Home Blog Page 1858

Perguruan Al Azhar Medan Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustad Hanan Attaki Lc

Ustad Hanan Attaki Lc bersama pembina Perguruan Al Azhar medan, ketua panitia dan Camat Medan Johor

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Perguruan Al Azhar Medan memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dengan menggelar beberapa acara positif, diantaranya tabligh akbar yang menghadirkan Ustad Hanan Attaki Lc, Founder Komumitas Hijrah Shift. Di hadapan ribuan siswa siswi perguruan Al Azhar Medan yang terdiri dari TK, SD, SMP, SMA dan Mahasiswa, ustad milenial ini menyampaikan beberapa nasehat.

Ustad Hanan mengajak seluruh siswa menjadi manusia yang berkontribusi positif dan mempunyai karya nyata untuk peradaban Islam. Hanan mengatakan, Nabi Muhammad SAW biasanya menerima perintah melalui malaikat Jibril. Tetapi khusus untuk ibadah salat, Nabi Muhammad sendiri yang menjemputnya dengan langsung bertemu Allah SWT lewat Isra dan Mi’raj. “Jadi salah satu pesan penting dari peristiwa Isra Mi’raj adalah, pentingnya menjaga salat khususnya bagi anak-anak muda,” tegasnya.

Sedangkan H Machyuzar Nasution Selaku pembina Perguruan Al Azhar Medan mengucapkan terima kasih kepada para panitia yang telah menyelenggarakan tabligh akbar ini sampai berjalan sukses dan lancar. “Dengan perayaan Isra Mikraj, kami berharap para siswa selalu memelihara dan menjalankan perintah Allah SWT, sehingga mereka bisa menjadi orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Mudah-mudahan ini dapat menjadi pagar dan pegangan para siswa dalam hidup dan kehidupan ke depan,” harap Machyuzar.

Tabligh akbar yang rutin digelar tiap tahun ini juga dihadiri oleh para guru dan orang tua siswa. Tampak juga hadir pada tabligh akbar kali ini ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Camat Medan Johor dan Lurah kwala Bekala. (adz)

DJ Verra Buat Pengunjung H7 Club & KTV Dibikin Mabuk Asmara

DJ Verra Buat Pengunjung H7 Club & KTV Dibikin Mabuk Asmara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seperti biasa setiap minggunya H7 Club & KTV sukses menghadirkan kejutan untuk para partygoers Medan. Untuk membuka bulan Februari yang penuh dengan cinta dan romantisme, Jumat lalu H7 Club & KTV mendatangkan DJ Verra V, pada 3 Februari 2023.

Penampilan DJ yang telah eksis dalam dunia permusikan EDM sejak 2014 ini terbilang mempesona. Pengunjung H7 Club & KTV berhasil terhipnotis di setiap dentuman beat yang dimainkan. Tak ayal semua pengunjung ikut berdiri sambil dancing mengikuti irama.

Ilham dari manajemen H7 Club & KTV menyebutkan, “DJ Verra V merupakan 12 besar female DJ populer asal Indonesia versi Djane Mag. Kualitas dan nama besar ini yang selalu menjadi patokan manajemen dalam
mengundang guest star. Tujuannya tentu memberikan suguhan acara yang sangat brilian serta konsisten di H7 Club & KTV”.

Tampil dengan musik khasnya mulai dari dutch EDM, trap, R&B, hingga progressive, DJ Verra V komplit membawakan best list andalannya. Sebagai DJ kelahiran dan besar di Jakarta yang tentu memiliki genre tersendiri, ia terhitung berhasil memilihkan alternatif musik yang sesuai dengan selera anak Medan.

Sebagai salah satu club dan KTV favorit di Kota Medan, H7 Club & KTV sangat apik mengemas keseluruhan acara yang diselenggarakan. Mulai dari suguhan live music dari Second Groove Band, VJ yang atraktif, dan tentu tidak ketinggalan residence DJ seperti DJ Han Violy, DJ Meyza, dan DJ Maharani yang populer di Medan.

