Home Blog Page 1728

Kafilah Kecamatan Binjai Kota Jalani TC

Kafilah Kecamatan Binjai Kota

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 65 qori dan qoriah kafilah Kecamatan Binjai Kota mengikuti training center untuk persiapan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota. Acara training center (TC) tersebut dipusatkan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Binjai, Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Binjai Kota, pada Sabtu (4/3/2023) malam.

Wawako Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu yang membuka pelaksanaan training center tersebut. Sementara para qori dan qoriah diuji kemampuannya dan dapat pembekalan oleh tutor Ustaz Hapriansyah.

Dalam sambutannya, Rizky mengingatkan agar para peserta tetap berlatih dan menjaga kesehatan. Hal tersebut dilakukan demi menampilkan hasil maksimal pada MTQ nanti.

Rizky berharap, Kota Binjai dapat menjadi salah satu barometer untuk Provinsi Sumatera Utara dalam memunculkan generasi penghafal Al-quran. Hal ini didukung dengan dibangunnya Al-quran Center di Kota Binjai yang menjadi kebanggaan bagi masyarakat.

“Dengan adanya Al-quran center ini, masyarakat diharapkan dapat bangga dengan pencapaian Kota Binjai, dalam memelihara ajaran agama Islam dan pembelajaran Al-quran di kota ini,” ujar dia.

Sementara, Ketua LPTQ Kecamatan Binjai Kota, Sofyan Siregar mengharapkan agar acara ini dapat menjadi penyemangat bagi para peserta untuk memberikan yang terbaik pada Musabaqah Tilawatil Quran yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2023 sampai dengan 19 Maret 2023 mendatang. “Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat kepada adik-adik semua untuk memberikan yang terbaik pada MTQ tingkat kota nanti,” tukasnya. (ted/azw)

Srikandi Ganjar Bersama Ikatan Remaja Mesjid Lakukan Aksi Bersih Makam

Srikandi Ganjar Sumut berkolaborasi dengan Ikatan Remaja Mesjid Baitul Makmur melakukan kegiatan bersih-bersih makam di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (5/3).(Ist)

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, segenap umat muslim di Kabupaten Deli Serdang menyelenggarakan aksi sosial bersih-bersih makam di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (5/3).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh relawan Srikandi Ganjar yang berkolaborasi dengan Ikatan Remaja Mesjid Baitul Makmur.

Koordinator Wilayah (Korwil) Srikandi Ganjar Sumatera Utara (Sumut), Firda Annisa Sirait mengungkapkan kegiatan tersebut murni aksi sosial Srikandi Ganjar di tengah masyarakat, serta wujud rasa syukur karena masih ikut perayaan Ramadhan 2023.

“Kami bersama puluhan remaja lainnya melakukan kegiatan aksi sosial bersih-bersih di makam. Sebetulnya kegiatan tersebut rutin dilakukan para warga setempat menjelang Ramadan, kami coba membantu supaya ketika mereka ke sini area makamnya sudah nyaman dan rapih,” buka Firda.

Aksi gotong royong tersebut cukup antusias diikuti para pemuda, tak sedikit para warga sekitar ikut membantu membersihkan makam tersebut dengan peralatan sederhana.

“Mereka tampak guyub dan seolah-olah sudah tahu tugasnya masing-masing. Ada yang memotomg rumput, membersihkan dan merapikan tanaman liar, bahkan memungut sampah di areal TPU,” lanjutnya.

Sebagai informasi, kegiatan bersih-bersih makam sebetulnya sudah jadi tradisi masyarakat Indonesia berbarengan dengan tradisi ziarah kubur. Masyarakat biasanya berdatangan ke makam untuk berdoa dan membersihkan makam leluhur mereka.

“Mungkin istilahnya nyekar ya, biasanya memang dilakukan sebelum Ramadhan. Alhamdullilah pada kesempatan ini kami bisa terlibat di tengah warga,” ucapnya.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan tabur bunga kepada makam para warga leluhur wilayah setempat.

