Home Blog Page 1732

Dinkes Medan Perpanjang Sub Pin Polio Tahap Pertama, Capaian Masih 81,9 Persen

TETES POLIO: Petugas kesehatan Puskesmas Medan Sunggal memberikan tetes vaksin polio kepada seorang balita. Dinas Kesehatan Kota Medan menyatakan kalau pelaksanaan Sub Pin Polio di Kota Medan tahap pertama diperpanjang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meskipun Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus mempercepat capaian Imunisasi Polio, namun capaian imunisasi Polio di Kota Medan belum mencapai target capaian yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI.

Pasalnya, Kemenkes RI menargetkan agar imunisasi Polio mencapai 95 persen, sementara capaian imunisasi Pemko Medan masih mencapai 81,9 persen. Guna mencapai target tersebut, Dinkes Medan memperpanjang masa Sub Pin Polio tahap pertama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah menjelaskan, bahwa pelaksanaan Sub Pin Polio di Kota Medan tahap pertama diperpanjang. Hal ini dikarenakan jumlah bayi dan balita yang terdata untuk mendapatkan tetes polio belum mencapai target.

“Dari target 95 persen, Kota Medan saat ini masih mencapai 81,9 persen. Guna mencapai target sesuai arahan Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution, kita akan terus mengejar dan melakukan berbagai upaya agar Sub Pin Polio Kota Medan mencapai target,” ucap dr Taufik, Kamis (2/3).

Dikatakan Taufik, Sub Pin Polio tahap pertama seharusnya sudah berakhir sejak 1 Maret 2023, namun diperpanjang karena belum mencapai target maksimal. “Untuk saat ini capaian Sub Pin Polio Kota Medan telah mencapai 81,9 persen, masih ada sekitar 13,01 persen untuk mencapai target 95 persen,” ujarnya.

Menurut Taufik, capaian Sub Pin Polio 81,9 persen saat ini dikarenakan peran Wali Kota Medan Bobby Nasution yang terus menguatkan pihaknya untuk menjalin kolaborasi dengan lintas sektoral, termasuk Pihak Kecamatan di setiap pertemuan zoom meeting.

“Pak Wali Kota terus menguatkan kami agar tetap berkolaborasi untuk mencapai target. Dengan peran beliau, terus terjadi peningkatan capain sejak dicanangkannya Sub Pin Polio hingga 81,9 persen saat ini,” katanya.

Taufik mengungkapkan, untuk mencapai target tersebut, Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya. Selain membuka layanan di setiap Faskes khususnya Puskesmas, pihaknya juga langsung menjemput bola dengan mendatangi PAUD dan sekolah TK yang ada di Kota Medan untuk melaksanakan Sub Pin Polio.

Namun demikan, sambung Taufik, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pentingnya Sub Pin Polio, sehingga di lokasi tersebut Dinkes Medan terus menyosialisasikannya sembari memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Banyak ditemukan di lapangan, masyarakat belum tahu pentingnya arti vaksin polio. Sehingga mereka menyampaikan anaknya sudah di vaksin di dokter spesialis ataupun rumah sakit tempat anaknya di vaksin rutin. Ini salah satu kendala yang terjadi dilapangan,” kata Taufik.

Taufik menambahkan, upaya yang telah dan akan terus dilakukan adalah bekerjasama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan rumah -rumah sakit swasta yang terdapat dokter spesialis anak untuk dapat melakukan tetes polio terhadap anak.

Pasalnya, banyak anak usia 0 – 59 bulan yang datang ke dokter spesialis di rumah sakit swasta, sehingga Dinkes Medan meminta para dokter untuk melakukan tetes Polio terhadap anak tersebut.

