29 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 15451

Raport dan Ijazah Terendam, Persiapan UN Terganggu

Siswa Gotong Royong Bersihkan Sekolahnya

MEDAN-Banjir besar yang melanda Medan dan sekitarnya Jumat (1/4) lalu membawa dampak kepada banyak aspek. Diantaranya, mengganggu proses belajar mengajar di sejumlah sekolah. Setelah sempat diliburkan selama dua hari, kemarin (4/4), sejumlah murid dan siswa harus melakukan bersih-bersih massal di sekilah masing-masing. Termasuk mengeringkan inventaris sekolah yang basah karena banjir.

Seperti yang terlihat di SMA dan SMP Angkasa, dua sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Ardhya Garini di Jalan Polonia Lanud Medan. Hari ketiga pascabanjir hebat tersebut, aktivitas belajar mengajar masih harus tertunda. Meski mereka harus masuk ke sekolah, kegiatan para siswa hanya bergotong-royong membersihkan sekolah dari sisa-sisa banjir.

Siswa-siswi dengan semangat membersihkan sekolah mereka. Ada yang membersihkan meja dan bangku belajar yang kotor dan berlumpur, dan ada pula yang menjemur buku serta membersihkan laboratorium dan perlengkapannya.
Kepala Sekolah SMA Angkasa, Mara Muda SPd, menyebut kerusakan sarana dan prasaranan di sekolah yang dipimpinnya mencapai 80 persen. Kerusakkan komputer di labotorium sebanyak 30 unit, 90 persen buku di perpustakaan tidak bisa lagi digunakan dan sejumlah pesawat televisi di sekolah rusak total. “Banjir kali ini sangat parah. Fasilitas sekolah kita banyak tenggelam dan rusak. Saya perkirakan kerugian mencapai 300 juta,” ujarnya.
Yang membuat repot pihak sekolah dan yayasan, ijazah dan rapor murid dan siswa mulai tingkat SD, SMP hingga SMA ikut rusak terendam banjir. Hal ini dipastikan akan mengganggu persiapan Ujian Nasiona (UN) pada pertengah April Mendatang.

“Ijazah yang basah dan rusak sudah kita laporkan ke Dinas Pendidikan Kota Medan. Diharapkan tidak akan terlalu mengganggu siswa-siswi yang akan UN pertengah April mendatang,” harapnya.
Selain soal ijazah dan UN, pihak sekolah dan yayasan akan mengganti segala fasilitas sekolah yang rusak. Beberapa cara yang akan ditempuh diantaranya dengan eminta bantuan kepada pemerintah. “Saya selakukepala sekolah mengharapkan Pemerintahan segera membantu untuk pengadaan fasilitas sekolah yang rusak diakibatkan banjir,” bebernya.

Wakil Kepala sekolah SMP Angkasa, M Sitorus, mengundang orangtua siswa untuk memberiahukan dan membahas persoalan rapor dan ijazah yang basah, Kamis (7/4) mendatang. Pihak sekolah akan meminta bantuan orangtua siswa untuk mengurus surat keterangan atau ijazah pengganti ke sub rayon masing-masing. “Tadi ibu kepala sekolah telah melaporkan ke dinas, untuk membicarakan ijazah yang terbenam akibat banjir,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri membenarkan, sejumlah sekolah sudah membuat laporan resmi terendamnya sejumlah ijazah dan rapor serta fasilitas sekolah ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan.
Terkait pelaksanaan UN, pihak Disdik sedang mengupayakan agar pelaksanaanya tidak akan terganggu dampak banjir. “UN pertengahan April siap dilaksanakan, tidak ada kendala atau masalah besar. Semua siswa yang sekolahnya terendam kemarin, tidak ada kendala mengikuti UN,” tandasnya (mag-7)

Kadhafi Digantikan Putranya

WASHINGTON- Dua putra pemimpin Libya, Muammar Kadhafi mengusulkan transisi menuju demokrasi konstitusional yang akan mencakup penyingkiran ayahnya dari kekuasaan Libya. Demikian dilaporkan Harian The New York Times, Minggu (3/4) malam waktu AS.

