Home Blog Page 1555

Terbanyak se-Indonesia, 200 Orang Daftar Seleksi Anggota Bawaslu Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 200 orang lebih mendaftar sebagai calon anggota Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) periode 2023-2028. Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Sumut, Dr Faisal Akbar Nasution mengklaim, jumlah ini terbanyak se-Indonesia.

“Teman-teman di sekretariat masih amat sibuk mendata kembali pendaftaran yang sudah masuk. Kami enggak menyangka jumlah pendaftar melebihi 200 orang,” kata Faisal Akbar Nasution saat dikonfirmasi Sumut Pos, Kamis (4/5) sore.

Menurut Faisal, berdasarkan laporan Ketua Timsel Bawaslu se-Indonesia, hanya Sumut yang pendaftarnya di atas 100 orang. Sedangkan, provinsi lainnya rata-rata di bawah 100 orang. “Dari laporan Timsel Bawaslu se-Indonesia, Provinsi Papua Barat Daya menempati posisi kedua dengan jumlah pendaftar 73 orang,” ungkapnya.

Diketahui, masa pendaftaran seleksi calon anggota Bawaslu dimulai pada 17-18 April 2023. Kemudian dilanjutkan pada 26 April hingga 3 Mei 2023 (7 hari kerja), mulai pukul 08.00 sd 16.00 WIB pada Hari Senin-Kamis dan pukul 08.00 sd 16.30 WIB pada Hari Jumat. (gus)

InDrive Gelar Halalbihalal Bersama Anak Yatim dan Bagikan 100 Paket Sembako ke Pengemudi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – inDrive menggelar acara Halalbihalal bersama Rumah Yatim Lembaga Amil Zakat, di Hotel Santika Premiere Dyandra and Convention, Kamis (4/5). Business Development Manager inDrive, Georgy Malkov mengatakan, dengan semangat Idul Fitri 1444 Hijriah, pihaknya merasa penting untuk lebih memperkuat hubungan dengan masyarakat setempat.

“Acara ini istimewa bagi kami, karena memberikan kami kesempatan untuk berbagi kegembiraan Idul Fitri dan mendekatkan kami dengan komunitas lokal di Medan,” kata Georgy Malkov.

Dijelaskannya, selama berlangsungnya halalbihalal, inDrive mendistribusikan sebanyak 100 paket bagi pengemudi di Kota Medan sebagai bentuk dedikasi mereka dalam memberikan layanan ride-hailing yang sangat baik bagi warga Medan. Paket itu terdiri dari berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, gula, makanan kaleng dan voucher belanja.

Tim inDrive membagikan 100 bantuan paket kepada pengemudi terbaik di Kota Medan, dengan rincian 50 untuk driver sepeda motor dan 50 untuk driver mobil. Selain itu juga 100 paket bantuan untuk anak yatim dari Rumah Yatim Amil Zakat.

“Paket untuk pengemudi berisi berbagai kebutuhan pokok dan voucher belanja, sementara paket anak yatim berisi peralatan sekolah, perlengkapan belajar, dan uang santunan kepada anak-anak Rumah Yatim,” tandasnya.

Kepala Cabang Rumah Yatim Sumatera Utara (Sumut), Eka Herman mengapresiasi tim inDrive yang telah mengadakan acara halal bihalal ini. “Kami di Yayasan Rumah Yatim sangat terbantu dengan paket yang diberikan kepada anak-anak kami. Semoga inDrive bisa terus berkembang dan dapat selalu memberikan manfaat berkelanjutan kepada masyarakat di sekitar,” harapnya.

Handoko, pengemudi inDrive yang hadir mewakili teman-teman pengemudi inDrive di Kota Medan mengapresiasi bantuan yang diberikan ini. “Kami merasa bersyukur bisa mendapat perhatian dari perusahaan, semoga acara ini mendorong semangat teman-teman ojol terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Medan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution yang turut hadir dalam acara tersebut turut mengapresiasi inDrive yang telah memilih Kota Medan, yang merupakan kota pertama yang masuk ke Indonesia. “Ini baru pertama. Saya apresiasi karena inDrive sudah memilih Kota Medan sebuah kota pertama inDrive masuk di Indonesia,” ucap Bobby usai menghadiri halal bihalal.

