Home Blog Page 1652

Soal Pasien BPJS Kesehatan, Pelayanan RS dan Puskesmas Tak Maksimal

Anggota DPRD Medan Netty Yuniati Siregar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Netty Yuniati Siregar, meminta Dinas Kesehatan Kota Medan dan pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan selaku counterpart Komisi II untuk mengawasi pelayanan seluruh rumah sakit di Kota Medan.

Pasalnya hingga saat ini, masih cukup banyak RS di Kota Medan yang merupakan provider atau mitra BPJS Kesehatan yang tidak memberikan pelayanan secara maksimal terhadap pasien yang menggunakan BPJS Kesehatann

“Saya minta Dinkes dan BPJS untuk melakukan pengawasan terhadap pelayanan rumah sakit dan menindak tegas bila terbukti melanggar standar pelayanan,” ucap Netty, Senin (27/3).

Dikatakan politisi Partai Gerindra itu, hal ini harus dilakukan guna memastikan kelancaran berjalannya program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution tentang cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Kota Medan.

“Jangan sampai ada pasien yang menggunakan UHC, tapi tidak dilayani dengan baik di RS-RS yang menjadi mitra BPJS Kesehatan. Warga Medan yang menggunakan program UHC berhak mendapatkan fasilitas pelayanan BPJS Kesehatan kelas 3,” ujarnya.

Selain rumah sakit, Netty juga menekankan agar perangkat daerah terkait juga harus melakukan pengawasan terhadap Puskesmas. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan, terdapat 48 rumah sakit yang telah bekerjasama BPJS Kesehatan, selain 41 Puskesmas dan 31 Puskesmas pembantu sebagai fasilitas kesehatan pertama di Kota Medan.

“Dengan adanya UHC, terhitung 1 Desember 2022, warga Kota Medan cukup hanya membawa KTP untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit yang telah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Sehingga pasien program UHC dipastikan terlayani, baik di puskesmas maupun rumah sakit,” katanya.

Netty berharap, ke depannya dirinya tidak lagi mendengar adanya masyarakat yang mengeluhkan pelayanan RS dengan memulangkan pasien BPJS Kesehatan setelah tiga hari dirawat, meskipun pasien tersebut belum sembuh.

“Padahal SOP yang kita tahu tidak begitu. Kalau jelas masih sakit, maka harus tetap dirawat sampai dokter menyatakan sudah dapat dirawat jalan. Hal seperti ini cukup banyak terjadi, dan kita minta hal-hal seperti ini untuk diawasi dan diberi sanksi tegas,” pungkasnya. (map/ila)

Kabupaten Labuhanbatu Data Kendaraan Milik Pemkab

ARAHAN: Staf Ahli Bupati Labuhanbatu memberikan arahan pada apel gabungan pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. FAJAR/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Staf Ahli Bupati Kabupaten Labuhanbatu, Jumingan mengatakan pembangunan Daerah sebagai bagian integral dari Pembangunan Nasional, dan tidak bisa dilepaskan dari prinsip Otonomi Daerah.

“Keberhasilan pembangunan dari suatu daerah selalu ditandai dengan tata kelola pemerintahan yang baik atau Good governance dengan beberapa indikator penilaian,” katanya saat mewakili Bupati Labuhanbatu memberikan arahan pada apel gabungan pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Senin (27/3) di Halaman Diklat BKPP.

Jumingan menjelaskan, salah satu indikatornya adalah penilaian atas laporan keuangan Pemerintah Daerah. Laporan keuangan pemerintah daerah harus disusun secara relevan, andal, dapat dibandingkan dan mudah dipahami.

“Untuk mendapatkan penilaian yang baik terhadap penilaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sedang melakukan penyelesaian Aset Barang Milik Daerah khususnya kendaraan bermotor roda dua yang hilang atau tidak ditemukan fisiknya,” beber dia.

