Home Blog Page 1702

Beranda Kreatif Kota Medan Kembali Hadir, Warga dan Pelaku UMKM Sangat Antusias

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai sarana untuk mengembangkan potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kota Medan, Beranda Kreatif gagasan Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali hadir di tahun 2023. Event yang digelar Pemko Medan setiap akhir pekan ini sudah sangat dinantikan oleh Warga dan Pelaku UMKM.

Hal ini terlihat dari antusiasnya warga yang hadir dan menyaksikan berbagai pertunjukan baik itu kesenian maupun kreativitas yang ditampilkan dalam Beranda Kreatif di Halaman Kantor Wali Kota, Sabtu (11/3/2023). Tidak hanya warga, pelaku UMKM yang berjualan dan ikut menyemarakkan Beranda Kreatif juga merasa senang karena event yang dapat meningkatkan perekonomian ini kembali digelar.

Dalam event Beranda Kreatif Kota Medan tersebut turut hadir Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Ekbang Agus Suriyono, Kadis Kominfo Arrahman Pane dan Plt Kadis Pariwisata Viza Vandhana. Berbagai pertunjukan kesenian dan kreativitas mengisi kegiatan tersebut, di antaranya tarian tradisional, dancst model, penampilan band lokal Pelajar, atraksi seni bela diri dan magical.

Plt Kadis Pariwisata Viza Vandhana menjelaskan, Beranda Kreatif yang merupakan gagasan pak Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali hadir di tahun 2023.

Event ini merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya, hanya saja di tahun 2023 ini Dinas Pariwisata Kota Medan mengkonsep agar masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman ketika berada di halaman kantor Wali Kota Medan menyaksikan beranda kreatif.

“Di tahun ini kita lebih mengutamakan kenyamanan masyarakat khususnya tempat duduknya sehingga mereka dapat lebih nyaman menikmati pertunjukan maupun kuliner pelaku UMKM yang tersedia. Artinya kita tidak membuat pembatasan jadi masyarakat dapat bebas duduk dimana saja dan menyaksikan pertunjukan beranda kreatif,” ujar Plt Kadis Pariwisata.

Ade Irma, salah satu pelaku UMKM mengaku digelarnya kembali beranda kreatif kota Medan ini sangat baik sekali, karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Artinya event yang di akhir tahun 2022 kemarin berhenti sementara dan kini dibuka kembali sangat membantu para pelaku UMKM.

“Beranda Kreatif sempat dihentikan sementara dari akhir tahun lalu, namun kami terus menunggu informasi kapan dibukanya kembali. Begitu mendapatkan informasi beranda kreatif kembali digelar kami sangat antusias,” Jelas Pelaku UMKM.

Dijelaskan Ade Irma, sejak buka sampai dengan malam ini banyak pembeli yang datang ke tenda usahanya. Dirinya juga menyampaikan omzet yang diperolehnya selama acara beranda kreatif berlangsung, sekitar Rp400- Rp500 ribu rupiah. Dimana harga makanan yang dijualnya mulai dari Rp8.000 sampai Rp45.000.

“Alhamdulillah hari ini banyak pembeli yang membeli dagangan saya. Tadi waktu isya omzet sudah Rp 250 ribu, saat ini telah mencapai Rp 400 ribu – Rp 500 ribu. Tentunya beranda kreatif ini sangat bermanfaat dan membantu kami pelaku UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang tengah menyaksikan pertunjukan seni dan kreativitas, Sofia menilai beranda kreatif ini sangat bagus sekali karena dapat menjadi sarana untuk menghibur masyarakat yang telah lelah seminggu beraktifitas.

“Terdapatnya berbagai hiburan dan kuliner di beranda kreatif, menjadikan event ini sarana untuk menghibur masyarakat. Ya dapat hilangin suntuk karena ada hiburan yang menarik apalagi ada kuliner UMKM yang dapat membantu perekonomian pelaku UMKM,” kata Sofia yang juga mengakui dirinya bersama keluarga sudah sering datang ke beranda kreatif. (rel)

Respon Cepat Terkait LPJU, Warga Apresiasi Pemko Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen untuk mewujudkan program Medan Terang dan Smart PJU (Penerangan Jalan Umum). Salah satunya, dengan mengadakan maupun memperbaiki fasilitas Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang ada di setiap sudut Kota Medan.