“Ada banyak kejutan yang akan kita suguhkan bagi para clubbers Medan di bulan Februari yang penuh cinta ini. Termasuk satu orang superstar Indonesia yang akan datang pertengahan bulan nanti. Dengan begitu para penikmat musik bisa datang kapan saja untuk menikmati semua moment di H7 Club & KTV,” ungkap Ilham.

Sebagai bocoran upcoming event yang sebentar lagi dihelat, H7 Club & KTV akan mendatangkan Pasha Ungu yang merupakan vokalis sekaligus dedengkot dari super band UNGU. Dijadwalkan Pasha akan tampil pada Hari Jumat, 17 Februari 2023.

Setelah mulai comeback dalam kancah permusikan tahun lalu, diprediksi Pasha akan sangat ditunggu-tunggu oleh penggemarnya di Medan. Suara khasnya menyanyikan lagu cinta nan romantis serta lagu beat yang puitis akan menjadi pelipur kerinduan masyarakat Medan. Don’t miss it.(gus)

Telkomsel Kembali Dukung Gelaran Meraya Festival 2023 di Kota Medan

Telkomsel kembali hadir dukung gelaran Meraya Festival 2023 di kota Medan. Kegiatan ini mengangkat keseruan music & food festival di Lapangan Parkir Grosir Lotte Mart Medan (5/2). Telkomsel juga menghadirkan berbagai aktivitas seru dengan beragam hadiah atau giveaway menarik bagi para pengunjung yang datang ke booth Telkomsel.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel kembali hadir dukung gelaran Meraya Festival 2023 di kota Medan. Kegiatan ini mengangkat keseruan music & food festival di Lapangan Parkir Grosir Lotte Mart Medan (5/2). Secara special Telkomsel mendukung kegiatan tersebut sebagai wahana berbagai kecerian untuk menghibur para masyarakat di kota Medan.

General Manager Consumer Sales Regional Sumbagut Erwin T Saragih mengatakan “Sebagai pendukung utama di kegiatan Meraya Festival ini, Telkomsel mengapresiasi hadirnya hiburan terdepan sekaligus wadah berekspresi bagi masyarakat di kota Medan. Telkomsel berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan inspiratif yang positif dan berkualitas seperti Meraya Festival.”

Meraya Festival di awal 2023 ini di meriahkan oleh berbagai artis Hits di Tanah Air seperti Yura Yunita, Nassar, Juicy Lucy, TBA, Gangga, Palu Goyang X Bhisma Kharisma dan Yoko City House. Selain itu Telkomsel juga menghadirkan berbagai aktivitas seru dengan beragam hadiah atau giveaway menarik bang para pengunjung yang datang ke booth Telkomsel.

Telkomsel Hadirkan Produk & Layanan Digital Terdepan

Selain sebagai pendukung utama di kegiatan ini, Telkomsel juga turut menghadirkan beragam produk dan layanan digital terdepan di Meraya Festival 2023. Para pengunjung yang hadir dapat mencoba berbagai penawaran menarik dari Telkomsel seperti paket broadband InterneMAX dengan harga terjangkau, layanan internet Telkomsel Orbit, serta berbagai layanan bundling paket video & music streaming seperti Netflix, Disney & Hotstar, Prime Video,  Spotify, Joox dan lainnya. Selain itu, Telkomsel juga berkolaborasi dengan Telkom dalam menghadirkan layanan internet rumah Indihome.

“Kami sangat senang menjadi bagian dari kegiatan Meraya Festival di kota Medan. Melalui dukungan di kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman hiburan terbaik untuk para kawula muda atau masyarakat di kota Medan.” Pungkas Erwin.(rel)

Perayaan Thaipusam Meriah, Disuguhkan Medan Street Festival Thaipusam

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perayaan Thaipusam tahun 2023 di Kota Medan berlangsung meriah, Minggu (5/2/2022). Festival Thaipusam yang terselenggara atas kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan ini dihadiri ribuan masyarakat tidak hanya mereka yang merayakan Tamil (India) namun masyarakat kota Medan lainnya.