Dia berharap, layanan transportasi daring inDrive yang kini beroperasi di lebih dari 614 kota di 47 negara terus mendorong pertumbuhan ekonomi di Ibukota Provinsi Sumut. Pihaknya juga berharap kepada inDrive agar menjadi pelopor sekaligus contoh bagi warga Kota Medan untuk menjadikan pengemudinya tertib berlalulintas.

Momen halal bihalal ini digunakan Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk menampung berbagai keluhan pengemudi inDrive, di antaranya masalah kemacetan di Kota Medan. “Pasti, kita tanya untuk mendapat informasi pertama. Kedua dari informasi yang kita dapatkan nanti solusi-solusinya harus bisa kita ambil untuk diselesaikan,” tandasnya. (dwi)

Hadiri Halal Bihalal APKASI di Batubara, Afandin: Kolaborasi Antar Daerah Bawa Kemajuan

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat H.Syah Afandin SH menghadiri Halalbihalal Hari Raya Idul Fitri 1444 H yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI ) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI ) Wilayah Sumatera Utara. Acara ini digelar di Singapore City Hotel Jalan Lintas Sumatera, Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Rabu (3/5/2023).

Turut hadir mendampingi Sekda Kabupaten Langkat H Amril SSos MAP, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs H Mulyono M Si, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan H Sutrisuanto SSos MSi, Kepala BKD Eka Syahputra Depari SSTP MAP, Plt Kadis Perkim Reti Yanti SSos, Kasat POL PP Dameka Putra Singarimbun SSTP, Kabag Prokopim Mahardika Sastra Nasution SSTP MAP, Mewakili Kadis Kominfo Kabid IKP M Faisal SE MIkom.

Di sela kegiatan, Syah Afandin meyakini silaturahmi ini membawa dampak kemajuan bagi masing-masing daerah. Sebab disini semua dapat bertukar informasi dan saling mendukung satu sama lainnya. “Kolaborasi antara daerah akan membawa kemajuan dan mensejahterakan masyarakat,” sebutnya.

Bupati Batubara Ir H Zahir MAP yang juga Wakil Ketua Bidang Pendidikan Apkasi Indonesia, menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang di Kabupaten Batubara kepada Ketua Umum Apkasi Indonesia yang juga Bupati Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, Wali Kota Medan Bobby Nasution yang juga Ketua Komwil 1 Apeksi Sumut, bupati dan wali kota se- Sumatera Utara yang telah hadir pada Halalbihalal itu.

Tentunya ini suatu kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Batubara dimana halalbihalal di laksanakan guna membangun silaturahmi yang lebih baik dengan Apkasi dan Apeksi wilayah Sumut dan juga membahas tentang permasalahan permasalahan di daerah, dan bagaimana cara mengatasi permasalahan yang dihadapi pada waktu pandemi covid serta kenaikan inflasi daerah masing-masing. “Saya ucapkan Minal Aidin Walfaizin Bila ada tersilap kata atau sikap dan perbuatan yang kiranya kurang berkenan mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Sambutan Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Sutan Riska Tuanku Kerajaan,SE yang juga Bupati Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya kepada daerah di Sumatera Utara sangat kompak sekali, dan ini bisa menjalin hubungan kerjasama yang sangat baik untuk peningkatan kemakmuran di Provinsi Sumatera Utara.

Ia juga mengatakan setelah mendengar beberapa keluhan yang disampaikan oleh kawan-kawan Bupati Kabupaten/Kota dirinya akan langsung berkoordinasi dengan pimpinan dari pemerintah pusat.

Menurutnya permasalahannya tidak hanya di Batubara saja, 416 Bupati yang bergabung di Apkasi setiap hari itu menghubungi dirinya melalui whatsapp dan telepon, menyampaikan keluhan termasuk para anggota DPRD. “Dan ini sudah kita sampaikan, saya sampaikan keluhan ini menjadi permasalahan bagi kita di seluruh Indonesia,” sebutnya.

“Harapan kita semua untuk terus berkomunikasi dan berkolaborasi untuk pembangunan dan ketahanan pangan pada masa sekarang sehingga kita lebih hebat lagi,” tambahnya.

Dilanjutkan dengan penyerahan cendramata dari Bupati Kabupaten Batubara Ir H Zahir kepada bupati dan wali kota se-Sumatera Utara. (mag-6)

Isu Monopoli Bisnis dan Peredaran Narkoba di Penjara, Ini Klarifikasi Yayasan Jeera

Raden Gusti

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pimpinan Jeera Foundation akhirnya angkat bicara terkait isu yang beredar pasca aktor Tio Pakusadewo yang menyebut ada bisnis terselubung di dalam penjara yang melibatkan anak menteri.