Selain itu, Srikandi Ganjar melalui Firda pun memberikan satu paket bantuan pengeras suara dalam menunjang aktifitas remaja dalam melakukan kegiatan di Ramadhan nanti. (rel/tri)

Muhammad Rizqi Mubarok Raih Juara 1 Hafidz 30 Juz di Acara MTQ ke-56 Kota Medan

JUARA: Muhammad Rizqi Mubarok Raih Juara 1 Hafidz 30 Juz.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyelenggaraan MTQ ke-56 tingkat Kota Medan secara resmi telah ditutup oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution pada Sabtu (4/3) malam. Nama-nama para pemenang pun telah diumumkan oleh dewan hakim salah satunya yang berhasil menjadi juara ialah Muhammad Rizqi Mubarok juara 1 Hafiz 30 juz yang berasal dari Kecamatan Medan baru.

Saat ditemui di sela-sela penutupan MTQ tadi malam, Muhammad Rizqi Mubarok peraih juara pertama Hafiz 30 juz dari Kecamatan Medan baru mengungkapkan rasa syukurnya dapat meraih juara pertama hafiz 30 juz. Dirinya pun berharap di MTQ selanjutnya dapat kembali meraih prestasi yang lebih membanggakan lagi.

“Saya sangat bersyukur sekali bisa menjadi juara, saya optimis kedepan akan bisa meraih prestasi yang lebih membanggakan lagi,” kata Muhammad Rizqi Mubarok.

Saat disinggung mengenai cara dirinya menghafal Al-Qur’an, Muhammad Rizqi Mubarok mengungkapkan kunci suksesnya menjadi juara adalah dengan selalu menghafal Al-Qur’an bersama dengan orang tuanya satu hari satu halaman.

“Jadi saya sering menghafal bersama orangtua satu hari satu halaman disekolah maupun dirumah sampai 23 juz, lalu saya melanjutkan belajar di pondok Pesantren sampai khatam 30 Juz, setelah itu saya murojaah 3 juz setiap hari bersama orangtua sehingga selama satu bulan saya bisa khatam Al-Quran tiga kali,” jelasnya sembari mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah menyelenggarakan MTQ ini dengan hadiah yang cukup besar.

Sementara itu Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam sambutanya pada saat penutupan MTQ ke 56 tingkat Kota Medan berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mensukseskan pelaksanaan MTQ tahun ini, walaupun acara ini sudah ditutup namun tugasnya belum selesai.

Artinya semua pihak yang terlibat hari ini harusnya juga bisa melihat para peserta dan para juara agar dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan baik itu kegiatan Pemerintahan, kegiatan ekonomi, kegiatan pembinaan dan khususnya kegiatan keagamaan.

“Saya ingin para peserta dan para juara MTQ mendapat perhatian yang khusus oleh kita semua. saya melihat banyak stand-stand yang terlibat disini mulai dari Perangkat Daerah, Kecamatan, dan organisasi ekonomi, untuk itu mari kita libatkan para peserta dan juara MTQ ini dalam berbagai kegiatan kita,” kata Wali Kota Medan.

Pesan dari Wali Kota Medan Bobby Nasution tersebut menjadi perhatian Camat Medan Baru Frans Seno Ranto Halomoan Siahaan yang akan mengajak seluruh unsur yang ada di Kecamatan Medan Baru untuk memberikan perhatian khusus kepada Muhammad Rizqi Mubarok yang telah berhasil menjadi juara pertama Hafiz 30 juz dari Kecamatan Medan baru.

“Kami dari Pemerintahan Kecamatan Medan Baru termasuk juga dari KUA Kecamatan Medan Baru pasti akan memberikan perhatian khusus kepada adik kami yang sudah berhasil menjadi juara,” ungkapnya sembari berharap hadiah yang diterima dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih dan menimbah ilmu khususnya ilmu agama. (rel)

Rimso Maruli Sinaga Pastikan Maju di Pilkada Dairi 2024

Rimso Maruli Sinaga SH,MH didampingi istri, Meilati boru Pardosi SKM. RUDY SITANGGANG/SUMUTPOS.CO.

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Sintua (St) Rimso Mauli Sinaga SH MH dipastikan akan maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Dairi pada, 24 November 2024 mendatang.

