Home Blog Page 1556

Kebakaran di Jalan Selamat Pulau, 2 Balita Meninggal

INAFIS melakukan penyelidikan di kamar terbakarnya 1 rumah di jalan selamat pulau medan, rabu (3/5/2023). Kebakaran berasal dari salah satu kamar warga dan memakan 2 korban usia di bawah umur.Refinaldi Setiawan/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua balita berinisial A (4) dan BC (3), meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan Selamat Pulau, Lingkungan 6, Kelurahan Sitirejo 3, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (3/5) siang. Dari informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi sekira pukul 12.30 WIB, yang diduga berasal dari hubungan arus pendek.

Dari data yang dihimpun, saat kejadian, api dengan cepat membesar dan menghanguskan isi rumah, yang diketahui ditempati oleh warga bernama Sepno atau Wak No, bersama 3 orang anaknya. Warga yang mengetahui kejadian ini, langsung berupaya membantu korban. Dengan kondisi luka bakar, warga mengevakuasi kedua balita malang tersebut ke rumah sakit.

Sementara itu, petugas dari Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran, yang mendapatkan laporan, langsung menerjunkan sejumlah armadanya ke lokasi kejadian. Setelah berjibaku dengan api selama sekitar satu jam, kebakaran dapat dipadamkan.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Medan, Muhammad Yunus mengatakan, objek yang terbakar adalah satu unit rumah tinggal permanen, satu lantai, dengan luas bangunan 4×5 meter.

“Atas kejadian itu, 2 orang meninggal dunia,” ungkap Yunus.

Yunus juga mengatakan, adapun 2 orang yang meninggal dunia tersebut, yakni seorang anak laki-laki berusia 4 tahun, dan seorang anak perempuan berusia 3 tahun.

“Jadi di rumah itu ada satu kepala keluarga dengan jumlah 4 jiwa,” katanya.

Menurut Yunus, pihaknya mendapatkan laporan perisitiwa kebakaran tersebut sekira pukul 12.32 WIB. Begitu mendapatkan laporan, pihaknya langsung menurunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

“Sekitar 11 menit laporan masuk, anggota kami sudah sampai di sana dengan 4 unit armada (pemadam). Api berhasil dipadamkan jam 13.03 WIB,” bebernya.

Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan, Ronald F Sihotang, menyatakan hal serupa, yakni peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan 2 orang tewas.

“Objek terbakar satu unit rumah permanen dengan persentase terbakar kurang lebih 40 persen,” ungkap Ronald.

Sedangkan terhadap kedua korban, lanjut Ronald, usai dievakuasi langsung dibawa ke Rumah Sakit Mitra Medika.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” tuturnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ridwan ketika mengatakan, pihaknya menduga, kebakaran yang terjadi dipicu oleh hubungan arus pendek listrik.

“Dugaan sementara, api karena korsleting. Tapi, penyebabnya masih dalam penyelidikan,” jelasnya. (man/map/saz)

Ketum TP PKK Pusat Kunker ke Kota Binjai

HADIRI: Ketua TP PKK Labuhanbatu Hadiri Kunker Ketum TP PKK Pusat di Binjai.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Labuhanbatu, Maya Hasmita mendampingi kunjungan kerja (kunker) Ketua Umum TP-PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, Selasa (2/5) di Lingkungan VII, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, Kota Binjai.

Kedatangan Ketum TP-PKK Pusat Tri Tito Karnavian bersama Badan Pangan Nasional Kementerian Pertanian RI rencananya akan mencanangkan pilot project rumah pangan di Kota Binjai.

Rombongan disambut dengan tari persembahan yang dibawakan oleh anak-anak PAUD dari Kota Binjai. Selanjutnya, acara dibuka dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai, Saparuddin.

Usai memberikan kata sambutan, terlihat Ketua Umum TP-PKK Pusat memberikan piagam penghargaan terhadap pihak yang turut mendukung penurunan angka stunting di Kota Binjai. Penghargaan itu diberikan kepada pihak rumah sakit swasta, Polres Binjai, pengusaha dan Lapas Binjai.

