Home Blog Page 1597

Masuk Program SMILE Asian Agri, Petani Sawit pun Tersenyum

Foto: Humas Asian Agri Ketua Koperasi Tebing Tinggi Pangkatan Sejahtera (KTTPS) Desa Tebing Tinggi Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Khairul Anam

RANTAUPRAPAT, SUMUTPOS – Sejak bermitra dengan perusahaan perkebunan sawit Asian Agri, para anggota KTTPS (Koperasi Tebing Tinggi Pangkatan Sejahtera) merasakan banyak manfaat. Di SMILE, petani diajari melakukan budidaya kelapa sawit secara ramah lingkungan, sesuai standar internasional. Juga membantu petani swadaya mendapat sertifikasi RSPO.

Ketua Koperasi Tebing Tinggi Pangkatan Sejahtera (KTTPS) Desa Tebing Tinggi Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Khairul Anam, kepada awak media Rabu (12 April 2023) bercerita kenapa tertarik ikut bergabung dalam program kemitraan petani swadaya bersama Asian Agri.

Kata dia, awal dirinya mengenal dunia perkebunan kelapa sawit pada tahun 2014, saat memperoleh warisan kebun dari orangtuanya.

Sebelumnya, pria kelahiran tahun 1983 ini tak menyangka harus melanjutkan bisnis kecil-kecilan kebun orangtuanya di kampung Desa Tebing Tinggi. Meski tidak memiliki pemahaman dan pengalaman di bidang kebun sawit, mau tidak mau kebun itu harus dipeliharanya, karena berkat sawit keluarganya bisa bertahan hidup.

Pengalamannya sebagai pendidik alias guru di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Labuhanbatu, membuat Anam sapaan akrabnya, dapat dengan mudah menyesuaikan diri memperoleh berbagai informasi dan ilmu perkebunan kelapa sawit.

Bila memiliki waktu luang, ia pun mencoba merawat kebun warisan orang tuanya dengan ala kadarnya. Seperti perawatan dan pemupukan ala kadarnya, yang terpenting sawit tersebut tetap tumbuh berbuah. Pemikiran seperti inilah yang awalnya dipahami oleh Anam, dan banyak petani era 80-90 an di seputaran wilayah tempat tinggalnya di Kabupaten Labuhanbatu.

Seiring dengan berjalannya waktu, Anam memperoleh informasi adanya program petani swadaya yang digaungkan perusahaan Asian Agri. Dengan tawaran beragam manfaat, seperti pembinaan, pelatihan hingga sampai dengan pembelian tandan buah segar (TBS) milik petani sawit.

Peluang itu langsung disambut Khairul Anam. Ketertarikan ikut program petani swadaya mitra binaan Asian Agri bukan hanya dirinya saja yang mau, juga beberapa petani-petani Desa Tebing Tinggi.

Pada Juli 2018, sejumlah petani sawit Desa Tebing Tinggi yang tergabung didalam Badan Usaha Milik Desa Tebing Tinggi Pangkatan Sejahtera (BUMDES TTPS) bergabung menjadi mitra petani swadaya Asian Agri. Selanjutnya di tahun 2021 BUMDES TTPS berubah bentuk menjadi Koperasi Tebing Tinggi Pangkatan Sejahtera yang disingkat dengan KTTPS yang beralamat di Desa Tebing Tinggi, Kec. Pangkatan, Kab. Labuhanbatu. Khairul Anam ditunjuk sebagai ketua koperasi tersebut.

Manfaat program kemitraan swadaya Asian Agri sangat dirasakan para petani KTTPS. Melalui pendampingan secara keberlanjutan, Asian Agri menyediakan beragam pelatihan, teknis budidaya kelapa sawit, penguatan kelompok, alternative income, perbaikan fasilitas jalan, analisa daun, pupuk, akses pasar dlsbnya.

“Ragam kegiatan pelatihan ini, berhasil menghantarkan petani kami meningkatkan produksi kebunnya. Sebelumnya hasil yang kami dapatkan perbulan rata-rata hanya 1 ton perha. Namun dengan adanya kemitraan, maka hasil kebun kami rata rata naik 100% dengan pencapaian produksi 2 ton per ha, bahkan ada yang 3 ton per hektare per bulan,” sebut Anam.