Harian itu mengutip seorang diplomat yang tidak disebutkan namanya dan seorang pejabat Libya tentang rencana tersebut, mengatakan transisi akan dipelopori salah satu putra Kadhafi, yaitu Saif al-Islam el- Kadhafi yang merupakan doktor filsafat tamatan London School of Economics (LSE).

Tidak jelas apakah Kolonel Kadhafi (68) telah menyetujui proposal yang dilaporkan didukung anak-anaknya itu, yaitu Saif dan El-Saadi Khadafy.

Tapi, seorang yang dekat dengan kedua putra Kadhafi mengatakan, sang ayah tampaknya bersedia mengikuti pilihan tersebut. Kedua putranya itu ingin bergerak  menuju perubahan bagi negara tanpa ayahnya.

Sumber harian tersebut mengatakan, kedua putra Kadhafi telah menghadapi begitu banyak rintangan dengan ayahnya. Jika mereka mendapat lampu hijau dari ayahnya, mereka akan membawa perubahan dengan cepat.
Menurut The Times, gagasan tersebut mungkin mencerminkan perbedaan yang telah lama terjadi di antara para putra Kadhafi. Pada harian itu, Saif dan Saadi telah mengikuti arah ekonomi dan politik gaya Barat, sementara putra Kadhafi lainnya yang sempat diberitakan tewas bulan lalu, yaitu Khamis dan Mutuassim dianggap sebagai garis keras.
Khamis memimpin milisi pro-pemerintah. Adapun Mutuassim yang merupakan seorang penasihat keamanan nasional telah dianggap sebagai saingan Saif dalam persaingan untuk menggantikan posisi ayah mereka.
Menyahuti ini, Muammar Kadhafi telah menunjukkan isyarat ingin segera mengakhiri konflik dengan kelompok pemberontak di Libya.

Seorang pejabat diutus Kadhafi untuk melobi sejumlah negara Eropa agar Koalisi Internasional mendukung upaya mengakhiri konflik Libya dengan tidak lagi menggempur pasukan Kadhafi.

Menurut stasiun berita Al Jazeera, isyarat itu terungkap dalam pertemuan antara para pejabat Yunani dengan tamunya dari Libya, Abdel Ati al-Obeidi, Minggu (3/4). Al-Obeidi merupakan pejabat sementara Menteri Luar Negeri Libya, menggantikan Moussa Koussa, yang pekan lalu kabur ke Inggris setelah membelot dari rezim Kadhafi.
Al-Obeidi berkata kepada Perdana Menteri Yunani, George Papandreou, bahwa Kadhafi tengah berupaya mencari cara mengatasi konflik. “Tampaknya pemerintah Libya sedang mengupayakan suatu solusi,” kata Menteri Luar Negeri Yunani, Dimitris Droutsas, setelah menyambut kedatangan Al-Obeidi.

Tidak disebutkan apakah ada solusi yang ditawarkan Yunani kepada Libya. Namun, Yunani berkomitmen atas solusi politik dan diplomatik dalam mengatasi krisis di Libya. Sebagian rakyat di negara itu tengah memberontak, dengan menuntut Kadhafi turun dari kekuasaan setelah memerintah sejak 1969. (bbs/jpnn)

Air Beradioaktif Dibuang ke Laut

TOKYO- Operator pembangkit nuklir Daiichi Fukushima Jepang membuang air beracun sebanyak 11.500 ton yang berkadar rendah ke laut yang mengaliri ke Samudera Pasifik. Hal itu dilakukan lantaran tidak adanya tempat untuk menyimpan air beradioaktif tinggi yang bocor.

Para operator itu menggunakan pewarna untuk mengetahui jalur air, setelah sebelumnya gagal menyumbat lubang dengan polimer. Operator PLTN, Tepco, mengakui sudah berusaha keras selama lebih tiga minggu untuk mengatasi masalah pada sistem pendinginan yang rusak karena gempa dan tsunami.
Para pekerja menghadapi masalah karena mereka harus tetap memasukkan air ke pembangkit agar tidak terlalu panas, dan mereka juga harus mengatasi peningkatan jumlah air limbah.

