Home Blog Page 1859

Tahun Ini, Pemko Medan Bakal Beli 40 Mobil Listrik

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution memastikan, Pemko Medan bakal melakukan pembelian mobil listrik sebagai kendaraan mobil dinas Pemko Medan pada 2023 ini. Selain mobil listrik, menurutnya, Pemko Medan juga telah mengadakan pembelian sepeda motor listrik tahun ini.

“Tahun ini Pemko Medan sudah mengadakan 11 motor listrik, yang nantinya kami juga akan mengadakan mobil listrik pada 2023 ini juga,” ungkap Bobby, Sabtu (4/2) lalu.

Menurut Bobby, puluhan unit mobil listrik yang akan dibeli tersebut, akan dijadikan kendaraan dinas. Termasuk akan digunakannya selaku Wali Kota Medan, yang juga akan digunakan Wakil Wali Kota Medan, Sekda Kota Medan, dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemko Medan.

Dia menjelaskan, pengadaan mobil listrik ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Joko Widodo pada 2022 lalu. Targetnya pada tahun ini, Pemko Medan akan membeli 40 unit mobil listrik. Namun saat disinggung mengenai besaran anggaran pengadaan mobil dinas listrik ini, Bobby menyatakan, masih akan dibahas lebih dulu dengan DPRD Medan.

“Untuk anggaran dan unit mobil listrik itu, masih akan dirapatkan bersama pihak DPRD Medan. Namun karena mobil listrik ini sudah menjadi isu cukup lama pada 2022, kami menargetkan 40 unit mobil listrik untuk Pemko Medan akan dibeli di tahun ini, dan itu masih belum ada perubahan,” tutur Bobby.

Lantas, bagaimana dengan kendaraan mobil dinas sebelumnya? Bobby mengatakan, mobil-mobil tersebut akan dilelang oleh Pemko Medan.

“Pelelangan ini juga berdasarkan aturan yang ditetapkan. Karena untuk pelelangan ini, tetap punya aturan, tidak bisa asal-asalan,” tegasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini Sekda Kota Medan sedang melakukan pendataan dan mengecek persyaratan mobil dinas yang layak untuk dilelang. Pasalnya, tidak semua mobil dinas yang ada di Pemko Medan dapat dilelang tahun ini juga. Mengingat, masih banyaknya mobil yang masih terhitung baru, atau masih di bawah 7 tahun pemakaian. “Persyaratan pelelangan juga banyak, satu di antaranya mobil dinas harus sudah di atas 7 tahun. Makanya, saat ini seluruh mobil dinas di lingkungan Pemko Medan masih dalam tahap pendataan,” jelasnya.

Dengan adanya rencana pembelian mobil dinas listrik oleh Pemko Medan, Bobby berharap, bisa menjadi contoh bagi masyarakat Kota Medan, agar warga mau turut beralih dari penggunaan mobil berbahan bakar minyak ke mobil listrik tersebut. “Agar masyarakat mau beralih ke motor listrik, perlu diberikan contoh dan memperkenalkan kendaraannya. Misalnya kemarin kami keliling Medan dengan menggunakan motor listrik,” beber Bobby.

Seperti diketahui, pada 2022 lalu, Presiden Joko Widodo memerintahkan semua instansi pemerintahan untuk mengganti mobil dinas menjadi mobil listrik. Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022, tentang Kebijakan Mobil Listrik. “Mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas pokok, fungsi, dan kewenangan masing-masing, untuk melakukan percepatan pelaksanaan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional,” bunyi Diktum Pertama Inpres Nomor 7 Tahun 2022.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Medan Bobby Nasution, viral karena menggunakan sepeda motor listrik ke kantornya, yakni ke Gedung Balai Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No 2 Medan. Kegiatannya menggunakan sepeda motor listrik ketika berangkat kerja itu, diunggah Bobby di akun Instagram miliknya, 31 Januari 2023 lalu.

“Berangkat ke kantor naik motor listrik dulu, ada imbang?” tulis Bobby, pada unggahannya.

