Home Blog Page 1854

Wali Kota Ikut Pawai Cap Go Meh, Sugianto Makmur: Siantar Kota Toleransi

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan DPD Walubi Siantar – Simalungun melaksanakan malam Cap Go Meh dengan Pawai Naga, Barongsai dan Kera Sakti Cs dalam rangkain Imlek 2574 Gongzili/2023 Masehi di Kota Pematang Siantar, Minggu (5/2/23) malam. Ini membuktikan, Kota Pematang Siantar sebagai kota toleransi bagi semua etnis dan agama.

Anggota DPRD Sumatera Utara Sugianto Makmur menyampaikan apresiasi atas kelangsungan acara yang berjalan lancar, meriah dan luar biasa. “Malam ini saya hadir dan menyaksikan betapa luar biasanya pawai Cap Go Meh yang diadakan Pemko Pematangsiantar dan Walubi. Saya bangga, karena Kota Pematang Siantar merupakan kota toleransi bagi semua etnis dan agama,” kata Sugianto Makmur.

Anggota DPRD Sumut Komisi D ini juga menyampaikan kebanggaannya kepada Wali Kota Pematangsiantar yang mau duduk, bergandengan tangan dan berjalan bersama mengikuti pawai Cap Go Meh sepanjang 5 km dari seputaran Balai Kota sampai Jalan Soa Sio simpang Sutomo. “Ibu Wali Kota dr Susanti Dewayani SpA diikuti masyarakat, berjalan kaki diapit warga Tionghoa. Mungkin inilah satu-satunya wali kota yang mau berjalan dengan warganya dalam pawai kebudayaan di Indonesia. Sambutan warga dari semua etnis sepanjang jalan juga begitu meriah,” katanya.

Sugianto Makmur, yang ibunya juga berasal dari Kota Pematangsiantar, merasa sangat bangga. “Masih teringat, dulu di rumah kakek ada anak angkat kakek dari etnis Jawa maupun Simalungun. Kakek adalah pendiri Pabrik Rokok Agam dan tokoh masyarakat di zamannya dan kami hidup dalam keberagaman, ini membuktikan bahwa Kota Pematangsiantar merupakan kota toleransi,” kenangnya.

“Ibu saya sering menceritakan bagaimana tingginya toleransi dan keakraban suku-suku di Siantar. Ternyata sampai hari ini pun, terjaga dengan baik,” pungkas Sugianto. (rel/adz)

Sidang Perkara ITE, Tuntutan 3 Tahun kepada Selvina Dinilai Sudah Tepat

Andi SIkom SH MM selaku kuasa hukum korban Franky, memberikan keterangan terkait tuntutan 3 tahun terdakwa Sevinia alias Selvina, Selasa (7/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tuntutan 3 tahun penjara yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Evi Yanti Panggabean terhadap Sevinia alias Selvina (24), terdakwa perkara UU ITE dinilai sudah tepat. Menurut Andi, selaku penasehat hukum korban Franky, tuntutan 3 tahun yang diberikan JPU terhadap terdakwa Sevinia dapat membuat efek jera dan agar tidak mengulangi perbuatan yang sama.

“Kita menilai, tuntutan 3 tahun penjara yang diberikan JPU terhadap terdakwa sudah sangat tepat, dan kita mengapresiasi tuntutan itu,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (7/2).

Terkait yang disampaikan di media online bahwa terdakwa sudah berdamai dengan korban, Andi menegaskan bahwa laporan terdakwa di Polda Sumut tidak ada kaitannya dengan kliennya. “Itu permasalahan yang berbeda. Selain kasus yang saat ini berjalan, klien saya tidak pernah ada masalah hukum dengan terdakwa ini yang perlu saya tegaskan,” jelasnya.

Sebab, sambung dia, sebelum kasus ini kliennya tidak pernah ada permasalahan hukum dengan terdakwa melainkan dengan istri kliennya. “Klien saya sebelumnya tidak pernah punya persoalan hukum dengan terdakwa, itu istri klien saya, artinya itu permasalahan yang berbeda. Intinya klien saya adalah korban dari perbuatan terdakwa,” terangnya.