Kepastian dirinya maju sebagai bakal calon (Balon) Bupati Dairi, disampaikan St Rimso Maruli Sinaga SH MH didampingi istri Meilati boru Pardosi SKM kepada wartawan, Sabtu (4/2).

Rimso menuturkan, pengalaman beberapa kali maju dan belum bisa memenangkan pertarungan dalam Pilkada, seperti Pilkada di Kabupaten Samosir, Humbang Hasundutan (Humbahas) dan terakhir Pilkada Dairi Tahun 2018 lalu, tidak menyurutkan keinginannya kembali maju sebagai calon Bupati Dairi 2024 mendatang.

Menurutnya, tidak ada kata menyerah dan bersama rakyat pantang menyerah. Dia mengaku, dia sendiri bertanya dalam hati kenapa saya tidak menyerah.
Untuk bertarung, pasti butuh logistik. Dan itu, diatur dalam Undang-Undang pemilu karena harus punya dana operasional untuk alat peraga, baliho dan lainya.

“Dan kalau tidak punya dana, tidak mungkin bisa kan?,,“ sebut Rimso. Pertanyaanya, apakah bodoh buang uang katakan sebesar Rp20 miliar? Menurutnya, itu tidak mungkin kita lakukan kalau kita tidak serius dan kita lakukan dengan hati yang tulus.

Bagi saya, sebut Rimso, sesuai saya imani sebagai Umat Kristiani ada tertulis dalam Alkitab, Matius 7 ayat 7, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu. Carilah, maka kamu akan mendapat, ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu,”.

Rimso menegaskan, atas dasar itu, ia tidak akan menyerah. “Saya memiliki 4 anak, 2 lak-laki dan 2 perempuan. Tiga anak saya sudah sarjana, anak paling kecil sudah semester 4 di STT HKBP Siantar,” katanya.
Artinya, kalau hanya untuk keluarga sudah cukup. “Jadi saya datang ke Dairi, bukan mengejar kekayaan. Saya punya usaha sendiri. Ada pertambangan timah kita di Bangka Belitung dan usaha even organizer (EO), tapi itu tidak elok kita anggarkan,” sebut Rimso.

Rimso mau Bupati di Dairi, karena panggilan untuk melayani kepada masyarakat. Sebab, prinsip Rimso, sebelum Tuhan tutup perjalan hidup, pantang menyerah. “Jika diberi mandat, saya akan melayani rakyat dengan sepenuh hati,” tandasnya.

Rakyat punya hak, wewenang kepada Bupati. Dan Bupati hanya regulator melaksanakan pemerintahan. Rimso menyebutkan, keinginannya ini tentu akan banyak menghadapi tantangan.
“Seperti pengalaman sebelumnya, ada bilang, maju mau cari uang mundur. Pertanyaanya, kemana atau sama siapa kita minta uang mundur?” sebutnya.

Logika berpikir, siapa yang mau kasih uang mundur. Jadi inilah pembusukan-pembusukan kepadanya.

Padahal, Rimso berkeyakinan, kegagalan yang dialaminya itu akn diganti Tuhan, sehingga dirinya tetap sehat dan diberi rezeki yang banyak. “Saya tidak pernah menyalahkan siapapun atas kegagalan itu,” tandasnya.

Ditanya soal konsep membangun Dairi kedepan?, Rimso menjelaskan, tidak sulit membangun Dairi. Dia akan membangun Dairi dengan kasih dengan memberdayakan kemampuan SDM yang ada, bukan dengan otak.

Kita melaksanakan pembangunan sesuai musyawarah rencana pembangunan (Musrembang). Pembangunan yang dilaksanakan nanti, harus sesuai usulan dan yang diinginkan rakyat supaya mamfaatnya bisa langsung dinikmati. Sehingga, tidak terjadi pembangunan yang sia-sia atau tidak tepat sasaran. “Selanjutnya, saya tidak akan buat pengusaha Dairi kekurangan,” katanya.
Rimso akan tantang mereka untuk mempersiapkan dirinya menjadi pengusaha profesional.
“Saya akan berdayakan pengusaha lokal, mengerjakan proyek dibiaya APBD sesuai kemampuan dan secara profesional,” beber Rimso.