Dalam postingannya, terlihat Bobby mengendarai motor listrik dikawal sejumlah ajudan yang mengendarai motor trail dan motor gede, serta pengawalan dari pihak kepolisian. (map/saz)

Tolak Perppu Cipta Kerja, Hari Ini, Partai Buruh dan Elemennya Gelar Unjuk Rasa

Willy Agus Ketua Partai Buruh Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hari ini (6/2), Partai Buruh dan puluhan elemen serikat pekerja, serikat buruh, di Sumatera Utara (Sumut), bakal menggelar aksi unjuk rasa menolak Perppu Cipta Kerja, yang dipusatkan di Kantor Gubernur dan DPRD Sumut. Hal ini disampaikan Ketua Partai Buruh Sumut Willy Agus Utomo, Minggu (5/2).

Willy menyampaikan, selain mengusung penolakan Perppu Cipta Kerja, beragam tuntutan lainnya yang akan mereka sampaikan adalah, penolakam terhadap RUU Kesehatan, RUU Omnibus Law, dan tuntutan penyelesaian kasus-kasus perburuhan di Sumutn

“Kami elemen buruh Sumut sudah bersatu, tegas menolak seluruh isi Perppu Cipta Kerja. Dan kami akan terus berjuang agar pemerintah merevisinya, sesuai harapan kaum buruh,” ungkap Willy.

Willy juga mengatakan, ada 9 poin yang dianggap merugikan kaum buruh, terkait pengaturan upah minimum, pengaturan outsourcing, pengaturan uang pesangon, pengaturan buruh kontrak, pengaturan pemutusan hubungan kerja atau PHK, pengaturan tenaga kerja asing atau TKA, pengaturan sanksi pidana, pengaturan waktu kerja, dan pengaturan cuti.

“Sudah sepantasnya Presiden Jokowi dan DPR menyahuti tuntutan buruh. Bagaimana mungkin dari UU Cipta Kerja yang cacat hukum ditolak, kemudian Perppu Cipta Kerja juga diprotes seluruh buruh, tapi masih mau dipaksakan, jangan bengislah,” tegasnya.

Dia pun mengatakan, dalam aksi nanti, selain Partai Buruh, puluhan elemen organisasi buruh akan mengerahkan massa buruhnya, yakni KSPSI AGN, KSBSI, KSPI, FSPMI, KPBI, SPMS, KBI, KGB Peta, SBRI, SPI, Serbunas, SBSD, SPN, SBSI, SPAG, Aspek Indonesia, dan Komunitas Rakyat Kecil Sumut.

“Massa yang hadir, yakni dari berbagai wilayah, seperti Medan, Deliserdang, Sedangbedagai, Langkat, Binjai, Tebingtinggi, dan Batubara. Sedikitnya ada 500 buruh yang akan hadir dalam aksi ini,” pungkas Willy. (dwi/saz)

Hadiri Medan Imlek Fair 2023 di Aksara Park, Bobby Tegaskan, Perangkat Daerah Jangan Diskriminatif

ANGPAO: Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, saat membantu Al Nahyan Nasution, untuk memberikan angpao kepada barongsai pada acara Medan Imlek Fair 2023 di Aksara Park, Sabtu (4/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution, meminta agar tidak ada perlakuan diskriminatif yang dilakukan setiap perangkat daerah yang ada di lingkup Pemko Medan, dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.

Pasalnya, setiap warga memiliki hak yang sama untuk dilayani dan mendapatkan pelayanan terbaik dari sisi apapun. Dengan begitu, masyarakat benar-benar bisa merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka.

Hal itu ditegaskan Bobby saat menghadiri Medan Imlek Fair 2023 di Aksara Park, Jalan Aksara, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (4/2) lalu. Menurutnya, hal itu disampaikan Bobby bukan tanpa alasan. Sebab selama ini, dia mendengar masih banyak perlakuan diskriminatif yang diterima oleh warga dari etnis-etnis tertentu di Kota Medan.