Dalam wawancara di Youtube, sang aktor senior menyatakan ada bisnis yang dikelola dan dimonopoli oleh anak Menteri Hukum dan HAM. Tudingan tersebut dibantah pihak Jeera Foundation

“Tudingan itu tidak benar sama sekali. Saya merasa heran dengan tuduhan melakukan monopoli bisnis, karena di dalam lapas ada banyak yayasan dan organisasi yang bekerja sama dengan pihak lapas. Jadi saya juga heran dengan tudingan monopoli bisnis di dalam lapas, dasarnya apa? Karena sepengetahuan saya ada beberapa lembaga yang bekerja sama dengan pihak lapas,” ujar Founder Jeera Foundation, Yamitema Laoly kepada wartawan, Rabu (3/5/2023)

Sementara Pimpinan Yayasan Jeera, Raden Gusti menyatakan dibentuk yayasan ini berawal dari semangat membina para narapidana supaya mereka itu bisa mengembangkan diri, skill, jati diri dan kemampuan setelah mereka bebas.

“Saat itu Yamitema diundang organisasi kepemudaan yang bicara soal rencana melakukan pembinaan para napi, beliau merasa tergerak dengan semangat karena napi pasti ingin hidup lebih baik setelah keluar nanti, tapi mereka tak punya skill sehingga kami bersepakat membentuk Yayasan Jeera ,” ujar Raden.

Pimpinan Jeera Foundation ini mengatakan sejak dibentuk tahun 2016 lalu, ada sekitar 500 warga binaan sudah diberikan pelatihan di bidang keterampilan tas kulit, barista kopi, seni musik,barber, seni lukis, sampai membuat roti.

“Tujuannya nanti setelah selesai menjalani hukuman penjara mereka sudah mempunyai bekal keterampilan, apakah musisi, mau jadi pelukis, barista atau usaha kerajinan,” ujarnya.

Raden mengatakan yayasan melihat warga binaan sebagai orang yang bermasalah secara sosial, namun mereka harus merubah hidupnya asalkan mereka mau dididik agar tidak bermasalah lagi, maka Yayasan Jeera akan hadir untuk mendidiknya.

Terkait tudingan yang beredar bahwa Yamitema terlibat dalam bisnis narkoba, Pimpinan Jeera Foundation ini mengatakan tuduhan itu sangat keji. “Ini pembunuhan karakter dan fitnah keji. Beliau orang yang anti dengan narkoba, karena itu dalam kepengurusan maupun warga yang dibina selalu dilakukan tes urine untuk dipastikan tak ada yang menggunakan narkoba,” tuturnya.

Ketika disinggung terkait isu artis Tio Pakusadewo yang pernah terlibat sebagai pelatih dalam kegiatan pembinaan seni lukis Yayasan Jeera, dia pada akhirnya diberhentikan karena ada pelanggaran. “Ya, benar beliau pernah terlibat di yayasan ini. Beliau pernah melakukan pelanggaran sehingga dikeluarkan dari program,” katanya.

Raden menjelaskan bahwa dalam rangka pembinaan warga binaan, Yayasan Jeera bekerjasama dengan banyak pihak yang meliputi Lembaga Pemerintah, Lembaga Internasional, Lembaga Pendidikan, dan juga perusahaan swasta.

“Jeera itu pernah berkolaborasi dengan UNODC (PBB), Parson’s School Of Design New York, Dewan Kesenian Jakarta, dan banyak lagi” ujar Raden.

Sementara Karutan Cipinang, Ali Sukarno mengatakan aktor Tio Pakusadewo memang pernah bergabung dengan program pembinaan yang diselenggarakan oleh Jeera Foundation yang bekerja sama dengan Seksi Bimgiat Rutan Cipinang.

“Artis senior ini pernah diminta untuk jadi salah satu pengajar di bidang seni lukis. Namun Tio Pakusadewo pernah melakukan pelanggaran,” tuturnya.

Ali menyatakan sampai saat ini semua warga binaan yang memenuhi persyaratan diperbolehkan mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kepribadian dan kemandirian para warga binaan secara gratis.

