Home Blog Page 1609

Pelaku Penipuan Give Away Ditangkap, Baim Wong Datangi Poldasu

Artis Baim Wong di Mapolda Sumut. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Artis Baim Wong mendatangi Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk melihat pelaku penipuan yang mencatut namanya melalui aplikasi Give Away setelah ditangkap personel Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut.

“Hari ini saya datang ke Polda Sumut, saya senang karena ada penangkapan pelaku penipuan atas nama saya dan orangnya sudah ditahan,” katanya kepada sejumlah wartawan saat ditemui di Mapolda Sumut, Senin (10/4) malam. Baim Wong mengungkapkan, kasus penipuan itu telah dilaporkan di Jakarta tetapi pelakunya sudah ditangkap duluan oleh Polda Sumut dan dipanggil datang untuk melihat pelakunyan

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak karena telah menangkap pelaku penipuan yang meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Tim Ditreskrimsus Polda Sumut membekuk pelaku penipuan mengaku sebagai artis Baim Wong berinisial MK (25) warga Kota Tanjungbalai.

Kapolda Sumut melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi menerangkan, pelaku telah menipu korbannya sebesar Rp20 juta melalui aplikasi Facebook. “Pelapor ditawari hadiah uang sebesar Rp20 juta dari program Give Away Baim Wong, tapi tidak kunjung diterima,” terangnya.

Hadi menjelaskan, kasus penyebaran berita bohong dan penipuan itu dilaporkan sesuai LP nomor: LP/B/2279/XII/2022/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA, Tanggal 30 Desember 2022.

Mulanya pada 2 Desember 2022 korban inisial E membuka aplikasi Facebook (FB) ditawari hadiah uang sebesar Rp20 juta dari program Give Away Baim Wong.

Ketika itu, korban tertarik dan dituntun untuk mengklik WhatsApp (WA) No.083854525790. Setelah itu terjadi percakapan hingga pelapor mengirim (transfer) sejumlah uang.

“Intinya, pelapor harus menyerahkan sejumlah uang dan disanggupinya. Tapi, hadiah itu tak kunjung diterima pelapor,” ungkapnya.

Karena itu, Hadi menuturkan korban membuat laporan ke SPKT Polda Sumut. Pelapor mengaku mentransfer uangnya kepada terlapor menggunakan akun rekening Bank BNI: 0950-776-672 atas nama Alfi Fadli.

“Dari hasil penyelidikan diketahui akun rekening itu dikuasai oleh seorang laki-laki atas nama Mulia Kantana (MK),” tuturnya pelaku diamankan dari kediamannya di Tanjungbalai.

“MK dipersangkakan melanggar pasal tindak pidana setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong,” pungkasnya. (dwi/ila)

Tutup Kuartal I 2023, Penjualan Daihatsu Naik 22,6 Persen

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Daihatsu menutup kuartal pertama tahun 2023 dengan membukukan penjualan lebih dari 57 ribu unit, naik sekitar 22,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yakni sekitar 46 ribu unit.

“Kami bersyukur, menutup Kuartal I penjualan Daihatsu raih capaian positif dengan kenaikan penjualan sebesar 22,6 persen. Semoga pasar otomotif tahun ini dapat terus meningkat,” ujar Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor Rudy Ardiman dalam rilis pers, Selasa (11/4).

Secara volume dan kontribusi model, penjualan ritel Daihatsu hingga Februari 2023 didominasi oleh tiga model teratas, yakni Sigra sebanyak 16.753 unit, atau berkontribusi sekitar 29,1 persen, disusul Gran Max PU (Pick Up) sebanyak 13.100 unit atau 22,8 persen, dan Terios sebanyak 7.773 unit atau 13,5 persen.

Sementara itu, Xenia mencatatkan penjualan 7.008 unit atau 12,2 persen, Ayla sebanyak 6.680 unit atau 11,6 persen, Gran Max MB membukukan 3.372 atau 5,9 persen, Rocky dengan penjualan 1.904 unit atau 3,3 persen, serta Luxio dan Sirion dengan total penjualan 977 unit atau 1,7 persen.

Selain itu, diharapkan penjualan Astra Daihatsu akan kembali meningkat, karena berbagai program yang disediakan oleh Daihatsu. (rel/ram)

Turnamen Fourpeo Ramadan Cup Sergai 2023, Menang Penalti, PS Garuda Matapao Juara

JUARA: Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan memberikan piala kepada PS Garuda Matapao yang menjuarai Turnamen Fourpeo Ramadan Cup Sergai 2023.FADLY/SUMUT POS.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – PS Garuda Matapao keluar sebagai juara Turnamen Fourpeo Ramadan Cup Sergai 2023. Di laga pamungkas, mereka mengalahkan PSWS Sergai dalam drama adu pinalti dengan skor 4-2, setelah dalam waktu normal bermain imbang tanpa gol.