Salah satu wilayah yang dipasangkan LPJU oleh Pemko Medan, yakni di Jalan Rawa 1, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai. Atas pemasangan LPJU tersebut, warga pun memberikan apresiasi kepada Pemko Medan.

“Terimakasih dan apresiasi kami kepada Bapak Wali Kota Medan (Bobby Nasution) yang telah memasang lampu (LPJU) di kawasan tempat kami tinggal ini,” ucap salah seorang warga Medan Denai, Ali Munaf.

Ali Munaf mengatakan, sebelumnya wilayah tempat tinggalnya tersebut terbilang sangat gelap di malam hari karena minimnya pencahayaan diakibatkan tidak adanya LPJU dan hanya mengandalkan cahaya lampu dari teras-teras rumah warga.

“Tapi sekarang kondisi jalan di gang tempa tinggal kami ini sudah terang benderang. Terimakasih juga kepada Dishub Medan yang sudah merespon keluhan kami dengan cepat,” ujarnya.

Senada dengan Ali Munaf, warga Gang Pulau Bakti Lingkungan 6, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, juga menyatakan hal yang sama.

“Sekarang Gang Pulau Bakti ini sudah terang, terima kasih Pak Wali karena sudah memasang lampu Jalan di tempat tinggal kami ini,” katanya.

Terpisah, Kadis Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis S.SiT MT, mengatakan bahwa hingga saat ini, pihaknya di Dinas Perhubungan Kota Medan terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat, termasuk di bidang PJU.

“Sesuai instruksi Bapak Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution, bahwa pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Untuk itu, kami di Dishub Medan terus meningkatkan pelayanan kami terhadap masyarakat, termasuk pelayanan di bidang PJU yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap Iswar kepada Sumut Pos, Minggu (12/4/2023).

Dikatakan Iswar, peningkatan pelayanan yang dimaksud dilakukan Dishub Medan dengan terus meningkatkan respon time atau waktu tanggap terhadap laporan warga yang masuk kepada pihaknya.

“Jadi sebisa mungkin, setiap laporan yang masuk kita tanggapi dengan cepat. Meskipun armada dan tenaga yang ada saat ini masih cukup terbatas, tapi sebisa mungkin semua laporan yang masuk kita tanggapi secepat mungkin yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Dijelaskan Iswar, bidang PJU sebelumnya dikelola oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Pasca dilebur, bidang PJU kini dialihkan kepada pihaknya di Dishub Medan.

Begitu dialihkan ke Dishub Medan, pihaknya pun langsung membuka layanan pengaduan gangguan LPJU Kota Medan melalui nomor 0813-9600-0934 yang aktif selama 24 jam. Begitu dibuka, masyarakat pun berbondong-bondong menyampaikan pengaduannya terkait LPJU.

“Alhamdulillah, layanan pengaduan tersebut mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. Setiap harinya, aduan terkait gangguan LPJU terus kita terima,” jelasnya.

Meskipun begitu, Iswar meminta masyarakat yang aduannya belum dilayani dengan pemasangan lampu untuk bersabar. Pasalnya, aduan yang masuk sedang mengantri untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal dari pihaknya.

“Sebisa mungkin aduan yang masuk kita layani dengan cepat, harap bersabar, saat ini petugas kita di lapangan terus bergerak. Kedepannya, Pemko Medan akan terus meningkatkan pelayanannya sebagai upaya mewujudkan salah satu program Bapak Wali Kota Medan (Bobby Nasution), yakni Medan Terang,” pungkasnya.
(map/ila)

YAPIM Taruna Stabat Sukses Gelar Pasar Seni ke-9

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Sekolah Yapim Taruna sukses gelar Pasar Seni ke-9 pada hari Sabtu (11/3/2023). Acara dI laksanakan di halaman sekolah Yapim Taruna,ada pun Perlombaan ini seperti.