Selain itu, beliau juga menjelaskan bahwa pada 2020, Asian Agri juga membimbing KTTPS untuk ikut dalam Program SMILE (Smallholder Inclusion for Better Livelihood & Empowerment).

“Awalnya kami tidak paham apa itu Program SMILE. Namun karena yang memperkenalkan kepada kami adalah Asian Agri yang terbukti sudah berhasil meningkatkan produksi kebun kami, maka ketika pada 28 Oktober 2020, kami (petani) diikutsertakan dalam Program SMILE, maka kami sambut baik. Di SMILE ini kami lebih diajari agar melakukan budidaya kelapa sawit secara ramah lingkungan, sesuai standar internasional. Dalam program SMILE, Asian Agri bersama Apical dan perusahaan mitra hilirnya membantu petani swadaya untuk mendapat sertifikasi RSPO,” beber Anam.

Ia mewakili KTTPS mengaku, cukup banyak hal-hal yang harus dilakukan agar bisa lulus audit sertifikasi RSPO. Mulai dari kelengkapan administrasi, kelengkapan patok batas, peta, perawatan / penyemprotan dan lainnya yang harus dilakukan secara ramah lingkungan. Namun semua hal itu tetap dalam pengawasan dan tuntunan dari Asian Agri.

Usaha dan kerja keras yang dilakukan petani KTTPS berbuah hasil. “Akhirnya di bulan April 2022, kami lulus sertifikasi RSPO atas areal 685,33 Ha yang dimiliki oleh 239 orang anggota koperasi kami,” ucapnya.

Sejak memperoleh sertifikasi RSPO banyak lagi manfaat yang didapat oleh petani-petani. “Dan pada September 2022, kami sudah bisa menikmati penghasilan tambahan dari Premium Sharing RSPO,” sebut warga Dusun Baru Lima Desa Tebing Tinggi Pangkatan ini.

Ayah tiga anak ini menambahkan, dana tersebut akan kami gunakan untuk kesejahteraan anggota, untuk operasional koperasi, pengembangan bisnis koperasi guna alternative income bagi petani ke depannya sebagaimana yang sudah kami sepakati bersama di RAT koperasi.

“Harapan saya ke depannya, agar kemitraan ini terus berkelanjutan untuk kemajuan bersama. Dan, KTTS dapat lebih berkembang. Sehingga keberadaan kami bisa mensejahterakan anggota kami, serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” ujarnya.

 

Program SMILE

Sebagai bagian dari mitra swadaya Asian Agri, maka perusahaan berupaya memberikan yang terbaik bagi KTTPS. Salah satunya dengan mengikut sertakan KTTPS dalam Program SMILE. Program SMILE adalah program yang diinisiasi oleh Asian Agri, Apical bersama perusahaan mitra hilirnya untuk membantu petani swadaya mendapatkan sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Program SMILE merupakan sebuah langkah nyata perusahaan untuk petani, agar bisa bersaing di pasar internasional, ditengah gencarnya permintaan akan minyak sawit berkelanjutan.

“Program SMILE merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Asian Agri 2030 yakni pilar 1 kemitraan dengan petani, yang salah satu targetnya yakni 5.000 petani swadaya mendapatkan sertifikat RSPO,” ujar Head of Partnership Asian Agri, Rudy Rismanto.

Lebih lanjut, Rudy menjelaskan bahwa di tahun 2022, Program SMILE telah berhasil mengaudit dan mensertifikasi total 390 petani swadaya yang terdiri dari 239 petani berasal dari Sumatera Utara dan 151 petani berasal dari Jambi.

“Kesuskesan KTTPS juga telah menjadi daya tarik bagi petani lainnya, dimana saat ini (2023) sudah ada 4 kelompok tani / assosiasi / koperasi di Sumatera Utara yang beranggotakan 1.575 petani dengan luas areal +/- 3.783 Ha dalam proses administrasi untuk bergabung dengan Program SMILE,” imbuh Rudy.