Pertandingan final yang berlangsung sengit ini digelar di Lapangan Socfindo Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Senin (10/4) sore. Sayangnya, PSWS Sergai sore itu tidak diperkuat Bupati Serdangbedagai, Darma Wijaya. Namun begitu, mereka masih diperkuat Wakil Bupati Adlin Tambunan dan Imam Faisal sebagai ujung tombak.

Sejak menit awal, kedua tim saling jual beli serangan. Beberapa kali percobaan tendangan dari luar kotak penalti yang dilakukan Adlin Tambunan, dapat ditangkap kiper PS Garuda Matapao. Begitu juga PS Garuda Matapao, beberapa kali gagal memanfaatkan peluang yang tercipta. Alhasil, skor imbang sampai akhir babak kedua dan dilanjutkan dengan babak adu penalti.

Dalam drama adu penalti, PSWS harus mengakui keunggulan PS Garuda Matapao dengan skor 4-2. Pasalnya, dua pemain andalan PSWS Sergai yakni Imam Faisal dan Adlin Tambunan, gagal mengeksekusi penalti. Atas kemenangan ini, PS Garuda Matapao sukses menjuarai turnamen tersebut.

Usai pertandingan, panitia memberikan piala dan hadiah uang tunai kepada sang juara PS Garuda Matapao. Terpilih sebagai pemain terbaik pada turnamen ini, Iman faisal yang merupakan striker PSWS Sergai yang juga mantan pemain PSDS Deliserdang putra asli Serdangbedagai.

Wabup Serdangbedagai Adlin Tambunan mengapresiasi turnamen ini. Karena, selain dapat mempererat silaturahmi serta menjaga kekompakan dan kebersamaan antar pemain sekaligus dapat menambah imun tubuh menjadi kuat dengan berolahraga. “Smenoga turnamen seperti ini dapat terselenggara tiap tahunnya di Bulan Ramadan,” pungkasnya.

Diketahui, Turnamen Fourpeo Ramadan Cup 2023 ini merupakan turnamen pertama kali yang diselenggarakan PSWS Sergai di Bulan Suci Ramadan yang diikuti 4 tim undangan. Adapun tim yang ikut dalam turnamen ini PSWS Sergai, PS Garuda Matapao, Kota Galuh Fc, serta Mangga Dua Legend.

Uniknya dari turnamen ini, pertandingan dilaksanakan dalam satu hari, dengan waktu 1×25 per pertandingan.

Adapun hasil pertandingan dalam turnamen Fourpeo Ramadan Cup Sergai 2023 ini, PS Garuda Matapao vs PS Kota Galuh Fc (1-0); PSWS Sergai vs PS Mangga Dua Legend (2-0); PS Kota Galuh vs PS Mangga Dua Legend (2-1); PS Garuda Matapao vs PSWS Sergai (0-0, adu pinalti 4-2). (fad)

KSI dan Stake Holder Gelar Aksi Menuju Batu Bara Bersih

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Melibatkan Khadijah Sharaswaty Indonesia (KSI) yang dipercaya sebagai konsultan lingkungan bersama empat dinas terkait yaitu Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup, Dinas perikanan dan Kelautan, Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, Satpol pp serta juga forum komunikasi kecamatan yang menyertakan, Camat, Kapolsek dan juga Danramil Tanjung Tiram, bergerak secara bersama dalam mewujudkan Batu Bara Bersih yang mengawali langkah tersebut dari Tanjung Tiram sebagai daerah yang dicap terkotor di Batu Bara.

Dalam pengendalian dan pengolahan sampah, dua hal yang menjadi sasaran aksi yakni mengurangi tonase sampah timbulan rumah tangga dan juga yang terdapat di pasar pada Kecamatan Tanjung Tiram.

Namun untuk merealisasikan hal itu bukan kerja mudah tentunya. Banyak pertimbangan dan juga hambatan.

Mengingat untuk mengurangi timbunan sampah yang ada di pasar butuh langkah tegas terutama mengatur wilayah yang penuh dengan aktifitas, sehingga memerlukan strategi yang tepat dan kerjasama tim yang solid.