“Tidak boleh ada yang memandang suku, etnis, warna kulit, dan apapun itu, dalam memberikan pelayanan. Jadi kepada seluruh jajaran Pemko Medan, saya ingatkan, ke depan saya tidak ingin mendengar lagi ada perlakuan diskriminatif terhadap masyarakat,” tegasnya lagi.

Dalam event yang turut dihadiri Ketua DPRD Medan Hasyim, Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, Wakil Wali Kota Aulia Rachman, para pimpinan Forkopimda Kota Medan, pimpinan organisasi keagamaan, perangkat daerah, serta para camat, dan lurah se-Kota Medan itu, Bobby mengajak seluruh masyarakat, termasuk etnis Tionghoa, untuk sama-sama menjaga kerukunan di Kota Medan.

“Imlek tahun ini adalah tahun kelinci air. Tahun yang penuh harapan, kedamaian, dan kemakmuran. Kami berharap, makna yang terkandung di dalamnya bisa terwujud di Medan. Namun bagi kita semua, untuk memaknai Imlek, kita bisa belajar dari tokoh Tionghoa, Tjong A Fie. Dari beliau, kita dapat belajar bagaimana hidup saling bertoleransi dan membantu antar umat beragama dan etnis,” bebernya.

Dengan mengenakan pakaian khas Tionghoa, di hadapan para aparat penegak hukum yang hadir, Bobby juga meminta, pihak Kepolisian untuk dapat bertindak tegas terhadap para pelaku tindak kejahatan, terlebih bagi para geng motor yang kerap meresahkan masyarakat, bahkan tak jarang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Pak Kapolrestabes, untuk para geng motor ini, sikat saja Pak. Bersikap tegas saja terhadap geng-geng yang meresahkan warga dan arah tindakannya anarkis. Kami sudah buat posko-posko kamtibmas di semua kecamatan. Tinggal sama-sama eksekusi di lapangan saja. Kasihan warga yang jadi korban,” katanya lagi.

Pada kesempatan itu, Bobby juga menyerahkan bantuan sosial berupa sembako kepada 1.080 warga etnis Tionghoa di Kota Medan secara simbolis. Medan Imlek Fair 2023 ini, turut diramaikan 150 stand UMKM Kota Medan yang telah berlangsung sejak 1-5 Februari 2023. (map/saz)

BEI Berikan Layanan Data Pasar Modal, Bisa Diakses Publik

Kepala BEI Sumut, Muhammad Pintor Nasution

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk investor aktif di pasar modal, memantau data perdagangan saham setiap waktu menjadi aktivitas rutin. Karena data-data tersebut dibutuhkan untuk para investor mengambil keputusan investasi.

Hal itu, disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara, Muhammad Pintor Nasution.

“Namun, data-data aktivitas perdagangan di pasar modal, juga dibutuhkan untuk lembaga-lembaga atau pihak-pihak yang membutuhkan analisis atau riset yang terkait dengan perkembangan pasar modal di Indonesia,” sebut Pintor, Minggu (5/2).

Pintor menjelaskan bahwa BEI secara kontinu mengembangkan produk yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan Pasar Modal salah satunya dengan menyediakan Produk Layanan Data.

Layanan Data merupakan upaya Bursa untuk memberikan kemudahan bagi stakeholder pasar modal dalam mengakses informasi pasar modal yang menjadi salah satu valuable resources bagi perusahaan di era digital saat ini.

“Data yang didapatkan langsung dari BEI, maka dapat dipastikan informasi tersebut dipercaya (trusted), comprehensive dan exclusive,” kata Pintor.

Ia menjelaskan dimana industri pasar modal saat ini menjadi salah satu industri yang sangat didukung oleh data. Ada empat manfaat layanan data BEI. Pertama, digunakan sebagai sumber jasa informasi.

Kedua, membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang pasar modal dan keuangan dalam meningkatkan layanannya dengan menggunakan data yang aktual dan andal.

“Ketiga, data dapat menjadi sumber analisis bisnis. Keempat, semakin lengkap data penyedia jasa informasi untuk mengolah data, semakin berkembang juga layanan yang diberikan untuk publik,” jelasnya.