Kemeriahan Festival Thaipusam yang bertemakan Medan Street Festival Thaipusam semakin bertambah dengan hadirnya Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Ketua TP PKK kota yang Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution dan keduanya anaknya Sedah Mirah Nasution dan Panembahan Al Nahyan Nasution. Selain itu Festival Thaipusam ini juga menghadirkan Kereta kencana berusia 130 tahun.

Kereta Kencana tersebut diarak mengelilingi Kota Medan mulai dari Kuil Sree Soepramaniem Nagarattar Jalan Kejaksaan Ujung Medan menuju jalan Teuku Umar kemudian Jalan K.H Zainul Arifin lanjut ke Jalan S Parman dan kembali ke jalan Kejaksaan. Bobby Nasution bersama Kahiyang Ayu dan Kedua anaknya ikut berjalan dalam arakan kereta kencana yang ditarik oleh umat Hindu Tamil.

Dikatakan Bobby Nasution, perayaan Thaipusam ini memiliki makna penting bagi masyarakat Kota Medan khususnya masyarakat Hindu Tamil. Menurut Bobby Nasution perayaan agama apa pun di Kota Medan dapat dirayakan oleh seluruh warga. Artinya pemeluk agama yang merayakan hari keagamaannya dapat menjalankan ibadahnya dengan khusuk, seperti perayaan Thaipusam malam ini.

“Malam ini kita rayakan bersama Festival Thaipusam. Tentunya Pemko Medan berkeinginan setiap perayaan keagamaan bukan hanya antara manusia dengan Tuhan tapi juga sesama manusia dapat merasakan manfaatnya, termasuk soal perputaran ekonomi,” kata Bobby Nasution

Bobby Nasution menambahkan perayaan keagamaan atau perayaan adat istiadat di Kota Medan dapat dilakukan berdampingan dengan pergerakan ekonomi sehingga menjadi destinasi wisata.

Thaipusam adalah festival yang dirayakan oleh orang-orang Tamil pada bulan purnama pertama pada bulan Thai (Januari/Februari) dalam kalender Tamil. Di tahun ini Festival Thaipusam diisi dengan Bazar UMKM di Jalan Zainul Arifin yang tidak hanya menjual makanan termasuk makanan khas india tetapi menjual berbagai macam pakaian wanita saree india.

Selain itu di panggung utama digelar Medan Indian Fashion Week yang melibatkan model-model keturunan India yang berlenggak lenggok di atas catwalk dengan pakaian khas india (saree).

Sebelumnya Ketua PHDI Kota Medan, Matha Riswan mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan terkhusus bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah memfasilitasi dan mendukung perayaan Thaipusam tahun 2023 sehingga dapat berlangsung meriah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution. Jika dalam perayaan Thaipusam Dewa Murga menjanjikan kemenangan terhadap yang merayakannya, maka dengan kepedulian Pak Bobby Nasution yang begitu besar terhadap perayaan ini akan dibalas dengan kejayaan dimanapun berada. Kedepannya kita berharap Perayaan Thaipusam ini dapat lebih semarak dengan mengkolaborasikan UMKM,” kata Ketua PHDI Kota Medan .

Sementara itu, R Mahendra Mohan tokoh Hindu Tamil mengungkapkan, perayaan Thaipusam tahun ini tepat di tanggal 5 Februari 2023. Di hari ini seluruh umat Hindu Tamil merayakan kemenangan di perayaan Thaipusam. Melalui perayaan Thaipusam ini diharapkan dapat terciptanya kedamaian bagi seluruh umat manusia khususnya di Kota Medan.