Juru bicara senior pemerintah, Yukio Edano, mengatakan air tetap harus dibuang.
“Kami sudah menyadari bahwa air di unit nomor dua sudah terlalu tinggi tingkat radiasinya,” katanya kepada BBC, Senin (4/4). “Karena itulah kami memprioritaskan penghentian kebocoran air ke laut.kami akan membuang air yang disimpan di bagian luar unit, sayangnya mengandung radioaktif tetapi tingkatnya jauh lebih rendah dibandingkan air yang sangat beracun,” tambahnya. (bbs/jpnn)

Solusi e-bill Telkomsel

Solusi e-Bill Untuk Memantau Tagihan Ponsel Bagi Pelanggan Telkomsel

Dengan semakin tingginya tingkat mobilitas masyarakat masa kini, Telkomsel menghadirkan solusi E-BILL yang merupakan layanan informasi tagihan melalui email, khusus untuk pelanggan kartuHALO Telkomsel. Layanan ini berfungsi untuk menggantikan informasi tagihan kartuHALO yang sebelumnya masih berupa hardcopy. Melalui e-Bill ini, Telkomsel juga mengajak pelanggan untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan hidup dengan meminimalisir penggunaan kertas.

Menurut Vice President Area Sumatera – Mirza Budiwan, “Ketersediaan e-Bill ini sangat memudahkan bagi pelanggan karena menjamin invoice akan datang tepat waktu, langsung kepada pemilik nomor yang bersangkutan. Sehingga pelanggan tidak perlu mengkhawatirkan lagi terjadinya invoice yang salah alamat atau tidak sampai, sehingga pelanggan harus datang ke Grapari untuk mencetak ulang tagihannya. Pelangganpun tidak perlu direpotkan lagi untuk urusan melakukan pelaporan jika terjadi pemindahan alamat”.

Proses Registrasi e-Bill

Untuk mendukung layanan mobile e-bill ini, Telkomsel telah membuka jalur layanan yang diberi nama T-Care (TELKOMSEL Care) yakni layanan yang mempermudah pelanggan Telkomsel dalam mencari info profile dan melakukan aktivasi fitur. Dengan adanya T-Care, pelanggan tidak perlu datang langsung ke GraPARI atau menghubungi Call Center untuk memperoleh informasi layanan Telkomsel.

Untuk memanfaatkan e-Bill, pelanggan perlu melakukan pengaktifkan layanan T-Care tersebut terlebih dahulu, dengan cara : ,

ketik PIN<spasi>tanggal lahir lalu kirim ke 111 untuk KartuHALO atau ke 116 untuk simPATI atau Kartu As. Contoh : PIN 19/10/1987

Untuk pelanggan simPATI atau Kartu As, harap dipastikan bahwa tanggal lahir sesuai dengan data registrasi awal ketika melakukan aktivasi kartu. Atau dapat merubahnya dengan mengirimkan SMS ke 4444, ketik REG dan kemudian mengulang kembali proses mendapatkan PIN setelah data berhasil dirubah.

Penggantian PIN T-Care, dapat dilakukan melalui akses UMB *111# untuk KartuHALO, atau *116# untuk  SimPATI dan Kartu As. Pilih akses menu 1 –untuk PIN T-Care dan pilih 3 –untuk Ganti PIN.

Setelah sukses melakukan registrasi T-Care, dilanjutkan dengan  melakukan registrasi e-Bill melalui SMS ke 111, dengan cara ketik EBILL<spasi>REG<spasi>EMAIL<spasi>PIN TCARE. Misalkan pelanggan menggunakan PIN TCARE = 999999 maka contoh cara registrasinya adalah seperti ini : EBILL REG xxx@yahoo.com 999999

Untuk memastikan pelanggan berhasil melakukan registrasi e-Bill, pelanggan harus mereplay email konfirmasi yang masuk dalam mail box email yang telah di daftar. Proses replay email tersebut adalah sebagai konfirmasi resmi dari pelanggan untuk selanjutnya berlangganan Telkomsel e-Bill. Email konfirmasi tersebut hanya berlaku 2 hari sejak dilakukan registrasi. Jika telah lebih dari batas waktu tersebut, maka pelanggan harus melakukan registrasi ulang melalui SMS.

Jika langkah-langkah diatas telah di laksanakan, maka pelanggan secara otomatis tiap bulan akan menerima informasi tagihan ponselnya dari Telkomsel ke email yang telah di daftar, mulai periode tagihan bulan berikutnya. Selanjutnya, lampiran e-Bill tersebut dapat dibuka dengan  kode rahasia 999999 (password default). Kode tersebut dapat diganti / diubah dengan mengakses *111# atau *116# sesuai petunjuk yang terdapat di sana.