“Bahkan kita juga melibatkan organisasi profesi seperti IDI, IDAI dan Bidan serta organisasi sosial Lions club agar dapat membantu kita untuk memberikan tetes polio kepada anak dari etnis Tionghoa. Artinya kita meminta Lions Club untuk dapat mensosialisasikan kepada orang tua sehingga anaknya mau di imunisasi. Apalagi sampai saat ini imunisasi polio belum ada efek sampingnya,” ungkap Taufik.

Selanjutnya, kata Taufik, upaya lain yang telah dilakukan Dinkes adalah melakukan pelaksanaan Sub Pin Polio di pusat perbelanjaan dan sweeping ke rumah-rumah warga. Bahkan door to door dilakukan pada malam hari. Sebab banyak ditemukan siang hari kondisi rumah kosong karena orangtua si anak bekerja ataupun mempunyai kesibukan lainnya.

“Sweeping ke rumah warga saat ini terus dilakukan berkolaborasi dengan Kecamatan. Bahkan, perkembangannya dipantau selalu oleh Pak Bobby Nasution setiap minggunya dalam rapat kerja. Jadi kecamatan atau puskesmas mana yang terendah, itu kita push lagi sweeping ke rumah-rumah warga untuk mencapai target,” pungkasnya.

Taufik menyampaikan informasi bahwa vaksin polio ini berbeda dengan vaksin rutin. Vaksin polio yang bernama Novel Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2) dibuat khusus untuk menangani Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio yang sebelumnya terjadi di Aceh.

“Dimana setelah terjadi KLB di Aceh, Provinsi Sumut termasuk Kota Medan diwajibkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk melaksanakan Sub Pin Polio ini,” pungkasnya. (map/ila)

Dishub Medan Gelar Forum Organisasi Perangkat Daerah, Optimis Kemacetan Lalin Teratasi

TANDATANGANI: Kadishub Kota Medan Iswar Lubis, menandatangani hasil Forum Organisasi Perangkat Daerah, di Hotel Grand Inna Jalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat, Rabu (1/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna menyempurnakan program yang di tahun 2023 dan 2024, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah di Hotel Grand Inna Jalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat, Rabu (1/3).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan SatLantas Polrestabes Medan, Dishub Sumut, Jasa Raharja, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) II Sumut dan PT KAI Divre I Sumut.

Membuka kegiatan itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Suriono mengatakan, bahwa ditargetkan pada tahun 2023 pembangunan akan terjadi di Kota Medan dan berimbas pada kemacetan.

“Sesuai instruksi Bapak Presiden dan diteruskan Wali Kota, Kota Medan akan sangat macet pada tahun 2023 karena banyaknya pembangunan. Tentu ini akan menjadi catatan bagi Dishub Medan,” ucap mantan Kadis Pariwisata Kota Medan itu.

Sementara, Kepala BAPPEDA Kota Medan, Benny Iskandar, mengatakan segala bentuk penyelesaian permasalahan yang ada di Kota Medan tidak terlepas dari peran Dishub Medan. “Sebab semua permasalahan baik persoalan infrastruktur, kesehatan dan pelayanan publik lainnya akan berjalan lancar jika transportasi juga lancar. Maka dari itu, semua berkaitan dengan Dishub Medan,” ucapnya.

Untuk itu, kata Benny, BAPPEDA siap mendukung Dishub Medan dalam menjalankan programnya, termasuk penambahan anggaran dalam programnya. “Berulang kali Pak Wali Kota berpesan agar seluruh OPD bekerja cepat dan efisien. Dengan kegiatan ini, kita semua berharap apa yang direncanakan Dishub Medan bisa berjalan dengan baik demi kemajuan Kota Medan,” jelasnya.

Lanjut Benny, Forum OPD lintas Perangkat Daerah merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat, dunia usaha (pemangku kepentingan) untuk penyempurnaan rancangan kebijakan penyusunan RKPD.