Terkait dengan isu monopoli bisnis Jeera Foundation, Karutan Cipinang, Ali Sukarno menyatakan yayasan itu merupakan pihak ketiga yang ditunjuk melalui MoU.

“Lembaga ini bergerak dalam bidang pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan Selama beberapa tahun jadi mitra pada bidang pembinaan, Jeera Foundation disebut telah banyak berkontribusi dalam mengembangkan keterampilan dan kemandirian warga binaan,” kata Ali.

Adapun bidang kemandirian yang disponsori oleh Jeera Foundation di antaranya adalah pelatihan barista, pelatihan kerajinan kulit, pelatihan barbershop, pelatihan seni musik, pelatihan seni lukis, pelatihan seni peran, pelatihan pembuatan tempe, hingga pelatihan laundry.(rel/sih)

Sukses Bertransformasi, PLN Raih Pendapatan Penjualan Rp311,1 Triliun pada 2022

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) kembali membukukan kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah dengan laba sebesar Rp14,4 triliun pada tahun 2022. Capaian ini tercermin melalui peningkatan penjualan listrik sebesar 6,3% dari 257,6 Terrawatt hour (TWh) pada tahun 2021, menjadi 273,8 TWh pada tahun 2022. Sehingga pendapatan penjualan tenaga listrik tumbuh sebesar 7,7% dari Rp288,9 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp311,1 triliun pada tahun 2022.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan capaian yang diperoleh dalam situasi pemulihan pascapandemi ini, merupakan buah dari perubahan cara pandang pengembangan bisnis.
 “Dari yang dulunya stagnan, backward looking, dan hanya berorientasi pada supply, sekarang menjadi pengembangan bisnis yang ekspansif dinamis, forward looking berorientasi pada demand dan pelanggan,” jelas Darmawan.
Dirinya juga menerangkan, torehan pendapatan penjualan ini merupakan hasil dari strategi ekstensifikasi dan intensifikasi yang dilakukan oleh perseroan. Melalui strategi ekstensifikasi, PLN menciptakan demand listrik baru yang merespons kebutuhan listrik di seluruh penjuru tanah air.
“Kami mengubah model layanan yang sebelumnya pasif, statis dan kaku menjadi model bisnis yang aktif, dinamis, dan agile,” terang Darmawan.
PLN menghadirkan inovasi melalui program electrifying agriculture, electrifying marine, dan penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Program ekstensifikasi ini tidak hanya berhasil mengubah gaya hidup dari konvensional menjadi modern berbasis listrik yang jauh lebih efisien dan ramah lingkungan, namun juga menyumbang penjualan listrik perseroan sebesar 5,13 TWh atau setara Rp5,9 triliun.
PLN juga membangun ekosistem ketenagalistrikan yang baru melalui skema co-investment dengan mitra strategis untuk mempercepat penetrasi pasar agar bisa menghadirkan listrik sesuai dengan kebutuhan industri.
Lewat program akuisisi captive power, PLN juga berhasil mengajak banyak pelanggan bisnis dan industri beralih dari penggunaan pembangkit listriknya sendiri ke PLN. Program ini berhasil menyumbang penjualan sebesar 2,68 TWh atau sekitar Rp2,7 triliun.
“Meski sejak tahun 2022 pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan melambat, ekonomi Indonesia justru tumbuh 5,3%. Bahkan konsumsi listrik segmen industri besar meningkat 24,54% dan bisnis besar meningkat 22,47%. Pertumbuhan konsumsi ini menunjukkan kebangkitan ekonomi di tanah air, terutama pada sektor bisnis dan industri,” kata Darmawan.
Sedangkan melalui strategi intensifikasi, PLN hadir untuk memenuhi kebutuhan pelanggan atas peningkatan konsumsi listrik. Layanan home charging menjadi terobosan bagi pengguna kendaraan listrik. Sementara program promo tambah daya diberikan untuk meningkatkan produktivitas pelanggan. Dari strategi ini, PLN berhasil menambah penjualan sebesar 1,31 TWh atau setara Rp2,2 triliun.
Peningkatan penjualan listrik ini tidak lepas dari keberhasilan PLN dalam melakukan digitalisasi layanan pelanggan yang membuat masyarakat semakin mudah mendapatkan akses listrik, bahkan hingga menjangkau daerah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T). Jumlah konsumen PLN meningkat lebih dari 3 juta pelanggan dalam setahun, yaitu dari 82,54 juta pelanggan di tahun 2021 menjadi 85,63 juta pelanggan di tahun 2022.
“Di saat bersamaan, PLN juga melakukan efisiensi melalui transformasi digital secara end to end. Mulai dari digitalisasi sistem pembangkit, transmisi, distribusi, juga memaksimalkan digitalisasi sistem pengadaan dan monitoring aset sehingga pemeliharaan lebih efektif dan tepat sasaran. Upaya ini berhasil menurunkan biaya pemeliharaan sebesar 10% dari target atau mencapai Rp2,6 triliun,“ jelas Darmawan.
Efisiensi operasional juga dilakukan PLN dengan memaksimalkan utilisasi pembangkit milik sendiri. Upaya ini membuat korporasi dapat menghemat Rp1,1 triliun dari pengurangan kapasitas sewa pembangkit. Konsultasi bersama dengan Independent Power Producer (IPP) untuk memundurkan Commercial Operation Date (COD) pembangkit juga menghasilkan efisiensi pembelian tenaga listrik mencapai Rp10,1 triliun pada 2022. Di saat bersamaan, sebagai wujud nyata pengawalan transisi energi di Indonesia, PLN berhasil mengoptimalkan produksi listrik dari pembangkit listrik bertenaga air sebesar 13,2 TWh dari target sebesar 10,9 TWh.
Darmawan juga mengungkapkan, di balik capaian ini ada kerja keras, loyalitas dan dedikasi dari seluruh insan PLN yang tercermin pada peningkatan produktivitas pegawai dan efisiensi biaya kepegawaian yang signifikan.
“PLN mampu mengubah kultur dari bureaucratic like menjadi business like, sehingga tercipta streamlining bisnis yang mengoptimalkan produktivitas seluruh sumber daya yang ada di perusahaan. Produktivitas pegawai meningkat dari 4,9 juta kWh per pegawai pada tahun 2021 menjadi 5,3 juta kWh pada tahun 2022. Di saat bersamaan, PLN berhasil memangkas biaya kepegawaian sebesar Rp1,6 triliun dari target,“ pungkas Darmawan. (ila)

