Home Blog Page 1813

Daihatsu Ramaikan Ajang IIMS 2023

Salah satu unit display Daihatsu Terios di IIMS 2023 yang berlansung di JIExpo, Kemayoran Jakarta pada 16-26 Februari.Ist/Sumut Pos

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Daihatsu turut hadir meramaikan pameran otomotif IIMS (Indonesia International Motor Show) 2023 yang berlangsung pada 16 – 26 Februari 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Keikutsertaan pada pameran otomotif yang berlangsung selama 11 hari melalui PT Astra Internation, Tbk – Daihatsu Sales Operation ini menjadi salah satu agenda Daihatsu untuk turut serta dalam rangkaian pameran otomotif, sekaligus ingin berkontribusi terhadap penjualan otomotif nasional sebagai langkah awal dalam membuka tahun 2023 ini.

Dengan membawa tema ‘Memphis’, yang dinamis & fun membuat booth Daihatsu berlokasi di Hall A nomor 10 seluas 360m2 ini dapat memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi para pengunjung generasi muda, dan keluarga muda selama pameran.

Pada IIMS 2023 ini, Astra Daihatsu menampilkan total 4 unit display, terdiri dari model All New Xenia R CVT ADS, Terios R A/T, Astra Daihatsu Sigra R A/T, dan Rocky 1.0 R CVT ADS. Astra Daihatsu juga menyediakan fasilitas test drive bagi para pengunjung yang tertarik dan ingin merasakan sensasi berkendara mobil All New Xenia yang dapat dicoba di Hall D.

Tak hanya itu, selama penyelenggaraan Astra Daihatsu juga siap menyambut para pengunjung yang ingin mewujudkan impiannya untuk memiliki mobil baru Daihatsu dengan beragam kemudahan mulai dari DP ringan, diskon spesial, cashback, dan program menarik lainnya selama pameran IIMS berlangsung.

“Keikutsertaan Daihatsu pada pameran IIMS 2023 merupakan partisipasi kami terhadap rangkaian pameran otomotif, sekaligus ingin berkontribusi terhadap pasar otomotif nasional sebagai langkah awal di tahun 2023 ini. Kami dengan senang hati siap melayani pengunjung yang datang dan membeli mobil Daihatsu,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation. (rel/ram)

Yayasan Mapel Indonesia Pertanyakan Komitmen Kapolda Tentang Laporan ‘Ngendap’ Setahun di Poldasu

BERI KETERANGAN: Perwakilan Mapel Indonesia saat memberikan keterangan di sela-sela kedatangan mereka ke Mapolda Sumut. (Markus/Sumut Pos)

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Setahun sudah pengaduan masyarakat (Dumas) atas nama Masyarakat Pelestari Lingkungan (Mapel) Indonesia ‘ngendap’ di Polda Sumatera Utara. Mereka melaporkan PT Austindo Nusantara Jaya (ANJ) Agri yang diduga telah merampas tanah negara dan masyarakat, tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah. Sehingga hari ini, kedatangan mereka kembali ke Mapoldasu untuk mengingatkan, sekaligus mempertanyakan komitmen Kapoldasu Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak dalam memberantas mafia tanah yang secara terang-terangan merugikan negara.

Dalam orasinya, massa Mapel mengagumi gerak cepat Kapoldasu Panca memberantas judi online dan genk motor di Provinsi Sumatera Utara. Di lain sisi, mereka heran kenapa laporan pengaduan ini tidak juga ditindaklanjuti bahkan hampir setahun.

“Kami sudah kirim surat (pengaduan) dengan bukti-bukti lengkap dan titik kordinat ke Polda Sumut. Tapi apa kawan-kawan, pihak Poldasu diam saja. Ada apa kawan-kawan?,” teriak Ketua Umum Yayasan Mapel Indonesia M Yusuf Hanafi Sinaga di depan pintu masuk Mapoldasu, Senin (20/2).