Layanan T-Care

Setiap waktu, pelanggan dapat melakukan akses ke fitur-fitur layanan yang tersedia pada T-Care (Telkomsel care) berupa Informasi status kartu yang digunakan, Kode PUK, Jumlah POIN TelkomselPOIN, Aktivasi Fitur Telkomsel, Aktivasi Paket Broadband, Kode lagu NSP serta saran dan Feedback dari Telkomsel. Telkomsel Care dapat diakses dari komputer maupun dari handphone  melalui https://my.telkomsel.com

Layanan T-Care juga dapat diakses melalui perangkat mobile device yang secara otomatis akan menyesuaikan tampilannya, baik dari sisi tampilan maupun besar file yang di download. Hal ini untuk kemudahan dan kecepatan akses pelanggan ke aplikasi T-Care. Namun demikian pelanggan juga dapat memilih dekstop version untuk versi tampilan yang lebih lengkap jika akses dilakukan dari komputer. Atau pelanggan dapat memilih Mobile version jika menginginkan tampilan yang lebih sederhana.

SMS Base Transaction 111

Beberapa fungsi yang dapat diakses oleh pelanggan melalui menu berbasis sms ke 111 adalah sebagi berikut :

–         Registration

EBILL(spasi)REG(spasi)alamat_email(spasi)PIN T-Care

–         Unregistration

EBILL(spasi)UNREG(spasi) PIN T-Care

–         Check Email terdaftar

EBILL(spasi)EMAIL(spasi) PIN T-Care

–         Invoice on Demand

EBILL(spasi)TAGIHAN(spasi)MMYYYY(spasi) PIN T-Care

–         Change email Address

EBILL(spasi)MUTASI(spasi)alamat_email(spasi)PIN T-Care

Cirus Sinaga Dituding Aktor Mafia Kejaksaan

Plin-plan saat Rapat Panja Mafia Pajak di Senayan

JAKARTA-Jaksa Cirus Sinaga benar-benar pintar berkelit. Meski dicerca seputar kasus mafia pajak oleh anggota Komisi III DPR RI, tersangka pidana Gayus Tambunan kemarin (4/4), tetap mengaku tidak bersalah. Dia ngotot menyebut tidak ada tindak pidana korupsi dalam perkara penggelapan dan pencucian uang Gayus.

Karena itu, sebagai Jaksa Peneliti, Cirus tidak menyertakan pasal korupsi dalam perkara mafia pajak yang disidangkan di PN Tangerang itu. “Kasus Gayus bukan perkara korupsi atau suap atau gratifikasi. Jadi, perkara nggak bisa diserahkan ke pidsus (Bidang Tindak Pidana Khusus),” kilah Cirus kepada Panitia Kerja Mafia Hukum dan Pajak di Gedung DPR, kemarin.

Dalam perkara tersebut, Gayus diduga telah menerima aliran dana senilai Rp370 juta dari PT Megah Citra Jaya Garmindo, untuk mengurus pajak perusahaan tersebut. Berdasarkan penelitian atas perkara tersebut, yang dilakukan Cirus dan timnya, mereka berpendapat Gayus tidak bisa dijerat dengan pasal korupsi. Alasannya, aliran dana tersebut oleh Gayus tidak digunakan untuk pengurusan pajak, melainkan dipakai untuk kepentingan pribadi.
Di samping itu, perusahaan milik Mr Son tersebut tidak termasuk dalam 149 perusahaan yang pernah ditangani oleh Gayus, sesuai dengan Surat Dirjen Pajak. “Karena tidak menyangkut jabatannya, Gayus tidak bisa dikenai Pasal 11 (UU No 31 Tahun 1999 tentang gratifikasi),” katanya.

Namun, pernyataan Jaksa senior berkacamata tersebut ditentang keras oleh anngota Komisi III.
Mereka keberatan dengan alasan Cirus untuk tidak mencantumkan pasal korupsi dalam berkas perkara Gayus.  Menurut Ketua Komisi III DPR RI, Benny K Harman, posisi Gayus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ditjen Pajak seharusnya menjadi pertimbangan bagi Cirus dan timnya, untuk mengenakan pasal korupsi. Unsur PNS atau penyelenggara negara yang menerima hadiah terkait tugas dan kewenangannya, lanjut Benny, seharusnya terpenuhi, sehingga bisa dikenakan pasal 11 UU No 31 Tahun 1999.