PLN Kembali Cetak Kinerja Keuangan Terbaik Sepanjang Sejarah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) kembali mencetak rekor kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah melalui capaian laba bersih tahun 2022 di tengah situasi pemulihan pascapandemi covid-19, tekanan ekonomi global, dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Darmawan Prasodjo, PLN berhasil melewati masa sulit yang saat itu diprediksi banyak korporasi bertumbangan. Transformasi yang dilakukan PLN menjadi kunci keberhasilan perusahaan.

Melalui Transformasi, PLN mengubah paradigma dan cara kerja menjadi lebih lincah dan produktif sehingga tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan namun juga di saat bersamaan berhasil melakukan efisiensi operasional maupun keuangan perusahaan. Hasilnya pada laporan keuangan 2022 (audited), PLN mencatatkan laba bersih sebesar Rp14,4 triliun. Angka tersebut lebih tinggi 124% dibandingkan target yang ditetapkan Pemerintah sebesar Rp6,4 triliun.

“Capaian ini bukan sekadar angka. Di balik itu semua, ada kerja keras, dedikasi, dan loyalitas seluruh insan PLN yang melakukan transformasi dengan fondasi digitalisasi. Menata seluruh proses bisnis yang berserak menjadi unified, yang terfragmentasi menjadi streamlined. Mengubah kultur organisasi dari bureaucratic like menjadi business like. Mengubah sistem pelayanan pelanggan yang sebelumnya lambat, tidak responsif menjadi cepat dan sangat memuaskan,” ucap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

PLN mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah, sebab kinerja positif ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah, khususnya Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan Kementerian Keuangan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan Kementerian Keuangan. Selain dukungan luar biasa yang diberikan kepada kami, Pemerintah juga berhasil menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mampu mengupayakan daya beli masyarakat terjaga, sehingga konsumsi listrik meningkat,” tutur Darmawan.

Pencapaian ini ditorehkan PLN dalam situasi turbulensi ekonomi global dan nilai tukar rupiah mengalami fluktuasi yang sangat tajam. PLN berhasil meningkatkan penjualan listrik sebesar 6,3% dari 257,6 Terrawatt hour (TWh) pada tahun 2021, menjadi 273,8 TWh pada tahun 2022. Hal ini berdampak pada meningkatnya pendapatan penjualan tenaga listrik 7,7% dari Rp288,9 triliun pada tahun 2021, menjadi Rp311,1 triliun pada tahun 2022.