“Pagi tadi kita sudah mulai rangkaian kegiatan yakni Pal Kudam & Maha Abhisegam Pal Kudam adalah tradisi angkat susu kemudian mengelilingi kuil dan dituangkan untuk para Dewa,” ujar saat rangkaian kegiatan Pal Kudam & Maha Abhisegam Minggu (5/2/2023) pagi. (rel)

Gubsu Berang, Massa Pendukung Bupati dan Wakil Bupati Palas Padati Kantor Gubernur

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Massa dari Bupati Padanglawas (Palas) Ali Sutan Harahap alias Tongku Sutan Oloan (TSO), dan Wakil Bupati Palas Zarnawi Pasaribu memenuhi Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (6/2) siang. Mereka ingin menyaksikan pertemuan kedua pemimpin Kabupaten Palas itu yang difasilitasi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Massa kedua kubu sudah ramai di loby hingga ke ruang pertemuan di Lantai 10 Kantor Gubernur Sumut. Gubsu yang baru tiba di kantornya, marah melihat ramainya massa yang hadir. Mantan Pangkostrad itu memerahi massa TSO yang berada di sisi kanan Gedung Kantor Gubernur Sumut. “Ngapain kalian di sana?” herdik Gubsu.

Seorang pria yang belakangan diketahui sebagai pengacara TSO menjelaskan, kehadiran massa ke Kantor Gubernur Sumut untuk mendampingi Bupati Palas yang akrab disapa dengan TSO. “Dampingi Bupati Padanglawas,” ucap pria itu.

Edy pun mengatakan, massa tidak perlu beramai-ramai berkumpul di Kantor Gubsu. Massa cukup meminta informasi dan kabar dari Bupati Palas. “Jadi, TSO di atas (di Lantai 10 Kantor Gubernur Sumut), jangan ramai-ramai di sini. Tunggu dulu, kau mendengar baru saya beri tahu. Kau pengacara seperti ini,” tegas Edy

“Ini kantor Gubernur bung, jangan kau pikir Kabupaten Padang Lawas, bukan seenaknya,” ujar Edy lagi.

Oknum pengacara itu mengatakan, Kantor Gubernur Sumut itu merupakan rumah rakyat. Sehingga rakyat boleh hadir di kantor itu. “Inikan kantor masyarakat, saya memilih bapak,” sebut pria itu.

“Saya Gubernur di sini. Terserah kamu memilih saya atau tidak. Kamu jangan bantah,” tegas Edy lagi.

Edy kemudian masuk ke kantor Gubernur Sumut dan meminta kepada massa untuk membubarkan diri. “Eh, mau bubar apa tidak?. Tak usah di kawal-kawal, biar tahu orang ini. Eh mau bubar apa tidak?. Kantor kau buat jadi apa. Saya usir bupati kalian nanti,” ujar mantan Pangdam I BB itu.

Edy semakin kesal melihat massa Bupati Palas yang berada di pintu khusus Gubernur Sumut untuk masuk ke kantornya. “Eh mau bubar apa tidak. Ini pengacara buat seperti ini.Orang masuk kantor mutar-mutar jadinya. Gaya preman seperti ini. Satpol PP bubarkan, suruh keluar dari halaman kantor,” tegas Gubsu lagi.

Di ruang rapat lantai 10, Edy juga memarahi Bupati dan Wakil Bupati Palas. Karena, keduanya hadir sama-sama membawa massa.

Saat diwawancarai wartawan, pengacara TSO bernama Donna Siregar mengatakan Gubsu Edy aneh dengan memperlakukan mereka seperti itu. “Iya, pak gubernur ini aneh saya lihat. Inikan kantor rakyat, dia kan dipilih rakyat, makanya saya tadi tidak terima karena kami kan masyarakat, kebetulan saya kuasa hukum Bupati Palas diusir,” kata Donna.

Padahal menurutnya, kedatangan mereka ke Kantor Gubernur Sumut karena adanya masalah di tata pemerintahan mereka di Palas. Saat pengusiran itu, Donna mengaku hanya mereka yang diusir, sedangkan massa Wakil Bupati Palas, Ahmad Zarnawi tidak diusir. Sehingga dia menduga ada semacam skenario yang disiapkan pihak Pemprov Sumut.