Dalam kasus ini, katanya, terdakwa tidak pernah merasa bersalah dan tak mau mengakui perbuatanya. Terdakwa juga tidak mempunyai itikad baik terhadap korban untuk meminta maaf. “Oleh karenanya dirinya meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini, agar menolak nota pembelaan dari terdakwa maupun penasehat hukumnya, dan menjatuhkan hukuman yang seadilnya-adilnya dengan mengabulkan permintaan JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun,” tegasnya.

Sebelumnya, terdakwa Sevinia alias Selvina dituntut pidana penjara selama 3 tahun. Ibu rumah tangga (IRT) ini dinilai terbukti mencemarkan nama baik korban Franky, melalui media sosial (Medsos). Dalam nota tuntutannya, JPU Evi Yanti Panggabean menyatakan, terdakwa diyakini melanggar Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19/2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Mengutip dakwaan JPU, dalam dakwaan pada 28 Desember 2020 di Jalan Bhayangkara Komplek Krakatau, Medan Tembung, korban melihat Terdakwa membuat postingan di instastory akun Instagram Selvi_id_Shop milik terdakwa. Kemudian, dalam perkataan terdakwa pada instastory akun Instagram milik terdakwa tersebut dengan mengatakan saksi korban “kutel dan gadel” telah menyerang fisik atau tubuh saksi korban.

Kemudian atas serangan itu membuat nama baik saksi korban menjadi tercemar dan terhina, serta membuat saksi korban malu kepada orang lain yang sudah melihat postingan terdakwa tersebut. Akun Instagram milik terdakwa dapat dilihat atau diakses oleh semua orang baik orang yang mengenal saksi korban maupun yang tidak mengenal saksi korban karena terdakwa memiliki pengikut sebanyak 21.000 orang.

Selanjutnya, korban yang tidak menerima perbuatan terdakwa karena telah menghina dan mencemarkan nama baik saksi korban di medsos tersebut, melaporkan perbuatan terdakwa ke Polrestabes Medan. (man)

Pemilu 2024, Kota Binjai Jadi 5 Dapil

KPU Binjai saat mengundang sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga tokoh agama membahas penataan Dapil dan alokasi kursi pada Desember 2022 lalu. (Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Daerah Pemilihan (Dapil) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif tahun 2024 di Kota Binjai bertambah, dari empat menjadi lima Dapil. Bukan jumlah dapil saja yang bertambah, tapi anggota DPRD Kota Binjai juga bertambah dari 30 orang menjadi 35 orang.

Penambahan jumlah dapil ini tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. “Ya benar, ada PKPU yang baru keluar. Kita baru terima dan sudah dibaca,” kata Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Binjai, Robby Effendi ketika dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (7/2/2023).

Menurut Robby, berdasarkan PKPU Nomor 6/2023, Dapil 1 yang selama ini meliputi Kecamatan Binjai Kota dan Binjai Barat, kini dipecah menjadi dua dapil. Dengan begitu, untuk Pemilu Legislatif 2024, satu Dapil terdiri dari satu kecamatan.

Adapun alokasi kursinya, Dapil 1 meliputi Kecamatan Binjai Kota dengan alokasi 4 kursi, Dapil 2 meliputi Keamatan Binjai Barat dengan alokasi 6 kursi, Dapil 3 meliputi Kecamatan Binjai Utara dengan 10 kursi, Dapil 4 meliputi Kecamatan Binjai Timur dengan 8 kursi, dan Dapil 5 meliputi Kecamatan Binjai Selatan dengan 7 kursi. “Untuk langkah sosialisasi dan sebagainya, mungkin keputusan KPU terkait Dapil sudah dibaca publik dan mudah diakses di JDIH (Jaringan Dokumentasi Dan Informasi Hukum) KPU,” sebut Robby.

Sebelumnya, KPU Binjai mengusulkan 2 opsi daerah pemilihan ke KPU RI. Opsi pertama dengan 4 dapil, dan opsi kedua dengan 5 dapil. “KPU juga akan menyampaikan keputusan ini ke semua pihak, termasuk Bawaslu dan partai politik,” jelas Robby.

