Home Blog Page 200

Sampaikan Pendapat di Sidang Paripurna, Penrad Siagian Desak Kasus Intoleransi Masuk Agenda Penting DPD RI

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Pdt Penrad Siagian menyampaikan pendapatnya dalam Sidang Paripurna ke-10 Masa Sidang V Tahun 2024-2025 untuk menyuarakan isu yang menurutnya sangat mendesak. Isu yang dimaksud, terkait meningkatnya kasus intoleransi dan kebebasan beragama yang terancam oleh kebijakan diskriminatif.

Penrad menegaskan, DPD RI tidak boleh menutup mata terhadap fenomena intoleransi yang semakin sering terjadi. Ia merujuk pada kasus-kasus intoleransi dalam beberapa bulan terakhir yang terjadi di beberapa daerah.

“Saya meminta agar persoalan intoleransi di Indonesia masuk agenda yang akan dibahas di alat kelengkapan dan komite. Di tiga bulan terakhir, kita bisa menyaksikan dari berita dan media sosial banyaknya kasus intoleransi. Saya pikir ini juga harus menjadi perhatian khusus DPD RI,” kata Penrad di Ruang Rapat Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 14 Agustus 2025.

Penrad mengaku tergerak ketika sebelumnya Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, menyampaikan pernyataan yang mengajak seluruh pihak untuk memikirkan masa depan bangsa secara utuh. Baginya, pesan GKR Hemas bahwa inilah tanah kita, ini negeri kita, inilah republik kita, inilah tempat kita berpijak bersama-sama, harus dijadikan komitmen nyata dalam agenda DPD RI, terutama mengingat peran DPD RI di MPR RI yang berkaitan erat dengan empat pilar kebangsaan.

“Jadi saya pikir, itu harus menjadi agenda apalagi kelompok DPD RI di MPR RI adalah bagian empat pilar. Ini harus menjadi agenda juga dalam konstitusi kita,” ucapnya.

Menurut Penrad, komitmen ini bukan sekadar retorika, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan konkret untuk memastikan seluruh warga negara mendapat perlindungan dan hak yang sama, tanpa diskriminasi, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan ibadah.

Di sisi lain, Penrad juga mengangkat isu terkait rencana pemerintah mengganti Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 tentang rumah ibadah dengan Peraturan Presiden yang baru.

Ia menyebut telah mendapatkan masukan dari masyarakat dan menelaah rancangan perpres tersebut, dan hasilnya memunculkan kekhawatiran serius. “Apalagi kemarin saya mendengar rancangan perpres akan dibincangkan dan diputuskan dalam waktu dekat. PBM akan ditingkatkan statusnya menjadi Perpres, Kemenag sepengetahuan saya sudah menyiapkan Perpres-nya,” ujarnya.

“Saya mendapat masukan dan membaca rancangan Perpres tersebut, di dalam itu masih banyak unsur-unsur pasal yang diskriminatif. Pasal-pasal ini akan menjadi acuan kelompok-kelompok intoleran untuk melakukan kekerasan-kekerasan berbasis kebebasan beragama dan berkeyakinan,” sambungnya.

Penrad menilai, jika rancangan itu tetap disahkan tanpa perubahan signifikan, maka perpres ini akan menjadi alat legitimasi bagi kelompok intoleran. Dan ini, lanjutnya, akan memberikan dampak kasus-kasus intoleransi tidak akan berhenti.

Ia mengingatkan bahwa hal ini akan bertentangan dengan prinsip konstitusi dan nilai kebhinekaan yang menjadi dasar berdirinya Indonesia. “Ini juga harus menjadi perhatian DPD RI,” tegas Pdt Penrad Siagian. (adz)

Telkomsel, Nuon, dan Bango Hadirkan Akses Microsoft PC Game Pass yang Terjangkau dan Praktis bagi Gamer Indonesia, Perkuat Pengalaman Digital Gaming Berkualitas

Akses Microsoft PC Game Pass yang terjangkau dan praktis lewat IndiHome Add-On, mulai Rp63 ribu per bulan bisa main ratusan game PC berkualitas.
Akses Microsoft PC Game Pass yang terjangkau dan praktis lewat IndiHome Add-On, mulai Rp63 ribu per bulan bisa main ratusan game PC berkualitas.

Jakarta & Cambridge, 14 Agustus 2025 – Telkomsel – penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di kawasan, bersama Nuon Digital Indonesia (Nuon) – perusahaan konten dan hiburan digital nomor satu di Indonesia, serta Bango – pemimpin dalam bundling langganan, hari ini mengumumkan kolaborasi strategis yang memungkinkan pelanggan di Indonesia menikmati Microsoft PC Game Pass melalui IndiHome Add-On. Kemitraan ini memanfaatkan teknologi Digital Vending Machine® (DVM™) dari Bango untuk menyediakan proses aktivasi yang cepat, aman, dan mudah, sekaligus membuka peluang beragam promo dan diskon menarik.