“Beberapa waktu lalu, Tim penyelesaian kerugian daerah Kabupaten Labuhanbatu telah melakukan pemeriksaan terkait dengan barang milik daerah yang hilang atau tidak ditemukan fisiknya. Hal tersebut dilakukan untuk menata kembali buku inventaris aset pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang kemudian jika terdapat kerugian daerah atas barang milik daerah yang hilang tersebut akan dilakukan proses tuntutan ganti kerugian,” ujarnya.

Jumingan menambahkan indikator lainnya yang berpengaruh terhadap keberhasilan untuk mewujudkan good governance, yaitu pelaksanaan reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi merupakan salah satu upaya untuk mencapai Good Governance dalam melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang menyangkut aspek-aspek kelembagaan, ketatalaksanaan dan SDM aparatur yang bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang profesional, berintegritas, berkinerja tinggi, serta memegang teguh nilai dasar dan kode etik aparatur.

“Kita berharap tugas-tugas ini dapat dilaksanakan dengan baik demi terwujudnya kemajuan dalam penyelenggaran pemerintahan di Kabupaten Labuhanbatu yang kita cintai ini,” tutup Jumingan.

Hadir pada Apel Gabungan ini, para Asisten Setdakab Labuhanbatu, para Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, para eselon 3 dan 4, pejabat fungsional, dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. (fdh/ram)

Komitmen Fasilitasi Warga Sergai, Wabup Kunjungi Maisaroh

KUNJUNG: Wakil Bupati Sergai, Adlin Tambunan saat mengunjungi Maisaroh yang sedang dirawat di RS Sultan Sulaiman Sergai, Minggu (26/3).

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Serdangbedagai (Sergai) Adlin Tambunan mengunjungi Maisaroh di RS Sultan Sulaiman Ruang VIP Asoka 6, Minggu (26/3). Seperti diketahui, Maisaro anak piatu yang tinggal di Dusun III, Desa Pekan Tanjungberingin, Kecamatan Tanjungberingin, Serdangbedagai yang jatuh tersiram air panas di posko pengungsi banjir pada pada Oktober 2022 lalu. Bagian badan dan kedua kaki serta tangannya melepuh, hingga dilarikan ke RS Sultan Sulaiman Sergai lalu di rujuk ke RS Adam Malik Medan.

Setibanya dirumah sakit, Wabup Adlin langsung bertemu dengan ayah maisaroh, Sahrul Kamal alias Ketel. Adlin Tambunan meminta kepada Sahrul untuk tabah dan tetap semangat menjalani cobaan yang menimpa anaknya.

Dijelaskannya, Pemkab Sergai melalui RS Sultan Sulaiman Sergai akan terus memantau kesembuhan Maisaroh hingga sembuh total. Begitu juga untuk masalah biaya tidak perlu dipikirkan.

Wabup Adlin Tambunan mengatakan dari keterangan dokter bahwa luka melepuh yang dialami Maisaroh sudah dibersihkan, dan tidak ada lagi bekas luka infeksi.

“ Tadi saya banyak bertanya kepada dokter terkait kondisi Maisaroh, dari keterangan dokter hasilnya semua baik usai dia melakukan operasi. Saya juga mendoakan Maisaroh segera pulih dan dapat beraktivitas seperti anak seusianya,” ujarnya.

Ditegaskannya, Bupati dan Wakil Bupati berkomitmen sebaik mungkin untuk dapat memfasilitasi masyarakat sergai dalam kebutuhan kesehatan melalui program program yang sudah berjalan

Sementara itu, ayah Maisaroh Ketel tak henti mengucapkan terimakasih kepada Wabup Adlin Tambunan, karena anaknya Maisaroh mendapat perhatian yang sangat luar biasa dari Pemkab Sergai.

“Saya dan anak saya Maisaroh terus berdoa kepada orang-orang yang telah memberikan kebaikan kepada kami yang tidak menyangka ternyata mukjizat itu ada untuk Maisaroh meski saya sudah putus asa,” ucap Ketel sedih.

Dalam kunjungan itu Wabup Adlin Tambunan juga memberikan tali asih kepada Ketel yang berasal dari para dermawan di Komunitas Pemuda Darmawan dikhususkan untuk kesembuhan dan kebutuhan Maisaroh dan ayahnya selama menjaga di rumah sakit.

