Home Blog Page 1682

Bandung bjb Tandamata Juara Proliga 2023

Grup voli Bandung bjb Tandamata berhasil menyabet gelar juara pada ajang Proliga 2023 sektor Putri

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – Grup voli Bandung bjb Tandamata berhasil menyabet gelar juara pada ajang Proliga 2023 sektor Putri setelah unggul 3 set dari Jakarta Pertamina Fastron. Grand Final tersebut diselenggarakan pada Sabtu 18 Maret 2023 di Gor Amongrogo, Yogyakarta.

Kemenangan ini menjadikan tim bjb Tandamata menyandang titel back-to-back champion setelah mampu mempertahankan gelar juara dari ajang Proliga 2022. Tahun ini, bank bjb Tandamata pun resmi mengoleksi empat gelar juara.

Dalam pertandingan final tersebut, Bandung bjb Tandamata menyuguhkan permainan luar biasa dan sukses mengamankan kemenangan dengan skor 3-2 (27-25, 25-22, 24-26, 20-25, 15-8). Pertandingan dimulai dengan tim Bandung bjb Tandamata yang tampil agresif dan memimpin pertandingan di dua set pertama.

Meski demikian, Jakarta Pertamina Fastron sempat membalik keadaan dengan unggul di set ketiga dan keempat dengan skor 24-26 dan 20-25. Hal tersebut menjadikan pertandingan berjalan semakin sengit.

Tim Bandung bjb Tandamata akhirnya kembali bangkit dengan gigih di set terakhir. Permainan apik dari Wilda Fadhilah dkk mampu menghantarkan tim meraih kemenangan dengan skor 15-8.

Ketua tim Bandung bjb Tandamata Tachyan Iskandar menghaturkan ucapan selamat dan rasa bangga kepada tim yang telah berhasil menyuguhkan permainan terbaik mereka. Dia berharap gelar juara pun dapat kembali diraih di tahun-tahun berikutnya.

“Selamat atas peraihan juara kembali tahun ini oleh tim Bandung bjb Tandamata. Semoga tim bisa terus melaju dan kembali menang di 2024 dan tahun-tahun berikutnya. Terus kobarkan semangat dan tekad juang setinggi mungkin,” ungkap Tachyan.

Hal senada juga disampaikan Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto. Dia berharap prestasi yang telah diraih dapat menjadi modal semangat untuk dapat meraih prestasi di masa yang akan datang.

“Bandung bjb Tandamata telah memperlihatkan permainan yang luar biasa sepanjang turnamen ini. Semoga prestasi mereka dapat terus meningkat dan berdampak positif bagi perkembangan voli Indonesia ke depannya,” ungkap Widi.

Hingga kini, bank bjb terus mendukung dunia olahraga melalui pemberian fasilitas wadah pembinaan atlet yang baik khususnya untuk cabang olahraga Voli.

“bank bjb senantiasa berperan aktif dalam membina serta mencetak atlet nasional yang professional dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” kata Widi.

Sementara itu, jajaran direksi bank bjb serta sejumlah pejabat di wilayah Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta kabupaten/kota pun turut hadir secara langsung memberikan dorongan semangat. Di antaranya adalah Kadispora Jawa Barat Asep Sukmana, Atalia Praratya Kamil, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari, Direktur Operasional bank bjb Redi Setiawan, Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania, Direktur Kepatuhan bank bjb Cecep Trisna, serta para pemimpin divisi bank bjb. (rel/sih)

Bakti Rimbawan Indonesia Bagi Hutan dan Lingkungan Hidup

SUMUTPOS.CO – Tahun 2023 merupakan momen peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-40. Hari yang sangat sakral bagi para rimbawan Indonesia ini menjadi momen introspeksi diri, kontemplasi perjuangan seorang rimbawan dalam membangun kehutanan yang lestari, serta menjaga lingkungan hidup untuk kemaslahatan umat manusia.

Melalui tema “Hijaukan Bumi, Birukan Langit”, peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-40 diharapkan meneguhkan arah dan cara pandang seluruh Rimbawan untuk terus menggali atau me-recall memori yang senantiasa ada tentang peran hutan sebagai elemen dan struktur pembentuk bentang alam dan lingkungan yang perlu senantiasa dijaga dan dirawat bersama. Begitu pula peran atmosfer dan udara sebagai bagian di dalamnya yang harus dijaga untuk tetap bersih dan terefleksi dalam langit yang biru.

Seluruh rimbawan Indonesia baik yang berkerja di Kementerian LHK, pemerintah daerah, bisnis leaders, para aktivis, para pemangku kepentingan yang ada dan seluruh masyarakat, pada momentum ini diharapkan dapat bersama bahu membahu memberikan kontribusi pemikiran ataupun kegiatan nyata di lapangan, pada masing-masing area of interest/responsibility, untuk menyukseskan upaya pengendalian perubahan iklim secara masif dan terukur.

