Home Blog Page 1589

IndiHome dan Pelanggan Prioritas Kota Saling Pererat Tali Silaturrahmi

IndiHome dan Pelanggan Prioritas Kota saat forum diskusi di Hotel Four Points by Sheraton Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (14/4/2023).(ist)

MEDAN, SUMUT POS.CO – Wilayah Telekomunikasi (Witel) Medan gelar acara forum diskusi dalam rangka mempererat tali silaturrahmi bersama 15 pelanggan prioritas IndiHome Kota Medan yang dilaksanakan di Hotel Four Points by Sheraton ruang Saffron Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (14/4/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh General Manager Telkom Witel Medan, Mustakim Wahyudi dan Operational Senior Manager Customer Care Telkom Regional 1, Nofril didampingi tim CXCommander Witel Medan.

General Manager Witel Medan, Mustakim Wahyudi mengatakan bahwa forum diskusi bersama pelanggan prioritas IndiHome merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun dalam rangka menjalin komunikasi serta diskusi terkait customer experience IndiHome. Khusus tahun ini forum juga membahas terkait merger Indihome ke Telkomsel sepertinya yang sudah dirilis Telkom sejak Maret lalu

“Momen forum diskusi kali ini rutin dilakukan setiap tahun untuk menjalin komunikasi yang efektif kepada pelanggan prioritas IndiHome di Kota Medan. Lebih special karena selain ingin menggali customer experience pelanggan, IndiHome juga akan segera berkolaborasi dengan Telkomsel” ucap Mustakim Wahyudi.

Mustakim juga menambahkan bahwa dengan adanya kolaborasi layanan IndiHome dengan Telkomsel ini, kedepannya diharapkan pelanggan bisa mendapatkan layanan internet yang lebih maksimal.Merger Telkomsel dan IndiHome ini dalam rangka menyediakan variasi layanan broadband terbaik, memperkuat bisnis, serta mewujudkan inklusi digital di Indonesia.

Selain itu, forum yang dihadiri 15 pelanggan prioritas ini juga dimaksudkan untuk memberikan apresiasi terhadap loyalitas pelanggan yang masih setia menggunakan IndiHome dengan masa pakai lebih dari dua tahun. Tak hanya pelanggan prioritas, IndiHome juga menghadirkan salah satu pelanggan baru yang ke-250.000 untuk menerima doorprize sebagai penanda bahwa IndiHome telah mencapai target Sales pada triwulan satu tahun 2023.Agenda forum diskusi dikemas dengan fun dan mengajak pelanggan berinteraksi melalui games Mentimeter.

Salah satu pelanggan IndiHome dari Belawan, Anastasya mengatakan
bahwa hal paling diingat tentang Internet adalah IndiHome, karena baginya IndiHome sudah memberikan pelayanan yang memuaskan mulai dari tahap pemasangan hingga butuh bantuan jika ada gangguan.

Melalui agenda Forum Diskusi pada momen bulan Ramadhan kali ini, IndiHome tidak hanya bertemu pelanggan saja, tapi juga memberikan santunan kepada Yayasan Anak Yatim dan Dhuafa Al Ikram Jl. Klambir V Medan senilai Rp. 2.500.00,- dan hampers menarik untuk seluruh tamu undangan yang hadir.

“Harapannya melalui acara forum ini, IndiHome bisa berusaha memberikan pelayanan terbaik kedepannya dan santunan yang diberikan juga menjadi berkah bagi para anak-anak yang menerima,” tutup Mustakim pada forum diskusi.(rel/tri)

USM Indonesia Santuni 40 Anak Yatim, Saling Berbagi untuk Meraih Cinta Ilahi

SANTUNAN: Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM dan Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes bersama anak penerima santunan dan undangan buka puasa, Senin (17/4).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

SUMUTPOS.CO – UNIVERSITAS Sari Mutiara (USM) Indonesia menyantuni 40 anak yatim yang berdomisili pada sekitar kampus Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia. Santunan diberikan bersamaan dengan pelaksanaan buka puasa bersama di Ign Washington Purba Hall Kampus USM Indonesia, Senin (17/4).

Buka puasa ini dihadiri lurah bersama para kepala lingkungan di Kelurahan Dwikora beserta tokoh masyarakat. Turut hadir Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM, Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes, Dr H Bahdin Nur Tanjung MM beserta mahasiswa dan dosen USM Indonesia.

Ketua Yayasan Sari Mutiara mengutarakan harapan agar keluarga besar USM Indonesia dapat meningkatkan keimanan pada Tuhan dan menghapus perbuatan iri dan dengki. Parlindungan Purba mengingatkan civitas akademika USM Indonesia untuk berpikir global namun tetap memperhatikan kearifan lokal pada masyarakat.

Ia pun mengapresiasi tema kegiatan buka puasa bersama dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim yakni saling berbagi untuk meraih cinta Ilahi. Parlindungan Purba pun menyampaikan ucapan selamat lebaran sembari memohon maaf dan batin.

Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) pada Pemilu 2024 ini juga mengungkapkan berbagai kemajuan perguruan tinggi yang dikelolanya. Termasuk delapan dosen USM Indonesia yang menamatkan pendidikan doktor dari Malaysia.

Ia mengapresiasi keinginan lurah dan masyarakat agar keberadaan RSU Sari Mutiara Medan dapat diaktifkan kembali. ”Saat ini masih fokus pada RSU Sari Mutiara Lubukpakam. Di Medan, kita memiliki klinik yang diharapkan dapat membantu masyarakat untuk berobat,” katanya.