Seperti yang disampaikan Founder KSI, Dewi Natadiningrat kepada awak media, Selasa (11/4/2023). “Setelah sebulanan ini melakukan survey dan analisa dengan peninjauan untuk melihat secara langsung lokasi serta kebiasaan masyarakat Tanjung Tiram, akhirnya kita memutuskan untuk melibatkan sejumlah OPD terkait yang dalam hal ini dimotori Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup. Kolaborasi penting dilakukan agar program dan aksi menuju Batu Bara bersih bisa terwujud,” ujarnya.

Aksi itu pun menurut Dewi telah dilakukan sejak dua pekan lalu atau tepatnya di awal Ramadhan.

Di mana aksi dimulai dengan sosialisasi edarling (edukasi sadar lingkungan) baik lewat lisan dan juga tulisan sebagai kekuatan hukum dalam penyelenggaraannya.

“Jadi semua dinas terkait dibantu kecamatan beserta perangkat desa/kelurahan, polsek dan danramil turun langsung ke sejumlah lokasi termasuk pasar dan juga tempat tinggal masyarakat untuk mengikuti aturan yang disepakati dalam langkah awal aksi yang kita gelar termasuk pendisiplinan lokasi berjualan agar lebih rapi dan tertata,” ucapnya lagi.

Langkah itu pun diamini oleh Kadis Perkim Lingkungan Hidup, Frans Sahala Siregar.

Frans menyebut semua akan berjalan selaras jika kebiasaan masyarakat Tanjung Tiram sebagai daerah pesisir agar lebih peduli dengan lingkungan bisa tumbuh.

“Menyahuti harapan dan keinginan pak Bupati untuk menciptakan satu generasi yang peduli lingkungan dengan konsep revolusi mentalnya maka langkah awal yang dilakukan adalah dengan sosialisasi lewat aksi,” ujar Frans.

Namun tak menampik bahwa semua akan berjalan lurus dengan dukungan fasilitas yang memadai, maka pihaknya telah menyiapkan segala hal yang dibutuhkan.

“Selain memobilisasi petugas kebersihan yang selalu siap bergerak kita juga akan menyiapkan sejumlah fasilitas berupa tempat sampah, halte sampah dan tempat pembuangan sampah sementara. Sehingga sampah yang telah terkumpul ditempatkan di satu lokasi yang memadai. Bersama KSI, kami udah membuat strategi dan mekanisme pengendalian sampah yang dimulai dari Kecamatan Tanjung Tiram,” ucapnya.

Saat ini program yang sedang dilaksanakan oleh KSI dan kolaborasi OPD serta pihak terkait dalam menuju Batu Bara Bersih, salah satunya adalah dengan mengedukasi masyarakat dalam hal pemilahan sampah hingga ke depannya bisa mengubah sampah menjadi pundi uang.

“Dimana harapannya pada suatu hari, Batu Bara dapat mengelola sampah secara profesional dan konsep pembangun ekonomi sirkular dapat terbangun yang secara langsung berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” tuturnya.

Hal senada disampaikan camat Tanjung Tiram, Junaidi yang ditunjuk sebagai ketua pelaksana program.

“Untuk itu perlu program berkesinambungan dan yang pasti harus konsisten. Sesuai dengan usulan KSI, rencananya ke depan kami juga akan membuat Satgas Pengendalian Sampah di Kecamatan Tanjung Tiram yang akan melibatkan banyak pihak baik dari pemerintahan hingga aparatur keamanan dengan menyiapkan konsep yang masih terus dimatangkan, mengingat kecamatan ini adalah barometer kebersihan Kabupaten Batu Bara,” ujarnya mengakhiri. (rel/ram)

Sambut Idul Fitri, IKD DPRD Medan Berikan Bantuan ke Anak Yatim

BANTUAN: Ketua IKD DPRD Kota Medan, Lindawafi Hasyim bersama pengurus, saat memberikan bingkisan kepada anak yatim piatu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD Kota Medan memberikan bantuan kepada anak-anak Yatim Piatu di Yayasan Silaturahim Yatim Piatu, Jalan Menteng Raya Gg. Rahayu, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Rabu (12/4/2023).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pengurus IKD DPRD Kota Medan tampak hadir untuk menyampaikan bantuan tersebut secara langsung kepada 45 orang anak yatim piatu.

Ketua IKD DPRD Kota Medan, Lindawati Hasyim, didampingi Ina Faedah Ihwan Ritonga, Rina Muhammad Ali Sipahutar, Wulandari Robi Barus, dan sejumlah istri Anggota DPRD Medan lainnya mengatakan, bahwa kegiatan itu dilakukan agar anak-anak yatim piatu di Yayasan Silaturahim Yatim Piatu bisa ikut merayakan Idul Fitri yang tinggal menghitung hari.