Keberhasilan ini juga diraih PLN berkat upaya efisiensi melalui transformasi digital secara end to end. Mulai dari digitalisasi sistem pembangkit, transmisi, distribusi, pengadaan, pengendalian sistem keuangan, hingga sistem monitoring aset, hasilnya proses bisnis lebih efektif dan tepat sasaran.

Berkat seluruh upaya ini, layanan PLN yang sebelumnya banyak dikeluhkan, kini diapresiasi oleh pelanggan, baik secara langsung maupun disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile. Bahkan, PLN juga mendapat pengakuan dari para stakeholder berupa lebih dari 300 penghargaan yang diterima sepanjang 2022.

“Sebagai jantungnya perekonomian Indonesia, PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerjanya demi menghadirkan listrik andal, terjangkau, dan berkelanjutan. Kami juga terus mengakselerasi transisi energi demi mencapai kemandirian dan kedaulatan energi nasional,” pungkas Darmawan. (ila)

Sampai Hari Keempat, Parpol Daftar Bacaleg Masih Nihil

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan telah membuka pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk DPRD Kota Medan mulai 1 Mei hingga 14 Mei 2023 mendatang. Namun hingga 4 Mei 2023 atau hari keempat pendaftaran, belum ada satupun partai politik (parpol) yang mendaftarkan bacalegnya ke KPU Medan.

Padahal sebelumnya, KPU Kota Medan telah mengimbau kepada setiap parpol tingkat Kota Medan agar tidak mendaftarkan bacalegnya di akhir waktu. “Sampai hari ini belum ada parpol yang mendaftarkan bacalegnya ke KPU Medan. Padahal sebelumnya, kita sudah mengimbau agar parpol bisa mendaftarkan bacalegnya lebih awal. Bahkan bila Parpol hendak mendaftarkan bacalegnya, kita minta supaya diberitahukan 1 hari sebelumnya,” ucap Komisioner KPU Kota Medan divisi Teknis, M. Rinaldi Khair, Kamis (4/5/2023).

Untuk itu, Rinaldi selaku Anggota KPU Kota Medan kembali mengingatkan setiap pengurus parpol di Kota Medan untuk segera mendaftarkan nama-nama Bacalegnya ke KPU Medan dan tidak mendaftar di akhir waktu. “Sebab bila didaftarkan di awal waktu, parpol yang bersangkutan memiliki waktu yang lapang untuk memperbaiki berkas bila ada yang kurang lengkap,” ujarnya.

Dijelaskan Rinaldi, ada sejumlah persyaratan dokumen Bacaleg yang harus dipenuhi sebelum masa batas pendaftaran di tanggal 14 Mei berakhir. “Memang ada selanjutnya masa verifikasi berkas, tetapi terkait kelengkapan berkas harus dilengkapi sebelum tanggal 14 Mei. Jadi kelengkapan berkas dan verifikasi berkas itu dua hal berbeda,” katanya.

Seperti diketahui, KPU Kota Medan mulai membuka pendaftaran Bacalon DPRD Medan selama 14 hari, yakni mulai 1 – 14 Mei 2023. Pada tanggal 1 hingga 13 Mei 2023, KPU Kota Medan membuka pendaftaran mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB. Sementara di hari terakhir atau tanggal 14 Mei 2023, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 hingga 23.59 WIB.

Ada 18 parpol yang berhak mendaftarkan Bacalegnya di KPU Kota Medan, yakni:

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan)
4. Partai Golongan Karya (Golkar)
5. Partai NasDem
6. Partai Buruh
7. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
9. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
11. Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda)
12. Partai Amanat Nasional (PAN)
13. Partai Bulan Bintang (PBB) 14. Partai Demokrat
15. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
16. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
17. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan
18. Partai Ummat.