Pada kegiatan itu, terlihat Ketua TP-PKK Labuhanbatu Maya Hasmita turut serta dalam rombongan bersama Ketum TP-PKK Pusat meninjau langsung persediaan bahan pangan, dapur, meninjau pameran UP2K dan melihat pelaksanaan posyandu di Kota Binjai.

Usai meninjau di beberapa lokasi, terlihat rombongan bergegas menuju rumah dinas Wakil Walikota Binjai untuk melaksanakan makan siang bersama dan saling bercengkrama. (fdh/ila)

Perkuat Manajemen Keuangan UMKM via Digitalisasi, Bobby Ajak OJK

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penguatan digitalisasi keuangan kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM, menjadi inti pesan yang disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution, saat menerima kedatangan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Bambang Mukti Riyadi di Balai Kota Medan, Kamis (4/5/2023) sore.

Selain bersilaturahim, kedatangan Bambang sekaligus memperkenalkan diri kepada Bobby, sebagai pimpinan baru di lembaga yang memiliki tugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan tersebut.

“Sejauh ini, secara pribadi, saya melihat pelaku UMKM kita masih belum memanfaatkan digitalisasi keuangan secara optimal. Misalnya, memisahkan mana yang menjadi modal dan keuntungan. Jadi, melalui ini, kami harap kita bisa saling perkuat manajemen keuangan pelaku UMKM Medan,” ungkap Bobby.

Sementara itu, ucapan terima kasih pun disampaikan Bambang, atas sambutan yang diberikan Bobby. Dia mengatakan, OJK siap mendukung setiap program-program Pemko Medan.

“Program-program Pemko Medan yang ada, kami siap untuk mendukungnya. Kami juga mohon dukungan dari Pak Wali, agar selama di sini dapat menjalankan tugas dengan baik,” harapnya.

Dukungan dan arahan juga diharapkan Bambang dari Bobby, agar OJK dapat meningkatkan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Sebab, TPKAD merupakan forum antar instansi dan stakeholder untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah.

“Jadi, kami mohon arahan dari Pak Wali, kira-kira apa yang perlu dilakukan untuk meningkatkan peran TPKAD, apakah misalnya literasi keuangan? Terlebih, tujuannya juga untuk mendorong percepatan peningkatan UMKM,” pungkasnya. (rel)

Dinas Damkar Evakuasi Ular Piton di Toko Sepatu

EVAKUASI: Petugas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi melakukan evakuasi ular piton di dalam toko Sepatu Bata di Jalan Suprapto Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota melakukan evakuasi ular piton sepanjang empat meter dari dalam toko Sepatu Bata di Jalan Suprapto Kelurahan Pasar Gambir Kota Tebingtinggi, Selasa (2/5) malam.

Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi, Abdul Halim Purba mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari pemilik toko langsung menuju lokasi. Setelah dilakukan pengecekan, ular piton sepanjang empat meter bersembunyi di dalam tumpukan kotak kotak sepatu. “Petugas Damkar dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi berhasil mengamankan ular piton tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, tim rescue regu B Damkar dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi sempat kesulitan saat melakukan evakuasi ular piton tersebut, karena penerangan di dalam toko Sepatu Bata agak kurang terang. “Dengan kehati-hatian personel akhirnya ular piton dapat diamankan,” jelasnya.

Sedangkan keterangan penjaga Toko Sepatu Bata, Novi (26), saat ia hendak mengambil sepatu, tangannya menyentuh ular tersebut.

Novi juga merasa heran mengapa ular piton bisa masuk ke dalam toko dan bersembunyi ditumpukkan kotak sepatu dan sendal karena baru kali ini terjadi.

“Kami heran melihat ada ular piton, langsung kami berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar untuk mengevakuasi ular piton tetapi warga menghubungi pihak Damkar dan Penyelamatan Kota Tebingtinggi,” ungkapnya. (ian/ila)

Hasil Laporan Evaluasi AKIP, Pj Wali Kota Minta OPD Tindak Lanjuti

PIMPIN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi memimpin rapat Rencana Tindak Lanjut Rekomendasi Atas Hasil Evaluasi AKIP Kemenpan RB Pemko Tebingtinggi Tahun 2022, Rabu (3/5). sopian/Sumut Pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi meminta kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun stakeholder terkait untuk memahami dan menindaklanjuti laporan hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Kemenpan Reformasi dan Birokrasi (RB).