Dalam memenuhi kebutuhan data pasar modal, Layanan Data BEI menyediakan pelbagai jenis produk mencakup IDX Market Data, IDX Index License, IDX Data Publication dan IDX Advertisement.

Produk IDX Market Data meliputi data perdagangan saham, obligasi dan derivatif yang bersifat real time, delay, dan end of day.

Selain itu tersedia juga IDX Data Reference yaitu data pencatatan seperti Laporan Keuangan, Aksi Korporasi, dan Keterbukaan Informasi lainnya.

BEI juga menyiapkan data indeks yang dikeluarkan oleh BEI untuk membuat produk investasi seperti ETF, Reksa Dana, maupun data lainnya yang ada sebagai benchmark.

Lanjut, Pintor mengungkapkan BEI juga menawarkan lisensi untuk perusahaan yang ingin menjadi Network Service Provider (NSP) untuk menyediakan konektivitas sistem BEI dengan sistem penerima layanan data BEI.

Sementara itu, IDX Data Publication berisi informasi terkait perdagangan saham, obligasi dan instrumen lainnya yang disajikan dalam bentuk statistik digital di website BEI.

“Sedangkan produk IDX Advertisement dihadirkan agar perusahaan dapat memasarkan produk atau layanan perusahaan pada ruang iklan di Publikasi Statitistik BEI yang diterbitkan secara harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan,” ucap Pintor.

Publikasi Statistik memuat data perdagangan, rasio keuangan, kinerja indeks saham, informasi mengenai Perusahaan Tercatat, serta data pencatatan saham, obligasi/sukuk, dan efek tercatat lain (HMETD, waran, waran terstruktur, ETF, DIRE, DINFRA, Derivatif).

Secara berkala BEI selalu melakukan revitalisasi tampilan data statistik agar lebih menarik dan lebih mudah dipahami oleh para pengguna.

Salah satunya yaitu Publikasi IDX Company Fact Sheet yang berisi laporan komprehensif atas perusahaan tercatat pada indeks LQ45 yang diterbitkan setahun dua kali pada bulan Maret dan September dalam format PDF di website BEI.

Informasi yang terdapat pada IDX Company Fact Sheet meliputi profil perusahaan, sejarah perusahaan, ikhtisar saham, informasi transaksi berdasarkan tipe investor, informasi fundamental dan ESG, perbandingan industri sejenis, klasifikasi industri, keanggotan di indeks saham, informasi pembagian dividen, aksi korporasi, rangkuman kinerja dan transaksi saham, serta data laporan keuangan dan rasio.

“Dengan hal tersebut, diharapkan jasa dan layanan yang telah BEI berikan dapat mempercepat dan mempermudah penyaluran data Pasar Modal untuk berbagai kebutuhan publik, sehingga dapat menjadikan Layanan Data BEI sebagai pusat informasi kredibel yang dapat mengakselerasi perkembangan industri Pasar Modal Indonesia di kemudian hari,” kata Pintor.(gus/ram)

Polsek Sei Kepayang Monitoring dan Pengamanan Kegiatan Ibadah

PENGAMANAN: Personel Polsek Sei Kepayang melakukan pengamanan di salah satu gereja. Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran Aziz Muslim bersama jajaran melakukan audiensi dengan Bupati Asahan H. Surya, BSc di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (31/1).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat saat menjalankan ibadah, personel Polsek Sei Kepayang melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan di sejumlah gereja, Minggu(5/2).