Setiap parpol dapat mengajukan Bacalegnya sebanyak jumlah kuota kursi DPRD Medan, yakni 50 kursi. Dari 50 kursi tersebut dibagi menjadi 5 daerah pemilihan (dapil), yaitu Dapil Medan 1 sebanyak 7 kursi, Dapil Medan 2 sebanyak 9 kursi, Dapil Medan 3 sebanyak 12 kursi, Dapil Medan 4 sebanyak 10 kursi dan Dapil Medan 5 sebanyak 12 kursi. (map)

Rencana Pembangunan 2 Underpass, Harus Bebas Genangan Air

PIMPIN: Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin Rapat Pembahasan Rencana Pembangunan Underpass dan Overpass Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (2/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution, meminta jajarannya untuk memastikan 2 underpass yang direncanakan akan dibangun di Jalan Prof HM Yamin simpang Jalan Jawa Medan, agar tidak tergenang air saat turun hujan. Untuk itu, dia pun meminta agar konsep pembangunan drainase di sekitar underpass, dapat lebih dimatangkan kembali.

Hal itu menjadi penekanan khusus bagi Bobby, sebab dia ingin kehadiran underpass benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Penekanan ini disampaikannya saat memimpin Rapat Pembahasan Rencana Pembangunan Underpass dan Overpass Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman Medan, Selasa (2/5) sore.

Selain sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait, rapat juga dihadiri Kasat Lantas Polrestabes Medan, pihak konsultan, serta stakeholder terkait, di antaranya PT PLN, PT KAI, PDAM Tirtanadi, dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).

“Pembangunan underpass ini kan menggunakan APBD, makanya saya harap, underpass yang dibangun nantinya tidak tergenang air saat hujan turun. Karena itu, aliran drainase yang diperlukan untuk pematangan konsepnya,” ungkap Bobby.

Lebih lanjut Bobby mengatakan, rapat yang digelar ini juga sekaligus untuk menginformasikan kepada stakeholder terkait, baik yang terlibat langsung maupun tidak. Dengan begitu, diharapkan rencana pembangunan underpass sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Dalam pengerjaannya, tentu dibutuhkan dukungan dan kolaborasi dari rekan-rekan stakeholder terkait,” jelasnya.

Saat itu, Bobby juga mempersilakan stakeholder untuk menyampaikan saran dan masukan, guna mendukung kelancaran pembangunan program Pemko Medan tersebut. Selain underpass Jalan Prof HM Yamin, rapat tersebut juga membahas rencanan pembangunan underpass di Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Juanda Medan.

Saat itu, Bobby menyampailan hal serupa, yakni memastikan aliran drainase atau tempat penampungan serta pembuangan air di underpass agar tidak sampai menggenangi jalan.

Di samping kedua underpass tersebut, dia pun menjelaskan, Pemko Medan juga akan membangun overpass di sekitar Lapangan Merdeka Medan, persisnya di depan Stasiun Kereta Api Medan. Secara keseluruhan, Bobby menyambut baik konsep dan perencanaan pembangunan yang diajukan.

Dalam slide gambaran yang ditampilkan pihak konsultan, terlihat nantinya sisi bagian dari Stasiun Kereta Api Medan akan lebih tertata dan estetik. Hal ini juga sejalan dengan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan.

“Nantinya, Stasiun Kereta Api Medan juga akan terintegrasi dengan moda transportasi umum Trans Metro Deli,” pungkasnya. (map/saz)

Sudah Menyasar Abang Becak, Polisi Diminta Fokus Tangani Begal

Ketua Komisi I DPRD Medan, Robi Barus.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kota Medan masih belum bisa terlepas dari aksi-aksi kriminalitas, khususnya aksi begal, yang kian marak belakangan ini. Tak hanya itu, aksi begal kini semakin tak masuk akal. Bagaimana tidak, para begal tak lagi hanya menyasar pengguna sepeda motor, tapi juga para abang becak.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi 1 DPRD Medan, Robi Barus meminta pihak kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Medan, untuk segera mengejar dan menangkap para pelaku begal, serta memprosesnya secara hukum.

“Sudah keterlaluan itu. Sudahlah yang dibegal tukang becak, kakek-kakek pula lagi. Ini harus segera ditindak, segera tangkap pelakunya, dan proses secara hukum,” tegas Robi, Rabu (3/5).

Robi juga mengatakan, saat ini aksi begal di Kota Medan sudah sangat memprihatinkan, dan mengkhawatirkan masyarakat. Tak hanya merasa was-was berada di luar rumah, para pelaku begal juga membuat masyarakat tidak nyaman saat bekerja.

“Bayangkan saja kalau tukang becak pun sudah dibegal, apalagi pengguna sepeda motor. Tentunya para pejalan kaki pun sangat besar kemungkinannya untuk dirampok,” jelasnya.