Sebagaimana komitmen-komitmen yang selalu disampaikan pada berbagai forum global/multilateral, Indonesia memandang sangat penting untuk memastikan bahwa komitmen-komitmen tersebut dipenuhi melalui kebijakan dan aksi-aksi nyata/leading by examples, seperti yang telah banyak dilakukan dalam penanganan karhutla dengan modifikasi cuaca dan sistem paralegal; pengendalian deforestasi; tata kelola gambut dan mangrove; pengendalian perijinan; pemulihan habitat dan populasi hidupan liar; ekoriparian dan replikasi ekosistem; membangun sirkuler ekonomi dan berbagai hal secara lebih rinci.

Pada momentum ini Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya meminta kepada seluruh Rimbawan Indonesia melihat dan menyadari kondisi-kondisi yang sudah berkembang saat ini untuk dilihat sebagai tantangan besar untuk selalu menjaga setiap tapak hutan yang ada di Bumi Indonesia ini, sehingga dapat dijadikan teladan bagi orang lain.

“Ingat selalu pesan saya untuk Rimbawan Indonesia melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Setiap jengkal tanah air, setiap kawasan berciri hutan harus dalam lindungan kita, dalam lindungan negara,” tegasnya.

Sejumlah tindakan korektif (corrective actions) dalam kurun waktu 2014 hingga sekarang telah dilakukan untuk memperbaiki pengelolaan sektor lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia. Kerja-kerja Rimbawan khususnya di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengalami perubahan sangat mendasar, perubahan secara paradigmatik.

Pertama, tentang keberpihakan pada masyarakat, small holders, dalam hal akses kelola hutan, termasuk masyarakat adat terutama melalui agenda Perhutanan Sosial. Ini penting, dari kondisi akses kelola oleh masyarakat hanya 2-4 % pada sebelum akhir tahun 2014 hingga saat ini telah mencapai 18-20% dari yang seharusnya secara ideal akan mencapai 30%.

Sampai dengan Bulan Desember 2022 sudah diterbitkan SK Perhutanan Sosial seluas 5.318.376, 20 Ha, dengan jumlah SK sebanyak 8.041 Unit SK bagi masyarakat sejumlah 1.149.595 Kepala Keluarga. Kemudian, untuk pelepasan kawasan hutan melalui perubahan batas untuk sumber TORA sebanyak 133 SK seluas 193.982, 1 Ha. Khusus untuk Hutan Adat yang merupakan bagian dari Perhutanan Sosial, telah ditetapkan seluas 153.322 ha dengan jumlah SK sebanyak 108 unit dengan 51.459 Kepala Keluarga, serta Wilayah Indikatif Hutan Adat seluas 1.088.149 Ha. Selain itu, telah disiapkan pencadangan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) dari pelepasan kawasan hutan yang tidak berhutan seluas 938.879 ha.

Kedua, perubahan orientasi pengelolan hutan dari timber management (berbasis kayu) menjadi forest landscape management (berbasis pengelolaan lanskap/bentang alam) yang berorientasi pada sustainable forest management (pengelolaan hutan yang berkelanjutan).

Ketiga, solusi permanen pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah terus berupaya untuk mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setiap tahunnya melalui solusi permanen penanggulangan karhutla seperti yang diinstruksikan Yth. Bapak Presiden RI, Joko Widodo.

Upaya pengendalian karhutla terdiri dari upaya pencegahan, pemadaman dan penanganan pasca kebakaran. Penanganan kebakaran hutan dan lahan yang paling efektif adalah dengan melakukan pencegahan sebelum terjadinya kebakaran.

KLHK bersama-sama para pemangku kepentingan lainnya terus memperkuat strategi menuju solusi permanen pengendalian kebakaran hutan dan lahan melalui pendekatan analisis, operasional dan pengelolaan lanskap. Secara rutin, dilakukan analisis iklim dan langkah-langkah, seperti monitoring cuaca, analisis dan modifikasi cuaca. Selain itu juga dilakukan operasi pengendalian karhutla dengan memperkuat deteksi dini, satgas terpadu, posko lapangan, kesiapan pemadaman, penegakan hukum, serta peningkatan peran Masyarakat Peduli Api (MPA).

Keempat, perlindungan dan pemulihan lingkungan melalui pembangunan persemaian skala besar, rehabilitasi hutan dan lahan, tata kelola gambut, replikasi ekosistem, rehabilitasi mangrove, serta perlindungan sumberdaya air, dan upaya pemulihan daya dukung Daerah Aliran Sungai (DAS) melalui pemulihan lahan kritis. Akan dikembangkan Monitoring Monitoring, Reporting and Measurement (MRV) Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), untuk memastikan setiap bibit yang ditanam ter-georeferensi secara spasial, dan dapat dipantau dengan citra satelit.