Dr Bahdin Nur Tanjung MM mewakili civitas akademika USM Indonesia berterima kasih atas dukungan ketua yayasan dan rektor USM Indonesia terhadap pelaksanaan kegiatan spiritualisme.

Tokoh pendidikan yang juga ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Sumut ini merangkul keluarga besar USM Indonesia untuk kembali mengantarkan Parlindungan Purba menjadi anggota DPD RI.

Bahdin Nur Tanjung mengapresiasi segera dibuka pendidikan magister manajemen di USM Indonesia. Kampus ini merupakan kampus ternama dengan banyak program studi baik diploma 3, strata 1 dan strata 2.

Lurah Dwikora Rio Rahmad Alam Siregar mendorong dan mendoakan agar USM Indonesia, perguruan tinggi yang berada di wilayah tugasnya terus meraih kemajuan dalam mencerdaskan anak bangsa. Sedangkan Ustadz Muhammad Rizki Hasibuan menyambut baik kegiatan pemberian santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama manusia. (dmp)

UPT Bahasa Unimed Penuhi Standart SNI ISO 9001: 2015, Rektor : Semakin Terdepan

Kampus Unimed.(istimewa/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – UPT Bahasa Universitas Negeri Medan telah memenuhi standart SNI ISO 9001: 2015 dan menerima sertifikat dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan TUV. dengan cakupan Layanan Pengujian dan Penerjemahan Bahasa (Language Testing and Translation Services), berlaku mulai 15 Maret 2023-14 Maret 2026.

Sertifikasi ISO 9001 2015 merupakan standar bertaraf internasional untuk Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu, atau bisa disebut juga sebagai Sertifikasi Sistem Manajemen Kualitas.

Sertifikasi ini menetapkan berbagai persyaratan, pedoman, dan rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu Serifikasi Manajemen Kualitas. Tujuan sertifikasi ini adalah untuk menjamin produk atau jasa yang dihasilkkan suatu lembaga/institusi memenuhi persyaratan yang ditetapkan badan standar dunia yaitu, ISO.

Ketika lembaga telah berhasil lulus audit dan mendapatkan ISO 9001 2015, artinya lembaga/institusi tersebut telah memenuhi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan secara internasional.

Hal tersebut, dapat membuat terpenuhinya kebutuhan konsumen secara spesifik, yaitu dimana institusi bertanggung jawab atas jaminan kualitas produk-produk yang dihasilkan.

Rektor Unimed Prof. Dr. Syamsul Gultom, mengucapkan selamat kepada UPT Bahasa yang telah terakreditasi dan memenuhi standart SNI ISO 9001: 2015. Sertifikasi Sistem Manajemen Kualitas Internasional berdasarkan Sertifikasi ISO 9001 : 2015, terwujud berlandaskan prinsip-prinsip sertifikasi Sistem Manajemen Mutu atau Sistem Manajemen Kualitas.

“Semoga UPT Bahasa Unimed, semakin terdepan dalam Layanan Pengujian dan Penerjemahan Bahasa. Sehingga mewujudkan cita-cita kita bersama, menjadikan kampus Unimed menuju Worldclass University,” sebut Syamsul dalam keterangan tertulis, Selasa (18/4).(gus)

IndiHome Gelar Content Creation Competition Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – IndiHome mengadakan Content Creation Competition (3C). Bertema “Berkonten Ria Bersama IndiHome”, ajang ini merupakan kesempatan bagi para kreator konten untuk menunjukkan kebolehan berkreasinya dalam berkonten positif.

Ada total hadiah sebesar Rp165 juta sebagai bentuk apresiasi untuk 30 karya konten terbaik.
Selain itu gelaran lomba ini tak hanya terbatas di satu bidang konten saja. Ada dua kategori lomba yaitu konten tulisan yang ditujukan kepada para pembuat konten blog dan jurnalistik. Sedangkan yang kedua, kategori konten visual ditujukan untuk para kreator konten video dan foto. Para content creator bisa memulai mendaftarkan karyanya pada tanggal 26 April hingga 13 Mei 2023.

Vice President Marketing Management PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk E Kurniawan mengatakan, hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menginisiasi semangat kolaboratif sekaligus memberikan wadah berkarya kepada content creator nasional. Utilisasi banyaknya instrumen kreasi konten pun, kata E. Kurniawan, diharapkan dapat menunjang brand superiority IndiHome.

“Seiring perkembangan zaman, content creation juga terus berkembang ragamnya. Karena itu kami secara berkelanjutan terus mengembangkan wadah kolaborasi dengan teman-teman content creator. Tidak hanya terbatas untuk wilayah Jabodetabek saja, melainkan menjangkau teman-teman content creator di daerah,” kata E.Kurniawan.

Tidak ada persyaratan sulit bagi para content creator untuk bisa mengikuti 3C. Peserta diberikan kebebasan eksplorasi kreativitasnya dalam membuat konten sesuai keahlian masing-masing. Yang paling penting adalah karya merupakan hasil karya orisinal yang tidak melanggar peraturan hak cipta dan hukum. Konten juga harus terbebas dari unsur politik, SARA, kebencian, dan pornografi.

Para content creator yang berminat mengikuti lomba hanya perlu mengisi tautan pendaftaran yang tertera pada situs IndiHome. Berbagai informasi juga lengkap tersedia di kolom informasi. Adapun kalau calon peserta masih memiliki pertanyaan yang spesifik bisa menghubungi person in charged yang tertera dalam pengumuman kapan saja.