Setelah menjalani perawatan selama satu bulan lebih di RS Adam Malik Medan, Maisaroh diperbolehkan pulang ke rumah dan wajib rawat jalan ke RS Sultan Sulaiman Sergai.

Namun selama di rumah, Maisaroh hanya beberapa kali saja dibawa ayahnya ke RS Sultan Sulaiman untuk kontrol karena terbentur dengan biaya.

Selama tiga bulan Maisaroh dirawat ayahnya dengan obat seadanya, hingga kondisi luka melepuh bukan bertambah baik, namun semakin memburuk.

Puncaknya, keberadaan Maisaroh diketahui oleh Komunitas Pemuda Darmawan Jumat (24/3/2023) dalam kondisi sangat memprihatikan, bagian tubuh mulai paha hingga perut mulai mengeluarkan cairan nanah, dan kedua kaki bocah malang ini sudah mulai kaku dan tidak bergerak.

Sontak temuan ini langsung dikordinasikan ke Puskesmas Tanjung Beringin untuk mengecek kondisi Maisaroh dan diputuskan untuk dilakukan perawatan intensif ke rumah sakit. (fad/ram)

Selama Bulan Ramadan Jam Kerja ASN di Kurangi

PIMPIN: Kepala Bapedda Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik ketika memimpin apel untuk ASN dan non ASN di lingkungan Pemko Tebingtinggi.IST/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi dikurangi selama bulan ramadan 1444 H. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja para ASN yang sedang menunaikan keawajiban sebagai umat beragama islam.

Kepala Bapedda Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, menyatakan Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui BPKSDM telah mengeluarkan ketentuan jam kerja bagi ASN maupun Non ASN.

“Selama bulan Ramadan, jam kerja dikurangi menjadi 35,5 jam per minggu yakni hari Senin hingga Jumat, ASN dan Tenaga Kontrak di lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi masuk kerja pada pukul 08.00 WIb dan pulang pukul 15.30 WIB,” ujarnya saat memimpin apel gabungan Pemerintah Kota di ikuti beberapa Pejabat Fungsional, dan ASN beserta Tenaga Kontrak di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (27/3).

Dijelaskan Erwin, meskipun ada pengurangan jam kerja selama bulan Ramadan, kinerja ASN di lingkungan Pemko Tebingtinggi harus tetap ditingkatkan sehingga jangan sampai kebijakan ini malah menurunkan aktivitas kerja dengan merugikan kepentingan publik.

“Pada bulan Ramadan ini, kita harus tetap semangat walaupun dalam keadaan berpuasa dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pintanya. (ian/ram)

Ashari Lantik Binsar Sitanggang Jadi Sekwan

LANTIK: Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan (kiri) saat melantik Binsar Sitanggang jadi Sekwan.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan melantik Drs Binsar TH Sitanggang MSP menjadi Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deliserdang di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (24/3), pukul 14.00 WIB.

Pelantikan Drs Binsar Sitanggang yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Deliserdang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Deliserdang No.192 Tahun 2023.

Pada pelantikan yang dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar Sekretaris Daerah (Sekda), H Timur Tumanggor SSos MAP, para staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah, serta pemuka agama dan lainnya, Bupati menegaskan dalam sistem tata kelola pemerintah yang baik dibutuhkan aparatur sipil negara (ASN) berkompeten, cakap dan memiliki kemampuan untuk menggerakan roda pemerintahan, khususnya dalam pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Karena itu, keterpilihan Drs Binsar Sitanggang sudah dianggap layak dan memenuhi kriteria dalam mengemban amanah yang diberikan, dibuktikan dengan sudah dilewatinya berbagai proses dan tahapan.

“Oleh karena itu, jaga amanah dan kepercayaan. Tunjukkan memang saudara pantas mengembannya. Teruslah berkreasi dan berinovasi, apa yang sudah baik dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan, mana yang masih dirasa kurang baik diperbaiki. Kehadiran saudara harus mampu memberikan warna baru di tempat tugas saudara,” tegas Bupati.

