kami selaku Pemkab Karo, wajib mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini. Saya berharap melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan daya saing dan kemampuan para generasi muda Karo dalam dunia seni. Serta dapat membangkitkan industri musik Karo menuju kancah nasional maupun internasional,” harap Theopilus.

Turut hadir dalam acara ini, Anggota DPRD Sumut Salmon Sumihar Sagala, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Munarta Ginting, Kepala Satpol PP Gelora Fajar Purba, serta Kepala Diskominfo Frans Leonardo Surbakti. (deo/saz)

120 Peserta Ikuti Kursus Pembina Pramuka Tingkat Mahir Dasar di STOK Bina Guna

SEBANYAK 120 peserta mengikuti kursus pembina Pramuka tingkat mahir dasar di Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna pada 6-8 Mei. Setelah itu pada 12-14 Mei, kursus dilanjutkan di Perkemahan Cadika Medan Johor.

Peserta mengikuti metode teori dan praktik selama selama enam hari. Hal ini untuk mengimplementasikan ilmu pendidikan kepramukaan sebagai pembina Pramuka di gugus depan.

Pelatih kursus ini berasal dari Kwartir Daerah Sumut. Kursus pembina Pramuka tingkat mahir dasar di STOK Bina Guna ini sudah berjalan selama 15 tahun.

Kursus ini dibuka Kapus Diklatda Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut Prana Jaya. Turut hadir Kamabigus sekaligus Ketua STOK Bina Guna Medan Dr dr Hj Liliana Puspa Sari SPd MKes dan sejumlah undangan.

Ketua STOK Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspa Sari SPd MKes mengatakan bahwa mahasiswa yang akan menjadi sarjana olahraga bukan saja hanya menjadi guru olahraga. Mereka juga diharapkan mampu menjadi pembina Pramuka yang memiliki kompetensi melalui kursus pembina Pramuka tingkat mahir dasar.

Ramadan Ginting selaku
ketua panitia mengemukakan bahwa pembina Pramuka adalah garda terdepan dalam pembentukan karakter peserta didik sebagai fundamental generasi bangsa. (dmp)

Ganjar Milenial Adakan Forum Diskusi Bareng Komunitas Buruh di Labuhan Batu Utara

Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sumut saat melaksanakan kegiatan Forum Group Diskusi GMC Labura bersama sejumlah kaum buruh di Aula Kencana Puri, Kecamatan Kualu Huluh, Labura, Sumut, Senin (8/5/2023).(ist)

LABURA, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan kegiatan Forum Group Diskusi GMC Labura bersama sejumlah kaum buruh.

Kegiatan itu dilakukan di Aula Kencana Puri, Kecamatan Kualu Huluh, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara, Senin (8/5/2023).

Kordinator Wilayah Ganjar Milenial Center Sumut, Yusuf Elpa Sagala mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk menambah wawasan dalam mendorong kesejahteraan kaum buruh di dunia industrial.

“Kami bersama kaum buruh melaksanakan kegiatan forum group diskusi ini bertujuan untuk menambah wawasan dalam mendorong kesejahteraan kaum buruh,” kata dia dalam siaran persnya.

Dalam kegiatan itu, para pendukung Ganjar Pranowo menggandeng Forum Buruh Berjuang Labura untuk bersama sama menyukseskan diskusi tersebut.

“Dalam kegiatan ini juga tidak lupa kami sosialisasikan sosok Ayah (Ganjar Pranowo) kepada peserta yang berhadir,” ujar dia.

Ketua Forum Buruh Berjuang Labura, Sumantri Chandra juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada GMC yang selalu menjadi wadah yang dekat dengan masyarakat.

“Dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat menjadikan referensi bersama untuk kami dalam menyejahterakan buruh yang ada di Indonesia ini,” kata Sumantri.

Hal itu pun diungkapkan Farhan, salah satu peserta yang ikut dalam kegiatan Forum Group Diskusi tersebut.

“Saya bersama peserta lainnya ikut menyambut kegiatan ini dengan antusias,” kata dia. (rel/tri)

Usbat Ganjar Adakan Pelatihan dan Penuhi Kebutuhan Majelis Taklim di Deli Serdang

Relawan Ustad Sahabat (Usbat) Ganjar saat menggelar pelatihan tahtim dan tahlil di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (8/5/2023).(ist)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Relawan Ustad Sahabat (Usbat) Ganjar menggelar pelatihan tahtim dan tahlil di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin siang (8/5/2023).

Koordinator Daerah (Korda) Usbat Ganjar Deli Serdang, Ahmad Thalhah menjelaskan kegiatan yang digelar kali ini diikuti puluhan ibu-ibu anggota Majelis Taklim Al Wardah maupun bapak-bapak warga setempat.

Kegiatan itu pun berlangsung khidmat dan mendapat sambutan hangat dari warga.

“Alhamdulillah, respons ibu-ibu sangat antusias dan semangat untuk mendoakan Bapak Ganjar untuk menjadi presiden 2024,” ujar Ahmad di sela acara.

Usbat Deli Serdang berharap Ganjar Pranowo bisa melanjutkan program pemerintahan yang baik saat ini.

Pihaknya bersama ibu-ibu majelis taklim di daerahnya optimistis Ganjar bisa lebih baik membangun Indonesia ke depannya.

Ahmad berharap Ganjar dapat bertindak tegas dalam menentukan suatu kebijakan untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Harapan itu diakui banyak disampaikan oleh kaum ibu anggota majelis taklim kepada sukarelawan Usbat.

“Alhamdulillah, semenjak kami deklarasi Oktober 2022 lalu, kami terus berkeliling ke majelis taklim-majelis taklim yang ada di Kabupaten Deli Serdang untuk menyerap aspirasi yang ada di majelis taklim,” tutur Ahmad.

Selain harapan, para relawan Usbat juga mengaku menerima sejumlah keluhan terkait kegiatan keagamaan yang mereka gelar secara rutin selama ini. Khususnya, berkaitan dengan fasilitas yang minim.

Seperti halnya di Majelis Taklim Al Wardah Desa Saentis Kecamatan Percut Sei Tuan di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara ini.

Mereka membutuhkan alat pengeras suara (speaker) dan tikar untuk kegiatan pengajian mereka.

“Yang mana, speaker dan tikar ini sangat bermanfaat untuk majelis taklim-majelis taklim ini. Banyak majelis taklim tak ada speaker-nya. Terkadang, para ustad saat memberikan ceramah pun ibu-ibu tak bisa mendengar,” tuturnya.

Tak heran, para ibu majelis taklim sangat bersyukur dan berterima kasih mendapatkan bantuan dari Usbat Ganjar.

Sementara itu, Pembina Majelis Taklim Al Wardah Ustadz Agusmin mengapresiasi kegiatan dan bantuan dari Usbat Ganjar Deli Serdang kali ini.

“Ini acara yang sangat bermanfaat bagi kami, khususnya majelis taklim kami ini. Karena, masukan-masukan yang diberikan kepada kami dapat bernilai,” kata Agusmin seusai acara.

Dia meyakinkan bantuan dari sukarelawan Ganjar Pranowo akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan rutin majelis taklim tersebut.

Bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian Ganjar terhadap masyarakat khususnya ibu-ibu majelis taklim. Sikap itu pun menunjukkan jiwa sosial Ganjar yang tinggi.

“Jadi sama masyarakat ya dekat, jadi itu membuat kami selalu ingat, senang dan suka dengan dia (Ganjar),” tutur Agusmin. (rel/tri)