“Ini adalah kegiatan tahunan rutin yang IndiHome selenggarakan. Kami menganggap para content creator merupakan mitra strategis kami bertukar pikiran dan tumbuh bersama-sama. Sejak pertama kali diselenggarakan, tak terhitung masukan positif yang diberikan para content creator kepada kami dalam hal produk dan pelayanan IndiHome buah dari aktivitas kolaboratif ini,” kata E Kurniawan.

Untuk informasi selengkapnya mengenai Content Creation Competition by IndiHome, silakan kunjungi laman https://3c.forwat.id/indihome. (adz)

Transaksi Terus Meningkat, Mitra Tokopedia Fokus Tawarkan Produk Digital

Ilustrasi: Mitra Tokopedia fokus tawarkan produk digital. (Istimewa).

SUMUTPOS.CO – Tokopedia melalui ekosistem Mitra Tokopedia terus mengupayakan keberlanjutan bisnis dengan mempertajam fokus menjadi platform dengan skala dan lingkup yang lebih spesifik demi terus menghasilkan dampak positif kepada seluruh pihak di dalam ekosistem secara jangka panjang.

“Di aplikasi Mitra Tokopedia, persentase pengguna produk digital (pulsa, paket data, game voucher, token listrik dan lain-lain) jauh lebih tinggi dibandingkan produk grosir (sembako dan produk fisik lainnya),” jelas Head of Mitra Tokopedia, Carlo Yudhistira Praditya.

Carlo melanjutkan, melihat data tersebut, Tokopedia memutuskan untuk menyesuaikan
bisnis dengan mengeliminasi fitur pembelian Produk Grosir di aplikasi Mitra Tokopedia, dan fokus memfasilitasi individu dan pemilik usaha untuk menjual 21 jenis Produk Digital dengan harga kompetitif, sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan lebih.

21 jenis Produk Digital tersebut dibagi atas tiga kategori, antara lain: (1) Pembelian, yang mencakup 5 produk seperti Pulsa dan Voucher Game, (2) Dompet Digital, yang mencakup 3 produk seperti Saldo Dompet Gojek dan Top Up GoPay, dan (3) Pembayaran, yang mencakup 13 produk seperti Tagihan Tokopedia dan PDAM.

“Penyesuaian bisnis Mitra Tokopedia ini sejalan dengan tujuan grup perusahaan Tokopedia, yaitu grup GoTo, dalam membangun bisnis yang tetap bertumbuh secara jangka panjang,” lanjut Carlo.

Selain memberikan manfaat kepada individu dan pemilik usaha, Mitra Tokopedia juga terus berupaya membantu masyarakat, yang masih menghadapi tantangan dalam mengakses produk digital. Untuk Hal tersebut dimaksudkan untuk bisa lebih memudahkan pengguna membeli produk digital dari individu atau pemilik usaha (termasuk warung) yang bergabung di Mitra Tokopedia.

Masyarakat di lebih dari 700 kota dan kabupaten di Indonesia bisa mengakses berbagai produk digital–seperti pulsa, paket data, game voucher, token listrik, tagihan BPJS, biaya pendidikan dan produk digital lainnya–melalui individu atau pemilik usaha yang bergabung di Mitra Tokopedia.

“Biaya Pendidikan, Internet dan TV Kabel, serta E-Samsat merupakan sejumlah produk digital dengan pertumbuhan paling pesat di Mitra Tokopedia pada kuartal I 2023 dibandingkan periode yang sama di tahun 2022, dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir 4x lipat,” kata Carlo.

Berbagi kisah terkait Mitra Tokopedia
Aditya Hermawan Sanjaya, pemilik warung di Sidoarjo bercerita kalau dirinya berhasil bangkit dari pandemi dan beromzet belasan juta per hari dan berdayakan ribuan warga. Sudah mulai berbisnis sejak kuliah, dirinya bercerita kalau awalnya ia menjual produk voucher telepon fisik, namun seiring berkembangnya teknologi, Aditya ikut beradaptasi.

Saat ini, Aditya telah memiliki warung di Sidoarjo ‘Barokah Cell’ yang fokus berjualan berbagai produk digital, mulai dari pulsa, paket data, tagihan seperti PLN hingga BPJS, dan produk digital lainnya.

“Saat pandemi, keuangan dan (transaksi) warung saya menurun drastis. Saya harus mencari cara supaya bisa terus berjualan. Akhirnya di 2022, saya bergabung dengan Mitra Tokopedia. Aplikasi Mitra Tokopedia membantu saya bangkit. Kini omzet warung saya bisa mencapai belasan juta rupiah per hari berkat Mitra Tokopedia,” ungkap Aditya.

Aditya juga memberdayakan ribuan warga sekitar untuk juga berjualan produk digital. Aditya sering mengedukasi warga sekitar tentang nilai tambah aplikasi Mitra Tokopedia, yang juga bisa melayani pembayaran E-Samsat dan PBB, agar warga tidak perlu pergi terlalu jauh lagi untuk mengakses layanan publik tersebut.

Selama bulan Ramadan ini, Mitra Tokopedia menghadirkan kampanye KETUPAT (Kembali Untung Dahsyat), untuk mengapresiasi individu maupun pelaku usaha yang memanfaatkan Mitra Tokopedia, dengan total hadiah hingga Rp100 juta. Kampanye ini berisi berbagai program, salah satunya THR Misi Rejeki, dan Aditya berhasil menjadi salah satu pemenangnya.

“Ke depannya, Mitra Tokopedia bersama seluruh mitra strategis akan terus fokus membantu pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Kami percaya bahwa hal tersebut hanya bisa terwujud jika ada kolaborasi dan inovasi,” ungkap Carlo. Digitalisasi Warung misalnya, dimana Tokopedia berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia demi mendorong adopsi platform digital untuk pengembangan usaha para pemilik warung.

