Home Blog Page 189

Kelurahan Tangkahan Terima Bantuan Peralatan Produksi UMKM dari PT The Univenus Medan

Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan, menerima bantuan peralatan produksi UMKM dari PT The Univenus Medan. Bantuan ini diserahkan di rumah Didin dan Ismayanti, pelaku UMKM di Jalan Rawe IV, Lingkungan V, Senin (8/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan, menerima bantuan peralatan produksi UMKM dari PT The Univenus Medan. Bantuan ini diserahkan di rumah Didin dan Ismayanti, pelaku UMKM di Jalan Rawe IV, Lingkungan V, Senin (8/9).

Lurah Tangkahan Elias Padang ST MSi mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT The Univenus Medan yang telah memberikan peralatan produksi kepada dua warganya. Diketahui, Ismayanti merupakan pelaku UMKM keripik kentang dan Dindin pelaku UMKM cilok Bandung.

“Kami pihak Kelurahan Tangkahan sangat mengapresiasi manajemen perusahaan yang telah peduli memajukan UMKM lewat bantuan alat produksi,” kata Elias kepada Sumut Pos.

Elias berpesan kepada kedua pelaku UMKM yang menerima bantuan tersebut agar terus melakukan inovasi sehingga kualitas dari produksi yang dihasilkan bisa lebih baik lagi ke depannya. “Saya yakin, dengan adanya alat produksi tersebut UMKM akan semakin maju dan sukses,” ujar Elias.

Untuk itu, dia berharap program bantuan ini bisa berkelanjutan sehingga pelaku UMKM lainnya bisa merasakan manfaat yang sama. “Tentulah kita juga harapkan program yang sama dapat berkelanjutan kepada pelaku UMKM lainnya,” sebutnya.

Sementara perwakilan Manajemen PT The Univenus Medan Janter Sitorus mengatakan, perusahaan berperan aktif mendukung dan memfasilitasi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. “Pastilah kita akan terus mendukung UMKM,” katanya.

Sementara Ismayanti, mengaku bersyukur atas bantuan alat produksi UMKM yang diterimanya. “Pastilah dengan alat produksi itu kita akan terus mengembangkan UMKM agar semakin maju dan sukses. Terima kasih kepada pihak manajemen perusahaan dan Kelurahan Tangkahan,” katanya. (omi)

Dukung Kejuaraan Biliar Antar Wartawan, Ketua PWI Sumut Harapkan Muncul Bibit Atlet

Ketua PWI Sumut H Farianda P Sinik didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean saat bertemu dengan Pengurus SIWO Sumut. (PWI Sumut)
Ketua PWI Sumut H Farianda P Sinik didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean saat bertemu dengan Pengurus SIWO Sumut. (PWI Sumut)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, H Farianda Putra Sinik mendukung penuh Kejuaraan Biliar Antar Wartawan yang digelar SIWO pada 12-13 September 2025. Kejuaraan ini memperebutkan Piala Ketua POBSI Sumut dan ajang mencari bibit atlet biliar wartawan.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh SIWO PWI dan POBSI Sumut ini untuk mencari bibit-bibit atlet biliar. Kami berharap, betul-betul dicari bibit karena kita nanti bakal menghadapi Porwanas,” kata H Farianda didampingi Sekretaris PWI Sumut SR Hamonangan Panggabean saat menerima audiensi Pengurus SIWO di kantor PWI Sumut, Sabtu (6/9).

Menurut Farianda, PWI Sumut melalui SIWO saat ini memang sedang fokus mencari atlet potensial di sejumlah cabor yang dipertandingkan di Porwanas. Apalagi, Sumut punya target 5 besar pada Porwanas nanti, yang kemungkinan besar Sumut bakal menjadi tuan rumah bersaing dengan Nusa Tenggara Barat.