“Evaluasi AKIP Kemenpan RB ini mohon agar dipahami dan untuk ditindak lanjuti. Ini adalah salah satu indikator penting untuk mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID),” ungkap Muhammad Dimiyathi saat memimpin rapat Rencana Tindak Lanjut Rekomendasi Atas Hasil Evaluasi AKIP Kemenpan RB Pemko Tebingtinggi Tahun 2022 di ruang Mawar Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (3/5).

Menurut Dimiyathi, penyusunan AKIP membutuhkan niat dan komitmen serta kesadaran untuk mendorong dan mendukung terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. “Kemenpan RB telah menaikkan Passing grade. Bila nilai BB masih bisa dapat, sekarang harus A. Tahun ini kita tidak bisa memperoleh nilai dimaksud, berdampak TPP-nya diturunkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabag Organisasi Setdako Ernawati Lubis menyampaikan bahwa nilai SAKIP Tebingtinggi sebesar 65,76 atau termasuk dalam kategori nilai B. Di mana, komponen dinilai ialah perencanaan kinerja bobot 30 dengan nilai tahun 2022 sebesar 23.36, pengukuran kinerja bobot 30 nilai 18,56, pelaporan kinerja bobot 15 nilai tahun 2022 sebesar 9,84 dan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi bobot 25 nilai tahun 2022 sebesar 14.

“Dari 10 rekomendasi oleh Kemenpan RB, beberapa di antaranya memanfaatkan pohon kinerja yang telah disusun sebagai dasar dalam perencanaan dan penentuan kinerja pada tingkat Pemda atau Perangkat Daerah. Menyusun pedoman pengukuran dan pengumpulan data kinerja yang digunakan hingga tingkat Perangkat Daerah terkecil. Menggunakan infomasi dalam laporan kinerja untuk perbaikan perencanaan kinerja tahun berikutnya,” papar Ernawati.

Lanjut Ernawati, untuk meningkatkan kualitas evaluasi akuntabilitas kinerja agar lebih menggambarkan tingkat akuntabilitas unit yang dievaluasi, serta memastikan rekomendasi hasil evaluasi tersebut ditindaklanjuti dan dapat dimanfaatkan sebagai umpan balik perbaikan manajemen kinerja secara berkelanjutan. (ian/ila)

Dugaan Jual Beli Jabatan Kasek di Deliserdang Cederai Peringatan Hardiknas

WAWANCARA: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Deliserdang, Eko Sopianto saat diwawancarai wartawan sekaitan kasus dugaan jual beli jabatan kepala sekolah (Kasek) di Kabupaten Deliserdang. batara tampubolon/sumutpos.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Dugaan jual beli jabatan kepala sekolah (Kasek) di Kabupaten Deliserdang, dinilai mencederai pelaksanaan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Hal itu disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Deliserdang, Eko Sopianto SE, Selasa (2/5).

Kasus ini, kata Eko, sudah dilaporkan ke Mabes Polri. Diduga, sejumlah guru-guru dan pengawas sekolah itu dikutip Rp30 juta- Rp70 juta.

“Saya sebagai masyarakat miris dengan kasus dugaan pungli rekrutmen kepala sekolah dan pengawas beberapa waktu lalu. Ini mencederai Hardiknas,” kata Eko.

Sebelumnya, beberapa orang guru pengerak yang merasa sudah memenuhi persyaratan diangkat sebagai kepala sekolah dan pengawas sekolah, mendatangi kantor DPD PDIP Kabupaten Deliserdang dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Deliserdang.

“Kita berharap hal ini diusut hingga tuntas penegak hukum, agar menjadi terang benderang dan memproses orang yang bertanggung jawab. Sebab, diduga dalam proses pengangkatan kepala sekolah dan pengawas terkoordinir dan masif,” kata Eko.

Sebelumnya, sejumlah guru penggerak mengajukan keberatan dengan dilantiknya sebagian besar kepala sekolah dan guru pengawas. Pasalnya, para guru dan pengawas yang dilantik itu tak memiliki legalitas guru penggerak dan tak mengikuti asesment bahkan ada yang dalam status belajar, tidak hadir dalam pelantikan tapi dilantik Bupati Deliserdang.