“Gayus itu PNS kan, dia pegawai pajak. Kalau dia bukan pegawai pajak kenapa perusahaan tersebut (PT Megah Citra Jaya Garmindo) memercayakan pengurusan pajak kepadanya,” cecarnya. Cirus makin terpojok ketika salah satu anggota timnya, Eka Kurnia Sukma Sari yang kemarin hadir di Senayan, mengakui bahwa Cirus sebagai pihak yang mengambil keputusan penanganan kasus tersebut. Dia menyebut Cirus, sebagai Ketua Tim Jaksa Peneliti.
Padahal, pada keterangan sebelumnya, Cirus berulang kali membantah dirinya adalah ketua. Dia menegaskan semua keputusan diambil secara musyawarah karena tidak ada yang disebut pemimpin. Mendengar keterangan Cirus yang berubah-ubah tersebut, Benny pun mulai meradang. Dia bahkan menyebut Cirus sebagai aktor mafia di Kejaksaan. “Anda ini kayaknya aktor mafia di Kejaksaan dilihat dari cara menjawab itu. Pantas rusak penegakan hukum di Kejaksaan ini. Lain yang saya tanya, lain Anda jawab,” ujar Benny. (ken/iro/jpnn)

Gempa Goyang Cilacap, Seorang Pengungsi Tewas

CILACAP- Gempa yang terjadi pada Senin pagi menimbulkan korban jiwa. Seorang warga Cilacap, Jawa Tengah, meninggal dunia di salah satu pos pengungsian di Kecamatan Jeruklegi. Korban teridentifikasi bernama Trisyuni, warga Perumahan Tegal Asri, Kelurahan Tegal Kamulyan, Cilacap Selatan. Pria 52 tahun itu diketahui meninggal sekira pukul 09.00 WIB saat pulang dari pengungsian Bandara Tunggul Wulung, Senin (4/4).

Jenazah dibawa ke RSUD Cilacap untuk diperiksa. Dugaan awal, korban meninggal karena syok pascagempa. Jeruklegi menjadi loksi pengungsian warga Cilacap saat gempa 7,1 Skala Richter mengguncang pada pukul 03.06 WIB. Warga panik dan menuju ke Jeruklegi karena lokasi ini lebih tinggi ketimbang daerah lain di Cilacap.

Apalagi, Badang Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan potensi tsunami. Vice Corporate Communication PT Pertamina Mochamad Harun menuturkan gempa tidak berpengaruh terhadap peralatan yang berada di kilang.(net/bbs/jpnn)

Kajatisu Bakal Diganti

MEDAN-Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Sution Usman Adji, segara ditarik ke Kejagung. Posisinya bakal digantikan seorang pejabat di bagian penuntut Kejagung. Di Kejagung, Sution bakal menempati jabatan baru di Bagian Pendidikan dan Latihan (Diklat). Tak cuma Sution, sejumlah pejabat di Kejatisu juga diganti.
“Pak Erbindo (Aspidsus, Red) digantikan Pak Mangihut Sinaga (mantan Kajari Medan, Red). Pak Andar Perdana (Asintel, Red) dan Pak Agus Sutoto (Aspidum, Red) kabarnya juga bakal ditarik ke Kejagung,” ujar sumber internal di Kejatisu.
Namun informasi itu ditepis oleh Kasi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Edi Irsan Tarigan. Dia mengaku tidak tahu soal mutasi pejabat di lingkungan Kejatisu.

“Saya belum tahu soal pergantian itu. Saya belum dapat informasi tersebut. Nanti kalau sudah tahu akan saya kabari,” tegas Edi Irsan Tarigan.