“Dengan menyisihkan sedikit rezeki kita, mudah-mudahan apa yang kita berikan ini dapat membantu dan membahagiakan 45 anak yatim piatu yang akan sebentar lagi akan merayakan Idul Fitri,” ucap Lindawati yang merupakan istri Ketua DPRD Medan, Hasyim SE.

Dijelaskan Lindawati, kegiatan pemberian bantuan kepada anak yatim piatu menjelang Hari Raya Idul Fitri tersebut memang telah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Untuk tahun ini, IKD DPRD Kota Medan hadir untuk memberikan paket bahan-bahan pokok berupa beras, minyak, gula hingga mie instan.

“Selain itu kita juga memberikan santunan berupa uang tunai kepada anak-anak (yatim piatu) kita ini. Semoga apa yang kita berikan ini bermanfaat dan dapat memberikan kebahagiaan kepada mereka di Hari Idul Fitri nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Hj Ina Faedah Ihwan Ritonga dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan IKD DPRD Kota Medan juga sebagai bentuk rasa syukur pihaknya kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan.

“Kedatangan kami juga ingin bersilaturahmi dengan adik-adik sekalian. Doa kita di Bulan Ramadan ini, agar kita semua selalu diberikan kesehatan, rezeki, hingga nanti kita berkumpul dan bersilaturahmi kembali bersama adik-adik. Semoga tanda kasih yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi kita semua,” katanya.

Menerima bantuan tersebut, pengurus Yayasan Silaturahim Yatim Piatu, Nur Aisyah Tanjung, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan IKD DPRD Kota Medan kepada anak-anak yatim piatu pada yayasan tersebut.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan IKD DPRD Kota Medan kepada anak-anak yatim piatu yang ada di yayasan kami ini. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang diberikan dengan kesehatan dan rezeki yang berlipat ganda. Terlebih saat ini kita berada di bulan suci Ramadan,” pungkasnya.
(map/ila)

Ketua PAC PP Stabat Riki Sapariza Beri Bingkisan di Masjid AL Ikhwan

FOTO BERSAMA: Para pengurus dan kader PP Kecamatan Stabat, foto bersama.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Stabat, Riki Sapariza SE beserta jajaran kembali mengadakan Safari Ramadhan 1444 H di Masjid Al Ikhwan di Lingkungan IX Pembangunan, Kelurahan KW Bingai, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Selasa (11/4/2023).

Turut hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan, Ketua PAC PP Kecamatan Stabat Riki Safariza SE, Sektaris PAC PP Stabat Fachuddin Rambe, Ketua Safari Ramadhan M. Mohar AfKhairi S.Pd, Ketua KNPI Stabat M,A, Bahrom ST beserta anggota, Kabid Idiolagi Syahrun Khair ST, Ketua Koti PAC Stabat Surianto beserta anggota, Ketua Ranting Paya Mabar Wahyu S,SOS, beserta anggota, Ketua Ranting Sidomulyo Very Jhon, Ketua Ranting Pantai Gemi Baidi Amin beserta anggota, Ketua Ranting Perdamaian Anda Agustio beserta anggota, Ketua BKM mesjid Al Ihkwan Syahrizal MZ.

Dalam kesempatan itu, Ketua PAC PP Kecamatan Stabat, Reza memberikan bingkisan berupa sajadah, kitab suci Alquran, da kipas angin. “Semoga bingkisan yang saya berikan ini bisa bermamfaat bagi jamaah Masjid Al-ikhwan,” ujarya.
Sementara itu, Ketua PAC PP Kecamatan Stabat Riki Sapariza SE menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi Safari Ramadhan ini sudah berjalan tiga tahun yang dilaksanakan dari masjid ke masjid yang berjumlah lebih kurang 94 mesjid yang ada di Kecamatan Satbat. “Saya pimpinan anak cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Stabat mengucapkan riibuan terimakasih kepada bapak pengurus BKM Masjid Al Ikhwan yang telah menyabut kedatangan kami dengan baik. Pmberian bingkisan ini tidak seberapa banyaknya tapi jangan dipandang dari segi banyaknya, tapi pemberian ini saya tulus ikhlas. Semoga bingkisan ini bermanfaat untuk kita semuanya,” ujarnya.

Ia mengatakan, semenjak ia memimpin PAC PP Kecamatan Stabat, ia sudah melakukan berbagai terobosan baru. Karenanya dia meminta jangan lagi ada kesan kesan miring seperti yang ia dengar selama ini. “Saya berharap kepada semua kader dapat bersinergi dengan masyarakat, khususnya yang berada di Kecamatan Stabat,” pintanya.