Bupati Deliserdang Ashari Tambunan memang melantik sebanyak 326 kepala sekolah dan pengawas di lingkup Sekolah Dasar ( SD) dan SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang, baru-baru ini. (btr/ila)

Dugaan Korupsi di RSU Amri Tambunan, Pendemo Tuntut Direktur dan Wadir Dicopot

DEMO: Massa koalisi bersatu menuju Sumut Bersih melakukan aksi demontrasi di Kantor Bupati Deliserdang. Mereka menuntut Direktur Rumah Sakit Amri Tambunan dr Hanif Fahri dicopot dari jabatanya Rabu (3/5).Batara Tampubolon/sumutpos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Massa koalisi bersatu menuju Sumut Bersih melakukan aksi demontrasi di Kantor Bupati Deliserdang menuntut Direktur Rumah Sakit Amri Tambunan dr Hanif Fahri dicopot dari jabatanya Rabu (3/5).

Aksi massa mendapat pengawalan dari petugas Kepolisian Polsek Lubukpakam, Shabara Polresta Deliserdang dan Satpol PP Pemkab Deliserdang.

Dalam orasinya, Khaidir sebagai koordinator aksi mengungkapkan permasalahan yang terjadi di RSU Amri Tambunan. Salah satunya, adanya dugaan malpraktik terhadap pasien melahirkan hingga menyebabkan meninggal dunia. Kasusnya saat ini masih ditangani Polda Sumut dan terkait hal lain.

“Berbagai kasus dugaan korupsi mendera RSUD Deliserdang yang berobah nama menjadi RS Amri Tambunan saat ini. Di antaranya, proyek penggantian pipa air bersih dan smart monitoring air bersih yang bersumber dari APBD tahun 2022 dikerjakan CV Wiliam Artha dengan nilai kontrak Rp900 juta dan masa pelaksanaan pekerjaan 150 hari diduga merugikan negara,” ucap Khaidir.

Khaidir menambahkan, belum lagi kasus dugaan malpraktik hingga kasus jarum suntik patah saat melayani pasien.

“Managemen RSU Amri Tambunan ini sudah banyak menyalahi tapi menjadi aneh kenapa masih dipertahankan orang orang seperti ini oleh Bupati. Kita minta sebagai masyarakat untuk mencopot direktur Rumah Sakit Amri Tambunan dr Hanif Fahri dan Wakil Direktur Asriludin Tambunan. Apa karena masih kerabat Bupati,” tegas Khaidir.

Usai melakukan orasi di depan Kantor Bupati dan karena tidak ada pejabat yang menerima, massa akhirnya membubarkan diri dan mengancam aka kembali melakukan aksi.

Kapolsek Lubukpakam AKP Hendri Yanto Sihotang yang turut melakukan pengamanan aksi demo mengatakan, proses pengawalan aksi berjalan aman dan kondusif.

Sebelumnya, terkait masalah RS Amri Tambunan, Ketua Fraksi Golkar DPRD Deliserdang Mikail TP Purba mengatakan pengelolaan RSU Amri Tambunan saat ini kerap bermasalah. Tak hanya terkait pelayanan tapi pengelolaan manajemen keuangan di rumah sakit itu juga bermasalah.

“Setiap tahunnya RSU Amri Tambunan menerima suntikan dana ratusan miliar dari APBD. Namun kulitas pelayanan rendah. Terutama pelayanan bagi warga miskin, bisa kalah dari rumah sakit swasta. Sementara rumah sakit swasta sebelah yang hanya mengelola BPJS bisa lebih maju dan menjadi primadona layanan rumah sakit untuk masyarakat Deliserdang. Kita minta nanti Anggaran APBD disetop saja,” ujar Politisi Partai Golkar yang juga Anggota DPRD Deliserdang ini.(btr/ila)

Kelurahan Payaroba Jadi Pilot Project Rumah Pangan

BERSAMA: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah foto bersama Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, Selasa (2/5).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian menginjungi sebuah rumah di Jalan Tomat, Lingkungan VII, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, Selasa (2/5). Rumah ini dicanangkan menjadi pilot project rumah pangan.