Bupati berpesan kepada Drs Binsar Sitanggang, untuk melaksanakanlah tugas dengan penuh tanggung jawab, paham tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), kuasai peraturan, kenali potensi dan masalah yang ada, peka terhadap permasalahan, bangun dan ciptakanlah suasana kerja yang kondusif, pupuk kerjasama yang baik, lakukan koordinasi kepada semua pihak serta jangan pernah berpikir untuk bekerja sendiri.

“Saya berharap tidak akan mendengar ada keluhan dari masyarakat dan rekan-rekan anggota DPRD Kabupaten Deliserdang yang diakibatkan oleh kurang maksimalnya saudara dalam bekerja. Kepada pendamping, diharapkan dapat memberi dorongan dan dukungan penuh karena kehadiran pendamping adalah penyemangat bagi saudara yang baru saja dilantik untuk berkarir dan berprestasi lebih baik lagi,” harapnya. (btr/ram)

Dinkes Bersama USAID Momentum Gelar Rapat Kerja, Turunkan Jumlah Kematian Ibu-Anak di Karo

POKJA: Dinas Kesehatan Kabupaten Karo bersama USAID Momentum saat menyelenggarakan rapat kerja, Senin (27/3).

KARO, SUMUTPOS.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo bersama USAID Momentum menyelenggarakan Rapat Kerja Pokja Penurunan Jumlah Kematian Ibu dan Bayi Kabupaten Karo di Aula Hotel Sinabung Hills Berastagi, Senin (27/3).

Pertemuan ini dalam rangka mendorong kelompok kerja (Pokja) untuk menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Masalah kematian ibu dan bayi baru lahir, butuh dukungan keteladanan semua pihak. Sehingga diperlukan kerja sama dari semua lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersama-sama menangani masalah ini.

Dalam sambutan Bupati Karo yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Caprilus Barus menyampaikan, dalam upaya mencapai misi Pemkab Karo, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor kesehatan, merupakan bagian terpenting dari pencapaian misi tersebut.

Pertemuan ini diisi dengan diskusi kelompok dengan topik berbeda, yakni Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan, Pokja Pelayanan Rujukan, Pokja Penguatan Akuntabilitas dan Pemberdayaan Masyarakat, serta Sekretariat.

Dari diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rencana tindak lanjut yang akan menjadi acuan pergerakan lintas OPD ke depannya, serta dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh tim pokja yang terlibat.

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari OPD, organisasi profesi, rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Karo, serta Tim USAID Momentum. (deo/saz)

Bersama KCP Bulog Kabanjahe TPID Dairi Gelar Pasar Murah

KETERANGAN: Kabag Perekonomian Setda Dairi, Lipinus Sembiring, saat menyampaikan keterangan terkait pelaksanaan pasar murah yang merupakan kerja sama TPID Dairi dengan KCP Bulog Kabanjahe, Senin (27/3).Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Dairi, bekerja sama dengan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bulog Kabanjahe, menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Kabupaten Dairi, Lipinus Sembiring mengatakan, TPID yang merupakan gabungan Pemkab Dairi, Polres, Kodim, Kejari, serta Pengadilan Negeri, mengajak KCP Bulog Kabanjahe mengadakan pasar murah. Pasar murah dimaksudkan untuk mengimbangi laju permintaan konsumen (masyarakat) terkait kebutuhan pokok selama Bulan Suci Ramadan.

“Jangan sampai spekulan mengambil peran, sehingga ada lonjakan harga, dan terjadi kelangkaan barang kebutuhan pokok,” ungkap Lipinus, Senin (27/3).

Pasar murah sudah berlangsung sejak Senin di Pasar Tradisional Tigabaru, Kecamatan Pegagan Hilir. Menurut Lipinus, pasar murah ini akan berlangsung selama 15 hari ke depan.

“Harganya di bawah pasar, dan kualitas cukup bagus,” bebernya.