“Hal ini menunjukkan dalam pendekatan perencanaan, menggunakan sistem bawah atas (Bottom-up Planning), berdasarkan demokrasi dan desentralisasi. Hal ini juga sesuai dengan keputusan Permendagri No 86 Tahun 2017 yang menerangkan agar penyampaian usulan dilakukan setelah Musrenbang tingkat Kecamatan,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Kadishub Medan Iswar Lubis S.SiT MT didampingi Sekdishub Suriono MT (moderator) dalam paparannya mengatakan, bahwa didalam GBHN itu diterangkan bahwa transportasi itu merupakan urat nadi suatu daerah.

“Transportasi itu aspek yang dinamis dan sangat cepat berkembang. Untuk itu, kami terus berinovasi untuk kenyamanan dan kesempurnaan program di tahun 2024,” katanya.

Terlebih, sambung Iswar, saat ini anggaran yang disalurkan ke Dishub Kota Medan sekitar Rp500 miliar. Untuk itu, diharapkan Forum OPD ini harus lebih bermanfaat bagi semua lapisan. “Kita harus optimis, bahwa kemacetan yang selama ini terjadi akan teratasi. Asalkan semua lini terkait berkoordinasi dengan baik,” tuturnya.

Iswar menegaskan, ketika pembangunan Kota Medan selesai, bukan berarti masalah kemacetan selesai. Sebab, volume kendaraan terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi.

“30 sampai 40 persen kendaraan yang melintas bukan hanya milik warga Kota Medan saja, melainkan kendaraan milik masyarakat Sumatera Utara. Maka dari itu, ke depannya kesadaran masyarakat menggunakan angkutan umum harus meningkat, sehingga arus lalu lintas dikota Medan benar-benar terkendali,” pungkasnya. (map/ila)

Telkomsel dan Huawei Berkolaborasi Hadirkan Pengalaman Digital Terdepan Bagi Pelanggan

Kolaborasi Telkomsel dan Huawei: Kolaborasi Telkomsel dan Huawei: (ki-ka) Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam, Direktur Network Telkomsel Nugroho, Director of Huawei Indonesia Telkomsel Account Department Wang Xu, President of Huawei Asia Pacific Region Lin Baifeng, CEO of Huawei Indonesia Guo Hailong saat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kolaborasi untuk eksplorasi teknologi dengan mengadopsi “GUIDE to Future Telco” di sela perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2023 Barcelona, Spanyol (27/2).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel dan Huawei menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait kolaborasi untuk eksplorasi teknologi bersama dengan mengadopsi “GUIDE to Future Telco”. Kedua belah pihak akan bekerja sama dalam mendukung strategi Telkomsel di masa depan, dengan tujuan memperkuat transformasi Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia. Kedua pihak akan berupaya memberikan pengalaman digital terbaik dan layanan inovatif bagi pelanggan dan industri di Indonesia dengan memperkuat kerja sama infrastruktur digital dan potensi pengembangan bisnis digital baru. Penandatanganan MoU kedua perusahaan ini dilakukan bersamaan dengan perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2023 yang berlangsung di Barcelona, Spanyol (27/2).

Direktur Network TelkomselNugroho mengatakan, “Melalui kolaborasi dengan Huawei ini, Telkomsel memastikan keberlanjutan roadmap transformasi digital perusahaan dengan terus berinovasi dan mengimplementasikan teknologi terkini yang akan memajukan industri telekomunikasi dan bangsa melalui solusi mutakhir. Lebih jauh lagi, kerja sama ini juga akan mendukung Telkomsel untuk memberikan layanan dan pengalaman digital terdepan melalui solusi yang lebih komprehensif yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan industri.”