1- Penampilan Fashion Show Daur ulang dari SMP 1N Stabat A.N.kaisya Nazha Arzelita,SMp swasta Delina A.N Sabbhaisna Aulia.

2- Juara Fashion Show Daur ulang SMA/SMk:
Yapim Taruna Stabat.kls Xn Mia 2 Tiara oanita,kls XII Mia Nazifa Dewi Arsa,kls II IIS Intan Dwi Yolanda,kls X IIS,kls XII TKj,,kls XI MIA,kls zXI TKJ.

3- Final Lomba Vokal Solo.

SMP IT IORA Stabat A.N Titania Anisa,SMP N1 Hinai A.N.Sinta Rafa Mulia, SMP N1 Stabat A.N khaen.Hana kaban,SMP N2 Secanggang A.N.Lia Ramadhani

4- Final Akustik SMA/SMk:
SMA N1 Stabat A.N Shinta Anggraini,SMA N1 Padang Tualang A.N WBA Great,SMA N2 Percut SEI Tuan A.N The Raw Band,Ahmat Yani Binjei Setiti AY.

5-. Musikalisasi.Puisi SMP.:
SMP N1 Stabat A.N Keisha Nazha Arzelita,METHODIS Binjei A N Jessica Alfonsa Simbolon,MTS 3 Langkat A.N Badria Dewi,SMP N1 Secanggang A.N Indah Triana.

Turut hadir,Kepala sekolah SMA/SMk Yapim Taruna Stabat Fresli Lumbantobing SPd,Kabid Yapim Taruna Drs Jamalianer Seragih MPd,ketua panitia Deni Satuawan SPd, Kacabdis SMK Langkat Drs Syafaruddin, Lurah perdamaian, Ketua Komite,Babinsa Danramil 03 Stabat.S.Sitobing,Katibmas Kapolsek Stabat S Sitorus.Dewan guru dan wali murid.siswa Yapim Taruna Stabat.

Dalam kata sambutan Kepala Sekolah SMA/SMK Yapim Taruna Stabat Fresli Lumbantobing SPd, mengatakan, Pasar Seni Yapim Taruna ini gunanya untuk menampung aspirasi kreasi aktifitas siswa, sperti vokal show, band, Pramuka.

“Di samping itu juga menampung kreasi siswa dididik kita setingkat SMP/SMA Yapim Taruna khusus sekolah di wilayah kecamatan Stabat. Kalau ada sekolah yang lain ikut bergabung dalam perlombaan ini nanti kita akan buat pendafaran yang baru lagi,” ujarnya.

Senentara itu, peserta yang ikut dalam perlombaan Pasar Seni in berjumlah 25 siswa dari tingkat SMP 15,tingkat SMA 10,khusus sekolah kecamatan Stabat. ” Pasar Seni termasuk memajukan sekolah Yapim Taruna dan memajukan Dunia pendidikan kabupaten Langkat karena belajar sekarang dari Pancasila/budaya dan kreasi,” bilang nya.

KabdislPendidikan wilayah Sumatera Utara yang di wakilkan kepada Kasi Kacabdis Langkat Drs Syaruddin sangat mengaspirasi dengan kegiatan perlomban pasar seni ke,-9 ini Yapim Taruna. ” Kami bangga dengan kegiatan ini,” pungkasnya.(mag-6/ila)

Induk Usaha Joyday, Yili Grup Memimpin Komitmen Penyelesaian Program Emisi Karbon CAA PBB

Zhao Xin pada acara penutupan Program Climate Ambition Accelerator (CAA) dan Program Akselerator Target Gender Equality (TGE) di Shanghai.(ist)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Yili Group, perusahaan produk olahan susu terbesar di Asia, mendukung pelaksanaan program karbon netral, dengan menerapkan kebijakan rendah emisi karbon pada seluruh aspek produksi dan operasional pabrik perusahaan. Wakil Presiden Yili Group Zhao Xin, menyatakan, hal itu dibuktikan denganYili telah berhasil mengajukan target berbasis sains komitmen (SBTi) dan memperoleh Sertifikat Listrik Hijau pertama yang diakui di pasar listrik dan karbon.