Kegiatan monitoring dan pengamanan dilaksanakan di Gereja HKBP Pardamean Pasar X Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Gereja Katholik St Paulus Pasar VIII Desa Perbangunan Kecamatan Sei Kepayang, Gereja HKI Pasar IV Desa Perbangunan Kecamatan Kepayang, dan di Gereja HKBP Parsaoran Sidaludalu.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sei Kepayang menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta imbauan kepada petugas gereja, agar senantiasa waspada dan meningkatkan pengamanan guna mencegah gangguan keamanan di lingkungan Gereja. Dan melaporkan kepada pihak Polsek Sei Kepayang, apabila menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Kapolres Asahan AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH menyampaikan bahwa selain sebagai bentuk Pelayanan Polri kepada masyarakat untuk memberikan rasa aman dalam menjalankan ibadah. (dat/han)

Ashari Tambunan Buka Rakerwil Pujakesuma Sumut

PUKUL GONG: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan memukul gong tanda dimulainya Rakerwil Pujakesuma.IST/SUMUT POS.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deli Serdang, H. Ashari Tambunan membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) Sumatera Utara di Aula Taman Pramuka Deli Serdang, Lubuk Pakam, Sabtu (4/2)pukul 16.00 WIB.

Kegiatan yang ditandai dengan pemberian baju dan topi blangkon khas Pujakesuma serta pemukulan gong oleh Bupati menandai dibukanya Rakerwil, Sabtu (4/2) hingga Minggu(5/2).

“Selamat datang kepada pengurus 23 DPD PKB Pujakesuma se-Sumatera Utara di Lubuk Pakam. Mudah-mudahan bapak/ibu mendapatkan kesan baik yang nantinya setelah selesai acara dapat diceritakan kepada yang lain tentang luar biasanya Kabupaten Deli Serdang,” ucap Bupati.

Bupati menyampaikan, sama halnya seperti perkumpulan etnis lainnya. Kehadiran PKB Pujakesuma sebagai wadah perkumpulan seluruh masyarakat suku Jawa memiliki peran sangat strategis dalam membangun sikap kekeluargaan dan keakraban sesama masyarakat di Sumatera Utara. Tidak dapat dipungkiri, selama ini keberadaan PKB Pujakesuma tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat suku Jawa, tetapi juga bagi suku lain.

“Benar, sesuai yang dikatakan Ketua DPW PKB Pujakesuma Sumatera Utara, lebih kurang 2 juta penduduk Deli Serdang, sekitar lebih kurang 60 persennya suku Jawa,” sebut Bupati.

Lanjut Bupati, PKB Pujakesuma juga mampu hidup rukun dan damai selama puluhan tahun menjalin persatuan di tengah kemajemukan masyarakat di Sumatera Utara.

“Menurut saya, ini salah satu catatan bagi semua orang, bagaimana salah satu etnis, dengan jumlah yang begitu besar tapi tak pernah tampil dengan sikap arogan. Dengan jumlah yang banyak dan tetap mampu hidup damai dengan kelompok masyarakat yang jumlah yang kecil dari mereka, seperti moto sepi ing pamrih, rame ing gawe,” jelas Bupati.

Ditegaskan Bupati, banyak nilai budaya Jawa yang bisa dipahami dan diterima oleh masyarakat lainnya untuk ditiru. Misalnya, tentang keguyubannya, kegotongroyongannya dan lainnya.

“Saya berharap, Pujakesuma mampu dan terus melestarikan serta lebih dari itu bagaimana memastikan semua nilai-nilai positif dari budaya Jawa dapat dipertahankan, dikembangkan dan disebarluaskan di kalangan masyarakat lainnya,” pungkasnya

Bupati berpesan, agar masyarakat suku Jawa untuk tetap mempertahankan keunikan dan kekhasan budaya Jawa. Oleh karenanya, diharapkan PKB Pujakesuma bisa semakin maju dengan program-program kerjanya, guna membawa dampak positif bagi kelestarian budaya Jawa di Sumatera Utara.

“Saya termasuk orang yang sangat bersyukur dan berbangga hati, saat mendengar kabar tiga pabrik (Pabrik Minyak Makan Merah) menjadi pilot project yang akan merubah cara kita mengelola kelapa sawit di Indonesia, salah satunya akan dikelola Pujakesuma. Itu luar biasa,” ujarnya

Bupati kembali menekankan, agar penyelenggaraan rakerwil tersebut menjadi momentum bagi pengurus maupun anggotanya untuk melakukan konsolidasi dan evaluasi program-program yang telah dan akan dilaksanakan ke depannya.