Robby menambahkan, lebih rinci nantinya akan disampaikan rekannya dari Divisi Teknis terkait langkah apa yang harus dilakukan pasca keluarnya putusan tersebut. Saat ini, KPU Binjai juga tengah menyiapkan pelantikan petugas pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih. “Apel kesiapan Pantarlih dan Bimtek digelar serentak pada 12 Februari 2023 mendatang. Saat bersamaan juga, sekarang kita sedang melakukan restrukturisasi TPS dan verifikasi faktual untuk calon DPD,” pungkasnya. (ted)

Festival Meraya di Medan 2.0 Sukses Digelar

Festival musik Meraya di Medan 2.0 sukses digelar pada Minggu, 5 Februari 2023 di Lapangan Parkir Lotte Grosir Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Festival musik Meraya di Medan 2.0 sukses digelar pada Minggu, 5 Februari 2023 di Lapangan Parkir Lotte Grosir Kota Medan. Meraya di Medan telah dua kali terselenggara setelah sebelumnya sukses digelar pada 2022.

Meraya di Medan 2.0 tahun ini menghadirkan berbagai musisi kenamaan tanah air lintas genre. Mulai dari Nassar hingga Yura Yunita. Acara pun disambut meriah oleh antusiasme ribuan pengunjung.

Meraya di Medan 2.0 dibuka pada sekitar pukul 14.10 dengan penampilan dari X-Chemtrails. Acara kemudian dilanjut dengan aksi panggung dari L.Y.N.S, Yoko City Ghost, Gangga Kusuma, dan Juicy Luicy.

Memasuki malam hari, suasana panggung pun semakin panas dan meriah dengan penampilan dari Nassar, Palugoyang featuring Bisma Kharisma, dan TBA. Acara ditutup dengan penampilan apik dari Yura Yunita.

bank bjb turut berpartisipasi menyukseskan acara ini melalui rangkaian promo yang dihadirkan. Mulai dari promo pembelian tiket hingga diskon merchant untuk pengunjung yang bertransaksi menggunakan DIGI & DigiCash by bank bjb serta fasilitas charging station bagi pengunjung hanya dengan berdonasi menggunakan aplikasi DIGI & DigiCash by bank bjb.

Dalam acara tersebut, bank bjb turut serta menghadirkan opsi penjualan tiket melalui pembukaan rekening. Beberapa opsi tabungan yang dapat dipilih pengunjung untuk memperoleh tiket adalah tabungan bjb Tandamata Berjangka/SiMUDA dan tabungan DPLK yang berlaku bagi nasabah baru maupun eksisting.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, promo tiket bjb Meraya Festival Medan 2.0 adalah salah satu wujud dukungan perusahaan untuk turut memajukan industri musik tanah air.

“Antusiasme masyarakat untuk mengunjungi festival musik dapat berkontribusi menggerakan roda ekonomi sekaligus memajukan industri musik tanah air. Kehadiran promo tiket bjb dalam gelaran Meraya Festival Medan 2.0 diharapkan dapat menjadi stimulus kebangkitan dunia hiburan tanah air setelah sempat dihantam pandemi Covid-19,” ungkap Widi.(rel)

Dubes Belanda Tawarkan Bobby Nasution Kerjasama Penanganan Sampah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan membuka diri bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam penanganan sampah. Sebab, persoalan sampah masuk program prioritas yang ingin dituntaskan Wali Kota Medan Bobby Nasution hingga berakhir masa jabatannya sebagai Wali Kota Medan.

“Banyak perusahaan mengajak Pemko Medan bekerja sama dengan Pemko Medan untuk mengatasi permasalahan sampah,’ kata Bobby Nasution didampingi Wakil Wali Kota H Aulia Rachman saat menerima Audiensi Duta Besar Belanda HE Lambert Grijns di Balai Kota Medan, Selasa (7/2/2022).

Saat ini, kata Bobby Nasution, Pemko Medan telah melakukan kesepakatan bersama dengan PT PLN (Persero) sebagai landasan penyelenggaraan kerjasama dalam penelitian dan pengembangan pengelolaan sampah menjadi bahan bakar jumputan padat untuk cofiring Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sehingga memberikan manfaat bagi Pemko Medan dan PT PLN (Persero).

Dalam penanganan sampah, lanjut Bobby Nasution, terus memperkuat sarana serta prasarana guna mendukung percepatan penanganan sampah yang dilakukan. Selain itu, imbuhnya, melimpahkan kewenangan pengelolaan persampahan kepada kecamatan agar penanganannya lebih maksimal.