Pengelolaan karbon yang dilakukan Yili, induk usaha dari produsen es krim Joyday di Indonesia juga telah mendapatkan pengakuan dari PBB. Pada Juli 2021, UNGC merilis Corporate Net Zero Pathway, yang memberikan panduan komprehensif kepada perusahaan dalam mencapai netralitas karbon yang memilih Yili sebagai perwakilan studi kasus untuk perusahaan yang bergerak di sektor pertanian dan pangan.

Selama KTT G20, Yili Indonesia berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam melindungi kehidupan laut terumbu karang dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Pada saat yang sama, pabrik-pabrik Yili Indonesia yang dibangun sendiri juga mempraktikkan konsep rendah karbon dan perlindungan lingkungan, mengurangi pembuangan limbah dan daur ulang, serta menghasilkan produk es krim Joyday berkualitas tinggi, yang dicintai oleh konsumen Indonesia.

Kemajuan implementasi program karbon netral oleh Yili tersebut disampaikan Zhao Xin pada acara penutupan Program Climate Ambition Accelerator (CAA) dan Program Akselerator Target Gender Equality (TGE) di Shanghai, yang dihadiri oleh UN Resident Coordinator untuk China, Siddharth Chatterjee, Kepala Jaringan Asia Pasifik UNGC Liu Meng, dan puluhan perwakilan senior dari sejumlah perusahaan China serta perusahaan internasional terkemuka lainnya.

Menurut Zhao, tahun ini adalah fase penting perjalanan dunia dalam memenuhi 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan PBB. Seperti diketahui, karbon netral adalah keadaan ketika emisi karbon yang diproduksi manusia terserap kembali sehingga tak sempat menguap ke atmosfer. Istilah lain dari hal tersebut adalah “nol bersih emisi” atau net-zero emission.

Pada awal 2022, UNGC menerbitkan Net-Zero Standard oleh Science Based Target Initiative (SBTi) dan meluncurkan program CAA di China. Yili menjadi salah satu korporasi pertama yang berperan aktif dalam program enam bulan tersebut. Dengan dukungan UNGC dalam pembangunan kapasitas berorientasi aksi di bidang iklim, Yili telah mengambil langkah baru dalam upayanya untuk secara sistematis dan efektif menerapkan tujuan karbon netral dan untuk memastikan pencapaian target net-zero emission.

“Program CAA telah mendukung Yili dalam merealisasikan net-zero karbon. Pada tahun 2022, Yili meluncurkan Plan for a Net-Zero Carbon Future dan Roadmap to a Net-Zero Carbon Future, dimana Yili akan mencapai karbon netral di seluruh rantai industrinya pada 2050,” kata Zhao Xin.

Setelah menyelesaikan program CAA, Yili akan menjadi yang terdepan dan menjadi rujukan semua pelaku industri baik di hulu dan hilir dalam rantai industri, dalam pengurangan emisi karbon, penerapan filosofi hijau dan berkelanjutan serta mempercepat kemajuan menuju masa depan net-zero emission. (rel/tri)

OJK Gelar Journalist Class Angkatan IV

BERSAMA: Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, Bambang Mukti Riyadi bersama para narasumber, di Hotel Four Points, Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (10/3/2023). Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggelar acara Journalist Class Angkatan IV, bagi wartawan di Medan, yang berlangsung selama dua hari, yakni Kamis-Jumat, 9-10 Maret 2023, di Hotel Four Points, Jalan Gatot Subroto Medan.

Sebanyak 40 an orang wartawan diberikan pemahaman, terkait literasi dan inklusi keuangan, pemahaman industri jasa keuangan (IJK), Pasar Modal hingga perkembangan inovasi keuangan digital dan Fintech P2P Lending di Indonesia.

Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, Bambang Mukti Riyadi mengatakan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022, terdapat peningkatan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat dibandingkan dengan hasil SNLIK yang dilakukan sebelumnya.

“Gap indeks literasi dan inklusi keuangan pun semakin kecil. Tingkat literasi masyarakat sesuai SNLIK tahun 2022 sebesar 49,68 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 sebesar 38,03 persen dan tahun 2016 sebesar 29,7 persen,” ujarnya, Jumat (10/3/2023).