Adapun bahan kebutuhan pokok yang dijual pada pasar murah tersebut, yakni beras jenis premium seharga Rp9.600 per kilogram. Selanjutnya, gula pasir Rp13.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp13.000 per liter. Sembako itu dijual per paket, yakni 10 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, serta 2 liter minyak goreng, dengan harga Rp148.000.

“Setiap pasar murah digelar, Bulog menyediakan 300 paket. Semua masyarakat bisa membeli sembako di pasar murah, selagi paket masih tersedia. Warga cukup membawa e-KTP,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, pasar murah itu sangat membantu warga. Respons warga juga cukup tinggi, bahkan ada yang tidak kebagian, karena persedian sudah habis.

“Dalam 2 jam, sebanyak 300 paket habis terjual. Kami sudah minta kepada Bulog, selesai tahap pertama ini, supaya mereka mengadakan tahap kedua, sampai akhir bulan puasa nanti,” harap Lipinus. (rud/saz)

Polres Karo Terima Randis dan 15 Personel Bintara

SIRAM: Kapolres Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, saat melakukan siraman terhadap personel baru.Solideo/Sumut Pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Kapolres Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, memimpin apel pagi sekaligus kegiatan penyerahan inventaris kendaraan dinas (randis) roda 4 (R4) kepada Satuan Samapta, Satuan Pam Obvit, dan Polsek Payung, sekaligus kegiatan tradisi penyambutan Bintara Remaja, Senin (27/3) pagi.

Polres Karo menerima 3 unit randis dari Polda Sumut dan 15 personel Bintara Remaja. Inventaris randis dari Polda Sumut berupa satu unit R4 jenis double cabin Isuzu Dmux, kepada Sat Samapta, 1 unit R4 minibus jenis Daihatsu Terios kepada Sat Pam Obvit, dan 1 unit R4 jenis double cabin Isuzu Dmux kepada Polsek Payung.

AKBP Ronny mengatakan, dengan adanya sarana dukungan dari satuan atas berupa 3 unit randis ini, harapannya kinerja dalam tugas khususnya pelayanan masyarakat dapat lebih maksimal lagi. “Agar dirawat dan dijaga baik-baik inventaris negara yang sudah dipercayakan kepada kita. Gunakan sarana ini sebagai penunjang pelaksanaan tugas,” ungkap Ronny.

Dalam kegiatan penyerahan randis tersebut, diserahkan langsung Kapolres Karo kepada Kasat Samapta AKP Enda Tarigan, Plt Kasat Pam Obvit Iptu Hendrik Tarigan, dan Kapolsek Payung AKP Julianto Tarigan.

Setelah penyerahan randis, Ronny didampingi PJU, kemudian melaksanakan tradisi penyambutan 15 personel Bintara Remaja, dengan penyiraman air bunga kepada Bintara Remaja.

Ronny pun mengucapkan, selamat datang dan selamat bergabung kepada 15 personel Bintara Remaja tersebut. Menurutnya, atensi Kapolda Sumut, 15 personel Bintara Remaja ini, nantinya akan digunakan menjadi Pleton Dalmas Inti dalam persiapan Pengamanan Pemilu 2024.

“Sat Samapta, untuk laksanakan latihan dalmas secara rutin. Dari tahapan tahapan penanganan situasi menghadapi massa. Atensi dalam waktu dekat kita akan laksanakan pesta demokrasi. Untuk itu persiapkan dari sekarang, dengan bertambahnya 15 personel baru, harapannya Pleton Dalmas kita menjadi lebih siap dan kuat,” harapnya. (deo/saz)

Farhan Sudah Jatuh Hati ke Kempo

Farhan Azhari Hutabarat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Latihan keras yang dilakukan Farhan Azhari Hutabarat di cabang kempo akhirnya membuahkan hasil. Dia meraih medali emas pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan VIII tahun 2023.

Farhan meraih medali emas di nomor randori putra 60-65 kg. Pada partai final, khensi berusia 17 tahun ini mengalahkan Riski Fadillah.