Pencapaian ini merupakan salah satu bukti wujud komitmen perusahaan dalam mempromosikan praktik perkebunan berkelanjutan dan bertanggung jawab kepada para petani swadaya mitra Asian Agri. (rel)

 

Fiesta Luncurkan Sosis Ready To Go

PRODUK BARU: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Food Division (Fiesta) meluncurkan produk baru sosis Fiesta Ready To Go.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Food Division semakin agresif dalam melakukan inovasi produknya. Setelah sukses meluncurkan Fiesta Crispy Series di akhir tahun lalu, kali ini produk Fiesta Ready To Go pun siap meramaikan pasar.

Produk terbaru sosis siap makan Fiesta Ready To Go ini secara resmi mulai diperkenalkan di pasar pada 1 April 2023 yang lalu . Masyarakat bisa mendapatkannya di toko Prima Fresh Mart, Alfamidi, Alfamart, Hypermart, Lion Superindo , mini market lainnya khusus toko Indomaret baru hari ini sudah menjual Sosis To Go atau Sosis Ready To Go

AVP Marketing PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Food Division, Gun Affandy mengatakan, produk Fiesta Ready To Go ini hadir dalam varian rasa original sausage. Fiesta Ready To Go diproduksi dengan bahan baku pilihan dan bersertifikasi HALAL, bahkan telah resmi mengantongi ijin edar dari BPOM.

“Produk terbaru Fiesta Ready To Go ini merupakan sosis siap makan karena sudah matang. Produk ini terbuat dari daging ayam dan daging sapi pilihan, dengan bumbu khas dari rempah-rempah pilihan,” kata Gun, jumat (14/4/2023).

Gun Affandy menambahkan, untuk mempersiapkan pasar masa depan, dan Indonesia yang lebih maju, Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Food Division mulai serius dan terus berpikir maju untuk menggarap produk Ready To Go. Apalagi seiring berjalannya waktu, masyarakat kini lebih memilih makanan yang praktis siap santap.

“Tren makanan sekarang siap santap. Pabrik kita sudah berpengalaman dan telah memproduksi berbagai jenis makanan olahan siap saji dari daging ayam dan sapi, baik berupa sosis, nugget, serta berbagai varian lainnya,” ucap Gun.

Menurutnya, Fiesta Ready To Go diproduksi dengan metode khusus, sehingga sosis aman disimpan hanya dalam suhu dingin lemari es selama 6 bulan. Adapun Fiesta Ready To Go Original Sausage memiliki rasa yang sangat lezat dan tekstur sosis yang juicy, sehingga cocok untuk dikonsumsi siapapun.

“Bahkan, produk baru ini tidak hanya untuk konsumen orang dewasa, tetapi mulai dari anak, remaja, hinga orang tua sekalipun. Fiesta Ready To Go siap dinikmati kapan saja tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Produk sosis dapat dimakan dalam keadaan dingin langsung dari chiller,” ungkapnya.

Gun Affandy optimis, dengan bisnis produk makanan Ready To Go, Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Food Division memiliki banyak produk makanan yang sudah dipercaya dan dikonsumsi masyarakat Indonesia. (rel/sih)

Imbauan BPKN kepada Pedagang saat Sidak Pusat Pasar, Harga Daging Maksimal Rp100 Ribu

SIDAK: Unsur BPKN saat menggelar sidak ke Pusat Pasar Kota Medan, Kamis (13/4).Bagus Syahputra/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) langsung melakukan peninjauan ke sejumlah pasar tradisional di Kota Medan, Kamis (13/4) lalu. Hal ini untuk memastikan harga-harga bahan pokok stabil menjelang Lebaran.

Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pusat Pasar Kota Medan tersebut, dipimpin langsung Anggota Komisioner BPKN, Heru Sutadi, didampingi anggota lainnya Vivien Goh, dan jajaran, serta Kepala Disperindag Kota Medan.