Sementara, khusus di Sumut, tingkat literasi pada tahun 2022 sebesar 51,69 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 sebesar 37,96 persen, dan tahun 2016 sebesar 31,30 persen. “Tingkat inklusi masyarakat sesuai SNLIK tahun 2022 sebesar 85,10 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 sebesar 76,19 persen dan tahun 2016 sebesar 67,8 persen. Khusus di Sumatera Utara, tingkat inklusi pada tahun 2022 sebesar 95,58 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 sebesar 93,98 persen, dan tahun 2016 sebesar 75,60 persen,” ujarnya.

Dijelaskannya, literasi dan inklusi keuangan penting untuk terus didorong, agar ketika masyarakat mengakses dan menggunakan produk atau layanan jasa keuangan, masyarakat memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang manfaat, risiko dan informasi lain yang dibutuhkan tentang produk atau layanan keuangan yang dimiliki.

“Masyarakat juga akan menggunakan produk/layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko yang dimiliki. Keputusan keuangan yang diambil pun akan lebih tepat,” imbuhnya.

Dijelaskannya, literasi, inklusi keuangan dan perlindungan konsumen merupakan 3 pilar dalam trilogi pemberdayaan konsumen keuangan yang memiliki korelasi erat satu sama lain. Peningkatan pemahaman dan kemampuan seseorang dalam menentukan produk atau layanan jasa keuangan yang dibutuhkan akan meningkatkan penggunaan produk atau layanan jasa keuangan oleh masyarakat.

“Peningkatan literasi keuangan merupakan salah satu bentuk perlindungan konsumen yang efektif. Pasar keuangan yang kompleks namun literasi keuangan yang rendah menyebabkan masyarakat rentan terhadap asimetri informasi dan masalah perlindungan konsumen lainnya. Peran perlindungan konsumen dalam menjaga kepercayaan masyarakat sangat penting karena kepercayaan merupakan prasyarat bagi pengembangan industri jasa keuangan (IJK),” jelasnya.

Dalam hal ini, sambungnya, OJK telah menetapkan strategi untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, antara lain melalui penguatan kebijakan atau regulasi, pengembangan infrastruktur, edukasi secara online maupun offline, memperkuat sinergi dan aliansi strategis dan peningkatan program literasi keuangan syariah dan pasar modal.

Pada tahun 2023, tambahnya, sasaran prioritas peningkatan literasi keuangan oleh OJK adalah pelaku UMKM, masyarakat di daerah 3T, penyandang disabilitas dan pelajar/santri.
Menurutnya, OJK telah menyusun rencana kegiatan literasi dan inklusi keuangan tahun 2023. Dari segi literasi, antara lain kampanye nasional edukasi keuangan, Desa Cakap Keuangan, mini survei literasi dan inklusi keuangan, intensifitas Learning Management System (LMS) dan pengembangan infrastruktur literasi keuangan.

“Program inklusi OJK antara lain pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD), Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Ekosistem Keuangan Inklusif di wilayah pedesanaan dan kegiatan inklusi keuangan yang masif,” urainya.

Bambang memaparkan, dalam memperkuat fungsi perlindungan konsumen, OJK juga telah mengeluarkan POJK No. 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan yang merupakan pembaruan dari POJK No.1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan, yang merupakan POJK pertama di OJK.

“Pembaruan POJK ini dilatar belakangi tumbuhnya Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) baru, perkembangan teknologi informasi yang dinamis dan implementasi serta tantangan perlindungan konsumen,” tandasnya.

Dia mengungkapkan, pada 12 Januari 2023, Pemerintah dan DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU PPSK). Di bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, OJK diamanatkan untuk melakukan pengawasan perilaku pasar (market conduct) serta penguatan fungsi peningkatan literasi, inklusi dan perlindungan konsumen.

Ruang lingkup pengawasan market conduct, terangnya, merupakan product life cycle yang terdiri dari proses desain produk, penyediaan informasi produk, penyampaian informasi produk, penawaran produk, penyusunan perjanjian produk, pemberian layanan produk, serta penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa produk (proses kembali berulang).