Direktur Huawei Indonesia Telkomsel Account DepartmentWang Xu, mengatakan, “Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Telkomsel dalam evolusi “GUIDE to Future Telco”. Huawei selalu mendukung dan akan terus mendukung evolusi Telkomsel untuk menjadi digital telco terdepan di Indonesia. Melalui kerja sama ini, Huawei akan membantu Telkomsel membangun jaringan 5G berkualitas tinggi dan membantu Telkomsel dalam upaya transformasi digital untuk memberikan landasan yang kokoh bagi konektivitas digital. Selain itu, kami juga akan bekerja sama dengan Telkomsel dalam memberikan terobosan inovatif berkelanjutan dalam bisnis mereka, memberikan pengalaman koneksi digital yang nyaman dan terbaik bagi semua orang Indonesia, dan mendukung visi 5G-Advanced Digital Indonesia yang berorientasi pada masa depan.”

Melalui MoU ini, kedua belah pihak akan berkolaborasi untuk bersama-sama mengeksplorasi perkembangan teknologi terkini guna mendukung strategi evolusi jaringan jangka panjang Telkomsel. Kedua pihak akan berkolaborasi dalam teknologi jaringan seperti susunan antena berskala besar, teknologi multi-antena pita lebar ultra nirkabel, minimalisasi cerdas, transformasi digital, dan pengembangan ramah lingkungan, untuk menyediakan layanan jaringan gigabit dan pengalaman layanan yang berbeda kepada pelanggan. Selain kolaborasi teknologi, kedua belah pihak juga akan berkolaborasi dalam pengembangan bisnis secara digital.

MWC 2023 di Barcelona berlangsung dari 27 Februari hingga 2 Maret di Barcelona, Spanyol. Area pameran Huawei terletak di area pameran 1H50 Fira Gran Via Hall 1. Huawei bersama dengan operator global, industri terkemuka, pembentuk opini terkemuka, dan lain sebagainya akan membahas tren industri, prinsip-prinsip GUIDE dalam memimpin masa depan, pembangunan hijau, dan topik lainnya untuk memimpin masa depan jaringan digital.

Untuk informasi lebih lengkap, dapat diakses melalui: carrier.huawei.com/cn/events/mwc2023.(rel)

1.310 Siswa Ikuti Olimpiade Test Masuk Kedinasan yang Digelar Bimbel Adzkia

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Bimbel Adzkia Kedinasan kembali mengadakan olimpiade test masuk sekolah kedinasan. Kegiatan kali ini digelar di dua tempat berbeda, yakni di Auditorium Universitas Simalungun, Kota Pematang Siantar, Sabtu (25/2), dan di Ballroon Suzuya Plaza, Rantauprapat, Minggu (26/2).

Olimpiade test masuk sekolah kedinasan bagi siswa di Rantauprapat, secara simbolis dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Drs Sarimpun Ritonga MPd. “Apresiasi kami terhadap Olimpiade kali ini semoga berjalan dengan lancar dan sukses,” katanya.

Koordinator Bimbel Adzkia Kedinasan Rantauprapat, Adhi Sahputra SPd dalam keterangan tertulisnya yang diterima SumutPos.co, Jumat (3/3/2023) mengatakan, total ada 1.310 siswa yang mengikuti olimpiade tersebut dengan rincian, 598 siswa yang mengikuti olimpiade di Pematangsiantar dan 712 siswa yang mengikuti olimpiade di Rantauprapat. “Olimpiade ini merupakan kegiatan yang dikhususkan untuk menguji kemampuan pelajar kelas 11 SMA sederajat untuk menghadapi tes masuk sekolah kedinasan nantinya. Kegiatan ini juga dibarengi dengan seminar Strategi Jitu Lulus tes sekolah kedinasan yang dibawakan oleh trainer nasional Hariyanto SE SPd MSi,” ujarnya.

Para peserta olimpiade mengucapkan terima kasih kepada Bimbel Adzkia Kedinasan. “Semoga dengan tes ini kami semakin mahir dalam mengerjakan soal soal dan bisa masuk ke sekolah kedinasan yang diinginkan,” kata seorang peserta.