Di Akhir kata sambutannya, ia berharap doa dari jamaah yang hadir agar tetap istikomah untuk berbuat kebaikan dalam menjalankan roda kepemimpinan PAC Stabat ini.

Dalam kesempatan yang sama, pengurus masjid Al Ikhwan mengucapkan terima kasih atas kunjungan keluarga besar PAC PP Stabat. “Pengurus masjid Al Ikhwan mendoakan semoga keluarga besar PAC PP kecamatan sehat selalu,” ujarnya.

Tim Safari Ramadan Syahrun Khair ST mengucapkan terima kasih atas sambutan dari pengurus Masjid Al Ikhwan yang telah menerima kedatangan pihaknya bersilaturahmi.

Ketua Tim Safari Ramadhan M.Mohar Afkhairi berharap kepada jajaran PAC Pemuda Pancasila yang ada di Desa maupun kelurahan dan di kecamatan ingin merubah pandangan di masyarakat tentang keberadaan ormas PP yang terkesan negatif di masyarakat. “Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan seluruh kader kader bersenergi di tengah masyarakat untuk selalu berbuat kebaikan sehingga keberadaan ormas ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.(mag-6/ila)

Raih Berkah Ramadan, Usbat Ganjar Sumut Ajarkan Warga Sergai Tata Cara Salat Tasbih

Usbat Ganjar Sumut saat menggelar pelatihan tata cara salat sunah tasbih untuk warga di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). (Ist)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) kembali menggelar kegiatan bermanfaat untuk masyarakat saat bulan Ramadan.

Sukarelawan beranggotakan para ustaz dari berbagai daerah di Sumut ini, menggelar pelatihan tata cara salat sunah tasbih untuk warga di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Koordinator Daerah Usbat Kabupaten Sergai, Bima Wardani Damanik menjelaskan salat tasbih merupakan salat sunah empat rakaat yang berisi bacaan tasbih sebanyak 75 kali pada setiap rakaatnya. Dengan keseluruhan rakaat, maka bacaan tasbih di tiap salat ini mencapai 300 kali.

“Salat tasbih ini salah satu sunah yang sangat dianjurkan. Minimal seorang muslim itu, harus pernah melakukannya sekali dalam hidup,” ujarnya dalam siaran persnya, Rabu (12/4/2023).

Bima melanjutkan salat tasbih ini dapat dikerjakan satu kali dalam sehari semalam, sekali seminggu, sekali sebulan, hingga sekali seumur hidup jika tidak sempat.

“Nanti pembimbing dalam pelaksanaan salat tasbih ini adalah ustaz-ustaz yang telah disediakan sukarelawan Ustaz Sahabat Ganjar Sumut,” kata Bima.

Mulai dari bacaan niat, tasbih, hingga teknis pelaksanaan salah tasbih, dipraktikkan langsung oleh ustaz daru Usbat Ganjar.

Lewat pelatihan ini, Usbat Ganjar Sumut berharap masyarakat bisa menerapkannya, sekaligus membagikan ilmu yang mereka dapat ke kerabat lainnya.

“Harapannya semoga bisa memberikan ilmu yang baru, sehingga bisa memberikan pengalaman yang baru juga terhadap kebaikan ibadah terhadap masyarakat yang ada di sini,” kata Bima.

Bima menambahkan sukarelawan Usbat Ganjar Sumut akan terus menggelar kegiatan bermanfaat lain pada Ramadan untuk masyarakat di wilayah lainnya di Sumut.

Selain pelatihan, sukarelawan Usbat Ganjar Sumut juga menggelar sejumlah kegiatan positif lainnya. Salah satunya istigasah dan doa bersama untuk kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Mereka juga menyerahkan bantuan pengeras suara dan puluhan mushaf Al-Qur’an kepada pihak majelis taklim setempat. Pengeras suara dan mushaf tersebut akan digunakan untuk kemaslahatan umat bersama.

Usbat Ganjar Sumut, disebut Bima, akan terus menggelar kegiatan bermanfaat lain di Bulan Ramadan untuk masyarakat di wilayah lainnya di Sumut.

“Usbat akan terus melaksanakan sosialisasi-sosialisasi yang berkaitan dengan ibadah. Baik itu ibadah, sosial, dan lain sebagainya. Yang penting dalam bulan penuh berkah ini Usbat Ganjar Sumut tetap berusaha memberikan keberkahan-keberkahan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pemberian Bantuan dan Pelatihan Jadi Kegiatan Rutin Usbat Ganjar Sumut

Aksi pemberian bantuan dan pelatihan merupakan kegiatan rutin yang telah sukarelawan Usbat Ganjar Sumut gelar beberapa kali.