“Dari pantauan kami, dapat dilihat dari sisi fluktuasi harga, tidak ada kenaikan yang signifikan. Justru kami lihat, ada sedikit penurunan pada harga cabai dan ikan. Untuk tanaman hortikultura, seperti bawang, harganya masih stabil dan tidak mengalami kenaikan,” ungkap Heru.

Sementara itu, Vivien juga menyampaikan, dari sidak yang dilakukan pihaknya, terlihat n penurunan daya beli di pasar modern dan tradisional. Selain itu, ditemukan beberapa produk di antaranya mengalami kemasan kaleng penyok, sehingga produk tersebut ditarik dari pasaran. Dan ada imbauan untuk penempatan bahan makanan mengandung babi harus disatukan di zona khusus non-halal.

“Pangan olahan curah juga harus diberi label dan tanggal kedaluwarsa, sehingga konsumen mendapatkan informasi yang benar dan jelas. Dan pada H -8 Lebaran ini, terlihat ada penurunan daya beli di pasar tradisional maupun modern,” tutur Vivien lagi.

Menurut Vivien, para pedagang pun mengeluhkan sepinya pembeli menjelang Lebaran ini. Dengan adanya beberapa barang yang stoknya masih banyak, menyebabkan harganya menjadi stabil.

“Untuk stok daging selama Lebaran, kami sudah koordinasikan dengan Fachri (Kabid Perdagangan). Mereka sudah berkomitmen akan memastikan kepada vendor dan pedagang agar tidak menaikkan harga daging secara berlebihan. Dan harga Rp100.000 per kilogram itu sudah harga maksimal,” jelasnya.

Vivien pun berpesan kepada masyarakat, untuk dapat berhati-hati dalam mengatur anggaran keuangannya pada bulan puasa dan menjelang Lebaran. (gus/saz)

Antisipasi Kenaikan Harga, Pasar Murah Digelar Hingga Akhir Ramadhan

Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan memastikan ketersediaan stok bahan pangan dan kestabilan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Guna memastikan hal itu, Pemko Medan telah menggelar pasar murah pada sejumlah titik di Kota Medan sejak awal Ramadan.

Hal itu diungkapkan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Nurul Iman, jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (13/4) lalu.

“Pemko Medan telah membuka pasar murah sejak awal Ramadan. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah ini, terdapat beberapa pedagang yang akan menaikkan harga, khususnya sembako dan bahan pangan,” ungkap Wiriya.

Wiriya pun mengatakan, dengan adanya pasar murah, warga Kota Medan diminta agar tidak panik dan khawatir.

“Sebab, pasar murah Pemko Medan yang dibuat sejak awal Ramadan akan terus berlangsung sampai akhir (Ramadan). Ini (pasar murah) merupakan upaya untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga di seluruh kelurahan,” jelasnya.

Selain membangun jembatan hati dan mempererat tali silaturahim dengan masyarakat, kedatangan Tim Safari Ramadan juga untuk menyampaikan program Pemko Medan. Selanjutnya, Wiriya juga tidak lupa mengajak seluruh warga untuk ikut berpartisipasi dalam melawan kejahatan narkoba. Sebab, peran serta warga dibutuhkan dalam memberantas narkoba.

“Melawan kejahatan narkoba dapat dimulai dari keluarga. Artinya, mari kita jaga keluarga agar tidak terjerumus dalam kejahatan narkoba. Mari kita bersama-sama memberantas kejahatan narkoba. Kita lawan dan lindungi generasi muda dari narkoba,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua BKM Nurul Iman, Syafi’i Sinaga mengatakan, kedatangan Tim Safari Ramadan Pemko Medan sangat ditunggu warga sekitar, karena membawa keberkahan, tak hanya bagi jamaah dan masyarakat, tapi juga Masjid Nurul Iman.

“Bantuan yang diberikan Pemko Medan dapat dipergunakan untuk kemakmuran Masjid Nurul Iman. Apalagi masjid saat ini tengah direnovasi,” bebernya.

Syafi’i juga menyampaikan apa yang menjadi keluhan warga, khususnya jamaah Masjid Nurul Iman. Yakni terkait banjir yang kerap menggenangi halaman masjid setiap kali hujan deras turun.