“Kenapa kita datang ke sini kan karena ada masalah, dan dia duduk di sini karena dipilih rakyat, ini kubu kami saja yang diusir keluar maksudnya dari pak bupati, dari (kubu) wakil bupati nggak ada disuruh, ini seperti ada skenario tertentu, dugaan saya ya,” ujarnya. (gus/adz)

Jaring Bibit Olahraga, Ketua KONI Labuhanbatu Irup di SMP Negeri 1 Ransel

Ketua KONI Labuhanbatu menjadi inspektur upacara pengibaran bendera Merah Putih, di lingkungan SMP Negeri 1 Rantau Selatan. (Fajar/Sumut Pos)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Labuhanbatu, Ahmad Sofyan “Upas” Ritonga menjadi Inspektur Upacara (Irup) pengibaran bendera Merah Putih, di SMP Negeri 1 Rantau Selatan, Jalan KH Dewantara, Rantauprapat, Senin (6/2). Upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih. Dilanjut dengan pembacaan teks Pancasila. Teks UUD 1945 dan teks Janji Siswa.

Dalam amanatnya, Upas mengaku sebagai alumni dari sekolah itu, yakni saat tahun pelajaran 1989-1991 lalu. Di sana, dia berada di lokal D. “Abang dahulu sekolah di sini. Di lokal D. Tentu, adek-adek masa itu belum lahir,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Upas juga mengenalkan diri dan menjelaskan lebih jauh tentang organisasi KONI. Dia mengaku datang kembali ke sekolah tersebut mencari bibit-bibit atlet cabang olah raga. “Abang kemari ingin mengetahui hobi dan olahraga yang diminati oleh adek sekalian. Mungkin diantara kalian ada yang punya bakat sebagai atlet dan olahragawan,” urainya.

Upas juga mengingatkan anak didik di sekolah itu agar menjauhi penyalahgunaan narkoba. Karena, menurutnya kejahatan jalanan dan angka kriminalitas yang terus meningkat tak lepas dari efek negatif penyalahgunaan narkotika. “Abang ingatkan kalian agar tidak sedikitpun berminat dan terbuai bujukan siapapun untuk ikut terlibat narkotika. Ini kejahatan daru sumber kejahatan lain,” paparnya.

Upaya mencari bibit unggul olahragawan di sekolah itu, kata Upas akan melakukan kordinasi dengan manajemen sekolah. “Kita dari KONI akan membuka kegiatan di sekolah ini. Dan akan berkordinasi dengan pihak sekolah agar menghidupkan kegiatan ekstrakulikuler di bidang olahraga,” tandasnya.

Upacara di sekolah itu juga dihadiri Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Rantau Selatan, Rita Ayustina Hasibuan dan para guru mata pelajaran. (fdh)

Tahun Ini, Dinas SDABMBK Lanjutkan Penataan Lansekap di 10 Ruas Jalan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tahun lalu, Pemko Medan memasang 1.700 lampu di 8 ruas jalan yang anggarannya ditampung Dinas Kebersihan dan Pertamanan dalam P-APBD Tahun Anggaran 2022. Namun setelah Dinas Kebersihan dan Pertamanan dilebur pada akhir tahun lalu, pekerjaan penaatan lansekap tersebut dialihkan ke Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan.

“Jadi yang perlu kita ketahui, pekerjaan ini bukan dalam rangka pengadaan lampu, tapi penataan lansekap ruas jalan. Nah, lampu tersebut bagian dari penataan lansekap di 8 ruas jalan itu. Karena Dinas Kebersihan dan Pertamanan sudah dilebur, maka saat ini dialihkan ke kita,” ucap Sekretaris Dinas SDABMBK Medan, Willy Irawan kepada Sumut Pos, Senin (6/2/2023).

Lantas, siapa yang akan melanjutkan pembangunan penataan lansekap 8 ruas jalan yang belum selesai tersebut di tahun ini? Willy menegaskan, pekerjaannya tetap akan dilanjutkan oleh kontraktor yang sebelumnya ditenderkan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan atau kontraktor yang saat ini tengah mengerjakannya. Namun untuk fungsi pengawasannya, telah dialihkan ke Dinas SDABMBK Kota Medan. “Yang mengerjakan tetap kontraktor yang sama. Berdasarkan aturan yang ada, pihak kontraktor bisa diberikan tenggang waktu hingga 90 hari untuk menyelesaikan pekerjaannya,” ujarnya.