Dengan biaya langganan bulanan tetap, Microsoft PC Game Pass menghadirkan akses tanpa batas ke ratusan game PC berkualitas, termasuk rilis hari pertama (day-one) dari Xbox Game StudiosBethesda Softworks, sampai Activision Blizzard; keanggotaan EA Play yang mencakup FC 25Battlefield, dan berbagai franchise ternama lainnya; serta bonus eksklusif dari Riot Games setelah akun pemain ditautkan ke Xbox Profile. Memperkaya pilihan hiburan bagi para pemain, PC Game Pass juga menghadirkan deretan judul games baru yang siap menemani waktu bermain para pelanggan, mulai dari ValorantMinecraftFootball Manager 2024Call of Duty, hingga Clair Obscur Expedition 33.

Di tengah meningkatnya tren games lintas platform dan model berlangganan global, layanan PC Game Pass menjadi cara praktis bagi gamer untuk menikmati pengalaman premium dengan harga lebih terjangkau daripada membeli banyak game secara terpisah. Kolaborasi ini memudahkan pembelian PC Game Pass secara berlangganan bulanan sebagai layanan tambahan IndiHome Add-On, memperkuat ekosistem gaming tanpa batas di Indonesia.

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Lesley Simpson, menyatakan, “Dalam komitmen menghadirkan layanan digital lifestyle terlengkap bagi pelanggan, Telkomsel terus berupaya membuka akses yang lebih terjangkau dan praktis ke pengalaman gaming berkualitas. Kami berharap integrasi PC Game Pass ke dalam penawaran khusus gamers melalui IndiHome Add-On ini bisa semakin mendorong akuisisi pelanggan baru, meningkatkan retensi, hingga menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi para gamer Indonesia.”

CEO Nuon Digital Indonesia, Aris Sudewo, mengatakan, “Kehadiran PC Game Pass di ekosistem Telkom Group merupakan bagian dari komitmen kami untuk membuka akses lebih luas bagi gamer Indonesia terhadap pengalaman bermain gim berkualitas.  Selain melalui IndiHome, pelanggan juga dapat membeli PC Game Pass melalui kanal distribusi milik Nuon, UPOINT.ID, dengan menggunakan beragam metode pembayaran digital seperti e-wallet dan fintech. Kolaborasi ini semakin memperkuat peran Nuon dalam menghadirkan konten gim premium melalui kanal distribusi yang mudah diakses dan praktis. Kami optimistis kerja sama ini dapat ikut mendorong pertumbuhan ekosistem gim nasional serta menghadirkan nilai tambah bagi para gamer di seluruh Indonesia.”

Dalam meluncurkan penawaran PC Game Pass secara efisien melalui kanal layanan Nuon dan Telkomsel yang tersedia, Digital Vending Machine® dari Bango berfungsi menangani seluruh aspek teknis, termasuk memungkinkan sejumlah promo dan diskon tertentu bagi pelanggan, memperkuat retensi di pasar telekomunikasi yang kian kompetitif.

CEO Bango, Paul Larbey, menambahkan, “Menawarkan produk langganan unggulan seperti PC Game Pass adalah cara efektif bagi operator memperkaya nilai pelanggan, meningkatkan loyalitas, dan menarik subscriber yang bertahan lebih lama. Kami senang mendukung integrasi ini melalui Digital Vending Machine® dari Bango, sehingga Telkomsel dan Nuon dapat menghadirkan pengalaman gaming kelas dunia.”

Untuk memperoleh PC Game Pass, pelanggan dapat mengakses laman IndiHome Add-On PC Game Pass dan mengaktifkan layanan ini seharga Rp63.063/bulan (belum termasuk PPN). Biaya akan otomatis terakumulasi dalam tagihan IndiHome.

Setelah melakukan transaksi, pelanggan akan mendapatkan kode aktivasi yang perlu dimasukkan pada aplikasi Xbox di Windows untuk mulai menggunakan layanan.

Bagi 500 pelanggan pertama, tersedia promo PC Game Pass Xbox First-Month-Free, berlaku mulai tanggal 14 Agustus 2025. Promo bebas bayar bulan pertama ini akan aktif setelah login di aplikasi Xbox menggunakan akun yang sama. Pada bulan berikutnya, layanan otomatis diperpanjang dengan harga normal. (rel)

Polres Tebingtinggi Bagi-bagi Bendera Merah Putih untuk Pengendara

BAGIKAN BENDERA: Jajaran Satreskrim Polres Tebingtinggi membagikan Bendera Merah Putih kepada pengguna kendaraan sepeda motor di Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi.
BAGIKAN BENDERA: Jajaran Satreskrim Polres Tebingtinggi membagikan Bendera Merah Putih kepada pengguna kendaraan sepeda motor di Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan, Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi AKP Budi Sihombing membagi-bagikan Bendera Merah Putih kepada pengendara di depan Mako Polres Tebingtinggi, Jalan Pahlawan, Kamis (14/8). Pada kesempatan itu, ada 100 bendara yang dibagi-bagikan Kasat Reskrim, KBO Reskrim Iptu Tomson Simanjuntak, seluruh Kanit Reskrim dan personel Satreskrim Polres Tebingtinggi .