“Selain itu, kami berharap agar trotoar atau median jalan di pintu masuk masjid dapat diperbaiki, untuk kenyamanan dan keselamatan jamaah yang akan menyebrang menuju masjid,” harapnya.

Dalam Safari Ramadan ini, Wiriya memberikan bantuan dari Pemko Medan sebesar Rp50 juta, yang diterima Ketua BKM Nurul Iman. Selain itu, ada penyerahan paket sembako senilai Rp10 juta, akta pendirian koperasi masjid, serta menyantuni anak yatim. (map/saz)

Warga Ngadu ke Bobby Banyak Masalah di Tegal Sari Mandala 2

BANTUAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memberikan bantuan kepada para anak yatim piatu di Masjid Al Munawwarah, Kamis (13/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kelurahan Tegal Sari Mandala 2, Kecamatan Medan Denai, menyampaikan berbagai keluhan kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution. Hal itu terjadi saat Bobby berkunjung ke Masjid Al Munawwarah di Jalan Tangguk Bongkar 10, pada gelaran Safari Ramadan, Kamis (13/4) sore.

Adapun berbagai hal yang dikeluhkan warga, mulai dari masalah banjir, bantuan sekolah, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan-bantuan sosial, hingga pelayanan kesehatan.

Seperti halnya yang disampaikan Zuraidah yang mengaku kepada Bobby, memiliki tetangga yang punya 2 anak dalam kondisi gangguan jiwa.

“Tolonglah Pak Wali, tetangga kami punya 2 anak, dua-duanya dalam gangguan jiwa. Kasihan Pak,” ungkap Zuraidah.

Selain Zuraidah, wanita parobaya bernama Upik, menyampaikan keluhannya terkait banjir di kawasan tempat tinggalnya, Gang Tengah, yang berada tak jauh dari lokasi masjid.

“Hujan sedikit saja sudah hujan n Pak Wali. Gak tau ke mana aliran airnya. Tolong ya Pak. Kapan lagi kami bisa mengadu seperti ini?” tuturnya.

Sementara itu, warga lainnya, Zunaidi mengadukan tentang kondisi ibunya yang sudah sakit selama 3 bulan, namun belum tersentuh pengobatan.

“Pak Wali, ibu saya sakit sudah 3 bulan. Bantu kami Pak,” harapnya.

Usai mendengar semua keluhan tersebut, Bobby pun langsung meminta pihak kewilayahan untuk mendata warga mana saja yang menyampaikan keluhan terkait banjir.

“Coba didata, nanti dikoordinasikan ke perangkat daerah terkait. Ibu-ibu sabar ya,” imbaunya.

Terkait warga yang mengalami gangguan jiwa, dia langsung meminta perangkat daerah terkait untuk segera menyikapinya.

“Mereka (2 anak gangguan jiwa) segera dibawa ke rumah sakit Pak Wali,” jelas Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga memberikan bantuan secara pribadi untuk mendukung sarana dan prasarana masjid, seperti sajadah dan pendingin ruangan.

“Kebetulan saya juga bawa para kepala dinas ini bapak dan ibu. Nanti insya Allah mereka juga akan bantu,” pungkasnya. (map/saz)

Gubernur Sumut Minta Pemuda Melayu Harus Kreatif

AUDIENSI: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, saat menerima audiensi Majelis Pengurus Besar Persaudaraan Pemuda Melayu Indonesia (MPB PPMI) Sumut di Aula Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Jumat (14/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, meminta kepada seluruh generasi muda Melayu yang ada di Sumut, untuk bisa lebih kreatif. Jangan hanya melakukan kegiatan seremonial. Hal itu disampikannya saat menerima audiensi Majelis Pengurus Besar Persaudaraan Pemuda Melayu Indonesia (MPB PPMI) Sumut di Aula Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Jumat (14/4).