Kelima, dalam penanganan konservasi yang menegaskan bahwa hidupan liar (wildlife) belong to the state , dan kelola wildlife terkait spesies dan lanskapnya sebagai satu kesatuan. Menata fragmentasi habitat menjadi orientasi kerja, juga penataan kemitraan bersama masyarakat.

Keenam, circular economy dari pengendalian sampah, serta pengendalian limbah. Keberadaan Bank Sampah tidak hanya mendorong masyarakat lebih peduli terhadap sampah, tetapi juga dapat menumbuhkan potensi ekonomi kerakyatan, dan kesempatan kerja. Indonesia akan menuju emisi net zero yang diwujudkan melalui berbagai aksi mitigasi yang dilaksanakan secara bertahap dan komprehensif. Ditargetkan pada tahun 2025 seluruh Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Sampah dikelola dengan metode lahan urug saniter dan pemanfaatan gas metan pada tahun 2050.

Sedangkan mulai tahun 2030 tidak ada lagi pembangunan TPA baru. Penggunaan TPA eksisting akan dilanjutkan sampai masa operasionalnya berakhir, serta landfill mining sudah mulai dilakukan.

Ketujuh, law enforcement, penegakan hukum dengan pencegahan melalui patrol-patroli operasi pengamanan kawasan, dan juga melakukan penegakkan hukum yang dapat memulihkan kerugian yang diderita oleh para korban, baik itu lingkungan hidup, masyarakat, dan negara. Penegakan Restorative Justice atau Keadilan Restoratif menjadi sangat penting karena penegakan hukum tidak cukup menghukum pelaku, melainkan harus dapat mengembalikan kerugian yang diderita oleh para korban, baik lingkungan harus dipulihkan, kerugian masyarakat harus dipulihkan, dan kerugian negara juga harus dipulihkan.

Kedelapan, penanganan kerjasama teknik luar negeri, dengan mempertimbangkan konvensi internasional yang selaras dengan spirit UUD 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia, berdasarkan prinsip keadilan dan perdamaian yang abadi. KLHK berperan aktif pada berbagai konvensi diantaranya UNFCCC, UNCBD, UNCDD, CITES, Ramsar, Basa Convention, dll. Indonesia berada di posisi puncak upaya pengendalian perubahan iklim dengan instrumen diplomasi iklim, yaitu Indonesias FoLU Netsink 2030.

Kesembilan, perubahan paradigmatik dalam pengembangan sistematika kerja bikrokrasi dengan dukungan tata laksana, budaya organisasi dan sistem digital.

“Mari terus kita lakukan konsolidasi Rimbawan Indonesia dari berbagai elemen fungsi di masyarakat, kita terus mengambil langkah aksi nyata pengendalian iklim Indonesia untuk bumi yang lebih baik,” tutur Menteri LHK Siti Nurbaya dalam sambutannya pada saat memimpin Upacara Hari Bakti Rimbawan Ke-40 Tahun 2023 di Plaza Ir. Soedjono Soerjo Gedung KLHK Manggala Wana Bakti Jakarta, Kamis (16/3/2023).

Renungan Suci Rimbawan

Kelestarian hutan dan lingkungan hidup, memberikan manfaat kepada masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Rimbawan Indonesia dari masa kemasa telah menorehkan hasil kerja kerasnya dalam pelaksanaan tugas mengelola sumber daya alam melalui penterjemahan prioritas-prioritas kerja lingkungan hidup dan kehutanan hingga tingkat tapak.

Tugas dalam menjaga kelestarian hutan dan mendukung pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan memiliki resiko tinggi bagi keselamatan jiwa, terutama para rimbawan yang bertugas langsung di lapangan. Medan yang berat, bencana yang tidak terduga, dan kompleksitas masalah harus disikapi dengan semakin meningkatkan profesionalitas selaku rimbawan.

“Niatkan bahwa tugas mulia yang kita lakukan adalah bentuk ibadah, dan yakinlah bahwa setiap peluh keringat, tetesan darah, akan mendapat balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong saat memimpin renungan suci di Tugu Pahlawan Rimbawan, Kampus Badan Standardisasi dan Instrumen KLHK di Bogor, Rabu (15/3).

KLHK menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga para pahlawan rimbawan. Renungan Suci diselenggarakan sebagai bentuk introspeksi diri, kontemplasi perjuangan seorang rimbawan dalam membangun kehutanan yang lestari dan menjaga lingkungan hidup untuk kemaslahatan umat manusia. Renungan suci juga dilaksanakan untuk mengenang jasa para pahlawan rimbawan yang dengan penuh dedikasi menjalankan tugas negara, namun harus kehilangan nyawa, dan gugur meninggalkan keluarga yang dicintainya.