Perlu diketahui, sambung Willy, lampu-lampu tersebut bukan merupakan alat penerangan jalan, melainkan alat penerangan pedestrian (trotoar). Sehingga, pemasangan lampu yang merupakan bagian penataan lansekap ruas jalan tersebut dialihkan ke Dinas SDABMBK.

Willy juga menambahkan, tak hanya di 8 ruas jalan tersebut, Pemko Medan juga akan melanjutkan penataan lansekap di 10 ruas jalan lainnya di Kota Medan pada tahun 2023 ini, dan pemasangan lampu tersebut masih menjadi bagian dari pekerjaan penataan lansekap ruas jalan.

Untuk penataan lansekap di 10 ruas jalan di tahun ini, akan dianggarakan dan dilakukan oleh Dinas SDABMBK Kota Medan. “Tahun ini lanjutan untuk 10 ruas jalan akan dilaksanakan oleh Dinas SDABMBK. Tapi sekali lagi bukan dalam rangka lampu, tapi ke penataan lansekap jalannya, dan pemasangan lampu itu bagian dari lansekapnya,” tambah Willy.

Dijelaskan Willy, adapun 10 ruas jalan yang akan dilakukan penataan lansekap pada tahun ini oleh Dinas SDABMBK Kota Medan, yakni Jalan Balai Kota, Jalan Brigjend Zein Hamid, Jalan Cirebon, Jalan Juanda, Jalan Letda Sudjono, Jalan Marelan Raya, Jalan Mongonsidi, Jalan Pelangi, Jalan Setiabudi, dan Jalan Williem Iskandar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, menegaskan, pihaknya bukanlah OPD yang ditunjuk untuk melanjutkan pekerjaan pemasangan lampu yang sebelumnya dikerjakan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan tersebut. “Pekerjaan pemasangan lampu itu bagian dari pekerjaan lansekap ruas jalan, bukan Dinas Perhubungan yang melanjutkan pekerjaannya,” jawab Iswar kepada Sumut Pos, Senin (6/2/2023).

Iswar mengatakan, saat ini pihaknya bertanggungjawab atas gangguan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Medan yang sebelumnya merupakan tanggungjawab Dinas Kebersihan dan Pertamanan. “Dan sejak awal tanggungjawab itu dialihkan ke kita, Dishub Medan langsung bergerak cepat membuka layanan pengaduan gangguan LPJU. Alhamdulillah, hingga saat ini layanan pengaduan itu terus dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan melakukan pemasangan lampu di 8 ruas jalan di Kota Medan pada akhir 2022 lalu. Adapun 8 ruas jalan tersebut, yakni Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan T. Imam Bonjol, Jalan Putri Hijau, Jalan Brigjend Katamso, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Suprapto, dan Jalan Diponegoro. (map)

Pasar Sentosa Baru Sediakan Tempat Bersih, Harga Terjangkau

TERIMA: Kepala Pasar Sentosa Baru Rullyny Marbun, saat menerima kunjungan Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasar Sentosa Baru yang terletak di Jalan Sentosa Baru, Kelurahan Seikera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, menyediakan tempat bersih, aman, nyaman, dan berikan harga yang terjangkau bagi para konsumen yang datang.

“Kelebihan dari Pasar Sentosa Baru ini, lokasinya terletak di tengah kota dan cukup strategis. Namun, kami tetap bisa menyediakan tempat yang bersih, aman, dan nyaman bagi setiap pembeli yang datang,” ungkap Kepala Pasar Sentosa Baru, Rullyny Marbun, baru-baru ini.

Lebih lanjut Rullyny mengatakan, selain berada di lokasi yang strategis, para pedagang yang berada di Pasar Sentosa Baru ini, juga menawarkan harga yang terjangkau untuk setiap dagangannya, seperti berbagai sembako, sayuran, kelontong, pakaian, dan lainnya, yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.

“Ya, semua harga yang dijual para pedagang di sini, mudah-mudahan harganya tetap terjangkau,” tuturnya.

Menurutnya, ada 140 pedagang yang menjual berbagai kebutuhan, seperti sembako, sayur, ikan, dan lainnya. Rullyny pun mengatakan, pedagang di Pasar Sentosa Baru ini, sudah mulai berjibaku menawarkan dagangannya sejak pukul 07.00 WIB, sampai pukul 12.00 WIB.