Diketahui, Bimbel Adzkia Kedinasan adalah lembaga bimbingan belajar yang khusus mempersiapkan siswa siswi SMA dan sederajat untuk menghadapi test masuk sekolah kedinasan, seperti PKN STAN, IPDN, STIS, AKMIL, AKPOL, Bintara dan CPNS.
Berdiri sejak tahun 2003 dengan kantor pusat di Jalan Abdullah Lubis, Nomor 73, Medan Baru, Kota Medan. (rel/adz)

Lubukpakam Raih Penghargaan Adipura ke-16 Kalinya

ADIPURA: Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan saat menerima piala Adipura dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Sitti Nurbaya di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (28/2).SOPIAN/SUMUT POS.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Kota Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, berhasil mempertahankan tradisi sebagai Kota Adipura Tahun 2022. Penghargaan yang ke-16 kalinya ini diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

(Kemen-LHK) Republik Indonesia, Sitti Nurbaya kepada Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (28/2).

“Penghargaan Kota Adipura terhadap Kota Lubukpakam dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini, dalam kategori Kota Kecil. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri, Siti Nurbaya kepada Bapak Bupati,” terang Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deliserdang, Dr Dra Hj Miska Gewasari MM.

Disebutkan Kadis Kominfostan, raihan penghargaan tersebut merupakan yang ke-16 kalinya. Pertama kalinya penghargaan itu diperoleh sejak tahun 1995 silam.

“Euforia warga Deliserdang, khususnya Kecamatan Lubukpakam sudah begitu terlihat, meskipun Piala Adipura belum sampai di Lubukpakam. Sedangkan, pada 2019, 2020, dan 2021, penghargaan Adipura tidak diselenggarakan menyusul adanya pandemi Covid-19 di tanah air. Dan dua tahun belakangan ini dilaksanakan lagi. Dan Rabu (1/3) diadakan syukuran di Lapangan T Raja Muda dan dihadiri seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Deliserdang dan masyarakat,” terang Kadis Kominfostan.

Sementara itu, Menteri LHK, Siti Nurbaya dalam sambutannya menyampaikan pentingnya seluruh pihak mengantisipasi perubahan iklim yang fenomenanya makin berdampak pada ekosistem dan lingkungan. Salah satunya dengan menerjemahkan arahan Presiden Jokowi untuk tuntas kelola sampah lewat peran aktif Pemda dan masyarakat.

“Salah satu agenda adalah pilot project penanganan sampah kewilayahan berbasis ibu kota kecamatan. Demikian pula penguatan paradigma sampah menjadi resources termasuk sebagai sumber energi melalui percontohan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa),” terang Menteri.

Disebutkan Menteri, Penghargaan Adipura diberikan Kementerian LHK kepada kota/kabupaten yang dinilai berhasil melakukan pembenahan dalam aspek pengelolaan lingkungan. Meliputi sejumlah kategori mulai dari sertifikat, plakat, piala adipura hingga piala adipura kencana sebagai penghargaan tertingginya. Diketahui Penilaian Adipura 2022 dilaksanakan terhadap 258 kabupaten/kota se-Indonesia, atau 50,2 persen dari 514 kabupaten/kota di Indonesia. Kemudian terpilih sebanyak 150 Kabupaten/Kota menerima Adipura untuk berbagai kategori.

Adapun hasilnya adalah Kategori Adipura Kencana untuk lima kabupaten/kota; Kategori Adipura untuk 80 kabupaten/kota; Sertifikat Adipura untuk 61 kabupaten/kota sebagai upaya pengelolaan sampah dari sumbernya dengan baik; Plakat untuk empat kabupaten/kota, lokasi tematik dengan kondisi pengelolaan sampah terbaik di kabupaten/kota.(btr/ram)

Pemko Tebingtinggi Ajak Milenial Implementasikan Wawasan Kebangsaan

KEGIATAN: Bakesbangpol Kota Tebingtinggi melaksanakan kegiatan pemantapan pemahaman pelaksanaan kebijakan di bidang ideologi wawasan kebangsaan. ist/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Tebingtinggi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) meminta kepada generasi milenial untuk bisa mengimplementasikan wawasan kebangsaan. Hal tersebut diungkapkan pada kegiatan pemantapan pemahaman pelaksanaan kebijakan di bidang ideologi wawasan kebangsaan, Bhineka Tunggal Ika dan sejarah kebangsaan di Gedung Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis (2/3).