Rasanya tidak cukup seluruh pengabdian kita saat ini untuk menggantikan pahlawan rimbawan dalam bekerja membangun kehutanan. Kiranya semangat para pahlawan yang gugur dapat memacu kita dalam bekerja, menciptakan inovasi-inovasi baru agar berkontribusi dalam pembangunan, terutama untuk memelihara kualitas lingkungan dan hutan serta membantu meningkatkan kapasitas masyarakat.

Sebagaimana Mars Rimbawan, beberapa bait menjadi saksi tekad pengabdian setiap individu rimbawan terhadap kehutanan. Mars Rimbawan merupakan seruan rimba yang mengekpresikan kecintaan kita terhadap alam dan lingkungan. Demikian pula seruan dan panggilan rimba untuk kita berbakti pada negara dan membela nusa bangsa dan untuk senantiasa bersatu dan bertolonglah selalu.

Seorang perwira rimba raya senantiasa menganggap bahwa hutan adalah sebuah taman. Taman indah permai nan mulia, maha taman tempat rimbawan bekerja. Secara implisit bait-bait lagu dalam Mars Rimbawan menggambarkan peranan seorang Rimbawan. Rimbawan sebagai penyelamat hutan dan lingkungan, semangat bela negara, nusa dan bangsa, serta menjaga persatuan bangsa. (rel/adz)

Sambut Ramadan, Pemko Binjai Gelar Pengajian dan Silaturahmi

SAMBUTAN: Ketua TP PKK Kota Binjai, Hj Nurhayati Simanjuntak saat memberikan sambutannya.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai menggelar pengajian akbar sekaligus dalam rangka silaturahmi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriah di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (18/3/2023). Bahkan, pengajian akbar ini juga dihadiri Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah beserta Ketua TP PKK, Hj Nurhayati Simanjuntak dan Ketua I TP PKK Kota Binjai Winda Widya Rizky Yunanda serta lainnya.

“Besar harapan saya dengan pengajian ini kita dapat menggali lebih dalam lagi khazanah keilmuan kita dalam bidang agama yang pada akhirnya akan menjadikan diri kita, menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan,” ungkap Amir.

Pengajian dan silaturahmi ini sekaligus dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriah yang tinggal beberapa hari lagi. Amir menyatakan, Ramadan merupakan bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan.

“Ramadan merupakan bulan suci istimewa penuh kemuliaan serta keberkahan yang sayang apabila kita lewatkan begitu saja,” ujarnya.

Terlebih, kata dia, ada banyak keutamaan dan keistimewaan Ramadan. Sehingga bisa menjadi waktu terbaik bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.

Sementara, Ustaz Jaharudin Batubara memberikan ceramahnya dalam pengajian tersebut. Dia menekankan, sebagai umat muslim, hendaknya senantiasa bersyukur atas segala karunia Allah SWT.

Sebab hal itu merupakan langkah pertama menuju ketakwaan. Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan datang, ketaqwaan merupakan tujuan dan barometer kesuksesan setiap individu.

“Dengan selalu bersyukur, diharapkan ini semakin mengokohkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan cara menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya,” jelas Jaharuddin Batubara.

Untuk mendapat predikat taqwa, setiap muslim tentunya harus senantiasa memprioritaskan kualitas ibadah puasanya. “Berpuasa bukan hanya menahan lapar dahaga, namun juga perlunya ada komitmen agar mampu menahan diri dari hal-hal yang dapat mengikis keutamaan serta pahala puasa,” pungkasnya. (ted)

JNE Ngajak Online 2023 “Goll..Aborasi Creativolution”

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – JNE kembali hadir menggelar program webinar secara Hybrid dan offline “JNE Ngajak Online 2023” pada Kamis, 16 Maret 2023 di M Bloc Space – Creative Hall Jl. Panglima Polim no. 37 Jakarta Selatan. Program “JNE Ngajak Online” ini telah diselenggarakan sejak tahun 2017 dan bertujuan memberikan edukasi mengenai strategi penjualan di era digital untuk meningkatkan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Di tahun 2023, “JNE Ngajak Online” akan mengusung tema “Goll..Aborasi Creativolution” dan juga diselenggarakan di 10 kota yaitu Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Makassaar, Medan, Pontianak, Palembang dan Denpasar.

M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE memberikan sambutan dalam acara yang dilangsungkan secara hybrid dan offline, menyampaikan dukungan terhadap kemajuan bisnis yang dilakukan para pelaku UMKM dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan dan pemulihan perekonomian Nasional dalam adaptasi kebiasaan baru. Hadir sebagai narasumber dari pemerintahan sebagai pemangku kebijakan terkait UMKM, Rulli Nuryanto S.E, M,Si (Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Makro), dan akan hadir pula pembicara yang mewakili para pelaku UMKM kreatif yang merupakan brand artisan lokal Indonesia, yaitu: Sulaiman Said (Creativepreneur & Founder Kamengski), Andovi Da Lopez (Entrepreneur & Content Creator), Martha Suherman (Creative Photographer). “Dinamika Pemasaran untuk Millineal dan Gen Z untuk mengembangkan produk unggulan” menjadi tema pembahasan utama yang akan disampaikan oleh Kurnia Nugraha selaku (Head of Media Relation JNE) dan Luthfi Safitri Zein (Head of Roket Indonesia) yang akan menyampaikan dukungan JNE sebagai perusahaan logistik Nasional dalam mendukung UMKM Indonesia agar dapat meningkatkan daya saing di saat ini.

Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE mengatakan, Bahwa salah satu aktivitas yang terpenting dalam ekosistem bisnis online adalah pengiriman, yang dapat menentukan keberhasilan suatu transaksi online, mulai dari cara pengemasan paket dan pemanfaatan produk layanan JNE sesuai kebutuhan para pelaku UMKM. “UMKM di Jakarta memiliki potensi untuk berkembang apabila dapat memaksimalkan penjualan secara online. Karena itulah JNE hadir dan menyelenggarakan program “JNE Ngajak Online 2023” “Goll..Aborasi Creativolution” yaitu JNE melakukan engagement dengan UMKM Lokal di 10 kota dengan mengedukasi dan mengintegrasi baik offline maupun online sehingga 360 marketing tercipta”.

Selain penjelasan mendalam mengenai strategi distribusi paket serta pemasaran trend digital, JNE pun memberikan kesempatan untuk mendaftar langsung menjadi member JNE Loyality Card (JLC) pada saat acara workshop dilakukan. Peserta yang sudah terdaftar sebagai member JLC akan mendapatkan bonus 10 poin dan seluruh peserta berkesempatan mendapatkan voucher ongkir senilai Rp.5 juta. Promo potongan harga produk kamengski dan kopi made for kopi dari Andi Da Lopez di https://mart.roketindonesia.com/ dan free ongkir melalui Roket Indonesia. JNE Ngajak Online 2023 dapat diikuti di Youtube Channel JNE_ID, selain itu peserta juga akan mendapatkan sertifikat webinar (e-Certificate). (rel/sih)

Wali Kota Binjai Resmikan Masjid Ainul Yaqin

POTONG: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah saat memotong pita sebagai bentuk peresmian Masjid Ainul Yaqin di Jalan Danau Singkarak, Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah meresmikan Masjid Ainul Yaqin di Jalan Danau Singkarak, Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur, akhir pekan lalu. Ketua BKM Ainul Yaqin, H Dasman dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Binjai yang telah meresmikan masjid tersebut.

Ia menyatakan, keberadaan Masjid Ainul Yaqin selain sebagai tempat ibadah juga, sebagai tempat untuk mendidik anak-anak dalam bidang agama. “Kami akan mencoba menggalakkan syiar Islam terutama untuk anak-anak kami yang masih kecil. Kita akan didik dan bina agar menjadi anak yang sholeh dan sholeha,” ujarnya.

Sementara, Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah dalam peresmian tersebut mengaku senang dapat hadir dan bercengkerama dengan masyarakat sekitar. Ia mengapresiasi masyarakat Kelurahan Sumber Karya yang telah bersama-sama membangun masjid tersebut.

“Saya ingin mengajak warga masyarakat untuk sama-sama meramaikan Masjid Ainul Yaqin. Jadikan masjid ini sebagai sentral bagi kita, ajak generasi muda juga, agar bisa menjadi kebiasaan bagi generasi muda gemar datang ke masjid. Semoga mutu dan kualitas ibadah kita kian hari kian meningkat,” pungkasnya. (ted)

Ishaq Abrar Kawal Realisasi Janji Kampanye Wali Kota Medan soal Jaminan Kesehatan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan diminta memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat. Pasalnya, masih banyak persoalan yang dihadapi masyarakat dalam mendapatkan haknya menerima pelayanan kesehatan.

Penegasan ini disampaikan, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan saat melaksanakan sosialisasi produk hukum Daerah III, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan yang dilaksanakannya di Jalan Pancing Nomor 89 Kelurahan Mabar Hilir dan Jalan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli, Sabtu (18/3/2023) dan Minggu (19/03/2023).

“Program jaminan kesehatan gratis atau Program Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB), adalah janji Wali Kota Medan Bobby Nasution saat kampanye. Kita terus mendorong realisasi ini agar masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya,” kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan ini.

Menurut Abrar, Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan sesuai yang termaktub dalam Bab II Pasal 2, bahwa tujuan Perda salah satunya adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka bagi masyarakat. Kemudian, meningkatkan akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan. “Kita akan pastian setiap pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat bisa direalisasikan dan masyarakat bisa menikmatinya. Dan janji Wali Kota Medan kemarin menjadi komitmen kita untuk terus mengawalnya sampai tuntas,” tegasnya.