“Allhamdulillah, sejauh ini para pedagang Pasar Sentosa Baru terus berjualan dengan baik, dengan menawarkan harga yang terjangkau kepada setiap pembeli,” katanya.

Nah, untuk mengisi waktu kosong sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, Rullyny pun berencana membuat 30 stand kuliner di Pasar Sentosa Baru. Tujuannya, agar warga tidak perlu jauh-jauh lagi mencari makanan, sekaligus sebagai cara untuk meningkatkan pemasukan bagi Manajemen Pasar Sentosa Baru.

“Pembuatan stand kuliner ini, masih wacana. Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan pasar,” ujarnya.

Dia pun tak menampik, jika ada pihak yang mau berkolaborasi dalam pembuatan stand kuliner tersebut, Rullyny mengaku siap.

“Tentu kami siap melakukan kolaborasi untuk kebaikan, khususnya dalam wacana pembuatan stand kuliner di sini (Pasar Sentosa Baru),” pungkasnya. (omi/saz)

Anggota DPRD Sumatera Utara, Hj Riri Stephanie Siregar SH MH, Berpikir Terbaik untuk Masyarakat

Cantik, muda, dan smart, sosok yang terlihat jelas pada Hj Riri Stephanie Siregar. Di usianya yang terbilang masih sangat muda, Riri (nama sapaan), perempuan yang lahir di Medan pada 16 September 1991 ini memutuskan untuk terjun ke dunia politik dengan asuhan dan arahan dari sang ayah. Ia pun berhasil duduk menjadi satu-satunya perempuan termuda di dalam Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut).

“Saya pertama sekali mengenal politik dari ayah saya, yang sudah lebih dulu dan cukup berpengalaman di politik, karena sering mengikuti ayah dan berbincang-bincang terkait politik, hati saya tersentuh untuk lebih mendalaminya. Apalagi saya orang yang memang sangat suka berinteraksi dengan banyak orang, karena pengalaman itu terbentuk dengan kita banyak berinteraksi” ucap Riri di temui di ruang kerjanya sebagai Sekretaris Umum Dewan Piminan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sumut.

Tidak hanya muda dan cantik, ternyata kecerdasannya pun cukup mampu menarik simpati rekan-rekan lingkungan kerja dan masyarakat yang sudah mengenalnya. Dia banyak berpikir dan berbuat untuk masyarakat terutama yang menjadi daerah pilihannya saat pemilu kemarin.

“Masyarakat yang sudah memilih saya, masyarakat yang sudah memberikan suaranya kepada saya, yang artinya mereka memberikan kepercayaan penuh kepada saya untuk menjadi wakil mereka di pemerintahan. Menjadi penghubung aspirasi mereka agar tersampaikan dan tersalurkan ke pemerintah, maka dari itu saya harus menjaga apa yang sudah diamanatkan kepada saya. Mereka adalah bagian dari saya, dan saya adalah bagian dari mereka” tambahnya lagi.

Menjadi satu-satunya perempuan yang termuda di Gedung DPRD Sumut, tidaklah mudah untuknya beradaptasi. Dengan segala kecerdasan yang ia miliki dan ketekunannya untuk teguh memegang amanah rakyat, Riri pun kerap membuktikan kalau usianya tidaklah bisa dijadikan penghalang dalam tampil di tengah-tengah rekan kerja sesama anggota dewan. Justru, dengan usia muda dia bisa menyuarakan dan berbuat sesuai apa yang menjadi keinginan masyarakat di Deliserdang yang menjadi daerah pemilihannya.

“Dari awal saya duduk dan dilantik, yang ada dipikiran saya adalah bagaimana saya memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Mulai dari menampung segala keinginan mereka yang akhirnya mampu saya realisasikan sesuai dengan apa yang menjadi janji saya kepada mereka. Dan alhamdulillah, sampai sekarang saya sering melakukan kegiatan langsung bersama masyarakat Deliserdang yang menjadi daerah pemilihan saya” kenangnya.