Rombongan MPB PPMI terdiri dari Ketua Yan Abdullah, Sekretaris Umum Ismail Usman, Bendara Umum Dedy Arif, Ketua Litbang Zulkifli, Ketua Komunitas Wanita Melayu Indonesia (KWMI) Sumut Cici Andriani selaku sayap Ormas PPMI, dan Ketua Majelis Pengurus Daerah (MPD) PPMI Batubara Ratna Dewi, serta anggota lainnya.

Edy pun menyambut dengan hangat sekaligus memberikan harapan terhadap PPMI Sumut, agar menjadi pioneer untuk menghimpun dan menyatukan seluruh potensi masyarakat. Pemuda Melayu yang ada di kawasan Pesisir Pantai Timur Sumut diharapkan agar bersatu dalam menjaga Sumut bermartabat.

Menurut Edy, persatuan dengan dilandasi Persaudaraan, sangat perlu dilakukan untuk mendorong kemajuan etnis Melayu di Sumut, yang sekarang hampir punah, akibat terpecahnya etnis Melayu yang mementingkan kelompoknya sendiri. Sehingga berdampak pada masyarakat, perdamaian, dan persamaan hak etnis Melayu.

Untuk itu, Edy yang didampingi Kabiro Umum Setdaprov Sumut Deddy Harahap, dan Kabiro Prekonomian Setdaprov Sumut Nasrindo Sirait, meminta kepada PPMI Sumut, agar mengangkat kembali akar budaya Melayu yang sangat kaya akan nilai-nilai adat, adab, serta perilaku yang saat ini sudah mulai pupus di tengah masyarakat luas, agar tak hilang ditelan zaman.

“Sebab kalau masyarakatnya sudah maju dalam bidang pendidikan, sosial, dan prekonomian, maka saya yakin pembangunan ekonomi dan sumber daya manusia di kawasan pesisir juga akan maju. Maka akan selaras pula yang lain mengikutinya,” tegas Edy.

Apalagi, lanujut Edy, masyarakat Melayu memiliki nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal yang potensial untuk diterapkan dalam memajukan satu daerah. Puak Melayu selalu menjunjung tinggi toleransi, tenggang rasa, saling menghargai, dan selalu bekerja keras, merupakan hal yang diperlukan dalam membangun kawasan di Sumut.

“Makanya, lakukanlah hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat luas, dan jangan hanya kegiatan seremonial yang dibuat, habis itu hilang tak berbekas,” imbaunya.

Sementara itu, Yan Abdullah mengatakan, tujuan mereka beraudiensi ke Gubernur Sumut, tak lain ingin meberitahukan, PPMI Sumut akan melakukan pengukuhan kepengurusan, dalam konteks kegiatan Silaturahim Akbar Pemuda Melayu Sumut pada Mei atau Juni 2023 mendatang.

Dai juga mengatakan, setelah dilakukan pengukuhan kepengurusan yang baru, PPMI Sumut segera membuat program kerja yang bersifat kerja nyata ke daerah, khususnya dalam meningkatkan SDM generasi muda Melayu. Serta mengangkat budaya Melayu dan juga etnis dari daerah lainnya yang ada di kawasan Pantai Timur Sumut.

Lebih lanjut Yan mengatakan, PPMI yang lahir pada 13 November 1953 silam, dan pernah dipimpin oleh para ketua umumnya, antara lain HT Hamdi Osman Deli Khan (Raja Muda), Idham Jamik, OK Chairuddin, Raja Amrul, Chairullah, HT Irwansyah, dan Rizal Mahaputra, harus dijaga dengan baik, bahkan dilestarikan, agar persaudaraan sebangsa Melayu tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, mengangkat kembali sejarah-sejarah kesultanan yang ada di kawasan Pesisir Pantai Timur Sumut, agar bisa lebih dikenal masyarakat luas.

“Dan kami akan laksanakan apa yang diperintahkan Gubernur Sumut Ayahanda Edy Rahmayadi, agar kreatif dan lebih bekerja keras lagi, dalam mengangkat akar budaya Melayu. Sehingga tercipta sebuah bangsa yang kuat,” pungkasnya. (dek/saz)

Mr X Ditemukan Ngambang di Sungai Padang

ist/sumut pos EVAKUASI MAYAT: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama personil Polsek Tebingtinggi melakukan evakuasi penemuan mayat laki laki di aliran Sungai Padang.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Warga Dusun VII Desa Kuta Baru Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dihebohkan dengan penemuan mayat laki laki yang mengambang dialiran Sungai Padang, Jumat (14/4).