“Generasi millenial harus mampu mengimplementasikan wawasan kebangsaan sebagai cara pandang Bangsa Indonesia dalam mengelola Kehidupan berbangsa dan bernegara dengan dilandasi jati diri dan UUD 1945,” jelas Kepala Bakesbangpol Kota Tebingtinggi Zubir Husni Harahap.

Dijelaskannya, meningkatkan pemantapan pemahaman di bidang wawasan kebangsaan, bela negara, karakter bangsa, pembauran kebangsaan, Bhineka Tunggal Ika dan sejarah kebangsaan kepada generasi milenial khususnya di Kota Tebingtinggi, sangatlah penting.

“Apa yang kita laksanakan harus mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No.38 Tahun 2011 Tentang Pedoman Peningkatan Kesadaran Bela Negara di daerah,” ujarnya.

Ditambahkan Zubir Husni, perlunya kita meningkatkan wawasan kebangsaan dengan menjunjung tinggi nilai toleransi sehingga perbedaan yang ada dapat dijadikan persatuan dan kesatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, ras, adat, budaya dan bahasa. Bagaimana kita bisa menjaga toleransi tersebut, maka hanya semangat persatuan dan kesatuan serta keberagaman yang bisa mempertahankan semuanya,” papar Zubir.

Hadir dalam kegiatan tersebut OPD, Forkompinda, Ormas Pemuda, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Kota Tebingtinggi. (ian/ram)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana

HADIR: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi bersama OPD mengikuti Rakornas Penanggulangan bencana di Jakarta. sopian/SUMUT POS .

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Tahun 2023, yang dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (2/3).

Kadis Kominfo, Dedi Parulian Siagian menjelaskan Rakornas yang mengusung tema penguatan resiliensi berkelanjutan dalam menghadapi bencana ini dibuka langsung secara resmi oleh Presiden RI. Presiden RI Jokowi didampingi Menko Polhukam Mahfud MD, Menko PMK Muhadjir Effendy, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan saat ini semua negara tengah mewaspadai perubahan iklim yang berpotensi meningkatkan frekuensi bencana.

“Perubahan iklim itu menyebabkan frekuensi bencana alam di dunia naik drastis dan Indonesia menempati tiga teratas paling rawan bencana,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden mengungkapkan, frekuensi bencana di Indonesia naik 81 persen dari 1.945 bencana di tahun 2010 menjadi 3.544 bencana di tahun 2022, yang meliputi banjir, letusan gunung berapi, tanah longsor, gempa bumi serta bencana alam dan non alam lainnya.

“Oleh sebab itu, siaga dan waspada itu menjadi kunci, baik tahap pra bencana, pada tahap tanggap darurat, maupun pascabencana. Semuanya harus disiapkan, semuanya harus dikelola dengan baik,” lanjut Presiden Jokowidodo.

Beliau menekankan, tahap pra bencana sangat penting untuk memitigasi risiko serta meminimalisir korban dan kerugian akibat bencana.

“Kita ini masih sering sibuk di tahap tanggap darurat, pas terjadi bencana, padahal yang namanya pra bencana, tahap pra bencana itu jauh lebih penting. Bagaimana menyiapkan masyarakat, bagaimana mengedukasi masyarakat, bagaimana memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat untuk langkah-langkah antisipasi, itu harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Menanggapi apa yang di katakan Presiden Jokowidodo, Pj Wali Kota Tebingtinggi menyatakan bahwa Pemkot Tebingtinggi melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi akan selalu senantiasa tepat melakukan koordinasi yang baik dengan steakholder yang ada di Kota Tebingtinggi baik melalui Kepolisian, TNI dan masyarakat Kota Tebingtinggi untuk tetap siaga dalam menghadapi berbagai bencana alam yang ada.