Kedatangan istri Mendagri ini disambut Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah dan Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu, beserta jajarannya.

Selain melihat pencanahan lokasi pilot project rumah pangan, Tri Tito Karnavian juga akan meluncurkan bapak asuh anak stunting di Kota Binjai.

Amir menyambut baik kedatangan Ketua Umum TP PKK tersebut. Dia berharap, kunjungan kerja ini dapat memberikan manfaat serta menjadi media komunikasi yang efektif untuk Pemerintah Kota Binjai.

“Saya merasa sangat berbahagia, karena Kota Binjai khususnya Kelurahan Payaroba, terpilih sebagai lokasi Pilot Project Rumah Pangan. Saya berharap Kelurahan Payaroba akan menjelma menjadi lumbung hidup sekaligus dapat menambah indah dan asri lingkungan, serta mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Amir menegaskan, Pemko Binjai berkomitmen dan terus berupaya untuk mencegah stunting. Di antaranya dengan Gerakan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan Keluarga Resiko Stunting (KRS).

“Saya berharap dengan adanya gerakan ini, kita semua secara bersama-sama, dapat berkontribusi secara aktif membantu para balita stunting serta keluarga beresiko stunting yang ada di Kota Binjai,” jelasnya.

Ia menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk mendukung pencapaian target Pemerintah Pusat dalam menurunkan angka stunting menjadi sebesar 14 persen pada tahun 2024 mendatang. Sementara saat ini, angka stunting per Desember 2022 di Kota Binjai terdapat 65 orang anak stunting.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian berharap seluruh program yang dibuat dapat menyentuh masyarakat. Tidak hanya membuat program, namun juga mengevaluasi hasil program kerja sampai ke level terbawah.

Dia menyebut, program khusus yang jadi prioritas TP PKK seluruh Indonesia yaitu penurunan angka stunting. “Saya melihat banyak inovasi program yang dibuat untuk menurunkan angka stunting di setiap daerah terkhusus di Kota Binjai,” ucapnya.

Dia menambahkan, pembuatan program juga harus bermanfaat untuk masyarakat agar sesuai dengan singkatan PKK yakni Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga sekaligus memberikan makanan sehat. Pada kesempatan ini, Ketua Umum TP PKK memberikan bingkisan makanan sehat untuk anak-anak stunting dan meninjau lokasi Rumah Pangan. (ted/ram)

Bupati Ingatkan Pentingnya Pemahaman Statistik Sektoral

BUKA: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang membuka Pembinaan Statistik Sektoral di Aula Kantor Bupati Karo, Jumat (28/4) kemarin.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang membuka Pembinaan Statistik Sektoral di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo di Aula Kantor Bupati Karo, Jumat (28/4) kemarin.

Kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral diadakan dalam rangka lebih mengenal bagaimana peran masing-masing perangkat daerah dalam penyelenggaraan statistik sektoral yang telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Dalam sambutannya Bupati Karo menyampaikan pentingnya pemahaman atas data statistik sektoral. “Saya menghimbau agar seluruh peserta serius dalam mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi kita dalam menghasilkan dan menggunakan data statistik,”ungkapnya.

“Semoga melalui kegiatan kebutuhan data yang berkualitas bisa lebih optimal untuk dapat dijadikan bahan dalam perencanaan pembangunan daerah yang terukur dan komprehensif,” lanjutnya. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian penghargaan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo kepada perangkat daerah terbaik untuk kinerja tahun 2022 yaitu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Karo, Dinas Pertanian Kab. Karo, Dinas Dukcapil Kab. Karo, Bappedalitbang, Dinas Ketahanan Pangan, Kantor Kecamatan Kabanjahe dan Kantor Kecamatan Merek.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Drs. Kamperas Terkelin Purba M.Si, Asisten Administrasi Umum, Mulianta Tarigan, Kepala BPS Kabupaten Karo, Ratnauli Naibaho, SE, MSi, para Perangkat Daerah Kabupaten Karo dan Camat se-Kabupaten Karo. (deo/ram)