Disampaikannya juga, tujuan Perda ini adalah untuk mewujudkan tatanan kesehatan yang mampu melibatkan partisipasi semua unsur terkait meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota. “Juga mewujudkan pembangunan kota berwawasan kesehatan dan kemandirian. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka bagi masyarakat. Meningkatkan akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan,” katanya.

Diterangkannya, pada BAB 18 pada Pasal 32 terkait masalah gizi, yakni pemerintah dan swasta bertanggung jawab dalam upaya perbaikan gizi untuk meningkatkan derajat kesehatan, kecerdasan dan produktifitas kerja. “Pemko bertangung jawab atas pemenuhan kecukupan gizi keluarga miskin dan dalam situasi darurat,” tandasnya. (adz)

Pemko Diminta Permudah Masyarakat Dapatkan Akses Layanan Kesehatan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan, Parlindungan Sipahutar meminta Pemko Medan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Pasalnya, kesehatan merupakan salah satu hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi Pemko Medan.

“Melalui Perda ini, diharapkan Pemko Medan memberi akses agar masyarakat mudah mendapatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan secara maksimal,” kata Parlindungan, dalam Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan, Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Mangaan IV Gang Rahayu, Lingkungan 14, Kelurahan Mabar, Medan Deli, Minggu (19/3/2023).

Menurut Parlindungan, banyak keluhan dari masyarakat soal pelayanan kesehatan yang diberikan Puskesmas maupun rumah sakit saat menggunakan program BPJS Kesehatan. Untuk itu, Parlindungan meminta Dinas Kesehatan Kota Medan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan manfaat program layanan kesehatan yang merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan. “Bantu masyarakat dalam memperoleh akses kesehatan. Jangan orang sudah sakit, malah dipersulit. Lakukan dulu penanganan, baru administrasi atau prosedurnya menyusul,” tegas Parlindungan.

 

Dalam kesempatan itu, Parlindungan Sipahutar mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan fasilitas dari BPJS Kesehatan. “Memang kita tak berharap sakit, tapi kita perlu memiliki kartu BPJS. Bagi yang belum punya kartu BPJS, Pemko Medan telah meluncurkan program UHC dengan KTP berobat gratis ke Puskesmas dan rumah sakit,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, ratusan masyarakat yang hadir cukup antusias menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi terkait pelayanan kesehatan. Seperti yang disampaikan Eka, Warga Kelurahan Mabar, Medan Deli. “Saya pernah membawa anak saya berobat ke Puskesmas, kami bawa kartu BPJS, KK, dan KTP, tapi kami ditolak untuk berobat dengan alasan kartu BPJS Kesehatan anak saya tidak aktif lagi. Jadi mohon ini menjadi perhatian Bapak Parlindungan Sipahutar dan Pemko Medan,” kata Eka.

Sementara Agustina Manurung menanyakan, apakah Kartu BPJS Kota Medan bisa digunakan di luar kota Medan. “Saya mau merantau, apakah kartu BPJS yg saya miliki bisa saya gunakan di perantauan nanti?” tanya Agustina.

Sedangkan Nova, warga Linkungan 13 Kelurahan Mabar, menanyakan, apakah BPJS bisa digunakan untuk operasi buka pen? “Saya mau bawa suami saya operasi buka pen. Apakah bisa menggunakan BPJS. Terus, bagaimana caranya?” tanya Nova.

Menyikapi pertanyaan masyarakat ini, Yossy J Veronica dari UPT Puskesmas Titipapan, mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin berobat ke Puskesmas, bisa hanya menggunakan KTP atau KK. “Selama saya bertugas di Puskesmas Titipapan, tidak pernah kami menolak pasien walau tidak punya kartu BPJS. Karena sejak dulu memang, warga yang ingin berobat bisa menggunakan KTP atau KK. Kecuali ingin dirujuk ke rumah sakit, itu memang tidak bisa,” jelas Yossy.

Namun saat ini, lanjut Yossy, melalui program UHC yang diluncurkan Wali Kota Medan awal Desember tahun lalu, kini masyarakat yang tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan sudah bisa dirujuk ke rumah sakit hanya dengan menunjukkan KTP. “Tapi harus dicek dulu di Puskesmas, apakah memang harus dirujuk ke rumah sakit atau tidak. Jika masih mampu ditangani Puskesmas akan ditangani Puskesmas dulu,” ungkapnya.

Menyikapi pertanyaan Nova, ditegaskan Yossy, untuk operasi buka pen, bisa menggunakan BPJS. “Ibu pergi saja ke Puskesmas atau Klinik di mana faskes BPJS ibu. Minta rujukan dari faskesnya dulu,” jelasnya.