Usai menyampaikan orasi dan menggelar tenda di depan pintu masuk Mapoldasu, perwakilan Mapel Indonesia diterima Penyidik Subdit IV Tipiter Polda Sumut Mualim Harahap. Dalam pertemuan itu, pihak Poldasu enggan percakapan direkam oleh awak media maupun pihak lain yang tidak berkepentingan. Namun mereka berjanji akan menindaklanjuti Dumas ini dan meminta waktu sepekan untuk menyelesaikannya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Umum Mapel Indonesia Nanang Ardiansyah Lubis, menilai upaya penanganan hukum yang dilakukan Poldasu terhadap PT ANJ tidak jelas. Sebab sambutan dan janji yang diucapkan Subdit IV Tipiter Polda Sumut Mualim Harahap hanya untuk menenangkan Mapel Indonesia sebagai pelapor.

“Pertemuan di dalam tadi kita sempat berdebat. Malah yang dipermasalahkan Dumas kita tidak mencantumkan kawasan hutan dan segala macam. Jadi kami bilang, kalau Poldasu mau terima mentahnya saja, apa fungsinya mereka selaku penegak hukum? Justru dengan adanya laporan masyarakat dalam hal ini Mapel, harusnya Poldasu bergerak cepat,” ketusnya.

“Perkara judi online aja mereka sudah bergerak cepat. Ini bukti-bukti sudah kita kasih, mereka juga sudah tinjau lapangan. Alibi (Poldasu) di dalam tadi, BPN Tapsel belum kasih jawaban atas surat mereka mana lahan Non HGU dan mana yang HGU. Alasan itu terlalu klise menurut saya. Kok mau sih sekelas Poldasu ditarik ulur sama pihak-pihak tertentu,” imbuhnya.

Selain membawa poster-poster yang bertuliskan usut dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan PT ANJ di Kabupaten Paluta, massa Mapel Indonesia juga membawa lilin sebagai simbol setahun sudah pengaduan mereka ‘ngendap’ di Poldasu.

Disela-sela giat unras ini, Mapel Indonesia juga menyampaikan perihal lahan galian c ilegal di Desa Tadukan Raga Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang. Yang mana hal tersebut berdasarkan laporan informasi dan aduan masyarakat kepada pihak Mapel Indonesia.

Pelaku atau pengelola lahan galian c ilegal memasok material ke pihak developer berskala nasional yang saat ini sedang dalam proses tahap pengembangan/pembangunan areal lokasi perumahan mewah di Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.

“Mapel Indonesia akan tetap melakukan advokasi terhadap hal-hal atau issue yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan sebagai bentuk eksistensi dan kontribusi untuk bangsa dan negara,” tutup Nanang Ardiansyah Lubis dan sekaligus mengajak massa aksi membubarkan diri dengan tertib. (map/han)

PSDS Ingin Liga 2 Digelar Usai Lebaran

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSDS Deliserdang memiliki tanggapan berbeda tentang Liga 2. Tim berjulukan Traktor Kuning tersebut berharap kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia itu digelar usai Idul Fitri 2023.

“Kita berharap agar Liga 2 dimulai sesudah Lebaran. Itu merupakan jadwal yang ideal,” ujar Manajer Tim PSDS Deliserdang, Herman Sagita kepada Sumut Pos, Senin (20/2).

Herman Sagita memiliki alasan bahwa Liga 2 digelar usai Lebaran. Salah satunya adalah waktu yang tidak memungkinkan. “Tidak memungkinkan Liga 2 digelar mulai Februari ini karena berdekatan dengan Bulan Ramadhan,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa dengan Cinwa tersebut juga tidak setuju bila pertandingan Liga 2 digelar saat Ramadhan. Sebab tidak semua stadion tim Liga 2 biga menggelar pertandingan malam hari.

“Tidak mungkin juga Liga 2 digelar saat Ramadhan. Bilanglah main malam, tapi tidak semua stadion memiliki lampu penegaran,” tegasnya.

Untuk itu, Cinwa menilai Liga 2 ideal digelar kembali setelah Lebaran nanti. “Kalau usai Lebaran sudah sangat memungkinkan. Memang ada Piala Dunia U-20, tapi saya menilai tidak ada pengaruh,” sarannya.

Pada kesempatan ini, Cinwa juga berharap agar PSSI tidak hanya memikirkan kompetisi profesional. Dia berharap agar Ketua PSSI baru, Erick Thohir turut menggenjot pembinaan usia dini. “Karena cikal bakal pemain bagus itu adalah usia dini,” tegasnya.