“Selanjutnya, rumah Dinas Bupati harus dilengkapi dapur umum menyiapkan makanan, bagi masyarak yang sangat membutuhkan. Jadi, ketika saya Bupati nanti, datanglah ke dapur umum itu,” imbuhnya.

Rimso juga akan buat kartu khusus bagi tim yang dapat membantu kinerja saya untuk memberikan masukan sesuai keinginan rakyat.

Sementara itu, disingung soal kendaraan politik untuk maju sebagai calon Bupati Dairi mendatang. Rimso menyampaikan, untuk saat ini, dia ingin menjadi Bupati Dairi, maju lewat jalur perseorangan (Independen).

Tetapi, tidak tertutup kemungkinan, Rimso akan maju lewat partai politik (Parpol). “Komunikasi dengan parpol terus dibangun. Untuk maju sebagai calon Bupati tidak harus hanya lewat parpol, lewat jalur Independen juga diatur UU,” terangnya.

Hanya saja, yang dibangun selama ini jika calon maju lewat jalur perseorangan kurang keren karena partai takut kehilangan pamor. Ketika partai bisa digapanyai, dia akan maju lewat partai.

Rimso juga menggaransi, ketika terpilih jadi Bupati, tidak akan ada campur tangan istri. Rimso menambahkan, ia punya sejarah dengan Kabupaten Dairi. Ayahnya pernah merantau dan tinggal di Desa Perik Mbue, Kecamatan Pegagan Hilir sebelum akhirnya pindah ke kota Medan.

Sampai sekarang, keluarganya banyak di sana. Ia meminta dukungan dari masyarakat Dairi. Dan untuk menyampaikan keinginanya itu, ia berencana akan mengumpulkan semua Pomparan Marga Sinaga yang ada di Kabupaten Dairi.

Terkait Baliho Rimso, yang sudah sempat terpasang di Simpang Salak Sidikalang dan diturunkan, Rimso menegaskan, pemasangan Baliho dia dengan menggunakan lambang Partai Demokrat, bukan tanpa alasan. Menurutnya, beberapa waktu lalu ia ke Kantor DPD Demokrat Sumatera Utara.

Di sana ia bertemu Ketua DPD Demokrat Sumut, Lokot Nasution, keinginan maju sebagai calon Bupati telah diutarakan dan disetujui pasang baliho.

Jika pada akhirnya, ada orang menurunkan balihonya, itu tidak masalah. “Saya tidak terlalu memikirkan itu. Namun yang jelas, saya kader Partai Demokrat dan saya punya kartu tanda anggota (KTA),”pungkasnya.(rud/azw)

Tour de Aceh 2023, Medan Cycling Team Siap Sabet Juara

Atlet Medan Cycling Team siap bertarung adu kecepatan di ajang balap sepeda tour de Aceh 2023.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Medan Cycling Team, merupakan tim sepeda binaan Ikatan Sport Sepeda (ISSI) Kota Medan, siap turun dalam ajang balap sepeda tour de Aceh 2023, di Kota Banda Aceh, Minggu (12/3) pekan depan.

Medan Cycling Team menurunkan 5 atlet elitnya, yakni Selamat Juangga, Iman Karsa, Ahmad Fachreza, Mhd Aziz Sukani, Mhd Mustaqim Lubis. Mereka siap ikut serta di tour de Aceh 2023, dengan melakukan latihan rutin dikomandoi oleh Reza sebagai pelatih kepala.

Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Medan, Muhammad Daffa Satari menjelaskan pihaknya melakukan berbagai tahap, pertama melakukan seleksi dan penjaringan atlet secara terbuka dan umum di Kota Medan.

Kedua, dilakukan latihan selama tiga bulan belakangan ini. Kelima atlet tersebut, dibawah asuhan tim pelatih Medan Cycling Team, dilakukan latihan fisik hingga latihan teknik.