Yossy juga menjelaskan, kalau peserta BPJS Kesehatan terdaftar di Kota Medan, bisa berobat di luar Kota Medan. “Tapi hanya untuk 3 kali berobat. Selebihnya harus pindah faskes di mana domisilinya di perantauan. Untuk pindah faskes ini bisa dilakukan melalui aplikasi JKN Mobile,” bebernya.

Hadir dalam sosialisasi ini mantan Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Ahmad Rifai Siregar mewakili Camat Medan Deli, Yossy J Veronica S dari Puskesmas Titipapan mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan, ibu-ibu dari Perwiritan Amaliyah, Pengajian Wanita Medan Kecamatan Medan Deli, Pendawa Ranting Mabar, PPM Medan Deli, Mahkota Serumpun Medan Deli, tokoh masyarakat dan agama Kecamatan Medan Deli. (adz)

UMKM Centre Kota Medan Akan Beroperasi, Pastikan Diri Telah Terdaftar Sebagai Binaan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan segera mengoperasikan UMKM Centre di tahun 2024 pada beberapa lokasi di Kota Medan. Nantinya di lokasi tersebut, produk-produk unggulan UMKM Kota Medan akan dipasarkan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH, saat melakukan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda Kota Medan No.9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan di Jalan T.B. Simatupang/Jalan Abadi Gg Kesuma Lingkungan 4, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (18/3/2023).

“InsyaAllah UMKM Centre akan beroperasi tahun depan, fasilitas yang sangat baik dari Pemko Medan ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin,” ucap Mulia pada kegiatan yang turut dihadiri Camat Medan Sunggal T. Chairuniza, Sekretaris Lurah Sunggal, perwakilan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag), dan Korkot PKH Medan.

Tentunya, sambung Mulia, produk yang dapat dipasarkan di UMKM Centre Kota Medan adalah produk-produk UMKM yang merupakan binaan Pemko Medan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag).

Untuk itu, Mulia meminta kepada seluruh warga Kota Medan yang berpofesi sebagai pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan diri ke Diskop UKM Perindag Kota Medan untuk dapat terdata sebagai pelaku UMKM sekaligus binaan Pemko Medan.

“Jangan sampai sebagai pelaku UMKM kita acuh terhadap hal ini, padahal ada sangat banyak keuntungan yang didapatkan pelaku UMKM apabila terdata dan menjadi binaan Pemko Medan melalui OPD terkait,” ujar Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Hingga saat ini, terang Mulia, Pemko Medan masih terus melakukan pendataan terhadap seluruh pelaku UMKM di Kota Medan. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 40 Ribu pelaku UMKM sudah terdata dan jadi binaan Dinas Koperasi UKM dan Perindag.

Jumlah itu tentu dapat dikatakan naik secara signifikan. Mengingat pada tahun sebelumnya, jumlah pelaku UMKM yang terdata di Kota Medan hanya berjumlah 16.000 pelaku UMKM.

“Di tahun lalu, dari 16.000 pelaku UKKM tersebut, saya sudah memfasilitasi 1.000 pelaku UMKM untuk mendapatkan berbagai bantuan dari Pemko Medan. Saya harapkan di tahun, 40.000 pelaku UMKM di Kota Medan bisa semuanyamendapatkan bantuan dan saya siap kembali memfasilitasi lebih banyak lagi pelaku UMKM untuk bisa mendapatkan bantuan,” katanya.

Kedepannya, lanjut Mulia, dirinya berharap agar jumlah pelaku UMKM yang terdata dan menjadi binaan Pemko Medan dapat terus bertambah, sehingga akan lebih banyak pelaku UMKM di Medan yang diberdayakan. Sementara, keberdayaan UMKM akan sangat mempengaruhi kekuatan ekonomi suatu daerah.

“Tak hanya produknya dapat dipasarkan di UMKK Centre, tapi pelaku UMKM yang terdata dan menjadi akan mendapatkan berbagai bantuan untuk mengembangkan usahanya. Bantuan tersebut dalam berbagai bentuk, mulai dari modal usaha, bantuan peralatan, hingga pelatihan,” pungkasnya.

Pantauan Sumut Pos, ratusan warga yang hadir, khususnya para pelaku UMKM tampak antusias dalam meminta penjelasan terkait program-program Pemko Medan untuk mengembangkan usaha yang mereka jalani dan cara mendapatkan program-program tersebut.

Atas sejumlah pertanyaan yang diajukan, Mulia bersama pihak kecamatan, kelurahan, Diskop UKM Perindag dan perwakilan Dinsos tampak menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan.