Tidak itu saja, bilang Bobby Nasution, Pemko Medan juga telah mengubah sistem pengolahan sampah di TPA Terjun yang sebelumnya open dumping menjadi sanitary landfill. “Insya Allah, Februari ini sistem itu sudah dapat dioperasikan,” ungkapnya seraya menambahkan, Pemko Medan juga terus berinovasi dengan menyiapkan lahan sebagai TPA yang berada di daerah Telun Kenas, Kabupaten Deliserdang.

Sementara itu Duta Besar (Dubes) Belanda HE Lambert Grijns kepada Bobby Nasution menjelaskan, tujuan kedatangan mereka untuk menawarkan kerja sama waste management dan renewable energi. Dikatakannya, Waste Management merupakan aktivitas mengelola sampah dari awal hingga pembuangan.

Oleh karenanya Lambert berharap dapat berkolaborasi dengan Pemko Medan untuk bisa mengembangkan lebih jauh lagi waste management tersebut. “Saya ucapkan terima kasih telah menerima kami dan ini menjadi kehormatan bagi kami. Tentunya kami berharap hubungan antara Pemko Medan dengan Pemerintah Belanda terus terjalin sehingga dapat berkolaborasi bersama-sama ke depannya,” harap Lambert. (rel)

MHC Medan Ringroad Resmi Dibuka, Penuhi Kebutuhan Home Appliances Pelanggan

Outlet ke-37 MODENA di Jalan Ringroad, Kota Medan, resmi dibuka.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – MODENA, kini kembali hadir di kota Medan dengan resmi membuka outlet ke-37, MODENA Home Center (MHC) di Jalan Gagak Hitam Ringroad No. 88 G, Kota Medan. Launching MHC Ringroad ini, berlangsung pada Selasa (7/2) pagi.

Melalui MHC yang ketiga di kota Medan, MODENA mempersembahkan pengalaman nyata. Kemudian, kemudahan layanan bagi semua orang untuk dapat merasakan kecanggihan produk-produk MODENA di manapun mereka berada.

Franchise Sales & Marketing Manager MODENA, Yunanto Sirin, mengatakan dengan semangat dan komitmen untuk menghadirkan solusi home appliance yang inovatif dan mudah dijangkau seluruh konsumen Indonesia,

“Melihat sambutan yang cukup baik pada kedua peresmian MHC sebelumnya dan juga antusiasme, peningkatan permintaan akan produk home appliance di Medan, dari sana kami kembali memperluas jangkauan dengan meluncurkan MODENA Home Center yang ketiga di kota Medan,” sebut Yunanto.

Yunanto menjelaskan bahwa peresmian MHC Ringroad ini menjadi upaya kami dalam menghadirkan lebih banyak offline touch point, pihaknya di Indonesia untuk memenuhi konsistensi MODENA sebagai brand home appliance yang paling mudah diakses oleh konsumen tanah air.

“Tentunya dengan mengedepankan solusi bagi para pelanggan setia kami,” jelas Yunanto.

Solusi rumah tangga MODENA dirancang untuk membuat kehidupan lebih mudah. Sehingga, cara terbaik untuk memahaminya adalah dengan mencobanya secara langsung. Berangkat dari sudut pandang tersebut, MODENA meluncurkan lebih banyak MODENA Home Center di seluruh Indonesia, dimana desain, teknologi, dan layanan terbaik bersatu dan lebih dekat dengan para pelanggan. Hingga saat ini MODENA telah memiliki total 37 MHC di seluruh Indonesia termasuk MHC terbaru di Jl. Ringroad, Medan.

“MODENA memfokuskan pelayanan di MHC kepada pengalaman langsung calon pembeli atau penggemar produk-produk MODENA untuk dapat melihat langsung dengan pendampingan pelayanan konsultasi eksklusif bersama MODENA Expert. Selain berkonsultasi seputar produk, konsumen juga dapat menikmati banyak penawaran menarik berupa pengiriman barang dan instalasi gratis, service point, hingga fasilitas trade-in,” ujar Jamaludin Suyanto, selaku Branch Manager MODENA Medan.