Untuk itu, dia meminta agar pihak kepolisian dapat lebih fokus dalam mencegah aksi-aksi kriminalitas di Kota Medan, khususnya aksi begal yang sudah sangat meresahkan.

“Enggak bisa dibiarkan begal-begal ini, harus ditindak tegas. Yang paling penting adalah tindakan pencegahan, harus difokuskan dengan meningkatkan patroli. Jangan karena Ramadan sudah selesai, patroli jadi berhenti. Patroli harus terus dilakukan, bahkan ditingkatkan,” harapnya.

Seperti diketahui, komplotan begal mengancam akan menikam leher seorang kakek bernama Suwarno, yang bekerja sebagai penarik becak. Kemudian, 2 pelaku begal lantas membawa kabur becak yang dibawa korban. Peristiwa tersebut terjadi di seputaran Gang Bilal, Kelurahan Pulo Brayan Darat 1, Kecamatan Medan Timur, Senin (1/5) siang.

Pasca kejadian, warga berinisiatif menyelamatkan sang kakek ke gerai Indomaret. Di sana warga sempat melihat rekaman CCTV, namun wajah kedua pelaku tidak terekam jelas. Sialnya lagi, becak tersebut adalah becak sewaan, sehingga korban harus mengganti becak yang dia bawa.

“Pemiliknya minta ganti Rp1,5 juta. Tapi ku bilang, aku enggak punya uang. Terakhir aku diminta ganti Rp1 juta, aku disuruh bayar dulu Rp500 ribu, nanti sisanya dicicil Rp25 ribu sehari. Bingung saya harus mencari uang ke mana,” ujar Suwarno sedih. (map/saz)

Pembangunan Islamic Centre, Bobby Minta Dukungan Ulama

TEPUNGTAWAR: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menepungtawari calon jamaah haji 2023.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution, meminta doa dan dukungan penuh dari para ulama, agar seluruh program pembangunan yang dilaksanakan Pemko Medan, dapat berjalan dengan lancar. Khususnya, terkait pembangunan Islamic Centre yang akan menjadi rumah bagi pergerakan peradaban Islam di Kota Medan.

“Dengan doa dan dukungan yang diberikan para ulama, insya Allah, pembangunan yang dilaksanakan Pemko Medan, seperti Islamic Centre, dapat berjalan lancar,” harap Bobby, saat menghadiri Halal Bihalal Bersama MUI Kota Medan, para ulama, tokoh agama, dan cendekiawan Muslim Kota Medan di Hotel Madani Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (2/5) lalu.

Bobby pun mengaku, mengapresiasi digelarnya halal bihalal tersebut, sebab kegiatan ini merupakan momen untuk saling bersilaturahim satu dengan yang lain.

“Di samping itu, halal bihalal juga diharapkan semakin mempererat tali silaturahim, guna mendukung pembangunan Medan yang tengah dijalankan,” katanya lagi.

Di hadapan para ulama, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Dato’ Seri Syamsul Arifin, serta unsur Forkopimda Kota Medan, Bobby juga meminta maaf jika selama menjalankan roda pemerintahan masih terdapat kekurangan.

“Atas nama Pemko Medan maupun pribadi, saya minta maaf,” tuturnya.

Pada kegiatan tersebut, dia juga menepungtawari calon jamaah haji 2023. Selain mendoakan agar para calon jamaah haji senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan sehingga dapat menjalankan ibadah haji dengan baik, Bobby pun berharap, agar para calon jamaah haji yang akan menjalani Rukun Islam Kelima itu, dapat menjalankannya dengan baik, sehingga menjadi haji mabrur.

“Mudah-mudahan seluruh calon jamaah haji yang akan berangkat ini, dapat menjadi haji mabrur. Di samping itu, kami juga sangat mengharapkan doa agar Medan menjadi berkah, maju, serta kondusif,” harap Bobby.

Kemudian, Bobby juga meminta doa dan dukungan dari para ulama, agar seluruh program pembangunan yang dilakukan Pemko Medan dapat berjalan dengan lancar, satu di antaranya pembangunan Islamic Center.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung pembangunan Pemko Medan. Saya juga berharap MUI Kota Medan dapat meningkatkan kesadaran umat Muslim di Medan dalam membayar zakat,” pungkasnya. (map/saz)