Berbagai daerah di kabupaten di Sumut telah merasakan sentuhan bantuan para sukarelawan tersebut.

Kegiatan sukarelawan ini juga telah mendapat apresiasi dari banyak pihak. Salah satunya dari peserta pelatihan salat tasbih itu sendiri, Tuti Saidy.

“Ini sangat bermanfaat karena kami enggak pernah mengadakan yang seperti ini. Mereka ada maksud ke sini dengan begini, kami sangat senang sekali karena manfaatnya banyak. Jadi lebih tahu, ngerti, dan pelajaran buat kami,” tutur Tuti. (re/tril)

Dinilai Picu Kegaduhan, Pemko Tebingtinggi Tak Jadi Dapat Kompensasi Videotron Gratis

BONGKAR: Pihak Vendor telah membongkar baliho iklan yang terpasang di Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi tepatnya depan Toko Snopy.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Karena banyaknya kepentingan yang mengganggu investor yang akan menanamkan investasinya di Kota Tebingtinggi, maka saat ini Pemko Tebingtinggi yang seharusnya mendapat kompensasi videotron 3 space secara geratis demi menuju Kota Tebingtinggi menjadi Smart City, akhirnya investor tersebut mencabutnya dan Pemko Tebingtinggi diperkirakan mengalami kerugian Rp750 juta.

Hal itu dikatakan Surya Darma SH mantan Kadis Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kota Tebingtinggi yang baru pensiun bulan April 2023 ini, Rabu (12/4/2023).

Dijelaskannya, bahwa kompensasinya Pemko Tebingtinggi setelah investor (Vendor) memasang baliho di Jalan Sutomo depan Bundaran BNI salah satu iklan rokok ternama di Indonesia, Pemko Tebingtinggi mendapat videotron gratis 3 space, dimana 1 space harganya Rp250 juta.

“Bantuan videotron itu hilang begitu saja, begitulah Kota Tebingtinggi, katanya Smart City. Ada yang mau menyumbang gratis ribut, dalam hal pemasangan baliho salah satu perusahaan besar di Indonesia tidak ada aturan yang dilanggar. Apa beda dengan baliho di Jalan Sudirman itu,” keluh Surya Darma.

Dijelaskan kembali, hanya ada persoalan administrasi yang belum mereka (investor) penuhi, tetapi pada prinsipnya investor taat prosedur. Mereka bayar pajak dan yang lainnya dan karena ributnya orang yang tidak punya kepentingan, maka baliho tersebut akan dibongkar.

“Tentang kompensasi yang didapat Pemko Tebingtinggi bantuan pemasangan 3 space Videotron, tapi akhirnya mereka tidak mau dikarenakan banyak kepentingan orang sehingga menimbulkan kegaduhan, mereka menanamkan investasinya ke daerah lainnya. Pemko Tebingtinggi butuh investor seperti PT Evolusion dan ini perusahaan besar yang ada di seluruh Indonesia, kalau kita ketat aturan maka kita bisa kena disinsentif, karena mempersulit
investasi, makanya kita harus berpikir nasional jangan berpikir lokal,” bebernya.

Jadi, terang Surya Darma, akibat kegaduhan tersebut maka baleho akan dibongkar oleh vendor dan pada prinsipnya mereka ingin berinvestasi di Kota Tebingtinggi membantu percepatan Smart City dan tetap taat aturan sesuai
persyaratan yang ditetapkan Pemko Tebingtinggi terkait pemasangan baleho..

“Jadi kita harapkan nantinya Pemko Tebingtinggi harus buat regulasi baru tentang tata cara permohonan izin reklame, karena kita belum memiliki aturan SOP baku tentang izin reklame, harusnya duduk bersama yaitu Dinas Perizinan, PUPR, Perkimsih, Lingkungan Hidup, Bagian Hukum, Dispenda dan steakholder terkait. Pihak Investor memang sudah mengajukan permohonan ini sejak tahun 2021,” jelas Surya Darma. (ian/ila)

Tambah Lagi 12 Sertifikat Halal, PLN Peduli dan Rumah BUMN Sibolga Bantu UMKM Naik Kelas

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – PLN Peduli dan Rumah BUMN Sibolga berhasil mengantongi 12 sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara gratis, dimana sebelumnya di Tahun 2022 berhasil mengantongi 19 sertifikat halal yang telah ditetapkan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sertifikat jaminan Halal ini semakin memperkuat Rumah BUMN Sibolga dalam memasarkan layanan ritel terbaik dan jaminan kepada pelanggan dalam membeli segala produk yang ada di mitra binaan mereka. Hal itu sejalan dengan salah satu tujuan Rumah BUMN yaitu mengembangkan UMKM mulai dari Go Modern, Go Digital, Go Online hingga Go Global.