“Kami berpikir mulai sekarang harus mempersiapkan atlet futsal, tenis meja, futsal, termasuk biliar ini. Kita di dua kali Porwanas terakhir tidak masuk 5 besar. Kalau bisa kita mencari bibit-bibit baru yang handal untuk Porwanas, jadi kita dukung sepenuhnya. Itu dari awal target saya untuk SIWO, apalagi kabarnya Sumut bakal menjadi tuan rumah Porwanas,” paparnya.

Sekretaris PWI Sumut SR Hamonangan Panggabean menambahkan, kegiatan ini menjadi cerminan SIWO PWI Sumut konsisten menggelar kegiatan olahraga. Pria yang juga pernah menjabat dua periode Ketua SIWO PWI Sumut ini meminta agar event kali ini lebih sukses dan benar-benar mendapatkan atlet muda potensial yang bisa diandalkan pada Porwanas selanjutnya.

“SIWO Sumut sejak dahulu memang sangat aktif dengan event-event olahraga. Seperti cabor biliar bukan hal yang baru sebenarnya, tapi saat ini masih terus aktif kita gelar. Event ini bagus, maka harus didukung semua elemen wartawan Sumut,” ucap pria yang akrab disapa Monang ini.

Sedangkan Ketua SIWO PWI Sumut Jonny Ramadhan Silalahi sejauh ini total 32 peserta telah mendaftar. Kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah, karena masih dibuka pendaftaran peserta sampai 10 September 2025. Khusus atlet biliar yang pernah tampil di Porwanas, tidak bisa tampil di event kali ini.

“Kejuaraan ini tidak khusus untuk anggota PWI saja, tapi organisasi wartawan lain. Kejuaraan ini juga sebagai tahapan kita mencari bibit-bibit atlet Porwanas. Kita ingin mencari bibit atlet,” ujar Jonny R Silalahi didampingi Wakil Ketua Pujianto, Bendahara Juraidi Tanjung, serta unsur pengurus Christofel Naibaho dan Joko Saputra.

Kejuaraan Biliar Antar Wartawan digelar di Puslat POBSI Sumut pada 12-13 September 2025 mendatang. Pendfataran gratis untuk semua wartawan di Sumut. (dek)

Ditutup Aswindy, Medan Juara Umum Kejuaraan Tarung Derajat Sumut

MEDALI: Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal bersama peraih medali Kejuaraan Tarung Derajat Piala Wali Kota Medan (Dok Pribadi)
MEDALI: Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal bersama peraih medali Kejuaraan Tarung Derajat Piala Wali Kota Medan (Dok Pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kota Medan berhasil menyabet juara umum pada Kejuaraan Tarung Derajat se-Sumatera Utara Piala Wali Kota Medan Tahun 2025 yang resmi berakhir di Gelanggang Remaja, Jalan Sutomo, Medan, Minggu (7/9). Medan sukses meraih 3 emas, 3 perak dan 4 perunggu.

Posisi kedua ditempati Asahan dengan dengan koleksi 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Mandailing Natal di posisi ketiga dengan 2 emas dan 1 perunggu.

Kejuaraan ini ditutup Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal SE bersama Ketua Pengkot Kodrat Medan Bobby O Zulkarnain. “Saya yakin Tarung Derajat Kota Medan yang dipimpin Pak Bobby Zulkarnain mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Kota Medan di tingkat nasional,” kata Aswindy dalam sambutannya.

Aswindy pun berharap Tarung Derajat dan semua cabang olahraga (cabor) lainnya di bawah naungan KONI Medan dapat menggelar kejuaraan setiap tiga bulan sekali. “Selain untuk mengasah kemampuan, tentu event itu mampu menambah jam terbang atlet sekaligus menjadi wadah silaturahmi dan sharing sesama atlet,” harap Aswindy.

Lebih lanjut, Aswindy menyebut pihaknya tengah memperjuangkan penambahan anggaran di P-APBD Kota Medan, sehingga dapat menggelar kejuaraan-kejuaraan lainnya.

“Kalau ada penambahan di P-APBD nanti kita buat kembali kejuaraan Tarung Derajat se-Kota Medan. Karena para bibit atlet perlu jam terbang untuk meraih prestasi di tingkat nasional,” paparnya.