Mayat tanpa identitas alias Mr X tersebut, dalam kondisi sudah membusuk yang ditemukan seorang pencari cacing, Rahmat (38) warga Dusun VII Desa Kuta Baru Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Sergai.

Mendapatkan informasi dari warga, adanya penemuan mayat laki laki, pihak Polres Tebingtinggi melalui Tim Inafis dan Polsek Tebingtinggi turun kelokasi penemuan jasad.

Warga bersama personel kepolisian melakukan evakuasi mayat dan selanjutnya di bawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi untuk divisum.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tebingtinggi yang turun kelokasi, Ipda Santoso mengatakan, mayat laki laki yang ditemukan itu diperkirakan berusia 50 an. Mayat mengambang dan menimbulkan bau busuk di aliran Sungai Padang perisinya di Dusun VII Desa Kuta Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Sergai. “Warga sekitar tidak mengenal mayat tersebut, untuk sementara mayat dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi. Bagi keluarga merasa kehilangan keluarganya untuk mendatangi pihak rumah sakit,” jelasnya.

Sedangkan Rahmat orang pertama yang menemukan mayat tersebut mengaku dirinya terkejut ketika sedang mencari cacing di pinggiran aliran Sungai Padang. Ketika dilihat ada sesosok mayat mengapung di aliran sungai, Rahmat memberikan informasi kepada perangkat desa.

“Penemuan mayat itu langsung membuat heboh warga sekitar, tidak ada mengenal mayat laki laki tersebut,” ujarnya. (ian/azw)

Berbagi Kebahagian Ramadan, PLN Salurkan Bantuan di Bidang Pendidikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meriahkan bulan suci Ramadan 1444 Hijriah, PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) salurkan bantuan di bidang pendidikan.

Mengusung tema berbagi kebahagiaan terhadap sesama, raih keberkahan dan bersama – sama merengkuh takwa.

Kegiatan simbolis ini dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Medan dipimpin langsung Manager Komunikasi & TJSL Yasmir Lukman. Turut hadir kepala pusat Rehabilitasi Anak YPAC Medan Suratno dan Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) YPAC Medan Sri Budiarti bersama anak – anak berkebutuhan khusus.

Irwansyah Sembiring, salah satu penerima bantuan kursi roda yang hanya memiliki satu kaki menceritakan kesulitan melakukan aktivitas sehari – hari dengan menggunakan tongkat. Sering kali dia mengeluh aktivitasinya terhambat karena harus membawa tongkat dalam rutinitas sehari – hari.

Bagi irwansyah, memiliki kursi roda adalah keinginan yang sulit dicapai. Pekerjaan dan penghasilan orang tuanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari – hari.

Untuk itu ia berdoa agar kelak suatu hari nanti ada orang yang baik akan memberikannya sebuah kursi roda.

“Di bulan suci Ramadan tahun ini keinginan saya memiliki kursi roda dapat terwujud berkat bantuan dari PLN. Saya mengucapkan terima kasih kepada PLN, dengan kursi roda ini saya dapat melakukan aktivitas sehari – hari dengan mudah. Selain itu, saya memiliki hobi olahraga badminton, terkadang saya mengalami kesulitan dalam berolahraga, karena memiliki keterbatasan bergerak sehingga sering kali saya merasa sakit pada bahu setelah berolahraga.”, ujar Irwansyah.

Kepala pusat rehabilitasi anak YPAC Medan suratno mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan yang telah diberikan dan memberikan apresiasi karena telah perduli dengan anak – anak yang memiliki kebutuhan khusus.