General Manager, Awaluddin Hafid mengatakan dengan adanya sertifikat Halal akan membuat produk tersebut memiliki daya saing tinggi. Selain itu, pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas produk UMKM agar dapat bersaing di masyarakat. Untuk itulah PLN Peduli hadir dan mendorong Rumah BUMN Sibolga untuk membantu seluruh UMKM binaannya untuk bisa naik kelas dengan mendapatkan Sertifkat Halal.

“Tahun 2022 lalu, rumah BUMN Sibolga sebelumnya telah berhasil melakukan sertifikasi sebanyak 19 mitra binaan, sekarang tahun 2023 rumah BUMN Sibolga kembali berhasil melakukan sertifikasi sebanyak 12 mitra binaannya. Program ini akan terus dilakukan hingga seluruh produk mitra binaan mengantongi sertifikat Halal”, ungkap Awal.

Sri Wahyuni salah satu mitra binaan rumah BUMN Sibolga mengaku bersyukur dengan adanya program sertifikasi halal ini. Dia juga berharap dengan adanya sertifkat halal ini, dapat memasarkan produk makanannya lebih luas ke masyarakat.

“Kami para pelaku usaha UMKM merasa sangat terbantu dengan adanya sertifikat halal ini. Kami ucapkan terima kasih kepada PLN Peduli dan Rumah BUMN Sibolga telah banyak membantu kami para pelaku UMKM di wilayah Sibolga. Semoga produk yang kami hasilkan bisa bersaing dengan produk makanan lainnya dan dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian kami”, ujar Sri.

Dibawah pengelolaan PLN Peduli, rumah BUMN berperan sebagai pusat data dan informasi untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Tugas utama rumah BUMN mengupayakan agar produk UMKM dapat dipasarkan secara global dan memiliki daya saing sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian para pelaku usaha.

Rumah BUMN Sibolga yang dikoordinir oleh Wahyu menjelaskan bahwa untuk memperoleh sertifikat halal tidak sulit. Cukup mengikuti setiap tahapan dengan baik, maka sertifikat halal dapat diperoleh. Proses tesebut diantaranya permohonan sertifikasi halal, memeriksa kelengkapan dokumen, menetapkan Lembaga pemeriksa halal, memeriksa dan/atau menguji kehalalan produk, menetapkan kehalalan produk melalui siding fatwa halal dan menerbitkan sertifikat halal.

PLN Peduli dan Rumah BUMN Sibolga berkomitmen akan terus memprogramkan mitra binaannya untuk naik kelas dengan mendapatkan Sertifkat Halal. Secara berkala dan bertahap kegiatan ini akan terus ditingkatkan sehingga semua mitra binaan memiliki Sertifikat Halal. (ila)

Dokter Coas Viral Karena Cekcok, Komisi II Minta RSUD Pirngadi Ambil Tindakan Tegas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi II DPRD Kota Medan, meminta pihak RSUD dr Pirngadi Medan untuk mengambil tindakan tegas terhadap seorang mahasiswa kedokteran berinisial FP yang sedang coas di RSUD Pirngadi Medan. Sebab viralnya video yang menunjukkan sikap FP yang dinilai tidak beretika, dikhawatirkan ikut mencoreng nama baik RS milik Pemko Medan tersebut.

“Kita minta Dirut RSUD Pirngadi Medan untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap dokter coas yang viral itu,” ucap Ketua Komisi II DPRD Medan, Sudari ST kepada Sumut Pos, Rabu (12/4/2023).

Adapun tindakan tegas yang dimaksud, kata Sudari, yakni dengan memberhentikan masa coas mahasiswa kedokteran tersebut dan mengembalikannya ke pihak kampus yang bersangkutan.

“Jangan biarkan ada oknum-oknum seperti itu di RS milik Pemko Medan, segera kembalikan ke pihak kampus,” ujarnya.

Dikatakan Sudari, saat ini Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution telah berupaya keras dalam memperbaiki dan meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Politisi asal Medan Utara itu menilai, semua upaya yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemko Medan dalam memperbaiki citra RSUD Pirngadi Medan yang sebelumnya kerap dinilai tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Kota Medan.