Mitra Tokopedia juga mempermudah masyarakat mengakses layanan publik seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan E-Samsat untuk membantu meningkatkan penerimaan negara. “Transaksi PBB dan E-Samsat di Mitra Tokopedia masing-masing mengalami peningkatan sebesar hampir 1,5x lipat pada kuartal I 2023 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022,” tambah Carlo.

Mitra Tokopedia di sisi lain berupaya mempercepat terwujudnya inklusi keuangan dengan kategori produk Dompet Digital, sehingga masyarakat bisa lebih mudah, aman dan nyaman dalam melakukan top up dompet digital.

Melalui berbagai kolaborasi dan inovasi, Mitra Tokopedia mencatat Sabu Raijua (NTT), Kaimana (Papua Barat) dan Mappi (Papua Selatan) menjadi sejumlah wilayah dengan peningkatan jumlah penjual produk digital paling tinggi di Mitra Tokopedia pada kuartal satu 2023 dibandingkan periode yang sama di tahun 2022, dengan rata-rata peningkatan sebesar hampir 3x lipat.

“Kami juga melihat Minahasa (Sulawesi Utara), Raja Ampat (Papua Barat) dan Manokwari Selatan (Papua Barat) menjadi beberapa wilayah dengan peningkatan transaksi produk digital paling tinggi di Mitra Tokopedia pada kuartal I 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022, dengan rata-rata peningkatan sebesar lebih dari 5,5x lipat,” ungkap Carlo.

Tokopedia akan terus mengkaji bisnis Mitra Tokopedia agar dapat dengan lebih baik memenuhi kebutuhan para pengguna khususnya individu dan pemilik usaha di seluruh
Indonesia,” tutup Carlo.(rel)

UTBK SNBT 2023 akan Diikuti 15.907 Peserta

Kampus Unimed.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 15.907 siswa memilih Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam pendaftaran Ujian Tes Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2023, yang baru saja berakhir pada Jum’at, (14/4) pukul 15.00 WIB, melalui website SNPMB.

Para peserta selanjutnya akan mengikuti UTBK dalam dua gelombang, yaitu Gelombang I pada 8 Mei hingga 14 Mei 2023. Semenatar untuk Gelombang II digelar pada 22 Mei hingga 28 Mei 2023.

Untuk menampung seluruh peserta UTBK-SNBT 2023 tersebut, Unimed telah menyiapkan ruang ujian di Unimed dan beberapa sekolah Mitra sebagai lokasi UTBK SNBT diantaranya MAN 1 Medan, Program Pascasarjana UMSU, SMK Swasta Al-Fatah Medan.

Kemudian, SMK Swasta Teladan Medan, SMK Tritech Informatika, Universitas Medan Area, Universitas Panca Budi Medan, Universitas Potensi Utama, SMA Negeri 7 Medan, SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, MAN 2 Medan, Universitas Dharmawangsa Medan, SMK Ar-Rahman, dan SMK Telkom 2 (Sandhy Putra 2) Medan.

Selain mempersiapkan lokasi ujian, perangkat komputer dan sarana pendukung, Pusat UTBK Unimed juga tengah menyiapkan personel pengawas UTBK dan personil yang membidangi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Sesuai aturan, maka setiap 20 peserta akan diawasi oleh satu pengawas ujian.

Bagi peserta yang mungkin memiliki kebutuhan khusus atau berstatus difabel, silakan menghubungi Pusat UTBK Unimed. Untuk peserta dengan kebutuhan khusus atau difabel akan kami fasilitasi dengan penempatan di ruang ujian yang sesuai dengan kebutuhannya. Panitia akan berusaha melayani sebaik-baiknya.

Rektor Unimed Prof. Dr. Syamsul Gultom, berpesan agar semua peserta UTBK-SNBT 2023 memanfaatkan waktu yang ada untuk belajar dan selalu menjaga kesehatan.

“Dari 15.907 peserta akan memperebutkan Kouta SNBT yang hanya 4525 kursi. Ada perbedaan jenis tes UTBK tahun lalu dengan tahun ini, yaitu menggunakan TPS atau tes potensi skolastik,” sebut Syamsul dalam keterangan tertulis, Selasa (18/4).

Adapun yang diukur yaitu kemampuan kognitif, kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif yang mencakup pengetahuan dan penguasaan matematika dasar, pengetahuan dan pemahaman umum, dan kemampuan memahami bacaan dan menulis.

“Ini perlu karena kelulusan itu ditentukan oleh hasil tes. Kalau jalur SNBP masih ada faktor indeks dan akreditasi sekolah. Namun, di jalur ini murni berdasarkan hasil tes peserta,” ucap Syamsul.(gus)

Pengambilan Sumpah 39 Wisudawan Profesi Gizi, Dekan FT Unimed : Tetap Belajar dan Berkarya

Pengambilan Sumpah 39 Wisudawan Profesi Gizi FT Unimed.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan Pengucapan sumpah/janji profesi. Hal ini, merupakan salah satu syarat untuk memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) dan pengakuan sebagai anggota profesi gizi.

STR sebagai salah satu syarat untuk melamar kerja. dilaksanakan di Lt. 2 Aula FT Unimed, Sabtu (15/4) kemarin. Acara tersebut dibuka di buka oleh Dekan FT Unimed, Prof. Dr. Harun Sitompul, MPd Dihadiri juga oleh Ketua DPD Persagi Sumut Bapak Efendi S Nainggolan SKM, M.Kes.

Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes, WD 1 FT bapak Dr. ZULKIFLI Matondang, MSi , WD2 FT Bapak Dr. Eka Daryanto, MPd, ketua prodi gizi Dr. Esi Emilia, MSi Ketua jurusan dan sekretaris jurusan Dra. Fatma Tresno Ingtyas, MSi dan Dra. Armaini Rambe, MSi, Bapak2 Rohaniwan agam Islam, Kristen dan Khatolik, Ketua penjaminan mutu FT, Dra. Juliarti, MSi, Wisudawan dan dosen Gizi dilingkungan FT Unimed.

Dekan FT Unimed Prof. Dr. Harun Sitompul, MPd mengucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 39 wisudawan yang terdiri dari 26 orang angkatan 2017 dan 13 orang angkatan 2018.

“Selamat kepada alumni yang telah, menyelesaikan pendidikan di prodi gizi Unimed dan menyandang gelar sarjana gizi. Tetap terus belajar dan berkarya agar ilmu yang diperoleh semakin lengkap,” sebut Harun dalam keterangan tertulis, Selasa (18/4).

Pada kesempatan ini, Harun menyerahkan alumni gizi Unimed ke DPD Persagi SUMUT yang selanjutnya DPD Persagi SUmut menyerahkan ke Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara untuk dapat diberdayakan dan dapat berkontribusi dibidang gizi dan kesehatan di Sumatera Utara.

Selanjutnya Ketua DPD Persagi Sumut, Effendi S Nainggolan mengucapkan Selamat untuk para alumni gizi Unimed. Silahkan bergabung dan mendaftar menjadi anggota ahli gizi seluruh Indonesia yang tergabung dalam organisasi PERSAGI.

“Mari bersama membangun dan memperbaik masalah gizi yang ada di Indonesia khususnya Sumut,” sebut Effendi.

Sementara itu, Kadinkes Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, mengungkapkan Sumut, sangat membutuhkan ahli gizi, saat ini kejadian Stunting prop sumut berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, sebesar 25,5% lebih tinggi dibandingkan kejadian stunting di Indonesia 24,4.

Meskipun turun pada tahun 2022 menjadi 21,1% yang lebih rendah dibanding Indonesia sebesar 21,6%. Stunting menjadi salah satu target RPJM Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2023 dan menjadi kerja keras kita bersama untuk menurunkan sampai 14% target Indonesia, begitu yang disampaikan Kepala Dinkes Provinsi Sumut. Alumni gizi Unimed merupakan salah satu lulusan yang sangat dinanti masyarakat untuk membantu mengatasi masalah stunting di Sumut.(gus)

Tekan Laju Inflasi, Pemko Medan-Pemkab Batubara Jalin KAD

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Sebagai upaya dalam pengendalian inflasi, Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution terus melakukan kerjasama antar daerah (KAD) dengan kabupaten-kabupaten yang ada di Sumatera Utara. Setelah sebelumnya menjalin kerjasama dengan Pemkab Dairi, kali ini Pemko Medan melakukan KAD dengan Pemkab Batubara.

Kerjasa itu ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang pangan, terutama komoditas cabai merah. Penandatangan MoU dilakukan langsung Bobby Nasution dan Bupati Batubara H. Zahir dan antara Dirut PUD Pasar Medan Suwarno dengan Ketua Kelompok Tani Makmur Lubuk Cuik Salidi di Aula Rumah Dinas Bupati Batubara, Senin (17/4) sore.

Diharapkan, KAD tersebut dapat menekan laju inflasi sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Kota Medan.

Usai penandatangan, Bobby Nasution beserta rombongan selanjutnya meninjau sentra cabai di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Limapuluh Pesisir. Kehadiran Bobby disambut hangat para petani di sana, bahkan kegiatan juga dirangkai dengan diskusi bersama warga. Kegiatan juga dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta menyerahkan mesin pembuatan pupuk organik cair.

Dikatakan Bobby, KAD yang dilakukan itu sebagai langkah untuk mengendalikan inflasi serta menjaga kestabilan harga bahan pokok (bapok) cabai.

“Selain itu, lewat KAD ini, harapan dan tujuan kita adalah memberikan kepastian harga bagi para petani dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” ucap Bobby didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah yang turut serta dalam kesempatan tersebut.

Bobby Nasution menjelaskan, dengan adanya PKS tersebut, nantinya cabai hasil produksi Kelompok Tani Makmur akan dibeli oleh PUD Pasar Medan yang berkolaborasi dengan PT Pilar Grup Indonesia. Dalam satu minggu, pembelian dilakukan sebanyak 10 ton dengan harga beli Rp25 ribu/kg secara flat.

“Jadi apabila harga cabai turun, PUD Pasar Medan akan membeli seharga Rp25 ribu perkilo. Cuma kalau nanti harga cabai ada kenaikan, jangan pula dijual ke daerah lain,” ujar Bobby.

Dilanjutkan Bobby, Kota Medan bukanlah daerah produksi pertanian. Oleh sebab itu untuk memenuhi kebutuhan pangan, Kota Medan mendapat pasokan dari daerah lain di Sumut dan luar Sumut yang memang menjadi kawasan produksi pertanian.

“Semoga kerja sama ini semakin baik kedepannya. Petani dapat kepastian harga dan Kota Medan terjaga pasokannya,” pungkas Bobby.

Untuk itu, Bobby memastikan bahwa kedepannya KAD akan terus ditingkatkan. Artinya, Pemko Medan bisa membantu biaya produksi petani ataupun kelompok tani yang telah bermitra atau menjadi partner Pemko Medan.