“Dari pertama dilakukan seleksi hingga tiga kali. Kita latih, baik latih fisik, latih teknik,” sebut Daffa dalam acara Launching Medan Cycling Team di Fugu Medan, di Jalan Hasanudin, Kota Medan, Minggu (5/3).

Selain latihan dilakukan terhadap para atlet Medan Cycling Team. Daffa mengungkapkan pihaknya, juga menerapkan penjagaan nutrisi, protein, hingga vitamin dan suplemen. Sehingga stamina para atlet terjaga dengan baik selama mengikuti tour de Aceh 2023.

“Begitu juga, kalorinya dijaga. Biar mereka tidak menambah berat badan, itu jaga juga. Vitamin, suplemen dijaga juga,” jelas Daffa

Daffa, mengatakan ISSI Kota Medan menargetkan Medan Cycling Team juara dan naik podium tour de Aceh 2023.”Sudah siap sampai hari H, target Insyaallah memang,” tutur pria berusia 22 tahun itu.

Selain tour de Aceh 2023, Daffa mengungkapkan jangka panjang ISSI Kota Medan, juga menyiapkan event balapan sepeda internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, September 2023, mendatang.

“Jangka panjang, Insyaallah pada bulan 9 akan mengikuti race diterbangkan ke Kuala Lumpur, akan dilakukan seleksi,” kata Daffa.

Daffa mengatakan seleksi terbuka dilakukan ISSI Kota Medan untuk mengikuti event balap sepeda di Malaysia tersebut. Sehingga memberikan kesempatan kepada para atlet sepeda Kota Medan untuk ikut seleksi dan bergabung dengan Medan Cycling Team.

“Tim tidak sama, biar banyak atlet-atlet di Medan ini, lebih giat latihannya, lebih umum dan terbuka dan memberikan kesempatan yang lain. Bukan lima orang ini saja, tapi memberikan kesempatan atlet sepeda di Kota Medan ini,” ucap Daffa yang baru menjabat sebagai Ketua ISSI Kota Medan, kurun waktu 6 bulan ini.

Daffa mengucapkan terima kasih atas dukungan diberikan Bros, Pertamina, Bank Sumut dan Sunatman. ISSI Kota Medan dibawah naungan dirinya, berjalan independen dan profesional dalam menjalani organisasi dan pembinaan atlet sepeda.

Sementara itu, Atlet Medan Cycling Team, Selamat Juangga, mengungkapkan dirinya bersama 4 atlet lainnya, siap bertarung dengan gowes tercepat di tour de Aceh 2023. Persiapan sudah capai 90 persen.

“Untuk latihan, sudah dilakukan selama tiga bulan. Untuk target pasti menang, tapi dilihat dari lawan-lawannya ada tim besar. Dimana, kompetisi ini sebagai barometer untuk ISSI Medan,” kata Selamat.

Komisaris Bank Sumut Rudi Siregar, mengucapkan selamat bertarung di tour de Aceh 2023. Tim binaan ISSI Kota Medan mampu mencetak prestasi membanggakan.

Hal senada juga disampaikan oleh Owner Bros, Ichsan Batubara. Ia mengatakan di ajang balapan sepeda ini, Medan Cycling Team, keluar sebagai juara.

“Selamat bertarung, semoga dapat mengharumkan nama Kota Medan di tour de Aceh 2023 dengan prestasi juara diraih,” kata Ichsan.(gus/azw)

Soal Lahan Sport Centre, Ilyas Minta Penggarap Kooperatif

Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lahan Sport Centre, Desa Sena, Kabupaten Deliserdang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, mengklaim pembayaran ganti rugi tanaman dan bangunan sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan dan hasil penilaian Tim Apraisal.

Hal itu, disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Ilyas Sitorus, Minggu (5/3). Ia mengatakan bahwa bagi masyarakat yang tidak berkenan terhadap hasil penilaian yang telah dilakukan, agar menahan diri karena ganti rugi tersebut, telah diberikan atau dititipkan melalui Pengadilan Negeri Lubukpakam.