Telah dibangun dan tersebar di Indonesia sejak tahun 2016, MODENA Home Center memiliki moto 3S, yakni Sales, Service Point, & Spare Part. Dengan menghadirkan MODENA Expert yang merupakan sales consultant ahli yang telah dilatih tentang pengetahuan produk dengan standar global dari MODENA di setiap MHC, para pelanggan akan disambut dengan ramah dan tidak perlu khawatir dalam pemilihan produk, sebab MODENA Expert siap memberikan konsultasi dan solusi kepada setiap pelanggan.

Disamping itu, Service Point & Spare Part juga hadir di setiap MHC, dimana pelanggan dapat mengantarkan produknya untuk diteruskan ke fasilitas servis terdekat. Selain itu, MHC juga menyediakan koleksi suku cadang yang lengkap dan asli, yang tentunya tidak lepas dari rekomendasi pada sesi konsultasi bersama MODENA Expert.

Dalam peresmian yang dilangsungkan pada tanggal 7 Februari 2023, pembukaan MODENA Home Center Ringroad turut dimeriahkan dengan aktivitas cooking demo oleh Chef Beng, salah satu finalis MasterChef Indonesia Season 2 yang juga Representative Chef dari MODENA Culinaria.

Di cooking demo bertajuk “Delightful Longevity Dishes”, Chef Beng membagikan resep dan menunjukkan cara pembuatan berbagai menu Chinese food yang lezat dengan menggunakan produk MODENA yang diikuti oleh KOL dan komunitas desainer interior Medan.

Bersamaan dengan langkah ekspansi MODENA di seluruh Indonesia, peluncuran MHC ke-37 ini tentunya bukan merupakan peluncuran yang terakhir, karena MODENA berkomitmen untuk terus mengembangkan ekspansinya hingga ke lingkup yang paling dekat di setiap kota.

Pembukaan MHC Ringroad ini juga diwarnai dengan berbagai promo menarik. Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, pelanggan dapat mengunjungi akun resmi @mhc_sumut. Kunjungi juga akun Instagram @modenaindonesia dan website modena.com untuk temukan promo, info dan berbagai tips menarik.(gus)

Dinilai Penting untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi, Pemko Medan Genjot Vaksinasi Booster Kedua

VAKSIN BOOSTER: Seorang pria lansia divaksin Covid-19 Booster oleh tim medis di Kota Medan, baru-baru ini. Sebanyak 15.804 warga Kota Medan telah divaksin Booster.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sesuai kebijakan Pemerintah Pusat, vaksinasi booster kedua Covid-19 bagi masyarakat umum pun telah dimulai sejak 24 Januari 2023. Vaksinasi booster kedua ini berlaku bagi masyarakat usia 18 tahun ke atas. Hal ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan dan memastikan imunitas yang sudah terbentuk sebelumnya.

Sejalan dengan itu, di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution, Pemko Medan juga telah membuka layanan vaksinasi booster dosis kedua bagi masyarakat umum. Untuk mendapatkannya, masyarakat bisa langsung mendatangi seluruh Puskesmas yang ada di Kota Medan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, hingga 1 Februari 2023, tercatat sudah sebanyak 15.804 masyarakat yang divaksinasi booster kedua atau sekitar 7,09 persen. Capaian ini dipastikan akan terus meningkat, mengingat vaksinasi booster kedua baru saja dimulai.

Adapun rinciannya, yakni tenaga kesehatan (nakes) 9.406 orang (50,22 persen). Capaian ini sangat besar dibandingkan masyarakat umum, karena vaksin tersebut lebih dulu memang diberikan kepada para nakes. Kemudian orang lanjut usia sebanyak 3.272 orang (1,60 persen), dan petugas publik 552 orang (0,37 persen). Selanjutnya, masyarakat umum sebanyak 2.533 orang (0,19 persen), serta 40 orang remaja (0,02 persen).

Terkait itu, pengamat kesehatan Sumut, dr Delyuzar mengatakan, gencarnya vaksinasi booster kedua yang dilakukan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Bobby, sangat baik. Sebab, manusia pada dasarnya dibesarkan oleh vaksin.

“Vaksin ini bagus. Dari lahir sampai besar sekarang, kita ini sebenarnya dibesarkan oleh vaksin. Mulai dari vaksin polio, hepatitis, campak, BCG, dan vaksin lainnya,” ungkap Delyuzar, baru-baru ini.