Sementara Ketum Pengkot Kodrat Medan, Bobby O Zulkarnain dalam sambutannya turut memberikan apresiasi kepada KONI Kota Medan yang memberikan perhatian penuh atas terselenggaranya kejuaraan ini.

Selain itu Bobby juga mengingatkan para atlet Tarung Derajat Kota Medan untuk tidak cepat berpuas diri atas hasil kejuaraan kali ini.

“Jangan lekas berpuas diri, karena dalam waktu dekat ini ada event tahunan Porkot Medan 2025 bulan depan yang dilaksanakan KONI Medan. Termasuk juga persiapkan diri untuk terus berlatih pada event lainnya di skala provinsi maupun nasional,” tegas Bobby. (dek)

Dari Alun-alun hingga Banjar, BINTANG Bawa Semangat Pesta Rakyat ke Pestapora

Peresmian Tugu di Alun-Alun BINTANG oleh Marketing Manager BINTANG, Gaby Inkiriwang dan Festival Director Pestapora, Kiki Ucup, Jumat (5/9).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sejak 1952, BINTANG telah menjadi merek yang dicintai dan senantiasa menghadirkan kebersamaan lintas generasi. Tahun ini, BINTANG dengan bangga kembali hadir sebagai Official Beer Partner Pestapora untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Melalui Pesta Rakyat BINTANG, BINTANG merayakan kebanggaan lokal dengan menghadirkan ruang-ruang sosial paling ikonis di Indonesia, menciptakan momen kebersamaan penuh kegembiraan, musik, dan koneksi.

Dari Alun-Alun BINTANG hingga Angkringan BINTANG, dari Banjar BINTANG hingga Depot BINTANG, ruang-ruang ikonis ini sejak lama menjadi tempat berkumpul, berbagi cerita, bernyanyi, dan menciptakan kenangan. Dengan membawa kehangatan ruang-ruang akrab ini ke dalam festival, BINTANG secara aktif merayakan budaya sehari-hari dan musik yang menyatukan orang Indonesia, sekaligus menghidupkan koneksi yang paling berarti.

“Melalui Pesta Rakyat BINTANG, kami ingin menciptakan ruang di mana setiap orang merasaterlibat—tanpa memandang latar belakang atau ceritanya,” ujar Gaby Inkiriwang, Marketing Manager BINTANG.,

Di Pesta Rakyat BINTANG, pengunjung diajak menjelajahi suasana khas Nusantara lewat beragam ikon yang dihadirkan, mulai dari Alun-alun BINTANG yang menjadi titik temu utama bagi para pengunjung untuk berkumpul,
berbagi energi positif, sekaligus menikmati berbagai penampilan hingga berbagai booth interaktif yang menghubungkan semua orang dalam semangat kebersamaan.

Kemudian Banjar BINTANG, ruang kumpul autentik khas Bali, dihadirkan di Pesta Rakyat BINTANG melalui suasana budaya penuh warna dengan berbagai penampilan musik lintas genre dan pawai meriah yang membawa energi khas Bali ke tengah festival. Rasa legendaris BINTANG Arak Jeruk dan Madu yang hanya tersedia di Bali juga dapat dinikmati di Banjar BINTANG selama Pestapora.

Ada juga Depot BINTANG dan Angkringan BINTANG tidak hanya instagramable tetapi juga menjadi wujud nyata bagaimana tradisi bertemu dengan perayaan modern—menyatukan perbedaan dalam kebersamaan yang autentik.

Di hari pembukaan Pestapora, Festival Director Kiki Aulia Ucup turut meresmikan Tugu BINTANG di Alun-alun BINTANG. “Tahun ini, Pestapora ingin menghadirkan pengalaman yang belum pernah dirasakan pengunjung sebelumnya. Salah satunya adalah Pesta Rakyat BINTANG, yang memberikan nuansa festival di dalam festival—sebuah pengalaman dengan sentuhan budaya Indonesia yang begitu kental,” ungkap pria yang akrab disapa Ucup ini.