Jadwal Liga 2 sendiri belum bisa dipastikan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga belum bisa memastikan kapan kompetisi kasta kedua itu bergulir kembali. “Untuk jadwal laga, kenapa kita akan mulai sarasehan sepak bola dua Minggu lagi bareng Liga 1 dan 2. Kita ingin memastikan jadwal kompetisi ke depan seperti apa tanpa menganaktirikan Liga 2,” ujar Erick.

Erick akan mengusulkan Liga 1 dimulai lebih dahulu. Kemudian akan diikuti oleh Liga 2. Ia jamin Liga 1 dan Liga 2 tidak akan saling tumpang tindih.

“Oleh karena itu kita akan mengusulkan liga yang tidak tumpang tindih, misal Liga 1 mulai duluan, nanti masing-masing ada hari Sabtu Minggunya. Kalaupun tumpang tindih hanya satu dua bulan,” kata menteri BUMN ini.

Pengaturan jadwal ini juga akan memudahkan pihak kepolisian, sehingga aparat keamanan bisa memprediksi pergerakan para suporter. “Ini akan mempermudah kita semua, untuk kepolisian bisa memprediksi bagaimana dari pemain sepak bola dengan ada suporter suporter yang bisa diindikasi awal,” jelas Erick.

PSSI juga telah membentuk Komite Adhoc untuk para suporter. Hal ini dilakukan agar masalah keamanan tidak hanya lepas tangan kepada kepolisian.

“Kita tahu juga kami sudah membentuk Komite Adhoc untuk suporter. Tidak lain, kami tidak melepas tangan kepada kepolisian, bagaimana kita harus berdampingan dengan kepolisian bahwa ada perbaikan daripada suporter Indonesia. ini yang kita lakukan bersama sama. Jadi kita membuat ekosistem. Ini akan kita kolaborasikan bersama-sama,” ujar Erick. (bbs/dek)

Bakal Dibuka Wali Kota, 2.744 Atlet Bersaing di Porwil Medan

GLADI: Pelaksanaan gladi bersih acara pembukaan Porwil Medan VIII di Lapangan Sepakbola Mabar, Medan Deli, Senin (20/2). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 2.744 atlet akan tampil di arena Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan VIII tahun 2023 yang berlangsung 21 Februari sampai 3 Maret. Acara pembukaan digelar di Lapangan Sepakbola Mabar Jl Mangaan, Medan Deli, Selasa (21/2) sore ini.

Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani MSi mengatakan, Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution SE MM dijadwalkan membuka ajang multi event olahraga ini. “Wali Kota rencananya akan hadir membuka langsung Porwil Medan VIII ini didampingi jajaran FKPD Kota Medan,” ucap Eddy Sibarani di sela-sela gladi bersih acara pembukaan, Senin (20/2).

Menurut Eddy, Porwil Medan VIII Tahun 2023 diharapkan sebagai yang terbaik dan paling semarak sebagai ajang multi event olahraga tahunan yang digelar KONI Medan. “Karena Porwil sebagai sarana untuk menjaring atlet-atlet Kota Medan yang menjadi pelapis atlet atlet utama yang sudah masuk Pelatda PON 2024,” ujarnya.

“Kita apresiasi dan bangga atas dukungan yang diberikan untuk lancarnya kegiatan Porwil Medan 2023. Semua 21 kecamatan ikut ambil bagian yang terbagi tiga wilayah bertanding di 23 cabor,” terang Eddy.

Pembukan akan ditandai dengan penekanan tombol dibarengi pelepasan balon. Acara dipastikan semakin menarik karena para pengunjung berpeluang mendapatkan satu unit sepeda motor Yamaha Fazzio melalui lucky draw.

Menurut Eddy, acara pembukaan dikemas ramai dan meriah, karena menyajikan atraksi konten lokal Medan Deli, pameran UMKM dan hiburan lainnya. “Kita berharap masyarakat ramai berbondong-bondong menyaksikan acara pembukaan,” tuturnya.

Sedangkan GM Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan Porwil Medan VIII/2023 dengan menyumbangkan satu unit sepeda motor Yamaha Fazzio untuk acara lucky draw bagi pengunjung.

“Dengan adanya kerjasama ini semoga bermanfaat bagi pelaksanaan Porwil 2023. Kami mengharapkan Porwil 2023 bisa memunculkan atlet-atlet berbakat sehingga prestasi olahraga kota Medan semakin di depan,” terang Joni.