“Kami berharap, KAD ini menjadi sarana bagi kita untuk lebih mempererat kolaborasi, sekaligus saling membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Batubara H Zahir, menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga atas kehadiran Bobby Nasution di Kabupaten Batubara, khususnya Desa Lubuk Cuik. Zahir berharap, KAD yang digagas Bobby Nasution mampu menjawab keresahan kelompok tani cabai mengenai kepastian harga.

Kemudian, Zahir menilai bahwa KAD yang telah digagas Pemko Medan dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan dan pengendalian inflasi dengan beberapa daerah, dinilai patut untuk dijadikan role model (panutan) bagi daerah lain.

Zahir berharap, KAD yang digagas Bobby Nasution mampu menjawab kerasahan kelompok tani cabai mengenai kepastian harga.

Di tempat yang sama, hal senada disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Doddy Zulverdi sangat mengapresiasi KAD yang dilakukan Pemko Medan dan Pemkab Batubara. Karena KAD ini merupakan langkah yang baik dalam mengatasi kestabilan harga pangan yakni dengan pendekatan dari hulu hingga sampai ke masyarakat. Doddy berharap agar kerja sama yang telah dilakukan ini dapat dijaga komitmennya.

“Ketika saya mempresentasikan di kantor pusat Bank Indonesia mengenai KAD yang dilakukan Pemko Medan dengan Pemkab Dairi dalam penyediaan cabai beberapa waktu lalu, dipandang sebagai kerja sama yang baik sekali. Bahkan KAD seperti ini patut menjadi role model (panutan) bagi daerah lain,” tandasnya.
(map/azw)

Serapan Gabah dan Beras Bulog Masih Rendah, Ini Penyebabnya

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Musim panen raya padi sudah mencapai puncaknya pada tahun ini. Akan tetapi, Perusahaan Umum (Perum) Bulog belum mampu memperbesar cadangan beras pemerintah (CBP) sesuai target yang ditentukan. Hingga 15 April 2023, stok beras di Bulog hanya 280 ribu ton, jauh dari stok ideal sebesar 1,2 hingga 1,5 juta ton.

Tahun ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Bulog untuk menyerap 2,4 juta ton beras. Dari jumlah itu, 70% diharapkan diserap ketika musim panen raya Februari-Mei. Di akhir tahun, Bulog diharapkan memiliki stok akhir 1,2 juta ton beras. Dari awal tahun 2023 hingga saat ini, Bulog baru bisa menyerap 222 ribu ton beras. Dari jumlah itu, 128 ribu ton beras di antaranya diserap pada setengah Bulan April.

Kepala Divisi Pengadaan Pangan Lain Bulog, Yayat Hidayat Fatahilah, mengatakan tren penyerapan Bulog meningkat akhir-akhir ini. Itu tecermin dari penyerapan harian yang bisa mencapai 8.000-9.000 ton beras. Akan tetapi, jelas Yayat, penyerapan tetap menghadapi tantangan akibat harga gabah dan beras di pasar yang tinggi.

Kecenderungan harga gabah dan beras di atas harga pembelian pemerintah (HPP) sudah terjadi sejak 2006. Harga, jelas Yayat, akan mendekati HPP menjelang puncak panen raya. “Di daerah yang produksinya banyak seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur, ada yang harganya sama dengan HPP atau di bawah HPP sehingga kami bisa menyerap,” kata Yayat dalam Alinea Forum bertajuk “Memperkuat CBP dari Pengadaan Dalam Negeri”, Senin (17/4).

Harga gabah setelah memasuki panen raya Maret-April ini bergerak turun. Dari kisaran Rp5.800 per kilogram (kg) menjadi Rp5.200 per kg. Meskipun menurun, kata Yayat, harga ini masih di atas HPP untuk pembelian Bulog, yaitu Rp5.000 per kg. Ketika musim panen raya lewat, harga gabah diperkirakan akan lebih tinggi lagi.

Selain harga, kata Yayat, pengadaan CBP terkendala oleh musim panen raya yang bersamaan dengan musim hujan. Ini membuat kualitas gabah kurang baik. Gabah yang bisa diserap sesuai kriteria HPP harus mengandung kadar air maksimum 25% dan kadar hampa maksium 10%. Kualitas gabah kurang baik karena petani tidak memiliki fasilitas pengeringan.

Bulog juga sulit membeli gabah langsung dari petani. Sebab, urai Yayat, banyak petani di daerah yang menerima uang muka dari pihak swasta dengan sistem ijon dan tebasan. Gabah petani disetor ke mereka. Meski demikian, kata Yayat, Bulog dengan jejaring kantor wilayah di berbagai daerah akan berupaya mengoptimalkan penyerapan dari dalam negeri.

Penyebab Harga Tinggi

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan Bulog sebetulnya punya pilihan membeli gabah dengan skema komersial. Akan tetapi, kata dia, langkah tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar harga gabah dan beras di pasar tidak semakin tinggi. “Ini tentu tidak kita kehendaki,” kata dia.

Tingginya harga gabah saat ini, urai Ketut, tidak lepas dari surplus yang tidak besar. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Bapanas, surplus sepanjang tahun ini diproyeksikan hanya sekitar 1,38 juta ton, sedikit lebih tinggi dari surplus tahun lalu: 1,34 juta ton. Namun, surplus jauh lebih kecil jika dibandingkan tahun 2018: 4,7 juta ton. Angka surplus ini hanya menghitung perkiraan produksi dikurangi konsumsi.