Dengan lebih dari 250 penampil yang tampil di 17 panggung, Pestapora bukan sekadar festival musik, melainkan ruang inklusif yang menyatukan keberagaman. Di booth BINTANG, berbagai talenta lokal juga turut memeriahkan suasana, termasuk Pee Wee Gaskins, DJ collective Pon Your Tone, Jason Ranti, Jebung x Salon RnB, dan BKR Brothers.

Salah satu sorotan utama Pesta Rakyat BINTANG adalah Pawai BINTANG, parade meriah bernuansa Bali hasil kolaborasi dengan Swara Gembira, yang memeriahkan Pestapora di hari kedua festival.

Bir BINTANG senantiasa mengajak seluruh konsumennya untuk menikmati bir dengan penuh tanggung jawab. Untuk bisa menikmati produk Bir BINTANG dan mengunjungi Pesta Rakyat BINTANG di Pestapora 2025, pengunjung harus berusia 21 tahun ke atas. (rel/adz)

Pewarta Polrestabes Medan Berbagi Beras ke Pengurus dan Anggota

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan, Jumat (5/9/2025) kembali melaksanakan kegiatan sosial berbagi beras kepada pengurus dan anggota dengan kegiatan “Jumat Barokah”. Kegiatan bertempat di Sekretariat Pewarta Polrestabes Medan Jalan Bromo Lorong Karya, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.

Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chirum Lubis SH mengatakan bahwa “Jumat Barokah” yang dilaksanakan untuk memperkokoh dan membentuk silaturahmi antara pengurus dan anggota juga memupuk mitra kerja dalam menjalankan tugas jurnalis.

Selain silaturahmi untuk mempererat jalinan kebersamaan, Jumat Barokah berharap semoga jalinan silaturhmi ini dapat memperkokoh kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis dan beras yang diberikan kepada pengurus dan anggota dapat bermanfaat,” ujar Chairum Lubis.

Dalam kesempatan ini juga, dirinya tidak lupa meminta doanya kepada pengurus dan anggota agar cepat pulih. “Doakan saya cepat pulih supaya bisa bekerja kembali memimpin Pewarta Polrestabes Medan ini,” pungkasnya yang diamini pengurus dan anggota yang hadir.

“Kami selalu berdoa agar Ketua Pewarta Polrestabes cepat pulih, sehingga kita bisa bersama-sama lagi melaksanakan kegiatan sosial di masyarakat,” ucap para pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan.(azw)

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2025, PLN UID Sumatera Utara Kunjungi PT Pacific Medan Industri

Sinergi antara PLN dengan Pelanggan adalah wujud kepedulian PLN dalam upaya menghadirkan layanan terbaik.
Sinergi antara PLN dengan Pelanggan adalah wujud kepedulian PLN dalam upaya menghadirkan layanan terbaik.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada pelanggan setia melalui kunjungan manajemen ke PT Pacific Medan Industri (PAMIN), salah satu pelanggan strategis PLN dengan daya tersambung 11 MVA.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Sumut, Ahmad Syauki, bersama jajaran. Kehadiran PLN disambut hangat oleh manajemen PT PAMIN, yaitu Operasional Director Mr. Ali Saleh Sulaiman, Deputy General Manager Mr. Hassan, Plant Manager Dedy Syahputra, Maintenance Manager Bambang Julianto, serta jajaran Maintenance Superintendent Ahmad Yani, Hendra Tito Bintang, Priopurwanto, Deny Wahyudi, dan Yassen Khalid.

PT PAMIN merupakan perusahaan multinasional produsen minyak sawit terintegrasi yang berdiri sejak 2 Desember 1997 dan berlokasi di Medan. Dengan fasilitas manufaktur modern, PAMIN menghasilkan berbagai produk berbasis minyak sawit, seperti minyak goreng, shortening, margarin, ghee nabati, dan lemak spesial.