“Pengawasan market conduct dapat dilakukan dengan metode pengawasan onsite dan pengawasan offsite dengan berbagai instrumen yang dapat digunakan salah satunya melalui iklan. Iklan produk/layanan jasa keuangan harus akurat, jujur, jelas, tidak menyesatkan dan mudah diakses,” pungkasnya. (dwi/ila)

Gara-gara Utang, Pelaku Tampar Korban hingga Berdarah

PELAKU: Monika pelaku penganiayaan diamankan ke Mapolres Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sat Reskrim Polres Tebingtinggi melakukan penangkapan terhadap seorang wanita pelaku tindak pidana penganiayaan. Kasus penganiyaan gara- gara masalah utang piutang.

Pelaku penganiayaan, Monika Elisanti (24) warga Dusun III Desa Tanah Besi Kecamatan Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai. Sedangkan korbannya, Fatmawati (34) warga Dusun III Desa Tanah Besi Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai.

“Kini pelaku penganiayaan sudah diamankan ke Mapolres Tebingtinggi untuk menjalani pemeriksaan dan langsung dijebloskan kedalam tahanan Mapolres Tebingtinggi,” jelas Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto, Minggu (12/3/2023).

Dari keterangan korban yang dikonfirmasi kepada Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto bahwa, Kamis (9/3/2023) sekitar pukul 19.00 WIB, pelaku Monika mendatangi korban Fatmawati yang sedang berjualan di stand Dimsum dekat rumah dan pelaku langsung menyenggol tangan korban dan kemudian pelaku marah- marah kepada korban.

Monika lantas mengajak korban untuk pergi ke kampung pelaku karena korban merasa kesal karena korban yang memiliki utang tapu malah pelaku terus ditagih. “Ayok, ikut sama aku ke kampung rumahku, kau yang punya utang dan aku yang ditagih orang itu,” bilang Agus Arianto ketika menceritakan kemarahan pelaku kepada korban.

Karena kemarahan pelaku memuncak, akhirnya menampar bagian pipi dekat dengan bibir. Akibat tamparan tersebut, korban mengeluarkan darah dari bagian mulut dan selanjutnya membuat pengaduan ke Mapolres Tebingtinggi.

Kepada pelaku penganiayaan di persangkakan dengan Pasal 351ayat 1 KUHPidana. (ian/ila)

Jelang Bulan Suci Ramadan, Komisi I Minta Kepolisian Tingkatkan Kondusifitas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jelang bulan suci Ramadan 1444H/2023M, aksi kejahatan masih saja marak terjadi di Kota Medan. Alhasil, hal itu membuat masyarakat tidak lagi merasa aman saat berada di luar rumah, khususnya di malam hari.

Kondisi keamanan dan ketertiban di Kota Medan pun dinilai semakin tidak kondusif. Pasalnya, para pelaku kejahatan tak hanya merampas harta benda, namun juga tak segan-segan untuk melukai bahkan menghilangkan nyawa para korbannya.

Atas kondisi tersebut, DPRD Kota Medan angkat bicara. Komisi I DPRD Medan meminta pihak Kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan beserta jajarannya yang merupakan counterpart Komisi I untuk berfokus pada peningkatan kondusifitas dengan meningkatkan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

“Bulan suci Ramadan tinggal menghitung hari, sementara aksi kejahatan di Kota Medan semakin menjadi-jadi. Ini harus menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian. Kami minta teman-teman di kepolisian segera tingkatkan keamanan, ciptakan situasi kondusif. Sebab masyarakat harus merasa aman saat menjalankan ibadah Ramadan,” ucap Ketua Komisi I DPRD Medan, Robi Barus kepada Sumut Pos, Minggu (12/3/2023).

Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan itu juga meminta pihak kepolisian untuk lebih intens dalam melakukan tindakan preventif, yakni dengan meningkatkan patroli, khususnya pada lokasi-lokasi dan jam-jam yang dinilai rawan aksi kejahatan.

“Kita tahu di bulan Ramadan umat Islam biasanya pulang cukup malam dari Masjid karena Salat Tarawih. Bahkan, ada yang pulang lebih malam lagi karena tadarus di Masjid. Kondisi ini biasanya dimanfaatkan para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya,” ujarnya.