“Saya menyambut baik sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia atas dipilihnya Kabupaten Deli Serdang sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakerwil DPW PKB Pujakesuma Sumatera Utara. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta menghasilkan rumusan program kerja yang efektif dan efisien untuk mempertahankan esensi dan eksistensi dalam memajukan organisasi Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Sumatera Utara ke depan agar tetap eksis, terutama dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah yang kita cintai ini,” tutur Bupati.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Pujakesuma Sumatera Utara yang juga Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Parwisata (Budporapar) Deli Serdang, H Khoirum Rijal ST MAP menjelaskan, Pujakesuma merupakan organisasi berhimpunnya warga Jawa di Pulau Sumatera yang didirikan para sesepuh, pada 10 Juli 1980 silam.

“Berdirinya Paguyuban Pujakesuma ini sebagai respon kepada sesepuh yang melihat generasi penerus menunjukkan lupa budaya sebagai imbas dari pengaruh hubungan sosial dan perkembangan zaman kemajuan teknologi dan informasi, sehingga berdampak pada generasi Jawa yang secara perlahan meninggalkan budayanya. Oleh karena itu, Pujakesuma mengambil peran penting untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya Jawa di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya

Pada Musyawarah Besar (Mubes) ke-5 PKB Puja Kesuma, sebut H Khoirum Rijal, menetapkan tiga tujuan PKB Pujakesuma. Pertama, meningkatkan ketakwaan warga pujakesuma terhadap Tuhan Yang maha esa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan sosial, ekonomi warga Pujakesuma. Ketiga, menggali, membina dan mengembangkan kesenian, kebudayaan jawa serta olahraga melalui kerjasama dengan organisasi social dan budaya lainnya untuk membina persatuan dan kesatuan bangsa.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Pujakesuma, Eko Sopianto SE memberi apresiasi kepada Bupati Deliserdang yang telah mendukung kegiatan yang dilakukan PKB Pujakesuma.

“Dukungan penuh beliau terhadap kegiatan Pujakesuma selalu kami apresiasi. Terima kasih Pak Bupati,” katanya.

Ditegaskannya, konsolidasi seluruh orang Jawa adalah kepentingan masyarakat, bukan politik.(btr/han)

Tekan Angka Stunting di Kota Tebingtinggi, Wajudkan Status Kota Layak Anak Utama

RAPAT: Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi Herliaminda Dimiyathi ketika memimpin Rapat Gugus Tugas KLA Kota Tebingtinggi di ruang rapat aula Kantor DP3APM Jalan Gunung Dempo Kota Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Tebingtiggi terus berupaya dan melakukan pembenahan agar status Kota Layak Anak (KLA) yang saat ini Nindya tetap dapat dipertahankan, bahkan bukan mustahil meningkat menjadi Utama.

Selain pemetaan, identifikasi potensi permasalahan dan kekuatan masing-masing kelurahan terkait layak anak pun tetap dilakukan.

Kepala Bappeda selaku Wakil Ketua I Satgas Kota Layak Anak Erwin Suheri Damanik mengatakan, apabila evaluasi KLA Nindya Kota Tebingtinggi tetap dapat dipertahankan, maka berkas administrasi dan sarpras harus dapat dijaga dan disimpan untuk mendukung Kota Layak Anak Utama.

“Jika evaluasi KLA Nindya Kota Tebingtinggi tetap dapat dipertahankan, sebaiknya berkas administrasi dan Sarpras dapat dijaga dan disimpan untuk mendukung Kota Layak Anak Utama” ujarnya saat memberikan sambutan dalam Rapat Gugus Tugas KLA Kota Tebingtinggi di ruang rapat aula Kantor DP3APM Jalan Gunung Dempo Kota Tebingtinggi, Jumat (3/2).

Guna mewujudkan hal tersebut, Erwin Suheri Damanik berharap agar seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Kota Tebingtinggi sebagai Kota Layak Anak Utama.