General Manager PLN UID Sumut, Ahmad Syauki, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata apresiasi PLN kepada pelanggan industri yang berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk semakin dekat dengan pelanggan. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan PT PAMIN kepada PLN selama ini. PLN berkomitmen memastikan pasokan listrik yang andal dan berkualitas, sekaligus menghadirkan solusi energi yang mendukung keberlanjutan bisnis pelanggan. Kami ingin tumbuh bersama pelanggan dengan semangat ‘Pelanggan Hebat, Energi Bersahabat’,” ungkap Syauki.

Pada kesempatan yang sama, Operasional Director PT PAMIN, Mr. Ali Saleh Sulaiman, mengucapkan terima kasih atas dukungan PLN.

“Kami mengapresiasi pelayanan yang diberikan PLN UID Sumut selama ini. Semoga ke depan layanan kelistrikan akan terus semakin andal dan berkualitas, sehingga mendukung keberlangsungan produksi dan pengembangan usaha kami,” ujarnya.

Selain memastikan keandalan pasokan listrik, PLN juga terus mendorong transformasi digital melalui layanan PLN Mobile dan menghadirkan opsi produk green energy seperti Renewable Energy Certificate (REC). Hal ini sejalan dengan agenda transformasi PLN dalam mendukung transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060.

Kunjungan ke PT PAMIN menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PLN UID Sumut dalam menyemarakkan Hari Pelanggan Nasional 2025, sejalan dengan program apresiasi PLN secara nasional seperti promo Kado Listrik Ceria (KALCER) berupa diskon 50% tambah daya untuk pelanggan rumah tangga. (ila)

Semarak Hari Pelanggan Nasional 2025, PLN Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50%

Proses pengajuan tambah daya listrik diskon 50% dilakukan secara mudah dan praktis melalui aplikasi PLN Mobile.
Proses pengajuan tambah daya listrik diskon 50% dilakukan secara mudah dan praktis melalui aplikasi PLN Mobile.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO -Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025, PT PLN (Persero) memberikan apresiasi kepada pelanggan setianya melalui program spesial bertajuk Kado Listrik Ceria (KALCER). Program ini menghadirkan promo diskon tambah daya listrik 50% yang berlaku mulai 4 hingga 17 September 2025.

Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif dengan daya awal 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Dengan ketentuan, telah menjadi pelanggan PLN sebelum tanggal 1 September 2024.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengatakan program ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan kemudahan akses listrik bagi pelanggan. Hal ini juga sejalan dengan tema HPN 2025 PLN, yakni “Pelanggan Hebat Energi Bersahabat”.

“Melalui momen hari pelanggan tahun ini, kami kembali menegaskan komitmen PLN untuk selalu memberikan layanan berkualitas demi menjaga kepuasan pelanggan. Program KALCER kami hadirkan agar pelanggan dapat memenuhi kebutuhan daya listrik dengan biaya yang lebih ringan,” ujar Adi.

Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp3.512.625, dari tarif normal Rp7.025.250.

Adi menjabarkan pengajuan tambah daya pada program KALCER dilakukan sepenuhnya secara digital melalui PLN Mobile. Bagi pelanggan prabayar, cukup dengan melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau email terdaftar.

Selanjutnya, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku.

Setiap akun PLN Mobile mendapatkan paling banyak empat e-voucher tambah daya selama periode promo berlangsung guna memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh pelanggan.

“Proses penyambungan tambah daya listrik mudah dan cepat, dengan pengajuan yang praktis dan sepenuhnya digital melalui aplikasi PLN Mobile. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan listrik sebelum promo berakhir,” pungkas Adi. (ila)

Masjid Quatul Muslimin jadi Masjid Percontohan di Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Masjid Quatul Muslimin, Jalan HM Jhoni Medan menjadi masjid Percontohan di Kota Medan. Predikat ini ditandai dengan penyerahan sertifikat oleh Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia H Irhamuddin MA kepada Ketua BKM Quatul Muslimin Drs H Rivai Nasution MM di sela acara Gebyar Tabligh Akbar dalam rangka Safari Dakwah Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Habib Ahmad Al Habsyi di masjid tersebut, Rabu (3/9/2025).