“Sebelumnya Tim Apraisal, juga sudah menghitung nilai harga tanaman dan bangunan. Yang masih berdiri di atas lahan Sport Centre Sumut dan dalam waktu dekan akan dilakukan pembangunan venue dan fasilitas olaharaga di lokasi tersebut,” jelas Ilyas.

Ilyas menjelas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut bersama Tim Terpadu telah melakukan upaya penertiban di atas lahan Sport Centre, pada Selasa (21/2) lalu.

“Saat itu, para petugas juga mengimbau kepada para penggarap agar bersikap kooperatif dan tidak memancing provokasi,” sebut Ilyas.

Ilyas, mengatakan saat ini sudah dalam proses penunjukan atau tender pelaksana pembangunan Sport Centre dan dalam waktu dekan rencananya sudah mulai proses pembangunannya. Karena itu, semua pihak diminta dukungan dan kerja samanya.

“Dalam waktu dekat sudah kita mulai membangun sarana di sana. Karenanya kita meminta para penggarap untuk kooperatif. Karena apa yang kita lakukan bukan untuk kepentingan perorangan atau golongan, melainkan untuk Sumatera Utara sebagai kawasan kebanggaan bagi provinsi kita,” sebut Ilyas.

Dari daftar nominatif itu, sebagian besar telah mengambil uang ganti rugi tanaman dan bangunan mereka (penggarap) ke Pengadilan Negeri Lubukpakam (konsinyasi). Memang masih ada yang belum mengambil.

“Disamping itu juga bahwa di atas lahan tersebut akan dibangun venue olahraga untuk dijadikan kawasan Sport Centre Sumut, dengan berbagai fasilitas cabang olahraga dan sarana penunjang lainnya yang terbuka untuk umum,” jelas Ilyas.

Hal itu katanya, sebagaimana program Pemerintah yang sudah terencana di bawah kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. Sehingga, harusnya tidak ada alasan untuk menolak, apalagi memprovokasi orang lain untuk melakukan tindakan di luar hukum.

“Terkait laporan yang mereka sampaikan itukan merupakan hak sebagai warga negara dan kita tidak bisa melarangnya, apalagi menghalanginya,” pungkas Ilyas.(gus)

Candi Buddha dan Pewarta Bagi-bagi 600 Paket Sembako

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Vihara Candi Buddha bersama Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan menggelar bakti sosial (baksos) pembagian sembako kepada warga kurang mampu di pelataran vihara Jalan HM Said depan Polrestabes Medan, Minggu (5/3).

Tampak hadir dalam kegiatan itu Pimpinan Vihara Candi Biddha Chandra Afifuddin, beserta pengurus lainnya Asiong, Bun Han, Yunita, dan Eli serta Atek Buaya.

Selain itu Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH dan Aiptu Purnawirawan E Simatupang.

Pimpinan Vihara Candi Buddha Chandra Afifuddin menyampaikan, kegiatan baksos pembagian sembako ini dalam rangka ulang tahun Dewi Kwan Im dan menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

“Kegiatan Baksos pembagian Sembako HUT Dewi Kwan Im ini kita laksanakan tiga kali dalam setahun. Hari ini baksos yang pertama,” tutur Chandra.

Dalam baksos ini, lanjut Chandra, pihaknya membagikan sebanyak 600 paket sembako kepada warga kurang mampu yang berada di Kota Medan sekitarnya.

Adapun paket sembako yang diberikan berupa beras, minyak goreng, mi kering, dan gula untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.

“Semoga sembako yang kami berikan ini bermanfaat buat warga untuk kebutuhan beberapa ke depan di rumah,” pungkasnya.

Sementara Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH mengapresiasi kegiatan baksos pembagian sembako Vihara Candi Buddha yang peduli terhadap warga kurang mampu.

“Saya mendoakan pimpinan vihara sehat selalu, murah rezeki sehingga bisa berbagi lagi kepada masyarakat,” ujar Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut.(azw)

Perkuat Kolaborasi dengan NEXI – Jepang, PLN Peroleh Dukungan Penjaminan Pinjaman USD500 juta

TOKYO, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) memperoleh dukungan penjaminan pinjaman sebesar USD500 juta dari Nippon Export and Investment Insurance (NEXI). Hal ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah dijalin kedua pihak dalam menjalankan program dekarbonisasi.