Joni mengatakan, dukungan PT Alfa Scorpii untuk pembinaan olahraga Medan sebenarnya sudah dilakukan beberapa tahun lalu. Namun sempat terhenti karena adanya wabah pandemi Covid-19.

Adapun pembagian wilayah, untuk Wilayah 1 meliputi Kecamatan Medan Kota, Amplas, Denai, Tembung, Perjuangan, Maimoon, dan Medan Area mempertandingkan cabor anggar, gulat, cricket, gateball, senam, wushu, kick boxing dan panjat tebing.

Wilayah 2: Medan Tuntungan, Johor, Polonia, Selayang, Sunggal, Petisah, dan Medan Baru dengan cabor biliar, balap sepeda, binaraga, kempo, softball/baseball, tenis, dan panahan.

Wilayah 3: Medan Helvetia, Marelan, Labuhan, Deli, Belawan, Barat dan Medan Timur yang mempertandingkan cabor atletik, arung jeram, catur, dayung, judo, menembak, petanque, dan sepak takraw. (dek)

Pordasi Sumut Apresiasi Kejuaraan Equestrian Dandenpom Cup 1/1

TAMPIL: Tim Aswaraya Binjai saat mengikuti Kejuaraan Dan Denpom Cup 1/1 di Sergai, Sabtu (18/2). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumatera Utara memberi apresiasi Kejuaraan Berkuda Equestrian Dandenpom Cup 1/1 yang digelar di arena Jerico Stable, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara, Sabtu (18/2) hingga Minggu (19/2)

Ketua Pordasi Sumut, Cory Sebayang diwakili Wakil Sekretaris Asad Shiddieqy mengatakan, kegiatan seperti ini harus sering dilakukan. Tujuannya untuk mengenalkan olahraga berkuda di Sumut, sekaligus sebagai ajang promosi pariwisata daerah ini ke pentas nasional maupun internasional.

“Sangat baik sekali ya, memang harus sering-sering. Kan kita ingin mensosialisasikan olahraga berkuda ini kemasyarakat luas. Bahwa di Sumut ada wadah olahraga berkuda ini,” ujar Asad, Minggu (19/2).

Asad didampingi Ketua Komisi Equestrian Yuriandi menambahkan, Pordasi Sumut berharap dari kejuaraan ini akan menggairahkan kegiatan olahraga pada umumnya dan khususnya kegiatan-kegiatan yang ada di lingkungan Pordasi.

Apalagi even bertajuk Piala Denpom 1/1 ini baru pertama kali digelar terbuka dengan menghadirkan atlet berkuda dari Pekanbaru (Riau), Bandung (Jawa Barat) dan lainnya. “Ini momen bagi perkembangan pembinaan olahraga berkuda di Sumut,” jelasnya.

Asad menjelaskan, saat ini telah bermunculan beberapa stable, seperti Jerico di Sei Rampah, SRS di Tanjung Anom, dan Biestro di Binjai, serta Aswaraya yang memfasilitasi sarana untuk latihan Berkuda Equestrian

Kemudian beberapa atlet, seperti Fayza dan Faza mendapat bimbingan teknik dari Pelatih Aragon Sport Bandung yang juga atlet Nasional, Dadan Suhendar. “Kami sangat terbantu adanya stable-stable tersebut yang selalu aktif menyelenggarakan program pembinaan, baik tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Kejuaraan ini sendiri melibatkan 35 atlet berkuda. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dandenpom 1/1 Pematang Siantar Mayor CPM Junilham Sitorus SH. “Peserta yang bertarung di kejuaraan ini berasal dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota. Mereka berasal dari Riau, Jawa Barat, Medan, dan Binjai,” kata Ketua Panitia, Sugi Lim.

Kejuaraan ini mendatangkan tim juri nasional dan official seperti Steward Nasional Paulus, Sabil dan juri Nasional Endarjanto Bambang dan Nico Pelealu. Adapun nomor yang dipertandingkan, yakni Class Preliminary Herman Open, Dressasge Walk Trot Open, dan Dressasge Walk Trot U21.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Dandim 0204/DS Letkol Czi Yoga Febrianto MSi, Danramil 10/SR Kapten Inf. Sucipto dan Pengusaha Jericho Stable Ayen. (dek)

Wabup Nias Barat Era Era Hia Buka Rakorpemda Tahun 2023

Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM.,MSi pada pembukaan Rakorpemda .Peringatan Gulo/Sumut Pos