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan MoU oleh Ketua BKM Quatul Muslimin Rivai Nasution dan Ketua PW DMI Sumut H Irhamuddin Siregar MA. Adapun ruang lingkup kerjasama ini antara lain di bidang kesehatan dan ekonomi, bidang olahraga, Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), dan lainnya.

Penandatanganan MoU ini disaksikan Wali Kota Medan yang diwakili H Agus Hariyono, Camat Medan Area Sutan Fauzi Arif Lubis SSTP MSi, Lurah Pasar Merah Timur Karim Surbakti SH, serta perwakilan Danramil dan Polsek Medan Area.

Selanjutnya, Rivai menyerahkan piagam kepada Wali Kota Medan serta Habib Ahmad Al Habsyi sebagai tanda penghargaan. Sementara, Rivai juga menerima piagam penghargaan dari Ketua DMI Sumut atas penilaian sebagai Masjid Percontohan di Kota Medan binaan PW DMI Sumut.

Rivai mengaku bangga dan bahagia karena masjid yang dibinanya menjadi percontohan bagi masjid-masjid yang ada di Kota Medan.  “Mudah-mudahan predikat ini memberikan motivasi bagi para pengurus masjid lainnya dalam rangka memakmurkan masjid Fastabikul Khoirot,” kata Rivai.

Secara singkat Rivai menjelaskan, masjid yang dipimpinnya baru 2 tahun ini telah mendirikan UMKM yang menjual makanan, QM Coffee, Perpustakaan, serta QM Mart yang jual sembako. Selain itu, lanjut Rivai, BKM juga telah membangun ruang serbaguna. Selain tempat istirahat jamaah, ruang serbaguna ini juga dapat dipergunakan sebagai tempat pengajian majlis taklim, acara sukuran, dan rapat/meeting yang dapat menampung 40.orang.

Sementara, Habib Ahmad Al Habsyi mengapresiasi BKM Quatul Muslimin yang menjadi masjid percontohan di Kota Medan. Menurut Habib, dalam mengelola masjid saat ini jangan lagi dilakukan secara konvensional. “BKM jangan hanya mengharapkan celengan (kotak infak) dan bantuan pemerintah. Masjid harus berdikari,” ujarnya.

Habib juga mengatakan, BKM harus mampu mencari sumber-sumber pendapatan untuk kemakmuran masjid. “Marbot dan imam harus bisa diberi honor yang layak. Caranya bagaimana? Manfaatkan potensi jamaah yang ada,” ungkapnya.

Habib juga mengungkapkan, saat ini dirinya sedang membuat aplikasi yang diberi nama “Surau”. Habib berharap, aplikasi ini mampu membangun kekuatan ekonomi masjid. “Insya Allah dalam tiga atau empat bulan ke depan saya akan meluncurkan aplikasi ‘Surau’ ini. Mudah-mudahan aplikasi ini nanti bisa kita ujicoba di Medan,” kata Habib.

“Aplikasi ini gratis untuk masjid dan mushalla, bahkan bisa membangun kekuatan ekonomi masjid dari infak jamaah menjadi lebih konvensional. Kita bisa berdayakan masjid melalui investasi emas hingga UMKM. Semua hasilnya kembali untuk masjid,” imbuhnya.

Dalam tausiyahnya, Habib Ahmad Al Habsyi mengingatkan jamaah untuk selalu berbakti kepada kedua orangtua. Termasuk ketika orangtua telah meninggal dunia.