Kasat Reskrim AKP Budi Sihombing mengatakan kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat pengendara dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025 nanti.

“Pembagian bendera merah putih ini untuk memberikan semangat kepada personil kepolisian Polres Tebingtinggi dan masyarakat untuk bersama sama memperingati HUT Kemerdekaan RI dengan semangat kebersamaan,” jelas AKP Budi Sihombing.

Seorang pengguna sepeda motor, Rizal (45) warga Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi mengatakan bahwa masyarakat tetap mendukung kegiatan Polres Tebingtinggi. Apa lagi membagikan bendera merah putih kepada pengguna kendaraan sepeda motor.

“Kami sangat mendukung apa yang sudah Polres Tebingtinggi lakukan, saat ini banyak masyarakat yang lupa hari kemerdekaan itu, dikarenakan banyak pengguna sepeda motor yang tidak memasang bendera merah putih,” ujarnya. (ian/azw)

Polres Labuhanbatu Jual 4 Ton Beras Murah

JUAL BERAS: Sebanyak empat ton beras murah digelontorkan Polres Labuhanbatu dengan penjualan harga murah di dua titik di Kecamatan Rantau Utara, Kamis (14/8) (fajar)
JUAL BERAS: Sebanyak empat ton beras murah digelontorkan Polres Labuhanbatu dengan penjualan harga murah di dua titik di Kecamatan Rantau Utara, Kamis (14/8) (fajar)

LABUHANBATU – Sebanyak empat ton beras murah digelontorkan dengan penjualan harga murah di dua titik di kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, Kamis (14/8).

Yakni, di Taman Binaraga, Jalan Binaraga, Kelurahan Siringoringo, Kecamatan Rantau Utara sebanyak 2 ton. Serta di Halaman Pos Lantas Kota, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kota Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara sebanyak 2 ton.

Kegiatan itu rangkaian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas Polri bersama Perum Bulog secara serentak di seluruh Indonesia dengan upaya stabilitas pasokan dan harga pangan beras.

“Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program GPM, Polres Labuhanbatu juga menggelar penjualan beras murah di dua titik lokasi di kecamatan Rantau Utara,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Plt Kasi Humas Polres Labuhanbatu IPTU Arwin di Mapolres setempat.

GPM bertujuan membantu masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik, sehingga kebutuhan pangan pokok dapat terpenuhi tanpa memberatkan ekonomi keluarga,” ujarnya. (fdh/azw)

LPA Deliserdang Bentuk Panitia Forum Daerah 3

PANITIA: Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deliserdang diabadikan usai Rapat Pembentukan Panitia Forum Daerah 3, Rabu (13/8).(Istimewa)
PANITIA: Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deliserdang diabadikan usai Rapat Pembentukan Panitia Forum Daerah 3, Rabu (13/8).(Istimewa)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deliserdang resmi membentuk Panitia Pelaksana Forum Daerah 3 dalam rapat yang digelar di Kantor LPA Deliserdang, Perumahan Kualanamu Indah Nomor 250, Dusun Cempaka, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Rabu (13/8).

Forum Daerah 3 ini akan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan rekomendasi strategis, serta memilih kepengurusan baru LPA Deliserdang untuk periode 2025-2030.
Ketua LPA Deliserdang Junaidi Malik SH dalam sambutannya menyampaikan, forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah konsolidasi gerakan perlindungan anak di Deliserdang.

“Forum Daerah 3 ini adalah ruang kita untuk memperkuat komitmen dan kerja kolaboratif dalam melindungi anak-anak di Deliserdang. Saya berharap, panitia yang terbentuk dapat bekerja profesional dan solid demi suksesnya kegiatan ini,” ujar Junaidi.

Dalam rapat pembentukan Panitia Pelaksana Forum Daerah 3 tersebut, terpilih sebagai ketua panitia Haru Yudhistira, Sekretaris Jendrial Siregar, dan Bendahara Ahmad Yani. Selain itu, juga dibentuk seksi-seksi.

Pembentukan panitia dilakukan secara musyawarah dengan melibatkan pengurus LPA tingkat kabupaten, koordinator kecamatan, relawan perlindungan anak, serta perwakilan mitra strategis. Rapat pembentukan panitia ini dihadiri unsur pengurus LPA Deliserdang, antara lain Amirul Khair, OK Hendri, M Habilsyah, Rony Nababan, Tri Adi Irawan, Wan Irfan Khudry, dan Reja.