Untuk itu, Delyuzar mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak takut untuk ikut vaksinasi booster kedua di Kota Medan. Sebab, vaksinasi berfungsi untuk kesehatan karena menjaga daya tahan tubuh dari berbagai macam penyakit.

“Jadi, kita jangan mudah termakan isu hoaks. Tanya pada ahlinya. Mungkin kalau sejak dini kita tidak divaksin kita sudah mudah terserang penyakit. Bahkan saat pandemi Covid-19 melanda, tingkat kematian bisa lebih tinggi lagi dari hasil yang ada,” jelasnya. Selain itu, vaksinasi booster, sambungnya, memiliki banyak manfaat. Tidak hanya segi kesehatan, bahkan segi ekonomi di negara ini juga baik. Terlebih, jika Covid-19 varian baru datang lagi, sedangkan tidak ada antisipasi daya tahan tubuh, pasti berpotensi terkena Covid-19.

“Dapat dipastikan ekonomi kita akan jatuh lagi, maka dari itu untuk mengantisipasi ini masyarakat agar melakukan vaksinasi,” imbau Delyuzar. (map/saz)

Pemko Medan Apresiasi Dilantiknya Pengurus SMSI Provinsi Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan mengapresiasi dilantiknya kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Utara Priode 2022-2027.

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane diwakili Sekretaris Dinas Kominfo Kota Medan M. Agha Novrian saat menghadiri pelantikan SMSI Provinsi Sumut, di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubsu, Selasa (7/1/2023).

M. Agha Novrian berharap dengan dilantiknya kepengurusan SMSI ini dapat berkolaborasi dan mendukung program Pemerintah.

“Saya ucapkan selamat kepada pengurus SMSI Sumut yang baru saja dilantik, semoga para pengurus dapat berkolaborasi dan mendukung program-program pembangunan di Provinsi Sumut khususnya di Kota Medan,” harap M. Agha Novrian.

Kepengurusan SMSI Provinsi Sumut ini dilantik oleh Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, dengan susunan pengurus sebagai Ketua SMSI Sumut Erris Napitupulu.

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang juga hadir dalam acara tersebut mengajak para wartawan untuk bersama-sama membenahi Provinsi Sumut, apalagi saat ini bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023. (rel)

Dirut Sumut Pos Ajak Ketua PWI se-Indonesia ‘Ngopi Durian PWI’

Direktur Utama Harian Sumut Pos H Zulmansyah Sekedang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kalau sudah datang ke Kota Medan, kawan-kawan wartawan jangan lupa mencicipi kopi dan menyantap durian lokal. Kopi dan durian di Medan, pastinya sedap luar biasa.

Itulah yang disampaikan Direktur Utama Harian Sumut Pos H Zulmansyah Sekedang, yang sehari-hari juga menjabat sebagai Ketua PWI Riau kepada wartawan, Senin (6/2).

“Horasss… untuk seluruh insan pers yang hadir di Kota Medan dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, mencicipi kopi dan menyantap durian harus jadi agenda,” kata Zulmansyah berpromosin

Khusus ketua-ketua PWI se-Indonesia dan sejumlah wartawan senior, Zulmansyah sengaja mengundang dalam acara “Ngopi Durian PWI” yang akan diselenggarakan di Si Bolang Durian Jalan Iskandar Muda Kota Medan. Salah satu tempat menyantap durian favorit di Kota Medan.

Acara “Ngopi Durian” ini, kata Zulmansyah, dijadwalkan pada Rabu (8/2/2023) malam sesudah jamuan makan malam atau Wellcome Dinner Gubernur Sumatera Utara. Acaranya bukan hanya sekedar minum kopi dan menyantap durian semata, melainkan sekaligus berdiskusi mempererat silaturrahmi antar-wartawan yang menjadi peserta HPN 2023, khususnya ketua-ketua PWI se-Indonesia.

Zulmansyah menjelaskan “Ngopi Durian PWI” itu sendiri merupakan singkatan dari “Ngobrol Pintar Duduk Silaturrahim Eratkan Persatuan Wartawan Indonesia”.

“Jadi sambil minum kopi dan makan durian, kita diskusi ringan bagaimana semakin mempererat silaturrahim antar insan pers yang bergabung di PWI,” kata Zulmansyah. (nda/saz)