Untuk itu, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak jamaah untuk wakaf Alquran. Di mana pahalanya akan terus mengalir tanpa putus, bahkan setelah pewakaf meninggal dunia. “Pahala ini akan terus bertambah setiap kali ada orang yang membaca, mempelajari, atau mengajarkan Al-Qur’an dari mushaf yang diwakafkan, menjadikannya investasi akhirat yang sangat berharga,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, jamaah Masjid Quatul Muslimin berhasil mengumpulkan hampir 200 mushaf Al-Qur’an untuk diwakafkan ke masjid-masjid, mushala, maupun pesantren yang ada di Indonesia. (adz)

Mandailing Global Edukasia dan Universitas Al Washliyah Medan Tandatangani MoU di Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Mandailing Global Edukasia (MGE) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Al Washliyah Medan. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Al Washliyah Medan, Rabu (3/9/2025).

Kerja sama ini mencakup tiga bidang utama, yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Termasuk juga kegiatan penunjang lainnya yang meliputi, Pengembangan program pendidikan dan pengajaran; Penelitian bersama dalam bidang pendidikan, termasuk penelitian tentang kurikulum, pembelajaran inklusif, dan transformasi digital di kelas.

Kemudian publikasi bersama antar dosen; Meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa; Pengelolaan jurnal ilmiah secara bersama mencakup kolaborasi sebagai editorial dan atau reviewer jurnal; Pengembangan Artificial intelligence pada pembelajaran.

Selanjutnya, pengembangan materi pembelajaran, modul, dan bahan ajar berbasis kompetensi; Pengabdian kepada masyarakat bersama dalam program pendidikan di daerah terpencil atau kurang berkembang; dan Kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan akademik, seperti seminar nasional, konferensi pendidikan, dan festival ilmiah mahasiswa.

Penandatanganan MoU ini dihadiri jajaran pimpinan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan dosen serta perwakilan dari Mandailing Global Edukasia. Acara berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat, menandai awal kolaborasi yang diharapkan memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.

Dekan FKIP Universitas Diah Kusyani, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. “Kami menyambut baik kolaborasi dengan Mandailing Global Edukasia. Kerja sama ini adalah langkah penting untuk memperkuat kualitas akademik sekaligus memperluas ruang kolaborasi lintas lembaga,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Mandailing Global Edukasia, Islami Fatwa MPd menegaskan, MoU ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak. “Kami berkomitmen menghadirkan inovasi, riset bersama, dan kegiatan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di era Society 5.0. Harapan kami, sinergi ini melahirkan program yang berkelanjutan,” tegasnya.

Selain penandatanganan dokumen kerja sama, acara juga diisi dengan diskusi akademik yang membahas implementasi program ke depan. Beberapa agenda yang direncanakan antara lain pelatihan publikasi jurnal ilmiah bereputasi, seminar internasional, penelitian kolaboratif, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis literasi digital.

Diah Kusyani menambahkan, kerja sama ini sejalan dengan visi Universitas Al Washliyah yang menjadikan Universitas yang Unggul (Mumtaz) dalam Penyediaan Sumber Daya Manusia yang Menguasai Studi Islam, Sains, Teknologi, Seni dan mampu berdaya saing dengan Universitas Terkemuka Secara Global tahun 2040.

“Kami yakin, dengan adanya sinergi bersama MGE, mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar yang lebih kaya, tidak hanya di kampus tetapi juga melalui keterlibatan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Azmil dari MGE juga menekankan pentingnya kolaborasi nyata pasca MoU. “Bagi kami, yang terpenting adalah tindak lanjut. Karena itu, MGE siap mendukung penuh agenda strategis yang sudah disepakati bersama, termasuk memperkuat literasi digital dan penelitian interdisipliner,” jelasnya.

Kerja sama antara MGE dan FKIP di Universitas Al Washliyah Medan diharapkan tidak berhenti pada tataran formalitas, melainkan diwujudkan dalam program konkret yang memberi dampak langsung. Kedua pihak optimis MoU ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan sumber daya manusia unggul di Sumatera Utara dan Indonesia.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, MGE dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Al Washliyah Medan menegaskan komitmennya untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, berkarakter, serta siap menghadapi persaingan global di era transformasi digital. (adz)