Rencananya, Forum Daerah 3 LPA Deliserdang ini akan digelar pada Senin, 1 September 2025 mendatang. Adapun tema yang diusung, “Anak Deliserdang Bersaudara, Bersama Kita Bersatu Melindungi menuju Deliserdang Sehat, Cerdas, Religius, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”

Acara ini akan mengundang berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, media, serta perwakilan anak. Dengan terbentuknya panitia ini, diharapkan Forum Daerah Ketiga dapat berjalan sukses, menghasilkan keputusan strategis, dan semakin memperkuat peran LPA Deliserdang sebagai garda terdepan dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak di tingkat kabupaten. (rel/adz)

Ribuan Masyarakat Padati Lokasi Brandan Bumi Hangus

AKSI: Para pemeran drama kolosal peringatan Brandan Bumi Hangus saat beraksi di Lapangan Petrolia Pertamina, Pangkalanbrandan.(Teddy Akbari/Sumut Pos)
AKSI: Para pemeran drama kolosal peringatan Brandan Bumi Hangus saat beraksi di Lapangan Petrolia Pertamina, Pangkalanbrandan.(Teddy Akbari/Sumut Pos)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ribuan masyarakat memadati lokasi peringatan Brandan Bumi Hangus di Lapangan Petrolia Pertamina, Pangkalanbrandan, Rabu (13/8). Peringatan yang digelar saban tahun ini, berjalan dengan lancar.

Ribuan masyarakat menunggu penampilan drama kolosal yang menyajikan peristiwa Brandan Bumi Hangus tersebut. Adapun peristiwa itu adalah mengenang pemusnahan atau peledakan sumur minyak di era kemerdekaan.

Referensi sejarah menyebutkan, Brandan Bumi Hangus diawali dengan invasi pasukan sekutu bersama Belanda, yang dikenal dengan sebutan Agresi Militer 21 Juli 1947 ke wilayah Sumatera Utara (Sumut). Akibat peristiwa ini, Pangkalan Brandan beserta industrinya luluh lantak dan terbakar, sehingga sistem ekplorasi yang biasanya berjalan akhirnya berhenti total.

Pada peringatan Brandan Bumi Hangus, beragam kegiatan dapat dilihat. Mulai dari Expo UMKM, ragam perlombaan bertema Brandan Bumi Hangus, napak tilas, malam keakraban, penghargaan untuk veteran, hingga drama kolosal kilas balik perjuangan Brandan Bumi Hangus.

“Hari ini kita kembali memperingati Brandan Bumi Hangus ke-78. Ini merupakan hari yang bersejarah bagi masyarakat Langkat khususnya Pangkalanbrandan,” ungkap Bupati Langkat, Syah Afandin.

Menurut Ondim, sapaan karib Syah Afandin, peringatan Brandan Bumi Hangus adalah peristiwa bersejarah dan besar yang terus diperingati jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan di Kabupaten Langkat.

“Para pejuang kita mengambil sikap yang sebenarnya tidak mendapat persetujuan dari masyarakat Pangkalanbrandan. Tapi demi mengempang masuknya Belanda ke Pangkalanbrandan, maka Brandan itu dibumihanguskan,” jelas Ondim.

“Ini menjadi satu momen besar bagi masyarakat Pangkalanbrandan. Dan In sya Allah, setiap tahun kita peringati bentuk dari rasa terima kasih kita pada para pejuang, khususnya pejuang Langkat,” sambungnya.

Momentum ini, lanjut Ondim, akan terus dilaksanakan untuk menambah kecintaan masyarakat terhadap pejuang, dan mengerti kuatnya persatuan Republik Indonesia.

“Bahwa pejuang itu berjuang untuk memberikan yang terbaik buat bangsanya. Karena generasi ke depan tetap menjaga keutuhan dari cita-cita dari pejuang itu,” ujarnya.
Camat Sei Lepan, M Iqbal Ramadhan menjelaskan, peringatan Brandan Bumi Hangus adalah agenda setiap tahunnya di Langkat.

“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 11 sampai 13 Agustus 2025 di Lapangan Petrolia Pertamina Pangkalanbrandan,” tuturnya.
Makna peringatan Brandan Bumi Hangus, adalah Pangkalanbrandan telah dibumihanguskan agar penjajah tidak masuk menguasai kilang minyak.

“Jadi dengan cara meledakkan tambang minyak, alhasil, dilakukan pembumihangusan oleh pahlawan kita. Jadi kegiatan ini memperingati hal tersebut,” kata Iqbal lagi.
Saat ini ada lima unit operasi daerah produksi di bawah Pertamina, Unit 1 yang membawahi daerah Aceh dan Sumut, berkantor pusat di Pangkalanbrandan. (ted/saz)