Kerja sama ini diumumkan langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo bersama Atsuo Kuroda, selaku Chairman dan CEO NEXI dalam agenda Asia Zero Emissions Community (AZEC) Ministrial Meeting and Public-Private Investment Forum pada 3 Maret 2023, di Tokyo, Jepang.

Darmawan menjelaskan melalui kerja sama dengan NEXI, PLN mendapatkan dukungan penjaminan pinjaman sebesar USD200 juta untuk tahap awal. Dukungan penjaminan pinjaman ini dikhususkan untuk proyek energi bersih dan agenda dekarbonisasi yang dilakukan oleh PLN dalam rangka menuju Net Zero Emission pada tahun 2060.

“Melalui kerja sama ini, selain PLN mendapatkan penjaminan pinjaman, nantinya juga akan ada kerja sama teknologi terkait energi bersih. Adaptasi teknologi dari Jepang yang terdepan inilah yang dibutuhkan Indonesia dalam transisi energi,” ujar Darmawan.

Tujuan dari kesepakatan ini juga untuk menegaskan syarat dan ketentuan pinjaman, dan penggunaan dana sebesar USD200 juta dari NEXI sebagai tahap awal dari dukungan asuransi pembiayaan sebesar total USD500 juta yang diberikan kepada PLN. Kolaborasi ini sejalan dengan Inisiatif LEAD NEXI yang diluncurkan pada Desember 2020, yakni untuk memfasilitasi dekarbonisasi di Indonesia.

Darmawan juga menambahkan, melalui kerja sama ini, diharapkan hubungan antara PLN dan NEXI semakin erat.

“Kesepakatan penjaminan ini dapat meningkatkan kepercayaan investor, dan diharapkan dapat juga mempererat hubungan ekonomi antara Jepang dan Indonesia melalui kerja sama yang solid antara PLN dengan NEXI,” kata Darmawan.

Chairman dan CEO NEXI Atsuo Kuroda mengatakan, MoU ini akan mengkonsolidasikan kerja sama PLN dan NEXI di dalam sektor ketenagalistrikan di Indonesia. Khususnya, kerja sama memfasilitasi pasokan transisi energi, pembangunan ekonomi, dan mendukung dekarbonisasi yang realistis di Indonesia.

“NEXI akan mendukung upaya dekarbonisasi di sektor ketenagalistrikan Indonesia dengan meningkatkan Kolaborasi antara NEXI dan PLN,” kata Kuroda.

Sebelumnya, Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerja Sama di Bidang Penjaminan dan Asuransi Kredit Ekspor disepakati antara NEXI dan PLN pada 25 April 2022, dan kemudian diamandemen pertama kali pada 15 November 2022. (ila)

Dirut PLN Ajak Kekuatan Internasional Berkolaborasi dalam Transisi Energi

BARCELONA, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menjadi pembicara pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2023 di Barcelona guna mengajak kekuatan internasional berkolaborasi dalam transisi energi.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula sebagai pembicara Profesor National Technical University of Athens – Yunani Nikos Hatziargyriou, Director of Asset Management Department of IPTO – Yunani, Dimitris Zografos, Chief Operating Officer of Electric Power Digitalization Business Unit Huwaei EBG, Zhou Haojie dan Director of Comision Federal de Electricidad – Meksiko, Jose Said Flores Alonso.

Darmawan Prasodjo memaparkan langkah transformasi digital PLN sebagai salah satu solusi dalam transisi energi. Dirinya mengungkapkan sejak tahun 2020 PLN melakukan transformasi digital. Langkah ini dilakukan PLN dari hulu hingga hilir, baik digitalisasi sistem transmisi, distribusi, pembangkit, pengadaan bahkan hingga pelayanan pelanggan.

Digitalisasi proses ini membuahkan hasil, sistem kelistrikan PLN saat ini merupakan salah satu yang paling andal. Digitalisasi seluruh sektor juga memberikan kemudahan layanan pelanggan serta membuat perusahaan semakin efisien sehingga bisa membukukan keuangan yang lebih sehat.