NIASBARAT, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM.,M,SI membuka rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Nias Barat (Rakorpemda) tahun 2023 bertempat di Aula Soguna Ba Zato

Rapat koordinasi yang di gelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten ini bertujuan untuk membangun komunikasi antar OPD

” Tujuan Rakor ini adalah untuk membangun komunikasi antar OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Barat serta mengambil Langkah-langkah konrit dalam mengatasi permasalahan Nias Barat saat ini yaitu tingkat kemiskinan dan stunting yang tinggi,” Ucap Wabup dalam sambutannya (20/2/2023)

Lebih lanjut Ketua DPD Golkar Nias Barat ini menjelaskan bahwa tingkat kemiskinan di Nias Barat saat ini mencapai 24,74 persen, sementara angka stunting 29,4 persen.

” Oleh karena itu Rakor ini menjadi penting agar masing-masing OPD saling berkoordinasi serta meningkatkan kinerja terutama OPD yang bersentuhan langsung terhadap pemberdayaan masyarakat,” Jelasnya

Dikatakannya juga bahwa langkah yang dilakukan pemerintah adalah menurunkan beban masyarakat dan mengupdate data terpadu kesejahteraan sosial

” Salah satu yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah menurunkan beban masyarakat melalui program yang sudah berjalan selama ini seperti pemberian PKH dan BLT. Oleh karenanya dinas terkait agar mengupdate Data Terpadu Kesejahteraan Sosial agar tidak ada yang terlewatkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan,” tegasnya

” Pemerintah wajib berupaya meningkatkan pendapatan masyarakat, salah satunya melalui kegiatan padat karya pada kegiatan proyek dana desa. Setiap dana desa dikerjakan oleh warga desa dan tidak boleh menggunakan padat modal seperti penggunaan peralatan Beko. Ini tujuannya agar masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan,” Sambungnya

Langkah ketiga adalah melalui upaya menimalisasi kantong kemiskinan. OPD memastikan nama dan alamat yang masuk kategori miskin dan stunting kemudian pemerintah menjadikan mereka sebagai sasaran perhatian utama dalam program pemerintah, ucap Doktor Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta ini.
Berdasarkan pemantauan media masa, Rakor ini berjalan dengan baik dan akhirnya disepakati perlu adanya aksi percepatan penurunan kemiskinan dan stunting di Nias Barat.

Selain Wakil Bupati Nias Barat, hadir Sekda, Para Staf ahli, Asisten, Kepala Dinas dan lain-lainnya.(*)

Persiapan F1 Powerboat Danau Toba 2023 Sudah 100 Persen

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, membeberkan persiapan F1 Powerboat atau F1H2O Danau Toba 2023. Sudah mencapai 100 persen dan siap menyelenggarakan pembukaan kejuaraan dunia balapan perahu motor itu, dengan sukses.

“Sudah 100 persen (persiapan F1H2O Danau Toba) ini,” sebut Gubernur Edy kepada wartawan di rumah dinas Gubernur Sumut, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Senin (20/2) siang.

Gurbernur Edy mengatakan tinggal melakukan penataan bagi masyarakat lokal, yang akan ingin menonton, yang tidak memiliki tiket. Sehingga penyelenggaraan event internasional ini, diharapkan bisa dinikmati warga sekitar.

Begitu juga, mantan Pangkostrad itu, mengatakan terkait kebersihan harus menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan F1 Powerboat ini, yang akan dilaksanakan pada 24 hingga 26 Februari 2023 di Balige, Kabupaten Toba.

“Tinggal kebersihan dam penempatan. Rakyat ini, tidak bisa seperti, dijadikan pendatang yang penonton, yang di tarik retrubusinya (tiket). Rakyat disini akan di tempatkan dan di posisinya juga. Agar tidak menggangu ketertiban,” ucap Gubernur Edy.

Selain itu, Gubernur Edy mengungkapkan juga sudah dilakukan penataan pameran UMKM, hiburan rakyat. Dengan itu, kegiatan F1H2O memberikan dampak ekonomi besar bagi masyarakat sekitar dan pelaku usaha pariwisata di sekitar Danau Toba.