“Berbagai upaya telah dilakukan Wali Kota Medan agar RS Pirngadi menjadi salah satu RS yang berkualitas dan dipercaya masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan. Alhamdulillah, RS Pirngadi terus berbenah ke arah yang lebih baik. Jadi jangan karena oknum dokter coas seperti itu, RS Pirngadi yang dinilai jelek, kita tidak mau itu terjadi,” katanya.

Dijelaskan Sudari, adapun salah satu upaya yang dilakukan Bobby Nasution untuk meningkatkan kelas dan kualitas RS milik Pemko Medan tersebut, yakni dengan mempersiapkan RSUD Pirngadi Medan sebagai salah satu dari tujuh RS di Kota Medan yang masuk ke dalam program Medical Tourism.

Sudari menilai, program tersebut sebagai salah satu upaya yang baik untuk membuat kualitas RS Pirngadi Medan bisa terus dibenahi, sebab RS Pirngadi Medan harus memenuhi standar sebagai RS Medical Tourism.

“Perlahan, kita melihat RS Pirngadi terus berbenah. Namun kalau ada oknum-oknum dokter coas seperti itu, jangankan pasien dari luar negeri, pasien dalam kota saja pasti tidak mau berkunjung,” jelasnya.

Untuk itu, Sudari pun meminta pihak RSUD Pirngadi Medan untuk belajar dari kejadian ini. Pihak management diminta untuk melakukan pembekalan berupa penataran terhadap setiap mahasiswa kedokteran yang akan coas di RS tersebut, sebelum secara resmi bertugas sebagai dokter coas.

“Sebab meskipun mereka hanya coas, disana mereka juga ikut melayani masyarakat. Perlu kita tahu, RS Pirngadi ini merupakan RS pendidikan. Jadi para calon dokter ini jangan hanya dididik untuk bisa bekerja sesuai SOP, tetapi mereka juga harus dididik untuk bisa bersikap yang sepantasnya kepada siapapun yang berkunjung ke RS,” tuturnya.

Sebab, lanjut Sudari, semua perilaku tenaga kesehatan yang bertugas di RS, termasuk dokter coas, bukan bertindak atas nama dirinya sendiri, akan tetapi bertindak atas nama RS.M dan akan berpengaruh terhadap citra RS itu sendiri.

“Dokter-dokter coas ini harus diajari tentang cara bersikap kepada setiap orang di RS. Sebab bila mereka salah bersikap, maka RS lah yang akan dinilai jelek oleh masyarakat. Tentu kita tidak mau hal itu terjadi pada RS Pirngadi sebagai RS milik Pemko Medan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang dokter coas seketika viral di media sosial. Hal itu terjadi karena adanya sebuah video yang menunjukkan seorang wanita memakai jas dokter terlibat cekcok dengan seorang wanita yang mengendarai mobil. Belakangan diketahui, peristiwa itu terjadi di RSUD dr Pirngadi Medan.

Atas viralnya video tersebut, pihak RSUD Pirngadi Medan pun tidak menyangkal bahwa peristiwa yang ada di video tersebut memang terjadi di areal RS milik Pemko Medan tersebut.

Humas RSUD Dr Pirngadi Medan, Edison Peranginan-angin, mengatakan bahwa wanita tersebut bukan lah dokter di RSUD Pirngadi Medan, melainkan hanya seorang mahasiswa kedokteran dari salah satu kampus di Kota Medan yang sedang coas disana. Edison pun mengatakan, pada Selasa (11/4) pagi, pihaknya sudah meminta klarifikasi secara langsung dari mahasiswi tersebut.

Dijelaskan Edison, peristiwa itu terjadi pada Senin (10/4). Belakangan diketahui, percekcokan tersebut terjadi karena disebabkan masalah parkir.

“Masalah parkir. Ya saling ngotot lah, mungkin ada miskomunikasi. Katanya dia mau mundur, tapi terhalang oleh mobilnya. Intinya kesalahan masalah parkir lah,” jawab Edison.

Dikatakannya, mahasiswi berinisial FP tersebut sudah beberapa bulan coas di RSUD dr Pirngadi Medan. Saat ini, FP sedang bertugas di bagian obstetri dan ginekologi atau obgyn.

Lantas, apakah pihak RSUD Pirngadi Medan akan memberikan sanksi terhadap mahasiswi kedokteran yang sedang coas tersebut? Edison mengatakan bahwa masalah etika mahasiswi tersebut tengah menjadi pembahasan di pihaknya.
(map/ila)