“Tentunya kami juga bisa meningkatkan kepuasan pelanggan. Kami saat ini bukan hanya menjadi perusahaan listrik saja tetapi semakin berkembang menjadi perusahaan global dalam agenda transisi energi,” ujar Darmawan dalam panel diskusi bertajuk Find the Right Technologies to Drive Global Energy Transition pada Senin (27/2/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Darmawan mengajak semua pihak untuk bisa bersama menuntaskan persoalan iklim. Darmawan menilai, seluruh pihak global mesti berkolaborasi untuk mencari solusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

Ia mengatakan emisi satu ton CO2 di Barcelona memiliki efek kerusakaan yang sama dengan emisi satu ton CO2 di Jakarta, Beijing dan Hongkong, bahkan seluruh dunia. Untuk itu, upaya bersama dalam pengurangan emisi karbon menjadi tugas bersama.

“Bagaimana kita akan mengatasi ini? kita tidak akan mampu menanggung polanya sendirian. Satu-satunya cara kita akan dapat mengatasi ini. Kita menggeser komunitas global, dari terpecah-pecah menjadi satu. Itulah satu-satunya cara untuk maju,” ujar Darmawan.

Melalui agenda bersama ini, menurut dia, tak hanya mampu menurunkan emisi karbon saja tetapi juga melalui kolaborasi mampu membuat perusahaan semakin besar.

“Di masa lalu pekerjaan utama kami hanya menyediakan listrik, tetapi dunia yang berubah dan kami menjadi bagian dalam hal ini. Kami adalah bagian dari komunitas global untuk memerangi perubahan iklim,” ujar Darmawan.

Diketahui, MWC adalah ajang internasional tahunan terbesar dan paling berpengaruh untuk ekosistem konektivitas. Event ini dihadiri puluhan ribu eksekutif senior dari perusahaan global teratas dan lembaga internasional mulai dari operator seluler, produsen perangkat, penyedia teknologi, hingga vendor kelas dunia. (ila)

Kota Medan Raih Sertifikat Adipura Kategori Kota Metropolitan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keberadaan Bank Sampah dinilai mampu memberikan dampak positif pada penanaganan masalah sampah di Kota Medan. Selain dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA karena telah dipilah dan dipilih terlebih dahulu, keberadaan Bank Sampah juga terbukti dapat memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jl. Garu I, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (4/3/2023).

“Keberadaan Bank Sampah jangan sampai kita sia-siakan, sebab keberadaannya terbukti mampu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA. Sementara intensitas jumlah sampah kian hari kian bertambah, dan ini dapat menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan warga,” ucap Dedy Aksyari dalam kegiatan yang dihadiri Bank Sampah Kompos (Komunitas Masyarakat Peduli Sampah).

Dikatakan Dedy yang merupakan Anggota Komisi IV DPRD Medan dalam kegiatan yang turut dihadiri Lurah Harjosari I Sahara Harahap, dan lurah Siti Rejo II Hasrun Syarif Dongoran S.Sos itu, Kota Medan telah berhasil mendapatkam sertifikat Adipura Kategori Kota Metropolitan.

“Hal ini tidak terlepas dari keseriusan Pemko Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam menangani masalah sampah, mulai dari hulu hingga hilirnya. Terutama, keberhasilan Pemko Medan dalam mengubah sistem pengelolaan sampah di TPA Kota Medan yang berada di Kelurahan Terjun,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapamperda) DPRD Kota Medan itu mengajak seluruh warga untuk dapat mendukung program Pemko Medan dalam mengelola sampah. Salah satunya, dengan memanfaatkan Bank Sampah yang sudah ada dan membangun Bank Sampah pada wilayah-wilayah yang belum memiliki Bank Sampah.

“Semua ini juga tidak terlepas dari peran masyarakat, bahwa kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan sangat penting. Alhamdulillah, saya melihat antusias warga untuk peduli dengan kelestarian lingkungan terus meningkat, semoga hal ini dapat menjadikan Kota Medan menjadi bersih dan betul-betul terbebas dari sampah,” pungkasnya.
(map/azw)