Menjadi wakil masyarakat yang duduk di pemerintahan adalah pilihan yang diambilnya, karena keinginan terbesarnya mengabdi pada masyarakat dari usia muda. “Saya hanya ingin, diusia muda saya sudah dikenal masyarakat dengan saya mampu memberikan apa yang menjadi keinginan mereka dalam menjalani kehidupan sebagai warga negara Indonesia umumnya dan Sumatera Utara Khususnya” ucapnya lagi. Karena, menurut Riri, kalau di usia muda dirinya sudah bisa berbuat untuk masyarakat banyak, maka waktunya untuk berbuat kepada masyarakat akan lebih banyak. “Insya Allah saya akan banyak waktu untuk berbuat dan memberikan kebaikan kepada masyakata luas,” ucapnya lagi.

Riri cukup disibukkan dengan agenda sebagai anggota dewan, namun ia tidak pula lupa dengan agenda partai yang membawa namanya dikenal masyarakat.

Selain sebagai anggota DPRD Sumut, Riri juga memiliki jabatan yang tidak bisa diabaikan di partai yaitu sebagai Sekretaris Umum DPD Partai Hanura Sumatera Utara. “Saya juga harus membagi waktu dengan agenda partai, seperti baru-baru ini partai saya melakukan agenda pengabdian masyarakat atau kegiatan sosial dengan kegiatan membagikan beras kepada para penarik becak dan pekerja lain seperti tukang parkir dan masyarakat kita yang membutuhkan. Ada lebih dari 1.000 goni beras yang kita bagikan di kantor DPD Partai Hanura Sumut,” terangnya.

Di Gedung DPRD Sumut, Riri juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Partai Hanura dan Sekretaris Komisi E DPRD Sumatera Utara. (mag-1/azw)

PPP: Ada Kelompok Ingin Pemilu 2024 Ditunda

PIDATO: Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani saat berpidato di atas podium, beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengungkapkan, terdapat sebagian kelompok masyarakat yang berkeinginan Pemilu 2024 ditunda. Aspirasi tersebut wajar disampaikan, mengingat Indonesia merupakan negara demokrasi.

“Informasi yang saya dapatkan bahwa di tengah masyarakat ada ikhtiar dari kelompok tertentu yang masih mengusung, mengupayakan penundaan Pemilu,” kata Arsul di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (5/2).

Menurut Arsul, jika penundaan Pemilu 2024 terjadi, maka terdapat perpanjangan jabatan presiden, serta perpanjangan anggota DPR, DPD dan DPRD. Menurut Arsul, munculnya isu tersebut merupakan dinamika bagi negara demokrasi.

“Ini kan negara demokrasi, jadi kalau bicara fenomena di negara demokrasi pasti tidak tunggal, begitu banyak elemen masyarakat kita juga lihat hasil- hasil survei yang ada, masyarakat kita tingkat kepuasan kinerja pemerintah sangat tinggi, tapi kalau ditanya soal sebaliknya Pemilu on schedule atau ditunda, ini sudah jelas jawabannya,” tegas Arsul.

Namun, Wakil Ketua MPR RI ini memastikan sampai saat ini belum ada pembahasan terkait penundaan Pemilu 2024 yang bergulir di parlemen. Ia memastikan, isu tersebut masih hanya sebatas perbincangan di tengah publik.

“Partai-partai politik sejauh ini masih bekerja pada asumsi bahwa pemilu itu on schedule,” ucap Arsul.

Oleh karena itu, Arsul tak memermasalahkan jika masih ada sebagian publik yang membicarakan isu penundaan Pemilu. Karena, itu merupakan bagian dari bentuk kebebasan berpendapat.

“Sekali lagi negara demokrasi, kalaupun nanti ada yang ingin menyuarakan sebaliknya dari mayoritas kan nggak bisa dilarang juga, jadi sikap kita ya wajar-wajar saja, yang mau mengupayakan itu silakan, yang kemudian tetap menjaga praktek demokrasi lima tahunan kita silakan aja,” pungkas Arsul. (jpc/azw)