Untuk memastikan Bulog kompetitif di pasar, kata Ketut, Bapanas telah menaikkan HPP. Selain gabah, HPP beras di gudang Bulog juga dinaikan dari Rp8.300 per kg menjadi Rp9.950 per kg. Penyerapan belum juga besar, kata Ketut, karena ada sejumlah faktor.

Pertama, kata Ketut, sebagian besar penggilingan tak memiliki stok saat panen 2023. Di sisi lain, mereka harus tetap melayani jejaring distribusi. “Bisa dibilang mereka sebagai price maker. Tapi itu untuk menjaga operasional penggilingan tetap berjalan dan pelayanan terhadap jejaring distribusi tetap terlayani,” kata Ketut.

Kedua, sebagian stok padi disimpan para rumah tangga petani atau produsen. Di Lombok, kata Ketut, 30% produksi gabah disimpan petani. Sementara di Bangli, Bali, 40% gabah dikonsumsi sendiri oleh petani. “Petani tidak menjual 100% produksi mereka,” kata dia.

Faktor ketiga, prognosis neraca beras nasional yang surplus 1,38 juta ton oleh Bapanas belum memasukkan kebutuhan cadangan pangan. Kalau kebutuhan cadangan beras nasional diperhitungkan, kata Ketut, produksi tahunan masih kurang walaupun ada carry over. Namun, diakui Ketut, produksi beras tiap tahun masih surplus setelah dikurangi konsumsi.

Terakhir, urai Ketut, jumlah impor beras khusus menurun. Ia menyebut beras Jasmine yang selama ini diimpor ternyata bisa diganti dari produksi domestik. Memang ini belum jelas benar. Akan tetapi, kata dia, penurunan impor itu juga berpengaruh pada pasokan beras.

Tantangan lain adalah perintah Presiden Joko Widodo yang meminta Bapanas memperpanjang penyaluran bantuan sosial (bansos) beras 10 kg untuk 21,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dari Juni hingga Agustus. Ini merupakan kelanjutan dari penugasan penyaluran bansos beras kepada Bulog selama tiga bulan, Maret-Mei, yang telah dimulai bulan lalu.

“Ini juga menambah tantangan kita untuk penyediaan cadangan pangan, khususnya beras. Untuk itu, saya mengimbau mari bersama-sama mendorong suplai beras ke Bulog. Bagaimana Bulog berstrategi agar serapan dalam negeri bisa dioptimalkan,” tutur dia.

Guna menyeimbangkan stok beras, Ketut merekomendasikan pola jungkat-jungkit. Maksudnya, keran impor kepada Bulog yang tahun ini dialokasikan 2 juta ton beras akan ditutup ketika pemenuhan cadangan beras dalam negeri mulai membaik. Sebaliknya, apabila cadangan belum terpenuhi, keran impor tetap dibuka sehingga stok beras seimbang.

“Saat ini, cadangan pangan harus kita penuhi terlebih dahulu. Impor 500 ribu ton harus segera datang. Itu poin pentingnya, sehingga ada beras untuk mengintervensi, memberi bantuan, menjaga stabilisasi harga bisa dilakukan oleh Bulog. Kalau tidak, ini juga akan menghambat program pemerintah dalam hal bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan juga akan menghambat dalam rangka stabilisasi harga di pasar,” kata Ketut.

Optimalisasi penyerapan

Sementara, Koordinator Padi Irigasi dan Rawa Direktorat Serealia Kementerian Pertanian (Kementan), Rachmat, mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan produksi padi lewat dua langkah, yakni peningkatan produktivitas dan perluasan luas tanam/panen.

Peningkatan produktivitas, antara lain dilakukan dengan penggunaan benih varietas unggul dan inovasi teknologi. Sementara untuk perluasan areal tanam dilakukan dengan tumpang sari, pemanfaatan peremajaan hingga penggunaan lahan bekas tambang. Kementan juga mempercepat masa tanam kedua untuk antisipasi kemarai panjang atau El Nino.

Mengenai potensi luas panen, urai Rachmat, dari Januari sampai Mei 2023 diperkirakan mencapai 5,12 juta hektare. Dari luas panen itu bisa diproduksi gabah kering 26,88 juta ton yang setara 15,48 juta ton beras. Dari lokasi-lokasi panen yang terdata di BPS, kata Rachmat, diharapkan Bapanas dan Bulog dapat berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Untuk kemudian bisa memetakan lebih detail lokasi-lokasi yang terjadi panen, dan kita harapkan di lokasi-lokasi inilah Bapanas dan Bulog bisa mengoptimalkan penyerapan gabah di musim panen raya untuk jadi cadangan beras pemerintah,” ujar dia.

Rachmat menjelaskan, seperti tahun-tahun sebelumnya produksi beras berfkultuasi. Ada bulan-bulan surplus dan bulan-bulan defisit. Fluktuasi mengikuti siklus tanam komoditas. Akan tetapi, kata dia, surplus panen bulanan tiga bulan pada tahun lalu mampu memenuhi kebutuhan pangan satu tahun dan mengatasi defisit.

“Begitu juga di 2023, surplus di tiga bulan pertama, yakni Februari hingga April, akan mampu mengatasi defisit di bulan-bulan berikutnya. Sehingga harapan kami adalah tata kelola terkait serapan gabah (di saat surplus) itu bisa dioptimalkan di puncak panen raya ini,” kata Rachmat. (adz)

Personalised Treatment Ampuh Obati Penyakit Jantung

BACA BUKU: Pendiri Yayasan Gracia Ecolab Garden, Herawaty membaca buku.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyakit jantung sampai saat ini masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Tapi tak perlu khawatir!. Berkat kemajuan teknologi medis saat ini, penyakit mematikan itu dapat diatasi dengan teknik pengobatan yang dipersonalisasikan atau penyembuhan alternatif dengan DNA pasien.