Baik masuk dalam tahap tanggap darurat dan penanggulan bencana itu sendiri. Di Kota Tebingtinggi bencana alam yang sering terjadi seperti banjir, angin puting beliung dan kebakaran. “Menghadapi berbagai bencana, kita mengajak seluruh masyarakat untuk selalu tanggap dengan bencana tersebut,” paparnya. (ian/ram)

Implementasi Menuju Kota Cerdas

TANDA TANGAN: Bupati Asahan Tandatangani Nota Kesepakatan dengan Kementerian Kominfo RI.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Kominfo RI melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2023 secara virtual dengan 2 Provinsi (Jawa Barat, DIY) dan 50 Kabupaten/Kota di Indonesia. Tujuan dari penandatanganan ini untuk menciptakan perencanaan dan pengembangan pada suatu kota yang layak huni, maju dan modern sehingga meningkatkan produktivitas daerah, daya saing ekonomi dan pembangunan fondasi pada suatu kota atau negara.

Hal tersebut disampaikan Kementerian Kominfo melalui Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Bambang Dwi Anggono, saat membuka kegiatan, Selasa (28/2).

Bambang mengatakan, saat ini penggunaan Teknologi Informasi (TI) sangat dibutuhkan, terutama pada pemerintah, yang dipergunakan untuk pelayanan publik, bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam setiap urusan. Maka dari itu gerakan menuju Smart City 2023 ini merupakan gerakan untuk mendukung penggunaan TI di setiap Wilayah di Indonesia.

“Diharapkan dengan program ini dapat terciptanya Teknologi yang Inovatif dan mampu mendukung Satu Data Indonesia yang terintergrasi satu dengan yang lain,” ucap Bambang.

Bambang mengatakan, 50 Kabupaten/Kota yang menandatangani Nota Kesepakatan Tentang Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2023 akan mendapatkan pendampingan untuk membangun Smart City di Kabupaten/Kota masing-masing. Dirinya berharap, semoga keberadaan Smart City di Kabupaten/Kota nantinya dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan siap bekerjasama dengan Pemerintah Pusat mewujudkan Kabupaten Asahan menuju Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2023.

“Pemerintah Kabupaten Asahan siap mendukung Smart City di Kabupaten Asahan, karena dengan adanya smart city, Kabupaten Asahan akan menjadi kota yang maju dan modern, sehingga meningkatkan produktivitas daerah serta daya saing ekonomi,” ucapnya.

Bupati juga mengatakan, program ini juga merupakan salah satu cara Pemerintah Kabupaten Asahan untuk menjalankan 10 program prioritas yaitu Digitalisasi Birokrasi.

“Diharapkan dengan keberadaan smart city nantinya dapat mempermudah masyarakat dalam setiap kegiatan. Jadi keberadaan Smart City di Kabupaten Asahan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ucap Bupati.

Tak lupa Bupati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah menunjuk Kabupaten Asahan untuk mengikuti gerakan menuju smart city 2023. “Kabupaten Asahan siap menjadi Smart City 2023,” tutup Bupati. (dat)

Pemkab Deliserdang Peringati Isra Mikraj, Bupati: Kembangkan Hubungan Harmonis

TALI ASIH: Pemkab Deliserdang menyerahkan tali asih kepada warga yang membutuhkan.ist/sumut pos.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Deliserdang mengadakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah/2023 Masehi di Lapangan Sepakbola Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanjung Morawa, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kamis (2/3).