Seperti diketahui, Mulia Syahputra menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda Kota Medan No.9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan di dua lokasi yang berbeda. Selain di Jalan T.B. Simatupang/Jalan Abadi Gg Kesuma Lingkungan 4, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal pada Sabtu (18/3) sore, Mulia juga menggelar kegiatan yang sama di Jalan Eka Warni Gg Setia, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor pada Minggu (19/3). (map)

Ganjar Milenial Center Sumut Gelar Kegiatan Pelatihan Barbershop

GMC Sumut menggelar kegiatan pelatihan Barbershop, di Barber House, Jalan Ar Hakim, Kecamatan Medan Area, Sumatera Utara, Sabtu (18/3/2023).(ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Para pendukung Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam komunitas Ganjar Milenial Center (GMC) Sumut menggelar kegiatan pelatihan Barbershop, di Barber House, Jalan Ar Hakim, Kecamatan Medan Area, Sumatera Utara, Sabtu (18/3/2023).

Koordinator Wilayah GMC Sumut, Yusuf Elpa Sagala mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada milenial untuk ikut terjun di dunia wirausaha dengan mengembangkan potensi dan bakat milenial di bidang barber.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat berwirausaha dan mengembangkan potensi dan bakat milenial di bidang barber dengab menggandeng Barber House,” ujar Yusuf.

GMC Sumut berharap milenial setempat bisa menambah skill untuk mengembangkan diri setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan ramai di ikuti masyarakat Kecamatan Medan Area dan sekitarnya.Bima salah satu peserta menyambut antusias kegiatan pelatihan Barbershop tersebut.

Dia mengaku sudah lama ingin memiliki skill baru agar bisa berwirausaha.

“Kegiatan Ganjar Milenial Center Sumut ini bisa memotivasi kaum milenial untuk terus mengasah kemampuan kita bidang mana yang kita inginkan,” ujar Bima di sela pelatihan.

Selain pelatihan, GMC Sumut juga melakukan sosialisasi memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo pada milenial dan masyarakat yang berhadir.(rel/tri)

Bupati Sergai Dikenalkan Proses Panen Tilapia dan Pemberian Pakan Rendah Fosfor

Bupati Sergai Darma Wijaya saat mengunjungi lokasi budidaya ikan Tilapia .

DANAU TOBA, SUMUTPOS  – Sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan operasional budidaya ikan Tilapia yang berkelanjutan, Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) menerima kunjungan Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya beserta staff ke lokasi budidaya ikan Tilapia yang berada di Danau Toba, Sumatera Utara pada Sabtu (18/3/2023).

Aktivitas kunjungan di antaranya adalah mengenalkan tentang komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional, khususnya dalam budidaya ikan Tilapia secara bertanggungjawab dengan meminimalkan dampak terhadap lingkungan, dengan mengurangi jejak ekologi. Seperti program pemantauan dan pengujian kualitas air di laboratorium, proses panen, serta pemberian pakan ikan terapung rendah fosfor yang ramah lingkungan.

Lake Manager Regal Springs Indonesia, Friska S. Saragih menjelaskan program-program akuakultur yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan keterlacakan optimal yang dijalankan perusahaan mulai dari pembenihan di Serdang Bedagai hingga pembesaran ikan Tilapia di Danau Toba.

“Sebagai bagian dari pemenuhan standar lingkungan di wilayah operasional perusahaan serta melindungi ekosistem, kami memiliki inisiatif dan invoasi cara budidaya ikan yang bertanggungjawab. Di antaranya pembenihan ikan Tilapia unggul di lokasi yang kami miliki sendiri, produksi ikan Tilapia dengan kualitas premium dan tertinggi dengan memerhatikan dampak dan jejak ekologi, program rutin uji sampling kualitas air dan endapan di Danau Toba secara berkala,” jelas Friska.

Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya menyikapi keseriusan perusahaan, dalam hal ini dengan
mendukung Regal Springs Indoenesia dalam menjalankan operasional yang berkelanjutan dan terintegrasi, mulai dari pembenihan, pembesaran hingga pengolahan.

“Dengan adanya pembenihan serta pabrik pengolahan PT Aqua Farm Nusantara di Serdang Bedagai, kami berharap ke depannya dapat lebih baik lagi khususnya dalam peningkatan kapasitas produksi, sehingga dampak positifnya adalah membuka lebih banyak lapangan kerja, menjagai rantai pasokan pangan dan iklim investasi yang lebih kondusif terutama di Sumatera Utara,” jelas Darma Wijaya.

Atas komitmennya memenuhi dan mematuhi persyaratan serta standar yang berlaku pada industri akuakultur, Regal Springs Indonesia telah mendapatkan sertifikasi tertinggi baik secara nasional maupun dari badan sertifikasi independent internasional. Di antaranya sertifikasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Best Aquaculture Practices (BAP), Aquaculture Stewardship Council (ASC), dan BRCGS Global Food Safety Standard.

Dalam kunjungan itu, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya turut didampingi oleh Wabup Sergai Adlin Tambunan, Sekda Kab. Sergai M. Faisal Hasrimy, Ketua TP PKK Rosmaida Saragih, Ketua GOPTKI Aini Zetara serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hedi Novria serta rombongan melihat secara langsung proses pembesaran ikan Tilapia. (rel)