Danau Toba sendiri, mendapatkan kontrak 5 tahun kesempatan menjadi tuan rumah F1 Powerboat. Gubernur Edy mengungkapkan bahwa tahun 2023 ini, menjadi pembelajaran untuk menjadi tuan rumah baik untuk tahun-tahun selanjutnya.

“Kalau 5 tahun (kontrak) ini, begini apabila mereka masih berkenan lagi dan merasa nyaman merasa hobinya tersalurkan. Sehingga ada tahun pertama tahun kedua tahun ketiga tahun keempat, kalau tahun ini dijadikan tidak nyaman, oh dia pindah tempat itu. Tahun pertama ini pembelajaran itu,” jelas Gubernur Edy.

Gubernur Edy mendorong seluruh pihak untuk tetap menjaga kebersihan selama penyelenggaraan F1H2O. Karena, keindahan Danau Toba harus dijaga kebersihannya. Kalau tidak, penyelenggaraan event sport tourism ini, terancam tidak bisa dilakukan di tahun mendatang.

“Kita fokuskan benar kebersihannya, kalau keindahanya sudah di beri tuhan kita. Danau Toba sangat indah, tetapi nah kotanya ini kurang bagus. Iya tergantung kita, tetapi kalau kotor dan jorok. Berarti manusianya,” ucap mantan Ketua Umum PSSI itu.

Gubernur Edy menambahkan Presiden Joko Widodo dipastikan akan menonton langsung F1H2O di Danau Toba. Mantan Gubernur DKI itu, akan tiba di Sumut pada 24 Februari 2023. Dijadwalkan orang nomor satu di tanah air ini, akan mengikuti rangkaian kegiatan F1 Powerboat.

“Pak Jokowi positif datang (untuk menonton langsung F1H2O),” ucap mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Gubernur Edy menjelaskan pada tanggal 24 Februari 2023, akan dilakukan latihan bagi seluruh pembalap F1H2O. Kemudian, tanggal 25 Februari 2023 uji kecepatan waktu dalam sesi kualifikasi. Pada 26 Februari 2023, final pada pembukaan kejuaraan F1 Powerboat tahun 2023.

Dalam Kegiatan ini, Edy Rahmayadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Lokal F1H2O Danau Toba ini. Dirinya tidak saja menonton, tapi memastikan segala persiapan hingga pelaksanaan berjalan dengan baik dan sukses.

“Aku bukan nonton, aku panitia besok atau lusa uda berangkat,” tutur Gubernur Edy.(gus)

Edy Berharap Sistem Pembinaan Diperbaiki

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terpilihnya Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI dan Zainudin Amalia menjabat Wakil Ketua Umum I PSSI merupakan angin segar. Pembina PSMS Medan, Edy Rahmayadi berharap di bawah kepempimpinan Menteri BUMN itu, dunia sepakbola tanah air maju dan berprestasi di internasional.

“Mudah-mudahan Pak Erik Thohir, Zainudin Amalia bisa melakukan pembinaan 277 juta penduduk kita. Bisa mendapat atlet-atlet terbaik. Karena PSSI adalah perekat anak bangsa,” Edy Rahmayadi di rumah dinas Gubernur Sumut, Jalan Jendral Sudirman, Medan, Senin (20/2) siang.

Edy Rahmayadi yang merupakan mantan Ketua Umum PSSI mengaku memahami kondisi di tubuh PSSI. Karena, lebih mudah mengatur atlet, ketimbang pengurus PSSI. Sehingga kepengurusan itu, harus dilakukan pembinaan yang baik.

“Jadi di PSSI ini, lebih susah mengatur pembinanya dari pada atletnya. Nah ini pembinanya angin segar dan mayoritas orang-orang baru. Kenapa saya bilang begitu?. Karena saya pernah menjadi ketua PSSI,” ucap Gubernur Sumut tersebut.

Mantan Pangkostrad itu, mengaku ada kesulitan untuk memimpin PSSI ini. Namun begitu, ia meminta media dan wartawan untuk mendukung kepemimpinan Erick Thohir di PSSI. Demi kemajuan dunia sepakbola Indonesia kedepannya.

“Ada kesulitan pasti, pasti kesulitan karena menyesuaikan kemauan atlet dan pembinaan secara utuh. Ini artinya, statuta yang diatur oleh FIFA,” terangnya.