“Terima kasih kepada PLN yang telah menyalurkan bantuan kepada kami, semoga program bantuan ini dapat terus berlanjut agar anak – anak yang ada di YPAC ini dapat semakin bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah”, ungkap Suratno.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan penyerahan bantuan ini berupa 500 buah Al Quran, 100 buah Al Quran Braille, 400 buah buku bacaan dan 40 buah kursi roda yang dilakukan serentak di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan, UP3 Medan Utara, UP3 Binjai dan UP3 Lubuk Pakam.

“Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN berkomitmen untuk mendorong, meningkatkan kualitas masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SGDs),” pungkas Awaluddin. (ila)

Polres sergai bagikan paket lebaran untuk personil dan mitra kerja

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Kapolres Serdang Bedagai AKBP dr.Ali Machfud,S.Ik,M.ik menyerahkan bingkisan Lebaran kepada personil Polres Serdang Bedagai, Purnawirawan, Warakauri, PHL serta awak media yg meliput di Polres Serdang Bedagai secara simbolis di ruangan lobby depan polres sergai, kamis ( 13/04/2023 ).

Kami dari jajaran polres serdang bedagai mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1444 H, minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan bathin,ungkapnya setelah acara simbolis.

Bingkisan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan anggota Polri Kanit Reg Ident Sat Lantas IPDA Zulfan Ahmadi, SH dan perwakilan PNS Polri Sepinarita Simamora, SH.

Adapun bingkisan Lebaran yang disiapkan oleh Polres Serdang Bedagai sebanyak 450 (Empat ratus lima puluh) paket dan akan mulai didistribusikan mulai hari ini ke masing masing satuan dan Polsek jajaran Polres Serdang Bedagai.

Turut hadir dalam kegiatan Kapolres Serdang Bedagai, *AKBP Dr. Ali Machfud, SIK, MIK, Para Kabag Polres Sergai,Para Kasat Polres Sergai,Para Kasi Polres Sergai
dan Personil Polres Sergai. ( fad )

Horison Sky Dukung Gerakan Peduli Rentan Bersama BP – Jamsostek Tanjung Morawa

Hotel Horison Sky Kualanamu, berikan perlindungan untuk Pekerja Rentan yang berada di sekitar Deli Serdang

SUMUTPOS.CO – Hotel Horison Sky Kualanamu, berikan perlindungan untuk Pekerja Rentan yang berada di sekitar Deli Serdang. Hal ini bagian dari upaya mendukung program dari BP – Jamsostek.

Kegiatan ini bagian dari program CSR Horison Sky Kualanamu. Jika selama ini CSR yang dilakukan berbentuk sumbangan langsung ke panti asuhan atau masyarakat di sekitar Deli Serdang, kali ini bentuknya sedikit berbeda. Dengan ikut serta dalam Program Pemerintah yakni Gerakan Nasional Peduli Pekerja Rentan yang tujuannya memberikan perlindungan kepada Pekerja Rentan, dimana salah satunya dengan mengurangi beban masyarakat melalui bantuan sosial dan jaminan sosial.

Adapun kegiatan ini sudah berlangsung dimulai dari awal April dengan mengumpulkan data – data pekerja rentan sekitar daerah Deli Serdang. Dan secara simbolis kegiatan ini dilakukan di Hotel Horison Sky Kualanamu pada 13 April 2023 di VIP lounge dengan mengundang para penerima manfaat santunan BP Jamsostek dikemas dengan penyerahan kartu.

Hadir dalam kegiatan ini GM Hotel Horison Sky Kualanamu Endrizal beserta manajemen dan pihak BP – Jamsostek Tanjong Morawa.

“ Ini merupakan kegiatan penting bagi kami dimana rasa syukur kami terhadap bisnis industri perhotelan yang meningkat di tahun 2023, sehingga kami bisa berbagi dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar kami. Adapun pekerja yang kami bantu sebanyak 50 orang dalam program ini, “ ucap Endrizal selaku GM Hotel Horison Sky Kualanamu.

Ia juga mengatakan, diharapkan setelah program ini selesai, para pekerja Rentan yang telah terdaftar dapat melanjutkan pembayaran mandiri di bulan berikutnya untuk mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja ( JKK ) dan Jaminan Kematian ( JKM ) . (rel/sih)