Dalam pidatonya, Bupati deliserdang, H Ashari Tambunan mengatakan Isra dan Mikraj merupakan peristiwa penting dan monumental bagi umat Islam sebagai pelajaran untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Isra Mikraj yang merupakan perjalan spiritual Nabi Muhammad SAW adalah momen penting untuk menguatkan, mendorong dan memotivasi spiritualitas kita, dengan senantiasa bersikap dan berperilaku sebagaimana tuntunan yang diajarkan agama, sekaligus mengembangkan hubungan yang harmonis antara manusia dengan sang pencipta,” ujarnya.

Pada acara yang diawali dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin Ustadz Khaidir Lubis tersebut, Bupati menambahkan, peringatan Isra Mikraj yang diselenggarakan Pemkab Deliserdang bersama masyarakat setiap tahun merupakan wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Hal ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Deliserdang, yakni religius dan rukun dalam kebhinekaan, dan juga merupakan cerminan serta bukti Deliserdang adalah kabupaten yang religius.

Peringatan Isra Mikraj tersebut juga mengingatkan tentang banyaknya keteladanan Nabi Muhammad yang telah memberi inspirasi untuk bersatu dalam kekuatan dan kebersamaan membangun Kabupaten Deliserdang.

“Untuk itu, dengan semangat perayaan Isra Mikraj ini, saya mengucapkan terimakasih kepada para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat yang sudah berjuang membangun Deliserdang yang maju, sejahtera dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan. Semoga kita bisa semakin mendekatkan diri, memperteguh keimanan, keyakinan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memantapkan toleransi dan kebersamaan di antara kita semua,” tegas Bupati.

Sebelumnya, Panitia Peringatan Isra Mikraj Pemkab Deliserdang, Drs Syahrul MPd dalam laporannya menjelaskan, ada berbagai kegiatan yang dilakukan saat peringatan Isra Mikraj, seperti atli asih. dan lainnya. (btr/ram)

Buntut Rapor Merah Ombudsman, Pelayanan RSUD Djoelham Terus Disorot

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Rapor merah Ombudsman terkait pelayanan publik, masih menjadi momok bagi Pemko Binjai. Pasalnya, Pemko Binjai tercatat meraih posisi terakhir dalam penilaian pelayanan kepada masyarakat versi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara (Sumut).

Karena itu, melalui apel gabungan, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan, Jonner Lumbantoruan, yang jadi pembina pada apel tersebut, terus menyoroti sekaligus meminta agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djoelham Binjai dapat memperbaiki pelayanan. Ditambah lagi, rumah sakit pelat merah itu, telah meraih predikat paripurna dalam penilaian akreditasi yang dilakukan oleh Lembaga Komite Akreditasi Rumah Sakit.

Sejalan dengan torehan prestasi ini, Jonner menegaskan, agar seluruh ASN di RSUD Djoelham Binjai terus berkomitmen membantu implementasi standar akreditas. Bagi dia, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan komitmen pemilik rumah sakit, yakni Wali Kota Binjai.

“Saat ini RSUD DR RM Djoelham Binjai telah membuka 21 poli spesialis rawat inap jalan, dengan 42 dokter spesialis. Selain itu, RSUD juga memiliki layanan unggulan poli rawat jalan geriatri, yang hanya satu-satunya di Binjai. Dan layanan unggulan berikutnya adalah fisioterapi,” ungkap Jonner, baru-baru ini.

Jonner juga menekankan kepada RSUD Djoelham Binjai, untuk terus memperbaiki pelayanan dengan mengedepankan senyum, salam, dan sapa kepada pasien serta keluarganya, agar mereka merasa nyaman dilayani di rumah sakit.

“Unggulkanlah pelayanan dengan senyum, salam, sapa. Sehingga pasien dan keluarga menjadi nyaman dilayani di rumah sakit. Layani pasien dangan profesional dan komunikatif,” imbaunya.

Dengan keberhasilan meraih predikat paripurna dalam penilaian akreditasi serta fasilitas yang lengkap, diharapkan RSUD DR RM Djoelham Binjai dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatannya kepada masyarakat Kota Binjai dan sekitarnya. (ted/saz)