Tak hanya di malam hari, sambung Robi, kondisi yang masih gelap menjelang dan sesudah Salat Subuh juga menjadi waktu yang cukup sering untuk dijadikan jam operasi bagi para pelaku kejahatan dalam melancarkan aksinya. Sebab, orang-orang yang akan berangkat ataupun pulang dari Masjid usai Salat Subuh berjamaah dinilai sebagai objek yang potensial untuk dijadikan korban.

“Jangan karena merasa khawatir akibat banyaknya begal, rampok, geng motor dan para pelaku kejahatan lainnya, masyarakat jadi merasa was-was untuk pergi ke Masjid. Polisi harus menindak tegas dan memberantas habis para pelaku kejahatan, beri rasa aman kepada masyarakat untuk menjalankan ibadah di bulan Ramadan yang penuh rahmat dan maghfiroh,” katanya.

Dijelaskan Robi, sesuai dengan semangat kolaborasi yang dibangun Wali Kota Medan Bobby Nasution, pihak kepolisian juga harus berkolaborasi dengan semua pihak untuk meningkatkan kondusifitas di Kota Medan, khususnya saat menjelang dan saat berlangsungnya ibadah di bulan Ramadan.

“Teman-teman kepolisian dapat berkolaborasi dengan TNI dan perangkat yang ada di Pemko Medan. Semua harus berkolaborasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban, supaya bulan Ramadan ini dapat membawa keberkahan di Kota Medan yang berkah ini,” jelasnya.

Terakhir, Robi Barus juga meminta SatPol PP Kota Medan beserta perangkat yang ada di kecamatan, kelurahan hingga lingkungan untuk turut meningkatkan keamanan selama Bulan Ramadan. Mengingat, masalah kondusifitas juga turut menjadi perhatian serius bagi Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

“Bahkan saya ingat di Bulan Ramadan tahun lalu, Pak Bobby sampai turun langsung saat patroli dan razia asmara subuh. Ini bentuk keseriusan beliau dalam menjaga kondusifitas di Kota Medan, kita minta keseriusan ini ditindaklanjuti seluruh perangkat di Pemko Medan. Keseriusan Wali Kota Medan ini juga kita harapkan didukung oleh keseriusan teman-teman dari kepolisian,” pungkasnya.
(map/ila)

PFI Medan Donasi Buku di Kampung Matfa, Tuwan Imam: Kalian Pembawa Pesan Kebenaran

Pengurus PFI Medan bersama Tuwan Imam.(ist)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Rangkaian kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan yang ke-19 dilanjutkan bersama warga Kampung Matfa Indonesia, di Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat pada Sabtu (11/3/2023).

Acara hari kedua ini diisi dengan kegiatan bakti sosial pemberian ratusan buku bacaan pendidikan umum, komik dan pendidikan agama yang diterima langsung oleh Pemimpin Kampung Matfa Indonesia Muhammad Imam Hanafi atau yang dikenal Tuwan Imam. Buku-buku tersebut merupakan hasil donasi yang dikumpulkan oleh PFI Medan dari berbagai sumber.

Penyerahan ratusan buku bacaan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua PFI Medan Rahmad Suryadi yang didampingi oleh pengurus dan panitia HUT PFI Medan. Dalam sambutannya, Rahmad Suryadi mengatakan, PFI Medan selalu mengadakan acara peringatan ulang tahun dengan tema yang berbeda dan unik dari yang lain.

“Kami PFI Medan selalu melaksanakan kegiatan HUT yang berbeda dan bermakna. Kami berusaha menghadirkan sebuah kegiatan yang menghasilkan perubahan positif di masyarakat,” katanya.

Rahmad Suryadi menambahkan, semoga buku yang diserahkan dapat membawa dampak positif untuk anak-anak di kampung Matfa Indonesia karena membaca adalah pintu ilmu pengetahuan.

“Semoga donasi buku yang kami serahkan, dapat menjadi sumber positif bagi anak-anak di Kampung Matfa Indonesia. Membaca adalah Pintu Ilmu,” ujarnya.