“Saya senang sekali bisa meraih medali emas di Porwil Medan. Apalagi ini merupakan medali emas pertama saya selama menekuni kempo,” ujar Farhan Azhari Hutabarat, kemarin.

Ya, ini merupakan penampilan pertama siswa SMA Negeri 4 Medan tersebut di ajang Porwil. Dia memang baru delapan bulan berlatih kempo.

“Pada Porkot Medan 2022 lalu saya meraih medali perak. Kemudian ikut juga Seleksi Daerah Sumut, tapi gagal juara. Tentunya medali emas Porwil ini sangat menambah motivasi saya,” sebutnya.

Sebelum menekuni kempo, putra pasangan M Karni Hutabarat dengan Varias Tuty ini sempat berlatih basket. Jadwal yang bentrok membuat dirinya kesulitan berlatih, sehingga memutuskan menekuni kempo.

“Saya tertarik dengan kempo karena merupakan olahraga bela diri. Lagipula saya haus akan prestasi. Saya ingin prestasi di olahraga bisa mendukung mewujudkan cita-cita menjadi TNI dan Polri,” ungkapnya.

Alumni SMP YPI Amir Hamzah menyebutkan, dia memiliki cita-cita jadi TNI atau Polri. Dan, anak bungsu dari tiga bersaudara tersebut sadar bahwa meraih prestasi di olahraga bisa mewujudkan cita-citanya tersebut.

“Sudah banyak atlet kempo berprestasi masuk TNI dan Polri. Itu menambah tekad saya untuk menekuni dan meraih prestasi di kempo,” tandasnya.

Untuk itu, Farhan semakin giat berlatih. Dia sadar meraih prestasi itu tidak gampang. Apalagi ambisinya adalah meraih medali emas di PON. “Meraih emas di PON tidaklah gampang. Perlu latihan keras,” pungkasnya. (dek)

Latihan Enam Bulan Rebecca Berbuah Medali

Rebecca Rohani Tambunan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Latihan keras ditambah keinginan yang kuat membawa Rebecca Rohani Tambunan meraih prestadi di cabang kempo. Atlet berusia 15 tahun ini meraih medali emas pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan VIII tahun 2023.

Rebecca meraih medali emas dari kelas randori 60-65 kg putri. Pada partai finai, siswa SMA Negeri 4 Medan tersebut mengalahkan Dea.

“Senang bisa meraih prestasi di Porwil Medan 2023. Apalagi saya sebenarnya baru menekuni olahraga kempo,” ujar Rebecca Rohani Tambunan kepada Sumut Pos, Senin (27/3).

Wanita kelahiran 30 September 2007 ini menjelaskan baru sekitar enam bulan berlatih kempo. Dia mulai menenal kempo ketika baru masuk SMA Negeri 4 Medan.

“Sebelumnya saya tidak menekuni olahraga apapun. Namun ketika masuk ke SMA Negeri 4, saya kemudian mengenal kempo. Saya tertarik dan mulai berlatih,” ungkap alumni SMP Negeri 14 Medan tersebut.

Di bawah bimbingan pelatih Andre, Rebbeca berlatih keras. Apalagi kedua orang tuanya memberikan dukungan penuh. “Kedua orang tua memang mendukung saya untuk menekuni olahraga bela diri,” tandasnya.

Dukungan orang tua pun dibayar dengan raihan prestasi di Porwil Medan 2023. Namun hal itu belum memuaskan bagi anak pertama baru tiga bersaudara ini. Dia ingin meraih prestasi lebih tinggi.

“Sebenarnya untuk target ke depan, saya belum memandang terlalu jauh. Saat ini saya hanya ingin latihan. Dengan latihan keras, saya yakin bisa meraih prestasi lebih tinggi,” tegasnya.

Untuk itu, Rebbeca terus melakoni latihan. Saat ini dia masih tergabung dengan Dojo SMPN 4 Medan. Mereka melakukan latihan dua kali dalam seminggu.

“Untuk hari normal, saya latihan dua kali seminggu di dojo sekolah. Namun saya juga tetap melakoni latihan di rumah untuk menjaga stamina,” pungkasnya. (dek)