Edy terus mendorong PSSI melakukan pembinaan atlet sepakbola dengan tetap menggelar kompetisi secara berjenjang dari Liga 3, Liga 2 dan Liga 1, yang dilakukan secara profesional.

“Wajib hukumnya Liga 3, Liga 2, dan Liga 1 diputar. Bukan karena PSMS. Mentang-mentang si Edy yang megang saham PSMS, maunya Liga 2 diputar, oh tidak!. Dengan Liga 3 dan Liga 2 diputar akan menambah kuantitas pemain sepak bola kita,” terangnya.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu mengungkapkan untuk kualitas pesepakbola Indonesia masih kalah dari dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

“Kita masih kalah jauh dari Malaysia yang penduduknya jauh lebih sedikit dari kita. Kalah dari Thailand, dan Singapura yang penduduknya lebih sedikit dari Sumatera Utara. Itu harus kita pikirkan,” paparnya.

Edy juga mendorong PSSI untuk memperbaikinya sistem pembinaan atlet sepakbola di Tanah Air, agar lebih baik secara kualitas pemainnya. “Sistem pembinaannya harus diperbaiki. Pembinanya benar, benar semuanya ini,” pungkasnya. (gus/dek)

Komisi III DPRD Medan Gelar RDP Bersama Perum Bulog, PUD Pasar dan Dinas Koperasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Perum Bulog Wilayah Sumut, Perum Bulog Cabang Medan, PUD Pasar Kota Medan, dan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan di ruang rapat Komisi III pada gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Medan, Senin (20/2). Berbagai persoalan dibahas, mulai dari isu beras Bulog oplosan, harga sembako, hingga Minyakita.

Misalnya saja, isu adanya beras bulog yang dioplos di Kota Medan, hasil rapat itu menyimpulkan kalau itu adalah hoaks atau tidak benar. Rapat juga menyimpulkan bahwa kabar pengoplosan beras itu hanya kesalahan persepsi belaka.

“Dapat kami pastikan bahwa isu itu tidak benar, itu kabar hoaks, ini hanya masalah persepsi saja,” ucap Pimpinan Wilayah Bulog Sumut, Arif Mandu dalam pertemuan tersebut.

Dalam RDP yang dipimpin Ketua Komisi III Afif Abdillah dan diikuti Sekretaris Komisi Hendri Duin serta Anggota Komisi R Muhammad Khalil Prasetyo dan Edward Hutabarat tersebut, Arif mengatakan bahwa pergantian kemasan beras dari karung 50 kg menjadi karung 5 kg bukanlah bentuk oplosan. “Jadi beras Bulog dengan ukuran 50kg itu di ganti kemasannya menjadi 5kg agar terjangkau oleh masyarakat. Namun untuk harga tetap mengikuti HET (Harga Eceran Tertinggi), yaitu Rp9.950/kg atau Rp49.750/kemasan 5kg,” ujar Arif.

Dijelaskan Arif dalam RDP yang turut dihadiri Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Benny Iskandar Nasution serta Dirut PUD Pasar Medan Suwarno berserta jajarannya direksi PUD Pasar lainnya, pada dasarnya Bulog menjual beras dengan kualitas baik tersebut ke Pemko Medan melalui PUD Pasar yang bekerjasama dengan PT Pilar Grup. Setelahnya, PUD Pasar mendistribusikan beras tersebut melalui pasar-pasar yang ada di Kota Medan. “Jadi selama dijual dengan mengikuti HET, yaitu Rp9.950/kg, maka tidak ada masalah,” katanya.

Senada dengan Arif, Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution, mengatakan bahwa isu pengoplosan beras tersebut adalah kesalahan persepsi. “Jadi kemasan atau karung 50kg memang diubah menjadi karung 5kg, sifatnya hanya untuk membantu masyarakat dalam membeli beras. Kalau membeli beras 50kg, pasti banyak yang tidak mampu walaupun harga perkilogramnya murah. Untuk itu dibuat dengan kemasan 5kg, namun harga HET tetap sama, yaitu Rp9.950 perkilogramnya,” kata Benny.