Sementara itu, Tuwan Imam mengucapkan terimakasih atas kunjungan PFI Medan yang telah peduli dan memilih Kampung Matfa Indonesia sebagai tempat untuk berbagi disaat peringatan HUT PFI Medan.

“Terima kasih saya ucapkan kepada teman-teman PFI Medan, yang jauh-jauh mau hadir kesini untuk melaksanakan donasi buku-buku ini di Kampung kami,” ujar Tuwan Imam.

Lanjut Tuwan Imam, semoga PFI Medan kedepannya dapat terus membawa perubahan positif dengan kegiatan-kegiatan baik dan juga terus menjadi pembawa pesan kebenaran di tengah masyarakat.

“Teruslah berbuat positif dan selalu sebagai pembawa pesan kebenaran bagi masyarakat luas,” imbuh Tuwan Imam.

Kegiatan PFI Medan di Kampung Matfa dilanjutkan dengan makan siang bersama, hunting foto keliling kampung dan ditutup dengan diskusi ringan sembari makan malam di atas pondok yang terletak ditengah-tengah kolam ikan bersama dengan masyarakat dan tokoh agama Kampung Matfa. (tri/ila)

PS Apdesi Silindak Lumat PS Old Crack Sergai 4-1, Darma Wijaya Cetak 2 Gol

SILINDAK, SUMUTPOS.CO- PS Apdesi Silindak melumat PS Old Crack Sergai dengan skor 4-1 dalam laga persahabatan di Lapangan Silindak Kecamaran Silindak, Jumat (10/3/2023 ). Gol kemenangan PS Apdesi Silindak dicetak Darma Wijaya 2 gol dan Imam Faisal 2 gol. Sedangkan satu gol balasan PS Old Crack Sergai diciptakan Hafiz.

Ada yang berbeda pada pertandingan kali ini, di mana Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya yang biasanya memperkuat PS Old Crack Sergai, kali ini memperkuat tim Apdesi silindak.

Di awal babak pertama, gawang PS Old Crack Sergai yang dijaga Abdul Malik harus kebobolan melalui Darma Wijaya. Tendangan keras Bupati Sergai ini menjebol gawang Abdul Malik, sehingga keunggulan 1-0 untuk PS Apdesi Silindak.

Tertinggal satu gol, PS Old Crack mulai bermain menyerang. Hasilnya, Hafiz menyamakan kedudukan 1-1 hasil dari umpan terobosan Fadly dari tengah lapangan.

Sore itu, Darma Wijaya seakan menjadi momok bagi bek PS Old Crack, khususnya sang kiper Abdul Malik. Sekitar 5 tembakan yang dilesakan Darma Wijaya, namun hanya 2 yang menjadi gol. Tiga tendangannya sukses ditepis Abdul Malik.

Sementara 2 gol PS Apdesi Silindak lainnya, dicetak Imam Faisal melalui tendangan keras dari luar kotak pinalti tidak dapat dihalau kiper Abdul Malik. Skor 4-1 bertahan hingga laga usai.

Usai pertandingan, Bupati Sergai Darma Wijaya mengatakan, setiap minggunya pertandingan seperti ini rutin mereka lakukan di setiap kecamatan. “Selain menjaga silaturahim, dapat meningkatkan imun tubuh dari penyakit dan mengajak generasi muda untuk aktif berolahraga, khususnya sepakbola serta agar lebih mendekatkan diri kepada masyarakat Serdang Bedagai khususnya,” ungkapnya.

Pada pertandingan sore itu, terlihat antusias masyarakat menyambut Bupati Darma Wijaya. Ratusan penonton memadati sekitaran lapangan hanya untuk melihat sang bupati dari dekat. “Saya datang bersama keluarga hanya ingin melihat bupati secara langsung. Ternyata orangnya ramah dan baik,” kata seorang warga.

Di kesempatan yang sama, Camat Silindak Budiaman Damanik didampingi para kepala desa se-Kecamatan Silindak, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati Darma Wijaya beserta jajaran, karena sudah hadir dan memperhatikan masyarakat Silindak dalam segi pendidikan serta mau bergabung di tim Silindak, menghadapi PS Old Crack Sergai. (fad/adz)