“Seluruh OPD dapat berpartisipasi aktif untuk mewujudkan Kota Tebingtinggi Kota Layak Anak dari Nindya menjadi Utama, karena tidak dibutuhkannya super man namun super team. Mari Bekerja sama dan sama sama bekerja untuk mewujudkan Kota Tebingtinggi, Kota Layak Anak Utama,” pinta Erwin.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tebingtinggi Nyonya Harliaminda Dimiyathi mengatakan angka stunting menjadi salah satu indikator Kota Layak Anak Utama.

“Kita harus dapat menurunkan angka stunting di Kota Tebingtinggi sebesar 2,16 persen yang menjadi salah satu indikator Kota Layak Anak Utama,” jelasnya. Harap Herliaminda, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka stunting yaitu dengan memberikan pembekalan kepada Ibu, baik dalam pendidikan maupun pelatihan.

“Kita harus membekali seorang ibu baik pendidikan dan pelatihan agar dapat mewariskan kecerdasan dan memberikan asupan gizi yang baik untuk menurunkan angka prevelensi stunting,” ujarnya.

Selain itu, Herliaminda mengharapkan kerja sama semua stakeholder terkait untuk menurunkan tingkat perkawinan dan pelecehan yang terjadi pada anak. “Mari bekerja sama untuk menurunkan tingkat perkawinan anak dan menurunkan pelecehan terhadap anak, supaya anak Kota Tebingtinggi menjadi lebih bahagia,” tutup Herliaminda. (ian/han)

Pelayanan Disdukcatpil Binjai Membaik

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Warga Kelurahan Sumberkarya, Binjai Timur, Fatimah (28) merasakan ada perubahan ke arah yang lebih baik dalam pelayanan di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Binjai.

Hal itu dirasakannya, karena dirinya baru saja melakukan pengurusan di Disdukcapil Binjai.

“Baru selesai ngurus Kartu Indonesia Anak (KIA), pelayanannya cepat kok, tidak ribet, ngantri sebentar, setelahnya langsung dilayani. Syarat yang saya bawa diantaranya foto copy KTPeL, foto copy akte kelahiran, foto copy KK dan pas foto,” sebut Fatimah, Minggu (5/2).

Dijelaskannya, pengurusan Kartu Identitas Anak dilakukannya karena dia ingin tertib administrasi. Sehingga, ketika anak sudah dewasa nantinya dia tidak perlu pusing untuk pengurusan KTP dan lain sebagainya.

Kadisdukcatpil Kota Binjai, Wahyudi Hasibuan mengatakan sepanjang tahun 2022, Disdukcatpil Kota Binjai kebut sejumlah program pelayanan bagi masyarakat. Di antaranya kesepakatan kerjasama dengan beberapa Rumah Sakit terkait kelengkapan dokumen. Juga mengusung program dengan sebutan ‘si kakak’, ‘paket cantik’, hingga pembuatan identitas bagi ODGJ.

“Kami MoU dengan beberapa RS dan Instansi sebagai percepatan pelayanan bagi masyarakat dalam mengurus KIA dan memasukan bayi yang baru lahir ke KK. Termasuk pengurusan aktenya. Dan Pasien meninggal dengan data Binjai pihak keluarga bisa bermohon untuk penerbitan kutipan akta kematiannya,” jelas Wahyudi.

Sepanjang tahun 2022, Duckcatpil Binjai telah menerbitkan akta kelahiran sebanyak 83.674 akte atau 93,82 persen. Untuk Kartu Indonesia Anak (KIA), Disdukcatpil Binjai menerbitkan 35.259 buah.

“Allhamdulillah, untuk penerbitan KIA tembus target nasional, yakni 40,86 persen. Di mana target nasional sebesar 40 persen sepanjang tahun 2022,” pungkasnya. (ted/ram)

PT Inalum Berkomitmen Bantu Pemkab Karo Dalam Penanganan Bencana

KOORDINASI: Pemkab Karo menggelar rapat koordinasi denga PT Inalum terkait penanganan bencana alam.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang melakukan rapat koordinasi dengan PT Inalum terkait penangganan bencana di Kantor Pusat PT Inalum di Jalan Kartini No.21 Medan, Jumat (3/2).