Metode pengobatan personalisasi (personalised treatment) dipercayai banyak orang ampuh untuk mengatasi berbagai penyakit berat. Termasuk penyakit jantung. Dengan tingkat kesembuhan yang cukup menggembirakan.

Demikian disampaikan oleh pendiri Yayasan Gracia Ecolab Garden, Herawaty saat ditemui di kantornya, Jalan Taman Polonia V No. 2 A Medan, baru baru inin

Pengobatan pribadi atau dipersonalisasi adalah merupakan praktik pengobatan yang menggunakan profil genetika pasien. Atau singkatnya, memasukan DNA pasien ke dalam sel sebagai obat, untuk memperbaiki efek gen yang bermutasi dalam tubuh. Bekerja langsung dengan presisi untuk memperbaiki mutasi dan selanjutnya mengobati penyakit.

Banyak pasien jantung memilih teknik pengobatan jenis ini. Karena mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pasien. Tanpa harus melakukan operasi seperti yang dilakukan oleh teknik pengobatan konvesional pada umumnya.

Meskipun merogoh biaya relatif mahal, namun akurasi teknik pengobatan jenis tersebut cukup memuaskan. “Hanya saja pasien harus mencari dokter yang benar benar ahli di bidangnya supaya dapat mencapai hasil memuaskan sesuai dinginkan,” ujar Herawaty yang akrab disapa Akiew tersebut.

Sepengetahuannya, banyak dokter yang telah menerapkan teknik pengobatan yang dipersonalisasikan. Diantaranya adalah dokter asal Singapura, Hakim Master Prof Adam Abdul Gafoor.

Kemampuan Prof Adam Abdul Gafoor dalam menangani berbagai penyakit berat telah teruji dan diakui oleh kalangan masyarakat internasional. Banyak pasien menggantungkan harapannya terhadap keahilan dokter yang banyak menyabet gelar kedokteran internasional tersebut.

“Teknik pengobatannya sesuai dengan kebutuhan ilmu kedokteran masa kini. Yang memanfaatkan ilmu biologi sistem dan teknologi informasi untuk meningkatkan kesehatan daripada hanya mengobati penyakit,” jelas Akiew.

Dikutip dari keterangan Prof Adam Abdul Gafoor melalui pesan singkatnya menjelaskan, kalau teknik pengobatanya lebih kepada mengatasi akar penyebab penyakit, memperbaiki gangguan dan memulihkan kembali keadaan melalui Pengobatan Integratif Pribadi, Pengobatan Berbasis Informasi, Pengobatan Regeneratif & Pemrograman Ulang Sel.

Proses pengobatannya bisa dimulai dari mencabut beberapa helai spesimen akar rambut pasien jantung untuk diteliti pada tingkat molekuler guna mencari penyebab pasien sakit. Kemudian melengkapi kode/informasi agar tubuh dapat membaca informasi dan menentukan protein seperti apa yang diinginkan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri.

Setelah itu dilakukan pengeditan DNA alami agar informasi biologis diri pasien dapat menemukan untaian DNA yang rusak. Lalu enzim akan memotong DNA yang rusak dan menggantikannya dengan salinan DNA yang sehat.

Dari rangkaian proses penelitian itulah kemudian disatukan menjadi racikan obat yang sudah dipersonalisasikan, berisikan informasi dan mineral biologis pasien. Obat ini bisa berbentuk cair atau tablet. Tidak ada efek samping dan tanpa bahan kimia maupun obatan sejenis lainnya.

Dalam masa perawatan, pasien diharuskan mengikuti 12 kali pertemuan untuk mendapatkan tetes obat yang dipersonalisasikan. Setiap pasien baru harus datang ke klinik. Dan seterusnya, jika pasien berhalangan hadir dapat mengutus perwakilannya datang ke Singapura. Dengan membawa spesimen akar rambut pasien yang sudah dicabut menggunakan sarung tangan lalu dikemas rapi dan menjaga kebersihannya.

Selanjutnya, pasien juga dapat berkonsultasi dengan Prof Adam Abdul Gafoor secara online melalui panggilan video atau panggilan telepon yang akan disambungkan oleh asistennya. “Metode pengobatan saya mendengarkan kebutuhan tubuh pasien dan menyesuaikan perawatan sebagai respons terhadap apa yang dikatakan tubuh Anda,” tulis Prof Adam Abdul Gafoor.

Kembali Akiew menambahkan, teknik pengobatan Prof Adam Abdul Gafoor juga ampuh mengobati penyakit berat lainnya. Hal itu dibuktikanya setelah merasakan keampuhan obat personalisasi karya Prof Adam yang berangsur angsur memulihkan pendarahan di retina matanya yang terancam buta.

“Ada sebelas botol obat berbentuk cairan yang harus saya konsumsi, tapi masih minum obat botol ke empat, banyak perubahan yang saya rasakan. Mata saya perlahan-lahan mulai terang tidak kabur lagi. Bahkan pengaruh dari obat tersebut berdampak kepada wajah saya terlihat sedikit muda,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Akiew berharap, para penderita penyakit berat jangan pernah putus asa. Tetaplah semangat untuk terus berusaha. Yayasan Gracia Ecolab Garden siap memberikan konseling terkait kesehatan, pendidikan, dan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan. (dek/ila)