Direktur LBH Medan, Nuriyono mengatakan, hal itu merupakan kewenangan Kejaksaan Agung (Kejagung). Namun dia berharap, pengganti Sution harus lebih berani dan tegas dalam pemberantasan korupsi. (rud)

Empat Rumah Terbakar, Dua Luka Bakar

MEDAN-Empat rumah warga di Gang Keluarga, Jalan Medan Area Selatan,ludes terbakar, Senin (4/4) malam sekira pukul 22.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun dua warga menderita luka bakar dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Keterangan yang dihimpun, malam itu terjadi pemadaman listrik dan hujan deras. Seorang warga bernama Misna kemudian menghidupkan lilin di dalam rumahnya. Entah bagaimana lilin tersenggol anggota keluarga dan langsung menyambar kertas yang berada di dalam rumah. Api kemudian membesar dan melalap 4 rumah hingga ludes. Warga menyesalkan petugas pemadam kebakaran yang datang terlambat.  “Iya, tiga jam yang lalu listrik padam karena hujan deras kami menyalakan lilin dan kami letakkan di atas meja, tanpa kami sadari membakar  beberapa lembar kertas,” ujar Adi,  pemilik rumah yang terbakar.

“Aku tak menyangka akan seperti ini sudah jatuh ditimpa tangga,” ujarnya. Saksi mata, Ujang mengungkapkan, api berasal dari rumah Adi karena rumah itu berdempetan sehingga dengan mudah menyambar ke sebelahnya. “Ya rumah itu kan dempet jadi dengan mudah terbakar, walau tidak ada korban jiwa tetapi kerugiannya cukup banyak juga,”cetus Adi. Kanit Reskrim Polsekta Medan Area, AKP Jonser Marbun mengatakan api diduga berasal dari lilin dan hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan.(mag-8/saz)

Pecinta Warung Tegal

Meski sudah jadi anggota DPR RI, Bahruddin Nashori, tetap tak bisa melepaskan kebiasaannya makan di Warung Tegal (Warteg). Dalam berbagai kesempatan, ia tak sungkan-sungkan mampir ke Warteg menikmati makanan khas Tegal dan Brebes, Jawa Tengah.

“Makan di Warteg itu sudah menjadi kebiasaan saya sejak dari dulu sejak muda sampai sekarang setelah jadi anggota dewan,” tutur Bahruddin.

Ada banyak alasan politisi asal Tegal ini terbiasa makan di Warteg. Selain harganya murah dan terjangkau, Bahruddin merasa perlu merawat konstituennya yang berdomisili di Jakarta . Bahruddin terpilih sebagai anggota Dewan dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX yang meliputi Brebes dan Tegal.

“Manfaatnya makan di Warteg banyak. Harganya murah, juga bisa ketemu warga Tegal atau Brebes. Saya selaku wakil mereka harus pandai-pandai merawat konstituen. Makan di Warteg itu sambil check and recheck konstituen supaya terus nyambung silaturrahmi,” aku Bahruddin. (net/jpnn)

Ba’asyir Dikaitkan dengan Perampokan CIMB Niaga Medan

JAKARTA – Jaksa penuntut umum (JPU) berupaya mengaitkan terdakwa terorisme Abu Bakar Ba’asyir dengan perampokan Bank CIMB Niaga, Medan. Mereka menghadirkan enam saksi yang pernah ikut latihan militer di Janto, Aceh Besar, dan terlibat perampokan bank yang menewaskan polisi dan petugas keamanan tersebut.
Enam saksi itu Warsito, Beben Choirul Banin alias Beben Choirul Rizal, Pamriyanto, Anton Sujarwo alias Supriyadi, Hamdani bin Abdurrahman dan Tafrizie. Mereka merupakan enam dari 18 pelaku perampokan Bank CIMB Niaga di Medan, tahun lalu.

Kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin (4/4), Beben mengungkapkan bahwa aksi perampokan CIMB Niaga dibenarkan menurut syariat Islam. “Bank mempraktekkan riba. Uang itu halal untuk amaliyah,” katanya.
Beben tidak tahu berapa total hasil perampokan itu dan untuk apa hasilnya. Yang jelas, dia mendapat jatah Rp10 juta dari tindak kriminal itu. Namun, Beben menegaskan bahwa perampokan tersebut bukan perintah Ba’asyir. “Terdakwa tidak tahu, mungkin juga tidak sepakat dengan tindakan kami,” katanya. Dalam sidang kemarin, Ba’asyir kembali walk out bersama para tim pengacara. Dia menuding ada upaya menghubungkan dirinya dengan perampokan berdarah tersebut. (aga/jpnn)