Sesuai dengan UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, bahwa bencana merupakan urusan bersama antara pemerintah masyarakat dan dunia usaha.

Berkaitan dengan hal tersebut , Pemerintah Kabupaten Karo melalui BPBD, menjalin rapat koordinasi dengan PT. Inalum (selaku satgas BUMN untuk penanganan bencana wilayah sumut ) untuk mensinergikan hal-hal apa saja yang akan dilakukan baik pada saat Prabencana , Tanggap Darurat serta pasca bencana.

Dalam rapat koordinasi tersebut , Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menjelaskan bahwa Pemkab Karo memiliki keterbatasan dalam hal penanganan bencana sehingga mengusulkan kebutuhan penanggulangan bencana di Kabupaten Karo kepada pihak PT Inalum.

“Karena keterbatasan Pemkab Karo, kita harap kerja sama dalam penanggulangan bencana agar tidak memberikan dampak yang buruk,” ujarnya.

Kadept. CSR PT Inalum, Daniel JD Hutauruk menyatakan komitmennya untuk membantu Pemkab Karo dalam hal penanganan bencana.

“komitmen kita untuk saling bantu dan bahu membahu dengan Kabupaten Kota dalam penanggulangan bencana,” ungkapnya.

Turut hadir dalam rakor tersebut, Kalaksa BPBD Kab.Karo, Juspri M.Nadeak, S.Sos, MA, Kepala Bappedalitbang Karo, Ir Nasib Sianturi, MSi. (deo/ram)

Rokok Ilegal masih marak di Siantar

RAZIA: Bea Cukai Siantar bersama Pemko Pamatang Siantar dan Pemkab Simalungun saat melakukan razia di warung yang menjual rokok ilegal.

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Pemko Pematang Siantar bersama Bea Cukai Siantar berhasil mengamankan rokok ilegal yang diperjual belikan di warung-warung, bahkan grosir pada razia akhir tahun kemarin. Ternyata, dampak dari razia tersebut sepertinya tak membuat jera para pemasok rokok ilegal yang didominasi rokok putih merek Luffman. Terbukti, tidak sedikit para konsumen rokok ditemukan mengantongi dan menghisap merek rokok Luffman yang dijual dengan harga sangat murah tersebut.

Selain rokok merek Luffman, di warung bahkan di kantong para perokok di Pematang Siantar ditemukan rokok putih baru merek Camclar. “Katanya dari Batam,” ujar seorang sumber yang menghisap rokok Camclar kemasan warna putih yang tidak mau namanya disebut.

Demikian juga dengan rokok Luffman. Beberapa konsumen rokok saat ngobrol di warung kopi acap kali menghisap dan mengantongi rokok tanpa cukai tersebut. Kotak rokok Luffman itu ada yang warna merah dan ada yang kotak putih.

Bahkan, para konsumen itu menyadari rokok yang mereka beli adalah ilegal, namun enggan memberitahukan dari mana membelinya.

Seksi Tim Penindakan dan Penyidikan (TP2) BC Pematang Siantar, Reli Turnip mengatakan ada rencana Operasi Pasar dalam upaya penindakan dan pencegahan peredaran rokok ilegal yang masih marak di Siantar-Simalungun.

“Untuk Operasi Pasar (Pemko Pematang Siantar dan Pemkab Simalungun) belum ada undangan. Kita sifatnya menunggu, karena yang pegang anggaran mereka. Kita akui masih ada rokok ilegal yang beredar, tapi Bea Cukai Siantar tetap berkomitmen tinggi melakukan operasi penindakan dan sosialisasi ke masyarakat,” ujarnya, Sabtu (4/2)..

Penyidik Bea Cukai itu juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat memberikan informasi terkait peredaran rokok ilegal tersebut di Siantar dan Simalungun. Dan pihaknya akan terus memberikan informasi kepada masyarakat.

“Akan kita tindaklanjuti, bila ada aduan atau informasi dari masyarakat tentang rokok ilegal yang beredar,” tutupnya. (bbs/ram)