Selain itu, Benny juga memastikan walaupun secara visual kemasan tersebut tertulis merk tertentu, namun kemasan beras tersebut tetap tertulis kata ‘Bulog’. “Untuk kemasan 5kg pun, kita pastikan ada tulisan ‘bulog’ nya di karung beras itu, artinya masyarakat tetap tahu kalau itu adalah beras bulog. Dan yang pasti, kemasannya kita buat lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno juga menegaskan bahwa perubahan kemasan tersebut semata-mata hanya memudahkan masyarakat untuk membeli beras kualitas dengan harga terjangkau. Meskipun dijual dengan kemasan 5kg, beras Bulog yang didistribusikan melalui PT Pilar Grup tersebut tetap dijual dengan harga HET Rp9.950/kg.

“Dan terbukti animo masyarakat sangat tinggi terhadap beras bulog ini. Dalam sehari, kita menjual 20 sampai 30 ton beras bulog dengan harga HET tersebut, respon masyarakat sangat positif. Harapan kami, setiap harinya Bulog bisa meningkatkan supply berasnya hingga 50 ton,” paparnya.

Menanggapi penjelasan Perum Bulog, PUD Pasar dan Dinas Koperasi UKM Perindag, Ketua Komisi III Afif Abdillah, meminta semua pihak agar dapat melakukan pengawasan terhadap pendistribusian beras bulog. “Masalah beras ini penting, sebab ini masalah hajat hidup orang banyak,” tegas Afif.

Senada dengan Afif, Sekretaris Komisi III, Hendri Duin juga meminta Pemko Medan melalui PUD Pasar dan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan untuk memastikan bahwa tidak ada pihak yang memanfaatkan pendistribusian beras bulog untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompok.

“Masalah sembako ini gak boleh main-main, ini masalah kebutuhan hidup. Apalagi soal beras, komoditi beras ini sangat berpengaruh dengan tingkat inflasi. Harga beras ini harus kita jaga, supaya inflasi juga tetap terjaga,” pungkasnya.

Sedangkan soal harga bahan pokok melambung tinggi, Komisi III DPRD Kota Medan mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menggunakan Data Tak Terduga (DTT) yang telah dialokasikan sekitar Rp40 miliar melalui APBD Kota Medan Tahun 2023 untuk melakukan intervensi pasar guna menstabilkan harga sembako yang semakin tinggi. Hal ini dinilai sangat penting, mengingat kondisi daya beli masyarakat yang kian menurun. Selain itu, kestabilan harga juga dinilai penting dalam menjaga tingkat inflasi agar tidak melambung tinggi.

“Jika dalam kondisi darurat, bisa saja Dana Tak Terduga ini digunakan pada pertengahan tahun. Nantinya kalau terjadi kenaikan karena pengaruh ekokomi global, maka kita akan dorong penggunaan DTT ini,” ucap Afif Abdillah kepada Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution.

Dikatakan Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan tersebut, harus ada mekanisme yang sesuai aturan untuk dijalankan terlebih dahulu sebelum menggunakan DTT. Namun mengingat menjaga kestabilan harga iru penting, bukan hal yang tidak mungkin untuk menggunakan DTT tersebut.

Menurut Afif, penggunaan DTT harus dapat mengintervensi pasar agar harga sembako kembali stabil. Sebab meskipun kondisi saat ini masih awal tahun, namun sebentar lagi umat islam akan memasuki Bulan Ramadhan.

DTT ini, sambung Afif, bisa digunakan untuk kondisi darurat apa saja. Seperti di tahun 2021, DTT dialokasikan untuk pengendalian kasus Covid-19.”Jadi kalau untuk pengendalian harga sembako, kalau Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemko Medan menyatakan kondisi darurat, maka DTT bisa digunakan untuk mengontrol harga,” sambungnya.

Diakuinya, anggaran DTT ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp100 miliar, karena ditahun lalu DTT tidak digunakan sehingga terjadi SilPA. “Namun begitu, anggarannya secara aturan bisa ditambah jika dalam kondisi mendesak. Jadi ini lebih kecil anggarannya. Begitupun kalau diperlukan, ada regulasi yang mengaturnya bisa ditambah dengan penjabaran atau dalam P-APBD nanti,” terangnya.

Kalau soal minya goreng Minyakita, Afif meminta Perum Bulog untuk memperhatikan kondisi stok Minyakita yang merupakan minyak goreng Bulog yang menipis bahkan langka di pasaran.

Menindaklanjuti apa yang disampaikan Afif Abdillah, Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution mengaku akan mempelajari usulan penggunaan DTT dalam rangka intervensi pasar guna menjaga angka inflasi.(map/ila)